Anda di halaman 1dari 104

1

PEMAHAMAN BUKU 1 TESALONIKA


LATAR BELAKANG
Paulus dalam perjalanan kedua mendengar panggilan dari seorang Makedonia dan
tinggalkan Asia. Ia menjadi utusan Injil yang pertama ke Eropa, suatu keputusan yang penting
sebab akhirnya Eropa menjadi Kristen. Paulus dan Silas sukses mengabarkan Injil di Filipi,
tetapi akhirnya ada huru-hara (KPR 16:22). Mereka di dera dan dipenjarakan. Malam itu ada
gempa bumi dan akhirnya penjaga penjara itu bertobat. Mereka dilepaskan pada keesokan hari
dengan hormat, sebab pembesar-pembesar di kota itu menyadari bahwa mereka sudah
memukuli orang warga negara Roma tanpa pengadilan. Tetapi mereka harus segera
meninggalkan kota.
Paulus dan Silas meneruskan perjalanannya kekota Tesalonika melalui Ampifolis dan
Apolonia. Ternyata bahwa Paulus sudah menetapkan targetnya. Kota Tesalonika kota yang
terpenting di Makedonia dan ibu kota Propinsi. Tesalonika menjadi kota yang maju dalam
segala bidang. Ada pelabuhan yang baik dalam teluk yang cukup masuk ke dalam. Jalan besar
Roma Via Egnatia melalui kota ini. Jalan raya itu menghubungkan dunia barat dengan dunia
timur. Sampai hari ini Tesalonika menjadi kota yang makmur dan penting. Antara pendatang
yang lain ada sekelompok orang Yahudi yang sudah menetap dan membangun rumah ibadat di
Tesalonika.
Paulus khotbah di rumah ibadat itu tiga minggu berturut-turut. Disini juga dia cukup
berhasil (KPR 17:4). Kebanyakan orang yang bertobat bukan yahudi tetapi berasosiasi dengan
orang Yahudi. (Biasanya bagian masyarakat ini yang paling responsif terhadap Injil). Mereka
sudah jemu dengan moral Yunani yang merosot dan tidak tertarik dengan Polytheisme agama
Roma.
Tetapi melihat keberhasilan Paulus dan Silas orang Yahudi menjadi iri hati dan
menghasut melalui penjahat dan petualang-petualang sehingga Paulus dan Silas harus cepatcepat di berangkatkan ke kota.
Paulus dan Silas berangkat ke Berea dimana Injil disambut dengan baik, tetapi sekali lagi
orang Yahudi dari Tesalonika datang dan menghasut sampai Paulus sendiri harus meninggalkan
Berea dan berangkat ke Atina. Kemudian Barnabas dan Timotius mendatangi Paulus di Atena.
Tetapi Paulus akhirnya menyuruh mereka kembali ke Tesalonika untuk menguatkan mereka (1
Tes 3:2). Di Atena Paulus memberitakan Injil dengan hasil sangat sedikit. Orang intelektual di
Atena kurang menerima hal kebangkitan orang mati. Kemungkinan besar Paulus meninggalkan
kota Atena dengan perasaan kalah.
Apa Yang Mendorong Rasul Paulus menulis kitab 1 Tesalonika?

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

Ternyata dari uraian di atas bahwa Paulus sudah di bantah oleh orang fanatik pada
keempat kota, Filipi, Tesalonika, Berea dan Atena sampai harus melarikan diri. Rupanya dia
sampai di kota Korintus dengan perasaan putus asa. Kemudian hari dia mengaku bahwa dia
datang kepada orang Korintus dalam kelemahan dan sangat takut dan gentar (1 Kor 2:3).
Tetapi rupanya tak lama kemudian Silas dan Timotius mendatangi Paulus di Korintus
dengan membawa berita yang sangat baik dari Berea dan Tesalonika. Paulus makin hangat
mengabarkan Injil sesudah itu (KPR 18:5) dan menulis surat untuk menguatkan Jemaat di
Tesalonika.
Dari konteks kitab Tesalonika kita dapat menafsir bahwa Paulus menulis surat-suratnya
untuk mengoreksi soal-soal sebagai berikut:
Menolong mereka menghadapi oposisi (perlawanan) yang datang dari orang yahudi.
Nampaknya orang Yahudi menuduh Paulus bahwa tidak mengasihi orang Tesalonika,
tetapi hanya ingin mengambil untung dari mereka. Ada banyak nabi keliling pada
masa itu yang pandai sekali berbicara asal ada untungnya. Jadi orang Yahudi menyindir
bahwa keikhlasan Paulus harus dicurigai. Andaikata jemaat di tesalonika terpengaruh
oleh tuduhan ini tentu segala pengajaran Paulus menjadi sia-sia. Jadi Paulus banyak
memberi waktu untuk menjawab fitnah ini dan untuk membenarkan motivnya sendiri. Ia
menunjukkan bagaimana dia sudah bekerja siang dan malam dengan tangannya sendiri
dan tidak menerima apa-apa dari orang Tesalonika. Dia kuat sekali menuntut bahwa dia
mengasihi mereka juga.
Oposisi dari orang Gerika (1 Tes 2:14). Paulus menulis untuk mendorong temannya
berdiri tetap menghadapi aniaya dari orang sebangsanya.
Persoalan dalam. Selain dari pada pencobaan yang didatangkan oleh oposisi orang
Yahudi dan Gerika ada beberapa masalah doktrin yang belum jelas bagi orang
Tesalonika itu.
a. Ada yang antara mereka salah paham tentang parusia (kedatangan Yesus pada
kedua kalinya). Kristus ingin mengangkat semua orang suci tetapi bagaimana
orang yang sudah mati? Apa mereka akan ketinggalan pada hari besar itu. Paulus
menulis untuk menenangkan hati mereka tentang Parusia.
b. Masih berhubungan dengan kedatangan Yesus. Ada orang yang menarik
kesimpulan bahwa mereka tidak usah bekerja karena kedatangan Yesus begitu
dekat. Artinya mereka menumpang sama saudaranya dan akhirnya hanya menjadi
yang tidak ketertiban.
c. Ada sedikit masalah bahwa mereka tidak mengetahui kapan kedatangan Yesus,
tetapi mereka sangka harus tahu (1 Tes 5:1).
Kemungkinan ada yang kurang menghormati pimpinan jemaat (1 Tes 5:13)
Dalam kota Gerika sering ada masalah merosotnya kehidupan moral. Tekanan pada
orang Kristen pasti kuat untuk kembali kepada kehidupan yang lama (1 Tes 4:4).
Nada surat ini mencerminkan kegembiraan dan optimisme Paulus ketika ia sudah
mendengar bahwa mereka sedang berdiri tegak. Dia menulis supaya mereka mengetahui
rasa syukur dan terima kasihnya.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

Tahun Penulisan: 51 atau 52 ?


Kedua kitab ini ditulis lebih awal dari semua kitab Paulus kecuali mungkin Galatia.
Kemungkinan hanya beberapa minggu berlalu antara ditulisnya I Tesalonika dan II Tesalonika.
Kita tahu tanggalnya kitab-kitab ini ditulis sebab sejarah umum ada arsip yang jelas. Waktu
Paulus di Korintus dia di panggil dihadapan Gallio. Menurut sejarah umum Gallio berkuasa
pada awal tahun lima puluh.
Secara ringkas akan dijabarkan keterangan umum tentang penulisan buku I Tesalonika
berikut ini;
I.

PENULIS

Paulus bersama Silwanus atau Silas, dan Timotius ??


A. Hampir semua ahi setuju bahwa Paulus penulisnya
B. Bukti External sangat kuat mendukung (Geisler, A General Introduction to the
Bible, pp. 188,193): Ignatius, Polycarp, The Shepherd of Hermas, Didache, Irenaeus,
Justin Martyr, Clement of Alexandria, Tertullian, Origen, Cyril of Jerusalem, Eusebius,
Jerome, Augustine, The Marcion canon, The Marturian Canon.
C. Bukti Internal sama kuatnya dengan Eksternal
1. Organisai jemaat mula-mula ternyata pemimpin resmi hanya disebut yang
memimpin kamu (5:12)
2. Gaya bahasanya adalah gaya bahasa surat Paulus
3. Pokok masalahnya cocok pada masa Paulus
4. Kebiasaan dalam pembukaan surat adalah surat Paulus (1:1)
5. Penggunaan orang pertama tunggal (2:18; 3:5; 5:27) dan jamak (1:2; 2:15,16,17,18;
3:6,7,9,10; 4:13; 5:12,14,25) digunakan meneguhkan penulisnya.
II. HISTORICAL SETTING
A. Pendirian jemaat: Konteks sejarahnya Kis. 16--18, khususnya Kis. 17:1-9 (cf. 1
Tesalonika 1:3--3:8)
1. Paulus, Silas, dan Timotius melayanai pada PI II di Filipi lalu pergi setalah lepas dari
penjara (Kis. 16:11-40)
2. Ketika Paulus dan Silas tiba di Tesalonika,mereka mengabarkan Yesus sebagai Mesias
di sinagoge selama tiga minggu yang menyebabkan orang Yahudi, orang mualaf,
beberapa perempuan terkemuka, percaya. Hal itu menimbulkan iri orang Yahudi dan
menganiaya mereka Kis. 17:1-9

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

B. Lamanya Paulus di Tesalonika


1. Mungkin hanya tiga minggu (Kis. 17:2)
2. Mungkin lebih lama sebab:
a. Kis 17:2 mungkin hanya melaporkan pelayanan Paulus kepada orang Yahudi.
b. Biasanya Paulus pergi ke non Yahudi setelah ditolak oleh orang Yahudi
(Kis. 13:46; 18:6; 19:8-10)
c. Paulus cukup lama hingga ia bisa bekerja. (1 Tes. 2:9)
d. Ada cukup anggota jemaat sehingga terbentuk pemimpin memerlukan waktu yang
lebih dari tiga minggu walau mungkin terbentuk setelah Paulus meninggalkan
mereka.1Tes. 5:12.
e. Fil.4:16 menyatakan bahwa Paulus dapat kiriman dua kali dari Filipi. Hal ini sukar
dimengerti kalau ia hanya di Tesalonika selama tiga minggu.
C. Background
1. Timotius bergabung dengan Paulus dan Silas di Berea (cf. Kis. 17:4,10,14)
2. Sesudah penganiayaan di Berea oleh Orang-orang Yahudi di Tesalonika, Paulus dan
Silas meninggalkan Timotius di Berea (Kis. 17:14)
3. Paulus meninggalkan Berea ke Atena, Silas dan Timotius diharapkan segera
bergabung (Kis. 17:15)
4. Silas dan Timotius bergabung Paulus di Atena (cf. Kis. 17:16; 1 Tes. 3:1)
5. Timotius diutus ke Tesalonika (1Tes. 3:2)
6. Setelah Timotius, Silas juga ke Makedonia (Kis. 18:5)
7. Paulus pergi ke Korintus (Kis. 18:1)
8. Timotius kembali kembali ke Korintus (Kis. 18:5; 1Tes. 3:6)
9. Silas kembali ke Paulus Kis. 18:5
10. Paulus menulis 1 Tes. pakai nama Paulus, Silas, dan Timotius (1 Thess. 1:1)
III. TAHUN PENULISAN
A. Paulus di Korintus satu tahun enam bulan (Kis. 18:11)
B. Kunjungan Paulus ke Korintus mungkin selesai setelah Galio menjadi prokonsul Korintus
(Kis. 18:12-18) c. A.D. 51
1. The Delphi inscription 3 membuat referensi bahwa Gallio sebagai prokonsul Akhaya.
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

2. Karena prokonsul berkantor biasanya tanggal1 Juli, Gallio tiba di Akhaya pada tanggal
tersebut
3. Paulus tinggaldi Korintus mungkin dari akhir musim panas 50 sampai dengan musim
semi 52 (Kis. 18:11-17)
C. 1 Tesalonika mungkin ditulis di Korintus setelah sekembalinya Timotius dan Silas dan
mendengar kabar dari Tesalonika (Kis.18:5; 1 Tes. 3:6)
D. Kira-kira tahun 50 (atau 51)
E. Di Efesus Silas tak disebut, oleh karena itu Korintus tempat penulisan sangat logis.
IV. SITUASI JEMAAT TESALONIKA
Jemaat mengalami penganiayaan (Kis. 17; 1 Tes. 2:14-16; 2 Tes. 3:3); karena itu pertanyaan
muncul :
A. Kata-kata Paulus benar?
B. Mengapa ada penganiayaan ?
C. Apa yang harus mereka lakukan?
1. Iman mereka lemah (1 Tes. 3:2)
2. Mereka perlu pengertian terhadap masalah yang mereka hadapi.(1 Tes. 3:3-4)
3. Mereka memerlukan jalan keluar dan menyikapi penganiaya (1 Tes. 3:12)
4. Mereka perlu mengetahui bagaimana hubungan antara masa kini dengan kedatangan
Tuhan Yesus yang kedua (1 Tes. 3:13)
5. Mereka memerlukan dorongan untuk hidup suci (1 Tes. 4:1-5)
6. Mereka perlu me tahu hubungan sesama orang percaya (1 Tes. 5)
V.

MAKSUD PENULISAN
A. Paulus mensyukuri kondisi keraohanian jemaat1:2-10
B. Paulus menjawab tuduhan palsu 2:1--3:13
C. Paulus menjelaskan alasan mengapa tidak kembali ke Tesalonika 2:17-18
D. Paulus menyatakan kasihnya kepada jemaat 3:10 dan Paulus ingin mengoreksi cara
hidup yang salah jemaat Tesalonika. (4:1-12; 5:12-18)

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

RANGKAIAN EKSPOSISI
1 Tesalonika

I.

Salam 1:1

II.

Doa ucapan syukur (1:2-4)

III.

Ingatan (kenangan) Paulus terhadap orang Tesalonika (1:5, 2:16)

1. Tanggapan orang Tesalonika terhadap pengabaran Injil

2. Paulus dan Pengabaran Injil di Tesalonika (2:1-16)

a. Kemurnian motivasinya (2:1-6a)

b. Ia mandiri sambil mengabarkan Injil (2:6b-9)

c. Kelakuannya tak bercacat (2:10-12)

d. Beritanya terdiri dari Firman Allah (2:13)

e. Penganiayaan (2:14-16)
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

IV.

Masalah yang berhubungan dengan Parusia (4:13-5:11)

1. Orang percaya yang mati sebelum Parusia (4:13-18)

2. Waktunya Parusia (5:1-3)

3. Kehidupan anak-anak siang (5:4-11)

V.

Himbauan umum (5:12-22)

VI.

Penutup

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

PEMAHAMAN BUKU II TESALONIKA


INTRODUKSI 2 TESALONIKA. Sering dipertanyakan :
1. Eskhatologi 2 Tesalonika berbeda dengan 1 Tesalonika, tetapi memang aspek yang
berbeda yang dibicarakan. 2 Tesalonika mendikusikan aspek akhir jaman yang
lain.
2. Pengajaran mengenai penghakiman baik kepada orang benar maupun orang yang
jahat cocok dengan ajaran Paulus dalam surat-surat yang lainnya (Romans 2:5-10)
3. 2 Tesalonika lebih keras dengan 1 Tesalonika karena situasi yang berbeda (ada
perubahan). Lihat beberapa perbedaan berikut, dan coba kaji apakah ada aspek
yang lain yang perlu di diskusikan mengenai perbedaan kedua kitab.

1 TESALONIKA
Datang untuk orang percaya
Kedatangan Kristus
Hari Kristus
Penghiburan

2 TESALONIKA
Datang dengan orang percaya
Kedatangan anti Kristus
Hari Tuhan
Koreksi

4. Pembukaan 1:1 menunjukkan surat Paulus


5. Penggunaan kata ganti orang pertama jamak (1:3,4,11; 2:1; 3:1,2,4,6,7,8,9,10,11),
dan orang pertama tungga (2:5; 3:17), menunjukkan kesamaan dengan 1
Tesalonika
.
Kontek sejarah:
1. Mungkin Paulus mendengar laporan pembawa 1 Tesalonika
2. Setelah Paulus belajar mengenai kemajuan yang mengikuti 1 Tesalonika, mungkin 2
Tesalonika ditulis.
3. Kelihatannya 2 Tesalonika ditulis pada akhir dari 18 bulan ketika tinggal di Korintus,
sedangkan 1 Tesalonika ditulis awal.

Maksud Penulisan
1. Melanjutkan diskusi kedatangan Yesus yang kedua
2. Mengorekasi salah aplikasi karena kedatangan Kristus kedua (3:6-16)

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

Latar Belakang: Latar belakang II Tesalonika hampir sama dengan I Tesalonika. Surat
ini ditulis oleh Paulus dari Korintus. Rata-rata ditafsir bahwa surat ini ditulis hanya beberapa
minggu sesudah surat I ditulis sekitar th. 51-52.
Apa Yang Mendorong Rasul Paulus menulis kitab 1 Tesalonika?
Aniaya bertambah hangat terhadap orang yang percaya
Ada surat kaleng yang ditulis atas nama Paulus yang membuat mereka gelisah karena
mereka sangka bahwa akhir zaman sudah tiba.
Kedatangan Tuhan dipakai sebagai alasan bagi beberapa orang sampai mereka tidak mau
bekerja lagi.

RANGKAIAN EKSPOSISI
II Tesalonika

I.

Salam (1:1-2)

II.

Doa Paulus (1:3-12)

1. Ucapan terima kasih (1:3-5)

2. Penghakiman dalam kebenaran Allah (1:6-10)

3. Isi doa Paulus (1:11-12)

III.

Kedatangan hari Tuhan Yesus (2:1-2)

1. Hari Tuhan belum tiba (2:1-2)

2. Kedurhakaan yang besar (2:3-12)


STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

10

a. Manusia durhaka (2:3-10a)

b. Pengikut-pengikut manusia durhaka (2:10b-12)

IV.

Ucapan terima kasih dan himbauan (2:13-17)

1. Ucapan terima kasih (2:13-15)

2. Doa untuk orang percaya (2:16-17)

V.

Kesetiaan Allah (3:1-5)

1. Permohonan untuk doa (3:1-2)

2. Allah yang setia (3:3-5)

VI.

Ketertiban yang sepatutnya (3:6-15)

1. Orang yang tidak tertib (3:6-13)

2. Orang yang tidak taat (3:14-15)

VII.

Penutup (3:16-18)

TUGAS & DISKUSI: Membuat garis besar 1 & 2 Tesalonika (pilih pasal yang akan saudara
kerjakan) seperti contoh di bawah ini:
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

11

Garis Besar 2 Tesalonika 3:1-18


Thema : RESPON PAULUS TERHADAP JEMAAT TESALONIKA
I.

Respon Eksternal (Tindakan)


1. Paulus Menyatakan Permohonan Doa kepada Jemaat (1-2)
a. Sasaran permohonan doa adalah saudara-saudara
b. Tujuan permohonan doa adalah
Supaya Firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan
Perbandingan: sama seperti yang terjadi di antara jemaat.
Supaya Paulus Cs. terlepas dari para pengacau dan orang-orang jahat
Alasan adanya para pengacau dan orang jahat adalah sebab bukan semua orang
beroleh iman.
2. Paulus Memberikan Pesan Kepada Jemaat (6)
a. Sasaran pesan adalah saudara-saudara
b. Wadah/sarana pemberian pesan adalah dalam nama Tuhan Yesus Kristus
c. Tujuan pesan adalah supaya jemaaat menjauhkan diri
Lingkup/aspek menjauhkan diri adalah
Setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya
Setiap saudara yang tidak menurut ajaran yang telah jemaat terima dari Paulus
Cs.
3. Paulus Memberi Peringatan kepada Jemaat (10-12)
a. Waktu memberikan pesan adalah waktu Paulus Cs. berada diantara jemaat
b. Isi pesan adalah Jika seorang tidak mau bekerja janganlah ia makan
c. Alasan memberikan pesan adalah karena Paulus Cs. mendengar
Hal-hal yang didengar oleh Paulus Cs. adalah
Ada orang yang tidak tertip hidupnya
Ada orang yang tidakbekerja
Sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna
d. Sasaran peringatan Paulus Cs. adalah orang-orang demikian
e. Wadah memberikan peringatan adalah dalam Tuhan Yesus Kristus
f. Tujuan Peringatan adalah
Supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya
Mereka makan makanannya sendiri
4. Paulus Menasehati Jemaat (13)
a. Sasaran nasehat adalah saudara-saudara
b. Isi nasehat adalah janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik
5. Paulus Memberi Peringatan lagi kepada Jemaat (14)
a. Objek yang diperingatkan adalah mengenai orang yang tidak mau mendengarkan
apa yang Paulus Cs. katakan dalam surat
b. Tindakan yang harus diambil jemaat adalah
Tandailah dia
Janganlah bergaul dengan dia
Tujuan tindakan yangdiambil adalah supaya ia menjadi malu

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

12
Teknis melakukan melakukan tindakan adalah
o Jengan menganggab dia sebagai musuh
o Tegor dia sebagai saudara

6. Paulus Menyatakan Berkat bagi Jemaat (16,18)


Isi pernyataan berkap Paulus Cs.
a. Tuhan damai sejahtera kiranya mengaruniakan damai sejahteranya
Waktu mengaruniakan adalah terus menerus
Luas/aspek mengaruniakan adalah dalam segala hal
Sasaran pengaruniaan adalah kepada jemaat
b. Tuhan menyertai jemaat sekalian
c. Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan Paulus Cs. dan jemaat menyertai jemaat sekalian
7. Paulus Memberikan Salam kepada Jemaat (17)
Metode pembuatan salam adalah ditulis dengan tangan Paulus sendiri
II.

Respon Internal (Keyakinan dan Harapan)


1. Pernyataan Iman Paulus Cs. (3)
Isi pernyataan iman Paulus Cs adalah
a. Tuhan adalah setia
b. Tuhan akan menguatkan hati jemaat
c. Tuhan memelihara jemaat terhadap yang jahat
2. Keyakinan Iman Paulus (4)
a. Posisi Paulus Cs. beriman adalah dalam Tuhan
b. Isi keyakinan iman adalah apa yang dipesankan kepada jemaa, jemaat lakukan dan
akan jemaat lakukan
3. Harapan Paulus Terhadap Jemaat (5)
Isi harapan Paulus Cs. adalah tetap menujukan hati jemaat
Arah Tuhan menujukan hati adalah
Kepada kasih Allah
Kepada ketabahan Kristus
4. Keyakinan Paulus (7)
a. Jemaat sendiri tahu, bagaimana jemaat harus mengikuti teladan Paulus Cs.
Alasan mengikuti teladan Paulus Cs. adalah
Karena Paulus Cs tidak lalai bekerja diantara jemaat
Tidak makan roti orangdengan percuma
Berusaha dan berjerih lelah siangdan malam
Tujuan melakukan tindakan (poin diatas) adalah supaya jangan menjadi beban
bagi siapa pun diantara jemaat.
Alasan Paulus Cs. jangan menadi beban

STTII

Bukan karena Paulus Cs. tidak berhak untuk itu


Melainkan karena Paulus Cs. mau menjadikan diri teladan bagi jemaat
supaya diikuti.
Tesalonika & Wahyu
Pangeran Manurung, M.Th

13

PEMAHAMAN BUKU WAHYU

1A.

Pendahuluan

1B. Keunikan Wahyu


o Diabaikan (dianggap sukar)
o Diakhir Alkitab
Nilai konsumasi : Puncak, penutup
Nilai kohesif
: Chart eskatologi, chart pembandingan ( Daniel 9:27,
Matius 24, 25, Wahyu 4:19. Nilai nubuatan
o Dinyatakan kemenangan Allah dalamnya
o Diamanatkan untuk dibaca 22:10
Buku Wahyu adalah buku konsumasi (puncak, klimaks), jadi tepatlah bila ditempatkan
sebagai buku yang terakhir dalam Alkitab. Namun harus diakui bahwa buku ini adalah buku
yang paling diabaikan dan diperdebatkan. Ditambah dengan adanya begitu banyak penafsiran
sehingga membingungkan umat Tuhan. Dibeberapa kalangan dan sekolah theologia, buku ini tak
dipelajari sama sekali kecuali dengan menyinggung sedikit isinya yang berkenaan dengan akhir
zaman. Buku Wahyu diilhamkan Allah untuk ditulis agar supaya dibaca. Jebakan iblis, agar kita
tidak mentaati Firman Allah yang mengatakan Jangan memeteraikan perkataan-perkataan
nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat (Wahyu 22:10).
Koorelasi dengan Buku Kejadian meyakinkan kita tentang rancangan pewahyuan Allah
yang rapih dari awal sampai akhir. Dimulai dari buku Kejadian yang membicarakan awal dari
segala sesuatu kecuali Allah. Alkitab memulia dengan dunia ideal pra-dosa (Kejadian 1, 2) dan
akan berakhir dengan dunia adil dan makmur (Wahyu 21, 22). Wahyu adalah buku penutup yang
indah dalam kepustakaan ilahi.
2B. Kerapian Pembagian Tema (sistematika dan alur tema jelas sekali)
Karena itu tuliskanlah apa yang telah kau lihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang
akan terjadi sesudah ini. (Wahyu 1:19).
Write therefore the things which you have seen, and the things which are, and the things
whish shall take place after these things. (Revelation 1:19)
1C. Ps. 1 masa lalu
2C. Ps. 2 & 3 masa kini
3C. Ps. 4-19 masa datang: tribulasi
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

14

4C. Ps. 20-22 masa datang:


- KKKK
- KEHANCURAN SETAN
- PENGADILAN
- KEKEKALAN
5C. Parentesis/Interval
6C. Penjabaran masa tribulasi (Ps. 4-19)
Meterai
1 2 3 4 5 6 7
Sangkakala
1 2 3 4 5 6 7
Cawan
1 2 3 4 5 6 7
3B. Genesis is the book of commencement, Revelation is the book of
Consummation.
Perbandingan beberapa tema dalam kedua buku tersebut mendukung pikiran tersebut di
atas.
Kejadian 1:1
Wahyu 21:1

- Inisiasi Surga dan Dunia


- Inagurasi Surga dan Dunia

Kejadian 3:1-19
Wahyu 21:27, 22:3

- Permulaan Dosa dan Kutuk


- Penghapusan Dosa dan Kutuk

Kejadian 3:1-7
Wahyu 20:10

- Kehadiran setan dan kegiatan-kegiatannya


- Kehancuran setan dan kegiatan-kegiatannya

Kejadian 2:9, 3:24


Wahyu 22:2

- Pohon kehidupan dilenyapkan


- Pohon kehidupan dikembalikan

Kejadian 2:17, 5:5


Wahyu 21:4

- Kematian masuk kedalam dunia


- Kematian keluar dari dunia

Kejadian 3:16
Wahyu 21:4

- Kesusahan mulai
- Kesusahan lenyap

4B. Keperluan Penafsiran Yang Tepat


Ada dikenal beberapa penafsiran:

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

15

1C.

