Anda di halaman 1dari 110

Pemain Sandiwara Terbesar Didunia

Sanggahan Ali Sina Untuk Zakir Naik:


Sebuah tinjauan untuk :
Qur’an dan the Bible Dalam Hal Sains

Oleh Ali Sina (2006/06/12)

Link Debates

Ditahun 2005, diadakan sebuah debat televisi antara Dr. William Campbell,
mewakili sudut pandang Kristen dan Dr. Zakir Naik, mewakili sudut
pandang.

Surat kabar Pakistan Daily Times menulis: “Pada 7 Desember 2005, sebuah
saluran TV (QTV atau Al-Noor) menyiarkan sebuah debat antara William
Campbell dan Zakir Naik, yg menampilkan sisi lain dari polemik. Dimasa lalu
Zakir Naiklah yg mencoba membuktikan agama-agama lain salah; kali ini
William Campbel yg menyanggah argumennya."
Ini cukup adil. Jika anda tidak ingin agama anda dikritik jangan lakukan
kritik terhadap agama lain. Ketika Dr. Campbell mengritik para muslim yg
mengklaim penemuan sain dalam Quran, orang harus mendengarkan.

Saluran TV ini mengambil keputusan adil, tapi ketika Dr. Campbell mulai
dekat ke bagian-bagian yg rawan, program ini mendadak menghilang,
alasannya karena na’at. Jika ini terjadi karena mereka takut, hal ini bukan
keputusan yg bagus dan membuat Dr. Naik kelihatan jelek. (Belakangan
disebutkan dalam berita bahwa Dr. Naik telah memenangkan debat.)

Para muslim yakin bahwa Dr. Naik memenangkan debat. Kenyataannya


adalah jika anda tonton videonya, kecuali anda mengenal Quran dan Islam
dgn baik, ini adalah kesan yg akan anda dapatkan. Dr. Naik begitu percaya
diri dan begitu ‘ramai’ dalam debat hingga orang-orang yg menonton akan
berpikiran demikian.

Benarkah demikian? Saya meneliti seluruh debat ini dan menganalisa


perkataan Dr. Naik paragraf demi paragraf. Dalam tulisan ini saya tunjukkan
tanpa keraguan bahwa Dr. Naik salah dalam menggambarkan setiap
pernyataan yg dia buat dalam Quran. Tidak satupun, klaim yg dibuat Dr.
Naik mengenai Quran yg ajaib atau akurat secara sains, benar.

Saya beri judul tulisan ini, Pemain Sandiwara Terbesar Didunia, karena
setelah menonton pertunjukkannya, dalam pendapat saya, judul ini pantas
sekali. Dr. Naik adalah seorang pesulap. Pesulap membuat anda percaya
mereka memotong orang jadi dua, membuat barang menghilang dan muncul
kembali dan kelinci keluar dari topi yg kelihatan kosong. Tapi dalam
kenyataannya tidak satupun dari hal-hal itu terjadi. Kemampuan dari
pesulap adalah utk membuat anda percaya akan hal-hal yg tidak terjadi. Dr.
Naik menggunakan alat dgn cara berbeda utk melakukan sulapnya. Dia
menggunakan kata-kata. Dia dapat membuat para hadirin percaya akan hal-
hal yg tidak benar. Dalam tulisan ini, saya akan menunjukkan pada anda
trik-triknya dan apa yg dia gunakan sebagai persiapan utk membuat apa yg
sebenarnya menjadi kelihatan berbeda. Setelah anda selesai membaca
tulisan ini, anda akan mampu mendeteksi hal tsb juga. Tapi ini belum
semua. Karena para muslim memakai trik yg sama, meski tidak dg keahlian
yg sama dg Dr. Naik, anda akan tetap mampu mendeteksi trik mereka juga.

Pesulap yg baik harus trampil dan gerakan cekatan – saking cekatan sampai
sulit dideteksi. Tapi jika anda mengulang gerakannya dan
memperhatikannya dalam gerak lambat, anda bisa menangkap trik-triknya.
Inilah yg saya lakukan dg perkataan-perkataan Dr. Naik.
Tulisan ini disusun agar anda mudah men-download dan langsung
mencetaknya. Bahkan kalau perlu, buatlah dalam bentuk buku. Saya harap
semua orang yg telah melihat debat antara Dr. Campbell dan Dr. Naik dan
tergoyahkan oleh sandiwara Dr. Naik akan membaca tulisan ini utk melihat
bagaimana dia menipu setiap orang. Siapapun yg melihat atau mendengar
Dr. Naik bertanggung jawab pada dirinya sendiri utk membaca ini. Dia
mengulang-ulang hal yg sama dalam semua pembicaraannya. Disini, trik-
trik sang pesulap terkuak. Baca dan sebarkan.

Tidak ragu lagi bahwa Dr. Naik itu orang besar. Memang kita harus
mengakui keahliannya dari lawannya. Kebesaran Dr. Naik mampu dalam
memelintir kebenaran. Dia begitu trampil dg kata-kata dan punya ingatan yg
luar biasa ttg ayat-ayat Quran. Jika dia seorang pengacara dan saya seorang
kriminal, saya ingin dia jadi pengacara saya.

Anda dapat melihat debatnya dg mengklik link dibagian bawah dari halaman
ini sambil mengikuti transkripnya pada halaman berikutnya. Untuk jawaban-
jawaban saya, anda dapat menghentikannya (Pause) sebentar dan
membaca apa yg saya tulis.

Saya mengatakan ini semua dg kepastian bahwa tulisan ini akan menandai
akhir kejayaan Dr. Naik dan meruntuhkan singgasananya. Sekali para
fansnya membaca ini, bualannya akan seperti sebuah balon yg dipecahkan.
Para fans akan melihat kebohongan dan penipuan sang maestro dan menara
kartunya akan runtuh. Bukti-buktinya banyak sekali. Banyak dari mereka yg
membuktikan tsb menulis padanya dan menuntut jawaban.

Dr. Naik tidak akan menjawab mereka karena memang dia tidak dapat
menjawab. Mungkin dia akan muncul dg kondisi yg menggelikan seperti yg
pernah dia lakukan (disini-klik), meminta debat temu muka atau menuntut
saya mengorganisasai sebuah konferensi yg dihadiri oleh 10.000 orang, atau
menaikkan hadiah 50.000 dollar yg saya tawarkan. Sangat mungkin orang
akan menjawab dg mengatakan, waktu Dr. Naik terlalu berharga utk
dibuang menanggapi Ali Sina.

Ini adalah alasan-alasan yg lemah. Tidak ada satu halpun yg dapat


dikatakan dalam sebuah debat temu muka yg tidak dapat dikatakan dalam
tulisan. Masalah dg debat temu muka adalah bahwa seseorang dapat
memainkan “sulap” dan membodohi hadirin, sementara hal ini tidaklah
mungkin dalam sebuah debat tertulis.

17:81 Yang Benar telah datang dan yang Batil telah lenyap. Sesungguhnya
yang Batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

Ketika ayat ini pertama diumumkan (ketika Muhamad menaklukkan Mekah),


justru saat itu keBatilan telah melenyapkan keBenaran dg kekerasan,
pengkhianatan dan kelicikan. Akhirnya, karena internet, kekerasan menjadi
tak berdaya dan keBenaran muncul kembali. Ironisnya, ayat itu
mengandung ramalan karena hal itu benar-benar terjadi saat ini. Saat ini
keBenaran muncul kembali membalas dendam dan keBatilan akan musnah.

Jika anda ingin mengkontak Dr. Naik, ini emailnya : info@drzakirnaik.com.


**Klik-Link

Qur’an dan Bible dalam hal Sains - Bagian 1

(Sabeel Ahmed) Auzubillahi Minash Shaitanir Rajeem, Bismillahir Rahmanir


Rahim.… Dr. William Campbell, Dr. Zakir Naik, Dr. Mazachis, Dr. Jamal
Badawi, Dr. Samuel Nauman dan Mr. Sam Shamoon, tamu-tamu terhormat,
ladies and gentlemen, AsSalaamuAlaikumWaRahmatullahiWaBarakatahu…

Atas nama pengelola … the Islamic Circle of North America, Saya, Syed
Sabeel Ahmed, mengucapkan selamat datang pada anda semua di kejadian
unik ini.. sebuah dialog dalam topik – ‘Qur’an dan Bible dalam hal Sains’.
Lagi atas nama Dr. Campbell, Dr. Zakir Naik, Islamic Circle of North
America, dialog ini diadakan dg semangat persahabatan, utk mengerti
masing-masing sudut pandang. Perkenalan singkat dari aktivitas ICNA.

