Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) PERAWATAN

TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR

SATUAN ACARA PENYULUHAN


PERAWATAN BAYI BARU LAHIR (BBL)
Topik
Sub Topik
Sasaran
Tempat
Hari/tanggal
Waktu
Penyuluh

: Perawatan Bayi Baru Lahir ( BBL )


: Perawatan Tali Pusat
: Ny. A
: Ruang perawatan Nifas RSUD Ulin Banjarmasin
: 13 Mei 2014
: 30 menit
: Nurul, Elva, Hadi, Doni

I. ANALISA
A. Kebutuhan Peserta Didik
Ny. A (23th) baru saja melahirkan anak pertamanya kurang lebih 2 hari yang lalu secara
spontan di RS Ibu & Anak Lembayung Husada. Karena ini merupakan kelahiran pertama
klien dan klien tidak memiliki basic pengetahuan dalam perawatan bayi baru lahir terutama
perawatan tali pusat sehingga perlu dilakukan penyuluhan dalam rangka memberikan
pengetahuan dalam pengetahuan tentang peratan tali pusat.
B. Karakteristik Peserta Didik
Dari data yang didapatkan dari pengkajian diketahui pasien mempunyai riwayat pendidikan
terakhir SD dan bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga.
II. TUJUAN INTRUKSIONAL UMUM
Setelah dilakukan penyuluhan pada Ibu dan keluarga bayi, diharapkan dapat melakukan
perawatan tali pusat dengan benar secara mandiri di rumah.

III. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS

Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan pasien mampu :


a. Mengetahui tentang pentingnya Perawatan Tali Pusat.
b. Memperagakan cara merawat tali pusat dengan benar.
c. Menyebutkan hal apa saja yang harus diperhatikan dalam perawatan tali pusat.
IV. MATERI PENYULUHAN
a. Memberikan pengetahuan tentang pentingnya Perawatan Tali Pusat
b. Memperagakan dan melatih teknik Perawatan tali pusat yang benar.
c. Mendorong pasien untuk melakukan teknik secara mandiri.
V. METODE
Ceramah, diskusi, dan Memperagakan Teknik.
VI. MEDIA
Flipchart dan leaflet
VII. KEGIATAN PENYULUHAN
No

Tahap / Waktu

Pembukaan 5
menit

Inti 15

Penutup 10

Kegiatan Penyuluhan

Kegiatan Klien

Memberikan salam
Menjawab salam
Perkenalan
Mendengarkan dan
Menjelaskan TIU dan TIK
memperhatikan
Menyebutkan materi yang akan
diberikan
Menanyakan (review) kepada Ny. Menjawab pertanyaan penyuluh
A tentang perawatan bayi baru Mendengarkan dan
lahir terutama perawatan tali
memperhatikan
pusar. Menjelaskan materi dan Bertanya pada penyuluh bila
memperagakan tentang:
masih ada yang belum jelas.
1. Pengertian perawatan bayi baru
lahir terutama perawatan tali
pusar.
2. Cara perawatan tali pusar.
3. Hal-hal yang diperhatikan dan
dilarang selama perawatan.
4. Tanda-tanda tali pusar bayi yang
terinfeksi
5. Upaya yang dapat dilakukan
untuk mencegah terjadinya
Infeksi pada tali pusar bayi baru
lahir.
Evaluasi
Menjawab pertanyaan

menit

VIII.

Menyimpulkan
Mengucapkan maaf dan terima
kasih
Salam Penutup

Mendemonstrasikan cara
merawat tali pusat
Memperhatikan
Menjawab salam penutup

EVALUASI
1. Setelah kita berdiskusi tadi dapatkah ibu menjelaskan pentingnya perawatan tali pusar?
2. Dapatkah ibu menyebutkan 3dari 5 hal yang harus diperhatikan dalam perawatan tali pusar?
3. Dapatkah ibu menyebutkan hal yang dilarang dalam perawatan tali pusar?
4. Dapatkah ibu menyebutkan 2 dari 4 tanda dan gejala tali pusar yang terinfeksi?
5. Dapatkah ibu menyebutkan 2 dari 3 upaya pencegahan terjadinya infeksi tali pusar pada
bayi?
6. Dapatkah ibu menperagakan bagaimana cara merawat tali pusar bayi baru lahir dengan
bantuan minimal dari perawat?