Penafsiran Alegorical/Non-Literal. Metode penafsiran yang dimulai


Sekolah Theologia di Alexandria, yang dipimpin oleh Clement
dilanjutkan oleh Origin. Mereka mencari arti kedua dari arti normalnya.
Agustinus di abad ke tiga dan ke empat melanjutkannnya dengan tujuan
memelihara kesatuan antara pemerintahan gereja dan negara oleh para
Paus dan Uskup.

2C.

Penafsiran Preteris
Kata Preteris berasal dari kata bahasa latin practer yang berarti
lampau. Jadi dalam arti sempit penganut metode penafsiran ini
berpendapat bahwa semua nubuatan adalah Wahyu telah dipenuhi di masa
lampau. Tidak ada isinya yang berhubungan dengan KKKK. Nilai yang
utama bagi kita masa kini adalah nilai literaturnya saja. Metode ini kita
tolak.

3C.

Penafsiran Presentis
Perhatian kaum Presentis adalah dengan keadaan masa kini. Mereka
menganggap bahwa peristiwa-peristiwa dalam buku Wahyu merupakan
lambang dari kekuatan-kekuatan dan prinsip-prinsip yang berlaku di masa
kini. Jadi penggenapannya yang penting ialah di zaman penafsir sendiri
yaitu masa kini. Peristiwa-peristiwa yang di ungkapkan bagi mereka
bukan bersifat nubuatan. Sistem allegori diterapkan seluruhnya. Metode
ini kita tolak karena Wahyu bisa di tafsirkan secara literatur (normal).

4C.

Penafsiran Profetis (nubuatan)


Kadang-kadang sistem ini dinamakan penafsiran Futuris. Karena
pemegang sistem ini berpendapat bahwa sebagian besar dari buku Wahyu
berbicara tentang hal-hal yang akan datang atau bersifat nubuatan
terutama dimulai dengan pasal empat (4 s/d 22).
Metode penafsiran kedua, ketiga dan keempat dapat diterapkan dalam
takaran sedikit, cukup dan banyak sesuai pembagian dalam Wahyu 1:1,
1:19; 2:1; dan 4:1. Penafsiran ini yang dianut di kelas ini. Jadi masa
lampau satu pasal, masa kini dua pasal, dan masa datang sembilan belas
pasal. Wahyu adalah buku nubuatan.

2A.

Prelude/Pembuka Buku Wahyu


1B.

STTII

Presentasi Wahyu (1;10

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

16

Buku Wahyu Yuhanes Yang Ilahi. Terjemahan Wahyu kepada Yohanes tepat
karena Yohanes hanya alat/instrumen ilahi. 1:9 Saudara dan sekutumu. Tema
Sentral adalah Tuhan Yesus Kristus.
Kata Wahyu = (apokalupsis) berbentuk singular (tunggal) artinya ada satu saja.
Wahyu Yesus Kristus.
1D.

Arti Kamusnya:
Penampakan, a appearance
Pemanifestasian, a manifestation
Pemunculan, a coming
Pengungkapan, an unveiling
Kontras jelas dengan buku-buku apocrypha hidden books (buku-buku
tersembunyi, rahasia).

2D.

Arti Pemakaian
Lukas 2:32

: satu-satunya pemakaian dalam Injil-injil


: pernyataan bagi bangsa-bangsa lain
: terang (Yesaya 25:7)

Wahyu 1:7

: Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan


melihat Dia.

Dalam Surat-surat Paulus


Roma 8:19, 1 Korintus 1:7, II Tesalonika 1 :7, 1 Petrus 1:7-13.
Jadi buku Wahyu adalah buku tentang manisfestasi, pernyataan,
penampakan dan Kedatangan Kristus Kedua Kali.
2B.

Pemikiran Utama Buku Wahyu (1:1, 2, 4, 9, 22:8)


supaya ditunjukkannya kepada hamba-hambaNya apa yang harus segera terjadi.
Siapakah hamba-hambaNya:....

ADA PETA

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

17

Doulos: hamba, milik mutlak, abadi, termasuk jadi milik mutlak Yesus Kristus
karena telah ditebus dengan harga tunai (agoratso dan lutroo).
2:7, 11, 17, 29, 3:6, 13, 22, 13:9
menekankan mereka yang memiliki
pendengaran yang khusus (=telah ditebus).
Yang harus dinyatakan memiliki nuansa perlu dinyatakan. Juga sisi kepastian
digenapi setiap Wahyu dan perjanjian Allah.
segera dari kata takhli = takhometer arti penting ialah tiba-tiba mulus. Ini
maksud buku wahyu yakni menunjukkan sebelum terjadi hal-hal yang segera
terjadi.
3B.

Penulis Buku Wahyu (1:1, 2, 4, 9, 22:8)


Pekerjaannya ialah penjala ikan (Matius 4:21). Ia menjadi murid Yesus sesudah
mendengar Khotbah Yohanes Pembaptis (Yohanes 1:35, 40). Ia satu diantara tiga
murid dekat (Matius 17:1, 26:37, Markus 5:37). Ia satu diantara kedua murid
yang menyiapkan paskah (Lukas 22:8). Ia dinyatakan sebagai murid yang
dikasihi Yesus (Yohanes 13:23, 20:2, 21:7, 20). Ia disebut tiga kali dalam KPR 9;
KPR 3:1, 4:13, 8:4). Ia satu-satunya yang menyebut Kristus, Firman abu logos
(Yohanes 1:1, 14;1 Yohanes 1:1, 5:7, Wahyu 19:13). Ia penulis 5 buku dalam
Alkitab.
Wahyu 22:8, Ia melihat dan mendengar sendiri hal-hal yang ditulis ini. Ia
diasingkan (dipenjarakan0 di pulau Patmos 40 km dilepas laut dari Pantai Agean
di Asia kecil. Disinilah belenggunya menjadi berkat dan penganiayaan
(penderitaan) menjadi pintu terbuka bagi pelayanan. Tubuhnya dirantai tapi jiwa
dan rohnya tak bisa dibelenggu. Dikunci dari pintu dunia luar, ia memasuki
gerbang persekutuan dengan Tuhan yang tak pernah dialaminya.

4B.

Perjanjian Tuhan (1:3)


Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata
nubuat ini dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya. Sebab waktunya
sudah dekat (Wahyu 1:3).
Keistimewaan Wahyu ialah permulaan dan akhir buku ini disampaikan dengan
janji berkat dan bahagia (1:3 dan 22:7). Janji bahagia muncul 7 (tujuh) kali
dengan pemakaian kata yang sama dengan yang dipakai dalam Imamat 5:1, 11.
Ketujuh nats janji berkat dalam wahyu itu ialah:

STTII

1D.

Berkat tantangan (1:3)

2D.

Berkat Penghiburan (14:13)


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

18

3D.

Berkat Kewaspadaan (16:15)

4D.

Berkat Panggilan (19:9)

5D.

Berkat Kemenangan (20:6)

6D.

Berkat Pemilikan (22:7)

7D.

Berkat Penyatuan (22:14)

Namun ada 3 (tiga) syarat penting untuk memiliki berkat itu


8D.

Berkat bagi pembaca, yaitu pemimpin dalam sidang yang membacakan


surat ini disidang-sidang Jemaat Tuhan. Seperti tradisi dalam Lukas 4:16,
20. Bandingkan dengan pernyataan Paulus dalam I Timotius 4:13.

9D.

Berkat bagi pendengar, yaitu yang mendengarkan nubuatan ini.


Pentingnya mendengarkan nubuatan ini, sehingga pada pembuka buku
Wahyu (1:3) dan penutup Wahyu (22:18) Tuhan menyampaikan
amanatNya.

10D.

Berkat bagi pelaksana/pelaku, hal ini menunjuk kepada tindakan praktis


manusia yang dikuasai oleh kebenaran dalam buku Wahyu.

Ini semua penting karena waktunya sudah dekat. KKKK sudah diambang pintu.
Kita sedang menjelang fajar menyingsing (rembang petang).
5B.

Pernyataan Hal yang Akan datang (Nubuatan) 1:3


Wahyu adalah buku nubuatan, 7 kali kata profetai muncul dalam Wahyu, yaitu
1:3, 11:6, 19:10, 22:7, 10, 18, 19
Nubuatan mempunyai dua pengertian:
1)

Foretelling, yaitu pemberitaan yang bersifat nubuatan masa datang

2)

Forthelling, yaitu pemberitaan pikiran Allah buat masa kini.

Pada umumnya nubuatan dalam alkitab bersifat masa datang. Namun karena
Firman allah sudah selesai tak ada lagi Wahyu baru yang diberikan Tuhan selain
nubuatan sudah berakhir.
Nubuatan dalam nats ini (1:3) tentu saja berkenaan dengan nubuatan masa datang
(Wahyu 22:7, 10, 18). Bagian terbesar dari nubuatan Alkitab berada dalam PL,
dan banyak berkenaan dengan Israel dengan bangsa-bangsa. Buku Wahyu adalah
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

19

buku nubuatan terbesar dan terpenting dalam PB, dan merupakan penggenapan
dari nubuatan-nubuatan PL. Namun sebagai nubuatan yang terbuka (Wahyu
22:10) yang tak boleh ditambah (22:18), dan tak boleh dikurangi (22:19). Ini
peringatan.

6B.

Penerima Buku Wahyu (1:4, 11)


Kota-kota penting di Asia kecil dengan jemaat-jemaat khusus diangkat sebagai
model jemaat itu menonjol dalam hal-hal khusus di daerah Turki sekarang ini
yang merupakan bagian sebelah Timur dari kekaisaran Romawi. Ketujuh jemaat
itu disebut dalam ayat 11, yaitu: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis,
Philadelfia, Laodikia, dan masih ada gereja-gereja lain di daerah ini seperti
Kolose, Hierapolis (Kol. 4:13), Troas, dll.
Ketujuh jemaat yang dimaksud dijelaskan lebih terperinci dalam Ps. 1:11, juga
dalam pasal 2 dan 3. Ketujuh jemaat ini terletak di Asia Kecil. Dua kata salam
yang dipakai, rupanya telah lazim digunakan di gereja yang mula-mula yaitu,
Kasih karunia dan Damai sejahtera. Kata Kasih Karunia menunjuk pada
posisi orang Kristen dihadapan Allah yaitu sebagai orang benar, karena
pengampunan dosa dan pembenaran melalui darah Yesus yang telah tercurah di
Golgota bagi mereka. Sedangkan ungkapan Damai sejahtera menunjuk pada
pengalaman yang dimiliki sebagai akibat posisi dan relasi yang dekat dengan
Allah.
Tiga oknum Tritunggal disebut dalam ayat 4 dan 5, memberi arti penting bagi
Wahyu Yesus Kristus ini. Allah Bapa dinyatakan sebagai yang ada, dan yang
sudah ada, dan yang akan datang, adalah suatu bentuk salam yang unik. Allah
yang disembah orang percaya adalah yang kekal dan maha hadir yang dapat
diandalkan. Allah Roh Kudus dinyatakan juga secara unik sebagai ketujuh Roh
yang ada di hadapanNya berarti satu dengan Allah (Yes 11:2-3; Why 4:5; 5:6).
Anak Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus juga secara unik ditempatkan diposisi
ketiga karena Dialah pusat percakapan selanjutnya dalam pasal ini maupun dalam
keseluruhan buku Wahyu. Disini ternyata bahwa salah satu pribadi Tritunggal itu
di muka, di tengah atau di belakang tidak menjadi masalah karena ketiganya satu,
sehakekat dan setara. Allah Anak dinyatakan sebagai Yesus Kristus, Saksi yang
Setia, bahwa Dialah sumber Wahyu yang diberikan Tuhan Allah disini. Ia juga
yang pertama bangkit dari antara orang mati, menunjuk pada kebangkitanNya
yang ajaib itu. Pribadai ketiga dalam Tritunggal juga dinyatakan sebagai yang
berkuasa atas raja-raja di bumi menunjuk pada perananNya yang akan datang
sudah KKKK (seperti tertera dalam Pasal 19).
Ayat 5 dan 6
Berbicara khusus tentang peranan Allah Anak (Tuhan Yesus Kristus) dimasa
lampau pada masa inkarnasiNya. Dia dinyatakan sebagai yang pertama bangkit

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

20

dari antara orang mati dengan memiliki tubuh kekekalan. Mereka yang bangkit
kemudian yaitu semua orang saleh yang mati pada masa gereja (Filipi 3:11),
orang-orang yang mati sahid pada masa Tribulasi (Wahyu 20:5, 6) dan orangorang jahat yang mati di segala abad (Wahyu 20:12-13).
Pujian pertama Yohanes dalam buku Wahyu ini disampaikan dalam ayat 6 bagian
terakhir juga ayat 7 dan 8. Dasar dari pujian itu ialah:
1C.
Bahwa Ia mengasihi Kita dinyatakan dalam tindakannya yang mulia di
Golgota
2C.
Melepaskan kita dari dosa-dosa kita oleh darahNya. Ada manusia lain
yang memakai membasuh kita
3C.
Membuat kita menjadi satu Kerajaan
4C.
Menjadi imam-imam bagi Allah BapaNya
Sesudah menyampaikan pribadi dan perbuatan mulia Yesus Kristus, Allah Anak,
dimasa lampau, Yohanes penuh dengan syukur memakai pujian doa, bermeditasi
dengan berkata Bagi Dialah Kemuliaan dan Kuasa Selama-lamanya (Ayat 6d).
Ini adalah bait pertama. Bait kedua berbunyi demikian:
Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan, dan setiap mata akan melihat
Dia, juga mereka yang telah memaku Dia, dan semua bangsa di bumi
akan meratapi Dia, Ya, Amin.
Ayat 7-8
AYAT 7
Lihatlah Gereja Tuhan diperingatkan (ay. 7) agar memandang ke depan ke saat
KKKK. Ia akan datang dengan awan-awan sesuai dengan perkataan Lukas
dalam KPR 1:9. Hal ini sebagai indikasi bahwa memang peristiwa kenaikan
Tuhan Yesus Kristus ke Surga itu disaksikan oleh murid-murid termasuk
Yohanes.
Juga mereka yang memaku Dia menunjuk pada para pelaku penyaliban Yesus
Kristus. Mereka kini telah mati tapi akan dibangkitkan sesudah KST (Wahyu 20)
dan barulah melihat dan mengakui Ketuhanan Yesus Kristus. Namun sisa Israel
yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus di masa Tribulasi akan mewakili Israel
untuk melihat Dia yang telah ditikam/disalib oleh bangsa Israel. Ungkapan ini
mewakili kelompok Israel.
Setiap mata akan melihat Dia artinya semua orang yang hidup di bumi di kala
KKKK akan melihat Yesus dengan mata kepala sendiri. Tuhan mempertegas
WahyuNya dengan mengatakan Semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya,
Amin!. Orang-orang percaya maupun orang-orang yang tidak percaya akan
melihat Dia. KKKK hanya segelintir manusia dibumi dan seisi Surga
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

21

melihat/menyambut Dia. KKBG (Repture) umumnya hanya orang percaya yang


melihat.
Yohanes menulis sebagai pelayanannya dalam konteks penderitaan karena
penyerahannya kepada Allah yang benar.
Ringkasnya ayat 9,11 menyatakan 5 hal yaitu:
1.
Yohanes menulis dipulau kecil PADMOS, yang menunjuk kepada kondisi
terbatas, terbuang, tersiksa. Bagi Yohanes beban hidup menjadi berkat.
2.

Yohanes menulis di hari Tuhan. Ini tentunya hari minggu yaitu hari
ibadah, hari pertama dalam satu minggu.

3.

Yohanes menulis di dalam Roh. Ia dikuasai Roh Kudus. Kodisi rohaninya


dapat dijadikan saluran berkat bagi Gereja sepanjang masa. Dalam Roh
itulah, ia mendengar suara yang nyaring seperti sangkakala aba-aba
yang mirip dalam I Tesalonika 4:13-17.

4.

Yohanes mendengar instruktur untuk menulis dan sebuah gulungan, apa


yang dilihat dan didengar segera dikirimkan kepada ke-7 Jemaat,
mewakili jemaat Tuhan sepanjang masa di segala tempat. Instruktur
seperti ini muncul 12 kali dalam buku Wahyu (1:11, 1:19, 2:1, 8, 12, 18,
3:1,7,14; 14;13; 19;9; 21;5), yang satu lagi terdapat dalam pasal 10:4,
dilarang untuk ditulis.

5.

Tujuh jemaat dalam sejarah Gereja abad 1 dijadikan penerima Wahyu


Allah itu mewakili seluruh umat Tuhan (Gereja) di segala abad, di semua
tempat di bumi ini.

Namun KKKK disaksikan setiap insan dan semua bangsa di bumi. KKPK dalam
kerendahan untuk penebusan manusia, KKBG adalah untuk permulaan orangorang percaya, namun KKKK adalah untuk pengadilan manusia dan
pemerintahan di bumi sebagai Hakim dan Raja.

AYAT 8
Salam pembuka Wahyu dari Tuhan Yesus Kristus ini di tutup dengan peringatan
Kristus tentang diriNya yang sesungguhnya. Ia menyatakan diri sebagai ALFA
dan OMEGA yaitu huruf pertama dan terakhir dalam alphabet bahasa Yunani
(juga Wahyu 21:6; 22:13). Ia juga menjelaskan diriNya sebagai pribadi Allah di
awal salam (ay. 4; juga 4:8; 11:17), yakni, yang ada, dan yang sudah ada, dan
yang akan datang, keberadaanNya yang kekal bersama Allah (prob theos)
menjadi dasar kokoh penunjang FirmanNya. Allah itu kekal. Yesus itu kekal.
Hanya ada satu yang kekal yaitu Allah. Jadi Yesus itu Allah adanya.
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

22

Pikiran ini di tunjang oleh nama yaitu YANG MAHAKUASA. The almighty,
Pantokrator, The All Powerfull One.
Titel ini di pakai 10 kali dalam PB, di mana 9 di antaranya dalam buku Wahyu (II
Kor 6:18; Why. 1:8; 4;8; 11:17; 15:3; 16:7; 14; 19:6,15; 21:22).
7B.

Visi Kristus Yang Mulia (ayat 9)


Menurut tulisan Irenaeus, Clement dari Alexandria, Eusebius, bahwa rasul
Yohanes diasingkan di pulau kecil yaitu Padmos, yang terletak di sebelah barat
daya Efesus, karena kesuksesannya sebagai Gebala di gereja Efesus. Ia bekerja di
tambang batu bara sebagai tawanan pada masa Kaisar Domitian. Disitulah
Wahyu Allah tentang kemuliaan Kristus dinyatakan kepadaNya.
AYAT 9
Kata Aku Yohanes menegaskan siapa penulis buku ini (Lihat juga 21:2; 22:8).
Ia tegas menyatakan dirinya sebagai saudara dan sekutumu dalam kesusahan
terhadap Gereja (umat Tuhan). Hal ini berbeda dari biasanya dimana, ia
mengatakan dirinya sebagai tua-tua dan murid ( II Yoh. 1; III Yoh. 1; Yoh.
21:24).
Ayat 13-20
Kemuliaan Kristus sesudah kebangkitan dinyatakan dalam 10 diskripsi
kepribadian.
1C.
Rupanya seperti Anak Manusia. Pribadi kemanusiaanNya yang telah
diubah menjadi tubuh kebangkitan bersifat abadi. Kitapun akan
mengalami yang demikian (1 Yoh. 3:2). Tubuh inkarnasiNya menjadi
tubuh baru dan abadi.

STTII

2C.

Berpakaian Jubah yang panjangnya sampai di kaki, menunjuk pada


fungsinya sebagai Imam Besar yang berlayak menjadi perantara antara
manusia dengan Allah, seperti Imam Besar Israel yang berlayak
memasuki ruangan Mahasuci di Bait Allah.

3C.

DadaNya berlilitkan Ikat Pinggang dari emas, adalah ungkapan


yang menyatakan persiapan dan kemampuan/kuasa sebagai pahlawan
pejuang.

4C.

Kepala dan MulutNya.... putih mentah, mennyatakan kesucian


tanpa aib sedikitpun dan bersifat abadi (lihat juga Dan. 7:9). Dalam dunia
ketimuran antik dan tua menyatakan hikmat dan terhormat.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

23

3A.

5C.

MataNya bagaikan nyala api, mengandung ketajaman dan kejelian


dengan nuansa berang. Wahyu 2,3 akan membicarakan sebab musabab
ketidak puasan Allah terhadap umatNya.

6C.

Kakinya mengkilap bagaikan tembaga menyala didalam perapian,


menunjuk pada pengadilan dan penghukuman atas dosa. Di dalam
Tabernakel dalam PL, hal ini menunjuk pada mezbah tembaga di mana
dosa diselesaikan.

7C.

SuaraNya bagaikan desau air bah, menyatakan


pengontrolan/penguasaan yang luar biasa dari Anak manusia (Tuhan
Yesus Kristus).

8C.

Di Tangan kananNya, Ia memegang 7 bintang, menyatakan


penggembalaan yaitu pemeliharaan dan perlindungan Tuhan Yesus
kepada hamba-hambaNya.
Bintang dan Malaikat digunakan untuk menjelaskan gembalagembala seperti terlihat dalam Wahyu 1:20 dan Wahyu pasal 2 dan 3.

9C.

Dari mulutNya sebilah pedang bermata dua, menyatakan bahwa


FrimanNya benar, akurat dan tajam dalam pengadilan yang akan datang.

10C.

WajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik,


menyatakan kemuliaanNya sebagai Anak Allah. Diskripsi kepribadian
Tuhan Yesus Kristus disini penuh dengan kemuliaan dan kuasa sebagai
manusia sejati dan Allah sejati (Allah/Manusia/sejati). Dimulai dengan
kemanusiaanNya (Anak Manusia) dan diakhiri dengan cahaya Kemuliaan
Allah (Anak Allah).

Pemberitaan (Hal-hal yang sekarang terjadi Wahyu 2, 3)


Wahyu Tuhan Yesus Kristus kini tertuju kepada ke-7 sidang jemaat di Asia Kecil.
1B.

Tiga Pengertian Utama


Berita yang disampaikan kepada Rasul Yohanes ini mempunyai 3 (tiga) arti
penting:
1C.

STTII

Asosiasi Primer
Nilai yang bersifat historis dan lokal. Masing-masing surat mempunyai
pengertian yang berkaitan dengan jemaat yang disebut penerima surat itu.
Setiap warga jemaat tentu saja dapat mengasosiasikan diri dengan
permasalahan yang disebut. Evaluasi masing-masing jemaat diungkapkan
oleh Tuhan dalam masing-masing surat.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

24

2C.

Aplikasi Universal
Nilai yang bersifat personal dan universal.
He that has an ear, let him hear what the spirit says unto the churches
(2:7, 11, 17, 29; 3:6, 13, 22).
Dan meskipun berita yang disampaikan Tuhan Yesus tertuju pada tiap
anggota gereja yang disebut, namun berita kemenangan disampaikan
kepada semua orang percaya dengan ucapan barang siapa. Jadi bersifat
individual (personal) dan Universal. (2:7, 11, 17, 26; 3:5, 12, 21).

3C.

Antisipasi Prefetis (nubuatan)


Tak dapat diragukan bahwa isi surat-surat ini mengantisipasi keadaan
Gereja sesudah ke-tujuh jemaat. Jadi mulai dari KKPK dan KKKK.

Sebelum Tuhan menyatakan FirmanNya kepada tujuh jemaat, dalam Wahyu 1:20, Tuhan menyebut Gerejanya
sebagai tujuh kaki dian dan ketujuh bintang. Berkali-kali Tuhan menyebut GerejaNya sebagai 'terang'
(mat5:14-15). Banyak ahli tafsir Alkitab yang menyatakan bahwa pesan Tuhan untuk ketujuh jemaat juga
berlaku untuk GerejaNya sampai saat ini. Bahkan, lebih lagi, surat ini juga sebenarnya menceritakan (secara
tersirat) kronologis pertumbuhan Gereja dari jaman Pantekosta pertama kali hingga hari pengangkatan.
Pertumbuhan Gereja terbagi menjadi 7 periode dalam surat ini. Efesus, jemaat pertama, mewakili Gereja yang
apostolik. Sedangkan Laodikia, jemaat ketujuh mewakili Gereja yang murtad di akhir jaman. Hal yang sangat
menyedihkan sekaligus menakutkan bahwa Laodikia menjadi suatu 'akhir' dari Gereja Tuhan

2B.

Surat kepada Jemaat di Efesus


1C.

Jemaat Efesus
Ini gereja yang besar, kuat dan strategis di abad pertama dan yang terletak
di pusat penting dari perkembangan politik, perdagangan dan
penyembahan di abad pertama. Paulus tinggal di sana cukup lama yaitu 3
(tiga tahun (KPR 20:31). Yohanes menjadi Pendeta Senior di sana selama
beberapa tahun.

2C.

Pemberi Wahyu (2:1)


Dalam setiap Surat Tuhan Yesus Kristus sebagai Pemberi Wahyu
dijelaskan dengan pernyataan berlainan. Di sini ada dinyatakan sebagai
memegang ketujuh bintang i tangan kanan dan berjalan di antara ketujuh
kaki dian.
Bintang = Malaikat
= hamba-hamba Allah: nilai seorang
hamba Allah
Tangan Kanan
= tempat kuasa dan kekuatan, tempat
bertumpu hamba-hambaNya
Diantara
= deklarasi diri sebagai kepala dan
pemberi instruksi/perintah. Ini

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

25

pernyataan bagi domba-dombaNya


bahwa mereka aman dan Ia akan
memimpin dan memberi petunjuk
kepada mereka.
Memegang dan berjalan kata-kata kerja yang menggambarkan
kekuatan dan kepemimpinan.

3C.

Penghargaan Dari Tuhan (2:2-3)


Aku tahu perbuatanmu menunjukkan kemahatahuan Tuhan namun
diawali dengan pemeriksaan seperti dalam ayat 1. Ketujuh surat diawali
dengan pernyataan pengetahuan Tuhan (2:2, 9, 13, 19; 3:1, 8, 15).
Tuhan menghargai pelayanan mereka yang penuh pengorbanan dan juga
kerja keras mereka (ergon dan kopiao). Keringat yang dicucurkan karena
membanting tulang di ladang Tuhan diingat dan dihargai Tuhan.
Ada kurang lebih 16 nama yang bisa di sebut sebagai tokoh-tokoh
penginjilan dan pemula jemaat di Efesus. Nama-nama seperti Paulus,
Apolos, Epafras, Priscilla dan Akila, setidak-tidaknya 12 metode bisa
dicatat dalam pelayanan sidang ini di awal berdirinya. Ini gereja yang
aktif.
Sifat sabar dan tabah sehingga tak putus asa, juga diingat oleh Tuhan.
Ditengah-tengah antinomianisme, legalisme, paganisme, supertisi dan
imoralitas, gereja ini teguh. Bahkan oposisi yang kejam, penghinaan dan
kebencian telah mereka alami (KPR 19).
Keberanian mereka menentang orang jahat, guru-guru palsu dan pemecah
belah umat (Nikolaitan = nikan + laos = pemenang + awam) (2:2, 6).

4C.