Tujuan dari ICNA, adalah utk memotivasi para muslim agar melakukan
kewajiban mereka menjadi saksi bagi umat manusia, menawarkan
kesempatan belajar utk menambah pengetahuan isalm dan
mengembangkan karakter. ICNA juga aktif dalam melawan imoralitas dan
penindasan dalam segala bentuknya, mendukung usaha-usaha utk keadilan
sosio-ekonomis, kebebasan sipil dalam masyarakat, menguatkan ikatan
kemanusiaan, dg melayani semua yg diperlukan dimanapun didunia, dg
fokus khusus pada tetangga kita diseberang Amerika Utara. Utk dialog unik
hari ini, dua moderator utama adalah Dr. Mohammed Naik mewakili Dr.
Zakir Naik, dan Dr. Samuel Naaman mewakili Dr. William Campbell. Sudah
menjadi kewajiban saya utk memastikan memimpin dg adil dan baik
pertemuan ini – dg demikian kami meminta para pembicara kita juga para
hadirin, utk mempertahankan kesopanan bagi sebuah dialog yg sehat. Dng
itu, saya minta Dr. Samuel Naaman utk memberi perkenalan dari Dr. William
Campbell -Assalamu Alaikum.

(Samuel Naaman) Terimakasih saudara Sabeel Ahmed – sebuah


kehormatan utk berada disini bersama anda. Dan pertama, saya sendiri
bersama sekelompok saudara saudari yg berlatar belakang Kristen, ingin
berterimakasi kepada ICNA dan masyarakat lokal yg telah mengatur
pertemuan unik ini. Mereka telah bekerja dg baik – dan bekerja dg keras.
Dan sekarang kita sampai pada kesempatan ini, berada disini. Dr. William
Campbel bekerja dibidang medis, di Cleveland Ohio pada Universitas
Casewestern Reserve. Dia telah bekerja selama 20 tahun di Moroko, dimana
dia belajar bahasa Arab. Setelah 7 tahun di Tunisia, dia menulis bukunya
“answering Dr. Maurice Bucaille”. Dia adalah seorang Kristen yg sungguh-
sungguh, yg ingin menjelaskan Injil pada siapa saja. Diumur 74, Dr.
Campbell pensiun, dan mempunyai 10 orang cucu. Dan kami sangat
berterima kasih dan senang sekali bersama dg anda – Terima kasih.

(Dr. Mohamed) Atas nama Yayasan Riset Islam, Saya Dr. Mohammed Naik
senang berada diantara anda bersama-sama dg Dr. Zakir. Sangat bahagia
mengikuti pertemuan unik ini, dan ditemani oleh akademisi seperti
Dr.William Campbell, Dr. Jamal Badawi, Dr. Mazzacus, juga saudara saya,
Dr. Samuel Naaman. Saya atas nama Saudara Samuel dan saya sendiri akan
menerangkan format dialog yg telah disepakati. Format yg telah disetujui
dan dianggap adil oleh kedua belah pihak, yaitu pertama Dr. William
Campbel akan melakukan presentasi selama 55 menit dalam topik “Qur’an
dan Bible dalam hal Sains”. Lalu Dr. Zakir Naik, akan melakukan
presentasinya selama 55 menit dalam topik yg sama. In ilalu akan diikuti
oleh sesi jawaban, yg mana Dr. Campbell akan menjawab materi yg
disajikan oleh Dr. Zakir, selama 25 menit, diikuti oleh Dr. Zakir juga utk
menjawab hal yg diucapkan oleh Dr. Campbell selama 25 menit.

Terakhir, kita akan melakukan sesi tanya jawab terbuka, yg mana para
hadirin boleh melakukan pertanyaan bergantian, microphone tersedia utk
penanya. Setelah pertanyaan tsb ditangani, kami akan mengajukan
pertanyaan-pertanyaan yg telah disediakan dalam kartu-kartu yg ada disini,
dan secara acak akan dipilih oleh koordinator dan dijawab oleh orang yg
dituju oleh sipenanya. Ladies and gentlemen… saya persilahkan.. Dr. William
Campbell.

(Saya tidak akan menerjemahkan seluruhnya, yg akan saya terjemahkan


adalah saat Dr. Naik menyajikan presentasinya, tiap paragraf atau topik
akan diselingi oleh bantahan dari Ali Sina.)

*Klik-Link

(Dr. Mohammed) …….. Ladies and gentlemen, saya panggil Dr. Zakir Naik
untuk menyajikan presentasinya.
(Dr. Naik) …(Arabic)… yg terhormat Dr. William Campbell, Dr. Maracuss,
Dr. Jamal Badavi, Br. Samuel Nauman, Dr. Mohammed Naik, saudara dan
saudari yg terhormat, saya sambut anda dengan salam islam .. ‘As Salaamo
Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barkatahu. May peace mercy and blessings of
Allah Subhanawataala be on all of you. .

Topik dari dialog hari ini adalah “Quran dan Bible dalam hal Sains”. Quran
adalah wahyu terakhir yg diturnkan kepada utusan terakhir Nabi
Muhammad, pbuh. Utk buku-buku lain yg mengaku sebagai wahyu dari yg
maha kuasa, haruslah tahan dan teruji oleh waktu.

Apa keajaiban itu nyata?

(Dr. Naik) Sebelumnya dijaman dulu, adalah jaman keajaiban-keajaiban –


Alhamdulillah, Quran adalah keajaiban dari segala keajaiban. Belakangan
datang jaman literatur dan puisi, dan para muslim serta juga non muslim,
mereka mengklaim bahwa Quran sebagai literatur Arab terbaik yg ada
dimuka bumi. Tapi saat ini adalah jaman sains dan teknologi.

(Ali Sina) Langsung sejak awal, Dr. Zakir Naik membuat dua asumsi yg
kedua-duanya salah. Pertama adalah klaim “jaman dulu, adalah jaman
keajaiban-keajaiban”. Kita tidak punya bukti-bukti utk klaim demikian
kecuali dongeng-dongeng dari orang-orang kuno yg diceritakan pada kita
sebagai “ayat suci”. Malah dulupun kita tahu bahwa Muhammad mengaku
tidak bisa melakukan keajaiban-keajaiban (click link). Tidak mampu
melakukan keajaiban-keajaiban, dia bilang bahwa Quran adalah
keajaibannya. Tapi Quran bukanlah keajaiban sama sekali seperti yg akan
anda lihat dalam tulisan ini nanti.

Dr. Naik membuat pernyataan salah lain dan bilang bahwa “para muslim
serta juga non muslim, mereka mengklaim bahwa Quran sebagai literatur
Arab terbaik yg ada dimuka bumi.” Ini tidak benar. Hanya muslim yg
membuat pengakuan demikian. Jika non muslim percaya ini kenapa mereka
tidak memeluk Islam? Non Muslim menemukan banyak kesalahan-kesalahan
dalam Quran, bukan saja secara sains dan logika tapi juga secara tata
bahasa. Banyak yg sebenarnya percaya bahwa buku ini adalah buku yg
paling bodoh yg pernah ditulis, bukan saja karena isinya kekerasan tapi juga
karena membingungkan dan membosankan utk dibaca. Beberapa dari ayat-
ayat awal mempunyai rima, tapi tidak ada keindahan apapun dalam buku
ini, Ali Dashti dalam bukunya “23 years of Prophetic Career” memberi kita
sebuah daftar kesalahan-kesalahan tsb. Juga M. Rafiqul Haqq dan P. Newton
menunjukkan lebih dari selusin kesalahan tata bahasa dalam buku ini (lihat
–klik- disini).
Kereligiusan Einstein

(Dr. Naik) Mari kita analisa apa Quran cocok atau tidak cocok dg sains
modern. Albert Einstein berkata…”Sains tanpa agama jadi pincang, dan
agama tanpa sains itu buta.”

(Ali Sina) Satu hal Einstein tidak percaya akan pribadi Tuhan tapi
menganjurkan menggali kebaikan, kebenaran dan keindahan dalam
kemanusiaan itu sendiri. Dia menulis (klik link disini) “Saya tidak percaya
akan tuhannya agama yg memberi pahala pd yg baik dan hukuman pd yg
jahat. Tuhan saya menciptakan hukum-hukum yg mengurusi hal itu. Jagat
Rayanya tidak diatur oleh angan-angan, tapi oleh hukum-hukum yg
kekal/abadi.” (W. Hermanns, Einstein and the Poet—In Search of the Cosmic
Man (Branden Press, Brookline Village, Mass., 1983), p.132, quoted in
Jammer, p.123.)

Dan ketika dia bicara tentang agama dia tidak membicarakan sebuah agama
seperti islam dalam benaknya. Dia menulis: “Saya tidak menemukan
ungkapan yg lebih baik dari “religius” utk keyakinan saya akan kenyataan
alam yg rasional, yg sejauh ini dapat diakses oleh akal manusia. Jika
perasaan ini tidak ada, sains turun derajatnya menjadi empiricism (teori
dimana semua pengetahuan berasal dari pengalaman dan pengertian) yg
tumpul. (Letter to Maurice Solovine, I January 1, 1951; Einstein Archive 21-
174, 80-871, published in Letters to Solovine , p.119.)

