Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Olivia Papilaya

NIM

: 11.2013.186

1. Spondyloarthritis
Definisi:
Spondyloarthritis adalah penyakit inflamasi kronik, bersifat sistemik, ditandai dengan
kekakuan progresif, dan terutama menyerang sendi tulang belakang (vertebra) dengan
penyebab yang tidak diketahui. Penyakit ini dapat menyebabkan sendi-sendi perifer,
sinovial, dan rawan sendi, serta terjadi osifikasi tendon dan ligamen yang akan
mengakibatkan fibrosis dan ankilosis tulang. Terserangnya sendi sacro-iliaca
merupakan tanda khas penyakit ini. Ankylosis vertebra biasanya terjadi pada stadium
lanjut dan jarang terjadi pada penderita yang gejalanya ringan.
Etiologi:
Penyakit ini dikenal sebagai penyakit auto-imun kronik dengan penyebab yang tidak
diketahui, tapi faktor genetik mungkin berperan.
Gejala:
Pada spondyloarthritis, terdapat inflamasi tulang belakang, persendian, dan enthesis.
Jika terjadi pada jari tangan dan jari kaki, pembengkakan dapat terjadi dan terlihat
seperti jari sosis. Semua penyakit ini memperlihatkan berbagai macam gejala dan
tanda, namun memiliki beberapa kesamaan, diantaranya:
- Sacroilitis (paradangan pada sendi di antara tulang panggul dan tulang punggung)
-

dan spondilitis (peradangan pada persendian di antara tulang punggung).


Keberadaan enthesis (peradangan enthesis).
Hasil pemeriksaan darah negatif untuk faktor rematoid (seronegatif).
Kecenderungan untuk diderita oleh lebih dari satu anggota keluarga.

Diagnosis:
Selain mempertimbangkan riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan, dapat
dilakukan pemeriksaan darah tertentu seperti hitung darah lengkap, ESR, HLA-B27,
dan sinar-X pada tulang punggung dan tulang panggul untuk mendukung diagnosis.
HLA-B27 adalah penanda genetik yang dikenal sebagai penyebab ankylosing
spondhylitis.
Pengobatan:
-

NSAID untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit.


Kortikosteroid untuk menekan peradangan jangka pendek.
Metotreksat atau Sulfasalazin diberikan jika NSAID tidak berdampak banyak
atau tergantung pada steroid dosis tinggi.

- Obat penghambat TNF yang menghambat protein inflamasi.


- Pembedahan terkadang diperlukan pada kerusakan sendi yang parah.
2. Spondhylolithesis
Definisi:
Spondhylolithesis menunjukkan suatu pergeseran kedepan satu korpus vertebra bila
dibandingkan dengan vertebra yang terletak dibawahnya.
Etiologi:
Etiologi spondhylolithesis adalah multifaktorial. Predisposisi kongenital tampak pada
spondhylolithesis tipe I dan tipe II, postur, dan stres tekanan atau konsentrasi tinggi
berperan penting dalam terjadinya pergesaran tersebut.
Gejala:
- Terbatasnya pergerakan tulang belakang.
- Kekauan otot hamstring.
- Tidak dapat mengfleksikan panggul dengan lutut yang berekstensi penuh.
- Hiperlordosis lumbal dan thorakolumbal.
- Hiperkifosis lumbosacral junction.
- Pemendekan badan jika terjadi pergeseran komplit (spondiloptosis).
- Kesulitan berjalan.
Pengobatan:
- Modifikasi aktivitas, bedrest selama eksaserbasi akut berat.
- Analgetik (misalnya NSAID).
- Latihan dan terapi penguatan dan peregangan.
- Bracing.
3. Hernia Nukleus Pulposus (HNP)
Penyebab HNP yang pasti belum diketahui. HNP umumnya terjadi akibat cedera yang
merobek annulus fibrosus, antara lain:
- Stres fisik akibat angkat berat dalam posisi membungkuk
- Jatuh pada posisi membungkuk
4. Dosis insulin-novorapid
Novorapid 100u/3ml