Anda di halaman 1dari 50

SOAL TPA SINONIM

Soal Tes Potensi Akademik jenis persamaan kata (sinonim) nih sobat. Jangan bosen ya
untuk tetap berlatih, berlatih dan berlatih, hehe. Di postingan contoh soal TPA persamaan
kata (sinonim) bag. 2 ini jelas berbeda dengan contoh-contoh soal TPA persamaan kata
sebelumnya. Pak HaBe sediakan 17 contoh soal baru yang mungkin sobat belum pernah
jumpai yang pastinya lengkap disertai dengan jawaban dan pembahasannya. Jadi
diharapkan dengan banyaknya contoh-contoh soal yang Pak HaBe bagikan khusunya
untuk materi persamaan kata (sinonim), semakin banyak pula kosa kata sobat sehingga
memudahkan dalam pengerjaan tes TPA yang akan sobat hadapi nantinya.
Gak perlu berlama-lama lagi, silahkan sobat pelajari Contoh Soal TPA Persamaan Kata
(sinonim) di bawah ini dengan seksama namun tetap santai :)
1. RELUNG = . . . . . .
A. Dangkal
B. Panjang
C. Labirin
D. Ruang
E. Dalam
Jawaban:
RUANG (D)
Relung dapat diartikan sebagai kolong, lubuk, lekuk, dan ruang.
2. SPIRAL = . . . . . .
A. Melengkung
B. Lurus
C. Sulur Batang
D. Bulatan
E. Kawat
Jawaban:
SULUR BATANG (C)
Spiral mempunyai persamaan kata dengan lilitan atau pilir atau juga sama dengan sulur
batang (Dalam hal bentuk)
3. DIKTE = . . . . . .
A. Perintah
B. Imla
C. Diktator
D. Paksa
E. Arahkan
Jawaban:
IMLA (B)
Dikte sama artinya dengan mengucapkan atau membaca dengan keras agar ditulis oleh
orang lain. Bisa disebut juga dengan imla.
4. STAGNAN = . . . . . .
A. Sempit
B. Terbagi
C. Mulus
D. Lancar
E. Tersendat
Jawaban:
TERSENDAT (E)
Stagnan adalah tersendat atau dalam keadaan terhenti.
5. INSTRUKSI = . . . . . .
A. Opini
B. Pembelajaran

C. Tuntunan
D. Suruhan
E. Arahan
Jawaban:
ARAHAN (E)
Instruksi bersinonim dengan arahan; perintah; pelajaran.
6. LUGAS = . . . . . .
A. Lincah
B. Tepat
C. Langsung
D. Sederhana
E. Benar
Jawaban:
SEDERHANA (D)
Lugas bersinonim atau mempunyai makna dengan kata sederhana.
7. PROGRESIF = . . . . . .
A. Mutakhir
B. Maju
C. Terdepan
D. Cepat
E. Kecanggihan
Jawaban:
MAJU (B)
Progresif mempunyai arti ke arah kemajuan atau maju.
8. REKANAN = . . . . . .
A. Dagang
B. Perlindungan
C. Bisnis
D. Relasi
E. Kebohongan
Jawaban:
RELASI (D)
Rekanan sama artinya dengan pertalian; hubungan; perhubungan atau relasi.
9. RESIDU = . . . . . .
A. Pengolahan
B. Pembuangan
C. Hasil
D. Bekas
E. Endapan
Jawaban:
ENDAPAN (E)
Endapan biasa disebut dengan residu dalam bidang kimia ataupun bidang biologi.
10. INTERPRETASI = . . . . . .
A. Perkiraan
B. Perkataan
C. Tafsir
D. Dugaan
E. Rekaan
Jawaban:
TAFSIR (B)
Interpretasi dapat diartikan sebagai pemberian kesan; tafsiran; pendapat; pandangan
teoritis.

11. MOTIF = . . . . . .
A. Wujud
B. Gambar
C. Pola
D. Motivasi
E. Semangat
Jawaban:
POLA (C)
Motif dapat dikatakan juga sebagai pola atau corak.
12. MAYA = . . . . . .
A. Rabun
B. Teknologi
C. Khayalan
D. Alam
E. Nyata
Jawaban:
KHAYALAN (C)
Hanya tampaknya ada, tapi nyatanya tidak ada; angan-angan; khayalan. Dan ini biasanya
dikenal dengan maya.
13. MUFAKAT = . . . . . .
A. Setuju
B. Abstain
C. Musyawarah
D. Rapat
E. Demokratis
Jawaban:
SETUJU (A)
Mufakat sama dengan seia sekata; setuju; sepakat.
14. BAHTERA = . . . . . .
A. Rumah
B. Perahu
C. Sejahtera
D. Pernikahan
E. Bahagia
Jawaban:
PERAHU (B)
Bahtera bersinonim dengan perahu atau kapal.
15. TIMPANG = . . . . . .
A. Sama rata
B. Tak seimbang
C. Ganjil
D. Kesal
E. Aneh
Jawaban:
TAK SEIMBANG (B)
Timpang artinya tidak seimbang; ada kekurangan; berat sebelah; pincang sebelah.
16. HOMOGEN = . . . . . .
A. Berbeda
B. Sejenis
C. Harmonis

D. Udara
E. Sepadan
Jawaban:
SEJENIS (B)
Homogen mempunyai arti sama (jenis, sifat, macam, watak, dll).
17. KREASI = . . . . . .
A. Rasa
B. Ciptaan
C. Rencana
D. Kemampuan berfikir
E. Kepandaian menari
Jawaban:
CIPTAAN (B)
Kreasi artinya adalah hasil daya cipta; ciptaan buah pikiran; hasil daya khayal.
Bagaimana sobat? Semakin banyak kan kota kata kalian sekarang? Dalam Tes Potensi
Akademik tentang persamaan kata ini memang harus benar-benar menguasai kota kata
yang luas. Jadi meskipun ditanya persamaan atau lawan katanya pun sobat bisa dengan
mudah menjawab dengan benar. Untuk meyakinkan sobat sudah menguasai di bagian
persamaan kata atau belum, silahan berkunjung ke Simulasi Ujian Soal TPA Persamaan
Kata (Sinonim) . Di sana terdapat latihan-latihan dengan model kuis, jika sobat
dinyatakan lulus berarti sobat memang benar-benar sudah menguasai materi ini, namun
apabila masih belum sepertinya sobat perlu berlatih lagi. Gakpapa kok, kegagalan adalah
awal malapetaka, haha, bukan, maksud Pak HaBe awal keberhasilan :). Pak HaBe juga
paparkan kembali info, tips, dan trik yang bisa sobat miliki dalam menghadapi ujian soal
persamaan kata (sinonim).
INFO, TIPS, dan TRIK
Pada ujian TPA untuk soal persamaan kata (sinonim) biasanya terdiri kurang lebih
17% adalah istilah-istilah yang sering sobat denger sehari-hari, dan 54% adalah kata
serapan dari bahasa daerah dan bahasa asing.
Agar dapat menjawab soal ini dengan benar dan tepat, sobat diwajibkan banyakbanyak membaca, terutama KBBI(Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Pada soal sinonim dari kata serapan jangan pernah mimilih jawaban yang
memiliki kemiripan bunyi, baik di akhir maupun di awal suku kata
TES KEMAMPUAN NUMERIK
Tes kemampuan numerik merupakan tes yang ditujukan untuk mengetahui kemampuan
seseorang dalam berhitung dengan benar dalam waktu yang terbatas. Ruang lingkup tes
numerik meliputi perhitungan, estimasi, interpretasi data, dan logika matematika, serta
barisan dan deret.
PERHITUNGAN
Soal-soal perhitungan yang umum diujikan dalam psikotes, tes potensi akademik, dan tes
bakat skolastik adalah aritmatika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian,
perkalian. Perhitungan lain seperti pecahan, persentase, perbandingan, proporsi, rata-rata,
jarak, waktu, dan kecepatan juga sering muncul dalam setiap tes.
1. Bilangan
a. Bilangan Romawi
I= 1 (satu)
V= 5 (lima)
X= 10 (sepuluh)
L= 50 (lima puluh)

C= 100 (seratus)
D= 500 (lima ratus)
M= 1.000 (seribu)

Contoh:
XXI= 21
CDV= 405
XI= 11

MMIII= 2.003
CL= 150
MCMXCIX= 1.999

b. Penjumlahan bilangan bulat


Berikut ini ketentuan operasi penjumlahan bilangan bulat.
Jika suatu bilangan dijumlahkan dengan lawan bilangannya, maka hasilnya adalah
nol:
[a + (-a) = 0].
Contoh 19 + (-19) = 0, -19 lawan dari 1
Jika suatu bilangan di depannya terdapat tanda negatif lebih besar dari bilangan

positifnya, hasilnya adalah bilangan negatif.


Contoh 8 + (-12) = 8 - 12 = - 4, 12 lebih besar dari
Jika suatu bilangan di depannya terdapat tanda negatif lebih kecil dari bilangan

positifnya, hasilnya adalah bilangan positif.


Contoh (-4) + 14 = 10, 4 lebih kecil dari 14
c. Pengurangan bilangan bulat
Berikut ini ketentuan operasi pengurangan pada bilangan bulat.
1. Jika suatu bilangan positif dikurangi dengan lawannya, maka hasilnya dua kali
bilangan itu sendiri:
[a - (-a) = 2 x a].
Contoh 11 - (-11) = 11 + 11 = 22, -11 lawan dari 11
2. Jika suatu bilangan negatif dikurangi bilangan positif, hasilnya bilangan negatif.
Contoh -14 - 6 = -20, (sama artinya -14 ditambah -6)
3. Jika suatu bilangan negatif dikurangi bilangan negatif, ada 3 kemungkinan seperti
berikut ini.
Berupa bilangan positif jika bilangan di belakang tanda negatif lebih besar.
Contoh -4 - (-9) --4 + 9 = 5, 9 lebih besar dari 4
Berupa bilangan negatif jika bilangan di belakang tanda negatif lebih kecil.
Contoh -8 - (-3) = -8 + 3 - -5, 3 lebih kecil dari 8
Berupa bilangan nol jika bilangan negatifnya sama.
Contoh -15 - (-15) = -15 + 15 = 0, -15 sama dengan -15
4. Jika semua bilangan bulat dikurangi dengan nol, hasilnya adalah bilangan bulat
itu sendiri.
Contoh 4 - 0 = 4
d. Perkalian bilangan bulat
Berikut ini ketentuan operasi perkalian pada bilangan bulat.
1. Jika bilangan positif dikalikan bilangan negatif, hasilnya bilangan negatif.
Contoh 6 x (-3) = -15
2. Jika bilangan positif dikalikan bilangan positif, hasilnya bilangan positif.
Contoh 13 x 5 = 65
3. Jika bilangan negatif dikalikan bilangan negatif, hasilnya bilangan positif.
Contoh (-3) x (-7) = 21
4. Jika bilangan bulat dikalikan dengan nol, hasilnya nol.
Contoh (-8) x 0 = 0
e. Pembagian bilangan bulat
Berikut ini ketentuan operasi pembagian pada bilangan bulat.
1. Jika tanda kedua bilangan bulat itu sama
Positif dibagi positif hasilnya positif : [ + : + = + ].
5

Contoh 6 : 6 = 1
Negatif dibagi negatif, hasilnya positif : [- : - = + ].
Contoh (-21) : (-3) = 7
2. Jika tanda kedua bilangan itu berbeda
Positif dibagi negatif, hasilnya negatif: [+ : - = ].
Contoh 25 : (-5) = 5
Negatif dibagi positif, hasilnya negatif: [ - : + = - ].
Contoh (-27) : 9 = -3
f. Operasi hitung campuran bilangan bulat
1.Operasi pembagian dan perkalian adalah sama kuat. Oleh karena itu, agar lebih
praktis, maka pengerjaan operasi yang ditulis terlebih dahulu harus dikerjakan lebih
awal.
Contoh 3 x 4 : 2 = 6
Caranya (3 x 4) : 2 = 6 = 12 : 2
2.Operasi penjumlahan dan pengurangan sama kuat. Oleh karena itu, pengerjaan
operasi yang ditulis terlebih dahulu harus dikerjakan lebih awal.
Contoh 50 + 25 - 30 = 45
Caranya (50 + 25) - 30 = 75 - 30 = 45
3.Apabila dalam suatu soal terdapat tanda kurung, maka pengerjaan operasi dalam
kurung terlebih dahulu harus dikerjakan.
Contoh 30 : (2 + 4) + 13 = 18
Caranya 30 : (6) + 13 = (30 : 6) + 13 = 5 + 13 = 18
4.Operasi perkalian dan pembagian lebih kuat daripada penjumlahan dan pengurangan,
maka harus dikerjakan terlebih dahulu.
Contoh 125 + 400 : 8 - 5 x 30 = 25
Caranya 125 + (400 : 8) - (5 x 30) = 125 + 50 150 = 175 - 150 = 25
2. Pecahan
Pecahan menunjukkan pembagian berarti 1 dibagi 2. Bagian atas suatu pecahan adalah
pembilang, sedangkan bagian bawahnya adalah penyebut.
a. Penjumlahan dan pengurangan pecahan

Jika pada penjumlahan atau pengurangan


pecahan memiliki penyebut sama, maka cukup
lakukan penjumlahan atau pengurangan pada
pembilangnya, sementara penyebutnya tetap
sama.