Dilain tempat dia menulis: “Pengertian Religius, yg dilepaskan melalui


pengalaman akan potensi yg mendekati sebuah pemahaman logis dari
hubungan-hubungan dunia ini, adalah …sebuah perasaan kagum dan hormat
terhadap sebab-sebab/alasan-alasan yg mewujud yg muncul dalam
kenyataan. Hal ini tidak menuju kepada asumsi dari sebuah pribadi
ketuhanan – sebuah pribadi yg menuntut sesuatu dari kita dan mengambil
keuntungan dari keberadaan kita sebagai individu. Dalam hal ini tidak ada
kehendak, tidak juga tujuan, tidak juga yg seharusnya, tapi hanya
Keberadaan.

Agama Einstein adalah sebuah rasa penghormatan akan kehalusan, hal-hal


yg tidak dapat diraba dan hal-hal yg tidak dapat dipahami/dijelaskan yg ada
dibelakang semua rangkaian fenomena alam yg dapat dilihat. Bukanlah
agama “yg diturunkan” yg dia bicarakan. Dia menyebut agamanya sebagai
“pengertian religius kosmik” (klik link). “Apa yg saya lihat pada alam”
tulisnya, “adalah sebuah struktur yg sangat indah yg hanya dapat kita
pahami dg sangat tidak sempurna, dan hal itu haruslah mengisi seseorang
yg berpikir dg sebuah kerendahan hati. Ini adalah sebuah perasaan religius
yg benar-benar tidak ada hubungannya dg mistik.” (klik link)
Dg begitu adalah menyesatkan dan munafik utk mengutip Einstein yg
menentang ide akan pribadi tuhan yg penuh tuntutan seperti yg diajarkan
Islam dan mengambil keuntungan bagi satu jenis agama yg dia benci. Ide
agama dari Einstein sepenuhnya berbeda dari apa yg dibela Islam. Islam
tidaklah cocok dg sains. Islam bertentangan dg sains dan dg demikian
bukanlah sebuah agama alam yg dikatakan Einstein. Malah kebalikannya.
Ketika Einstein mengatakan sains tanpa agama adalah lemah dia tidak
berbicara mengenai Islam yg adalah sebuah agama buta-tuli yg berlawanan
dg sains.

(Dr. Naik) Ijinkan saya ingatkan bahwa Quran bukanlah buku sains… S-C-I-
E-N-C-E, tapi buku pertanda S-I-G-N-S… Buku yg berisi ayat-ayat. Dan
terdapat lebih dari 6000 pertanda… ayat-ayat dalam Quran lebih dari 1000
ayatnya membicarakan tentang sains. Menyangkut pembicaraan saya
mengenai Quran dan Sains, saya hanya akan bicara tentang fakta-fakta
sains, yg telah dibuktikan. Saya tidak akan membicarakan tentang teori dan
hipotesa sains, yg berdasarkan asumsi tanpa adanya bukti, karena kita
semua tahu bahwa sains banyak berbalik dari asumsi awalnya.

Dr. William Campbell yg menulis sebuah jawaban utk buku Dr. Maurice
Bucaille.. “The Quran and the Bible in the light of history and science’ – dia
bilang dalam bukunya, bahwa ada dua tipe pendekatan. Satu adalah
pendekatan indeks – yg berarti seseorang mencoba mencocokan kitab dan
sains. Dan pendekatan pertentangan/konflik, yg mana seseorang mencoba
membawa sebuah pertentangan antara kitab dan sains, seperti yg telah
dilakukan Dr. William Campbell dg baik. Tapi sepanjang pengamatan lewat
Quran, tidak masalah apa orang itu menggunakan pendekatan konflik
ataupun indeks – selama anda seorang yg menggunakan logika, dan setelah
sebuah penjelasan logis diberikan, tak seorangpun akan bisa membuktikan
satu saja ayat dari Quran yg bertentangan dg sains modern yg telah
terbuktikan.

Dr. William Campbell menunjuk beberapa yg katanya kesalahan sains dalam


Quran, dan saya harus menyangkalnya dalam sebuah bantahan. Tapi karena
dia memilih utk bicara terlebih dahulu, saya akan menyangkal poin-poin yg
dia bawakan dalam pembicaraan saya ini – Saya akan menjawab pada
bagian utama dari pembicaraannya, utamanya yg berhubungan dg
Embryologi dan dg Geology. Sisanya Insha Allah, Insha Allah, akan saya
coba utk saya bantah semampu saya.

Saya harus melakukan keduanya – saya tidak dapat tidak adil bagi topik ini.
Topiknya adalah .. “Qur’an and Bible in the light of Science.” Saya tidak
dapat hanya bicara satu kitab – Dr. William Campbell jarang bicara
mengenai satu atau dua poin tentang Bible, yg saya akan lakukan insha
Allah. Saya akan membicarakan keduanya Insha Allah, - Saya ingin adil
dalam topik ini.

(Ali Sina) Sampai sini adalah perkenalan dan janji-janji. Mulai dari sini dia
akan menjawab.

BIG BANG DALAM QURAN?

(Dr. Naik) Menyangkut Quran dan sains modern, dalam bidang ‘Astronomi’,
para ilmuwan, beberapa dekade sebelumnya, menjelaskan, bagaimana jagat
raya ini terbentuk – mereka menyebutnya ‘Big Bang’. Dan kata mereka…
“Awalnya hanya ada satu nebula primer, yg kemudian terpisahkan oleh
sebuah Ledakan Besar (big bang), yg membentuk Galaksi-galaksi, bintang-
bintang, matahari dan bumi, yg kita tinggali.” Informasi ini diberikan dalam
Quran, pada Surat Ambiya, Bab 21, Ayat no.30, yg berkata … -(bhs Arabic)-
… Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui… -(bhs Arab)- ..
“bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,
kemudian Kami pisahkan antara keduanya.” Bayangkan informasi ini yg baru
kita ketahui saat ini, Quran telah mengatakannya 1400 tahun lalu.

(Ali Sina) Dalam semangatnya utk membuat Quran kelihatan sains Dr. Naik
melewatkan fakta bahwa teori Big Bang meniadakan konsep penciptaan. Jika
Big Bang itu benar maka kisah penciptaan dan Adam-Hawa pastilah salah
dan sebaliknya.

Dr. Naik paling tidak harus belajar dulu teori Big Bang sebelum
berkomentar.

Teori Big Bang menetapkan bahwa sekitar 13,7 milyar tahun lalu sebuah
ledakan yg maha besar memulai jagat raya ini. Sebelum kejadian ledakan
itu semua energi yg belakangan berubah menjadi materi dipadatkan dalam
satu titik maha kecil (bukan nebula). Ledakan ini, tidak hanya melahirkan
partikel-partikel yg menghasilkan materi, tapi juga melahirkan ruang dan
waktu.

Big Bang sebenarnya terdiri dari sebuah ledakan didalam ruang itu sendiri
tidak seperti sebuah ledakan bom dimana pecahan-pecahan berterbangan
keluar. Semua Galaksi-galaksi tidak mengelompok bersamaan/bersatu, tapi
malahan Big Bang menaruh dasar-dasar bagi jagat raya. Dg begitu gagasan
tentang “memisahkan langit dan bumi” tidak berarti.

Inilah caranya Big Bang terjadi


Terlebih lagi, bagaimana bisa planet kita yg sangat kecil terpisahkan dari
jagat raya? Bumi kita adalah satu planet dari milyaran galaksi yg
membentuk jagat raya. Dalam foto berikut anda dapat melihat bagian kecil
dari jagat raya. Galaksi-galaksi terpencar dimana-mana. Tiap Galaksi terdiri
dari ratusan milyar bintang-bintang. Bumi adalah sebuah planet yg
mengeliling satu dari bintang-bintang yg membentuk galaksi kita, yg dikenal
sebagai Milky Way (Bima Sakti). Dimana pemisahan antara langit dan bumi?

Ini apa yg dikatakan Quran:


21:30, Langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu,
kemudian Kami pisahkan antara keduanya.

Ini bukan pengibaratan dari Big Bang. Ini penjiplakan (copy-paste) dari
Kitab Kejadian:
Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk
memisahkan air dari air." Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia
memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di
atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit.
Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. (Kej. 1:6-9)

Jadi jika ini sebuah keajaiban, pujian harus diberikan pada Bible bukan pada
Quran. Ini kisah, seperti juga yg lainnya, yg dicomot begitu saja dari Bible.
Kisah-kisah seperti itu juga ada di dalam legenda Babylonia dan
Mesopotamia.

Quran penuh dg legenda-legenda yg diambil dari Bible dan dongeng-


dongeng dari kaum Pagan Arab. Ini dg demikian didasarkan pada mitos-
mitos orang Sumeria kuno, Babylon, Kanaan, dll. Kosmologi Muhammad
adalah kosmologi orang-orang kuno. Dalam mitos Semit sebelum Yahudi dua
makhluk yg menggemparkan, satu jantan dan satu betina, Apsu (air tawar)
dan Tiamat (Air asin) melahirkan berjenis-jenis monster laut dan dewa-
dewa. Dalam kekacauan yg berkelanjutan, Tiamat, betina sang pencipta,
mencoba mengambil alih. Turunannya bersatu menentang dia, memilih satu
dari banyak dewa mereka – yaitu Marduk, Dewa Babylon utk memimpin
mereka. Bersenjata angin topan dan mengendarai kereta yg ditarik empat
kuda, Marduk bertemu Tiamat dan sekutu jahatnya Kingu dalam
peperangan. Marduk membunuh keduanya.
Tuhan Besar Marduk membantai Tiamat sang dewi naga dari laut. Dia adalah
perwujudan dari Untame, Kekuatan Utama Jagat Raya sebelum mendirikan
ketertiban dan ibu dari segala tuhan-tuhan.