Peringatan Tuhan (2:4)


Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah
meninggalkan kasihmu yang semula (Wahyu 2:4).
Kasih yang hilang adalah kasih yang mula-mula. Apakah artinya? Kasih
tentu saja mencakup seluruh keberadaan kita. Kenyataannya terlihat pada
pikiran, perasaan dan keamanan seseorang yang ekspresinya terdengar
dalam perkataan dan terlihat dalam perbuatan. Dan karena Tuhan
menggunakan keterangan waktu untuk menjelaskan corak kasih itu, kita
harus mengamati KPR 18-20 untuk memperoleh jawabannya.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

26

Namun suatu metode penafsiran yang terbaik ialah membiarkan Alkitab


menafsirkan dirinya sendiri. Ternyata ayat 5 merupakan instruksi yang
bisa menerangkan maksud Tuhan.
5C.

Permintaan Tuhan (2:5)


(Lihat Chart Proyek Efesus). Masalah neraka ayat 4.
ingatlah
bertobatlah
lakukanlah
jika tidak

3B.

data-data di I dan II Timotius


perpalingan
data-data di KPR 18-20
sangsi kegunaan dihapus. (Bandingkan II Kor
5:10).

Surat Kepada Jemaat di Smyrna


1C.

Penerima Surat
Dan tulislah kepada malaikat jemaat di Smyrna (2:8a).
Smyrna kata asalnya ialah mur yang adalah produk kota Smyrna. Jadi
inilah sebuah kota pelabuhan yang pernah kaya makmur, pelabuhan lalu
lalang penjualan mur yang mahal. Arti Smyrna ialah pahit, karena juga
mur yang dipakai sebagai salah satu zat pembuat minyak wangi (parfum)
memang rasanya pahit (Mazmur 45:9), juga membumbui minyak wangi
untuk mengurapi nabi-nabi (Kel 30:25). Digunakan juga untuk pembersih
wanita (Ester 2:12); dan untuk merempahi pengawetan mayat (Yoh
19:39). Tepatlah Tuhan mengangkat jemaat di Smyrna sebagai contoh
jemaat yang sedang mengalami kepahitan penderitaan dan penganiayaan.
Kemungkinan jemaat ini didirikan oleh Rasul Paulus dalam perjalanan
pemberitaan Injil ketiga (KPR 19) yang pasti tidak mudah untuk menjadi
orang beriman di kota ini karena pasti sengsara. Ini juga nubuatan bagi
rentetan kesengsaraan yang dialami Gereja selama 200 tahun sesudah itu
dan sampai KKKK.

2C.

Pemberi Berita
Inilah Firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan
hidup kembali (2:8b).
Yang Awal dan Yang Akhir merupakan pemberitaan yang menguatkan
dan menghibur mereka. Umat Tuhan tak perlu merasa sendiri. Tuhan
yang maha tahu dan maha hadir mengetahui keadaan dan kesusahan

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

27

mereka seperti janjiNya dahulu waktu Ia bersiap-siap naik ke surga


(Matius 28:10-20).
Yang telah mati Suatu berita khusus untuk mengingatkan mereka
bahwa Ia pernah mengalami penderitaan yang tak ada taranya sampai
terpaku mati di salib Golgota, sesudah disiksa dan memikul salib melalui
jalan Via Dolo Rosa. Bahkan sejak lahirnya Ia sudah dinobatkan untuk
menderita dengan persembahan, yaitu emas, kemenyan dan mur lambang
kerajaan, keilahian dan kesengsaraan. Dan bila mengingat kematianNya
umat di Smyrna tahu bahwa Ia diberikan mur yang pahit itu untuk
diminum dikala Dia dahaga (Markus 15:23). Bahkan tubuhNya disapu
minyak mur oleh Nikodemus ketika baru diturunkan dari salib di Kalvari
(Yoh 19:39-40).
Yang telah bangkit, menyatakan Kemenangan Yesus serta keajaiban
dan kuasa yang tak ada bandingannya. Mereka juga pasti menang karena
Ia sudah menang. Ia berkuasa atas kematian. Ia akan kembali lagi sebagai
Raja dan Tuhan tidak sebagai Hamba yang sengsara (Yesaya 60:6).
Namun kini Ia menjadi Imam Besar orang percaya (Ibrani 4:15, 16).
3C.

Pujian Tuhan Dalam Penderitaan Umat (2:9)


Sesudah menguatkan mereka melalui diskripsi diriNya, Tuhan Yesus
menguatkan mereka lagi dengan pemberitaan bahwa ia memahami betul
penderitaan mereka. Ia tahu dan mengingat:
1) Pekerjaan Mereka
2) Kesusahan mereka 2:2b. Juga mengingatkan kita pada 10 SK
Raja yang menyebabkan derita orang Kristen.
Penganiayaan itu dituangkan oleh :
Nero 54 M Maximum 235 M
Domitian 81 M Decius 249 M
Trojan 98 M Valerian 254 M
Antonius 117 M Diocletian 284 M
Severus 195 M
Ini mungkin sekali yang dimaksud dengan penggunaan istilah di penjara
10 hari lamanya. Tuhan juga tahu kemiskinan mereka, walau mereka
kaya. Orang-orang kristen disini telah kehilangan segala-galanya demi
Kristus. Mereka telah kehilangan harta benda, status sosial dan pekerjaan
mereka karena berdiri teguh sebagai orang beriman. Pernyataan ini
konsisten dengan ajaran Firman Allah lainnya yaitu:
Ibrani 10:34
Tuhan akan memberkati mereka nanti di surga
Lukas 12:15
Kekayaan seseorang tak harus ditukar dengan harta
belaka

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

28

I Korintus 8:9
II Korintus 6:10
KPR 3:6

Tuhan sendiri contoh kepapaan dalam kekayaan itu


Tapi engkau kaya, tak punya apa-apa tapi
sesungguhnya punya segala sesuatu
Itulah yang ditawarkan Petrus kepada orang
lumpuh.

Kata kaya berasal dari kata bahasa Yunani Plousis yang menjadi kata
Plutocrat, dalam bahasa inggris artinya kamu kaya, elite. Miskin didunia
tapi kaya di surga (Yohanes 14:1) bandingkan dengan II Korintus 5:1-9).
Bandingkan juga dengan Wahyu 3:17 berita kontras kepada jemaat
Laodekia.
Fitnah mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang
sebenarnya tidak demikian sebaliknya mereka adalah jemaat Iblis. Fitnah
diarahkan untuk merusak reputasi seseorang atau sekelompok orang.
Mereka adalah orang Yahudi yang tak patut (Roma 2:28). Mereka
mewakili sinagoge setan yang berciri dustaa (Yohanes 8:44). Mereka
menjadi penuduh yang bakal dibinasakan (Wahyu 12:10) karena tuduhan
palsu itu adalah fitnah.
4B.

STTII

Surat Kepada Jemaat di Pergamus (2:12-17)


1C.

Penerima Surat
Tuliskan kepada Malaikat Tuhan di Pergamus
Kota Pergamus di Propinsi Mysia, dengan kota pelabuhan Troas yang
disinggahi Paulus di kala beliau melayani PI ke Eropa. Meskipun bukan
kota perdagangan tapi mewah dan agamawi. Kepopuleran sifat agamawi
ini terlihat dari dewa yang diagungkan disana, seperti Zeus, Aphrodidus
dan Aesculapius yang disembah dalam bentuk ular.
Itulah sebabnya Tuhan memakai ungkapan, tahta iblis (2:13), yaitu
pusat operasionil setan. Ternyata bahwa tempat bertahta setan itu bukan di
neraka tetapi di bumi ini. Ini sesuai benar dengan perkataan Tuhan Yesus
bahwa setan adalah penguasa dunia ini (Prince of this world) (Yohanes
12:31; 14:30; 16:11). Paulus dan Yohanes juga mengiyakan bahwa setan
memegang kekuasaan atas sistem di dunia ini (II Korintus 4:4, Efesus 2:2;
I Yohanes 4:3; 5:19). Kekuasaan setan itu menjangkau seluruh bumi dan
seluruh alam semesta. Ia bekerja melalui agen-agen kejahatan (II Korintus
11:13-15).
Aku tahu dimana kamu diam. Suatu kekuatan bahwa Yesus tahu
konteks kehidupan umatNya. Lingkungan non-Kristiani dan antogonistik
kepada umat Tuhan diketahui oleh Tuhan Yesus. Tempat ini adalah pusat
operasional setan sedangkan Smyrna adalah pusat penyembahan setan
tapi umat tak perlu panik. Harus tenang. Tuhan maha mengetahui.

2C.

Pemberi Firman (2:12)


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

29

..... dia yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua (2:12).
Bandingkan dengan Wahyu 1:16, dimana pedang tajam bermata dua itu
keluar dari mulutNya. Lihat juga Yesaya 49:2. Jadi disini Firman Allah
yang mampu menyelidik hati dan pikiran manusia (Ibrani 4:12), dan
sebagai alat perang (Efesus 6:17; Wahyu 2:16; 19:15). Inilah senjata yang
dipakai Yesus dikala Ia dicobai setan di padang belantara (Matius 4:4, 7,
10).
Ternyata cara Allah untuk mengalahkan setan ialah dengan FirmanNya.
Ini pula cara kita mengalahkan setan. Dan dengan cara ini pula setan akan
dikalahkan diakhir zaman. Firman Allah, pedang roh.
3C.

Penghargaan/Pujian dari Tuhan (2:13)


Engkau berpegang kepada namaKu. (You hold fast my name=
berpegang teguh). Mereka tidak menempuh jalan lebar, atau menghindari
aniaya dengan kompromi pada dunia dan keduniawian. Tiada sensasi tapi
dengan mantap mereka menyatakan kasih dan kesetiaan mereka kepada
nama Kristus. Cesar kurios, no Christ kurios, yes.
Nama Kristus yaitu Tuhan Yesus Kristus (Matius 2:11) menyatakan
Tuhan (keilahianNya), juruselamat (karyaNya), dan Mesias
(kekudusanNya= ke tak bersalahan) (Master, Mediator, Messiah).
Pemakaian dalam alkitab ialah bahwa:
Orang berdosa diselamatkan melalui percaya akan namaNya
(Yohanes 1:12; KPR 4:12)

STTII

Pengenalan namaNya lebih kuasa dari jumlah orang (Matius


18:20).

Tuhan mengajar rasul-rasul untuk berdoa kepada Allah Bapa


dalam namaNya (Yohanes 14:13-14)

Nama Yesus merupakan jaminan memperoleh jawaban doa


(Yohanes 15:16; 16:23-24)

Tuhan juga mengingatkan umatNya bahwa mereka akan dibenci


karena namaNya (K besar diancam I besar dipromosikan) (Matius
10:22).

Tuhan juga menjanjikan pahala bagi mereka yang rela


menyangkal dirinya demi nama Tuhan.
dan engkau tidak menyangkal imanmu kepadaKu juga tidak pada
zaman Antipos, saksiKu, yang setia padaKu, yang dibunuh
dihadapan kamu, dimana iblis dan tidak menyangkal Tuhan disini
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

30

ialah kesetiaan pada ajaran Tuhan yang benar. Sungguh maksud


imanmu ialah kepercayaan mereka kepada Yesus sebagai Tuhan
dan juruselamat pribadi. Hal ini dibuktikan dengan contoh saksi
(martyr) dihadapan mereka yaitu Antipos. Ia setia sampai mati dan
inilah hidup berpahala (I Korintus 4:2).
4C.

Peringatan dari Tuhan (2:14-15)


Ada toleransi kepada konsep Bileam. Jemaat tidak demikian, tapi ada
diantara mereka yang demikian. Tiga kesalahan Bileam seperti terlihat
dalam Bilangan 22-25 ialah:

STTII

Menjual/memperdagangkan kebenaran Firman Allah.


Keserakahan diri pribadi. (II Petrus 2:15; Yudas 11). Ia bisa dibeli
dengan uang sehingga kemampuan bernubuat disalahgunakan. Ia
mengutuki sesama orang percaya sampai tiga kali tapi Allah
menahannya.

Mengutuk umat

Membolehkan kawin campur dengan wanita tak beriman

Secara universal terlihat dalam sejarah gereja bahwa integrasi


sumbang antara gereja dan lembaga dunia seperti di Eropa dan
Amerika Latin, serta pula polarisasi tak sehat seperti di Amerika
dan Kanada, selalu melunturkan ekspresi iman yang sejati dan
penuh kuasa. Iman yang teguh tanpa harus lari dari partisipasi
pembangunan merupakan langkah Kristiani yang perlu
dipromosikan lebih gencar. (Lihat Yohanes 15:18-19; 17:14; 16; I
Yohanes 3:13). In hoc signo vinces (dengan tanda ini menang)
adalah slogan yang dipakai Konstantinus untuk mengalahkan
bahwa lawannya agar ia naik tahta menguasai kekaisaran Romawi,
di awal abad IV. Ia berjanji menjadi orang Kristen bila ia menang
perang. Ia menang dan menyatakan diri sebagai orang Kristen.
Seluruh jajaran militernya dibaptiskan secara masal dengan
siraman air. Kuil-kuil dijadikan rumah ibadah. Kaisar diangkut
diatas yandu emas menuju ke ruang sidang 400 uskup dan ia
dimintai memimpin gereja sebagai pemimpin resmi lembaga
rohani itu. Jadilah pernikahan antar gereja dan negara yang
membawa malapetaka dahsyat sepanjang zaman dari sudut
pelecehan iman. Alhasil, meskipun menjadi Kristen di zaman itu
sesuatu yang mudah dan populer, pelecehan iman tak terbendung
lagi. Ternyata periode 313 M s/d 600 M pernyataan itu
dikukuhkan.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

31

5C.

Permintaan dari Tuhan (2:16)


Teguran keras Tuhan dan peringatan akan adanya sangsi bila tak ada
pertobatan dapat dilihat juga dalam pengalaman pahit Bileal (Bilangan
31:8; Yoshua 13:22). Tuhan sendiri yang akan bertindak membela orang
beriman dan memerangi orang jahat dan palsu.

5B.

Surat Kepada Jemaat Tiatira (2:18-29)


1C.

Jemaat Tiatira (2:18)


Kata Tiatira lebih kecil dari ketiga kota terdahulu, namun surat kepadanya
lebih panjang. Sebuah kota Industri yang kaya dan sibuk karena
perdagangan. Dari berbagai organisasi perburuhan didirikan disini, seperti
asosiasi pengrajin tanah liat, asosiasi pewarna kain, pekerja tembaga, dll.
Air disitupun sangat baik untuk mewarnai kain dan bisa permanenkan
warnanya (tidak luntur).
Pemula gereja mungkin sekali Lydia, pedagang kain ungu yang
diselamatkan melalui Khotbah Paulus di Filipi (KPR 16:14). Menurut
sejarawan Lukas, seisi rumah Lydia percaya Yesus mengikuti jejak
majikan mereka (KPR 16:15). Perlu dicatata bahwa Lydia adalah tercatat
sebagai petobat pertama di daratan Eropa.

2C.

Pemberi Firman (2:18b)


Inilah Firman Anak Allah yang mataNya bagaikan nyala api dan kakinya
bagaikan tembaga. (2:18b).
Tuhan disini memperkenalkan diriNya sebagai Anak Allah, penting
untuk gereja Tiatira sepanjang masa agar tidak mengurangi nilai
keilahiannya, seperti di abad ke VI s/d 1500 M di mana dinyatakan
adanya Ibu Allah atau Ratu Surga oleh gereja.
Matanya bagaikan nyala api, menyatakan kemampuan menembus,
meluluhkan, menyapu rintangan-rintangan, maju mengembang kuasa
dengan kuasa yang tak tertahankan. Inilah mata Tuhan. kemahatahuanNya
menonjolkan. Nats-nats pendukung tema ini ialah:
Kejadian 16:13
Pengalaman Hagar
Yeremia 11:20; 20:12
Daya tembus ke akal dan hati
KPR 1:24; 5:8
Kardiognostes: pengenalan hati =
heartknower
Di kala kehidupan di dunia ini, Tuhan Yesus dicatat memiliki
pengetahuan hati seperti itu. (Markus 3:5; Yohanes 1:48; 2:24, 25;
Yohanes 4:28-29; Lukas 22:60-62; Yohanes 21:17; Ibrani 4:13).

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

32

Kakinya bagaikan tembaga ini menunjukkan kepada kemampuannya


berperang melawan musuh-musuh mereka, tapi juga melawan setan, dan
kemampuannya menghakimi manusia berdosa dalam pengadilan yang
akan datang.
Kini kakinya indah karena membawa kabar kesukaan (Yesaya 52:7,
bandingkan dengan Roma 10:15), tapi dalam pengadilan nanti ia berdiri
teguh dengan adilnya dan seorang berdosa manapun yang luput dari
keadilanNya.
3C.

Pujian Tuhan (2:19)


Aku tahu segala pekerjaanmu
1D.

Aku tahu ..... kasihmu.


Diatas semua kelemahan gereja ini seperti nanti kita lihat
selanjutnya mereka memiliki apa yang hilang di gereja Efesus.
--- kasih (2:4). Ini berarti bahwa mereka adalah pewaris sifat Allah
(II Petrus 1:4). Ini bukti karya Rohul Kudus dalam hidup dan hati
mereka (Roma 5:5; Galatia 5:22). Inilah satu dari trilogi karakter
Kristiani yang penting (I Korintus 13:13) dan buah dari Roh
(Galatia 5:22). Ini bukti Allah berdiam diantara mereka karena
mereka bisa saling mengasihi (I Yohanes 4:16).

2D.

Aku tahu ..... pelayananmu.


Dari pelayanan mereka terlihat aksi kasih jemaat yang
membuktikan bahwa Allah diam di dalam mereka (I Yohanes
3:17). Ternyata Sidang Tiatira memiliki apa yang dipuji Tuhan
dan Paulus hambaNya, yaitu pekerjaan (usaha) kasih (I Tesalonika
1:3). Nama mereka tak tertulis didalam sejarah manusia tapi
pekerjaan kasih mereka dicabut Tuhan. Kata dalam bahasa
diakonian yaitu pelayanan seperti (KPR 11:29, dll).

3D.

Aku tahu ..... imanmu


Kata yang dipakai ialah pistos jadi mengandung arti iman dan
setia. Mereka dapat dipercayai dan diandalkan (depenable and
reliable). Ternyata, iman, kasih dan pelayanan mereka tak bersifat
musiman. Sifatnya loyal dan langgeng. Apalagi bila ditambah
dengan istilah berikutnya di bawah ini.

4D.
STTII

Aku tahu ..... ketekunanmu


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

33

Pelayanan tumbuh dari kasih sejati tapi ketekunan adalah warna


iman sejati. Ini berarti mereka mampu mempertahankan
keseimbangan antara mental dan emosi mereka dalam saat tekanan
hidup menindih berat. Inilah suatu ciri hidup Kristiani yang harum
baunya dihadirat Tuhan. Jemaat Tiatira setia tapi juga tekun.
Kata bahasa alsi Alkitab ialah hupomone yang berasal dari kata
hupo artinya dibawah dan meno artinya diam. Jadi selengkapnya
berarti mereka tinggal di bawah tekanan hidup atau tetap bertahan.
Hasil dari ketekunan ialah:
Yakobus 1:3
Kesabaran bertumbuh dibawah tekanan
hidup itu kalau seseorang terus bertekun.
Yakobus 1:4
Karakter Kristiani diasah melalui kesusahan
hidup
Ibrani 12:1
Kesimpulan dari Ibrani 11, tentang iman
anak-anak Tuhan terdahulu bahwa kita
perlu
berlomba dengan tekun.
5D.

4C.

Aku tahu bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari


pada yang pertama. Kata pekerjaanmu dipakai dua kali. Jadi
Tuhan melihat dan menghargai pertumbuhan dan perkembangan
jemaat ini. Rupanya mereka dikenal kemajuan yang progesif dan
kegunaan diri yang makin menjadi-jadi. Mereka tak mundur dan
munyusut ataupun netral dan statis. Mereka maju secara teratur
dalam pertumbuhan Kristiani mereka.

Peringatan Tuhan (2:20-24)


Sejenak terlihat disini perbedaan antara Tiatira dan efesus, dimana yang
satu lemah dalam kejahatan yang lainnya lemah dalam kasih yang mulamula. Kelemahan Tiatira adalah kekuatan Efesus dan sebaliknya.
Izebel, nabiah palsu. Dia dibawah iblis untuk mengajar dua kepalsuan
(dosa): mengajarkan perzinahan dan penyembahan berhala. Tentu saja hal
ini mengingatkan pada PL. Lihat Raja-raja 16:29-33; 19:1-4. Lihat juga II
Raja-raja 23:7).
Izebel berasal dari Afrika Utara, anak Raja penyembah Baal didaerah
Tyrus dan Sidon. Ia yang membuat nabi Elia ketakutan dan hendak lari
dari pelayanan. Ia juga membuat tempat pemeliharaan wanita-wanita
pelacur di Yerusalem. Ini ada di Tiatira dan harus diwaspadai agar tak
masuk gereja-gereja Tuhan.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

34

Banyak tafsiran yang menunjukkan bahwa nilai nubuatannya digenapi


dalam Gereja Roma Khatolik yang mengajarkan penyembahan kepada
Ibu Maria sebagai pelacuran agami dan penyembahan berhala. Izebel
yang sesungguhnya tak beriman mati secara tragis. Demikian pula Izebel
di gereja Tuhan. Wahyu 17 dan 18 menjelaskan secara jelas kehancuran
wanita itu.
5C.

Permintaan Tuhan
Peganglah itu sampai aku datang.
Tampaknya sederhana tetapi pegangan atau iman yang teguh sangat
penting untuk bertahan sampai KKKK. Jemaat diberikan dorongan untuk
melanjutkan tugas dengan tabah sampai maranatha. Ia segera datang dan
kiranya Ia akan berbahagia.

6B.

Wahyu Kepada Jemaat di Sardis


1C.

Penerima Wahyu (3:1a)


Malaikat = Hamba Allah.
Sekali lagi Hamba Allah dimata Allah itu tinggi walaupun bukan berarti
harus dipuja dan disembah.
Sardis
- Kota kaya, temperatur sejuk dan istana indah menjadi
pusat atraksi

2C.

+ 45 km tenggara Tiatira

Perang dan gempa menjadikan tinggal puing-puing

Pendiri kemungkinan besar Rasul Yohanes, Uskup


Melitu terkenal diabad kedua.

Arti namanya adalah dia yang luput (lolos).

Pemberi Wahyu (3:1b)


Dia yang memiliki ke-7 Roh Allah. Bandingkan dengan 1:4
Tujuh

STTII

Arti normal adalah komplit dan sempurna

Penguasaan sempurna dari Roh Allah atas jemaatNya

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

35

1:4, 5

Ketujuh Roh berkenaan dengan Bapa dan Putra

3:1

Berkenaan dengan Roh Kudus, BAPA-ANAK-ROH=


ALLAH

Peranan Allah Tri Tunggal yang sempurna terhadap umatNya dijamin


dalam Wahyu:
4:5

Roh yang sempurna dengan tahta Kristus itu satu

5:6
- Hubungan yang intim antara ke-7 Roh itu dengan
Yesus Kristus pribadi.
Rupanya dosa dan rasa ketergantungan pada diri sendiri menjauhkan
peranan Roh Kudus. Perkataan Tuhan kepada Zerubabel harus diingat
yaitu:
Bukannya dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan
dengan RohKu, firman Tuhan semesta alam. (Zakharia 4:6).
Dia yang memiliki ........ ke-7 bintang itu.
Jaminan bagi sidang tentang pemimpinNya tapi juga peringatan bahwa
penguasa tertinggi adalah Tuhan sendiri. (Wahyu 1:16-20). Jaga
kemungkinan mendewakan pemimpin tapi juga kemungkinan tidak
menghormati sumber kuasa adalah Dia sendiri. Akibat fatal kalau diganti
dengan kuasa atau penguasa lain.
3C.

Peringatan (3:1c, 2b)


Tuhan tahu pekerjaan mereka yang tak bernilai. Reputasi semu segera
diungkapkan Tuhan. Ia tahu secara sempurna.
Engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati. Penampilan lahiriah
mereka merupakan tempat persembunyian keadaan tak hidup.
Mereka seperti bunga plastik yang nampak indah dan riil tapi bila
diamati cermat sudah mati. Dikatakan hidup dimata manusia tapi mati
dimata Tuhan. Bandingkan dengan I Timotius5:6; Efesus 4:18; Yesaya
29:13.
Mereka tak ubahnya dengan orang Parisi yang munafik dengan ditegur
keras oleh Tuhan (Matius 23:27-28; Matius 6:2, 5, 16-18; Matius 23:5).
Apa yang masih tinggal adalag orang-orang yang masih teguh/masih
dipenuhi Roh Kudus. Mereka perlu dikuatkan, karena harapan Tuhan ada
pada mereka. Injil Tuhan seolah-olah berdiam dalam peti mayat.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

36

4C.

Penghargaan Tuhan (3:4)


Focus pada minoritas yang dipenuhi Roh Kudus perlu sekali dalam
pelayanan.
Ada beberapa orang = jumlahnya kecil sekali tapi ada meskipun
minoritas. Dalam tiap generasi selalu ada minoritas yang setia Nuh,
Daniel, Yeremia, Ayub (Yehezkiel 14:12-14). Mereka tak bercela
(Yakobus 1:27) tak cemar (Kolose 3:8-9). Ajaran ini konsisten dengan
perumpamaan pesta perkawinan (Matius 22:11-14) meskipun sedikit tapi
ada di Sardis kelompok minoritas setia.

5C.

Permintaan Tuhan (2a. 3)


Bangunlah dari kemalasan dan ketiduran rohani.
Kuatkanlah kelompok sisa yang bisa menjadi potensi/tiang kebenaran.
Ingatlah
Turutilah
Bertobatlah
KKKK digunakan sebagai peringatan agar hidup tak cemar. Berjagalah
karena KKKK akan terjadi secara tiba-tiba.

7B.

Wahyu Kepada Jemaat Filadelfia (3:7-13)


1C.

Penerima Wahyu (3:7)


Arti Filadelfia: kasih persaudaraan atau Brothery love. Nama ini berasal
dari nama pendiri kota yaitu Attalus Filadelfus. 900 kaki di atas
permukaan laut. Tanah subur karena gempa dan menghasilkan anggur
yang banyak sekali. Nama barunya: Kota Allah.

2C.