Jika pada penjumlahan atau pengurangan pecahan memiliki penyebut yang berbeda,
maka terlebih dahulu samakan penyebutnya, kemudian bisa dilakukan penjumlahan
atau pengurangan pada pembilangnya.
b. Perkalian pecahan
Pada perkalian pecahan, Anda tidak perlu menyamakan penyebutnya. Caranya adalah
kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut.

c. Pembagian pecahan
Pada pembagian pecahan,

pembagian pecahan pertama dengan pecahan kedua sama dengan perkalian pecahan
pertama dengan sebalikan dari pecahan kedua.

3. Persentase
Persentase adalah sebuah pecahan yang penyebutnya 100. Untuk mengubah bentuk
persentase menjadi bentuk pecahan dapat dilakukan dengan menuliskan bilangan asli
sebagai pembilang dan 100 sebagai penyebut.

Beberapa bentuk persen yang


equivalent dengan pecahan dan
umum kita kenal adalah sebagai
berikut.

4.
Perbandingan
Perbandingan
adalah
pernyataan
yang
membandingkan dua nilai dimana salah satu nilai dibagi nilai lainnya.
Contoh : Di dalam suatu bus terdapat 15 pria dan 25 wanita. Perbandingan jumlah pria
dengan wanita dalam bus tersebut adalah atau 15. Perbandingan wanita dengan pria
adalah atau 25 : 15. 15
5. Proporsi
Proporsi adalah suatu persamaan dari dua pecahan di kedua ruasnya.
Contoh :

INGAT !!!

Proporsi terbagi
menjadi dua, yaitu:
a. Proporsi langsung
Pada proporsi
langsung, kedua
variabelnya berhubungan, artinya jika kedua bilangan dikalikan atau dibagi dengan
bilangan yang sama, perbandingan tidak berubah.
b. Proporsi invers
Pada proporsi invers ada 2 ketentuan, yaitu:
Peningkatan galah satu nilai melalui perkalian akan menyebabkan penurunan pada
nilai kedua.
Penurunan salah satu nilai melalui pembagian akan menyebabkan peningkatan pada
nilai kedua.

6. Rata-rata
Rata-rata adalah jumlah bilangan dibagi banyaknya bilangan.

INGAT !!!
Dalam menyelesaikan soal rata-rata, perhatikan satuan yang akan
dijumlahkan. Jika berbeda, samakan terlebih dahulu, selanjutnya dikerjakan.
Jika dua atau tiga rata-rata digabung menjadi satu, terlebih dahulu dibuat
bobot yang sama.
Jika soalnya menanyakan bilangan yang hilang dengan rata-ratanya tertentu,
kurangkan total seluruh bilangan dengan jumlah bilangan yang diketahui.
7. Jarak, Waktu, dan Kecepatan

INGAT !!!
Gunakan rumus yang sesuai dengan jawaban yang akan dicari.
1. Untuk menghitung kecepatan rata-rata dari suatu perjalanan yang terdiri
dari dua atau lebih bagian, maka anggaplah perjalanan tersebut sebagai satu
perjalanan dengan menggunakan total jarak dan total waktu.
2. Perhatikan jika ada perbedaan satuan.
3. Gambarkan situasi yang dijelaskan pada soal.
Itulah Materi Tes Kemampuan Numerik yang bisa sobat pelajari sebelum terjun langsung
untuk menjawab soal-soal latihannya. Semoga apa yang Pak HaBe suguhkan di atas bisa
bermanfaat ya buat sobat semua, amin ;)

Itulah Materi Tes Kemampuan Numerik yang bisa sobat pelajari sebelum terjun langsung
untuk menjawab soal-soal latihannya. Semoga apa yang Pak HaBe suguhkan di atas bisa
bermanfaat ya buat sobat semua, amin ;)
TES TPA DERET ANGKA
Barisan merupakan suatu susunan dalam bilangan yang dibentuk menurut suatu pola
urutan tertentu. Bilangan-bilangan yang terbentuk seperti itu disebut suku. Perubahan
diantara suku-suku berurutan terjadi akibat adanya pengurangan, pembagian,
penambahan, atau kelipatan bilangan tertentu. Jika barisan yang suku berurutannya
memiliki selisih yang tetap atau sama, maka barisan seperti itu disebut barisan aritmetika.
Contoh :
2, 6, 10, 14, 18, .... ditambahkan 4 dari suku yang mendahului (suku yang ada di
depannya)
80, 74, 68, 62, 56, .... dikurangikan 6 dari suku yang mendahului (suku yang ada
di depannya)
Jika dalam suatu barisan yang suku berurutannya mempunyai kelipatan bilangan sama
atau tetap, maka barisan seperti itu disebut barisan geometri.
Contoh :
2, 6, 18, 54, 32, 162, 486.... dikalikan 3 dari suku yang mendahului (suku yang
ada di depannya)
800, 200, 50, 12,.... dikalikan dari suku yang mendahului (suku yang ada di
depannya)
8

Deret merupakan jumlah dari semua bilangan dalam suatu barisan tertentu.
Contoh :
Deret hitung (Deret aritmetika): 8 + 10 + 12 + 14 + 16 = 60
Deret ukur (Deret geometri): 3 + 9 + 27 + 81 + 243 = 363
1. Barisan Yang Bukan Merupakan Barisan Aritmetika dan Geometri
Dalam menentukan suku-suku suatu barisan sobat bisa melihat keteraturan pola dari
suku-suku sebelumnya. Barisan seperti 3, 6, 10, 15, ... mempunyai keteraturan karena
beda suku ke dua dengan suku pertama adalah 3, beda dari suku ke tiga dengan suku ke
dua adalah 4, beda suku ke empat dengan ke tiga adalah 5. Jadi dengan kata lain setiap
kenaikan suku, penjumlahannya pun ikut ditambahkan. Dan akan terlihat keteraturan
polanya
2. Barisan Bertingkat Yang Mengacu Pada Barisan Aritmetika
Dalam menentukan rumus umum suku ke-n barisan seperti ini caranya adalah sobat
perhatikan aja selisih antara dua suku yang berurutan. Jika dalam satu tingkat dilakukan
pengurangan tetapi belum diperoleh selisih yang sama atau tetap, maka pengurangan
harus dilakukan pada tingkat berikutnya yaitu tingkat dua sampai diperoleh selisih sama
atau tetap. Suatu barisan disebut berderajat satu (linear) jika selisih tetap diperoleh dalam
1 tingkat pengurangan, dan disebut berderajat dua jika selisih tetap diperoleh dalam 2
tingkat pengurangan dan begitu seterusnya.
Barisan 2, 5, 8, 11, 14, 17. . . . Barisan ini disebut barisan berderajat satu karena
mempunyai selisih tetap yang diperoleh pada satu tingkat pengurangan.

Mempunyai selisih tetap


sebesar 3
Barisan 5, 8, 13, 20, 29, 40, 53 . . . . Barisan ini disebut barisan berderajat dua karena
selisih tetap yang diperoleh pada dua tingkat pengurangan.

Mempunyai selisih tetap


sebesar 2
Barisan 2, 5, 18, 45, 90, 157,
250 . . . . Barisan ini disebut barisan berderajat tiga karena selisih tetap yang diperoleh
pada tiga tingkat pengurangan.

Mempunyai selisih tetap


sebesar 4
3. Barisan Bertingkat yang
Mengacu
Pada
Barisan
Geometri
Terdapat barisan yang setelah dicari beda antara 2 suku yang berurutan tidak juga
diperoleh selisih yang tetap sampai beberapa kali tingkat pengurangan, tetapi beda pada
tingkat tertentu itu membentuk suatu barisan geometri.
Contoh :

Barisan
tersebut di
atas dapat
dilihat

keteraturan barisannya setelah terjadi pengurangan pada tingkat ke dua. Terlihat pada
barisan tersebut terdapat unsur 2
Soal TPA Penalaran Silogisme
Setelah membahas tentang materi dari silogisme disertai contoh-contoh kalimat yang
bikin tangan Pak HaBe kriting kaya mie ayam, sekarang waktunya otak sobat buat dilatih
nih. Berikut adalah Contoh Soal TPA Penalaran Silogisme yang terdiri dari 20 soal. Sobat
harus pelajari dahulu ya minimal dibaca lah materi silogisme yang Pak HaBe share
kemarin, trus baru deh ngerjain soal-soal di bawah. Jangan lupa doa dulu sobat sebelum
ngerjainnya, biar bisa masuk dengan mudah di otak. Oke?? hehe.
1. Tidak ada pemalas yang sukses. Semua yang sukses sejahtera hidupnya. Jadi . . .
A.Sebagian pemalas tidak sukses. D.Sebagian yang sejahtera
hidupnya bukan pemalas.
B.Tidak ada pemalas yang
E.Semua pemalas sejahtera
sejahtera hidupnya.
hidupnya
C.Semua pemalas sukses.
Jawaban:
Sebagian yang sejahtera hidupnya bukan pemalas (D)
2. Semua yang memabukkan adalah haram. Alchohol adalah minuman yang
memabukkan. Jadi . . .
A.Sebagian Alchohol
D.Alchohol tidak haram.
memabukkan.
B.Sebagian Alchohol haram.
E.Alchohol haram
C.Semua Alchohol memabukkan.
Jawaban:
Alchohol haram (E)
3. Toni adalah orang desa. Toni bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik. Banyak buruhburuh yang malas. Malik adalah teman Toni. Jadi . . . .
A.Malik mungkin sedesa dengan
D.Malik itu malas.
Toni.
B.Teman-teman Toni semuanya
E.Toni itu malas.
malas.
C.Malik adalah orang kota.
Jawaban:
Malik mungkin sedesa dengan Toni (A)
4. Semua orang tua menyayangi anaknya. Sebagian guru menyayangi anaknya. Jadi . . . .
A.Sebagian orang tua menyayangi D.Semua orang tua adalah guru.
anaknya.
B.Sebagian guru adalah orang tua. E.Semua guru adalah orang tua.
C.Semua guru menyayangi
anaknya.
Jawaban:
Sebagian guru adalah orang tua (B)
5. Semua kendaraan berbahan bakar bensin. Tak sebuah motor pun berbahan bakar

10

bensin. Jadi . . . .
A.Kendaraan berbahan bakar
bensin adalah motor.
B.Tak sebuah motor pun adalah
kendaraan berbahan bakar bensin.
C.Semua kendaraan berbahan
bakar bensin adalah motor.

D.Motor adalah kendaraan


berbahan bakar bensin.
E.Semua kendaraan adalah motor.