Setelah kematian Tiamat, penakluknya membentuk langit dan bumi dg


memotong tubuh Tiamat jadi dua “seperti membuka tiram” dan mengangkat
satu bagian utk membentuk langit dan membiarkan bagian bawah menjadi
bumi:

"Sang Dewa istirahat; dia pandang tubuh raksasa itu, bertanya-tanya


bagaimana memanfaatkannya, apa yg bisa diciptakan lewat mayat raksasa
ini. Dia potong jadi dua seperti kerang; bagian atas dia jadikan cakrawala,
bagian bawah dia biarkan jadi bumi". (sumber, klik link)

Jadi jelas Muhammad tidak bicara tentang Big Bang. Dia mengulang
dongeng bible yg dipinjam dari mitos kuno.
Anda dapat membacanya lebih jauh tentang subjek ini klik-disini.
21:30 juga menimbulkan masalah lain. Ayat ini menentang ayat 41.11

“Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia
berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut
perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami
datang dengan suka hati". 41.11

Jadi cerita mana yg benar tentang penciptaan? Apakah langit dan bumi
digabungkan bersama dan Allah memisahkan mereka atau mereka asalnya
terpisah dan Allah menyuruh mereka bersatu?

Tentu saja dua-duanya salah. Bumi ada didalam langit dan menjadi
bagiannya. Keduanya tidak bersatu ataupun terpisah. Quran memberi dua
versi penciptaan yg saling bertentangan satu sama lain dan keduanya juga
salah total secara sains.
Apa Quran Bilang Matahari dan Bulan Berputar Pada Sumbunya?

(Dr. Naik) Ketika saya sekolah, saya belajar bahwa Matahari terhadap bumi
– tidak bergerak – bumi dan bulan, mereka berputar pada sumbunya, tapi
matahari diam, Tapi ketika saya baca sebuah ayat pada Quran yg
mengatakan, dalam Surat Al-Ambiya, Bab 21, Ayat 33, dikatakan … (bhs
Arab) …Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, … (Arab) …
matahari dan bulan… (Arab) … Masing-masing dari keduanya itu beredar di
dalam garis edarnya. Sekarang Alhamdulillah, sains modern telah
memastikan pernyataan Quran ini. Kata arab yg digunakan dalam Quran
adalah ‘Yasbahoon’, yg menerangkan pergerakan dari tubuh yg bergerak.
Ketika hal itu diterapkan pada benda langit, hal itu berarti berputar pada
sumbunya. Jadi Quran bilang matahari dan bumi, mereka mengelilingi
sekaligus berputar pada sumbunya sendiri. Saat ini kita tahu bahwa
Matahari melakukan satu putaran dalam waktu sekitar 25 hari.

(Ali Sina) Dr. Naik klaim bahwa ayat 21:33 yg bilang matahari dan bulan
mengikuti orbitnya sendiri berarti mereka berputar pada sumbunya karena
kata yasbahoon artinya berputar pada sumbunya sendiri. Ini sangat
tidak benar. Dr. Naik mengarang bukti dan memelintir arti katanya.
Yasbahoon artinya berenang. Kata ini mengatakan bahwa matahari dan
bulang mengambang dilangit mengelilingi bumi dan bukan berputar pada
sumbunya. Inilah yg diamati Muhammad dan inilah yg dia katakan. Dia
bilang apa yg kelihatan dimatanya dan dimata setiap orang pada jaman itu
yg tidak punya pengertian bagaimana sistem solar bekerja. Lihat bagaimana
para pakar muslim & para penerjemah quran menafsirkan kata ini ( ):

• Pickthall : They float, each in an orbit.


• Yusuf Ali : swim along, each in its rounded course.
• Hilali-Khan : each in an orbit floating.
• Shakir : all (orbs) travel along swiftly in their celestial spheres.
• Sher Ali :each gliding along smoothly in its orbit.
• Khalifa : each floating in its own orbit.
• Arberry : each swimming in a sky.
• Palmer : each floating in a sky.
• Rodwell : each moving swiftly in its sphere.
• Sale : [the celestial bodies] move swiftly, [each] in [its respective] orb.

Seperti yg bisa anda lihat, Dr. Naik salah. Dg menyatukan Bulan dan
matahari sekaligus, jelas bahwa Muhammad pikir keduanya itu sama hanya
yg satu lebih terang dari yg lainnya.
Usaha-usaha seperti ini, utk memelintir arti sebenarnya dari kata-kata
mengungkapkan usaha mati-matian para muslim utk menemukan
keajaiban-keajaiban dan sains dari kemustahilan-kemustahilan Quran dan
mencoba menyembunyikan kesalahan-kesalahannya. Kenapa tak satupun yg
disebut keajaiban ini disebut-sebut Muhammad dalam bahasa yg jelas?
Kenapa Allah tidak bilang Bumi bulat dan berputar mengelilingi matahari dan
bulang mengelilingi bumi? Sederhana dan jelas! Tak satupun dalam
keajaiban Quran anda temukan kejelasan.

Lagian, jika Quran penuh sains kenapa negara-negara islam yg paling parah
kehidupannya jauh tertinggal dr negara-negara non muslim? Jawaban para
muslim utk ini adalah bahwa para muslim tidak mempraktekan islam, itu
sebabnya. Tapi kenapa negara-negara kafir yg tidak mempraktekan islam
sama sekali jauh lebih baik dari negara-negara muslim yg
mempraktekannya sedikit-sedikit? Kenapa hampir semua negara kafir lebih
maju daripada hampir semua negara islam? Semakin islamik sebuah negara
semakin terbelakang, bodoh, barbar dan miskin negara itu. Apa ada sebuah
pelajaran yg dapat ditarik dari ini semua?

Ini yg Dr. Farrukh Saleem di Jang.com tulis, (klik-link-disini):


57 negara mayoritas muslim punya rata-rata 10 universitas masing-masing
dari total 600-an universitas utk 1,4 milyar orang; India punya 8,407
universitas, USA punya 5,758. Dari 1,4 milyar muslim Abdus Salam dan
Ahmed Zewail adalah dua orang muslim yg memenangkan hadiah nobel
dalam bidang fisika dan kimia (Salam melakukan karya sainsnya di Itali dan
Inggris, sedangkan Zewail di California Institute of Technology). Dr. Salam
dinegara asalnya bahkan tidak dianggap seorang muslim.

Selama 105 tahun ini, 1.4 Milyar muslim menghasilkan 8 peraih nobel
sementara 14 juta Yahudi menghasilkan 167 peraih nobel. Dari 1.4 Milyar
muslim kurang dari 300.000 pantas disebut ‘ilmuwan’ dan itu mengubah
rasio 230 ilmuwan per satu juta muslim. USA puya 1.1 juta ilmuwan (4.099
per satu juta orang); jepang punya 700.000 (5.095 per satu juta orang).

Hitung-hitungan menunjukkan bahwa kemungkinan seorang yahudi


memenangkan hadiah nobel adalah 2088 kali lebih tinggi dari seorang
muslim. Jika semua sains ada dalam Quran kenapa semua muslim begitu
terbelakang?

Satu dari delapan “muslim” yg memenangkan hadiah nobel adalah seorang


novelis Mesir Naguib Mahfouz. Salah satu karya terbaiknya, Children of
Gebelawi (1959), telah dilarang beredar di mesir karena penghujatannya. Di
tahun 1994 pada umur 82 thn Mahfouz ditikam oleh seorang muslim. Ketika
yg membunuh tsb ditanya apa dia pernah membaca buku Mahfouz, hamba
Allah ini menjawab: “Aku tak pernah membaca buku-buku najisnya.”

Klik-link

Apa Quran Bilang Jagat Raya ini Meluas?

(Dr. Naik) : Adalah Edvin Hubbel yg menemukan bahwa jagat raya ini
meluas. Quran bilang di Surat Dhariyat, Bab 51, Ayat 47, bahwa .. “Dan
langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami
benar-benar meluaskannya.” – Luasnya ruang. Bahasa Arab ‘Mohsiana’
mengacu pada ‘luas’ – “jagat raya yg meluas’.

Mengenai topik astronomi ini, yg mana telah disebut-sebut Dr. William


Campbell, saya akan menyanggahnya, Insha Allah.

(Ali Sina) Dr. Naik klaim bahwa ayat 51:47 bicara tentang jagat raya yg
meluas. Ini tidak betul. Muhammad hanya berkata bahwa jagat ini luas dan
bukan meluas. Ayat ini terbaca :

Lihat bagaimana ayat ini diterjemahkan oleh para penerjemah quran:


• YUSUF ALI: With power and skill did We construct the Firmament: for it is
We Who create the vastness of pace.
• PICKTHAL: We have built the heaven with might, and We it is Who make
the vast extent (thereof).
• SHAKIR: And the heaven, We raised it high with power, and most surely
We are the makers of things ample.