Pemberi Wahyu (3:7)


Yang Kudus. Hakikat keilahianNya yang sama dengan Yahweh dalam
PL. Lihat Yesaya 40:25; Imamat 11:44. Referensi lain dalam PB tentang
Yesus Kristus yang kudus I Petrus 2:22.
I Yohanes 3:5- tanpa dosa hakekat
II Korintus 5:21- tak berdosa perbuatan
Matius 17:19, 24 pengakuan non Kristen
Ia Allah karena kudus (3:7)
Yang benar perbuatan, kegiatan-kegiatanNya tanpa dosa. Kemuliaan
moral karena kemuliaan esensi.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

37

Yohanes 14:6; 17:3; I Yohanes 5:20. Hakekat dan kegiatan Yesus yang
kudus dan benar menolong orang beriman dikala mereka menghadapi
kejahatan dan ketidakadilan. Suatu inspirasi yang menguatkan.
Yang memegang kunci Daud.
Keterkaitan dengan PL ialah Yesaya 22, terutama 22:22, menyatakan
kuasa membuka dan menutup kerajaan Allah. Bandingkan juga dengan
Yesaya 9:6-7. Pernyataan malaikat dalam Lukas 1:32-33 memperjelas
kuasa Yesus Kristus. Bila dikaitkan dengan Matius 28:18 maka Yesus
Tuhan Allah kita memegang kunci di bumi dan di surga dalam Kerajaan
Allah.
Ia memegang kunci keselamatan (3:7).
Berhak membuka dan menutup Kerajaan Allah (juga Wahyu 1:18).
Yohanes 10:9
Yesus Kristus adalah pintu
Kejadian 7:16
Pintu bahtera ditutup
Matius 25:1-13
Pintu tertutup bagi 5 anak dara yang tak siap
Ia memegang kunci pelayanan (3:8)
Pintu dibuka Kristus. Kita yang bertanggung jawab memasukinya (I
Korintus 16:9 dan II Korintus 2:12; KPR 12:5-11; 14:27).
Ia memegang kunci keamanan (3:10)
Melindungimemakai kata depan eks yang artinya dikeluarkan. Ini
berkaitan dengan masa tribulasi dimana gereja telah diangkat. Nota lain II
Tesalonika 1:10; 5:9.
3C.

Penghargaan Tuhan (3:8)


Aku tahu segala pekerjaanmu. Tiada yang dibuat bagi Tuhan yang tidak
diingatnya.
Kekuatanmu tidak seberapa. Mereka minoritas dan tak memiliki kuasa
dunia tapi mereka setia. Kecil secara kuantitastapi besar secara kualitas
rohaniah.
Contoh PL.
Kejadian 14:14,16
Hakim-hakim 7:19-23

STTII

Tesalonika & Wahyu

Dengan 318 orang. Abraham mengalahkan 4


raja dengan banyak tentara
Dengan 300 orang. Gideon mengusir semua
tentara Midian yang banyak itu.
Pangeran Manurung, M.Th

38

I Raja-raja 18:21-40

Elia sendiri dengan Allah menaklukkan 450


nabi Baal.

Mazmur 62:11-12; Matius 28:18; KPR 1:8. Menunjuk bahwa Allah


Tritunggal memiliki kuasa yang Mahabesar.
Kamu memelihara FirmanKu. (3:8)
Intelectualcleverness tak menggoyahkan mereka. Tetap bertahan pada
Alkitab walaupun minoritas. Isu Bibliology adalah isu berkenaan dengan
fondasi orang Filadelfia memeliharanya.
Kamu tak menyangkal namaKu (3:8)
Kesetiaan pada Firman Allah dan membuat mereka menyangkal Yesus
Kristus justru sebaliknya Tuhan Yesus, nama yang mengandung arti.
Tuhan, Mediator, Mesias yang sama dengan fungsi Yahweh PL, sifat
yang terkandung ialah: keilahian, kehormatan, kemuliaan, kesucian,
kekudusan, kekekalan, kemahakuatan, kemahatahuan dan kemahahadiran.
Keselamatan juga diperoleh karena pengakuan nama itu (Roma 10:13;
Matius 1:21; Yohanes 20:31; Yohanes 1:12). Mereka yang tak percaya
namaNya binasa (Yohanes 3:18). Jawaban doa bila dalam namaNya
(Yohanes 14:13-14; 15; 16; 16:23-24). Nats lain, Matius 18:20; 19:29;
10:22; KPR 9:16; KPR 2:38; 3:6; 3:16; 4:7; 4:10; 4:12; 4:18; 4:30; 5:2829; 5:40-41; 9:14; 4:15-16; 21:13; Filipi 2:9.
Dalam PL, Keluaran 20:7 = nama Yahweh Kudus, kuasa dan berkat.
4C.

Peringatan Tuhan (3:9)


Jemaat iblis. 4 kali penyebutan iblis dalam surat-surat ini, ciri mereka
adalah penipuan, (2:9, 13, 24; 3:9) seperti Bapa mereka (Yohanes 8:44).
Mereka mungkin kelompok yang mengganggu pelayanan Paulus di
Galatia (Galatia 2) atau juga sekte palsu masa kini menyatakan diri
sebagai kelompok 144.000 Yahudi yang diselamatkan tapi sebenarnya
tidak. Tuhan akan mengadakan perhitungan dengan mereka, siapapun
mereka.
Matius 13:24-30; 36-43 mereka adalah lalang
II Korintus 11:13-15 akhir yang mengerikan
II Tesalonika 2:7 misteri kejahatan sudah mulai
I Yohanes 2:18 anti Kristus-anti Kristus sudah mulai merajalela
Yahuda 4 orang-orang pengerat
Galatia 1:6-9 pembawa Injil palsu

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

39

Roma 10:3
Dan banyak nats lain yang menyatakan pembelaan Tuhan terhadap
umayNya, seperti dalam jemaat Filadelfia ini.
5C.

Permintaan Tuhan (3:11)


Aku datang segera. Ketiga kali KKKK dinyatakan (1:7; 2:25; 3:11).
Peristiwa ini banyak dihubungkan dengan pahala (Lihat Wahyu 22:12;
Matius 16:27; I Korintus 3:13; Ibrani 11:6). Usaha setan ialah memakai
jemaat iblis itu untuk merenggut pahala itu dari kita, dengan aksi dan
reaksi kita.
Peganglah apa yang ada padamu. Yaitu kegiatan yang mendatangkan
pahala. Ada 5 macam yaitu:
Penginjilan
Penantian KKKK II Timotius 4:8
Penderitaan yang ditanggung Yakobus 1:2-4
Pengontrolan nafsu/kekudusan I Korintus 9:25
Penggembalaan I Petrus 5:4
Ini kegiatan yang harus dipertahankan.
4 hal penting yang mereka punyai yang disebut langsung disini:
Kekuatan yang tak seberapa
Ketaatan pada Firman Allah
Kekokohan percaya pada namaNya
KedatanganNya yang kedua kali
Tuhan menyerukan agar ini dipertahankan (Baca Galatia 6:9) jangan
biarkan seorangpun membuatmu kehilangan pahalamu (Kolose 2:18)
biarlah pahalamu utuh (II Yohanes 8).

8B.

Wahyu Kepada Jemaat Laodekia


1C.

Penerima Wahyu
Jemaat ini terletak kira-kira 60 km tenggara Filadelfia. Paulus tak pernah
kesana jadi banyak sarjana merasa jemaat ini didirikan oleh Epafras
bersama juga jemaat Kolose dan Hieliapolis yang ketiganya terletak
dibukit yang mengitari lembah Lykus yang subur. Karena adanya tiga
jalan perdagangan utama yang melewatinya maka ia menjadi pusat
komersial dan keuangan yang sukses, kota kaya. Ada pemilik bank-bank
dan para milyuner. Mereka membangun teater-teater, stadiun besar,
pemandian umum yang mewah dan pusat perbelanjaan yang ramai.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

40

2C.

Pemberi Wahyu (3:14)


Amin kata ini muncul juga di Wahyu 1:6, 7, 18. Asalnya dari bahasa
Ibrani-transliterasi. Artinya yang benar dan setia Ulangan 7:9; Yesaya
65:16. Dalam percakapan sesehari ini berarti jadilah demikian. Hanya
dipakai untuk Allah. Jadi disini Kristus disetujui sebagai Allah. Ini sama
dengan ucapan Akulah .... kebenaran (Yohanes 14:6) semua janji Allah
telah dijadikan Allah dalam Yesus Kristus (II Korintus 1:20; lihat juga
Kolose 2:9).
Saksi yang setia dan benar. Yohanes 18:37. Yesus memberikan
pernyataan itu. Setia artinya tidak akan meninggalkan dalam keadaan apapun. Kontras dengan kesetiaan manusia. Setiap janji berkat akan
digenapiNya. Setiap kejahatan akan dihukum.
Permulaan dari ciptaan. Artinya dari Dialah ciptaan memperoleh awalmuawalnya (Yohanes 1:3; Kolose 1:16; II Korintus 5:17; Yohanes 3:3, 5).
Yesus Kristus adalah ADAM II (Manusia II) dari surga (I Korintus
15:47).

3C.

Peringatan Tuhan (15-16)


Jemaat ini hambar, suam-suam kuku, panas dingin, pengambil jalan
tengah (3:15).
Alangkah baiknya jika engkau dingin.
Bisa berarti: 1). Ada kesadaran kondisi diri
2). Ada diluar keluarga Tuhan
Aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu.
Bahasa yang dipakai methafor. Mereka di Jemaat Smyrna tak anthusias,
tak ada emosi, tak ada semangat, tak ada beban. Mereka bisa betul dalam
azasnya tetapi api rohani dan tanpa kasih sayang. Mereka bukannya tak
punya rasa, tapi sesungguhnya terasa tak enak.
Ayat 17:
Estimasi diri mereka bertentangan dengan estimasi Kristus. Mereka
sombong akan kekayaan dan sumber-sumber kehidupan tapi tak
mempermuliakan Allah. Suatu kebiasaan yang bertentangan dengan
kebiasaan Paulus seperti tertera dalam Galatia 6:14. Penting jauhkan diri
dari kesombongan karena kekayaan dan kehebatan yang hampa kemuliaan
Tuhan. Engkau melarat miskin rohani. Engkau malang artinya
tertekan bathin. Pemakaian kata ini di PB yang lain hanya dalam Roma
7:24, dimana Paulus berkata: Aku manusia celaka. Di kala ia melihat
diri dengan kacamata Tuhan, ia mengerang kesakitan dalam tekanan dosa

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

41

dan dalam kerinduan akan pelepasan oleh kuasa yang lebih besar dari
yang ada. Engkau melarat engkau patut dikasihani tak perlu
dicemburui. Dengan gaya bahasa tersendiri kata ini dipakai di satu saja
tempat lain dalam PB yaitu I Korintus 15:19.
Engkau miskin kesombongan atas kekayaan dan kesuksesan mereka
dikota dan digereja Laodekia membutakan mereka akan kondisi rohani
mereka, tapi Tuhan mengatakannya sehingga pengisian rohani penting
demi keseimbangan hidup benar di mata Tuhan. Ini seperti jemaat-jemaat
di dunia ini yang merasa sudah cukupsegalanya dan tak perlu
Kebangunan Rohani. Buta, telanjang mempertegas ketidaksadaran dan
kemiskinan mutu hidup mereka.
4C.

Permintaan Tuhan (3:18-20)


Maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari padaKu.
Tuhan tak bermaksud bahwa hal-hal rohani bisa dibeli dengan uang. Itu
fatal. Keselamatan juga tak bisa dibeli dengan uang. Tuhan menggunakan
istilah perdagangan yang dipahami jemaat (lihat Yesaya 55:1)
Emas dimurnikan api
Kebesaran dan kemuliaan yang dibanggakan oleh mereka karena kaya
Emas dari Tuhan menggambarkan kemuliaan dan kebenaran ilahi yang
ada dalam Yesus (I Korintus 3:12-130, yang bisa tahan uji dan pernah
mengalami depresi nilai. Tuhan disini menawarkan kebenaran itu yang
akan memperkaya hidup mereka sampai kekekalan.
Pakaian Putih (3:18)
Kejadian 3:7, 21, menunjukkan bahwa pakaian digunakan untuk
menyatakan usaha manusia meniadakan dosanya dan cara Allah
menutupinya. Kebenaran manusia merupakan kain lara di mata Tuhan
(Yesaya 64:6). Jadi kain putih adalah hal yang kontras dengan pemakaian
Alkitab ini yakni kebenaran Yesus yang bisa ditanamkan dalam diri
manusia yang percaya kepadaNya. Bandingkan dengan Wahyu 19:8 dan I
Korintus 1:30.
Minyak pelumas mata.
Maksudnya semacam minyak salf. Orang Laodekia memang mampu
melihat dunia dengan isinya karena kelebihan harta mereka. Tapi Tuhan
mengundang mereka ke dunia lain, ke alam ilahi dan ke suasana surgawi
yang lebih indah yang belum pernah dirasakan mereka. Sebagai manusia
alamiah (dunia) mereka tak punya selaput mata rohani untuk melihat

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

42

Allah (I Korintus 2:14-16). Namun sebagai Tabib Agung Ia mampu


mengobati selaput mata itu sehingga dunia baru bisa dilihat dan dinikmati
(I Yohanes 2:20).
Relakan hatimu dan bertobatlah (3:19).

9B.

Ayat 19

Tuhan menyatakan kasihNya kepada mereka semua,


melalui kasihNya, teguranNya dan ajaranNya (Ibrani 12:56; Amsal 3:11-12). Bahkan kepada Yerusalem yang begitu
menyangkal Tuhan, ditangisiNya (Matius 23:37-38) tapi
harus hangat hati kepadaNya dan berpaling dari kesuaman
mereka.

3:20

Sebuah nats penginjilan yang populer sering digambarkan


dengan pintu tak punya pegangan sehingga Tuhan
mengetuk tapi kita harus membukanya dari dalam.
Meskipun Tuhan Yesus dikesampingkan dari dalam jemaat
ini. Ia meminta dari tiap-tiap diri mereka membuka pintu
hati kepadaNya. Rela hati tapi berpaling diri dan terima
Juruselamat dan Tuhan Yesus Kristus itu. Di kala masih
ada hayat dikandung badan, dengarkanlah ketukan Tuhan.

Janji Tuhan bagi para Pemenang


Dalam setiap Surat Tuhan kita mengakhiri WahyuNya dengan mengatakan
Barangsiapa menang (2:7, 11, 17, 26; 3:5, 12, 21). Ternyata percaya Yesus
sebagai Tuhan dan Juruselamat kita bukan akhir dari segalanya. Konflik dari
krisis datang beruntun sesudah itu karena musush Kristen itu banyak dan
beragam. Pengkhianat dan penggoda yang mendatangkan tribulasi dan tirani itu
banyak jumlahnya. Orang Kristen sejati dalam gereja lokal manapun harus sadar
bahwa lalang selalu akan ditengah-tengah gandum (Matius 13:24-30). Namun
Tuhan melalui ke-7 jemaatNya memberikan bagi kita peringatan maupun
persenjataan. Yang perlu disini adalah janji kemenangan yang akan diuraikan
dengan memperhatikan kekeliruan tafsir dan keadaan para pemenang. Mereka
pemenang karena TuhanNya sudah menang (Yohanes 16:33; I yohanes 5:4-5).
Ternyata pemenang disini adalah mereka yang telah lahir baru.
1C.

Janji Kepada Jemaat Efesus (Wahyu 2:7)


Menang disini berhubungan dengan seseorang yang diselamatkan yaitu
yang memperoleh hidup kekal dalam Yesus. Mereka akan masuk ke
Taman Eden, dunia asal yang diciptakan Tuhan untuk memperoleh
kesempatan makan dari pohon kehidupan. Ini adalah Kerajaan Allah di
bumi yang nantinya dijelaskan dalam Wahyu 20:1-7. Kata Barangsiapa
berarti ada dalam jemaat Tuhan orang tidak diselamatkan.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

43

2C.

Janji Kepada Jemaat Smyrna


Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian
yang kedua (Wahyu 2:11).
Kematian yang Kedua.
Ungkapan ini diulangi lagi diakhir kitab ini (Wahyu 20:14; 21:8).
Sebenarnya tak sulit dimengerti bahwa ini berarti neraka, yang perpisahan
mutlak dari hadirat Allah, sebagai hukuman kekal yang disediakan bagi
orang jahat yang tidak percaya. Tiap orang Kristen akan sama dengan
orang lain yaitu mati pertama kali, kecuali orang Kristen itu belum mati di
kala Tuhan Yesus datang Kedua Kali. Namun orang Kristen sejati percaya
bahwa ia akan bebas dari hukuman siksaan kekal. Mereka akan
mengalami mati yang pertama tapi bukan mati yang kedua.
Wahyu 20:6
Yohanes 5:28-29

menyatakan bahwa ada kebangkitan pertama yaitu


kebangkitan
ada kebangkitan kepada hidup dan ada kebangkitan
mati

Para pemenang adalah orang Kristen Sejati


3C.

Janji Kepada Jemaat Pergamus (2:17)


Tiga hal yang dijanjikan kepada para pemenang:
1D.

Mana Yang Tersembunyi


Adalah roti ajaib yang turun dari surga bagi umat Allah untuk
kekuatan bagi penyelesaian perjalanan melalui padang belantara
(Keluaran 16:4, 15).
Yohanes 6:32-33
roti hidup yaitu diri Yesus sendiri
Yohanes 6:48-56
makanan bagi hidup kekal. Jiwa orang
percaya yang lapar akan Tuhan.
Yang tersembunyi
Baha meskipun Yesus roti hidup ada ditengah mereka, namun Ia
tak nampak bagi para penganiaya mereka. Persekutuan dengan Dia
adalah kekuatan mereka yang tak nampak.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

44

4C.

2D.

Batu Putih bisa berupa tanda pembebasan atau pahala


kemenangan yang diberikan bagi gladiator yang menang
pergulatan atau bagi tentara yang menang perang.

3D.

Nama Baru mungkin nama Tuhan (Wahyu 14:1)

Janji Kepada Jemaat Tiatira (2:26-27)


Kuasa atas bangsa-bangsa.
Gambaran disini ialah suasana dibumi, dimana mereka berkuasa atas
bangsa-bangsa dibumi. Dukungan buat Premillealism.
Wahyu 20:1-7
mereka akan memerintah bersama Yesus
Ayat 27
corak pemerintahan Yesus bersama saleh-salehNya
Bintang Timur
Bilangan 24:17
II Petrus 1:19
Wahyu 22:16

5C.

nubuatan Bileam tentang Mesias


bintang timur akan memancarkan kemuliaanNya
mengawali KKKK
bintang itu adalah Kristus sendiri

Janji Kepada Jemaat Sardis (3:5)


Ada 3 janji Tuhan:
1D.

Pakaian Putih yaitu pernyataan tentang kesucian dan kebenaran


yang ada didalam Yesus, dan yang dicuci oleh darah Yesus
Kristus saja (Wahyu 7:14).
Wahyu 3:4

STTII

Mereka berlayak akan berjalan dengan Tuhan


dalam arak-arakan orang berpakaian putih.

2D.

Buku Kehidupan. Buku besar Tuhan yang berisikan catatan


nama dan iman perbuatan seseorang. Bila seseorang mati tanpa
memperoleh pakaian putih, yaitu tanpa kebenaran Yesus yang
diperoleh melalui percaya kepadaNya, maka namanya dihapus
dari Buku Kehidupan dan tidak mengikuti prosesi wisuda menuju
kehadapan tahta Raja. Yang benar percaya (menang) namanya tak
akan dihapuskan.

3D.

Mengaku namaNya
Matius 10:32, Lukas 12:8, kita diminta mengaku namaNya (Tuhan
Yesus Kristus). Dalam nats ini Tuhan Yesus Kristus yang
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

45

mengaku kita dihadapan Allah Bapa dan malaikat. Tentu berbeda


antara pengakuan dunia dan pengakuan Yesus Kristus.

6C.

Janji Kepada Jemaat Filadelfia (3:12)


Janji kepada Jemaat ini lebih banyak dari pada Jemaat lainnya. Tak ada
tuduhan, tapi tak ada pula hal yang mereka diminta kalahkan. Namun bisa
saja dari janji berkat disimak barangsiapa yang tidak diberkati.
Sokoguru dalam terjemahan Inggris ialah pillar. Hal yang menunjuk
pada tiang di Bait Allah. Yang sebelah kanan adalah tiang (pillar) yakhi =
Ia yang akan menetapkan dan disebelah kanan tiang (pillar) Boaz yang
artinya Ia adalah kekuatanku. Dan janji ini tepat bagi jemaat yang
kekuatannya tak seberapa namun akan dijadikan tonggak (tiang) yang
kokoh dan kuat dalam Kerajaan Allah, dan tetap disitu selama-lamanya.
Nama Allahku, dan nama kotaku
Bilangan 6:27

Nama Allah menyatakan mereka milikNya. Hal itu


diperlukan untuk tanda pengenal di kala mereka
memerintah bersama Yesus di Bumi di Yerusalem
Baru (Kota Allah).

Nama Tuhan kita yang baru akan diberikan kepada mereka yang menang.
Nama itu bukan Yesus (Matius 1:21), bukan juga seperti nama-namaNya
dalam Alkitab. Ini nama yang akan kita pakai bagi Tuhan yang
merupakan puncak pengalaman kita, menikmati Tuhan Yesus Kristus
dalam Kerajaan dan KemuliaanNya, yaitu Raja segala Raja dan Tuan
atas segala Tuan (Wahyu 19:6).
7C.

Janji Kepada Jemaat di Laodekia (Wahyu 3:21)


Janji Tuhan ini melebihi janji lainnya karena ada pernyataan kuasa dan
kemenangan didalamnya. Janji Tuhan dalam Matius 19:28 dinyatakan
disini.
Kata Yesus kepada mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada
waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di tahta
kemulianNYa, kamu yang telah mengikut Aku akan duduk juga di atas
dua belas tahta untuk menghakimi kedua belas suku Israel (Matius
19:26).

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

46

Tahta Bapa ini dinikmati oleh Tuhan Yesus Kristus di kekekalan masa
lampau (Yohanes 17:5), dan sesudah kenaikanNya kesurga (Wahyu 3:21)
persekutuan dan kesatuan indah dari orang-orang percaya, akan ternyata
sungguh disaat ini. (Bandingkan dengan Wahyu 1:6; 5:10; 20:6; 21:7-8;
Matius 25:31; Lukas 22:29-30).
Yang patut diingat bahwa pengalaman indah itu nanti dinikmati semua
orang percaya (lahir baru), dan bukan sebagian saja. Takarannya
ANUGERAH DAN BUKANNYA PERBUATAN.

4A.

Parenthesis / Selingan / Interval


Wahyu 4:1 apa yang harus terjadi sesudah ini. Tema utama dari bagian terakhir Wahyu
4:22 ialah:
7 Materai yang berisikan
7 sangkakala yang berisikan (Ps. 6-18)
7 cawan pengadilan
KKKK (ps. 19)
Kerajaan damai di bumi (ps. 20:1-6)
Pengadilan di tahta putih (ps. 7-15)
Kerajaan kekal (ps. 20-22)
Disamping itu terdapat selingan berupa peristiwa-peristiwa diantara kejadian-kejadian
dahsyat di masa Tribulasi (antara ps. 4-18).
Selingan-selingan itu ialah:

STTII

1B.

144.000 orang beriman asal Yahudi yang dimeteraikan (7:1-8)

2B.

Orang-orang percaya non-Yahudi di masa Tribulasi (7:9-17)

3B.

Malaikat tertinggi yang kuat dengan gulungan kecil (ps. 10)

4B.

Dua saksi (11:3-12)

5B.

Israel dan Naga (ps. 12)

6B.

Dua Binatang Besar (ps. 13)

7B.

144.000 bersama Kristus di Zion (ps. 14:1-5)

8B.

Dua malaikat dengan Injil kekal (14:6-7)

9B.

Pengumuman tentang kejatuhan Babil (14:8)


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

47

10B.

Peringatan terhadap para penyembah Binatang itu (14:9-12)

11B.

Tuaian dan Kilang (14:14-20)

12B.

Penghancuran Babil (17:1-19:3)

Pembukaan bagian terakhir dari Wahyu ini dimulai dengan visi di surga (ps. 4-5).
Kemudian ps. 6 berisikan pemecahan 7 meterai, yang memberikan tentang peristiwaperistiwa menuju KKKK. 7 trumpet (sangkakala) memberikan rincian peristiwa menuju
7 cawan pengadilan.
5A.

Tahta Disurga (4:1-11)


Pasal 4 adalah pembuka bagi bagian terakhir ini yang terdiri dari 7 peristiwa besar dan
12 selingan. Sebuah pasal ini pasal 5 dibicarakan yang berkenaan dengan orang-orang
percaya, Yahudi dan non-Yahudi, dimasa awal Tribulasi. Semua peristiwa-peristiwa
sesudah pengangkatan Gereja (Rapture). Sampai saat inilah Allah telah menyelesaikan
pembentukan GerejaNya dan misi Gereja juga telah diselesaikan, sehingga ia siap
sebagai mempelai perempuan yang mendampingi laki-laki, yaitu Raja di atas segala
Raja.
1B.

Pendahuluan (4:1)
Kata kunci dalam pasal ini adalah tahta, yang muncul 12 kali dalam 11 ayat ini,
dan tak kurang dari 37 dalam seluruh buku Wahyu. Di awal Wahyu (1:4) dan
diakhirnya (22:3). Arti Raja dan Penghakiman terkandung didalamnya. Seperti
kata pemazmur, dalam Mazmur 103:9-10.
Ibrani 4:16
Tahta Allah adalah tempat orang saleh dapat datang
dengan berani untuk memperoleh rahmat dan anugerah
untuk menolong dalam materi kebutuhan.
Pintu terbuka disurga, melalui pintu itu seseorang
memasuki surga.

STTII

Yohanes 10:9

menyatakan bahwa ada satu pintu ke surga yaitu Tuhan


kita Yesus Kristus. Jadi ini menyatakan panggilan Tuhan
Yesus terakhir kalinya bagi orang tebusan yang hidup dan
yang mati untuk memasuki surga. Ini ke-empat kalinya
kata pintu dipakai di surga (lihat Wahyu 3:8 dan Wahyu
3:20-24 dipakai)

Wahyu 3:8, 20

Pintu=hati manusia tertutup tapi Roh Kudus membuka


kesempatan Tuhan mengetuk dihati dan orang yang
membuka=menerima, Tuhan Yesus akan memasuki pintu

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

48

surga itu. Bandingkan juga dengan Yohanes 14:1-3. Bagi


orang tak percaya pintu surga tertutup selamanya.
Suara

seluruh ungkapan ini adalah berkenaan dengan


Pengangkatan Gereja.disinilah kegenapan pengharapan
yang mulia dari orang-orang percaya. Wahyu 3:10 janji
dikeluarkan dari masa siksaan dimulai disini.

Sangkakala

Ini trumpet pengangkatan gereja seperti dinubuatkan dalam


I Korintus 15:51-52. Inilah trumpet berkat yang
dibunyikan Allah bagi orang percaya sebelum
penghakiman dunia dimulai (Tribulasi). Trumpet
pengadilan segera tiba sesudah Gereja diangkat.

Kedahsyatan itu terlihat dalam Keluaran 19:16, pada permulaan masa Torat. Halhal ini muncul lagi sesudah masa anugrah.
Wahyu 8:7, 8, 10, 12; 19:1, 13, 15.
Tuhan meminta Yohanes naik dan menunjukkan kepadaNya hal-hal yang tertera
dalam pasal 6:22. Apa yang harus terjadi sesudah ini membuktikan bahwa
Tuhan telah memberikan nubuatNya dan itulah yang harus mengasyikkan kita
dan bukan nubuatan-nubuatan manusia.
2B.