Jawaban:
Tak sebuah motor pun adalah kendaraan berbahan bakar bensin (B)
6. Semua mamalia tidak bertelur dan semua yang bertelur adalah hewan. Jadi . . . .
A.Ikan paus adalah mamalia.
D.Ada hewan yang tidak bertelur.
B.Mamalia bisa saja bertelur.
E.Mamalia bukan hewan.
C.Hewan yang bertelur adalah
mamalia.
Jawaban:
Ada hewan yang tidak bertelur (D)
7. Semua burung bernapas dengan paru-paru. Semua merpati adalah burung. Jadi . . .
A.Semua merpati tidak bernapas
D.Sebagian merpati adalah
dengan paru-paru.
burung.
B.Semua merpati bernapas dengan E.Sebagian merpati bernapas
paru-paru.
dengan paru-paru.
C.Tidak semua merpati bernapas
dengan paru-paru.
Jawaban:
Semua merpati bernapas dengan paru-paru (B)
8. Anak perempuan yang masih kecil selalu diberi boneka oieh ibu mereka. Tini
mempunyai banyak boneka di rumahnya. Kakak dart adik Tini tidak mempunyai boneka.
Jadi . . . .
A.Anak perempuan tidak harus
D.Semua boneka Tini adalah
mempunyai boneka.
pemberian ibunya.
B.Tini adalah anak yang paling
E.Kakak dan adik Tini semuanya
disayang ibunya.
laki-laki.
C.Kakak dan adik Tini juga
mempunyai boneka.
Jawaban:
Anak perempuan tidak harus mempunyai boneka (A)
9. Semua akuntan pandai dalam akutansi. Santo bukan seorang akuntan. Jadi . . . .
A.Agar pandai dalam akuntansi,
D.Santo pandai dalam akuntansi.
jadilah akuntan.
B.Ada akuntan yang tidak pandai
E.Santo tidak pandai dalam
dalam akuntansi.
akuntansi.
C.Santo bukan seorang akuntan,
tetapi ia pandai dalam
akuntansi.
Jawaban:
Ada akuntan yang tidak pandai dalam akuntansi (B)

11

10. Barang pecah-belah adalah barang yang mudah pecah bila jatuh. Barang-barang yang
tidak mudah pecah bila jatuh tidak lagi digolongkan dalam kategori pecah-belah. Gelas
buatan PT. Mirror tidak dapat pecah kalau jatuh. Jadi . . . .
A.Gelas produksi PT. Mirror tidak D.Gelas produksi PT. Mirror tidak
mungkin pecah.
dapat pecah.
B.Gelas produksi PT. Mirror tidak E.Gelas produksi PT. Mirror
termasuk barang pecah-belah.
termasuk barang pecah-belah.
C.Gelas produksi PT. Mirror
mudah pecah.
Jawaban:
Gelas produksi PT. Mirror tidak termasuk barang pecah-belah (B)
11. Pohon anggur dapat berbuah dengan baik jika dirawat dan disiram. Cindra punya
kebun anggur di halaman belakang rumah. Cindra selalu menyiram dan merawat kebun
anggur tersebut.
A.Pohon anggur di kebun Cindra
D.Pohon yang berbuah tentu
dapat berbuah dengan baik.
disiram tiap hari.
B.Buah anggur di kebun Cindra
E.Cindra anak yang rajin.
sangat manis dan segar.
C.Pohon anggur Cindra tidak
menghasilkan buah.
Jawaban:
Pohon anggur di kebun Cindra dapat berbuah dengan baik (A)
12. Semua HP ada fasilitas SMS. Sebagian HP ada fasilitas internet.
A.Semua yang ada fasilitas
D.Sebagian HP ada fasilitas SMS
internet selalu ada fasilitas SMS.
dan internet.
B.Sebagian HP ada fasilitas
E.Semua HP ada fasilitas SMS dan
internet namun tidak ada
internet.
fasilitas SMS.
C.Semua yang ada fasilitas SMS
selalu ada fasilitas internet.
Jawaban:
Sebagian HP ada fasilitas SMS dan internet (D)
13. Setiap mahasiswi berprestasi pasti terkenal di kampusnya. Setiap mahasiswi yang
aktif dalam pembelajaran pasti berprestasi. Sebagian mahasiswi MIPA terkenal di
kampusnya.
A.Sebagian mahasiswi berprestasi
namun tidak terkenal di
kampusnya.
B.Ada mahasiswi aktif dalam
pembelajaran tapi tidak terkenal
di kampusnya.
C.Seluruh mahasiswi MIPA
berprestasi dan terkenal di
kampusnya.
Jawaban:

D.Mahasiswi MIPA yang aktif


dalam pembelajaran pasti terkenal
di kampusnya.
E.Sebagian mahasiwa MIPA yang
aktif dalam pembelajaran tidak
terkenal di kampusnya.

Mahasiswi MIPA yang aktif dalam pembelajaran pasti terkenal di kampusnya (D)
14. Jika Tini rajin belajar, maka dia akan memperoleh indeks prestasi yang baik.
Kenyataannya Tini tidak rajin belajar.

12

A.Tidak dapat disimpulkan.


B.Tini adalah anak yang pintar.

D.Tini tidak memperoleh indeks


prestasi yang baik.
E.Tini memperoleh indeks prestasi
yang baik.

C.Semua kesimpulan benar.


Jawaban:
Tini tidak memperoleh indeks prestasi yang baik (D)
15. Semua bunga di taman Keputren berwarna putih. Semua putri suka bunga. Vinny Dwi
membawa bunga biru.
A.Putri suka bunga biru
D.Vinny Dwi tidak suka bunga
B.Taman Keputren ada bunga
E.Bunga yang dibawa Vinny Dwi
birunya
bukan dari Keputren
C.Putri tidak suka bunga putih
Jawaban:
Bunga yang dibawa Vinny Dwi bukan dari Keputren (E)
16. Jika Tini suka alpukat, maka Diwi suka tomat. Mereka adalah saudara dan Diwi tidak
suka tomat namun dia suka alpukat.
A.Diwi dan Tini suka alpukat.
D.Diwi suka yang Tini juga suka.
B.Tini tidak suka alpukat.
E.Tini suka tomat.
C.Diwi dan Tini sama-sama tidak
suka alpukat.
Jawaban:
Tini tidak suka alpukat (B)
17. Tanaman yang bijinya berkeping dua memiliki akar tunggang. Semua tumbuhan
palem memiliki akar serabut. Tanaman Zadalah tanaman yang bijinya berkeping dua.
A.Tanaman Zbukan tumbuhan
D.Tanaman Zadalah tumbuhan
palem.
palem yang memiliki akar
tunggang.
B.Tumbuhan palem yang memiliki E.Tanaman Zadalah jenis
akar tunggang hanyalah
tumbuhan palem.
tanaman Z.
C.Tanaman Zmemiliki akar
serabut.
Jawaban:
Tanaman Zbukan tumbuhan palem (A)
18. Jika Tumingsih memakai baju hitam, maka ia memakai celana coklat. Jika Tumingsih
memakai celana coklat, maka Indah memakai celana hitam. Indah memakai celana pink.
A.Indah tidak memakai baju coklat D.Indah memakai baju coklat
B.Tumingsih memakai celana
E.Tumingsih tidak memakai baju
hitam
hitam
C.Indah tidak mempunyai celana
coklat.
Jawaban:
Tumingsih tidak memakai baju hitam (E)
19. Semua pohon di kebun Pak HaBe berdaun hijau. Semua anak Pak HaBe suka
menanam pohon. Susi membawa tangkai pohon berdaun kuning.

13

A.Anak Pak HaBe suka pohon


kuning.
B.Kebun Pak HaBe ternyata juga
ada pohon berdaun kuning.
C.Susi bukan anak Pak HaBe.

D.Susi tidak suka pohon hijau.


E.Tangkai pohon yang dibawa
Susi bukan dari kebun Pak Habe.

Jawaban:
Tangkai pohon yang dibawa Susi bukan dari kebun Pak Habe (E)
20. Semua pria di rumah Dimas memakai celana. Tono seorang anak yang rajin. Tono
adalah adik laki-laki Dimas yang masih sekolah SMA.
A.Tono hanya bercelana ketika
D.Tono memakai celana ketika di
sekolah SMA
rumah Dimas
B.Dimas sudah lulus SMA
E.Semua adik Dimas rajin
C.Tono selalu memakai celana
Jawaban:
Tono memakai celana ketika di rumah Dimas (D)
Susah sobat? Gak ada tuh yang namanya nalar soal-soalnya gampang, hehe. Tapi bukan
berarti gak bisa dikerjakan loh !! Kalau rajin berlatih, rajin ngerjain soal, pasti dan pasti
bisa ngerjaiin nya dengan mudah. Oke, ini dulu Contoh Soal TPA Penalaran Silogisme
yang bisa Pak HaBe share ke sobat sekalian, dilain kesempatan pasti Pak HaBe tambah
yang lebih banyak biar sobat tambah pinter, amin) Pembahasan Silogisme Disertai
Contoh Kalimat
Pembahasan Silogisme Disertai Contoh Kalimat - Penalaran didefinisikan sebagai proses
mental yang bergerak dari apa yang kita ketahui kepada apa yang tidak kita ketahui
sebelumnya berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta untuk menghasilkan sebuah
kesimpulan. Soal-soal tes dalam penalaran kritis disusun untuk menguji kemampuan
sobat mengambil serangkaian fakta yang ditampilkan dalam kalimat dan memahaminya,
serta memanipulasi informasi untuk menyelesaikan suatu masalah khusus. Tes Penalaran
kritis terbagi menjadi dua, yaitu tes penalaran logis (silogisme) dan tes penalaran analitis.
Namun Pak HaBe di sini hanya akan menitikberatkan pembahasan pada materi penalaran
logis (silogisme).
Nalar= Aktivitas yang memungkinkan seseorang berpikir logis
Bernalar= Berpikir logis (berpikir sesuai dengan logika)
Logis= Masuk akal atau benar menurut penalaran
Penalaran= Cara berpikir logis
Logika= Pengetahuan tentang kaidah berpikir atau jalan pikiran yang
masuk akal
PENALARAN LOGIS (SILOGISME)
Tes penalaran logis (Silogisme) adalah tes penalaran yang menguji kemampuan sobat
dalam menarik kesimpulan dari beberapa pernyataan (premis) menggunakan prinsip
logika. Tes penalaran logis dipakai bukan untuk menguji kemampuan sobat dalam bahasa
Indonesia. Tes ini disusun untuk menguji kemampuan sobat untuk mendapatkan faktafakta pada suatu teks (kalimat) dan memahaminya serta memanipulasi informasi tersebut
untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu.
Pertanyaan-pertanyaan dalam tes penalaran logis mengharapkan sobat untuk mengambil
keputusan secara logis dan mengetahui bahwa dari data yang tidak cukup tersedia dapat
memperoleh jawaban yang pasti. Sebelum Pak HaBe membahas mengenai penalaran
logis (silogisme) lebih lanjut, maka sobat perlu memahami terlebih dahulu pengertian
mengenai proposisi dan oposisi.

