Anda di halaman 1dari 4

Rata-Rata Hitung (Mean)

Defenisi:
Suatu bilangan yang mewakili sekumpulan data.
Deskripsi:
Rata-rata hitung data tanpa pengelompokan:

x= =
n

x 1 + x 2+ x 3 .+ x n
n

dengan = rata-rata hitung (untuk parameter disimbolkan dengan )


dan n = banyaknya data

Contoh kasus
Indeks prestasi 5 orang mahasiswa adalah sbb: 2,7; 3,2; 3; 2,4 dan 2,1
Maka rata-rata indeks prestasi ke 5 mahasiswa tersebut adalah:

x=

2,7+3,2+3+2,4+ 2,1
=2,6 8
5

Rata-rata hitung data yang dikelompokkan (metode kodifikasi)

x=Y 0 + p

fi .ci
fi

dengan Y0 disebut TANDA KELAS

Contoh tabel distribusi :


Nilai
Fi
31 40

41 50

51 60

10

61 70

15

71 80

81 - 90

Langkah menghitung rata-rata yaitu: tentukan nilai tengah (Yi)


masing-masing kelas interval, tentukan tanda kelas dan nilai kodenya (Ci)
sehingga tabelnya menjadi:
Nilai

fi

Yi

Ci

Fi.Ci

31 40

35.5

-3

-6

41 50

45.5

-2

-8

51 60

10

55.5

-1

-10

61 70

15

65.5

71 80

75.5

81 - 90

85.5

40

-12

Rata-rata hitung:

x=65.5+10

=62, 5
( 12
40 )

MEDIAN (Me)
Defenisi :
Suatu nilai yang apabila semua data hasil pengamatan diurutkan maka 50%
data hasil pengamatan berada di atas dan di bawah nilai tersebut.
Deskripsi :
Median data tidak dikelompokkan:
Urutkan data, tentukan titik tengahnya ( jika data ganjil maka median tepat
pada satu data, jika data genap maka median terletak antara dua data dan
untuk menentukannya jumlahkan kedua data tersebut dan bagi dua)
Contoh kasus:
Diketahui data sbb:
5, 5, 6, 6, 6, 6, 6, 7, 7, 8, 8, 9, 9, 11 ( n= 14)
Titik tengah terletak antara data ke7 dan data ke 8 (angka 6 dan 7) maka:

Me=

6+7
=6. 5
2

Data : 5, 5, 6, 6, 6, 7, 7, 7, 7, 8, 8, 9, 9,11, 12 ( n = 15) median terletak pada

data ke 8 sehingga Me = 7

Median data dikelompokkan:

1
nf
2
Me=b+ p
f

( )

b = batas bawah kelas median p = panjang kelas median


n = banyaknya data
F = jumlah seluruh frekuensi sebelum kelas median
f = frekuensi kelas median
Contoh tabel distribusi ( n = 40)
Nilai

fi

31 40

41 50

51 60

10

61 70

15

71 80

81 - 90

Karena n = 40 maka kelas median terletak antara data ke 20 dan data


ke 21 atau terletak pada kelas dengan interval 61 70, sehingga
diperoleh komponen-komponen:
b = 60.5; p = 10; n = 40; F = 16 dan f = 15

1
40 16
(
2 )
Me=60.5+10
=63. 2
15

Modus (Mo)
Definisi :
Nilai yang sering muncul
Deskripsi :

Modus data tidak dikelompokkan :


Urutkan data dari yang terkecil hingga terbesar (optional), Tentukan nilai yang
paling banyak muncul, Nilai modus mungkin lebih dari satu, Contoh data
yang sudah berurut: 5, 5, 6, 6, 6, 7, 7, 7, 7, 8, 8, 9, 9, 11 maka modus (Mo)
data tersebut adalah 7.
Modus data dikelompokkan:
Mo = b + p (

b1

b1+ b 2

b = batas bawah kelas modus (kelas dengan frekuensi terbesar)


p = panjang kelas interval
b1 = frekuensi kelas modus frekuensi kelas interval sebelum kelas modus
b2 = frekuensi kelas modus frekuensi kelas interval setelah kelas modus
Contoh Kasus :
Nilai
fi
31-40
2
41-50
4
51-60
10
61-70
15
71-80
6
81-90
3
b = 60.5; p = 10; b1= 15 10 = 5 dan b2 = 15 6 = 9 maka
5
mo=60.5+10
=61.6
5+ 9

( )