Anda di halaman 1dari 3

Judul

Sistem Pakar Untuk Diagnosa Kerusakan Handphone Dengan Metode Forward Chaining dan
Backward Chaining
Latar Belakang
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau
lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali
dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan
diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program
yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh
pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari
masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu
rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan
kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan. Handphone saat ini sudah menjadi alat
komunikasi yang umum digunakan oleh masyarakat. Tidak berbeda dengan alat elektronik
lainnya, handphone juga tidak terlepas dari adanya kerusakan. Akan tetapi,

masyarakat

pengguna handphone pada umumnya tidak mengerti tentang kerusakan yang sering terjadi
pada handphone. Oleh karena itu, dibuatlah Sistem Pakar Deteksi Kerusakan Handphone
Menggunakan Metode Forward Chaining dan Backward Chaining yang digunakan untuk
membantu mendeteksi kerusakan yang mungkin dialami oleh handphone pengguna.
Permasalahan
Seperti yang sudah dijabarkan dalam latar belakang, didapatkan permasalahan bahwa masyarakat
pengguna handphone pada umumnya tidak mengerti tentang kerusakan yang sering terjadi
pada handphone.

Tujuan
Tujuan dari pembuatan sistem ini adalah membangun sebuah sistem pakar untuk membantu
mendeteksi kerusakan handphone dengan metode Forward Chaining dan Backward Chaining.

Tinjauan Pustaka
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mardison,dkk dalam jurnalnya yang berjudul
"PENERAPAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI KERUSAKAN HANDPHONE"
(Studi Kasus Handphone Nokia 2115) diperoleh kesimpulan bahwa melalui Sistem

untuk

Kerusakan Handphone Nokia CDMA 2115 dapat membantu seseorang yang tidak mengerti
mesin maupun kerusakannya. Sistem Pakar ini juga dapat berguna untuk memberi informasi
bagi yang membutuhkannya. Dengan sistem pakar akan dapat mengefesiensi waktu untuk
menyelesaikan masalah yang terjadi. Hal ini disebabkan user dapat berkomunikasi secara
langsung dengan program sebagai layaknya berkomunikasi dengan ahlinya. Sistem Pakar ini
dapat membantu para teknisi junior untuk lebih memperkenalkan atau memperdalam ilmu
pengetahuaannya. Dengan adanya sistem pakar yang berbasiskan web, maka orangorang
awam atau orang-orang yang tidak mengerti terhadap mesin Handphone setidaknya
mengetahui bagian

bagian dari mesin

Handphone atau pun kerusakannya

hanyaduduk didepan

komputer dan mengakses internet tempat dimana

dengan

program sistem

pakar tersebut berada. Sistem Pakar berbasiskan web mempunyai keuntungan bahwa program
sistem

pakar

ini

dapat dijalankan

dikomputer

pengguna dengan

hanya

melalui

browserinternet explorer.
Berdasarkan penilitian yang dilakukan oleh Erwin Setyo N dan Kartika Diah dalam jurnalnya
yang

berjudul

"SISTEM

PAKAR

DETEKSI

KERUSAKAN

HANDPHONE

NOKIAMENGGUNAKAN METODE HILL CLIMBING" diperoleh kesimpulan bahwa Sistem


pakar yang dibangun sudah bisa mendeteksi kerusakan pada handphone Nokia. Metode Hill
Climbing kurang sesuai untuk diimplementasikan ke dalam sistem pakar ini karena bobot pada
dasarnya digunakan untuk penentuan jalur terpendek sehingga tidak dapat diterapkan untuk
mencari kesimpulan. Metode Depth First Search ataupun Breadth First Search akan lebih sesuai
untuk metode penelusuran pada sistem pakar ini.Keakuratan hasil diagnosa yang diberikan
oleh sistem ini berdasarkan penilaian dari pakar adalah 88,89%.
Kesimpulan Sementara
Jika Metode Forward Chaining dan Backward Chaining berhasil diimplementasikan dalam
sistem pakar untuk diagnosa kerusakan handphone, maka lebih mempermudah dan dapat
membantu mendeteksi kerusakan handphone

Daftar Pustaka
(1)

2012. Mardison, dkk. PENERAPAN SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI


KERUSAKAN HANDPHONE (Studi Kasus Handphone Nokia 2115) (Online)
(http://jurnal-tip.net/jurnal-resource/file/10-Vol5No2Sep2012-Mardison-Erdisna-Hericho
%20Jeffryanto.pdf), diakses pada 17 Maret 2015

(2) 2012. Erwin Setyo N & Kartika Diah. SISTEM PAKAR DETEKSI KERUSAKAN
HANDPHONE NOKIA MENGGUNAKAN METODE HILL CLIMBING (Online)
(http://www.google.com/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=4&cad=rja&uact=8&ved=0CDkQFjAD&url=
http%3A%2F%2Faksara.pcr.ac.id%2Fpage%2Fread_pdf.php%3Fname%3DJurnal-PCRku.pdf%26id%3D5&ei=X4kHVduLL8a3uQT44ILQBA&usg=AFQjCNE_z-q420xqvYpP3tU1O7hnhxXJQ&bvm=bv.88198703,d.c2E), diakses pada 17 Maret 2015