14


Silogisme
merupakan
bentuk
penyimpulan tidak langsung. Silogisme disebut juga cara berpikir atau menarik
kesimpulan dari premis-premis umum dan khusus.
Silogisme digolongkan sebagai penyimpulan tak langsung, karena penyimpulan
pengetahuan yang baru diambil secara sistematis dari dua permasalahan yang
dihubungkan dengan cara tertentu.
a. Silogisme kategorik
Silogisme kategorik adalah silogisme yang semua proposisinya mempunyai proposisi
kategorik.
Silogisme Kategorik Bentuk Standar
Silogisme kategorik bentuk standar adalah silogisme yang terdiri tiga proposisi, tiga term
(subjek, predikat, dan term penengah), dan konklusi disebut setelah premis-premisnya.
Contoh : Semua mamalia menyusui anaknya. Premis Mayor
M
P
Semua kerbau mamalia Premis Minor
S
M
Semua kerbau menyusui anaknya Konklusi
S
P
Keterangan:
S = Subjek
P = Predikat
M = Middle Term (Term Penengah)
PERLU DIPERHATIKAN !!!
Tentukan terlebih dahulu term yang sama dari kedua premis
M premis mayor adalah predikat dan M premis minor adalah subjek
M tidak boleh disebut pada konklusi (kesimpulan)
Dua permasalahan dapat ditarik kesimpulannya apabila ada term penengah yang
menghubungkan keduanya. Tanpa term penengah, konklusi dari dua permasalahan
tersebut tidak dapat diambil.
Bagaimana cara menentukan mana yang merupakan premis mayor atau premis minor?
Untuk memperolehnya perhatikan hal-hal berikut:
Agar diperoleh konklusi yang sah dan benar, maka pangkalan utama berpijak
harus merupakan proposisi universal.
Pangkalan khusus tidak harus partikular atau singular, bisa juga proposisi
universal.
Pangkalan khusus bisa menyatakan suatu permasalahan yang berbeda dari
pangkalan utama dan dapat merupakan kenyataan yang lebih khusus dari
permasalahan umumnya.
Hukum-hukum Silogisme Kategorik
1. Jika dalam satu premis partikular, untuk kesimpulan juga harus partikular.
Contoh:
Semua perilaku menyimpang tidak baik untuk mendidik.
Sebagian perilaku orang tua adalah menyimpang.
Jadi, sebagian perilaku orang tua tidak baik untuk mendidik.
2. Jika salah satu premis negatif, untuk kesimpulan juga harus negatif.
15

Contoh:
Semua pencuri tidak disenangi.
Sebagian anak jalanan adalah pencuri.
Jadi, sebagian anak jalanan tidak disenangi.
3. Dari dua premis yang sama-sama partikular tidak sah diambil kesimpulan. Kesimpulan
yang diambil dari premis-premis partikular tidak menghasilkan kebenaran yang pasti.
Contoh:
Sebagian ikan tidak bersisik.
Beberapa hewan air adalah ikan.
Jadi, beberapa hewan air tidak bersisik. (Tidak sah)
4. Dua premis negatif, tidak menghasilkan kesimpulan apapun.
Contoh:
Harimau bukankerbau.
Serangga bukankerbau.
(Tidak ada kesimpulan)
5. Paling tidak salah satu dari term penengah harus mencakup. Jika dua premis yang term
penengah tidak mencakup akan menghasilkan kesimpulan yang salah.
Contoh:
Semua mamaliabernafas dengan paru-paru.
Hewan inibernafas dengan paru-paru.
Jadi, hewan ini adalah mamalia (kesimpulan jadi salah karena bisa jadi hewan tersebut
bukan mamalia, contohnya ikan).
6. Term predikat dalam kesimpulan harus konsisten dengan term predikat yang ada pada
premis, bila tidak, kesimpulannya menjadi salah.
Contoh:
Mawar adalah bunga.
Melati bukan mawar.
Jadi, melati bukan bunga.
(Bunga pada kesimpulan merupakan term negatif padahal pada prernis adalah positif).
7. Term penengah harus mempunyai makna yang sama, baik itu untuk premis mayor
ataupun premis minor. Jika term penengah mempunyai makna ganda, kesimpulan akan
berbeda.
Contoh:
Bulan itu merupakan benda langit.
Mei adalah bulan.
Jadi, Mei adalah benda langit.
(Pengertian bulan pada kedua term tidak sama).

8. Silogisme harus terdiri dari tiga term, yaitu Subjek, Predikat,dan Term Penengah
(middle term).
Konklusi silogisme hanya akan bernilai apabila diturunkan dari premis yang benar dan
prosedur yang valid. Meskipun konklusi benar tetapi diturunkan dari premis yang salah
dan prosedur yang tidak valid, maka tidak akan bernilai konklusi tersebut.
Dalam silogisme sobat tidak menghasilkan kebenaran baru, tetapi kebenaran yang sudah
terkandung pada premis-premisnya.

16

Absah dan Benar


Dalam membahas silogisme, sobat harus mengenal dan memahami apa yang dimaksud
dengan absah dan benar. Absah atau valid berhubungan dengan prosedur pengambilan
konklusi. Jika sesuai dengan hukum (ketentuan) disebut absah, demikian sebaliknya.
Benar berhubungan dengan proposisi dalam silogisme, apakah sesuai dengan fakta atau
tidak. Jika sesuai dengan fakta, maka proposisinya benar, demikian sebaliknya.
Keabsahan dan kebenaran dalam silogisme merupakan satu kesatuan yang tak
terpisahkan untuk memperoleh konklusi (kesimpulan) yang sah dan benar.
fiuhhhh, istirahat sebentar ya sobat untuk postingan kali ini, tangan mulai kriting nih,
hehe. Tapi ini belum selesai loh, masih ada lanjutannya di Pembahasan Silogisme Disertai
Contoh Kalimat bag. 2. Jadi pantengin terus blog Pak HaBe untuk mendapatkan
informasi-informasi berharga khususnya tentang Tes Potensi Akademik. :)
Soal TPA Berjenis Gambar-Gambar
Bertemu kembali dengan postingan Contoh Soal TPA berjenis gambar-gambar sobat.
Berbeda pengerjaannya dengan postingan kemarin yang membahas tentang deret gambar.
Kali ini contoh soal nya sedikit lebih mudah yaitu Contoh Soal TPA Rotasi 3 Dimensi.
Materi seperti yang akan kita kerjakan sebentar lagi dimasukkan atau digolongkan ke
dalam kemampuan spasial (kemampuan seseorang dalam mengenali hubungan yang
dimuat dalam bentuk gambar). Tugas sobat di sini adalah mencari gambar yang identik
atau sama dengan gambar soal yang disediakan. Maksudnya adalah jika gambar soal
diputar-putar kesana kemari, keatas kebawah, kesamping dan kebelakang, manakah dari
pilihan jawaban yang gambarnya sama dengan gambar soal. Ngerti gak maksudnya sob??
-_Cekidot aja dah biar lebih jelas... haha...
1.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

2.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

3.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah

17

ini yang identik dengan gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

4.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

5.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

6.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(D)

7.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

8.
18


Jika gambar di atas diputar,
manakah gambar di bawah ini
yang identik dengan gambar
soal di atas . . . .

Jawaban:
(D)
Kubus yang asli
sudah berputar
kedudukannya
sekali ke sisi kanan dan
memuat sisi atas baru
9.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah ini
yang identik dengan gambar
soal di atas . . . .

Jawaban:
(C)

10.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(C)

11.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)
Kubus yang asli
telah berputar
sekali ke sisi kanan
untuk merubah posisi apa
yang ada di atas ke sisi
sebelah kanan dan memuat
sisi atas baru
12.

19

Jika gambar di atas diputar, manakah gambar di bawah ini yang identik dengan gambar
soal di atas . . . .

Jawaban:
(D)

13.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

Kubus yang asli


sudah berputar
180o (berlawanan atau
searah jarum jam)
14.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(C)

15.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

Akhirnya kelar deh


postingan Contoh
Soal TPA Rotasi 3 Dimensi.
Lebih gampang kan sobat
dari pada soal gambar yang lainnya? Yang penting imajinasinya kuat pasti bisa ngerjain
soal seperti ini. Dan jangan lupa harus tetep berhati-hati, biasanya banyak orang terburuburu dalam mengerjakan, dan akhirnya teledor dalam memilih. Tetep semangat
belajarnya ketemu lagi di postingan selanjutnya.
SOAL TPA Penalaran Analitik.
soal TPA Penalaran Analitik. Mungkin banyak yang masih bingung apa sih soal tes
penalaran analitik itu. Tes penalaran analitik atau bisa disebut juga analitis merupakan tes
20

penalaran yang menguji kemampuan sobat dalam menganalisa suatu informasi berbentuk
teks paragraf serta memanipulasi informasi atau data tersebut untuk menyimpulkan suatu
masalah dan mengambil suatu kesimpulan. Berbeda dengan penalaran logis yang
menggunakan prinsip-prinsip silogisme dalam mengambil kesimpulan, penalaran analitik
lebih menekankan pengambilan kesimpulan dengan menggunakan penalaran yang
bersifat analisa. Diantaranya adalah dengan menuliskan informasi-informasi yang didapat
menggunakan gambar, kemudian dari gambar itu dapat diambil beberapa kesimpulan.
1. Wilma selalu mandi setiap hari, kecuali hanya jika ia sakit.
Hari ini Wilma sakit.
A. Wilma pergi ke dokter
B. Wilma tidak mandi
C. Wilma tidak masuk sekolah
D. Wilma minum obat
Jawaban:
WILMAN TIDAK MANDI (B)
Jika Wilman sakit, ia tidak mandi. Karena hari ini sakit maka Wilman tidak mandi.

2. Semua penyanyi lagu Melayu pandai berpantun.


Penyanyi yang bernama Nubaya tidak dapat mengucapkan pantun saat di panggung.
Maka:
A. Nurbaya tidak pandai berpantun
B. Nurbaya adalah penyanyi seriosa
C. Nurbaya bukan penyanyi lagu melayu
D. Nurbaya adalah penyanyi amatiran
Jawaban:
NURBAYA BUKA PENYANYI LAGU MELAYU (C)
Semua penyanyi lagu Melayu pandai berpantun, sedangkan Nurbaya adalah penyanyi
yang tidak bisa berpantun. Berarti Nurbaya bikan penyanyi lagu Melayu.
Untuk menjawab soal nomor 3 - 6, pergunakan informasi data berikut!
Suatu proyek pembangunan terdiri atas beberapa jenis proyek kecil, yakni
proyek P, Q, R, S, T, dan U. Proyek kecil ini berkaitan satu dengan yang lain
sehingga tiap-tiap jenis pekerjaan diatur sebagai berikut:
Proyek Q tidak boleh dikerjakan bersamaan dengan proyek S
Proyek P boleh dikerjakan bersama dengan proyek T
Proyek Q hanya boleh dikerjakan bersama dengan proyek R
Proyek T dikerjakan jika dan hanya jika proyek U dikerjakan
3. Jika pekerja tidak mengerjakan proyek R, maka . . . . . .
A. Pekerja tidak akan mengerjakan proyek Q
B. Pekerja tidak akan mengerjakan proyek S
C. Pekerja tidak akan mengerjakan proyek P
D. Pekerja tidak akan mengerjakan proyek U
E. Pekerja tidak akan mengerjakan proyek T
Jawaban:
PEKERJA TIDAK AKAN MENGERJAKAN PROYEK Q (A)
Karena proyek Q dikerjakan bersama R.

21

4. Jika pekerja sudah mengerjakan proyek T, maka . . . . . .


A. Pekerja juga mengerjakan proyek U
B. Pekerja tentu akan mengerjakan proyek P
C. Pekerja hanya akan mengerjakan proyek R
D. Pekerja tidak mengerjakan proyek R
E. Pekerja tidak mengerjakan proyek S
Jawaban:
PEKERJA JUGA MENGERJAKAN PROYEK U (A)
Karena proyek T dikerjakan setelah proyek U.
5. Jika minggu kedua pekerja wajib mengerjakan proyek U dan tidak boleh mengerjakan
proyek R, maka . . . . . .
A. Pekerja tidak boleh mengerjakan proyek Q
B. Pekerja juga mengerjakan proyek P
C. Pekerja juga mengerjakan proyek Q
D. Pekerja juga mengerjakan proyek T
E. Pekerja juga mengerjakan proyek S
Jawaban:
PEKERJA JUGA MENGERJAKAN PROYEK T (D)
Dalam minggu ke-2 yang harus dikerjakan adalah proyek U dan tidak proyek R, maka
proyek T dikerjakan.
6. Jainuri lebih muda daripada Dadang.
Jainuri lebih muda daripada Nina dan Dono . . . . . .
A. Jainuri paling muda diantara semua
B. Dono dan Nina mempuyai umur yang sama
C. Dono lebih tua dari Dadang
D. Dadang lebih muda dari Nina
Jawaban:
JAINURI PALING MUDA DIANTARA SEMUA (A)
Karena Jainuri lebih muda dari Nina, Dadang, dan Dono, maka dapat disimpulkan bahwa
Jainuri adalah yang paling muda.
7. Semua insinyur sipil pandai matematika.
Susanto bukan insinyur sipil.
Maka : . . . . . .
A. Tidak ada kesimpulan yang tepat
B. Susanto bukan seorang sarjana
C. Susanto adalah sarjana sastra
D. Susanto tidak pandai dalam matematika
Jawaban:
TIDAK ADA KESIMPULAN YANG TEPAT (A)
Keterangan yang tersedia tidak memadai untuk menarik kesimpulan.
8. Semua pria di rumah Budi memakai celana. Toni seorang anak yang rajin. Toni adalah
adik laki-laki dari Budi yang masih sekolah SMA.
A. Toni hanya bercelana ketika sekolah SMA
B. Budi sudah lulus SMA
C. Toni memakai celana ketika di rumah Budi
D. Semua adik Budi rajin
E. Dingin
Jawaban:

