Anda di halaman 1dari 12

TUGAS 4 TEKNIK LINGKUNGAN

TERM OF REFERENCE (TOR) AMDAL RENCANA PEMBANGUNAN


RSUD
KABUPATEN TORAJA UTARA
PROVINSI SULAWESI SELATAN

Disusun Oleh :
NAMA : MIFTAHUL ARIEFIN
NIM

: 121.03.1181

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2015

1. LATAR BELAKANG

Pembangunan nasional pada semua sektor dapat mencapai target apabila ditunjang oleh
sumberdaya manusia yang sehat secara fisik dan mental serta intelektual dan spiritual. Oleh karena
itu pembangunan di bidang kesehatan sejak beberapa tahun terakhir mendapat perhatian, yang
serius dengan tanpa mengabaikan sektor yang lainnya. Keberadaan Rumah Sakit (RS) mempunyai
hubungan yang erat dengan keberadaan masyarakat disekitarnya. Dikembangkan melalui rencana
pembangunan kesehatan, sehingga keberadaan Rumah Sakit saat ini tentu tidak dapat dilepas dari
kebijaksanaan pembangunan kesehatan yaitu harus sesuai dengan Garis-garis Besar Haluan Negara.
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Toraja Utara diharapkan memberikan kontribusi
terhadap pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat Toraja Utara dan sekitamya, dengan
demikian kontribusi rumah sakit tersebut terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di masa datang
dapat terwujud dengan baik. Disadari bahwasanya dalam pembangunan dan pengoperasian Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Toraja Utara, dapat saja menimbulkan dampak, khususnya limbah
cair yang dihasilkan dari ruang operasi, limbah kamar roentgen, kamar persalinan, laundry
(pencucian), limbah WC/KM, sisa-sisa obat dari alat injeksi ataupun obat/reagen yang tidak
terpakai/kadaluarsa, limbah padat yang berasal dari dapur maupun limbah padat medis.
Kesemuanya ini bila tidak diperhatikan akan menurunkan kualitas lingkungan sekitar rumah sakit.
Sisi lain dari perkembangan kota khususnya terhadap aktivitas kendaraan/lalu lintas dapat
memberikan dampak terhadap rumah sakit (dampak lingkungan terhadap proyek), dalam hal ini
kesehatan bagi pasien. Untuk memitigasi dampak tersebut maka disusunlah AMDAL (Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan) berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun
2006 yang terdiri dari KA ANDAL, ANDAL, RKL, RPL dan Ringkasan Eksekutif agar dampak negatif
yang timbul dapat diminimalkan dan dampak positifnya dapat dioptimalkan. Sehingga setiap aktifitas
kegiatan pembangunan yang diperkirakan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maka
wajib dilengkapi dengan dokumen AMDAL sebagaimana terc;antum dalam UU No.32 tahun 2009
tentang Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan hidup, serta Peraturan Menteri Negara
Lingkungan Hidup RI No. 05 Tahun 2012, tentang jenis Rencana Usaha dan atau Kegiatan yang wajib
memiliki AMDAL.
Kesemuanya ini merupakan arahan yang tegas dan harus dipatuhi dalam melaksanakan
Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development), karena pelaksanaan AMDAL merupakan
upaya untuk mengintegrasikan dimensi lingkungan ke dalam pembangunan Rumah Sakit Umum
Daerah Kabupaten toraja Utara dan tidak boleh mengorbankan lingkungan sekitarnya, begitupun
sebaliknya lingkungan tidak boleh mengganggu kenyamanan pasien rumah sakit, sehingga
diperoleh keseimbangan lingkungan, kelestarian fungsi serta kemampuannya dapat diseleraskan
dengan perkembangan dan pembangunan wilayah.
Bertitik tolak hal tersebut di atas, maka sangatlah tepat keputusan pihak Dinas Kesehatan
Kabupaten/Provinsi pada tahun anggaran 2013 ini, melakukan kajian pendahuluanjpenyusunan
AMDAL untuk mengantisipasi dampak penting yang ditimbulkan dari Pembangunan Fisik
Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Toraja Utara. Secara menyeluruh
dan lengkap (Holistic) baik melalui perluasan tapak (Site/Ekspansi horisontal) maupun peningkatan

intensitas tapak Rumah Sakit Umum Daerah yang sejalan dengan perkembangan kota Rantepao

2. TUJUAN
Tujuan dilaksanakan Studi AMDAL Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Toraja
Utara, adalah :

a.

Mengidentifikasi/mengkaji rencana kegiatan


Daerah Kabupaten Toraja Utara terutama
penting dan besar terhadap lingkungan hidup.
b.