Pribadi di Tahta (4:2-3)


Kata segera sesuai dengan sifat Rapture, I Korintus 15:52, sekejap mata
sifatnya.
Aku dikuasai oleh Roh. Inilah yang dimaksud dengan arti naiklah kemari
dalam Wahyu. Apa yang dilihat dan didengar diminta dicatat untuk berkat
seluruh Gereja. Roh Yohanes diorbitkan dari tubuhnya dan diangkat ke surga. Ia,
secara ajaib dan misterius diangkat dari Patmos ke surga tempat kediaman Allah.
Tahta disini ialah sejajar dengan Daniel 7:9 yaitu tahta allah yang bercahaya
bagaikan permata Yaspis dan permata Sardis.
Keluaran 28:17-20 permata semesta terdapat di dada Imam Besar.
Wahyu 21:10, 11, 19, 20. Permata ini terdapat di Yerusalem Baru yang turun dari
surga. Inilah kemuliaan Allah Tritunggal.

3B.

Perjanjian Di Sekitar Tahta (4:3)


Pelangi

STTII

mengingatkan pada Kejadian 9:11-17. Pelangi itu utuh. Ini tanda


perjanjian dan pengharapan. Inilah janji kesetiaan Allah pada
perjanjianNya. Persiapan bagi pemerintah Kristus di bumi sesudah
penghakiman pada masa Tribulasi.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

49

4B.

Pribadi-pribadi di Seputar Tahta (4:4)


24 tahta mengelilingi tahta yang mulia dan ilahi. Lagu yang dinyanyikan nanti
adalah nyanyian yang patut dilagukan oleh orang percaya. Mereka mewakili
saleh-saleh PL (12) dan saleh-saleh PB (12 orang) mungkin sekali 12 Bapa
Beriman dan 12 rasul.
Pakaian Putih menyatakan kebenaran yang sempurna
Mahkota Emas menyatakan kemuliaan mereka dalam Kerajaan Allah. Wahyu
1:5-6, orang percaya. Bandingkan II Timotius 4:7-8 juga wahyu 22:12.

5B.

Prosesi Dari Tahta (4:5)


Tahta disini adalah tahta pengadilan bukan tahta anugrah, kilat, guruh,
bunyi menyatakan kedahsyatan penghakiman atas dunia dahsyat. Pintu
terbuka di surga, melalui pintu itu seseorang memasuki surga.

6B.

Gambaran Tentang Suasana Tahta (4:5-6)


Kata 7 bagi Rohulkudus disebut (1:4; 3:1; 5:6) Satu roh yang lengkap, utuh,
sempurna.
Menyalanyala pernyataan tentang sifat pengadilan dari Rohulkudus.

7B.

Lantan dengan diskripsi kaca menyatakan penyempurnaan orang percaya.


Perfect Santification. Hati yang tak bersih dan kegagalan hidup orang beriman
akan benar terhapus disaat itu di surga yang bersinar bersih.
Pujian Dihadapan Tahta (4:6-11)
Binatang yang bermata dimuka dan dibelakang berarti mampu membuat segala
hal secara tepat. Ada yang menterjemahkan kata zoon sebagai makhluk
hidup karena itu maksud pemakaiannya.
4:7

Kata sama arti menunjukkan bahwa ini bahasa lambang.


Bagian berikut ini penting karena ia berhubungan dengan pujian kepada
Allah oleh mahluk-mahluk hidup. Mahluk-mahluk itu ialah para
pelaksana pemerintah ilahi dan penguasa-penguasa. Mereka bersiap dan
memiliki:
Kekuatan seperti singa
Pelayanan seperti anak lembu
Pengetahuan seperti manusia
Ketrampilan seperti burung nasar.

Mereka bersiap melayani Tuhan dibelahan bumi yang manapun


STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

50

Bagian berikut merupakan pujian yang mulia dalam ke-enam ayat berikut ini:
4:8

Pujian itu makin memuncak dan ditujukan kepada Bapak, anak, dan Roh
Kudus. Pujian ini sama dengan dalam Yesaya 6:3. Kesucian Tuhan
mendalami pengadilan. Jadi kesucian Allah mendahului pengadilan Allah.
Nama Tuhan allah (Yahuweh Elohim, Kurios-Theos) yang dipakai
dengan Al-Shaddai. Penguasa / yang kuat / tak ada bandingan kuasa.
Penjelasannya sama dengan Wahyu 1:8.

4:9-11 Suara sorak pujian membangkitkan 24 tua-tua itu bangkit dan turut dalam
pujian itu.
1)

Mereka menyembah Dia dengan pujian, hormat dan pelayanan. Ini


sudah tuntutan Tuhan. Matius 4:9-11 Ia harus disembah tanpa
perampokan kemulianNya seperti di bumi dahulu.

2)

Mereka melemparkan mahkota diceraikan dihadapan Tuhan


(4:10). Kemuliaan mereka dipertaruhkan dikaki Tuhan sebagai
balas kasih mereka. Dia sajalah yang berlayak menerima
mahkotanya. Mahkota-mahkota itu ialah pahala kesetiaan itu.
Pengakuan bahwa kita adalah hamba yang tak berguna dan tak
berlayak melayaniNya. Adalah berkat dan anugrah bila kita
mendapat kesempatan mulia itu.

3)

Mereka melagukan pujian penutup (4:11).


Tuhan dipuji dengan nyanyian sebagai pencipta (Yohanes 1:3;
Kolose 1:1-6). Allah dikenal sebagai sumber hidup dan
pemelihara. Jarang pujian seperti itu.

Inilah pemandangan di surga sebagai peristiwa-peristiwa pra-tribulasi dimana


murka Allah segera akan dituangkan. Musuh-musuhnya murka terhadap diriNya
tapi Tuhan tetap teguh tak bergerak.

6A.

Buku Bermeterai Tujuh (Ps. 5)


Ini kelanjutan penglihatan pasal 4 dan merupakan diskripsi apa yang akan terjadi
seterusnya. Daniel 12:8-9 menyatakan bahwa buku itu ditutup dan dimeterai. Yehezkiel
2:9-10 juga menyebutkan gulungan itu. Kini dibuka diakhir zaman. Tujuan Allah bagi
dunia diungkapkan sesudah gereja diangkat.
1B.

STTII

Pokok Bahasan
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

51

Pokok bahasan disini adalah Penebusan, anak domba disebut sebagai yang telah
disembelih untuk membeli (agorazo) kita (5:9). Ia yang berhak membuka
gulungan itu. Jadi disamping mengandung nubuatan masa datang juga berkaitan
dengan penebusan masa lalu. Latar belakang PL.

2B.

1)

Seseorang dapat menjual dirinya karena kebutuhan dan dapat pula ditebus
oleh saudara terdekat (Kinsman Redeemer) Imamat 25:47-55.

2)

Seorang wanita janda dapat dinikahi dengan tebusan oleh saudara


dekatnya bila tak ada saudara kandung pria suaminya untuk mengganti
suami, namun harus tebusan dahulu (Boaz-Ruth 4).

3)

Seorang yang kehilangan tanahnya bisa ditebus oleh saudara terdekatnya


(Imamat 25:5-10). Lembaran yang berisi transaksi digulung dan
dimeteraikan dan disimpan dalam Tabernakel atau Bait Allah. Jadi tiga
hal yang bisa ditebus ialah: hamba, istri dan tanah. Dalam melukiskan
keadaan di Wahyu dengan latar belakang ini, dua hal pertama telah
selesai, yaitu penebusan hamba dan penebusan mempelai perempuan
(Wahyu 4). Kini proses penebusan tanah (bumi).

Buku Bermeterai
Latar belakang Yeremia 32 menolong pemahaman ini. Yakni proses pembelian
tanah oleh Yeremia dari penuaiannya (Yeremia 32:6-15). Gulungan yang
dipegang Dia yang duduk di tahta adalah transaksi tentang bumi yang perlu
ditebus dari kuasa setan, yang dahulu dipercayakan kepada manusia (Kejadian
1:26-28).
Matius 4:8-9

Tuhan digodai setan dengan takaran seluruh bumi ini

Yoh 12:31; 14:30; 16:11

Tuhan menyatakan bahwa setan telah menguasai


dunia

II Korintus 4:4

Paulus memanggil setan illah penguasa dunia ini

Efesus 2:2

setan penguasa di udara

I Yohanes 5:19

seluruh dunia dipenuhi kejahatan

Anak domba menebus bukan saja manusia tapi juga seluruh dunia.
3B.

Pencarian Pembuka Yang Berlayak (5:2-3)


Kelayakan itu ditinjau dari sudut: Kudus, kuasa, harga tebusan, pewaris, pemilik,
pemerintah.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

52

Lokasi pencarian di:


Surga
Dunia (dibumi)
Di bawah bumi

tempat kediaman Allah


tempat kediaman manusia
tempat kediaman ciptaan lainnya (mahluk lain),
tempat orang mati.

Tak ada yang berlayak-malaikatpun tiada. Kerinduan dunia yang adil dan
makmur tentram seperti maksud orisinil penciptaan akan dimulai tetapi
pembersihan / penebusannya harus diadakan dahulu.
Raja-raja dan negara-negara didunia berusaha menguasainya tapi gagal semua
karena yang berlayak Cuma satu.
4B.

Penderitaan Rasul (5:4)


Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun
yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah
dalamnya.
Menangis di surga merupakan ungkapan dalamnya kerinduan melihat
kegenapan semua nubuatan termasuk hukuman orang jahat, pembaharuan Israel,
pemerintahan Kristus. Gulungan harus dibuka.

5B.

Domba Yang Disembelih (5:5-7)


Ayat 5

Ada harapan dan penghiburan. Jangan menangis karena nubuatan


Tuhan akan digenapi.
Singa dari suku Yahudi kegenapan PL (Kejadian 49:8-10;
Yesaya 11:1, 10).
The hour of Christ triumphant had come. Ialah benih perempuan
itu (Kejadian 3:15).
Tunas Daud

STTII

identitas Yesus sebagai pewaris tahta (II


Samuel 7:12-16; Yesaya 11:1-9; Lukas
1:32-33).

Ayat 6, 7

yang nampak bukan singa tapi anak Domba. Kuat tapi siap
menjadi korban (Yohanes 1:29). Salib dan kubur kosong
tergambar disini. Domba menebus singa memenangkan
perjuangan.

Tanduk

Kekuasaan dan kekuatan pemerintah (Ulangan 33:17; I Samuel


2:10; Zakharia 18-19) Kristus memilikinya (Matius 28:18).
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

53

Mata

menyatakan kesempurnaan dari segi keilahian, kuasa,


kemahatahuan dan kemahakekuatan. Di kala Tuhan menebus
dunia dan memasuki kerajaanNya di bumi dilaksanakan dengan
sifat maha tahu dan maha kuasa.

Jadi sebagai Penebus (Kinsman Redeemer) tiga kualitas mulia ditampilkan


kehadapan kita yaitu:
1)
Kesempurnaan (ketidak bercelaan) Anak Domba
2)
Kekuatan Singa dari Yahuda
3)
Kemahatahuan dan hikmat Tuhan Allah
6B.

Paduan Suara (5:8-10)


Orang beriman yang tak terhitung jumlahnya.

Ayat 8
bersama 24 tua-tua tersungkur di kaki Tuhan
Kecapi dan kemenyan: pernyataan tentang ibadah yang penuh pujian dan penyembahan
yang murni, tanpa kepura-puraan.
Dan pujaan dari mulut dan hati yang sudah dikuduskan (positional
sanctification) dan disempurnakan (perfect sanctification).
Ayat 9

Nyanyian Baru
Wahyu 4:11
Wahyu 5:9

Pujian Penciptaan
Pujian penebusan sebagai suatu pesta rohani
yang tak ada tandingannya. Ini lagu
misioner. Tak ada lagi pujian dari diri kita
dari kita atau orang lain. Ibadah sejati
terjadi disini.

Ayat 10
Kerajaan
Matius 19:28
II Tim 2:12

Setiap orang tebusan menjadi bagian dari


Kerajaan Allah yang akan datang
Janji Yesus tentang para hambaNya
memerintah Lukas 22:28-29 bersama Dia.
Paulus menyatakan orang tebusan akan
memerintah bersama Tuhan.

Wahyu 1:6; 2:26-27; 3:21; 20:4-6


Bahwa orang percaya bukan warga Kerajaan tapi turut
memerintah bersama Raja di atas segala raja.
Iman

STTII

Petrus mengungkapkan hal ini dalam I Petrus 2:3 dan I Petrus 2:9
untuk menekankan sifat kudus dan kuasa. Inilah maksud ciptaan
baru, function iman:
1) Membawa persembahan rohani (I Petrus 2:9)
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

54

2) Membawa pujian (Ibrani 13:15)


3) Membawa harta (Filipi 4:18)
4) Membawa diri kita sendiri (Roma 12:1-2)
Jadi kita ini raja dan iman. Kita memerintah dan memimpin ibadah
bersama Raja di atas segala raja dan Imam Besar kita.

7B.

Penutup Ibadah (5:11-14)


Ayat 11
7 nyanyian berkat (doxology)
Nyanyian malaikat unison tanpa alat musik
1) Dalam ciptaan (Ayub 38:7)
2) Dalam penjelmaan (Lukas 2:14)
3) Dalam penyempurnaan (Wahyu 5:10) di surga
Mereka menyanyi dengan kata-kata saja. Ini baik untuk kotbah Natal dengan
sidang membaca bersama-sama ketika tiap bagian hendak diuraikan. Nyanyiannyanyian malaikat.
Ayat 12
Kata-kata penting:
Layak ketujuh doxology hanya patut diterima oleh domba yang layak, worthy
is the lamb.
Ketujuh kata-kata itu ialah:
1) Kuasa Kuasa Tuhan Yesus Kristus Tuhan kita diakui dan ditaati di surga
oleh semua orang tebusan, tua-tua dan semua malaikat. Kini masa terbaik
buat ibadah dengan pengakuan kuasa Allah. Lihat nats disurga dan di bumi
(Matius 28:18) di atas ciptaan (Kolose 1:16) dalam mempertahankan sistem
dunia (Keluaran 1:17; Ibrani 1:3):
Atas kuasa jahat (Markus 5:1-20)
Atas penyakit (Markus 5:25-29)
Atas kematian (Markus 5:35-43)
2) Kekayaan Tuhan Yesus Kristus kaya (II Korintus 8:9)
Perak dan emas milikNya (Hagai 2:8)
Tuhan memberi dan mengambil (Ayub 1:21)
Kita tak punya apa-apa (I Timotius 6:7)

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

55

Tuhan berikan kita nikmat kekayaan (I Timotius 6:17)


Di surga demua manusia dan malaikat meletakkan semua kekayaan mereka di
kaki Tuhan. Mengapa tidak sekarang?
3) Hikmat
Manusia maju terus dalam hikmat dan pengetahuannya. IPTEK yang canggih
adalah bahasa kita sehari-hari. Semua itu berasal dari Kristus (I Korintus
1:30; Yakobus 1:5). Di surga semua pengetahuan dan hikmat kita diserahkan
di kaki Tuhan.
4) Kekuatan
=
=
=
=

KKKK akan menampilkan yang dinyatakan dalam PL (Mazmur 24:8)


kekuatan Kristus mampu membelenggu setan (Matius 12:29)
Kristus sajalah yang mampu menghancurkan rantai dari setan
Kristus akan merantai setan (Wahyu 20:2)

Di surga semua mahluk dan malaikat mengaku bahwa ialah sumber kekuatan.
Sekarang bisa mulai.
5) Hormat
Kini Kristus dihormati tapi dihina di bumi. Kini Kristus dipuji di surga dan
dikhianati. Nanti semua manusia dan malaikat menghormatiNya. Ia patut
menerima penghormatan itu.
I Samuel 2:30

Barangsiapa menghormati Tuhan ia akan dihormati Tuhan.

Mengapa tidak mulai sekarang hidup menghormati Tuhan?


6) Kemuliaan
Di dunia ini kita terlalu sering merampok kemuliaan Tuhan. Kita harus
berkata Bukannya aku lagi tapi Kristus (Galatia 2:20). Semasa di dunia
Tuhan kita memancarkan kemuliaan Tuhan dalam karakter dan kegiatanNya
(Yohanes 1:14; 2:11; 11:4, 40; 17: 5, 24). Nanti disurga semua manusia dan
malaikat memuliakan Dia dengan segala aspek keberadaan mereka dan tak
memperdulikan kemuliaan sendiri.
7) Puji-pujian

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

56

Kata Blessing, dipakai dalam bahasa Inggris artinya berkat. Lebih terarah
pada pengertian membahagiakan. Pemazmur mengundang kita semua untuk
memberkati (membahagiakan) Tuhan Allah (Mazmur 103:1-3).
Mungkin tak ada diantara kita yang pernah menghabiskan satu hari hidup kita
hanya untuk membahagiakan Tuhan kita.
Di surga nanti kita semua manusia tebusan bersama semua malaikat akan
membawa kebahagiaan bagi Tuhan. Mari membaca bersama: Wahyu 5:13-14.
Dan aku mendengar semua makhluk yang di surga dan yang dibumi dan
yang dibawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya,
berkata:
Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah pujipujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Dan
keempat makhluk itu berkata: Amin dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan
menyembah.

7A.

Anak domba membuka meterai (6:1-17)


Bagian ini mulai dengan pembukaan meterai dari buku kehidupan dimana pengadilan
dunia diuraikan. Gulungan di tangan kanan. Dia yang duduk ditahta adalah dokumen
yang menentukan krisis besar dan klimaks dari sejarah manusia. Pemimpin dunia tak
memiliki dokumen yang penting seperti ini dalam tangan mereka. Diskripsi ini tak
memiliki pemimpin dunia lain. Rencana mereka akhirnya berakhir kebinasaan.
Ketujuh meterai mencakup periode pengadilan dengan tanda sangkakala yang muncul
dari dalam meterai dari pengambilan meterai muncul awal. Semua data harus dipelajari
seperti buku-buku lain dengan metode penafsiran literal (normal).
1B.

Meterai Pertama (Wahyu 6:1-2)


Anak Domba membuka meterai pertama, isinya:
Kuda Putih
: Lambang Kemenangan
Penunggangnya
: anti Kristus atau Kristus
Panah
: bukan pedang
Mahkota (Stephanos) bukan diadema
Inti utama ialah pengumuman.

2B.
STTII

Meterai Kedua (6:3-4)


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

57

Kuda merah padam


Penunggangnya diberi kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi
(12:3; 17:3).
Mereka saling membunuh
Pedang Besar
Gambaran tentang penguasa dunia dengan kekuatan politis ditangan
penungganya. Peperangan ide utama.

3B.

Meterai Ketiga (6:5-6)


Kuda hitam
Timbangan ditangan penunggang
Peribahasa-upah minimum= 15 sen. Kelaparan adalah ide utama

4B.

Meterai Keempat (6:7-8)


Kuda hijau kuning menyatakan kematian.
Penunggangnya bernama Maut diikuti kerajaan maut.
manusia dibumi dibunuh dengan peperangan, kelaparan dan penyakit.

5B.

Meterai Kelima (6:9:11)


Ayat 9

Jiwa di mezbah dari saksi-saksi adalah orang-orang mati sahid


karena Firman Allah dan Pemberitaan Injil. Akan dijelaskan lebih
rinci dalam pasal 7. Nampaknya ini masa Tribulasi besar-awal 3
tahun kedua dari Daniel 9:27. Jadi jelas adanya jiwa-jiwa yang
diselamatkan tapi banyak yang mati sahid.

Ayat 10-11

mereka meminta perlindungan dan pembalasan terhadap manusia


di bumi.
Diberi jubah putih dan diminta istrahat sampai rencana
penghakiman dunia selesai. Masih ada teman-teman lain sesudah
mereka.
Penjelasannya tak perlu tambahan keterangan lagi.

6B.

Meterai Keenam (6:12-17)


Ayat 12-14

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

58

Sebuah gempa bumi besar


Transformasi langit karena:
Matahari menjadi hitam
Bulan menjadi merah
Bintang-bintang berjatuhan
Langit bagaikan gulungan
Transformasi muka bumi
Gunung dan pulau-pulau berpindah
Kedahsyatan Pra-KKKK

8A.

Ayat 15:16

Dampak kedahsyatan itu kepada orang-orang tak beriman ialah


ketakutan dimana-mana dalam semua aspek kehidupan mereka.
Mereka lebih baik mati daripada mengalami kedahsyatan murka
Anak Domba dan Allah Tri-Tunggal. Semua lapisan masyarakat
mengalaminya.

Ayat 17

Masa Tribulasi Besar mulai berlaku.

Orang-orang Percaya Pada Masa Tribulasi


Ini selingan. Sebelum meterai ketujuh yang berisi pengadilan 7 sangkakala yang dahsyat
diungkapkan, mulai ps. 8:1. Jadi bila dipengadilan dilanjutkan maka dimulai dari ps.
6:17 ke ps. 8:1. Tuhan kita mempunyai maksud tertentu dalam mengetengahkan jawaban
untuk menjawab pertanyaan siapakah yang dapat bertahan? (6:17). Jawabannya
mereka yang diselamatkan pada masa Tribulasi terdiri dari dua kelompok, yaitu sejumlah
tertentu Israel (7:4-8) dan orang Zion Israel (7:9-17).
1B.

Suasana Dramatis Dari Pengadilan (7:1-3)


Empat malaikat menahan penghakiman dunia.
Meterai dikepala menyatakan tanda pemilikan dan perlindungan. Contoh dalam
PL ialah Nuh dan iar bah, Israel dari petaka di Mesir, Rahab dari murka orang
Yeriko.

2B.

Orang Yahudi Yang Diselamatkan (7:4-8)


Dari setiap suku 12.000 yang diselamatkan dan dimeteraikan artinya juga
dilindungi Tuhan. Jadi keduabelas suku ada yang diselamatkan. Karena
penyebutan yang jelas maka tak perlu lagi dicari arti lain seperti 12.000 = 3 x 4 x
10 x 10 x 10. Secara literal angka tersebut dengan penyebutan suku-suku yang
ada sejarah Israel dapat diterima sebagaimana adanya (normal, literal).

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

59

144.000 (ayat 4) artinya jumlah Israel yang diselamatkan dan dilindungi Tuhan.
Mungkin 12 suku itu sukar dikenal sekarang oleh manusia karena penyebaran
keseluruh dunia, tapi Allah dan Tuhan kita tentu tahu persis masing-masing suku
dan keturunannya sampai kini dan nanti juga.
Mengapa Dan ditiadakan? Dua kemungkinan:
1C.

Pandangan JB. Smith bahwa dari 29 x penyebutan daftar suku-suku


Yahuda selalu 12 suku dan Lewi yang paling sering ditiadakan.

2C.

Kemungkinan peniadaan Dan karena suku pertama yang jatuh kedalam


penyembahan berhala/perzinahan rohani (Hakim 18:30; I Raja 12:28-29).
Namun dalam kaitannya dengan pembagian tanah dimasa kerajaan
Millenium.
Tema penting:

3B.

Israel terus dipelihara dan diperhitungkan Allah bahkan


pra Tribulasi Besar. Salah kiranya bila bagian ini
diterapkan kepada gereja.

Orang-orang Non-Yahudi Yang Diselamatkan (7:9-17)


1C.

Ayat 9
Kelompok ini disebut dalam Wahyu 6:9. Jumlahnya besar tak
terhitung. Namun disini dijelaskan bahwa mereka sedang
memakai jubah.
Jubah Putih menyatakan kebenaran, kesucian.
Daun-daun Palem menyatakan kemenangan dan perlindungan.
Mereka mengulangi ibadah ps. 5:9-10. Nyanyian keselamatan kepada
Allah dan kepada Anak Domba. Para sahid ini diikuti oleh malaikatmalaikat, tua-tua dan keempat mahluk. Malaikat-malaikat ini belum
merasakan anugerah Tuhan tapi menikmatinya.

2C.

STTII

Ps. 7:13-17
Ayat 13-14

menyatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang


diselamatkan pada masa Tribulasi. Pujian dan pujaan
(ibadah) selalu mengikuti pengalaman penebusan.

Ayat 15

menyatakan hak istimewa mereka yang melanjutkan


pelayanannya dalam kemuliaan hadirat Allah (Bait Allah).
Dimana? Siang dan Malam. Jelas ini bukan surga. Bukan
pula dunia baru dan surga baru. Ini Kerajaan Millenium
Kerajaan Damai Sejahtera di Bumi, Kerajaan 1000 tahun.

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

60

Ibadah penuh sukacita yang kontinyu sebagai


kelanjutannya dan realisasi ibadah dalam pelayanan
mereka yang dilingkupi duka dan derita bercampur suka
dan ceria.
Ayat 16-17

semua derita hilang. Gembala yang baik menjadi riil, utuh


dan komprehensif, seutuhnya pada masa itu (ayat 16). Ini
sinkron dengan nubuatan 700 tahun sebelum masehi
Yesaya 19:10.

Ayat 17

Anak Domba pernyataan sengsara dan korban menjadi


Gembala Pemelihara dan Pelindung.

Menang suasana di bumi.


Baca Mazmur 23:1-2; Yesaya 25:8; 49:10; Yehezkiel 34:23.

9A.

Tujuh Terompet Pengadilan (Wahyu 8-9)


Pasal 8 membicarakan pembukaan meterai ke-7 yang berisikan nubuatan lanjutan dari
pasal 6, dan nubuatan Daniel 9:24-27. Ternyata isi dari meterai ke-7 ialah 7 sangkakala
malaikat, bukan sangkakala Allah seperti tertera dalam I Tesalonika 4 dan I Korintus 15.
Pasal ini dapat dibagi dalam 4 bagian:
1) Keheningan disurga (8:1)
2) Persiapan yang khusuk (8:2, 6)
3) Permohonan doa orang-orang saleh (8:3-5)
4) Penghukuman orang-orang berdosa dan bumi (8:7-9; 21).
1B.

Keheningan di surga (8:1)


Penting disadari bahwa keheningan ini tidak terjadi di bumi tapi di surga. Ini
sesuai dengan nubuatan PL dimana ada suatu masa diam bagi seluruh bumi
(Habakuk 2:20), semua pulau (Yesaya 41:1), dan semua insan (Zakharia 2:13).
Namun keheningan itu tak dipenuhi di sini karena ini keheningan di surga.
Ternyata keheniangan di surga ini mengawali keheningan di bumi nanti. Pasal 5
dan 6 seluruh isi surga sorak sorai dalam pujian dan penyembahan. Disini semua
menjadi hening dan tenang. Tak ada suara maupun kegiatan. Sebentar lagi ada
penuangan murka Allah secara besar-besaran.
1/2 jam adalah waktu tenang yang cukup lama terutama bila diketahui, bahwa
yang akan terjadi sesudah itu adalah malapetaka dahsyat tapi tak tahu bentuknya.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

61

Inilah murka Allah seperti tertera dalam Roma 1:8; Yudas 14; Mazmur 96:13 dan
KPR 17:31.
2B.