22

TONI MEMAKAI CELANA KETIKA DI RUMAH BUDI (D)


9. Jika Jakarta adalah kuda, Surabaya adalah sapi, dan Medan adalah . . . . . .
A. Unggas
B. Harimau
C. Ikan
D. Merpati
Jawaban:
HARIMAU (B)
Harimau adalah hewan berkaki empat.
Soal nomor 10 - 12 didasarkan pada bacaan berikut ini!
Alex, Dwi, dan Tuti menaiki bus yang berhenti di enam tempat yang berbeda,
yaitu A, B, C, D, E, dan F. Masing-masing orang turun di tempat yang berbeda dan
tidak naik bus itu kembali. Informasi lainnya yang berkaitan dengan aktivitas ini
adalah sebagai berikut.
Satu di antara mereka turun di A
Apabila ada yang turun di C, maka tidak ada yang turun di E.
Tuti tidak turun di F
Apabila ada yang turun di B, maka tidak ada yang turun di D
Tuti tidak turun di B atau pun di F
10. Apabila Alex turun di B, maka Tuti mungkin akan turun di . . . . . .
A. F
B. E
C. B
D. C
E. D
Jawaban:
C (D)
11. Apabila tidak ada seorang pun yang turun di C atau E, maka dari pernyataan berikut
ini
manakah yang benar?
A. Alex turun di F
B. Tuti turun di D
C. Dwi turun di B
D. Dwi turun di A
E. Tuti turun di B
Jawaban:
TUTI TURUN DI B (E)
12. Baik Alex, Dwi, maupun Tuti masing-masing dapat turun di . . . . . .
A. A, C, E
B. D, F, A
C. A, B, D
D. C, A, E
E. A, B, E
Jawaban:
A, B, E (E)
Soal nomor 13 sampai dengan nomor 16 didasarkan pada bacaan di bawah ini!
Di dalam perguruan tinggi Negeri, tiap-tiap mahasiswa diwajibkan

23

menjadwalkan delapan matakuliah, yaitu F, G, H, J, K, L, M, dan N. Semua


mahasiswa mengambil satu matakuliah secara berurutan per semesternya, dan tidak
ada matakuliah yang diambil ulang. Jadwal dari kedelapan matakuliah itu dibatasi
oleh beberapa hal berikut ini.
N selalu diambil di semester pertama
F selalu diambil segera setelah mata kuliah G diambil
H harus diambil sebelum mata kuliah F
J dan M harus dipisahkan oleh dua semseter yang berurutan
13. Urutan-urutan jadwal berikut ini yang memenuhi persyaratan-persyaratan di atas
untuk
mahasiswa semester 2 hingga semester 8 adalah . . . . . .
A. F, G, H, J, K ,L , M
B. M, K, L, J, G, F, H
C. G, J, F, H, M, K, L
D. J, H, G, F, M, K, L
E. M, H, L, J, G, F, K
Jawaban:
M, H, L, J, G, F, K (E)
14. Semester yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk mengambil mata kuliah F
adalah semester . . . . . .
A. 1
B. 2
C. 4
D. 3
E. 5
Jawaban:
4 (C)
15. H dapat diambil pada setiap semester berikut ini, kecuali . . . . . .
A. 8
B. 6
C. 3
D. 4
E. 2
Jawaban:
8 (A)
16. Apabila J diambil pada semester 4, maka G harus diambil pada semester . . . . . .
A. 7
B. 6
C. 3
D. 5
E. 2
Jawaban:
5 (D)
17. Jika Ruli meminum obat maka dia sembuh. Jika Ruli sembuh maka dia akan
berangkat
ke sekolah. Ternyata, Ruli tidak berangkat ke sekolah. Berarti . . . . . .
A. Ruli tidak meminum obat dan tidak sembuh
B. Ruli meminum obat
24

C. Ruli tidak meminum obat


D. Ruli meminum obat dan tidak sembuh
Jawaban:
RULI TIDAK MEMINUM OBAT DAN TIDAK SEMBUH (A)
18. Handika menjadi salah satu siswa di sekolah. Banyak di antara siswa yang malas
belajar. Ikhwan merupakan teman Handika. Dengan demikian . . . . . .
A. Teman-teman Ikhwan semuanya malas
B. Ikhwan mungkin teman satu sekolah Handika
C. Handika itu malas
D. Ikhwan itu malas
Jawaban:
IKHWAN MUNGKIN TEMAN SATU SEKOLAH HANDIKI (B)
Gugur sama artinya dengan jatuh; berjatuhan; runtuh; mati dalam pertempuran.
19. Semua anak bergembira jika bermain di taman wisata. Hari ini semua anak bermain di
taman wisata.
A. Hari ini semua anak tidak bergembira
B. Hari ini tidak semua anak bergembira
C. Hari ini tidak ada anak yang tidak bergembira
D. Hari ini ada anak yang tidak bergembira
Jawaban:
HARI INI TIDAK ADA ANAK YANG TIDAK BERGEMBIRA (C)
Hari ini semua anak bermain di taman wisata dan semua anak yang bermain di taman
wisata bergembira. Jadi dapat disimpulkan bahwa hari ini semua anak bergembira atau
ingkarannya(lawannya) yaitu hari ini tidak ada anak yang tidak bergembira.
20. Vinny lebih pintar daripada Budi. Vinny lebih pintar daripada Susi dan Arip.
A. Vinny paling pintar di antara meraka.
B. Susi dan Arip memiliki tingkat kepintaran yang sama.
C. Budi lebih pintar daripada Arip
D. Budi lebih pintar daripada Susi
Jawaban:
VINNY PALING PINTAR DI ANTARA MEREKA (A)
Karena Vinny lebih pintar dari Budi, Susi, dan Arip, maka pernyataan di atas dapat
disimpulkan bahwa Vinny paling pintar di antara mereka.
Sekian dulu sobat postingan contoh soal TPA penalaran analitik kali ini (tangan
sudah kriting nih, haha). Di postingan mendatang Pak HaBe akan bagikan soal
lebih banyak lagi yang pastinya disertai dengan jawaban dan penjelasan. Gak lupa
di akhir posting Pak HaBe selalu bagiin info, tips, dan trik khusus buat sobat :)
INFO, TIPS, dan TRIK
Kalimat yang tidak didahului oleh kata "SEMUA/BEBERAPA" mempunyai
maksud adalah "SEMUA".
Kalimat yang salah, berarti yang benar ialah lawanya atau biasa disebut
INGKARAN. Lawan dari "SEMUA" adalah
"BEBERAPA/SEMENTARA/SEBAGIAN".
Dalam soal-soal silogisme sering dijumpai kata-kata sementara atau semua. Jika
sobat menemui kata "SEMENTARA/SEBAGIAN/BEBERAPA/ADA/MUNGKIN
SEMUA", maka artinya adalah "TIDAK SEMUANYA atau MINIMAL SATU

25

ANGGOTA".

SOAL TPA Padanan Kata (Analogi)


soal TPA padanan kata (Analogi). Biasanya yang Pak HaBe share berjumlah 20 soal, tapi
khusus contoh soal TPA padanan kata (Analogi) kali ini berjumlah 25. Jadi sobat bisa
puas belajarnya, hehe.
Tes padanan kata ini digunakan untuk mengetahui sejauh mana sobat dapat melihat
kesamaan suatu pola, fungsi kata yang diminta atau pun menarik sebuah makna.
Pertanyaan padanan kata menguji kemampuan sobat untuk mengenali hubungan yang ada
antara kata-kata dalam sepasang kata. Untuk menjawab pertanyaan padanan kata, sobat
harus merumuskan hubungan antara kata-kata dalam pasangan kata yang diberikan dan
kemudian harus mengidentifikasi pilihan jawaban yang mengandung kata-kata terkait
satu sama lain. Beberapa contoh hubungan yang mungkin ditemukan dalam pertanyaan
analogi adalah hubungan ukuran, jenis, gelar atau kedekatan spasial.
Beberapa hal yang dapat membantu sobat dalam menjawab pertanyaan padanan kata :
Biasanya, lebih dari satu pilihan jawaban mungkin akan tampak mengekspresikan
hubungan yang sama. Coba sobat cari hubungan yang lebih tepat atau identifikasi
beberapa aspek dari hubungan antara pasangan yang diberikan.
Jangan pernah memutuskan jawaban tergesa-gesa tanpa membaca semua pilihan
jawaban atau dengan kata lain baca dulu semua jawaban baru mulai berpikir dan
memutuskan jawaban.
Usahakan membangun hubungan yang tepat antara kata-kata dalam pasangan
yang diberikan. Hal ini biasanya membantu untuk mengungkapkan hubungan
dalam frase atau kalimat. Selanjutnya, sobat tinggal mencari pilihan jawaban
dengan sepasang kata yang hubungannya paling dekat dengan yang pasangan
yang diberikan dan dapat dinyatakan dengan cara yang sama.
1. KOMPOR : API = _____ : _____
A. Pohon : Buah
B. Kipas : Angin
C. Jalan : Macet
D. Lemari : Es
E. Palung : Gua
Jawaban:
KIPAS : ANGIN (B)
Kompor membutuhkan api untuk bisa berfungsi, dan kipas memerlukan angin agar
berfungsi.
2. BAWANG : SIUNG = _____ : _____
A. Telur : Butir
B. Buku : Lembar
C. Kain : Meter
D. Pakaian : Kodi
E. Kertas : Kilogram
Jawaban:
TELUR : BUTIR (A)
Bawang dihitung dengan siung, sedangkan telur dengan butir.
3. BELAJAR : PANDAI = _____ : _____
A. Potret : Kamera

26

B.
C.
D.
E.

Rajin : Bodoh
Litografi : Batu
Berpikir : Arif
Cetak : Kertas

Jawaban:
BERPIKIR : ARIF (D)
Jika banyak belajar kita akan menjadi pandai. Jika banyak berpikir kita bisa menjadi arif.
4. PIANO : ORGAN = _____ : _____
A. Drum : Gitar
B. Kunci : Pedal
C. Senar : Pipa
D. Nada : Not
E. Gitar : Perkusi
Jawaban:
NADA : NOT (D)
Piano mirip dengan organ, sedangkan nada mirip dengan not.
5. NELAYAN : PERAHU = _____ : _____
A. Petani : Traktor
B. Koki : Oven
C. Dosen : Kelas
D. Penulis : Pena
E. Fotografer : Kamera
Jawaban:
PETANI : TRAKTOR (A)
Nelayan menggunakan perahu untuk bekerja, sedangkan petani menggunakan traktor.
6. PANTAI : RESOR = _____ : _____
A. Bukit : Laut
B. Hujan : Basah
C. Gunung : Vila
D. Laut : Pesiar
E. Gunung : Bukit
Jawaban:
GUNUNG : VILA (C)
Resor berada di pantai, sedangkan vila berada di pegunungan.
7. HUMOR : KOMEDIAN = _____ : _____
A. Klimaks : Drama
B. Memori : Amnesia
C. Perceraian : Pernikahan
D. Heroisme : Epik
E. Sintaksis : Kata
Jawaban:
HEROISME : EPIK (D)
Humor dihasilkan dari komedian, sedangkan heroisme dihasilkan dari epik.
8. GEOLOGI : ILMU = _____ : _____
A. Kimia : Senyawa
B. Teori : Praktek