Pembangunan Rumah 5akit Umum


yang diprediksi menimbulkan dampak

Mengidentifikasi bentuk aktivitas kegiatan Rumah Sakit Umum Daerah

Toraja Utara yang menimbulkan perubahan terhadap rona lingkungan hidup terutama y ng
c.
Memantau dan mengevaluasi dampak penting terhadap perubahan lingkungan
hidup yang sangat mendasar akibat dari aktivitas kegiatan
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten ToraiaUtara

3. KEGUNAAN
a.
Membantu pemrakarsa (Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara) dalam melakukan
penapisan pengambilan keputusan terhadap pemilihan alternatif yang layak dari segi lingklingan
hidup, teknis dart ekonomis. Sebagaimana tata cara penapisan dalam lampiran II dari Peraturan
Menteri Negara Lingkungan Hidup RI No.OS Tahun 2012.
b.
Mengintegrasikan pertimbangan lingkungan hidup dalarn setiap tahapan kegiatan RSUD
Kabupaten Toraja Utara
c.

Sebagai pedoman untuk kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

4. KELUARAN (Output)
Tersusunnya dokumen AMDAL Pembangunan Rumah Sakit - Umum Daerah Toraja Utara
yang terdiri dan Kerangka Acuan (KA) ANDAL, Laporan ANDAL, RKL dan RPL se,rta Ringkasan
Eksekutif yang direkomendasikan oleh
Komisi AMDAL Propinsi Sulawesi Selatan.
5. LINGKUP KERJA
a. Pendekatan
Secara umum studi ini dilakukan berdasarkan data primer dan data sekunder. Data primer
diperoleh dengan cara survei dan pengukuran lapangan serta pengambilan sampel untuk analisis

laboratorium, sedang data sekunder diperoleh dari berbagai hasil penelitian yang berkaitan dengan
pembangunan jaringan irigasi, serta penelitian yang telah dilakukan pada wilayah sekitar Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Toraja Utara di Rantepao, disamping itu akan digunakan pula peta
yang dimifiki oleh instansi-instansiyang berisi informasi wilayah studi.
Survei sosial ekonomi dan budaya dilakukan dengan cara wawancara dengan penduduk
sekitar tapak proyek, pengamatan di lapangan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi
lingkungan dan perubahan perubahan yang terjadi dengan melihat dan mendengar fakta yang ada
diwilayah studi. Selain itu dilakukan pula penjaringan pendapat masyarakat, tokoh masyarakat dan
Jembaga masyarakat, baik itu mewakili sekitar tapak proyek, maupun masyarakat yang bermukim
diluar lokasi yang mempunyai pertalian keluarga dengan masyarakatllokasi yang terkena dampak
dan pemerhati lingkungan yang punya perhatian terhadap pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Toraja Utara meJalui media massa. Hal ini sejalan dengan amanah Keputusan Menteri
Negara Lingkungan Hidup No. 08 Tahun 2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dalam
Proses Penyusunan AMDAL.
Mendahului semua kegiatan tersebut, terlebih dahulu dilakukan pelingkupan untuk
menentukan ; rencana kegiatan yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan lebih
dipertajam untuk menetapkan dampak penting, penentuan batas wilayah studi, penentuan
parameter lingkungan yang akan diteliti serta komponen fisik-kimia-biologi dilakukan dengan
pengamatan lapangan dan pengambilan contoh sampel - untuk di analisis laboratorium.
Penentuan lokasi pengamatan dan pengambilan sampel tidak sekedar berdasarkan
pertimbangan refresentatif wilayah studi, tetapi justru lebih ditekankan pada relevansi terhadap
problem lingkungan yang ada, berdasarkan Dampak Penting.
b. Dampak Penting yang Ditelaah
Adanya proyek pembangunan Kabupaten Toraja Utara yang rencana Jokasi pembangunan
fisik terletak Desa/Lembang Buntu Tallunglipu Kecamatafl Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara.
(lihat Gambar 1 dan Gambar 2) akan menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan sekitarnya.

PETA PROVINSISULAWESI SELATAN (Gambar 1)

Kabupaten Toraja Utara

UlARA (LOKASI RSUD TORUT) Gambar 2.