Persiapan yang Khusuk (8:2, 6)


Ayat 2

Penyerahan sangkakala dalam kekhidmatan surgawi. Tugas


ditimbang terimakan implementasi tugas dipercayakan kepada
malaikat dalam suasana hening dan khidmat (khusuk).

Ayat 6

persiapan malaikat karena terompet (sangkakala) dipakai dengan


berbagai maksud, namun yang terutama ialah:
Bai orang Israel bunyi terompet menyatakan intervensi Allah di
dalam perkara-perkara manusia dan bumi.
Ke-7 sangkakala memberi peringatan tentang intervensi puncak
dan penting.

Beberapa cara pemakaian terompet:


1) Panggilan beribadah (Bilangan 10:3, 7; 23:15-24)
2) Panggilan berperang (Bilangan 10:5-9; Hakim-hakim 3:27-30; Nehemia 4:920).
3) Penting (I Korintus 14:8)
4) Pemakaiannya diatur oleh Tuhan (Bilangan 10:1)
5) Para imam melakukannya (Bilangan 10:8)
Ketujuh terompet yang akan dibicarakan ini bukan panggilan bekerja atau
beribadah, melainkan bersifat panggilan perang.
3B.

Permohonan doa orang-orang saleh (8:3-5)


Malaikat ini mungkin Tuhan Yesus karena fungsi yang dijalankan sebagai
perantara manusia dan Allah. Hal penting ialah cara berdoa, para pendoa, dan isi
doa mereka.
Ayat 3

STTII

Pedupaan Emas
Berat dan diperkenalkan dalam bait Allah Soleman, menggantikan
yang dari tambaga (I Raja-raja 7:50; II Tawarikh 4:22). Isinya
adalah doa orang-orang saleh. Jadi pemujaan di surga sinkron
dengan cara yang dipakai di Bait allah. Asapnya= isinya naik
kehadirat Allah. Isi doa mereka adalah pembalasan. Mereka adalah
orang-orang dalam Wahyu 6:9-10.

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

62

Ayat 5

4B.

sesudah dupa dipersembahkan kepada Allah malaikat itu


melemparkan api dari dupa itu kedunia, yang di guruh, halilintar,
dan gempa bumi. Jawaban Allah langsung terhadap doa mereka.

Penghukuman orang-orang berdosa dan bumi (8:7-9; 21)


1C.

Sangkakala Pertama (8:6-7)


Hujan es dan api berlumpur darah, dilemparkan ke bumi, akibatnya
1/3 bumi hangus terbakar
1/3 pohon
1/3 rumput-rumputan hijau
Penghakiman yang mempengaruhi 1/3 bumi.

2C.

Sangkakala Kedua (8:8-9)


Gunung besar menyala dilemparkan ke laut.
1/3 laut menjadi darah (Keluaran 7:14-22)
1/3 mahluk mati, 1/3 kapal binasa
Literal.

3C.

Sangkakala Ketiga (8:10-11)


Sama dengan yang kedua
Fenomena meteor bintang jatuh.
1/3 air di daratan menjadi cairan mematikan (nubuatan Yeremia 9:14-15;
23:15).
Aspsimes = kepahitan.

4C.

Sangkakala Keempat (8:12-13)


Ada kesamaan dengan 6:12-14 dan di nubuatkan Yesus Kristus (Lukas
21:25-28). Terang yang diciptakan hari keempat diambil dengan terompet
keempat. Kesehatan dan kesejahteraan tercabik-cabik. Musim diganggu
dan buah-buahan pun terganggu. Ini hanya awal. Dahsyat dan inilah hari
keselamatan.

5C.

Sangkakala Kelima (9:1-11)


Karena diskripsi yang cermat dan dahsyat maka harus diakui bahwa
sangkakala ini sangat penting dalam penghakiman Allah atas dunia yang
berkembang secara progresif dan melipat gandakan.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

63

Pemakaian Ia laki-laki (ayat 2) dan Raja (dalam ayat 11)


menunjukkan bahwa bintang yang jatuh ke dunia adalah suatu pribadi dan
bukannya potongan dari sebuah bintang.
(Lihat Yesaya 14:12-17; lukas 10:18). Pemikirannya mirip dengan pikiran
bintang oleh raja. Ia mewakili setan yang dilemparkan ke bumi pada
awal Tribulasi Besar (Wahyu 12:9). Ia diberikan anak kunci lobang
jurang maut. Jurang maut berasal dari kata abysson yaitu tempat
yang dalam tempat berdiam iblis (Lukas 8:31; Wahyu 9:11; 11:7; 17:8).
Disana pulalah akhirnya setan dirantai selama 1000 tahun (Wahyu 20:13).
Ayat 2-6

merupakan persiapan sesudah jurang maut di buka.


Persiapan bagi iblis-iblis merajalela dalam bentuk belalang
bersengat kalajengking. Dalam PL bala belalang merusak
tanaman, namun di sini yang menjadi target adalah
manusia bukan tanaman.
(Bandingkan Keluaran 10:12-20). Kuasanya begitu hebat
sehingga ia menyengsarakan manusia namun juga
mengendalikan mereka agar tak bisa mati.

Ayat 7-11

perbandingan dengan Kuda siap perang menunjukkan pada


kedahsyatan murka Allah melalui serangan setan dan iblisiblis.
Gambaran,

mahkota emas dikepala, mereka


manusia, rambut perempuan, gigi
singa semua adalah gambaran tentang
kuasa supra-natura dari setan dan iblis-iblis
dalam kaitannya dengan orang-orang sesat
(tak percaya).

Penerapan murka ini terjadi lima bulan sehingga tidak


mungkin mendukung post-trib Abaddon dan Apollion
keduanya berarti perusak = destroyer. Disinilah kelihatan
warna asli setan dan iblis yaitu perusak, penghancur,
meskipun sebelum masa tribulasi itu mereka kadangkadang nampak sebagai malaikat terang (II Korintus
11:14). Isi sangkakala ini menggenapi nubuatan Tuhan
Yesus Kristus bahwa masa itu dahsyat, unik dan tak akan
terulang lagi (Matius 24:21).

6C.

STTII

Sangkakala Keenam (9:12-21)

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

64

STTII

Ayat 12

Tekanan ke-3 sangkakala mendahsyat. Ini hanya perang


neraka.

Ayat 13-15

Terompet ini rupanya ada kaitannya dengan konflik militer


terakhir dalam Wahyu 16:12-16 (bandingkan Daniel
11:40-45).

Ayat 13

Peristiwa ini merupakan jawaban atas doa para sahid


didepan mezbah emas (8:3). Tanduk yang selalu tersedia
bagi korban dosa tak ada lagi kesempatan bagi korban dosa
karena inilah masanya Penebus menjanjikan hukuman.
Allah kini berbicara dalam murkaNya (Mazmur 2:5).
Mezbah rahmat berubah menjadi mezbah kutuk.

Ayat 14

Ke-4 malaikat yang terkait tentu bagian dari malaikat yang


jatuh, karena malaikat yang tak jatuh tak mungkin terikat
di bumi (Efrat) ini para kaki tangan setan.

Ayat 15

1/3 dari umat manusia akan dibunuh. Wahyu 6:7-8,


menyatakan bahwa manusia dibumi terbunuh dan 1/3 ini
dari sisa itu. Waktunya sudah disiapkan Tuhan secara
akurat. Jumlah kematian ini memenuhi nubuatan Daniel
(Daniel 12:1) dan perkataan Kristus (Matius 24:12) satusatunya yang menghentikan kematian itu ialah KKKK
(Matius 24:22).

Ayat 16

4 malaikat itu dilepaskan dan dengan mengkoordinasikan


200 juta tentara bukan sesuatu yang mustahil karena Cina
pernah mengumumkan bahwa ia mempunyai 200 juta
tentara yang telah dimobilisasikan (Majalah Time, 21 Mei
1965, p. 35). Yohanes mendengar dari Efrat dari sebelah
timur Yerusalem. Apakah tentara Indonesia terlibat?

Ayat 17-19

Diskripsi disini jelas adalah tentara yang siap maju


menyerang Yerusalem. Berperang dipakai (Lukas 17:29,
Wahyu 14:10; 19:20; 21:8). Dahsyat gambaran murka
mereka bahkan kuda-kuda mereka juga 1/3 manusia binasa
(ayat 15, 18).

Ayat 20-21

Kebebalan manusia membuat mereka lebih keras hati lagi.


Kejahatan di akhir masa Tribulasi itu perlu pembersihan
dari Mesias. KKKK sangat dirindukan.
Dari tempat ini terlihat bahwa hukuman atas dunia makin
meningkat. Manusia pada umumnya makin menjadi-jadi.

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

65

Meski takut mereka tidak mau bertobat. Kebangkitan


penyembahan berhala.

10A.

Malaikat Yang Kuat dan Dua Saksi (Wahyu 10-11)


Sangkakala ke-7 menyatakan masih tertunda sehingga selingan peristiwa tertentu
direalisasikan. Dalam selingan pasal 7 antara meterai keenam dan ketujuh lebih terlihat
bagaimana Allah memberlakukan rahmat dan anugerahNya ditengah-tengah murkaNya
atau menyelamatkan orang Israel dan non-Israel. Selingan-selingan berikut ini terjadi
dalam pasal 10:1-11:14. Sangkakala ketujuh akan terdengar lagi sesudah itu (11;15).
Namun harus diingat bahwa parathesis ini bukan bagian terpisah-pisah dari keseluruhan
Tribulasi. Mereka adalah bagian dari keseluruhan rangkuman penghakiman allah atas
bumi dan orang-orang sesat.
1B.

Malaikat Yang Kuat Dari Surga (10:1-11)


Pendahuluan
Selingan yang lalu dalam pasal 7 dimaksudkan untuk menjelaskan bagaimana
allah tetap mengingat rahmatNya ditengah-tengah murkaNya dan Ia
memeteraikan orang-orang Yahudi dan Non Yahudi untuk pemberitaan kabar
sukacita. Selingan kedua yaitu dalam pasal 10:1-11:14, dinyatakan diantara
terompet ke-6 dan ke-7. Kedua pasal ini adalah bagian dari keseluruhan Wahyu
Tuhan Yesus Kristus, walaupun dalam sistematikanya disampaikan sebagai
selingan.
1C.

Penampakan malaikat yang kuat (10:1)


Ciri yang ada menyebabkan para pakar Alkitab merasa bahwa malaikat
yang kuat itu adalah Tuhan Yesus Kristus. Hal ini wajar karena Yesus
telah dibuktikan berwujud Theophany atau Christophany dalam PL (Kel
3:2, Yes 63:9). Bahkan bila Keluaran 3 dibaca secara teliti, maka akan
jelaslah bahwa ungkapan Malaikat Tuhan menyatakan ke-Allahan.
Yohanes 6:38, Yesus menyatakan bahwa Ia turun dari surga. Diskripsi
turunNya dari surga sangat sesuai dengan nubuatan KKKK.
1D.

MukaNya sama seperti matahari


Wahyu 1:16
Matius 17:2
KPR 9:3

STTII

Tuhan Yesus Kristus berwajah seperti itu


Saat permuliaan Tuhan Yesus Kristus di bukit.
Saulus dari Tarsus melihat kemulian Tuhan (juga
KPR 26:13). Rupanya malaikat yang kuat itu
adalah Mesias yang dinubuatkan Maleakhi sebagai
Surya Kebenaran (Maleakhi 4:2).

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

66

2D.

KakiNya bagaikan tiang api


Inilah pernyataan raja dan hakim yang siap menghakimi bumi ini
(bandingkan Wahyu 1:15).

2C.

Pakaian Malaikat itu


1D.

Berselubung Awan
Awan selalu menyatakan kehadiran Allah dan kegerakan Allah
seperti tiang awan yang memimpin Israel di siang hari (Kel. 10,
16:10, kehadiran Allah dalam awan dikala Israel berkeluh kesah
(lihat juga Kel. 19:9, 16, 34:4-5, 40:34, 38, Im 16:2, Bil 9:15-22,
Mat 17:5, KPR 1:9) Tuhan sendiri yang menyatakan bahwa Ia
akan datang diawan-awan dalam kuasa dan kemualiaan (Luk
21:27, Why 1:7) Murka Allah akan meniup keras bumi.

2D.

Pelangi berada diatas kepalaNya


Pelangi menyatakan janji Allah bagi dunia (Kej 9:12-13) akan
rahmat Allah dalam kesukaran bagi umatNya (lihat juga Yehezkiel
1:28, Why 4:3).

3C.

STTII

Perbuatan (kegiatan) Malaikat kuat itu (10:2)


1D.

Ia menginjakkan kaki kananNya di atas laut dan kaki kiriNya di


atas bumi (ayat 2). Tindakan ini merupakan pernyataan bahwa
bumi dan seisinya adalah milikNya yaitu milik Tuhan Yesus
Kristus (I Kor 26, 28). Ini penyataan pengambilan kembali hak
milikNya walau secara de facto setan seolah-olah menguasai
dunia namun secara de jure ia milik Kristus dan akan diambil
kembali secara paksa dan tegas dari setan. Setan ditaklukkan,
dirantai dan dibuang ke jurang maut (Why 20:1-4), dan bumi
dikuasai dan di perintah oleh Yesus Kristus, Raja diatas segala
Raja (20:4-7) (Lihat Yos 3:11, Kol 1:16, Yoh 1:3).

2D.

Ia berseru dengan suara nyaring bagaikan singa mengaum (ay 3)


Alkitab banyak menggunakan ungkapan singa mengaum untuk
menyatakan penghakiman yang sudah dekat. Tuhan dan
pengadilanNya yang sudah dekat itu dinyatakan demikian (lih
Why 5:5, 7:14, Hosea 11:10, Yoel 3:16, Amos 1:2, Yes 5:29).
Seekor singa biasanya mengaum bila ia hendak mengadakan
loncatan terakhir untuk menerkam mangsanya dalam menyerang
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

67

musuhnya. Inilah situasi dikala penghakiman Tuhan itu sudah


dekat dimana Kristus mengambil kembali duniaNya dan
menghancurkan musuh-musuhNya.

4C.

3D.

Sesudah Ia berseru ketujuh guruh itu memperdengarkan


suaranya (10:3).
Ketujuh guruh itu adalah penghakiman Allah yang berlaku
sesudah aba-aba dari suara Tuhan dan suara pengadilan itu
didengar hambaNya tetapi pemberitannya ditunda sejenak (lih
Maz 29, Yoh 12:28-29).

4D.

Meteraikan apa yang dikatakan ketujuh ketujuh guruh itu.


Ketujuh ini adalah satu-satunya bagian Wahyu yang dimeteraikan.
Pengalaman Yohanes ini sama dengan Paulus (II Kor 12:4). Allah
memang tahu kepada siapakah Ia mempercayakan rahasiaNya.

Pengukuhan Firman dari Malaikat itu (ayat 5-7)


1D.

Sumpah adalah praktek dimasa Torat itu biasa. Tetapi dilarang


dimasa anugrah. Masa Tribulasi masih bagian dari masa 70 x masa
nubuatan Daniel (lih Mat. 5:33-37, Yak. 5:12).

2D.

Kristus bersumpah menyatakan kuasa kepastian dan kebenaran


pernyataannya.

3D.

Allah bersumpah untuk menjamin pelaksanaan janji-janjiNya


seperti kepada Israel (Ibr. 6:15, Kej. 22:16, Mzm 89:3, 35).

4D.

Isi Sumpah
Tidak akan ada penundaan lagi (ay. 6).
Ay. 7 memperjelas maksud Tuhan ini. Bila trompet ke-7
dibunyikan segera semua kejahatan dibumi akan disingkirkan.

5D.

STTII

Genaplah keputusan rahasia Allah (Ay. 7).


Artinya tidak ada rahasia lagi dan semua yang dinubuatkan akan
digenapi mutlak, jelas dan tegas (lihat Yes 11:54, Mat 24:48, Zak
3:4). Barangkali misteri yang tak bisa dijawab dimasa kini ialah
diamnya Allah meskipun kejahatan terus memenuhi bumi dan
anak-anak kebenaran disiksa dan dianiaya. Di kala murka Allah
dan penghakiman dunia ini dilaksanakan, anak-anak Allah itu
berada dalam pesta Anak Domba Allah. Kesabaran dalam derita
dan kesetiaan dalam pelayanan perlu dikuatkan. Misteri
pertentangan baik dan buruk yang tak ada akhirnya yang
menimbulkan filsafat dialektika dari komunisme dan Grastisisme
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

68

akan runtuh karena semua ini ada akhirnya dan kemenangan


bersama Kristus akan bertahta di eskaton. Rahasia ini berbeda
dengan ungkapan misteri yang dipakai (Roma 11:25, I Kor 15:51,
Ef 1:9, 5:32, 6:19, Kol 2:2, II Tes 2:7, I Tim 3:16). Karena misteri
ini sudah diungkapkan berkali-kali oleh para nabi PL, yaitu
penghakiman yang akan datang dimasa tribulasi (Dan 9:27, Mat
24, 25, Why 4:19).
5C.

Pelaksana Instruksi Malaikat itu (ay. 8-10)


Wahyu 10:2 mengatakan bahwa Malaikat yang kuat memegang buku
kecil ditangannya. Apakah isi buku kecil itu? Wahyu Allah (Firman allah)
berkenaan dengan penghakiman dunia dan KKKK untuk merealisasikan
pemerintahanNya dibumi yang Ia ciptakan. Ada yang merasa bahwa buku
ini sama dengan buku yang berisikan 7 meterai dalam Wahyu 5. Ada pula
yang merasa bahwa ini berkenaan dengan Dan 12:9, Yohanes
diperintahkan agar:
1)
Memakannya (ay. 9)
Firman Allah termasuk nubuatan sering diungkapkan dengan kata
roti (Mat 4:4, Yer 5:16, Maz 109:103, I Pet 2:2, Ibr 5:13-14).
Rasanya seperti madu. Kedahsyatan murka Allahpun seperti
madu karena dibalik semuanya fajar kemuliaan dan berkat
menanti orang percaya dan dunia Allah (baca juga Yehez 2:9-3:4).
Namun mengapa perut Rasul akan terasa pahit?. Karena isinya
adalah penghakiman Allah yang dahsyat lagi pula melihat masa
depan dunia dan manusia tak beriman itulah yang membuat
kepahitan tersebut. Amsal 16:24 dan Yes 38:8-11 bisa menolong
perbandingan manis-pahit FA.
Hasil dari FA ada dua:
1) Keslamatan orang percaya (manis)
2) Kehancuran orang tak percaya (pahit)
Ayat 11
Hamba Allah diminta untuk terus berkhotbah lebih banyak lagi.
Yohanes patuh. Nubuatan selanjutnya ialah penaklukan bangsabangsa, pengadilan ditahta putih dan berita tentang kesusahan
dipertegas dan manusia perlu lari kepada Tuhan Yesus Kristus.
HARUS TERUS BERKHOTBAH kepada banyak bangsa dan
kaum dan bahasa dan raja.

2B.

Dua Saksi (11;1-14)


1C.

STTII

Pendahuluan
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

69

Bagian ini dianggap sukar tapi paling penting dalam buku Wahyu.
Penafsiran termudah dan terjelas ialah literal atau normal. Sebagai
patokan harus diingatkan bahwa:
1)
Bait Allah secara literal. Jadi ada dalam masa Tribulasi
2)
Kata suci harus ditafsirkan literal sebagai kata suci Yerusalem
(11:8).
3)
Masa 42 bulan (ayat 2) dan masa 3 hari juga diterima secara
literal (ayat 9, 11)
4)
Dua saksi harus dianggap sebagai dua pribadi (individu)
5)
7.000 pribadi/individu yang terbunuh dalam gempa adalah
sungguh 7.000 orang.
2C.

Pengukuran Bait Allah (11:1, 2)

Gaya bahasanya bersifat Yudaisme


Ini suatu antisipasi tentang adanya Bait Allah di masa Tribulasi.
Ini nubuatan karena tidak ada sisi yang dirinci disini, yang pernah
dipenuhi dalam sejarah dunia.

3 Bait Allah penting:


1)
2)
3)

STTII

Bait Allah Soleman yang dihancurkan oleh Nebukadnezar 583 BC


(I Raja-raja 8; II Raja-raja 24-25).
Bait Allah Zerubabel dihancurkan oleh Antiochus Epiphanes 168
BC (Ezra 3)
Bait Allah Herodes dihancurkan oleh Panglima Titus (Yoh 2:20)
Bait Allah dimasa Anugrah ini ialah gerejaNya yang terdiri dari
setiap orang percaya (Efesus 2:21; I Korintus 6:19) tapi ini bukan
gereja.
Bait Allah dibangun di kota Suci. Tentu saja Yerusalem karena tak
ada kota selain di Alkitab (Yesaya 52:1; Daniel 9:24; Matius 4:5).
Bait Allah ini merupakan tempat Anti-Kristus menampakkan diri
dan menuntut disembah oleh setiap orang (II Tes 2:4). Lihat juga
Yoh 5:43.
Bait Allah ini halaman luarnya tidak diperhitungkan disini sebab
disisihkan untuk orang-orang non-Yahudi, bangsa-bangsa lain
yang akan menghancurkan kota kudus itu.
Ukuran untuk menunjukkan pentingnya orang Yahudi dalam
Rencana Allah.
Diinjak-injak 42 bulan adalah hukuman (cemeti) Allah bagi
Yahudi yang dilakukan oleh bangsa-bangsa lain. Sama dengan
1260 hari. Spesific artinya pasti waktu ini disebut dalam Daniel
7:25; 12;7; 9:25-27.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

70

Wahyu 13:5 Binatang Besar bereaksi


12:14 Akhir Tribulasi
3C.

Pelayanan Dua Saksi (11:3-6)


Kedua saksi ini bertugas: bernubuat dan berkabung 1260 hari
1D.

Mereka individu karena:


1)
2)
3)
4)
5)

Dalam bernubuat, mereka didengar dan dibenci


Saksi dalam PB, dalam bentuk kata benda selalu berarti
pribadi
Mereka mati dan mayatnya terlihat (11:9)
Mereka berpakaian, yaitu pakaian kabung
Zakharia pohon Zaitun adalah Yoshua dan Zerubabel.
Lihat juga Hagai 1:1; 2:2, 4.

2D.

Mereka adalah Nabi penuh kuasa (11:3, 6)

3D.

Mereka mati sahid (11:7-10)


Binatang dari jurang maut = anti Kristus diperbolehkan Allah
untuk mengadu mereka. Sodom dan Gomora berbicara tentang
sifat kejahatan dan ketidaktaatan kepada Allah. 3 display mayat
bergelimpangan mungkinkah itu?
Kematian mereka dianggap sebagai suatu kemenangan besar bagi
pemerintah dunia (setan) dan dirayakan dengan saling
mengirimkan hadiah kepada satu dengan yang lain.

4D.

Mereka dibangkitkan (11:11, 12)

4C.

Penghukuman Allah bagi Yerusalem (11:13-14)

STTII

Sesudah 3 hari dijalan mereka tiba-tiba bangkit dan berdiri


diatas kaki mereka
Mereka dengar undangan dan menanggapi
Musuh-musuh mereka memandang dengan kagum dan
penuh ketakutan.
Mereka diawetkan (mujizat pengawetan)

Gempa bumi adalah hukuman aktual dari Allah


1/10 bagian kota Yerusalem rubuh

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

71

5C.

7.000 orang mati itu adalah 7.000 orang-orang tersohor (names of


men = celebrated men) lihat Kejadian 6:4
Pengawetan saksi Tuhan diikuti oleh penganiayaan saksi-saksi
iblis
Hasil baik dari pengawetan itu manusia ketakutan dan
memuliakan Allah meskipun tidak beriman

Sangkakala ke-7 dibunyikan (11:15-19)


Ayat 15

Perkenalan cukup dramatis meskipun kurang rinci seperti pasal


16 (baca bersama). Keunikan pengumuman ialah dengan
Paduan Suara besar dari surga.

Ayat 16

24 tua-tua muncul berkali-kali (4:4, 10; 5:5-6, 8, 11, 14; 7:11,


13; 11:16; 14:3; 19:4).

Nyanyian pujian mereka menyatakan bahwa waktunya sudah tiba bagi


Allah untuk:

Mengadili bangsa-bangsa (non-Yahudi)

Mengadili orang mati

Dan memberi pahala kepada hamba-hambaNya


Allah dinyatakan sebagai:

Yang Mahakuasa (1:8; 4:8; 15:3; 16:7, 14; 19:6, 15; 21:22)

Yang kekal (1:8; 4:8)

Yang kuasa (11:7)

Antisipasi disini ialah KKKK dan penetapan KADB


Ayat 19

Dua panorama di surga


Bait Allah terbuka didalamnya Tabut Perjanjian
Dibumi:
Kilat
Deru Guruh
Gempa Bumi
Hujan Lebat

11A.
STTII

Tujuh Figur Utama Di Akhir Zaman (Ps. 12-13)


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

72

1B.

Pendahuluan
Sesudah sangkakala ke-7 berbunyi sesungguhnya peristiwa-peristiwa didalamnya
dicatat dalam ps. 16, namun sebelum itu Yohanes mencatat 7 tokoh penting yang
akan muncul dihari-hari terakhir masa tribulasi (ps. 12-15)
Pribadi-pribadi itu ialah:
1)
Seorang wanita, berselubung matahari, mewakili Umat Israel (12:1-2)
2)
Naga merah padam dengan 7 kepala dan 10 tanduk (12:3-4)
3)
Anak laki-laki yang menyatakan Kristus (12:5-6)
4)
Malaikat Michael melemparkan setan keluar dari surga (12:7-12)
5)
Anak wanita yang dianiaya Naga itu (12:13-17)
6)
Binatang yang keluar dari laut, menyatakan perihal diktator dunia (13:210).
7)
Binatang yang keluar dari dalam bumi (13:11-18).
Ke-7 figur tersebut diatas munculnya selama masa murka Allah dituangkan 3
tahun terakhir dimasa Tribulasi. Tidak muncul secara kronologis.

2B.

Penjelasan tentang ke-7 figur itu:


1C.

Wanita ini adalah Israel yang memang dilukiskan dalam PL sebagai


mempelai perempuan dari Tuhan Yesus (II Kor 11:2 perawan). Baca
Kejadian 37:9-11.
Jadi wanita ini menunjuk pada Israel dan bukannya pada gereja. Israel
adalah sumber asal usul Yesus Kristus. Tanda (semeion mega) 12:3;
13:13-14; 15:1; 16:14; 19, menunjukkan adanya prophetic warning.

2C.

Naga Merah Padam (12:3-4)

STTII

Nampak dilangit meskipun peristiwanya dibumi. Diskripsi diri,


kepala 10 tanduk, 7 mahkota.
Daniel 7:7-8, 24, Benteng ini mewakili setan dalam pengontrolan
seluruh kerajaan di bumi dimasa Tribulasi.
Wahyu 12:9 Naga menyatakan setan
Merah menyatakan peperangan dan pertumpahan darah pada masa
itu.
10 tanduk, sesuai dengan Daniel 7:24 menyatakan 10 Kerajaan
yang mundur teratur ketika tiba diktator politik maupun rohaniah
di dunia.
1/3 binatang dihempaskan ke bumi menunjukkan kuasa dan kaki
tangan setan yang memenuhi bumi, siap untuk perang terakhir.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

73

3C.