27

C. Biologi : Laboratorium
D. Beringin : Pohon
E. Astronomi : Galaksi
Jawaban:
BERINGIN : POHON (D)
Geologi adalah sebuah ilmu dan beringin adalah sebuah pohon.
9. BUNGA : RIBA = _____ : _____
A. Hemat : Kikir
B. Akrab : Sengit
C. Mawar : Hutang
D. Hasrat : Extravaganza
E. Khawatir : Bangkrut
Jawaban:
HEMAT : KIKIR (A)
Bunga tidak berarti riba, dan hemat bukan berarti kikir.
10. UMUR : TAHUN = _____ : _____
A. Ilmu : Nilai
B. Jam : Detik
C. Kecepatan : Jam
D. Kertas : Helai
E. Air : Minum
Jawaban:
KERTAS : HELAI (D)
Umur dihitung per tahun, sedangkan Kertas dihitung per helai.
11. INTENSITAS : FREKUENSI = _____ : _____
A. Hadiah : Pengabdian
B. Penghargaan : Penghormatan
C. Jauh : Jarak
D. Jumlah : Total
E. Hak : Kewajiban
Jawaban:
PENGHARGAAN : PENGHORMATAN (B)
Intensitas mempunyai makna hampir sama dengan frekuensi, begitu pula dengan
penghargaan yang mempunyai makna hampir sama dengan penghormatan.
12. MOBIL : BENSIN = _____ : _____
A. Pesawat terbang : Propeler
B. Motor : Solar
C. Manusia : Makanan
D. Sapi : Susu
E. Penyakit : Virus
Jawaban:
MANUSIA : MAKANAN (C)
Mobil membutuhkan bensin, dan manusia membutuhkan makanan.
13. BAIT : PUISI = _____ : _____
A. Drama : Epos
B. Sajak : Prosa
C. Loteng : Bangunan
D. Hiasan diding : Lukisan

28

E. Bendera : Lagu kebangsaan


Jawaban:
LOTENG : BANGUNAN (C)
Bait merupakan bagian dari puisi, loteng merupakan bagian dari bangunan.
14. MENCURI : MENYESAL = _____ : _____
A. Menyakiti : Menangis
B. Mencontek : Menghukum
C. Menyakiti : Menangis
D. Makan : Lapar
E. Menanam : Menyiang
Jawaban:
MENANAM : MENYIANG (E)
Setelah mencuri akan menyesal, setelah menanam akan menyiang.
15. AIR : MINYAK = _____ : _____
A. Rajin : Pandai
B. Elang : Ayam
C. Anjing : Kucing
D. Gula : Kopi
E. Pintar : Bodoh
Jawaban:
ANJING DAN KUCING (C)
Air dan minyak tidak dapat bersatu seperti anjing dan kucing yang tidak akan pernah
bersama.
16. DANA : PENGGELAPAN = _____ : _____
A. Deposito : Perbankan
B. Cek : Akuntansi
C. Kuitansi : Saldo
D. Karya tulis : Penjiplakan
E. Uang : Brankas
Jawaban:
KARYA TULIS : PENJIPLAKAN (D)
Dana bisa digelapkan, karya tulis bisa dijiplak.
17. ABRASI : HEMPASAN = _____ : _____
A. Memasak : Panas
B. Rayuan : Pujian
C. Reruntuhan : Penghancuran
D. Serpihan : Potongan
E. Matahari : Hujan
Jawaban:
MEMASAK : PANAS (A)
Abrasi terjadi karena timbulnya hempasan, sedangkan memasak terjadi karena adanya
panas.
18. DOKTOR : DISERTASI = _____ : _____
A. Kyai : Jamaah
B. Buruh : Upah
C. Sarjana : Skripsi
D. Kuliah : Praktikum
E. Menteri : Kepmen

29

Jawaban:
SARJANA : SKRIPSI (C)
Syarat untuk menjadi seorang doktor adalah dengan membuat disertasi, dan syarat
menjadi sarjana adalah membuat skripsi.
19. ACEH : SERAMBI MEKAH = _____ : _____
A. Madona : Seksi
B. Obama : Presiden
C. Michael Schumacer : Pembalap
D. Michael Jackson : King of pop
E. Michael Gorbachev : Pemimpin Soviet
Jawaban:
MICHAEL JACKSON : KING OF POP (D)
Julukan dari kota Aceh adalah serambi Mekah, sedangkan julukan untuk Michael Jackson
adalah King of Pop.
20. KARDIOLOGI : JANTUNG = _____ : _____
A. Biologi : Ilmu
B. Farmakologi : Obat-obatan
C. Ternologi : Alat
D. Akutansi : Perusahaan
E. Phatologi : Peta
Jawaban:
FARMAKOLOGI : OBAT-OBATAN (B)
Kardiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jantung, dan Farmakologi adalah ilmu
yang mempelajari tentang obat- obatan.
21. DISELESAIKAN : RAGU = _____ : _____
A. Diumumkan : Pencalonan
B. Dikonfirmasi : Curiga
C. Memulai : Mengakhiri
D. Dimasukkan : Tamu
E. Disarankan : Ide
Jawaban:
DIKONVIRMASI : CURIGA (D)
Diselesaikan agar tidak ragu, dan dikonfirmasi agar tidak curiga.
22. GEMPA : RICHTER = _____ : _____
A. Ombak : Knot
B. Jarak : Dinamo
C. Obat : Dosis
D. Suhu : Fahrenheit
E. Banjir : Air
Jawaban:
SUHU : FAHRENHEIT (D)
Gempa dapat diukur dengan skala richter, sedahkan suhu dapat diukur dengan skala
fahrenheit.
23. SEPATU : JALAN = _____ : _____
A. Buku : Baca
B. Pensil : Makan
C. Sisir : Rambut
D. Garpu : Makan

30

E. Sandal : Jepit
Jawaban:
GARPU : MAKAN (D)
Sepatu digunakan untuk berjalan, dan garpu digunakan untuk makan.
24. SEKOLAH : SISWA : BELAJAR = _____ : _____ : _____
A. Sekolah : Guru : Rapat
B. Laboratorium : Ilmuan : Meneliti
C. Rumah : Ayah : Ibu
D. Dokter : Pasien : Periksa
E. Kantin : Makan : Siswa
Jawaban:
LABORATORIUM : ILMUAN : MENELITI (B)
Sekolah adalah tempat belajar siswa, dan laboratorium adalah tempat meneliti bagi
ilmuan.
25. MURID : BUKU : PERPUSTAKAAN = _____ : _____ : _____
A. Anak : Kelereng : Rumah
B. Nasabah : Uang : Bank
C. Orang tua : Anak : Ibu
D. Pembeli : Makanan : Gudang
E. Dosen : Mahasiswa : Kuliah
Jawaban:
NASABAH : UANG : BANK (D)
Muri membaca buku diperpustakaan, sedangkan nasabah menabung uang di bank.
Contoh soal tes potensi akademik TPA untuk sub bab padanan kata (Analogi) telah
rampung di tulis. Silahkan bagi sobat semua yang ingin belajar tes di atas. dicerna dan
dipelajari soal per soalnya yaa. Nah bagi yang sudah menguasai benar materi di atas
coba deh latihan Simulasi ujian soal TPA Padanan Kata(Analogi) yang sudah Pak HaBe
buat, ini sekaligus membuktikan apakah sobat sudah benar-benar bisa dalam sub materi
padanan kata. Berikut Pak HaBe bagikan info, tips, dan trik yang bisa sobat miliki khusus
untuk ujian soal padanan kata (Analogi).
INFO, TIPS, dan TRIK
Perhatikan baik-baik soal yang sobat hadapi, hubungan kata harus mempunyai
urutan yang sejalan atau searah dengan soal.
Jika sobat telah menemukan hubungan kata tetapi masih bingung, maka buatlah
kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat dengan menggunakan analogi yang
menurut sobat lebih tepat.
Jika hubungan bersifat terlalu umum, maka alternatif jawaban biasanya masih
sulit untuk ditentukan yang paling tepat, makanya sobat harus menentukan
hubungan yang lebih spesifik. Semakin spesifik dan khusus, maka akan semakin
mudah untuk menemukan hubungan yang paling sesuai.

SOAL TPA LAWAN KATA (antonim)


soal TPA lawan kata (antonim). Gak jauh beda dengan sinonim, di soal antonim ini sobat
akan diajak berfikir dalam mencari sebuah kata. Namun bedanya kalau sinonim mencari
kata yang mempunyai arti sama atau setara dengan soal yang diajukan, sedangkan

31

antonim sobat akan mencari lawan dari arti kata soal yang diajukan. Berikut 20 latihan
contoh soal TPA lawan kata (antonim) disertai dengan kunci jawaban dan pembahasan
yang bisa sobat pelajari agar bisa sukses dalam Tes Potensi Akademik yang diinginkan.
1. PEMUPUKAN >< . . . . . .
A. Rehabilitasi
B. Reboisasi
C. Penggundulan
D. Defertilisasi
E. Renovasi
Jawaban:
DEFERTILISASI (D)
Pemupukan merupakan perbuatan menyuburkan tanah dengan rabuk (pupuk) dan
lawannya adalah keadaan tidak subur (defertilisasi).
2. SIAU >< . . . . . .
A. Mendidih
B. Memuai
C. Membeku
D. Mencair
E. Memanas
Jawaban:
MENDIDIH (A)
Siau bisa diartikan sudah tak panas lagi; dingin kembali. Dan lawannya adalah mendidih.
3. PREMAN >< . . . . . .
A. Pengawal
B. Sendiri
C. Dinas
D. Mafia
E. Partikelir
Jawaban:
DINAS (C)
Preman sama dengan partikelir, tidak sedang berdinas, bukan tentara, tidak sedang
berseragam, kepunyaan sendiri.
4. HIRAU >< . . . . . .
A. Lupa
B. Ingat
C. Lalai
D. Kolase
E. Acuh
Jawaban:
ACUH (E)
Menghiraukan mempunyai lawan mengindahkan; mengacuhkan.
5. OPAS >< . . . . . .
A. Porter
B. Komandan
C. Pesuruh
D. Pemimpin
E. Prajurit

32

Jawaban:
PEMIMPIN (D)
Pesuruh, tukang jaga, porter mempunyai arti yang sama dengan opas. Jadi lawannya
adalah pemimpin.
6. CHAOS >< . . . . . .
A. Normal
B. Hancur
C. Agama
D. Kacau
E. Labil
Jawaban:
NORMAL (A)
Chaos mempunyai arti abnormal, berarti lawannya adalah normal.
7. KASAR >< . . . . . .
A. Gradasi
B. Kasap
C. Rata
D. Lembut
E. Halus
Jawaban:
HALUS (E)
Kasar = Tidak baik buatannya; tidak rata; tidak lemah lembut; tidak halus.
8. ANGOT >< . . . . . .
A. Payah
B. Sehat
C. Parah
D. Sakit
E. Dingin
Jawaban:
SEHAT (B)
Angot dapat diartikan sakit lagi/kumat penyakitnya.
9. PERLOP >< . . . . . .
A. Absen
B. Datang
C. Pulang
D. Masuk
E. Kerja
Jawaban:
KERJA (E)
Perlop merupakan cuti atau berhenti bekerja dalam beberapa lama.
10. GRATIFIKASI >< . . . . . .
A. Revisi
B. Denda
C. Bonus
D. Hadiah
E. Potongan
Jawaban:
DENDA (B)

33

Gratifikasi adalah hadiah uang kepada pekerja di luar gaji yang biasanya.
11. TESIS >< . . . . . .
A. Hipotesis
B. Epitesis
C. Sintetis
D. Antitesis
E. Sintaksis
Jawaban:
ANTITESIS (D)
Tesis adalah teori atau pernyataan yang dikemukakan dan didukung oleh argumenargumen. Antitesis adalah pernyataan yang bertentangan dengan kebenaran (tidak
didukung oleh argumen-argumen)
12. ULTIMA >< . . . . . .
A. Kesan
B. Akhir
C. Final
D. Awal
E. Biasa
Jawaban:
AWAL (D)
Ultima adalah bagian akhir; final. Berarti lawannya adalah awal.
13. CAPEK >< . . . . . .
A. Lelah
B. Penat
C. Letih
D. Segar
E. Lemas
Jawaban:
SEGAR (D)
Capek sama dengan letih; penat. Lawannya adalah segar.
14. TIMPANG >< . . . . . .
A. Pincang
B. Seimbang
C. Benar
D. Sama
E. Sempurna
Jawaban:
SEIMBANG (B)
Timpang diartikan tidak seimbang; ada kekurangan; berat sebelah.
15. LECO >< . . . . . .
A. Cebol
B. Kate
C. Mungil
D. Kerdil
E. Raksasa
Jawaban:
RAKSASA (E)
Leco sama dengan kerdil / cebol / kecil.