Fakta bahwa jagat raya ini luas adalah lazim dan jelas. Tidak ada disebutkan
perluasan jagat raya dalam ayat ini. Orang buta huruf manapun dapat
melihat sendiri bahwa dunia ini luas. Bagi orang-orang jaman dulu bumi
terlihat luas. Bagi kita sekarang kelihatannya kecil. Beberapa penerjemah
modern dari Quran mencoba memberi plesetan sains pada Quran dan terus
menerjemahkan bahwa jagat raya meluas. Ini tidak benar. Kata tidak
punya arti demikian.

Perputaran Air dalam Quran?

(Dr. Naik) dalam bidang ‘perputaran Air’ yg Dr. William Campbel tunjukkan.
Quran menjelaskannya secara rinci. Dan Dr. William menerangkan 4 tahap.
Dalam bukunya dia sebutkan 4 (a) dan (b) – yg terakhir dia tidak sebutkan
dalam slide – saya tidak tahu kenapa? Dikatakan … “The Driplinition” .. “The
Water table”. Dia lewat ini – mungkin karena tidak disebutkan dalam Bible.
Dia bilang tidak ada satupun ayat dalam Quran, yg menyebut tentang
“penguapan”. Quran mengatakan dalam Surat Al-Tariq bab 86 ayat 11,
bahwa .. (Arab)… “By the capacity of the heavens to return.” (“Demi
kapasitas langit utk mengembalikan”). Dan hampir semua komentator Quran
berkata, bahwa ayat 86.11 ini berbicara tentang kemampuan langit utk
mengembalikan hujan – artinya ‘penguapan’.

(Ali Sina) : Saya tidak tahu komentator mana yg berkata demikian tapi jika
ada, dia salah. Mari kita baca bagian pertama dari Surat ini:

86.1 By the Sky and the Night-Visitant (therein);-


86.2 And what will explain to thee what the Night-Visitant is?-
86.3 (It is) the Star of piercing brightness;-
86.4 There is no soul but has a protector over it.
86.5 Now let man but think from what he is created!
86.6 He is created from a drop emitted-
86.7 Proceeding from between the backbone and the ribs:
86.8 Surely (Allah) is able to bring him back (to life)!
86.9 The Day that (all) things secret will be tested,
86.10 (Man) will have no power, and no helper.
86.11 By the Firmament which returns (in its round),

(terjemahan indonesianya agak berbeda karena telah diubah oleh


penerjemah Quran indonesia agar cocok dg sains)

[86.1] Demi langit dan yang datang pada malam hari,


[86.2] tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?,
[86.3] (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
[86.4] tidak ada suatu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya.
[86.5] Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
[86.6] Dia diciptakan dari air yang terpancar,
[86.7] yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
[86.8] Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya
(hidup sesudah mati).
[86.9] Pada hari dinampakkan segala rahasia,
[86.10] maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan
tidak (pula) seorang penolong.
[86.11] Demi langit yang mengandung hujan,

Keseluruhan Surat ini cuma meracau. Tidak ada yg masuk akal, tidak ada
artinya. Anda sulit mencari kalimat yg sebodoh ini (kecuali dalam Quran).
Mari kita gunakan intelegensia kita dan kita lihat apa dapat mengerti
masing-masing ayat ini.

1]. Kelihatannya Muhammad berkata bahwa tiap orang punya sebuah


bintang yg melindunginya. Ini dongeng yg cocok buat anak-anak.

2]. Lalu dia bilang bahwa orang diciptakan dari air yg terpancar,
(semen/mani). Tapi kita sekarang tahu bahwa 50% dari gen anak berasal
dari ibunya.

3]. Lalu dia secara omong kosong klaim bahwa air mani berasal/diproduksi
dari antara tulang belakang dan tulang iga. Ini juga salah. Sperma dibuat di
testikel. Ini benar-benar jadi tertawaan sains.

4]. Lalu dia beri jaminan bahwa setelah orang mati dan tubuh-tubuh mereka
menjadi debu, tubuh fisik mereka akan kembali hidup. Ini benar-benar
menggelikan.

5]. Kenapa mereka hidup kembali? … Utk diadili dan menerima hukuman-
hukuman dan pahala-pahala mereka. Jadi Muhammad tidak percaya
akan roh. Dia pikir tubuh yg sama yg dikubur atau dimakan cacing akan
hidup kembali dan hukuman & pahala semuanya bersifat fisik dan
materi.

6]. Lalu dia bersumpah “demi benda-benda langit yg kembali (dalam


perputarannya)”. Benda-benda langit adalah bintang-bintang, matahari dan
bulan, bukan penguapan dan hujan. Muhammad melihat tiap malam
bintang-bintang kembali ada ditempatnya dan tiap hari matahari kembali.
Benda-benda langit ini diketahui sebagai firmament (cakrawala, lengkung
langit). Ayat ini tidak ada hubungannya dg penguapan dan hujan. Tolong
perhatikan betapa sering Dr. Naik memelintir arti dari kata-kata utk
membuat tujuannya tercapai. Kata yg dia gunakan ‘sama’. Artinya langit dan
dapat juga diterjemahkan sebagai benda langit tapi tidak dapat
diterjemahkan menjadi hujan. --- Aya-aya wae… 

Yg kita perlukan untuk membuang Quran yg katanya perkataan Tuhan,


cukup satu kesalahan. Dalam beberapa ayat ini saja kita sudah temukan
setidaknya 6 kesalahan.

(Dr. Naik) Dr. William Campbell yg bisa bahasa arab, mungkin berkata …”
Kenapa Allah Subhanawa Taala tidak secara spesifik menyebut … (Arab)…
artinya… ’Kapasitas dari langit utk mengembalikan hujan.’ Kenapa Allah
tidak menyebutnya secara spesifik? Sekarang kita tahu kenapa Allah tidak
melakukan itu, dalam kebijakan ilahinya. Karena saat ini kita telah tahu
bahwa disamping – Ozonosphere, lapisan diatas bumi - selain
mengembalikan hujan, juga mengembalikan materi-materi yg
menguntungkan lainnya dan juga energi ke bumi, yg diperlukan bagi umat
manusia. Tidak hanya mengembalikan hujan – saat ini kita tahu, langit
bahkan mengembalikan gelombang telekomunikasi, televisi, radio, yg mana
kita dapat melihat tv, dapat berkomunikasi, dapat mendengar radio. Dan
disamping itu, bahkan mengembalikan sinar-sinar yg membahayakan keluar
angkasa, dan menyerap juga. Sebagai contoh sinar matahari… sinar ultra
violet dari sinar matahari diserap oleh ionosphere. Jika tidak, kehidupan
dibumi tidak akan ada. Jadi Allah Subhanawa Taala jauh lebih superior dan
lebih akurat, ketika Dia berkata … (Arab)…, Dg kapasitas dari langit utk
mengembalikan’. Dan hal-hal lainnya yg Dia sebutkan ada dalam Quran –
anda dapat melihat video cassette saya. Quran menjelaskan ‘Perputaran Air’
dg sangat rinci.

(Ali Sina) Wow! Logika yg hebat. Kenapa Quran tidak bicara tentang tahap-
tahap penguapan? .. Karena Ozonosphere mengembalikan materi-materi
menguntungkan lain seperti gelombang radio juga. Itu sebabnya!

Bukannya menjawab pertanyaan, Dr. Naik mencoba mengalihkan perhatian


para hadirin dg melakukan ‘red herring’ dan dg menyajikan argumen yg
tidak berhubungan.
** Red Herring: Dimana orang berbicara tentang sesuatu yang tidak ada kaitannya
sama sekali dengan hal yang sementara dibicarakan. Mungkin dia berpikir (atau dia
ingin kita berpikir) bahwa dengan melakukan itu akan membuktikan kebenaran
pandangannya walaupun sebenarnya tidak demikian. - (adm).

Tapi tunggu dulu! Bukankah Dr. Naik bilang bahwa ..“the Firmament which
returns” adalah tentang kapasitas dari langit utk mengembalikan hujan?
Jelas dr. Naik bahkan tidak dapat meyakinkan dirinya sendiri. Setelah
meyakinkan kita bahwa “hampir semua komentator Quran berkata, bahwa
ayat 86.11 ini berbicara tentang kemampuan langit utk mengembalikan
hujan – artinya ‘penguapan’”, Dia terus memberi kita alasan kenapa Allah
tidak menyebutkan tahap-tahap ini dalam Quran. Come on Doctor! Jangan
mempermudah ini utk saya.