Dampak panting tersebut sating


studi penyusunan AMDAL tersebut adalah :

terkait dan harus ditelaah

dalam penyusunan

1) Kegiatan Yang Menimbulkan Dampak


Kegiatan pembangunan RSUD Kabupaten Toraja Utara pada setiap tahapan yang
diperkirakan menimbulkan dampak panting terhadap lingkungan adalah sebagai berikut :

a). Tahap Pta Konstruksi


Survei (FS, OED, Studi Lingkungan) Pembebasan Lahan
b) Tahap Konstruksi
Mobilisasi tenaga kerja dan Alat berat Pematangan Lahan Konstruksi bangunan Demobilisasi tenaga
kerja
c) Tahap Operasional
Mobilsasi/rekruitmen tenaga kerja/Operasional rumah sakit
2) Rona Lingkungan Yang Diprediksi Terkena Oampak
Kegiatan pembangunan RSUD Kabupaten Toraja Utara, diprediksi akan menimbulkan dampak
negatif maupun dampak positif, pada setiap tahapan
aktifitaskegiatan.
Penelaahan
dampak,
akan dilakukan terhadap dampak panting saja yang relevan dengan studi, atau
yang akan mengakibatkan perubahan mendasar pada komponen lingkungan (rona lingkungan awal),
sedangkan dampak yang tidak penting tidak ditelaah lebih lanjut.

Dampak yang terjadi dengan adanya kegiatan Pembangunan RSUD Kapupaten Toraja
Utara akan mengakibatkan perubahan lingkungan awal, terutama pada komponen lingkungan sebagai
berikut :

a) Tahap PraKonstruksi
Komponen lingkungan yang akan terkena dampak pada tahap ini diprediksi
adalah komponen sosial ekonomi dan budaya.
b) Tahap Konstruksi
Komponen lingkungan yang akan terkena dampak pada tahap ini diprediksi adalah :
).> Komponen hidrogeologi badan sungai
).> Komponen kuatitas udara & kebisingan
).> Komponen fisiografi dan geologi
;.. Komponen flora dan fauna
).> Komponen ruang, lahan dan tanah
).> Komponen sosial, ekonomi dan budaya

c) Tahap Operasional
Komonen lingkungan yang akan terkena dampak pada tahap ini diprediksi
adalah :
).> Komponen hidrologi
).> Komponen kesehatan dan sanitasi lingkuilgan
Komponen biota perairan sungai
Komponen sosial ekonomi

3) Aspek Lingkungan Yang Oitelaah


Aspek lingkungan yang ditelaah dalam studi AMDAL Pembangunan RSUD
Kabupaten Toraja Utara:
a) Aspek Drainase
).> Karateristik badan penerima limbah
;.. Saluran drainase kota
b) Aspek iklim-ku litas

).> Data iklim ; curah hujan {10 tahun terakhir),


temperatur, kelembaban, arah dan kecepatan angin'
)> Kualitas udara ; bau, NOx, CO, SOx, debu dan kebisingan
c) Aspek Fisiografi dan Geologi
Relief topografi
Potensi air tanah
Penyebaran air tanah dan pola alirannya
d) Aspek hidrologi dan kualitas air Debit dan fluktuasi debit sungai Kualitas air permukaan dan
air sumur Karateristik fisik sungai/penerima limbah
e) Aspek Ruang,Lahan dan Tanah. Tapak proyek dan daerah sekitarnya yang kemungkinan terkena
dampak Rencana pengembangan wilayah, tata ruang, tata guna Jahan dan sumberdaya lainnya ,.
Kesuburan fisik-kimia tanah

> Drainase wilayah


> Potensi banjir wilayah sekitarnya.
f) Aspek Biologi Darat/ Flora (Jumlah dan komposisi jenis, Dominasi jenis,
Keanekaragaman, spesies yang dilindungi)Fauna (Keanekaragaman spesies jenis/indeks,
kelimpahan, keseragaman komunitas, jumlah endemik, jumlah yang dilindungi)
g) Aspek Biologi Perairan Plankton (Kelimpahan, indeks keragaman, indeks
dominasi, indeks keseragaman) Benthos (Kelimpahan,,
indeks
keragaman, indeks
dominasi, indeks keseragaman) Nekton (Jenis)
h) Aspek Sosial, Ekonomidan Budaya Struktruk kependudukan ; jumlah/kepadatan
nduduk, kerja, tingkat pendidikan,
Mobilitas penduduk,
Struktur perekonomian dan mata pencaharian
penduduk
Besar dan sumber pendapatan penduduk
Sikap masyarakat terhadap proyek
Kamtibmas (Konflik Sosial akibat pembebasan lahan)
Bangkitan pergerakan dan kebutuhan permukiman
dan tenaga kerja yang besar.
Karakteristik budaya yang dominan
i)Aspek kesehatan masyarakat
Sepuluh jenis penyakit yang dominan menjangkiti
masyarakat sekitar proyek