34

16. GENTAR >< . . . . . .


A. Berani
B. Takut
C. Ragu
D. Malu
E. Tantang
Jawaban:
BERANI (A)
Gentar = takut. berarti lawannya adalah berani.
17. KAPABEL >< . . . . . .
A. Rajin
B. Piawai
C. Mampu
D. Bodoh
E. Pandai
Jawaban:
BODOH (D)
Kapabel diartikan pandai; cakap; sanggup. Lawannya adalah tidak pandai atau bodoh.
18. GUGUR >< . . . . . .
A. Rontok
B. Tunas
C. Salju
D. Jatuh
E. Tumbuh
Jawaban:
TUMBUH (E)
Gugur sama artinya dengan jatuh; berjatuhan; runtuh; mati dalam pertempuran.
19. REAKSI >< . . . . . .
A. Daya tolak
B. Penggabungan
C. Penarikan
D. Daya tarik
E. Skema
Jawaban:
DAYA TOLAK (A)
Reaksi sama dengan tenaga tarik atau daya tarik..
20. NAAS >< . . . . . .
A. Baik
B. Celaka
C. Lokasi
D. Rugi
E. Untung
Jawaban:
UNTUNG (E)
Naas diartikan nasib sial. Jadi lawannya adalah untung.
Akhirnya selesai juga latihan 20 contoh soal tes potensi akademik TPA dalam
materi lawan kata (antonim). Gak perlu bingung dalam mengerjakannya sobat,
kalau dipelajari pelan-pelan dan sabar pasti bisa kok :). Gak lupa Pak HaBe berikan

35

sedikit info, tips, dan trik di akhir latihan soal yang bisa sobat miliki khusus untuk
ujian soal lawan kata (antonim) agar nantinya sobat mendapatkan kemudahan. Dan
buat sobat yang sudah merasa menguasai materi soal Lawan Kata (Antonim) bisa
langsung mencoba tantangan dari Pak HaBe untuk menaklukan Simulasi Ujian
Soal TPA Lawan Kata (Antonim)
INFO, TIPS, dan TRIK
Sama halnya dengan soal TPA persamaan kata (sinonim), di soal TPA lawan kata
(antonim) ini sobat diwajibkan untuk banyak-banyak membaca, khususnya
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Sobat harus berhati-hati dalam mengerjakan soal ANTONIM !!! Yaa, ini soal
ANTONIM, bukan SINONIM. Banyak peserta ujian TPA melakukan kesalahan di
bagian soal seperti ini. Jadi pastinya sobat berhati-hati dan tau betul yang sobat
kerjakan soal antonim atau sinonim.
Soal-soal berjenis lawan kata (antonim) ini biasanya terdapat 8% sampai 9%
adalah kata serapan dari bahasa daerah dan bahasa asing. Dan 25% merupakan
istilah-istilah pada dunia sains, kedokteran, teknik, dan sebagian lainnya adalah
istilah yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

SOAL TPA JARING-JARING BANGUN RUANG


soal TPA jaring-jaring bangun ruang. Masih sama dengan postingan soal-soal gambar
lainnya, sobat di sini dituntun lebih dalam penggunaan imajinasi (awang-awang gitu deh
sobat). Tapi meskipun cuma imajinasi yang kita maenin, tetep jangan dibuat enteng tes
TPA Jaring-Jaring bangun ruang ini, bisa gagal loh ntar, kan sayang banget ngurangin
nilai sobat.
Di Contoh Soal TPA Jaring-jaring Bangun Ruang yang akan kita pelajari kali ini, sobat
akan melihat bentuk-bentuk bangun ruang. Nantinya sobat diminta untuk menentukan
manakah yang termasuk ke dalam jaring-jaring bangun ruang yang dimuat soal. Namun
di soal berbeda kedudukan kadang dibalik, ada sebuah jaring-jaring jika disatukan akan
membentuk sebuah bangun ruang. Nah, bangun ruang manakah yang nantinya cocok
untuk jaring-jaring tersebut. Penasaran dan pengen tau contoh soal TPA Jaring-jaring
bangun ruang yang akan kita bahas kali ini?? Langsung aja cekibrot brooo... hehe
1.

Jika gambar di atas diputar, manakah


gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

gambar di bawah ini yang identik dengan

2.
36


Jika gambar di atas diputar, manakah
gambar soal di atas . . . .

gambar di bawah ini yang identik dengan

Jawaban:
(C)

3.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

4.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

5.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

6.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(A)

7.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .
37


Jawaban:
(A)

8.

Jika gambar di atas diputar,


manakah gambar di bawah
ini yang identik dengan
gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(C)

Jika gambar di atas


diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
dengan gambar soal di
atas . . . .

Jawaban:
(C)

Jika gambar di atas


diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
dengan gambar soal di
atas . . . .

11.
Jika gambar di atas
diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
dengan gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(B)

10.

Jawaban:
(D)

9.

12.
Jika gambar di atas
diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
38

dengan gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(C)

13.
Jika gambar di atas diputar, manakah
dengan gambar soal di atas . . . .

Jawaban:
(D)

gambar di bawah ini yang identik

14.
Jika gambar di atas
diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
dengan gambar soal di
atas . . . .

Jawaban:
(D)

15.
Jika gambar di atas
diputar, manakah gambar
di bawah ini yang identik
dengan gambar soal di
atas . . . .

Jawaban:
(B)

Di stop dulu Contoh Soal


TPA Jaring-JaringBangun
Ruang ini di soal ke 15
sobat, biar gak terlalu
berat saat buka postingan
ini soalnya isinya gambar
semua >_<. Tapi tenang aja, untuk kelanjutannya sobat bisa latihan di Contoh Soal
TPA Jaring-Jaring Bangun Ruang bagian 2 . Jadi untuk saat ini sobat bisa ambil
nafas dulu istirahat sejenak, hehe. Tetap semangat tetap menjadi yang terbaik :)
Materi Deret Angka dan Huruf
Materi Deret Angka dan Huruf pada postingan kemarin, namun belum sempat
memberikan contoh-contoh soalnya nih. Karena lagi santai sambil nunggu info lowongan
39

kerja, Pak HaBe mau berbagi Contoh Soal TPA Deret Angka dan Huruf yang pastinya
bisa menjadikan sobat lebih mempunyai wawasan dan cekatan dalam mengerjakan soal
TPA. Untuk kunci jawaban dan pembahasannya tetap Pak HaBe paparkan juga kok.
Untuk Contoh Soal TPA Deret Angka dan Huruf ini tugas sobat hanyalah melengkapi
deretan angka atau huruf yang belum lengkap. Kelihatannya mudah kalau dilihat dari
petunjuknya yang hanya disuruh melengkapi. Namun perlu diperhatikan, kalau sobat
tidak terbiasa dalam mengerjakan soal model seperti ini, tidak tau tentang pola, tidak
pernah berlatih tentang pola bilangan, dipastikan sobat tidak akan lolos untuk ujian TPA
dengan materi barisan dan deret ini.
Ada sedikit tip dan trik yang sobat harus ketahui, dan ini sangatlah penting dalam
mengerjakan soal-soal barisan dan deret nantinya. Sobat perhatikan tulisan di bawah ini
yang memuat angka dan huruf, sobat bisa memisalkan urutan huruf ini dengan urutan
angka. Dan ini akan memudahkan sobat dalam mengerjakan soal.
A
1
J
10
S
19

B
2
K
11
T
20

C
3
L
12
U
21

D
4
M
13
V
22

E
5
N
14
W
23

F
6
O
15
X
24

G
7
P
16
Y
25

H
8
Q
17
Z
26

I
9
R
18
A
1

Cari angka atau huruf selanjutnya dari soal-soal di bawah ini yang bersesuaian dengan
pola-pola di tiap-tiap soal !!
1. G, H, I, M, N, J, K, L, M, N, ., .
A. N dan P
D. M dan N
B. O dan P
E. N dan M
C. P dan O
Jawaban:
M dan N (D)
G, H, I, M, N, J, K, L, M, N, M, N
Coba sobat perhatikan, huruf M dan N hanya digunakan sebagai pembatas, sedangkan
yang lain urut sesuai abjad.
2. A, B, C, F, E, D, G, H, I, L, K, J, M, ., .
A. M dan N
D. O dan M
B. N dan O
E. O dan N
C. M dan O
Jawaban:
N dan O (B)
A, B, C, F, E, D, G, H, I, L, K, J, M, N, O.
Coba sobat perhatikan pola di atas. Huruf-huruf yang bergaris bawah urutannya dibalik,
dan setiap 3 huruf berikutnya urutannya normal mengikuti abjad.
3. A, B, D, G, K, ., .
A. P dan V
B. P dan W
C. O dan U

D. O dan V
E. P dan U

Jawaban:
P dan V (A)

Perhatikan pola di atas,


terlihat setiap huruf meloncat 1, 2, 3 dan seterusnya. Jadi huruf ke 5 dan 6 adalah huruf P
dan V

40

4. A, C, E, G, I, ., .
A. J dan M
B. J dan N
C. J dan L

D. K dan M
E. K dan N

Jawaban:
K dan M (D)

Sobat perhatikan gambar di atas, Pak HaBe beri sedikit perbedaan dengan menebalkan
salah satunya. Yang bercetak tebal ditambah empat dan yang tidak bercetak tebal
ditambah empat, jadi huruf selanjutnya adalah K dan M.
5. X, W, U, V, T, S, Q, R, P, O, ., .
A. N dan L
D. M dan N
B. L dan M
E. M dan L
C. N dan M
Jawaban:
M dan N (D)
X W U V T S Q R P O M N
24. 23 21 22 20 19 17 18 16 15 13 14
Dapat dilihat polanya urutannya dihitung mundur mulai dari belakang, namun di setiap 2
huruf urutannya dibalik.
6. 50, 40, 100, 90, ., 140, 200, 190.
A. 150
D. 120
B. 140
E. 135
C. 130
Jawaban:
150 (A)

Perhatikan angka yang


bercetak tebal dengan yang
tidak, di setiap angka untuk golongan yang bercetak tebal akan ditambahkan 50 begitu
pula sebaliknya.
7. 2, 4, 6, 9, 11, 13, ., .
A. 9 dan 18
B. 16 dan 18
C. 16 dan 21

D. 14 dan 17
E. 18 dan 22

Jawaban:
16 dan 18 (B)

Polanya yaitu setiap angka ditambahkan 2 lalu ditambahkan 2 dan terakhir ditambahkan
3. Hal ini berulang untuk angka selanjutnya.
8. 5, 7, 50, 49, 500, 343, .
A. 5.490
B. 5.000
C. 3.500

D. 2.401
E. 4.900

Jawaban:
5.000 (B)

41

Sobat perhatikan angka yang tebal dengan yang tidak, untuk angka yang tebal dikalikan
dengan 7 dan yang tidak tebal dikalikan 10. Dan itulah polanya untuk mencari angka
selanjutnya, dan akan ketemu angka 5.000 dari soal di atas
9. 3, 8, 13, 18, 23, ., .
A. 28 dan 34
B. 28 da 38
C. 33 dan 38

D. 28 dan 33
E. 38 dan 43

Jawaban:
28 dan 33 (D)

Untuk angka yang dicetak tebal dan yang tidak masing-masing ditambahkan dengan
angka 10. Jadi didapat angka selanjutnya adalah angka 28 dan 33
10. 2, 4, 4, 7, 8, 10, .
A. 16 dan 15
B. 16 dan 13
C. 16 dan 14

D. 15 dan 13
E. 15 dan 14

Jawaban:
16 dan 13 (B)

Kombinasi antara perkalian


dan penjumlahan. Untuk
angka yang dicetak dengan tebal ditambahkan dengan angka 3 dan yang tidak dicetak
dengan tebal dikalikan dengan 2 sehingga didapat angka selanjutnya yaitu 16 dan 13.
Itulah 10 contoh soal tes potensi akademik untuk materi deret angka dan huruf. Masih
kurang contoh soalnya ya sobat? Tenang Pak HaBe memang sediakan 10 contoh soal
dahulu supaya sobat lebih bisa mengenal, memahami dan mengerti maksudnya. Untuk
contoh soal tambahannya akan Pak HaBe share di lain kesempatan yang pastinya tingkat
kesulitannya juga akan lebih ditingkatkan. Pak HaBe ingatkan lagi, sobat harus tau benar
mengenai tips dan trik yang Pak HaBe sebutkan di atas. Tips dan trik di atas sangatlah
membantu untuk mengerjakan soal-soal TPA materi deret angka dan huruf. So, jangan
pernah dilupakan ya :).