(Dr. Naik) : Mengenai apa yg dia (Campbell) katakan tentang Bible, dia
tunjukkan tahap 1 dan tahap 2 dalam slide yg pertama dan tahap kedua
nomor 1, 3 dan kemudian 2. “Bahwa air hujan diambil keatas’.. dia bilang …
‘dan kemudian air hujan turun ke bumi.’ Ini adalah filosofi dari Phasofmilitas,
diabad ke 7 SM. Dia pikir bahwa semburan lautan diambil oleh angin, dan
dikirim kembali sebagai hujan. Tidak ada awan disebut-sebut disini. Dalam
kutipan kedua Dr. William Campbell memberi – pertama adalah,
menurutnya, ‘penguapan’ yg kita setujui. Kami tidak punya masalah dalam
pendekatan yg digunakan dalam Bible. ..Lalu hujan turun dan kemudian
awan-awan terbentuk’. Ini bukan sebuah perputaran Air yg lengkap.
Alhamdulillah, Quran menjelaskan Perputaran Air dg sangat rinci, di
beberapa tempat. Bagaimana air naik, menguap, membentuk awan, awan
bergabung, naik, terjadi guntur dan petir, air turun, awan bergerak dan
jatuh sebagai hujan. Dan penguapan dalam tabel air dan Alhamdulillah dg
rincian yg jelas. Quran berbicara tentang Perputaran Air dengan sangat rinci
dibeberapa tempat. Dlm Surat Nur, Bab No. 24, Ayat No. 43, dalam Surat
Rum, Bab No. 30, Ayat 48, dalam Surat Al-Zumar, Bab 39, Ayat 21, dalam
Surat Muminun, Bab 23, Ayat 18, dalam Surat Rum Bab No. 30, Ayat No.
24, dalam Surat Al-Hijr, Bab 15, Ayat No. 22, dalam Surat Araf Bab No. 7,
Ayat No. 57, dalam Surat Rad, Bab No. 13, Ayat No. 17, dalam Surat
Furqan, Bab 25, Ayat No. 48 and 49, dalam Surat Fatir, Bab No. 35, Ayat
No. 9, dalam Surat Yasin, Bab 36, Ayat No. 34, dalam Surat Jathiya, Bab 45,
Ayat No. 5, dalam Surat Qaf, Bab No. 50, Ayat No. 9, dalam Surat Al-
Waqiah, Bab No. 56, Ayat No. 68 and 70, in several places, Surah Al-
Mulk,Bab 67, Ayat No. 30, Qur’an berbicara mengenai “Perputaran Air”
dengan sangat rinci..

(Ali Sina) : Ini dimana Dr. Naik mengalahkan dirinya sendiri. Para muslim
yg menjadi hadirin sangat gembira dan mulai bertepuk-tangan serta
bersorak sorai seakan dia seorang penyanyi top terkenal yg membawakan
lagu kesayangan mereka. Dia mengatakan semua ayat-ayat tsb dari
ingatan, seperti mencabut satu kelinci dan kelinci berikutnya dari topi.
Sangat mengagumkan. Mari kita kutip ayat-ayat ini dan kita lihat apa benar
ada keajaiban seperti yg dikatakannya. Sementara anda baca, lihat betapa
sering Muhammad lupa bahwa Quran seharusnya adalah perkataan
langsung dari Allah kepada umat manusia, dan Allah tidak
seharusnya menyebut dirinya sendiri dalam Kata Ganti Orang Ketiga
(KGOK).

[24.43] Tidakkah kamu melihat bahwa Allah (Kata Ganti Orang Ketiga/KGOK)
mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya,
kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan
keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) (KGOK) menurunkan (butiran-
butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti)
gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (KGOK) (butiran-butiran) es itu
kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya (KGOK) dari siapa
yang dikehendaki-Nya (KGOK). Kilauan kilat awan itu hampir-hampir
menghilangkan penglihatan.

Tidak ada apapun dalam ayat ini yg memerlukan pengetahuan diluar dari
apa yg telah dimiliki orang primitif pd jaman itu. Muhammad menyatakan
pengamatannya sendiri yg juga jelas terlihat oleh orang lain.
[30.48] Allah (KGOK), Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu
menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang
dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat
hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai
hamba-hamba-Nya (KGOK) yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi
gembira.

Ini juga lagi-lagi merupakan apa yg bisa diperhatikan seseorang dijaman itu
dan tidak perlu punya pengetahuan sains utk menyaksikan fenomena alam
demikian. Tapi, mengenai kegembiraan akan datangnya hujan, ini jelas
berasal dari sudut pandang seseorang yg tidak terlalu sering melihat hujan.
Ada tempat-tempat dibumi ini dimana hujan sepanjang tahun dan orang-
orangnya bergembira ketika ada hari cerah. Ini menunjukkan ayat-ayat ini
ditulis oleh seseorang yg pengetahuannya terbatas pada dunia Arab saja.

[39.21] Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah


(KGOK) menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber
air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang
bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya
kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi
orang-orang yang mempunyai akal.

Apa orang perlu jadi ilmuwan atau jadi seorang nabi utk mengetahui bahwa
hujan jatuh dari langit dan bahwa mata air berasal juga dari air hujan?
orang telah tahu hal ini satu milenium sebelumnya bahwa selama musim
kemarau, mata air juga mengering. Tiap orang juga tahu bahwa tumbuh-
tumbuhan bergantung pada air. Muhammad menjelaskan hal-hal yg biasa
saja dan lalu mengatakan bahwa hal itu sungguh-sungguh sebuah pesan
peringatan bagi pengertian manusia. Ini bullshit, sungguh omong kosong!
Tidak ada pesan dalam fenomena alam ini. Hanya mereka yg tidak mengerti
hukum-hukum alam yg berpikir ada pesan tertentu didalamnya.

[23.18] Dan Kami (Kata ganti orang pertama plural) turunkan air dari langit
menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan
sesungguhnya Kami (Kata ganti orang pertama plural) benar-benar berkuasa
menghilangkannya.

Sudah jelas bahwa air jatuh dari langit. Sedang utk mengirimkan air
menurut suatu ukuran, ini salah. Beberapa tempat dibumi terbanjiri oleh
hujan yg berkelebihan dan ditempat lain mengering karena kemarau. Tiap
petani tahu bagaimana utk mengirigasi tanahnya jauh lebih baik dari
pengetahuan Allah. “Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan
sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.” Adalah
pernyataan biasa yg tidak menambahkan apapun terhadap pengetahuan
manusia.

[30.24] Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya (Kata ganti orang ketiga /


KGOK), Dia memperlihatkan kepadamu kilat untuk (menimbulkan) ketakutan
dan harapan, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu menghidupkan
bumi dengan air itu sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mempergunakan
akalnya.

Ayat ini tidak berisi penjelasan mengenai apa penyebab petir. Muhammad
cuma mengatakan bahwa Petir membuat orang takut dan utk memberi
mereka harapan. Apa ini penjelasan sains mengenai petir? Lalu dia katakan
hal yg sudah jelas bahwa hujan jatuh dari langit, yg memberi kehidupan
dibumi. Lalu dia bilang ini adalah pertanda utk mereka yg bijaksana
(mempergunakan akalnya). Tidak, ini adalah fakta sebuah tanda bagi
mereka yg dungu. Hujan adalah fenomena alam biasa. Hal itu bukan sebuah
pertanda utk siapapun. Terjadi secara alamiah karena efek matahari pada
bumi. Orang-orang dungu yg tidak mengerti hukum-hukum alam pikir ini
adalah sebuah pertanda. Lebih jauh lagi kita akan lihat bagaimana Dr. Naik
memperolok Bible yg mengatakan pelangi adalah sebuah tanda dari tuhan
dan menjelaskan bagaimana pelangi terbentuk dalam bahasa sains. Jadi jika
pelangi bukan sebuah pertanda gimana bisa hujan adalah sebuah pertanda?
Para muslim tidak mampu melihat kesalahan-kesalahan dalam Quran,
bahkan ketika mereka dg mudah dapat melihat kesalahan-kesalahan yg
mirip dalam kitab lain.

[15.22] Dan Kami (Kata ganti orang pertama) telah meniupkan angin untuk
mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami (Kata ganti orang pertama)
turunkan hujan dari langit, lalu Kami (Kata ganti orang pertama) beri minum
kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.

Adakah sesuatu dari pengetahuan ini yg tidak diketahui seorangpun di


jamannya Muhammad? Come on… nenek-nenek ompong-pikun yang hidup
sebelum jaman muhammad juga tahu tentang itu semua.

[7.57] Dan Dialah (Kata ganti orang ketiga) yang meniupkan angin sebagai
pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga
apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu
daerah yang tandus, lalu Kami (Kata ganti orang pertama) turunkan hujan di
daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam
buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah
mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.
Tidak ada yg sains dalam ayat ini. Tapi kita lihat sebuah pernyataan yg
salah. Tidak semua angin membawa berita gembira. Ada angin yg
menghancurkan. Juga kebanyakan hujan tidak jatuh ditanah yg mati tapi
ditanah yg sangat basah. Lalu dia membuat klaim bahwa seperti hasil-hasil
produk yg keluar dari bumi, suatu hari orang mati juga akan dibangkitkan
dari bumi. Ini benar-benar tidak sains. Mereka yg memilih utk percaya akan
omong kosong ini percaya karena imannya, bukan karena akal dan pastinya
bukan karena sainsnya. Tidak ada kesamaan antara hasil tanaman yg
tumbuh keluar dari bumi dan orang mati yg bangkit dari kuburnya. Apa kita
juga tumbuh dari pohong? Keseluruhan ide kebangkitan ini sangat tidak
sains dan menggelikan. Bukan itu saja, ini juga bertentangan dg Quran itu
sendiri. Kebangkitan mengesankan bahwa semua orang yg mati tidak
dijadikan apa-apa sampai hari Pengadilan ketika mereka akan dibangkitkan
dan akan dikirim ke tempat permanen mereka. Tapi ayat 3:169 berkata :
“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu
mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.”