IX.

REFERENSI

Gant, Norman F & F. Gary Cunningham. 2011. Dasar-dasar Ginekologi & Obstetri. Jakarta:
EGC
Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak FKUI. 1985. Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta:
FKUI
Yulifah, Rita & Tri Johan Agus Yuswanto. 2009. Komunikasi & Konseling dalam
Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika

MATERI PENYULUHAN
PERAWATAN TALI PUSAT
Pengertian Tali Pusat Bayi
Tali pusat ( Funiculus umbilicalis ) adalah saluran kehidupan bagi janin selama dalam
kandungan, dikatakan saluran kehidupan karena saluran inilah yang selama 9 bulan 10 hari
menyuplai zat-zat gizi dan oksigen janin.Tetapi begitu bayi lahir, saluran ini sudah tidak
diperlukan lagi sehingga harus dipotong dan diikat atau dijepit.
Cara Membersihkan Tali Pusat
1. Cuci tangan bersih
2. Gunakan handscoon
3. Ambil kapas bulat atau kapas bertangkai yang telah dibubuhi alkohol 70%, lalu bersihkan
sisa tali pusar, terutama bagian pangkalnya (yang menempel pada perut).
4. Lakukan dengan hati-hati, apalagi bila pusar bayi masih berwarna merah.
5. Gunakan jepitan khusus dari plastik untuk memegang ujung tali pusarnya, agar lebih mudah
dalam membersihkan dan melilitkan perbannya.
6. Ambil kasa kering lalu bungkus sisa tali pusat. Usahakan agar seluruh permukaan hingga ke
pangkalnya tertutup perban.
7. Lilitkan perban/kasa sedemikian rupa agar bungkusan tidak terlepas. Pastikan tidak terlalu
ketat, agar bayi tidak kesakitan.
8. Gunakan kain kasa untuk mengikat perban agar tetap pada tempatnya.
Arah Pembersihan Tali Pusat Bayi
Pembersihan tali pusat bayi yang telah dipotong yaitu : dari bagian tali pusat yang dipotong
ke arah pusar dengan gerakan satu arah. Indikasinya agar bagian yang dipotong tidak terkena
kotoran dari pusar.
Hal Hal yang Dilarang
Membubuhkan atau mengoleskan ramuan dan abu dapur karena akan menyebabkan infeksi.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Jangan membungkus putung tali pusat atau perut bayi atau menoleskan cairan atau bahan
apapun ke puntung tali pusat.
Lipat popok di bawah puntung tali pusat.
Jika puntung tali pusat kotor, bersihkan (hati-hati) dengan air DTT dan sabun segera
keringkan secara seksama dengan menggunakan kain bersih.
Teknik Perawatan Tali Pusat Bayi. Dalam perawatan maupun pemotongan tali pusat bayi itu
menggunakan teknik steril. Artinya, dalam setiap pelaksanaan perawatan dan pemotongan tali
pusat bayi itu menggunakan alat- alat yang steril. Dan dalam setiap proses perawatan itu
diangjurkan untuk sealalu memakai hanscoon.
Penggunaan Popok pada bayi. Saat tali pusat dipotong, maka harus diperhatikan penggunaan
popok bayi tersebut. Sebaiknya popok dipakaikan dibawah pusar. Alasannya adalah agar
pusarnya tidak lembab, karena apabila lembab akan beresiko timbulnya infeksi.

Tanda-Tanda Tali Pusat Bayi yang Terinfeksi

Bernanah
Kondisi ini bisa muncul jika kurang benar dalam merawatnya,seperti kurang bersih dan
kurang kering. Hal ini juga bisa terjadi bila saat pemotongan tali pusat bayi menggunakan
benda yang tidak steril sehingga kuman mudah tumbuh dan berkembangbiak.
Bau Tidak Sedap
Bau Tidak sedap muncul pada tali pusat menandakan bahwa tali pusat terinfeksi. Lalu tali
pusat akan bernanah dan berlendir.Selain itu juga ditandai dengan kemerahan di sekitar pusar.

Tidak Banyak Menangis


Bayi yang terinfeksi umumnya tidak banyak menangis sebaliknya banyak tidur.Gejala ini
ditandai dengan bayi malas minum,demam dan yang paling parah sampai terjadi kejang.

Kulit sekitarnya berwarna kemerahan.