Sarana dan prasarana kesehatan


"'
}>

Pemanfaatan/kebutuhan air sehari-hari oleh masyarakat


Sanitasi lingkungan
Pengumpulan Sampah (TPS dan TPA)
Penyakit endemik

4) Batas Wilayah Studi


Penentuan batas wilayah studi penyusunan AMDAL Rumah Sakit Umum
Daerah (RSUD) Kabupaten Toraja Utara dilakukan pada saat pelingkupan setelah ada
kesepakatan dengan seluruh tim studi dan pihak pemilik proyek Pemerintah Daerah
Kabupaten Toraja Utara dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan, dan akan
dituangkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR)

6). SUMBER DANA


Sumber dana pembiayaan untuk pelaksanaan kegiatan penyus'unan studi
AMDAL Rencana Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD} Kabupaten
Toraja Utara bersumber dari APBD/APBN Kabupaten Toraja Utaro Tahun Anggaran
2013.
Harga
Perhitungan
Sendiri
(HPS)
penyusunah
studi
AMDAL
RencanaPembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Toraja Utara s
besar
7. JADWAL PELAKSANAAN
Seluruh peke aan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Toraja Utara sebagai mana
yang diuraikan diatas harus dapat selesai selambat-lambatnya pada jangka waktu 180
(seratus delapan puluh) hari kalender atau 6 ( enam ) bulan , terhitung sejak
penandatangan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
8. SISTEM PELAPORAN DAN DISKUSI
Sebagai Kontrol dan pertanggungjawaban dari pelaksanaan Penyusunan Rencana AMDAL
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Toraja Utara ini adalah adanya pelaporah
yang diberikan secara bertahap sesuai dengan tahapan penyelesaian peke aan
1. laporan bulanan yang berisikan semua kegiatan yang dilaksanakan pada bulan
tersebut dan diserahkan sebanyak 10 (sepuluh) eksamplar paling lambat tanggal 10 (
sepuluh ) bulan berikutnya.
2.. laporan Drat Kerangka Acuan (KA) ANDAL, diserahkan sebanyak 15 (lima belas)
eksamplar,
diserahkan paling lambat
60(enam puluh lima) hari kalender terhitung
sejak penerbitan SPMK, sebagai
bahan untuk pembahasan awal (seminar
I) dengan pemrakarsa dan komisl AMCAL Propinsi Sulawesi Selatan
3. Laporan Kerangka Acuan (KA) ANDAL diserahkan sebanyak 10 ( Sepuluh)

eksamplar setelah konsultan melakukan pembahasan (Seminar I) dengan pihak pemrakarsa


dan Komisi AMDAL Propinsi Sulawesi Selatan.

4. laporan antara (laporan Interim) berisi hasil sementara hasil pelaksanaan


pekerjaan diserahkan 10 (Sepul4h) Eksemplar selambat-lambatnya 90 (Sembilan Puluh)
hari kelender setelah penandatanganan SPMK.
5. laporan Drat ANDAL yang berisikan: Drat AMDAL, RKL dan RPL disiapkan
sejak disetujuinya KA-ANDAL oleh komisi AMDAL Propinsi Sulawesi Selatan.
Dokumen ini sebagai bahan untuk pembahasan akhir (seminar II} dengan pemrakarsa dan
komisi AMDAL Sulawesi Selatan.
6.. Laporan Akhir ANDAL, RKL, RPL diserahkan setelah konsultan melakukan
pembahasan akhir (Seminar II} dengan komisi AMDAL Sulawesi Selatan, Dokumen disahkan
oleh komisi AMDAL Propinsi Sulawesi Selatan sebagai bahan/referensi untuk menerbitkan
sertifikasi AMDAL, raporan ini di serahkan sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar.
7. Laporan Eksekutive Summary, berisikan rangkuman dari Japoran ANDAL
diserahkan sebanyak 10 (Sepuluh) Eksemplar.
8. Ekstemal Hard Dies Back Up laporan berisikan file laporan-laporan yang ada.
9.TENAGA AHLI.
Tenaga ahli yang dibutuhkan dalam melaksanakan kegiatan studi AMDAL Rencana
Pembangunan Kabupaten RSUD Toraja Utara adalah ;
'
1.