Apa orang bangkit dari kubur utk menerima hukuman mereka dan pahala
dihari terakhir atau apa mereka hidup dan menerima pahala dan hukuman
mereka langsung setelah kematian mereka? Seorang pembohong sering
bertentangan dg dirinya sendiri.

[13.17] Allah (Kata ganti orang ketiga) telah menurunkan air (hujan) dari langit,
maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu
membawa buih yang mengembang. Dan dari apa (logam) yang mereka
lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya
seperti buih arus itu. Demikianlah Allah (Kata ganti orang ketiga) membuat
perumpamaan (bagi) yang benar dan yang batil. Adapun buih itu, akan
hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi
manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah
membuat perumpamaan-perumpamaan.

Okay, ini Cuma perumpamaan biasa. Tidak ada yg sains dalam ayat ini!

[25.48] Dialah (Kata ganti orang ketiga) yang meniupkan angin (sebagai)
pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan);
dan Kami (Kata ganti orang pertama) turunkan dari langit air yang amat bersih,

[25.49] agar Kami (Kata ganti orang pertama) menghidupkan dengan air itu
negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami (Kata ganti orang pertama) memberi
minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang
ternak dan manusia yang banyak.

Lagi-lagi omong kosong tentang pengetahuan-pengetahuan yg lumrah.


[35.9] Dan Allah (Kata ganti orang ketiga), Dialah (Kata ganti orang ketiga) Yang
mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami (Kata
ganti orang pertama) halau awan itu ke suatu negeri yang mati lalu Kami (Kata
ganti orang pertama) hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu.
Demikianlah kebangkitan itu.

[36.34] Dan Kami (Kata ganti orang pertama) jadikan padanya kebun-kebun
kurma dan anggur dan Kami (Kata ganti orang pertama) pancarkan padanya
beberapa mata air,

[45.5] dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan
Allah (Kata ganti orang ketiga) dari langit lalu dihidupkan-Nya (Kata ganti orang
ketiga) dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran
angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) (Kata ganti orang ketiga) bagi
kaum yang berakal.

[50.9] Dan Kami (Kata ganti orang pertama) turunkan dari langit air yang banyak
manfaatnya lalu Kami (Kata ganti orang pertama) tumbuhkan dengan air itu
pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam,

[56.68-70] Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.


Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami (Kata ganti orang
pertama) yang menurunkan? Kalau Kami (Kata ganti orang pertama) kehendaki
niscaya Kami (Kata ganti orang pertama) jadikan dia asin, maka mengapakah
kamu tidak bersyukur?

[67.30] Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi


kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir
bagimu?".

Ini adalah daftar dari ayat-ayat Quran tentang hujan yg Dr. Naik sebutkan
dg begitu megahnya seakan-akan menjadi gaung kemenangan bagi
gerombolan muslim yg mengiringi suaranya dg sorak sorai. Apa ada
informasi sains yg tidak diketahui dalam ayat-ayat ini? Perhatikan bahwa Dr.
Naik dg percaya diri meyakinkan hadirinnya bahwa “Quran berbicara
mengenai Perputaran Air dg sangat rinci” Rinci apa’an? Apa yg Quran
jelaskan telah diperhatikan dan dicermati oleh orang-orang sejak jaman dulu
jauh sebelum Muhammad. Ini adalah kita yg oleh satu milyar muslim pikir
adalah sebuah keajaiban. Satu-satunya yg ajaib adalah kerelaan
sebanyak orang muslim tsb utk dibodohi. Quran adalah sebuah buku yg
sangat bodoh, bukan keajaiban.
Klik-link

Apa Gunung-gunung Menstabilkan Bumi

(Dr. Naik) : Dr. William Campbell menghabiskan banyak waktunya


menerangkan tentang Embryologi… sekitar setengah dari pembicaraannya –
dalam hal geologi cukup banyak – dan menyentuh juga enam topik lainnnya
– saya catat itu. Dalam bidang Geologi, kita sekarang tahu – para geologis,
mereka bilang, bahwa radius dari bumi sekitar 3750 mil, dan dalam lapisan
terdalam adalah cairan yg sangat panas, dan tidak bisa menopang
kehidupan. Dan bagian luar dari kulit bumi yg kita tinggali, sangat tipis –
sekitar 1 s/d 30 mil. Dibeberapa bagian sangat tebal, tapi kebanyakan 1 s/d
30 mil. Dan ada kemungkinan besar bahwa lapisan luar kulit bumi – akan
bergoyang. Ini karena ‘fenomena melipat’, yg meningkatkan jangkauan
pegunungan, yg memberi stabilitas kepada bumi. Dan Quran bilang dalam
Surat Nabaa, Bab 78, Ayat 6 dan 7… Bukankah Kami telah menjadikan
bumi itu sebagai hamparan?.. (bhs Arab) … dan gunung-gunung
sebagai pasak?. Quran tidak bilang, gunung-gunung dilempar bagai
pasak.. gunung-gunung sebagai pasak. Kata Arabnya “Autaad’ artinya
‘pasak’.. artinya ‘tiang pasak’. Dan hari ini kita telah tahu dalam bidang
Geologi modern, bahwa gunung-gunung punya akar-akar yg dalam. Ini
diketahui sekitar pertengahan abad 19, dan bagian luar yg kita lihat sebagai
gunung adalah bagian terkecil. Bagian terdalam adalah didalamnya – persis
seperti pasak yg ditanam ketanah – atau seperti puncak gunung es. Anda
bisa melihat puncaknya tapi 90% tubuhnya ada didalam air.

Quran berkata dalam Surat Gashiya bab 88 ayat 19, dan Surat Naziat, Bab
79 Ayat 32 … (Arab). … “Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan
teguh”. Saat ini setelah Geologi modern telah maju, dan Dr. William
Campbell bilang bahwa .. “Dg teori dari pelat tektonik – yg diajukan ditahun
1960, yg membuat jangkauan pegunungan jadi meluas.” Para geologis saat
ini benar berkata bahwa gunung-gunung memberi stabilitas pada bumi –
Tidak semua Geologis, tapi banyak yg berkata demikian.

(Ali Sina) : Dr. Campbell sudah menjelaskan bagaimana gunung-gunung


dibentuk dalam bahasa sains. Semua yg Dr. Naik katakan tidak masuk akal.
Dia bilang “Tidak semua Geologis” tapi banyak dari mereka mengatakan
gunung-gunung memberi stabilitas pada bumi. Dia pikir sains itu seperti
hukum islam dimana tiap mullah dapat mempunyai tafsir mereka sendiri.
Maukah dia menyebut nama-nama para geolog tsb agar kami dapat
memastikan siapa tepatnya “para geologis” yg berkata begitu dan
memeriksa keautentikan keilmuan mereka? Saya harap mereka bukan
lulusan Universitas Al Azhar. 
Permukaan bumi terbuat dari rangkaian pelat luas (seperti potongan jigsaw
puzzle raksasa). Pelat-pelat ini secara konstan bergerak beberapa
centimeter setahun. Gerakan ini disebut Continental Drift. Ujung-ujung dari
pelat-pelat ini, bergesekan satu sama lain, dimana lalu terjadi aktivitas
geologis, seperti gempa bumi, volkano, dan pembentukan gunung-gunung.

Perpindahan arus massa dibawah pelat menggerakan pelat-pelat tsb kearah


yg berbeda-beda.

Sumber panas yg menggerakan perpindahan arus adalah karena peruntuhan


radioaktif yg terjadi jauh didalam perut bumi. Klik-link.
Ketika dua pelat tektonik berbenturan mereka saling menekan hingga
sebuah daratan terbentuk dan menggulung.
link-gambar animasi

Gerakan ini sering menyebabkan satu pelat terdorong ke atas pelat lain.

Ketika satu pelat terdorong ke dalam bumi, ia mulai mencair dan mendorong
pelat satunya lagi keatas dan membentuk pegunungan.