Anak laki-laki (12:5-6)

4C.

Posisi berdiri adalah menyatakan siap menerkam mangsanya yaitu


anak dikandung perempuan yaitu Yesus Kristus. Siap perang.

Diskripsi anak laki-laki tak ayal lagi adalah tentang pribadi Yesus
Kristus (Maz 2:9, Wahyu 19:15).
Dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke tahtaNya
menunjuk pada kenaikan Yesus Kristus ke surga dan bukan
Repture karena yang kedua berkenaan dengan orang-orang
percaya (gereja).
Matius 24:16 menunjuk pada pengungsian Israel di awal Tribulasi
Besar (Mrk 13:14)
Pemeliharaan Allah adalah mujizat seperti waktu pengembaraan
selama 40 tahun di padang belantara.
Diikuti dengan perang malaikat Michael dan malaikatmalaikatNya dan setan dengan malaikat-malaikatnya.
1260 hari dijelaskan juga dalam 12:14, Perlindungan ini diikuti
oleh perang disurga.

Setan dihempaskan dari surga oleh Michael (12:7-12)


Ini suatu perang akhir zaman yaitu perang disurga. Sekarang setan
merajalela tapi nanti penghakimannya diperoleh melalui perang dan
dihempaskan bersama-sama pengikut-pengikutnya dan merajalela besarbesaran sebelum dirantai 1.000 tahun lamanya (20:1-7).
Ayat 10

Penuduh

Yoh 16:11

Secara de jure setan sudah dikalahkan dalam KKKK,


namun secara de fakto penghukumannya ternoda.

Ayub 1:16 dan Wahyu 12:10


Menunjukkan bahwa fungsinya masa kini ialah penuduh
orang percaya di surga
Yesus Kristus ditentang setan di surga sebagai Imam,
ditentang dibumi sebagai Raja, terutama masa Tribulasi
Besar dan sebagai Nabi, dilihat secara besar-besaran
(klimaks) pada kuasa Tribulasi Besar (13:11; Wahyu
20:10).

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

74

Ayat 10-12

Nyanyian pujian disurga tentang kemenangan dan masa


baru yang segera akan tiba. Kerajaan 1.000 tahun (ayat
10a), hukuman setan (10b).
Kemenangan Kristus dan sorak sorai isi surga, kedahsyatan
isi bumi oleh penguasa setan, waktunya singkat karena
KKKK dan KST segera tiba.

5C.

Anak laki-laki dari Perempuan itu dianiaya naga (12:13-17)


Ayat 13-14

Sasaran utama naga ialah wanita yang disebut dalam ayat 1.


Namun ia diberi dua sayap burung nazar (ayat 14) menunjukkan
pada pengalaman PL, seperti Kel. 19:4, Ul. 32:11-12, Mat. 24:16,
Mrk. 13:14, Lk. 21:21.

Padang pasir tidak hanya berati tak ada bukit dan gunung.

Masa, masa-masa, dan masa tentu berarti 3 masa= 3 tahun


(Dan 7:25; 12:7, dan 11:2; 13:5). Jadi jelas bahwa masa siksaan
besar bukan masa kini tapi masa specific = 3 tahun terakhir.
Ayat 15-17
Sarana serangan setan ialah semburan air yang menelan wanita itu.
Ia tertolong oleh bumi yang menelan air itu. Namun serangan
berbalik kepada keturunan yang lain yang taat dan memiliki
kesaksian Yesus. Jadi disini orang Yahudi yang percaya
sebagiannya adalah 144.000 orang itu. Perang berjalan ter, Wahyu
12 memperkenalkan 5 figur utama diakhir zaman:
1)
2)
3)
4)
5)

Setan
Kristus
Malaikat-malaikat
Wanita
Sisa Israel

Pasal 13 mengungkapkan 2 figur lainnya

6C.

Figur ke-6: Binatang Besar (buas) dari laaut (13:1-10)


1D.

Perkenalan Binatang Besar itu (13:1-2)

STTII

10 tanduk serasi dengan nubuatan Daniel (Dan 7:7-8;


Wahyu 13:3, 7). Tanduk kecil dari Daniel menjadi
Binatang Besar dari Wahyu.

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

75

2D.

Asal-usulnya laut, menyatakan bahwa ia berasal dari orang


kafir (non Yahudi) (17:15).
Diskripsi ayat 2:
Macan tutul = Kerajaan Yunani (Dan 7:6)
Beruang
= Kerajaan Media-Parsi (Dan 17:5)
Singa
= Kerajaan Babel (Dan 7:4)
Transfer kuasa dari setan kepada binatang itu adalah antiKristus (II Tes 2:9), yang melakukan berbagai mujizat
menentang Kristus.

Binatang itu luka parah


Kekuasaannya membuat ia sembuh secara ajaib sehingga banyak
orang menyembah tuannya. Setan tak bisa membangkitkan orang
mati, tapi bisa menyembuhkan penyakit.
Arti penting ialah kehadiran anti-Kristus sebagai penguasa dunia
disertai kekuatan supranatural dan pembebasan ajaib.
Dua kemungkinan tafsiran luka dikepala:
1) Dari sudut sejarah pemerintah Romawi non-Kristen
dikalahkan dan diganti negara dengan kuasa Kristen.
Kemudian diambil alih dengan kuasa non-Kristen dimasa
Tribulasi. Kehadiran kekaisaran Romawi sekular itu adalah
penyembuhan secara mujizat.
2) Pemimpin dunia yang bakal muncul adalah sungguh demikian
dan dengan kuasa setan yang ajaib ia disembuhkan.

3D.

Penyembuhan kepada setan dan binatang besar itu (13:4-6)


Sifat penuh mujizat dari binatang besar itu membuat dunia
menyembah dia dan setan pemberi kuasa itu, dan memang
merupakan cita-cita setan seperti dalam Yes 14:14. Cita-cita itu
ialah bahwa setan merebut posisi Allah-Anak, setidak-tidaknya 3
tahun.
Pemerintahannya 42 bulan sebagai penghina Allah dan surga serta
mereka yang tinggal disana. Hebatnya ialah tanpa perang tapi
memakai mujizat kesembuhan.

4D.

Penguasa Dunia oleh Binatang Besar (13:7-8)


Sebagai penguasa dunia:

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

76

5D.

Ia diperkenankan melawan orang-orang kudus.


Ia berkuasa atas setiap suku, umat, bahasa dan bangsa.
Ia disembah oleh orang yang tak beriman di masa PL, PB
dan penguasa pra-ciptaan.

Panggilan agar Mendengar (13:9-10)


Ayat 9
Panggilan/seruan Tuhan ditujukan pada perorangan karena yang
percaya sungguh minoritas. Ini ciri panggilan Tuhan sepanjang
zaman. Barangsiapa individu sifatnya persekutuan seduai atau
se-denominasi hanya perlu berkenaan dengan pribadi-pribadi
(individu-individu) untuk berpaling kepada Juru Selamat dunia ini.
Kalau ini diabaikan semua yang lain tak perlu ada.
Dalam semua periode (zaman) Tuhan tetap memanggil orang yang
mau mendengar (Matius 11:15; 13:9, 43; Mrk 4:9, 23; Lk 8:8;
14:35). Panggilan masa Tribulasi ini bisa diterapkan juga dimasa
gereja.
Ayat 10
Ada banyak yang mati sahid di masa Tribulasi Besar. Undangan
Tuhan ialah Ketabahan dan iman.

7C.

Figur ke-7 Binatang Besar Kedua dari Bumi


1D.

Pribadinya(13:11-12)
Asal-usul negaranya maupun geografis khusus tak jelas. Ia
mungkin sekali yang sama dengan Wahyu 19:20 dan 20:10. Ia
mirip setan karena berbicara seperti naga. Peranan dan sifatnya
lebih mirip tokoh agama yang berfungsi menunjang tokoh politik
yaitu binatang besar pertama. Ia diberi kuasa setan. Binatang
pertama mereka memperkuat penyembahan kepada setan. Jadi
peranan rohaninya mirip Roholkudus. Jadi ini adalah antiTritunggal.

2D.

Perbuatan Ajaib/Mujizat (13:13-15)

STTII

Ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua


orang

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

77

3D.

Ia menyesatkan mereka yang diam dibumi dengan tahta. Ia


menyuruh mereka yang diam di bumi mendirikan patung bagi
kehormatan binatang pertama.
Patung binatang diberi nyawa
Pembunuhan bagi yang tak menyembah patung itu

Penguasaan Pusaran Dunia (13:16-18)


Tanda di tangan dan di dahi 666 sebagai tanda pengikut antiKristus dan sistem perdagangan (jual beli) harus memakai tanda
itu. Pembunuhan massal bagi yang tak terpakai. Banyak spekulasi
tentang tanda ini tetapi arti yang normal ialah bahwa

3B.

Suasana sesudah Pengontrolan anti-Tritunggal (tujuh visi)


1C.

Pendahuluan
Suatu kontras besar dengan kegiatan anti-Tritunggal (setan, binper, dan
binped atau SBB). Anak Domba manusia dibumi dengan sabit tajam
(band. 13:11 dan 14:14-16). Pasal ini memberi tujuh visi yang terpisahpisah tidak saling berkaitan dan tidak menunjukkan suatu urutan
kronologis.
Bahkan harus dikatakan bahwa inilah panorama kegiatan akhir masa
Tribulasi. Roh menghendaki kita pahami itu sebelum murka Allah
dituangkan besar-besaran di pasal 13 dan 16. Visi ini bertujuan menolong
orang percaya melihat hasil akhir sehingga mereka tetap tabah. BSS
diganti oleh Anak Domba. Penyembah berhala diganti penyembah
Kristus.

2C.

Visi Kesatu (14:1-5)


1D.

Juru Selamat (ayat 1a)


Anak Domba adalah Yesus Kristus. Disini Ia datang mengakhiri
semua kejahatan. Dalam Wahyu Ia muncul beberapa kali dalam
konteks berbeda pula.

STTII

Wahyu 5:6
: Anak Domba disalibkan
Wahyu 5:8, 12, 13
: Anak Domba disembah (dimuliakan)
Wahyu 6:1, 16
: Anak Domba dinyatakan adil dan
benar
Wahyu 7:9, 10, 11, 17 : anak Domba ditinggikan

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

78

2D.

Tempat (ayat 1)
Tempat Ia berada adalah Bukit Sion, suatu pemandangan dibumi,
tempat khusus yang telah dipilih Allah buat pusat pemerintahan
Mesias. Ini berbeda dengan Yerusalem baru. (baca Mazmur 2:6;
Zakh 14:4; Yes 24:23).

3D.

Mereka yang dimeterai (ayat 1)


144.000 sama dengan dalam Wahyu 7, mereka diselamatkan dan
dimeteraikan untuk menjadi saksi dalam masa Tribulasi terdiri
dari 12.000 tiap suku. Tugas mereka pada masa Tribulasi =
pengkhotbah tentang kasih Karunia Allah dalam Yesus Kristus
(Injil Keslamatan) dan pemberita tentang Kerajaan Allah.

4D.

Materainya (ayat 1)
Wahyu 7:3
Ef 1:14; 4:30
Wahyu 14:1

5D.

Meterai diletakkan didahi


Meterai diletakkan di hati oleh Rohul Kudus
tanda pemilikan oleh Anak Domba kontras
dengan pasal 13, NamaNya dan BapaNya.

Lagu Mereka (ayat 2, 3)


Paduan suara ini dibumi oleh orang-orang tebusan asal Yahudi.
Nyanyian tentang keselamatan mereka. Kata-katanya tak disebut
seperti Wahyu 5:8-10 tapi tentang isinya mirip. Memang selalu
lagu dihati orang tebusan. Sebab pengalaman itu indah tak habis
kata dalam kamus hidup orang tebusan untuk memuji Dia. Kecapi
adalah alat instrumen disini, karena kusuk dan beralun secara
harmonis disebut 40 kali dalam PL (Yes 24:8; Maz 137:1-4).
Diakhir Tribulasi 144.000 orang tebusan asal Israel memetik
kecapi lagi sebagai tanda kesiapan memasuki kerajaan adil
makmur damai sejahtera yang telah lama dijanjikan Allah kepada
manusia. HALELLUYAH.

6D.

Kesucian Mereka (Sanctification) (ayat 3-5)


Arti penting ialah = positional, progresif, dan perfected
santification. Laki-laki semua? Tidak. Perempuan semua karena
perawan? Tidak. Mereka adalah laki-laki dan perempuan yang
setiawan kepada Anak Domba (ayat 4). Kesetiaan itu terlihat dari
arti kudus posisi, kudus pengalaman, dan kudus puncak kepada

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

79

Anak Domba. Mereka tulus tiada cela. Korban sulung = orang


Yahudi.
Wahyu 3:5

3C.

Kristus berjanji bahwa mereka yang percaya


namanya tak akan dicoret dari dalam buku
kehidupan.

Visi Kedua (14:6-7)


1D.

Pemberita (Pembawa Berita) (ayat 6)


Dari Israel kemudian Gereja, kemudian 144.000, kemudian dua
saksi, dan akhirnya malaikat satu berita yaitu Injil Keselamatan.
Pada masa Gereja malaikat tidak memberitakan Injil. (KPR 10)
namun tak berarti mereka bukan pemberita Injil (Gal 1:8). Di masa
Tribulasi Allah memakai metode asli yaitu malaikat = pemberita
(angelos) mengapa? Karena kejahatan dan kuasa setan sudah
merajalela tak terbendung lagi. Ialah manusia istimewa tapi tak
seperti ketujuh Roh (=Rohulkudus). Ia masih dibawah
kesempurnaan, suatu waktu agar manusia (=orang-orang percaya)
tetap menyembah Allah Tritunggal meskipun banyak mujizat
dilakukan oleh setan Tritunggal. Jadi karakter masa Tribulasi:
1)
2)
3)
4)
5)

Ada anti Allah Tritunggal yang bereaksi


Ada suatu pemerintahan dunia
Ada satu agama dunia
Ada satu sistem ekonomi dunia
Ada pembantaian masal para penentang naga, Binatang
pertama dan Binatang kedua
6) Ada banyak bukti bahwa dunia kini mengarah kesana
7) Ada kejelasan tanda bahwa KKKK sudah diambang pintu

12A.

Tujuh Cawan Murka Allah (15:1 16:21)


1B.

Peristiwa Pendahuluan Cawan Murka Allah (15:1-4)


1C.

Tanda di Langit (ayat 1)


Pasal 12 sudah memperlihatkan dua tanda.
Ay. 1 seorang wanita berpakaian matahari yaitu Israel
Ay. 3 seekor naga merah besar yang adalah setan.
Pasal 15:1 ini terlihat tanda lain yang diungkapkan dengan karakterisasi
besar dan ajaib, karena peristiwa dahsyat mengerikan segera tiba yaitu

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

80

tujuh malapetaka terakhir. Malapetaka ini berlipat ganda dampaknya


bila dibandingkan dengan malapetaka Mesir (Kel. 12:29). Kata tujuh
muncul delapan kali dalam pasal 15. Bila digabungkan kata terakhir
maka hal ini menyatakan suatu kepastian dan suatu puncak murka Allah.
Tujuh Malaikatdisini mungkin sekali adalah 7 hamba Allah dari 7
sidang seperti yang terdapat dalam pasal 2, 3. Dan tugas mereka adalah
mengadili/menghakimi (15:7 dan 16:1) adalah cocok dengan penyataan
Allah (I Kor 6:2). Kata berakhirlah sebenarnya berarti penuh melimpah
atau dalam bahasa Inggris adalah filled up. Allah telah panjang sabar (2
Pet 3:9), namun murkaNya telah menumpuk karena manusia tidak mau
berpaling kepada Juruselamat, harapan mereka satu-satunya yang telah
disediakan Allah sendiri, sehingga nubuatanNya dalam PL (Zaf. 3:8) kini
digenapi oleh karena itu tunggulah Aku, demikianlah firman Tuhan,
pada hari Aku bangkit sebagai saksi. Sebab keputusanKu ialah
mengumpulkan bangsa-bangsa dan menghimpunkan kerajaan-kerajaan
untuk menumpahkan keatas mereka geramKu, yakni segenap murkaKu
yang bernyala-nyala, sebab seluruh bumi akan dimakan habis oleh api
cemburuKu (Zef. 3:8).

2C.

Lautan Kaca (15:2)


Lautan Kaca ini dilihat Rasul Yohanes bercampur api beda dengan
yang dilihatnya dalam pasal 4:6, yakni bercampur kristal. Api sering
dipakai untuk mengungkapkan murka Allah (Ibr 12:29, Kel 3:2, 2 Tes
1:30, 10, 2 Pet 3:7-13). Yohanes juga melihat orang-orang yang menang,
the Victors yang tidak mau tunduk kepada binatang, wibawanya,
tandanya, bilangan, namanya. Pada masa itu mereka nampaknya seperti
orang bodoh yang patut dikasihani tetapi sesungguhnya mereka adalah
pemenang. Mereka dihina, dan dibunuh sebagai syahid pembela Kristus,
tapi mereka menang karena penebusan Darah Kristus (Why 12:11). Bagi
orang-orang percaya dalam masa Tribulasi ini berlaku pernyataan Paulus
mati adalah keuntungan (Fil. 1:21). Mereka siap menyanyi lagu
kemenangan diiringi kecapi.

3C.

Nyanyian Musa (15:3-4)


Disini Allah sebagai perencana/pencipta keselamatan dan Kristus sebagai
Juruselamat dipuji, dipuja dan ditinggikan. Perulangan dari Ulangan 31
dan 32 yang berkenaan hari-hari terakhir (Ul. 31:29). Rupanya kelompok
orang beriman ini sama dengan yang dinyatakan dalam Wahyu 14:2-5,
13. Mereka telah ditebus sehingga mereka melupakan diri-derita yang
dialami dan terpusat takkan ragu kepada Pencipta dan Penebus.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

81

Lagu ini juga mengandung pemandangan ini tentang pemerintahan


Kristus yang adil, benar dan makmur dibumi (Wahyu 21). Ia menjadi
Raja segala Bangsa Anti Kristus akan dikalahkan dan Kristus akan
menang dan meraja, suatu penggenapan nubuatan Allah dalam PL. (Mzm
2:6-9; 86:8-9; Yes 2:2-4; 66:6-17; 23; Zakh 14:16-17; Fil 2:9-11).
Penyembahan semua bangsa kepada Kristus itulah alasan utamanya lagu
permuliaan ini.
2B.

Persiapan bagi Cawan Penghakiman (15:5-8)


1C.

Pemandangan di Surga (ay. 5, 6)


Kemah Kesucian dari Bait Suci menunjukkan pada ruang Maha Suci
dalam Bait Allah yang biasanya dimeteraikan (ditutup rapat) sebagai
tempat rahasia. Namun dalam Yesus tempat itu dibukakan bagi orang
tebusan. Disitulah Allah berdiam, Allah disembah dan dihampiri. Namun
dari situ pulalah murkaNya atas dunia yang bertumpuk-tumpuk itu
dijalankan. Panorama surga yang indah itu ternyata bertolak belakang
suasana dunia di bawah dimasa tribulasi.
Yang keluar dari ruangan maha suci bukan imam yang berhak setahun
sekali melayani disana, tetapi adalah tujuh malaikat jemaat yang telah
berfungsi sebagai imam. Ingat Imamat yang Rajani dalam buku Petrus
kekudusan Allah dan keadilan Allah yang diinjak-injak segera dipulihkan
dengan hukuman dahsyat bagi penghujat-penghujat itu. Secara utuh dan
komplit murka Allah dituangkan.

2C.

Tujuh Cawan Murka Allah (ay. 7)


Cawan bahasa Inggris Vial berasal dari kata phiale adalah semacam
mangkok yang permukaannya lebar sehingga bila isinya dituangkan cepat
mengalir, banyak sekaligus, dan cepat selesai juga penuangannya. Suatu
ekspresi kedahsyatan murka Allah yang menyapu bersih dunia, tanpa
ampun dan tak terelakkan. Kemampuan manusia, ilmu manusia, pakar
dalam bidang apapun, tak berdaya sama sekali. Mereka yang menolak
minum dari cawan keselamatan Allah, harus minum dari cawan murka
Allah. Betapa bijaksananya manusia masa kini akan berkata seperti
pemazmur.

3C.

Asap Dalam Bait Allah (15:8)


Dalam PL awan kemuliaan memenuhi kemah sembahyang ketika selesai
dibangun (Kel 40:35). Hal serupa terjadi pula dikala BA selesai dibangun
(I Raj 8:10-11). Namun tak terlihat asap karena lebih berhubungan dengan

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

82

penghakiman. Itulah sebabnya seluruh bukit Sinai diselubungi oleh asap


ketika Musa menerima Hukum Taurat dari Allah (Kel. 19:18).
Bandingkan juga dengan Yesaya 6:4.
Dalam konteks ini Yohanes melihat murka Allah yang dituangkan ke
bumi dan sebelum selesai penuangan cawan seorangpun tidak
diperkenankan memasuki Bait Allah, doa dan usaha apapun tidak dapat
lagi menunda / membatalkan penuangan murka itu. Sorga dan Hadirat
Allah telah dikelilingi ranjau-ranjau mematikan (Rat. 3:43-44). Masa kini
adalah masa anugerah (Yoh. 1:17). Ditawarkan kepada semua orang,
orang yang berpaling kepada Tuhan masih bisa diampuni.
3B.

Penuangan Cawan Penghakiman


Pendahuluan (16:1-12)
Bagian Alkitab tidak membawa penghiburan sama sekali. Namun kabar baik
ialah bahwa kita akan diangkat sebelum masa murka Allah itu. Penuangan ini
adalah ekspresi kekuasaan dan kedaulatanNya, kebenaranNya dan
kekudusanNya.
Ay. 1

Menunjukkan suara yang nyaring memerintahkan para malaikat


untuk memulai tugas mereka.

Sebelas kali kata nyaring dipakai dalam pasal ini, hal ini menunjukkan pada
kedahsyatan penghakiman itu, yang bersifat literal dan futuristik. Apa yang
terjadi dimasa kita ini hanyalah merupakan gladi resik bagi masa datang itu.
1C.

Cawan Pertama (16:2)


Yang ditimpa pertama kali adalah penyembah-penyembah berhala, suatu
tanda sikap konsisten dari Allah terhadap kelompok ini sejak PL (Ul.
28:27-35), tubuh mereka ditimpa semacam bisul yang jahat dan yang
berbahaya serupa dengan bala penyakit dalam Kol. 4:8-12. Meriam juga
ditimpa penyakit yang sama (Bil. 12:10). Ayub juga mengalaminya
namun atas ijin Allah (Ayub 2:7-8). Kata Berbahaya berarti sangat sakit
dan mengganggu. Kalau melalui Kristus penyakit disembuhkan tetapi jika
melalui anti Kristus penyakit semakin merajalela.
Ada kesamaan murka cawan dengan murka sangkakala. Perbedaannya
terletak pada intensitas tingkat kedahsyatan malapetaka yang dihadapi.

5C.

STTII

Cawaan Kelima (16:10-11)

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

83

Sasaran murka Allah disini diarahkan kepada takhta binatang itu (Why
2:3). Binatang (anti Kristus) yang telah disembah akhirnya dipertontonkan
dalam keadaan tak berdaya. Kegelapan selalu menyatakan kondisi
kerajaan setan. Karena dahsyat dan sakitnya keadaan mereka maka
mereka hanya dapat menggigit jari karena menahan kesakitan itu. Oleh
karenanya penghujatan kepada Allah makin bertambah penggenapannya
dapat dilihat dalam Zakharia 14:12.
Kegelapan dalam Binatang besar itu mempersulit perjalanan mencari
kelepasan dan derita (transportasi dan komunikasi terputus). Penderitaan
bertambah dahsyat, namun hati manusia bertambah keras dengan
kebencian kepada Tuhan Allah Tritunggal.
6C.

Cawan Keenam (16:12)


Penuangan cawan keenam keadaannya hampir sama dengan sangkakala
keenam. Disini bisa merupakan penggenapan nubuatan Yesaya (Yes.
11:15-16).
Air sungai Efrat kering dengan maksud melancarkan perjalanan menuju
perang Armagedon. Tentara dari timur yang dibicarakan dalam Yehezkiel
37 dan 38 dapat meluncur dengan cepat tanpa halangan dalam jumlah
yang besar (1 juta) menuju ke tanah Palestina.

7C.

Tujuh Cawan Murka Allah (16:13-15)


1. Pengompakan Binatang, Naga, Anti Kristus untuk mempersatukan
semua kekuatan dunia guna menghancurkan Israel.
2. Kebangkitan Spiritisme.
3. Kekuasaan setan atas manusia, untuk melakukan tanda-tanda dan
mujizat serta untuk mempersatukan manusia dibawah kaki setan untuk
all-out war melawan Allah dan umatNya-Global attack.
4. Penyataan kuasa Tuhan Yesus atas seisi dunia. Dikala bangsa-bangsa
menyatu di Yerusalem maka perang segera dimulai.
Tiga roh yang menyerupai katak yang keluar dari mulut naga dan
binatang besar serta dari nabi palsu adalah trinitas setan untuk menentang
Tritunggal. Mereka adalah roh-roh jahat yang akan membuat banyak
mujizat untuk menipu pemimpin-pemimpin dunia dan menyeret mereka
untuk terlibat dalam perang di hari Allah yang Mahabesar.

Ayat 15
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

84

Pada saat yang sama Allah memberikan berkat khusus bagi orang saleh
yang mati di masa Tribulasi itu. Orang-orang saleh itu sudah menanti
dengan penuh kerinduan masa KKKK dan telah menolak menyembah
berhala.
8C.

Meterai Ketujuh (16:16-21)


Sudah terlaksana adalah merupakan seruan Yesus di Kalvari (Yoh.
19:30). Pengadilan sudah nampak.
Ayat 16
Armagedon akan menjadi tempat pertempuran besar-besaran. Napoleon
Bonapartte pernah menjuluki tempat itu the cockpit yang artinya tempat
yang baik untuk mengendalikan peperangan (medan perang). Tempat
yang kini dinamakan Megiddo, di dataran rendah Esdrelon.
Ayat 17-18
Guruh dan kilat menyatakan eksploitasi yang dahsyat dan gempa yang
dilukiskan secara dahsyat pula.
Ayat 19-20
Kata Babylonia terbagi tiga untuk meminumnya murka Allah mungkin
sekali hal ini berkenaan dengan tiga kejahatan mereka yaitu,
penyembahan berhala, kejahatan, kebingungan agama. Kota-kota akan
dihancurkan rata dengan tanah. Setiap pulau dan gunung lenyap ketika
bumi berputar-putar.
Ayat 21
Hujan batu seberat 1.500 kg menimpa bumi, namun manusia masih belum
bertobat juga.

13A.

Kejatuhan Babylonia (17-18)

14A.