Tenaga Ahli (Ketua Tim), Disyaratkan S1 Jurusan Tehnik


Lingkungan/ Sipii/Pengairan, lulusan Universitas Negeri atau
perguruan tinggi swasta yang disamakan, pengalaman minimal 7
(Tujuh) hun
AMDAL, memiliki sertifikat AMDAL A dan 8

2. Ahli hidrologi, disyaratkan 51 jurusan tehnik pengairan/ Sipil


Julusan universitas Negeri atau perguruan tinggi swasta
yang
disamakan, pengalaman minimal 5 (Lima) tahun dalam
penyusunan AMDAL, memiliki sertifikat AMDAL A dan 8,
bertugas mengidentifikasi rona lingkungan hidup Khususnya
komponen hidrologi yang memiliki reJevansi dengan dampak
penting yang akan terjadi kibat
3. Ahli struktur, disyaratkan S1 jurusan tehnik Sipil Julusan universitas
Negeri atau perguruan tinggi swasta yang disamakan,
pengalaman mi imal (Lima) tahun dalam penyusunan AMDAL,
bertugas menganalisalidentivikasi komponen struktur bangunan yang
berpotensi menimbulkan dampak dalam pembangunan gedung.
4. Ahli lingkungan, disyaratkan S1 jurusan
tehnik Lingkungan
lulusan universitas Negeri atau perguruan tinggi
swasta
yang
disamakan,

5.

6.

7.

8.

9.

pengalaman minimal 5 (Lima) tahun dalam penyusunan AMDAL,


memiliki sertifikat AMDAL A dan B, bertugas Menganalisa dampak
lingkungan.
.Ahli biologi, disyaratkan S1 jurusan Biologi lulusan universitas
Negeri atau perguruan tinggi swasta yang disamakan, pengalaman
tahun dalam penyusunan AMDAL, bertugas mengidentifikasi
komponen Flora dan Fauna termasuk sample Planton dan Bentos
yang memiliki relevansi erat dengan dampak penting yang akan
terjadi akibat adanya proyek.
Ahli Kimia, disyaratkan S1 jurusan Teknik Kimia, lulusan
universitas Negeri atau perguruan tinggj swasta yang disamakan,
pengalaman minimal 5 (lima) tahun dalam penyusunan AMDAL,
bertugas menganalisa dampak yang berkaitan dengan geoJogi
maupun borrow areanya.
Ahli Planologi, disyaratkan S1 jurusan tehnik Planologiffata
Ruang/Arsitek, lulusan universitas Negeri atau perguruan tinggi
swasta yang dlsarnakan, pengalaman minimal 5 (lima) tahun
dalam penyusunan AMDAL, memiliki sertffikat AMDAL A dan
B, bertugas MenganaJisa semua aspek tata ruang terkait lokasi
proyek.
Ahli Sosial Budaya, disyaratkan S1 jurusan urusan
Sosial,
lulusan universitas
Negeri atau perguruan tinggi swasta
yang
disamakan, pengalaman minimal 5 (lima) tahun dalam penyusunan
AMDAL, bertugas melakukan survey dan menganalisa sosial
ekonomi dan budaya masyarakat setempat.
Ahli Kesehatan lingkungan/Masyarakat, disyaratkan S1 jurusan
Kesehatan Lingkungan/Kedokteran Umum, lulusan universitas
Negeri atau perguruan tinggi swasta yang disamakan, pengalaman
minimal 5 (Jima) tahun dalam penyusunan AMDAL, memiliki
sertifikat AMDAL A dan B, bertugas melakukan survey dan
menganalisa tingkat kesehatan masyarakat sebelum dan sesudah ada
proyek .

10. TENAGA PENDUKUNG.


1. Office Manager,bertugas untuk melakukan administrasi kantor.
2. Operator Komputer, bertugas sebagai juru ketik.
3. Laborant,bertugas menbantu tenaga ahli menganalisa komponen yang
diperiksdilaboratorium.
4. Draftman, bertugas menggambar komponen-komponen yang
berhubungan dengan AMDAL.
5. Surveyor,bertt,Jgas mengukur lokasi proyek
6. Tenaga Lokal,bertugas membantu tenaga ahli dan surveyor yang
bertugas diJ.okasi proyek pada saat pengambilan data-data

PENUTUP
Konsultan Perencana setelah menerima penugasan ini, hendaknya memeriksa dan
memproses semua bahan yang ada serta mencari bahan masukan lain yang dibutuhkan
untuk pekerjaan studi AMDAL ini.
l)ntt,Jk kesempurnaan pekerjaan pererrcanaan/Studi AMDAL tersebut diatas
Konsultan Perencana diminta mempelajari segala informasi,Juknis dan
ketentuanketentuan Perundangan yang berhubungan dengan peke aan Demikian Kerangka
Acuan Kerja!Terrn Of Refference AMDAL Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Kabupaten Toraja Utara ini dibuat unluk dapat dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan
pekerjaan.