SOAL TPA AL-JABAR


Soal TPA aljabar. Aljabar dapat diartikan sebagai ilmu pasti yang menjabarkan dan juga
menguraikan (ukuran/pecahan) supaya menjadi bentuk lain yang bisa dikatakan lebih
sederhana. Sebenarnya contoh soal-soal TPA Aljabar ini banyak sekali ditemui di
pelajaran matematika SMP dan SMA, namun untuk sekedar mengingatkan sobat aja, nih
beberapa aturan dasar dalam aljabar(aritmatika).
A. Urutan operasi yang didahulukan adalah :

Tanda kurung
Akar / pangkat
Bagi / kali
Kurang / tambah

B. Mencari nilai pendekatan juga bisa sobat lakukan dengan melihat ekor bilangan (angka
pada posisi paling akhir dari hasil perhitungan)
42

C. Pengurangan / penjumlahan pecahan harus dengan menyamakan pernyebutnya terlebih


dahulu.

Misal :

D. Dalam mencari hasil akhir sobat tidak harus menemukan secara teliti atau detail.
Sebagian besar jawaban bisa dicari dengan cara mencari nilai pendekatan. Coba sobat
cari pendekatan ke bilangan yang bulat atau lebih mudah dihitung. Jadi jangan pernah
mempersulit diri kita.
E. Pembagian dengan pecahan sama dengan dikalikan dengan kebalikan dari pecahan
pengali (pembilang dan penyebut dibalik).

Misal :

CONTOH SOAL TPA AL-JABAR


1. Jika x2 + y2 = 5 dan xy = 2, maka x + y = . . .
A. 0
B. 2
C. -3
D. 3 dan -3
E. 3
Jawaban:
3 dan -3 (D)
x2 + y2 = 5
xy = 2
(x+y)2 = x2 + y 2 + 2xy
= 5 + 2(2)
=9
x+y=3
2. Jika X dan Y bilangan bulat yang memenuhi 6 < X < 8 dan 7 < Y < 9 , maka . . .
A. 2X > 2Y
B. X = 2Y
C. X < Y
D. X = Y
E. X > Y
Jawaban:
X < Y (C)
Jika X dan Y bilangan bulat yang memenuhi 6 < X < 8 dan 7 < Y < 9 , maka X = 7 dan
Y = 8. Maka X < Y.
3. 2X = 64 dan 3Y = 81 maka:
A. X dan Y tak bisa ditentukan
B. XY < Y
C. X < Y
D. X = Y
E. X > Y
Jawaban:
X > Y (A)
2X = 64 dan 3Y = 81 maka:
X = 64/2 = 32

43

Y = 81/3 = 27 jadi X > Y


4. Tujuh ratus adalah berapa persen dari 150?
A. 366%
B. 466%
C. 3%
D. 3,66%
E. 4%
Jawaban:
466% (B)
(700/150) x 100% = 466,7% 466%.
5. Jika a = 2, b = 5 dan c = a2 + 2ab + b2 ; berapakah nilai c ?
A. 41
B. 43
C. 47
D. 49
E. 44
Jawaban:
49 (D)
c = a2 + 2ab + b2
jika a = 2 dan b = 5, maka:
c = a2 + 2(2X5) + b2 = 4 + 20 + 25 = 49
6. Jika P bilangan yang menyatakan dari 250, dan Q bilangan yang menyatakan 24 %
dari 250, maka:
A. P = 4Q
B. P = Q
C. P < Q
D. P = Q
E. P > Q
Jawaban:
P > Q (E)
Jika P bilangan yang menyatakan dari 250, dan Q bilangan yang menyatakan 24 %
dari 250, maka:
P = 250 x = 62,5
Q = 24 % x 250 = 61,875, jadi P > Q.
7. Jika X = - 20 dan Y = (-3) 7 maka:
A. X dan Y tidak bisa ditentukan
B. XY < Y
C. X < Y
D. X > Y
E. X = Y
Jawaban:
X > Y (D)
Jika X = - 20 dan Y = (-3) 7 maka:
X = - 20
Y = - 21 jadi X > Y.
8. Jika, , maka nilai X = . . . . . .
A. 3
B. 4
C. 9

44

D. 12
E. 6
Jawaban:
9 (C)
............ dikalikan silang
5x - 5 = 4x + 4
5x - 4x = 4 + 5
x=9
9. Jumlah dari dan adalah . . . . . .
A. 12,00
B. 12,20
C. 12,45
D. 12,55
E. 12,40
Jawaban:
12,40 (E)

10. Jika a = 2 dan b = - 2


X = (a - b)2 dan Y = (b - a)2 , maka :
A. X dan Y tidak bisa ditentukan
B. 2X < 2Y
C. X < Y
D. X > Y
E. X = Y
Jawaban:
X = Y (E)
Jika a = 2 dan b = -2
X = (a - b)2 dan Y = (b - a)2 maka
X = (2 - (-2))2 = 42 = 16
Y = (-2 - 2)2 = (-4)2 = 16
Jadi X = Y

SOAL TPA MEMBEDAKAN GAMBAR


Contoh Soal TPA Membedakan Gambar . Masih dengan tema yang sama yaitu tentang
gambar, kali ini kita akan masuk dalam Contoh Soal TPA Deret Gambar. Di sini sobat
diwajibkan menemukan satu gambar yang cocok untuk melanjutkan gambar soal yang
disediakan. Perhatikan polanya dan gunakan ketelitian yang sobat miliki dengan baik.

45

Kalau masih ada yang bingung dan penasaran bagaimana bentuk soalnya? dan apa
kesulitan yang akan dihadapi? sobat bisa langsung simak dan pelajari saja satu persatu
bentuk soalnya.
1.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Coba
sobat
perhatikan
baris
alas dari tiap-tiap
gambar
soal.
Tertanya adanya hubungan gambar satu dengan gambar yang lainnya yaitu
pencerminannya. Kalau diperhatikan hanya pilihan jawaban (C) yang cocok dalam
pencerminan kotak terakhir.
2.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(D)
Perhatikan 4 buah
gambar kecil yang ada di kotak besar pertama, dikotak besar kedua ternyata salah satu
gambar kecil membelah menjadi 2 bagian. Begitu pula untuk kotak besar ketiga satu
gambar kecil membelah lagi menjadi 2 bagian juga. Begitu seterusnya, hingga sampai ke
kotak kelima dan merupakan jawaban dari soal yaitu gambar (D)
3.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(B)
Di gambar soal
terdapat dua buah
jenis simbol yaitu x dan o. Perhatikan perubahan simbol x ke o ditiap-tiap gambar.
Gambar x akan berubah menjadi gambar o yang dimulai dari baris pertama hingga baris
ketiga, dan juga secara horisontal (dari kanan ke kiri). Akhirnya akan tersisa simbol o,
karena keseluran bersimbol o maka aturan akan diulang lagi yaitu merubah menjadi
simbol x. Dengan kata lain, simbol x yang pertama berubah menjadi simbol o pada
gambar selanjutnya adalah terletak pada baris pertama kolom pertama.

46

4.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Sobat perhatikan
untuk kedua jenis
segitiga, yaitu
segitiga putih dan segitiga hitam. Untuk segitiga putih diputar 90o searah dengan jarum
jam, sedangkan untuk segitiga hitam diputar 90o berlawanan arah jarum jam.
5.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Perhatikan bagian
berwarna hitam di
tiap-tiap gambarnya. Ternyata bagian hitam berpindah tempat searah jarum jam. Dan
gambar selanjutnya yang cocok adalah gambar (C)
6.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Perhatikan anak
panah pada soal
gambar, semua
tegak lurus membentuk huruf 'T' bukan?? Jadi cara gampangnya sobat cari aja yang
mempunyai bentuk sama, yaitu gambar (C).
7.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Pada urutan bangun

47

kedua, disetiap balok di sisi diagonal bergerak satu langkah ke kanan dan ke kiri. Dan
untuk bangun pertama tetap.
8.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(B)
Perhatikan
kotak
kecil di tiap-tiap
kotak besar. Kotak kecil didalamnya mempunyai urutan aturan: simbol garis 1 - simbol
garis 2 - simbol garis 3 - tanpa simbol garis - simbol garis gelombang 1 - simbol garis
gelombang 2 - simbol garis gelombang 3 - dan kembali simbol gelombang 1. Jadi gambar
selanjutnya yang sesuai adalah gambar (B)
9.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Perhatikan bangunbangun
yang
terdapat pada soal.
Ada segitiga besar, segitiga kecil, 2 lingkaran, dan 1 bujur sangkar. Kita akan identifikasi
satu persatu, untuk segitiga besar ternyata berputar sebesar 90o berlawanan arah jarum
jam. Segitiga kecil berputas 180o. Lingkaran pertama berputar berlawanan arah jarum
jam mengitari sudut-sudut pojok segitiga besar. Sedangkan lingkaran kedua berputar
searah jarum jam mengitari sudut-sudut bujur sangkar.
10.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(B)
Soal kali ini benerbener harus jeli nih
sobat, coba
perhatikan kotak kecil yang tidak di blok dari kejauhan. Ternyata membentuk angka 3, 4,
5, dan 6. Berarti angka selanjutnya yang benar adalah membentuk angka 7.
11.

48

Gambar yang cocok untuk selanjutnya adalah ..... ??

Jawaban:
(B)
Arsiran hitam yang
terlihat
pada
gambar soal ternyata berputar searah jarum jam. Namun tidak bisa hanya dilihat dari sisi
itu saja sobat. Coba perhatikan bagian dalam bujur sangkar, disana terdapat garis yang
berputar 45o yang searah dengan gerak jarum jam. Jika putaran sudah penuh 360o, maka
jumlah garis akan bertambah
12.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(A)
Untuk bangun di
bagian tengah warnanya akan berselang-seling antara warna hitam dan warna putih.
Untuk bangun yang berada pada pojok kanan bawah dan kiri atas selalu berwarna hitam,
sedangkan yang berada di kiri bawah dan kanan atas selalu berwarna putih. Arah rotasi
bangun searah dengan jarum jam.
13.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(A)
Gambar
mempunyai
pola
bergerak sebesar 45o berlawanan dengan arah jarum jam. Dengan bergeraknya gambar
terjadi perubahan bentuk simbol. Dan saat dalam posisi 180o, akan berbalik arah searah
jarum jam, namun urutan perubahan simbol tidak berubah.
14.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(C)
Belah ketupat bergeser ke kanan sebanyak dua langkah. Segitiga bergeser ke kiri
sebanyak satu langkah. Lingkaran bergeser ke kiri sebanyak satu langkah

49

15.

Gambar yang
cocok untuk
selanjutnya
adalah ..... ??

Jawaban:
(B)
Perhatikan jumlah titik yang ada di
tiap-tiap elips. Ternyata jumlah titik
hitam mempunyai bola sebesar 2n.
Dimana setiap jumlah titik hitam
melebihi angka 10 maka berubah
menjadi titik berwarna putih. Sehingga
untuk jawaban yang tepat dalam elips
ke 4 adalah berjumlah 32 titik yang
dapat dirubah menjadi 3 titik berwarna

50