Kemenangan Kristus dan Kerajaan Allah (19:1-20:15)


Bagian ini mengungkapkan saat yang sangat dinanti-nanti oleh orang-orang percaya.
Tiga hal terjadi disini:
1. Pesta penuh keceriaan di Surga (19:1-10)
2. Pengadilan penuh kengerian dibumi (19:11-21)

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

85

3. Pemerintahan Kristus dibumi (20:1-9)


4. Penghakiman setan dan manusia yang tidak percaya (20:10, 15)
1B.

Pesta penuh keceriaan disurga (19:1-6)


Saat seperti ini akan penuh dengan keceriaan karena adanya pesta anak Domba di
Surga. Penyembahan yang penuh dengan pujian terlihat memenuhi Surga.
1C.

Pujian Haleluyah (19:1-6)


Empat kali kata Haleluyah dipakai sebagai manifestasi pujian kepada
Anak Domba Allah, yang telah mengangkat dosa isi dunia ini. Inilah
nyanyian Haleluyah yang artinya Puji Tuhan. Pemunculannya adalah
dalam ayat 1. 3. 4 dan 6. Kata ini sering terlihat dalam pembukaan dan
penutup Nyanyian Mazmur terutama terlihat dalam Mazmur 146-150.
Pujian ini merupakan ekspresi rasa bahagia dari umat Allah. Tidak ada
orang lain yang bisa menyanyikannya dengan benar kecuali orang percaya
karena ini adalah merupakan lagu Surgawi. Isi pujian itu disimak dibawah
ini:
1D.

Nyanyian Pujian Haleluyah I (19:1)


Ada yang menamakan bait pertama ini sebagai Haleluyah
Penebusan (Halleuyah of Redemption) karena hal ini berkenaan
dengan pertemuan Kristus dengan orang tebusanNya sebagai
puncak dari pengalaman penebusan itu.
Namun juga yang sangat penting disini ialah bahwa pujian mereka
berkenaan dengan keadilan Tuhan yang telah dinyatakan dengan
penghakiman kepada kaki tangannya. Semua sistem keagamaan
dan sistem politik dan ekonominya telah terbukti gagal. Tuhan
Allah telah menang.
Dalam pujian Haleluyah ini Yesus Kristus dikatakan sebagai
Tuhan Allah kita, suatu deklarasi jelas bahwa Dialah Tuhan dan
Allah sendiri. Ialah yang mempunyai keselamatan, kemuliaan,
kehormatan dan kuasa. Pujian bagiNya sebagai pencipta telah
dikumandangkan (Why 4:11). Pujian dengan nyanyian baru
kepadaNya sebagai penebus telah dipujikan juga (Why 5:12, 13).
Kini yang menjadi puncaknya ialah bahwa Dia dipuji karena
pelepasan dan penyelamatan yang sempurna dan komplit.
Seluruh kejahatan dan sijahat telah dikalahkan dimata mereka.
Sidang yang menyanyikan pujian ini terdiri dari mempelai
perempuan dan semua salehNya.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

86

2D.

Nyanyian Pujian Haleluyah II (19:2-3)


Nyanyian ini serasi dengan Mazmur 104:35, dimana keadilan dan
kebenaran Allah secara konsisten mengadili orang baik dan orang
jahat. Penyesat ulung disini telah ditaklukkan didepan mata anak
anakNya. Darah hamba-hamba Allah yang tercurah telah dibalas
dengan setimpal dan adil. Penghakiman atas kejahatan secara tetap
dan final merupakan sukacita bagi umat Allah. Mereka memuji
Allah dengan pujian Haleluyah.

2C.

Panorama Ngeri di Bumi (19:11-21)


Perikop berikut ini merupakan ungkapan tentang peristiwa yang dinantinantikan oleh semua umat Tuhan. Pasal-pasal sebelumnya dari buka
Wahyu telah bergerak menuju ke arah ini, yaitu saat dimana Tuhan Yesus
Kristus menjadi Hakim dan Raja yang akan menghakimi dunia dan
seisinya dan yang akan menjadi raja dalam Kerajaan Allah dibumi. Ia
datang kedua kali dengan kemuliaanNya untuk mengalahkan musuhmusuhNya dan mendirikan kerajaanNya itu. Berbeda dengan
kedatanganNya untuk menjemput saleh-salehNya (Masa Repture), di
udara dalam kedatangan kedua kali ini Ia datang bersama saleh-salehNya
ke bumi.
Deskripsi diri Tuhan dinyatakan sebagai berikut:
Menunggang kuda Putih sebagai pertanda peperangan untuk mengalahkan
musuh-musuhNya. Nama si penunggang kuda Putih yang adalah Yesus
sendiri ialah YANG SETIA DAN YANG BENAR. Ia setia pada
janjiNya dan benar sesuai sifat-sifatNya. Ia dengan adil menghakimi
dan berperang untuk menyingkirkan ketidak benaran dan orang jahat
dan sesat sebelum Kerajaan adil makmur dan Damai Sejahtera yang
seribu tahun lamanya itu (Why 20:1-9) dimulai semua yang hina dan
cemar dilenyapkan sebelum semua yang mulia dan benar memenuhi bumi
(Lih Dan. 9:24, Yer. 31:31-34). Konsep dualisme Yunani dan dialektika
memang ditolak oleh Alkitab, yang jelas menegaskan bahwa semua hal
ada awal dan ada akhir, kecuali Allah Tritunggal sendiri.
Mata Tuhan Yesus (ay. 12), bagaikan nyala api. Hal ini menjelaskan
tentang kemampuan dan kuasaNya dalam menghakimi secara benar,
tepat. Ia dapat mengetahui secara cermat setiap penyimpang, penipuan,
ketidakpercayaan, dan pemberontakan manusia.
Kepala Tuhan Yesus (ay. 12) bermahkotakan Mahkota Kerajaan
(diadem). Mahkota ini berbeda dengan mahkota kemenangan (stefanos)

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

87

yang dipakai oleh orang percaya. Mahkota ini unik dan khusus dipakai
oleh Tuhan Yesus sebagai Raja. Nama yang terukir pada mahkota itu
bersifat rahasia. Ini wajar karena banyak hal tentang Tuhan Allah yang
baka merupakan rahasia yang tidak mungkin dibaca dan diketahui oleh
manusia fana.
TubuhNya, berpakaian jubah yang telah dicelupkan dalam darah (ay. 13).
Darah disini bukan darah penebusan yang tercurah di Kalvari, tetapi
darah-darah musuhNya yang tercecer ketika dipijak-pijak hancur dalam
penuangan murka Allah. NamaNya: Firman Allah, yakni yang
merupakan ekspresi untuk pikiran, hikmat dan pribadi Allah.
Pengiring/pendampingnya adalah pasukan dari Surga yang
menunggang kuda putih dan berpakaian linen halus yang putih bersih
(ay. 14). Deskripsi ini menunjukkan bahwa mereka adalah laskar-laskar
Kristus yang telah disucikan dengan darah Penebus mereka yaitu Yesus
Kristus, dan yang unik ialah meskipun mereka menunggang kuda putih,
mereka tidak harus berperang, seperti penjelasan berikut ini.
2B.

Kerajaan Damai Sejahtera dan tahta Putih (20:1-15)


1C.

Pendahuluan
Pasal ini membicarakan suatu harapan yang sangat dinantikan
aktualisasinya, terutama oleh para nabi. Tuhan sendiri menunjukkan
penantian itu dalam model doa yang diajarkanNya, yaitu: KerajaanMu
datanglah. Inilah saat yang dinantikan malaikat dikala mereka
menyanyikan lagu Natal dengan mengatakan ...... DAMAI DI BUMI
Ada tiga pandangan tentang pasal ini didasarkan pada kata seribu tahun
yang dipakai enam (6) kali dalam 15 ayat ini (Ay. 2, 3, 4, 5, 6, 7).
Pandangan-pandangan itu adalah:
1. Amillenialism
2. Postmillenialism
3. Premillealism
Pandangan 1 dan 2 menerima semua hal lain, seperti malaikat, surga,
judgement, setan, bangsa-bangsa dan kebangkitan sebagai sesuatu yang
secara wajar ada tetapi apabila membicarakan seribu tahun dinyatakan
secara simbolis. Hal ini inconsistent dan tak jujur terhadap Firman Allah.
Pemakaian Maz 90:4 dan 2 Petrus 3:8 tidak tepat untuk mendukung.
KDS dinyatakan Tuhan terjadi sesudah masa tribulasi (Mat. 24:29-30;
Dan 9:27). Bentuk pemerintahannya bersifat teokrasi (Maz 2:6-9; Yer
23:5; Lk. 1:30-33). Tempat kedudukan Allah tetap di Yerusalem (Yes.

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

88

2:2-4; Mat. 19:28). Israel akan dipulihkan (Yes 11:11-16) dan akan sekali
lagi menduduki tempat utama dalam sejarah dunia (Ul. 28:13).
Kondisi dunia adalah indah dan ideal, damai dalam dunia fana (Yes 11:79), dan damai yang utuh antara manusia (Yes. 2:4; 54:13-14). Satu bahasa
(Zak. 3:9). Semua ciptaan dibebaskan dari kutuk Allah (Yes. 11:6-9; 35:1,
2; Roma 8:19-21).
Peristiwa-peristiwa sampai ayat 19 menjelaskan keadaan pra-KDS. Jadi
suasana sistematis dan indah memundak didunia pada pasal 20, yaitu
percakapan tentang millenial atau Kerajaan Seribu Tahun. Lima hal
dibicarakan sebagai keadaan sebelum memulai KDS waktu KDS dan
sesudah KDS sebelum kekekalan masa datang.

15A.

2C.

Setan Dibelenggu (20:1-3)

3C.

Kristus Memerintah bersama Para Saleh (20:4-6)

4C.

Pengembalian Setan (20:7)

5C.

Pemberontakan Bangsa-bangsa (20:8-10)

6C.

Pengadilan Orang Sesat (20:11-15)

Surga Baru dan Dunia Baru (21 dan 22)


1B.

Surga Baru, Dunia Baru, Yerusalem Baru diturunkan (21:1-5)


21:1a
21:1b
21:2

STTII

Aku melihat surga baru dan dunia baru


Tak ada lagi laut berarti tambahan lahan hunian minimal 8x
lipat
Yerusalem baru menjadi ibukota. Nama-nama yang dipakai bagi
Yerusalem baru adalah Kota Suci (Why 21:2 dan 22:19);
Yerusalem Surgawi (Ibr 11:16); Bukit Zion (Ibr 12:22); dan istri
dari Anak Domba.
Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

89

21:3
21:4

21:5

2B.

Deskripsi Yerusalem Baru


21:10-21
21:14
21:16

21:17
21:18
21:19-20

21:21
21:22

21:23

21:24

3B.

Tembok besar dan tinggi


12 fondasi dari dalamnya nama dua belas rasul, jadi tempat hunian
gereja.
Berbentuk bujur sangkar karena panjang, lebar dan tinggi sama.
12.000 stadia= kira-kira 2.000 km ke segala penjuru dengan
daerah hunian tiga juta km persegi, mungkin seluas USA. Belum
lagi tingginya kira-kira 2.000km dan semuanya berupa kota yang
indah, cemerlang mulia dan tidak ada desa.
Tinggi temboknya 72 m. Ukuran malaikat rupanya sama dengan
manusia normal karena hastanya sama.
Kota emas murni. Lebih menunjukkan kemuliaan daripada
kegerlapan.
Warnanya indah, sebanyak 12 warna, tetapi bisa dikelompokkan
menjadi empat warna tajam, yaitu biru, hijau, merah, kuning. Tiap
fondasi satu permata mengitari kota dan bersusun berlapis-lapis
sehingga tata warna menjadi sangat indah dan menakjubkan.
Gerbangnya 12 mutiara, jalanya emas murni dan transparan.
Semuanya dijadikan baru penuh kemuliaan dan kesucian.
Tak ada Bait Allah karena Allah dan Anak Domba hadir di
Yerusalem Baru. Seluruh kota adalah tempat kediaman Allah. Tak
perlu bangunan khusus dan terpisah, karena hadirat Allah ada di
tengah-tengah umatNya.
Tak perlu lampu, listrik, atau lilin atau terang apa saja karena
kemuliaan Allah dan terang dunia Anak Domba menerangi
seluruh kota.
Orang-orang percaya non-gereja yang banyak dan memenuhi
dunia baru dan surga baru, membawa hormat, pujaan dan upeti ke
Yerusalem Baru tempat berdiamnya Gereja. Jadi Gereja tetap
mendapat tempat istimewa seperti Mempelai Perempuan sampai
Keabadian.

Deskripsi Kesenangan Penghuni Surga Baru dan Dunia Baru (22:1-21)


22:1

STTII

Allah berdiam bersama manusia aktualisasinya nama Anak


Domba yaitu Immanuel.
Allah menghapus air mata umatNya tak ada kematian, tak ada
kesusahan, tak ada tangisan, tak ada kesakitan. PENUH
SUKACITA.
Allah menjamin realisasi FrimanNya ini karena Dialah
penciptanya. FirmanNya selalu benar dan setia. Ini berarti misteri
terjadi.

Kepuasan kelanjutan dari kesegaran rohani baru


Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

90

22:2

22:7,12,20
22:8, 9

22:19

22:20,21

Kesehatan Jasmani Baru. Firdaus abadi menjadi hunian bagi


orang percaya. Pohon mungkin bukan satu pohon tapi satu macam
pohon yang berdiri berbaris rapi. Daunnya buat penyembuhan
(teraputic). Maknanya ialah kenikmatan yang dipertahankan dan
tak berakhir, bukan karena ada lagi penyakit di surga baru dan
dunia baru.
KKKK segera direalisasikan. Pernyataan tentang pengharapan.
KONSENTRASI IBADAH TETAP KEHARUSAN DISANA.
Yohanes salah arah lagi, karena pesona ia lupa dan hendak
menyembah malaikat lagi. Ia mendapat tegoran keras.
Penyembahan penting dan utama disana tetapi tetap waspada dan
tak salah arah. Yang disembah tetap Allah Tritunggal.
Ketidak berubahan Firman Allah. Disamping terhadap rasul,
peringatan keras terhadap manusia disampaikan bahwa Firman
Allah jangan ditangani sembrono. Tak bisa ditambah atau
dikurangi. Pengurapan Roh Kudus diperlukan untuk pemahaman
Firman Allah sehingga tak keliru.
Postlude Ibadah atau penutup kebaktian. Ternyata bagi orang
Kristen yang mula-mula KKKK yang segera dan tiba-tiba diyakini
dan dijadikan nuansa penutup ibadah. Rasul Yohanes pun
demikian perasaannya.

DISKUSI & KESIMPULAN: . . . . . . .

TUGAS & DISKUSI: Membuat Artikel singkat (pilih pasal dan nats dari kitab Wahyu).
Diharap supaya membahas artikel yang dimaksud dari berbagai sudut pandang, seperti 2 contoh
di bawah ini:

1. ARTIKEL SINGKAT: MANNA TERSEMBUNYI DAN BATU PUTIH


DALAM WAHYU 2:17

Latar Belakang Janji Berkat

Menafsirkan manna tersembunyi harus melihat latar belakangnya di Keluaran 16, saat Musa
memimpin Isarel dari Mesir ke Kanaan. Yesus mengatakan dirinya sebagai Manna yang turun
dari Surga.
Dasar
Beberapa penafsiran:
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

91

1.
2.
3.
4.

Pesta Mesianik dalam kerajaan Mesias


Benediktus berpendapat = kapasitas menikmati semua berkat-berkat surga
Ekspresi dari hidup kekal
Simbol dari Yesus Kristus sendiri yang menang akan diberi upah, pandangan ini
menunjuk bebarapa alasan:
a. Yoh 6, Yesus adalah manna yang dibutuhkan untuk kehidupan kekal.
b. Yesus menggambarkan dirinya sebagai roti, di mana Ia adlah satu-satunya
sumber yang dapat mencukupi keperluan terdalam keselamatan rohani orang
percaya.
c. Manna yang tersembunyi sebagai kontras dengan manna yang di padang gurun.
Manna di padang gurun memenuhi jasmani, manna tersembunyi mempunyai nilai
rohani
d. Dalam konteks Why. 2 Manna menggambarkan Kristus.

Manna dalam Why. 2:17 dapat dimengerti sebagai simbol Kristus, yang orang-orang percaya
dapat terapkan secara rohani dalam berkat persekutuan.
Orang-orang yang diberkati
Siapakah yang mengambil bagian dalam manna yang tersembunyi. Janji ini dari Tuhan untuk
setiap orang yang telah diselamatkan. Manna berkat umum bagi semua umat Allah di bawah
Musa, sama dengan Yohanes 6 Kristus manna untuk semua orang percaya, bukan hanya
sebagian dari mereka. Perkataan Kristus kepada Gereja Pergamus menawarkan bukti-bukti yang
diperbaiki untuk kesatuan dengan semua umat-Nya.
a) Dia mengatakan bahwa Dia akan mengadakan peperangan melawan penyembahpenyembah berhala dengan pedang di mulutnya (bnd. Why. 19:11-12).
b) Tuhan menjelaskan kemenangan orang yang ikut serta di dalam manna itu adalah yang
berpegang pada nama-Nya dan yang tidak menyangkal iman (Bnd. Why. 14:12)
Latar Belakang Batu Putih
Beberapa pendapat tentang arti dari batu putih dalam Wahyu 2:17, didasarkan dari kebiasaan
dalam dunia Yunani-Romawi dan kebiasaan Yahudi.
1. Kebiasaan Yunani-Romawi.
a. Menunjuk kepada sebuah jimat putih yang dinyatakan dengan sebuah nama dari
allah dan yang tidak diketahui oleh orang lain selain dia sendiri yang
memakainya. Saran ini kelihatannya menarik namun tidak seperti yang Tuhan
maksudkan karena sumber ini mengadung unsur-unsur pnyembahan berhala.
b. Batu putih menunjuk kepada batu putih di pengadilan yang dipakai untuk
menghitung suara, di mana jika mendapat batu putih dinyatakan bersih/bebas
dari hukuman. Sedangkan batu hitam dinyatakan mendapatkan vonis/hukuman.
c. Batu putih sebagai karcis untuk masuk dan menikmati upacara yang diadakan
pemerintah untuk menyenangkan masyarakat.
2. Kebiasaan Yahudi
Ada beberapa dasar dari kebiasaan Yahudi;
a. Menunjuk kepada assesoris imam besar yang ditaruh di atas kepala yang
menunjukkan makna kudus bagi Tuhan (kel. 28:36-37). Tetapi batu dalam
Wahyu 2 putih, sedangkan di sini emas.
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

92

b. Mengacu kepada 12 batu permata yang dirajut di pakaian Imam Besar sebagai
tutup dada (kel. 28:15-21).
c. Mengacu kepada Urim dan Thumim (Kel. 28:30). Usulan ini kelihatan masuk
akal dengan beberapa alasan:
1) Urim artinya terang menunjuk kepada putih.
2) Urim hanya diketahui oleh imam dan batu putih bertuliskan nama yang
diketahui hanya oleh yang menerima batu tersebut.
3) Kalau manna yang tersebunyi mengacu kepada manna Perjanjian Lama,
maka batu putih dapat juga menunjuk kepada urim dalam Perjanjian
Lama.
d. Kebiasaan Yahudi untuk batu putih berhubungan dengan deskripsi dua loh batu.
Alasan:
1) manna dan batu secara konsisten seperti gambaran-gambaran dari masa
sejarah Israel.
2) Ini sesuai dengan Wahyu 2 yang juga menghubungkan kembali dengan
Perjanjian Lama dari kejadian 2 dan 3.
3) Ide dari Tuhan telah menulis juga menekankan penghargaan kepada 2
loh batu.
4) Tuhan membuat nama-Nya abadi dan mengulang hal itu dalam tulisan
loh batu.
5) Pandangan ini juga sesuai dengan konteks Wahtu 2. tentang perlawanan
terhadap lingkungan dosa.
Dasar berkat
Baik latar belakang kebiasaan Yunani-Romawi maupun kebiasaan Yahudi mendukung
pengertian batu putih berhubungan dengan Perjanjian Lama.
Nama baru
Janji terhadap penulisan nama baru di atas batu putih, dapat dipertimbangkan tiga ide:
1. Nama itu mungkin menjadi sebuah nama yang diberikan Kristus kepada setiap orang
percaya.
2. Nama baru ini mungkin sama untuk semua orang percaya.
3. nama baru ini menunjukkan bahwa Allah bapa atau Yesus Kristus sebagai warisan untuk
semua pemenang.
Orang yang Diberkati
Pandangan bahwa batu putih itu merupakan penghargaan bagi semua orang Kristen tampaknya
mungkin/masuk akal konotasi dari kebiasaan Yunani-Romawi dan Yahudi menunjuk ke arah itu.
Orang yang akan menerima janji adalah semua orang diberikan dengan nama baru, yaitu
gambaran mereka yang menjadi milik Allah.

Kesimpulan: Selanjutnya bahwa pemenang di gereja Pergamus yang akan menerima


upah manna dan batu putih adalah representasi dari setiap orang yang diselamatkan.

2. ARTIKEL SINGKAT: YANG MENAHAN Dalam 2 Tes. 2:6-7


STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

93

A. Menahan, merintangi Lukas 4:42; [menyimpan/pelihara] Filemon 13; menindas Roma


1:18; mengendalikan, memeriksa 2 Tesalonika 2:6

B. memegang erat-erat, teguh berpegang Lukas 8:15; 1 Kor 11:2; 15:2; 1 Tes 5:21; Hb
3:6, 14; 10:23; memiliki 1 Kor 7:30; 2 Kor 6:10; menduduki Lukas 14:9.-

C. Pasif. terikat, terkurung Roma 7:6; Yohanes 5:4


Kesulitan untuk mengidentifikasi yang menahan adalah penggunaan jenis yang

berbeda dalam 2 partisip di ayat 6 dan 7. Di ayat 6 = Kini, partisip, netral dan di ayat 7 = Kini,
partisif, maskulin. Muncul beberapa penafsiran terhadap identitas yang menahan
1. Kekaisaran Roma ---netral & penguasanya (maskulin)
2. Injil (netral) dan Paulus (maskulin). kesudahaannya tidak akan datang sampai Injil
diberitakan kepada semua
3. Setan
4. Yahudi
5. Gereja
6. Roh Kudus
1. Kekaisaran Roma ---netral & penguasanya (maskulin). Ini adalah tafsiran popular di tahuntahun awal yang menunjuk Kekaisasaran Roma sebagai penahan (netral) dan Penguasanya
(kaisar) sebagai pribadi (maskulin). Kadang pendapat ini disebut dengan HISTORIS-POLITIS
Paulus dengan sengaja samar-samar menjelaskan hal ini dalam tulisan, namun secara lisan di
Tesalonika agaknya ia dengan jelas mengajarkan apa yang dimaksud. Hal ini mendukung
pandangan Romawi sebagai penahan. Ini berkaitan dengan tuduhan kepada Paulus di
Tesalonika (Kis. 17:6-7), jadi paling baik Paulus sengaja mengaburkannya agar tidak berbahaya
jika surat jatuh ke tangan musuh (F.F. Bruce). Kekaisaran Romawi memang menjamin
keamanan, tapi jika ayat-ayat ni mengenai perkara-perkara yang terjadi kelak, tafsiran ini tidak
mungkin (J. Sidlow Baxter).

2. Injil. Sering juga disebut sebagai keterangan APOSTOLIS di mana katanya akhir jaman
tidak dapatdatang sebelum Injil diberitakan ke segala bangsa (Mrk. 13:10). Penampakan si
durhaka dan oleh karena itu kedatangan parousia di tahan oleh pewartaan Injil. Pandangan
Yahudi diubah, bahwa akhir zaman ditunda sampai seluruh Israel bertobat. Menurut para
penganut hipotese ini, 2:7b menunjuk pada wafat Paulus. (Tom Jacobs).
3. Iblis/Setan. Sering disebut dengan keterangan MITOLOGIS. Menurut hipotesa ini gagasan
2:6-7 dilatarbelakangi oleh sebuah mitos, seekor binatang buas diikat oleh dewa-dewa. Sampai
sekarang ia tetap terikat, tetapi sebelum akhir jaman ia akan dilepaskan. Pada akhirnya akan ada
pertempuran yang hebat yang akan mengakibatkan kebinasaan binatang itu. Dengan latar
belakang Dan. 10:13, 20:21; 21:1 dan Why. 12:7-9 ini digenapi dengan pertempuran Setan dan
Mikael sebagai perkemangan mitos ini. Dalam kitab suci katanga mitos ini juga dikenal, dan
dapat dimengerti sebagai latar belakang 2 Tesalonika.
4. Yudaisme. Yudaisme disebut-sebut faktor yang menahan, atau bisa juga seseorang dari
kalanganYahudi.
STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

94

5. Gereja, Ini berkatan dengan masa anugrah, di mana gereja menjalankan misi Allah akan
keselamatan menggantikan Israel yang dianggap gagal dalam mengemban tugas tersebut.
Sampai sebelum Gereja diangkat seperti pengajaran Paulus dalam Tesalonika 4:13-18, Antikris
yang disebutkan dalam ayat 7 tidak akan datang.
6. Roh Kudus. Bentuk maskulin dari Roh Kudus menunjukkan bahwa Roh Kudus adalah
pribadi, sedangkan bentuk netral karena kata benda pneuma. Lih. Yoh. 14:26; 15:26; 16:13, 14.

KESIMPULAN
Tidak ada jawaban pasti karena penjelasan Paulus agak kabur di sini.
Tampaknya identitas yang menahan telah diberitakan secara lisan kepada jemaat
Tesalonika.
Kekaburan ini mungkin karena Roh Kudus mencegah Palus menuliskan secara perincian2
yang lebih terang, agar pengajaran ini dapat berguna kelak.
Roh Kudus tampaknya paling masuk akal, karena ia bekerja lewat kebenaran dan kuasa
Injil, lewat gereja dan kesaksiannya, dan Ia mempunyai kuasa untuk menahan antikris.

DISKUSI & KESIMPULAN: . . . . .

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

95

BAGAN DAN CHAT

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

96

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

97

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

98

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

99

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

100

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

101

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

102

Di bawah ini adalah beberapa penafsiran tentang KKKK dan Masa Tribulasi
dengan menggunakan bagan-bagan. Berikan tangggapan dan posisi anda
dengan mengemukakan alasannya.

amillenium
Tak ada millenium di bumi
Gereja=pemenuhan Israel = Israel=
Kerajaaan; rapture=KKKK;hermeneutik
simbolik

TANGGAPAN: . . . .

Gereja membawa millenium; rapture =


KKKK;hermmeneutik partial simbolik

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

103
TANGGAPAN: . . . .

PREMILLENIUM

TRIBULASI

MILLENIUM

TANGGAPAN: . . . .

PRETRIB

Tribulasi

Millenium

Kekal

TANGGAPAN: . . . .

STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th

104

Midtrib

TRibulasi

TANGGAPAN: . . . .

Post trib

TRibulasi
TANGGAPAN: . . . .

DISKUSI & KESIMPULAN: . . . . . .


STTII

Tesalonika & Wahyu

Pangeran Manurung, M.Th