Dibeberapa tempat kontinen-kontinen bertumbukan, ditempat lain mereka


terbawa arus. Pelat kontinental patah ketika sebuah magma panas muncul
dari kedalaman dan mendorong kulit bumi dan menyebabkan tekanan yg
lalu mendorong kontinen tsb dan membuatnya patah dan terpisah. Aliran
lahar dan gempabumi biasanya terjadi. Dalam diagaram dibawah anda dapat
lihat bahwa kulit kontinental mulai terpisah menciptakan batas pelat yg
berbeda. Ketika perbedaan muncul dalam sebuah kontinen maka ini disebut
celah. Klik-link.
Ini contoh dari sebuah batas pelat yg berlainan (dimana pelat-pelat tsb
bergerak menjauh satu sama lain). Lautan Atlantik diciptakan dengan proses
ini. Punggung Bukit Mid-Atlantik adalah sebuah area dimana dasar laut baru
terciptakan

Ketika lembah celah membesar dua pelat kontinental terbentuk dari yg


semula satu. Batu-batuan panas terus mendorong kulit bumi dan
menciptakan lapisan baru.

Ketika lembah celah membesar, air berkumpul membentuk sebuah lautan.


Punggung Bukit Mid-Atlantik sekarang ada 2000 meter diatas dasar laut
terdekat, yg mana pada kedalaman sekitar 6000 meter dibawah permukaan
laut.
Dasar laut terus meluas dan pelat-pelat menjadi makin besar dan besar.
Proses ini dapat dilihat diseluruh dunia dan menghasilkan sekitar pelat baru
seluas 17 km persegi setiap tahun.

Dasar Lautan terus menerus bergerak, bergerak dari pusat dan tenggelam
diujungnya.

Animasi link gambar & Link-gambar

Ketika pelat-pelat kontinental bertumbukan, batu-batu cair mendorong


keatas sepanjang celah yg terbentuk dan melalui titik-titik yg terlemah,
menyemburkan volkano yg mematikan.

Terdapat banyak jenis-jenis gunung:

Dome Mountains, terbentuk ketika batu cair mendorong keatas dari bawah
bumi.

Fault Block Mountains, terbentuk ketika pecahan/celah pada kulit bumi


mendorong materi-materi atau blok-blok batu keatas dan mendorong benda
lainnya kebawah.

Fold Mountains, terbentuk ketika lapisan-lapisan bumi bereaksi mendorong


dari semua sisi, seperti sepotong kertas yg terlipat ketika didorong
bersamaan.

Volcanic Mountains, terbentuk dari Lahar yg mengeras setelah menyembur


dari sebuah volkano.

Residual Mountains, adalah gunung-gunung yg sesungguhnya adalah pelat-


pelat yg telah rusak/patah karena erosi.
Sumber, klik-disini.
Potongan dari Pengunungan Alpen Perancis : Dari Universitas Leeds.
Perhatikan tidak ada tanda-tanda akar/pasak.

Pandangan lewat satelit di Pennsylvania Appalachian adalah contoh dari


Fault Block Mountain.
Pandangan Utara pada berakhirnya Rundle Thrust Sheet, Rocky Mountains.

Apa yg terjadi jika menarik taplak meja dari ujungnya dan mengelosornya
melewati meja? Akan kusut. Itulah kurang lebih bagaimana gunung
terbentuk. Gunung-gunung adalah kusutan-kusutan yg dibentuk oleh kulit
bumi.

Ironisnya tanpa gempa bumi yg mengerikan ini kehidupan dibumi tidak akan
berevolusi. Gerakan kontinental membuat karbon dioksida dilepas
keatmosfir. Ini penting utk kerja fotosintesa dari tumbuh-tumbuhan dan
juga menjaga suhu dari bumi utk tetap konstan yg sangat perlu bagi
kehidupan utk berkembang. Klik-link.
Jika anda punya software Quicktime terpasang pada komputer anda, anda
bisa mengklik gambar-gambar animasi berikut dan lihatlah bagaimana
gunung-gunung terbentuk.

Mesozoic Subduction
Penjelasan: Menggambarkan proses geologi yg biasa ditemukan pada zona
subduksi. Batu-batu didaerah California dibentuk lewat cara ini.
Benturan Himalaya

Plio-Pleistocene Oblique Shortening against the San Andreas fault


Penjelasan: Pada tahap akhir rotasi, penyesuaian dari batas pelat
menghasilkan pementekan utara selatan dari Transverse Ranges.
Miocene: Rifting and rotation, volcanism, crustal upwelling and deposition in
marine basins. -- Penjelasan: Rotasi dari Transverse Ranges dan erupsi dari
gunung volkano Conejo ketika waktu Miocene.

Formasi dari Big Southern Butte, eastern Snake River Plain, Idaho
Penjelasan: Big Southern Butte adalah sebuah komplek yg berumur 300.000
tahun dari dua buah kubah rhyolit dan aliran basalt yg jauh lebih tua lagi yg
muncul hingga 2500 kaki diatas dataran sungai Snake. Kubah-kubah
terbentuk ketika magma rhyolite membentuk kolam dibawah dataran sungai
Snake.

Dike Emplacement at Craters of the Moon National Monument.


Kawah-kawah dari lahar bulan yg tersebar sekitar 618 mil persegi dan
adalah daerah lahar basaltic muda yg terbesar di 48 negara bagian. Areanya
berisi lebih dari 25 kerucut volkanik termasuk kerucut yg menghamburkan
volcano. Sumber, klik-disini.

Ini seharusnya cukup bukti bahwa Quran salah dan gunung-gunung


itu tidak seperti pasak yg menjaga bumi utk bergetar. Ingat bahwa
Dr. Naik mengulangi beberapa kali, “Yg kita perlukan cukup satu
kesalahan utk membuktikan Quran tidak berasal dari Tuhan”. Nanti
akan saya jelaskan dari mana ide gunung-gunung seperti pasak dan
menjaga bumi dibawah kita dari getaran itu datangnya.

(Dr. Naik) : Saya belum pernah ketemu buku geologi, dan saya tantang Dr.
William Campbell utk mengeluarkan buku geologi tsb – Bukan korespondesi
pribadi dia dg para geologis. Hal itu tidak berbobot. Korespondensi
pribadinya dg Dr. Keith Moore… yg didokumentasikan. Dan jika anda baca
buku “The Earth” yg dijadikan acuan oleh hampir semua universitas, dalam
bidang Geologi, salah satu penulisnya adalah Dr. Frank Press, yg jadi
penasihat dari mantan presiden USA, Jimmy Carter, dan pernah menjabat
sebagai presiden Academy of Science of USA. Dia menulis dalam bukunya
bahwa .. “gunung-gunung berbentuk baji – punya akar-akar yg sangat
dalam. Dan dia bilang bahwa .. “fungsi dari gunung adalah untuk
menstabilkan bumi.” Dan Quran berkata dalam Surat Ambiya Bab 21 ayat
31, dalam Surat Luqman, Bab 31 ayat 10, juga dalam Surat Nahl, Bab 16
ayat 15, bahwa “Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya
bumi itu tidak guncang bersama kamu.”

(Ali Sina) Dr. Frank Press, dalam bukunya “The Earth” menulis: “Ketebalan
kulit bumi bervariasi dari mulai 35 kilometer sampai 10 kilometer. Dalam
sebuah bagian yg memanjang dari benua hingga lautan. Dibawah gunung
tinggi, kulit bumi menebal hingga setebal 65 kilometer. Gambar berikut
menyatakan bahwa kulit benua mengambang dalam sebuah lapisan yg lebih
padat seperti gumpalan es yg terapung dilaut. Gumpalan es terapung karena
mereka kepadatannya lebih kecil dari air laut. Bisa mengambang karena
adanya es ber-volume besar yg ada dibawah permukaan laut. Ketika prinsip
Archimedes tentang daya apung diterapkan pada pengambangan gunung-
gunung dan benua-benua, hal ini menjadi prinsip isostasy, yg menahan
kontinen mengapung yg relatif ringan tsb dalam sebuah lapisan yg lebih
padat; bagian besar dari volume kontinen tsb ada dibawah dasar laut karena
alasan yg sama seperti gumpalan es yg bagian besarnya ada dibawah air
laut. Alam telah menyusun bahwa topografik luas yg terdiri dari gunung-
gunung dan kontinen adalah terkompensasi – hal ini didukung utamanya
oleh daya ambang bukannya kekuatan dari kulit bumi.” (halaman 663-664).
klik-link-gambar

Lapisan atas Lithosphere terdiri dari kulit bumi yg relatif ringan. Seismologi
menunjukkan bahwa kulit bumi bervariasi ketebalannya; kulit bumi tipis
dibawah lautan dan tebal dibawah benua, dan lebih tebal lagi dibawah
pegunungan yg tinggi. Dalam gambar diatas, jarak horizontalnya jauh lebih
besar.

Sekarang mari kita lihat apa yg Quran katakan:


[78.7] dan gunung-gunung sebagai pasak?
[79.32] Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,
[88.19] Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan?

Ini semua bukanlah pernyataan sains. Setiap orang buta huruf yg hidup di
abad ke-7 tahu bahwa gunung-gunung itu teguh. Lagipula gunung-gunung
tidak menyerupai pasak.

(Dr. Naik) : Fungsi dari gunung dalam Quran, diberikan utk menahan bumi
dari bergetar. Tidak dikatakan dimanapun dalam Quran bahwa gunung-
gunung menahan gempa bumi.

(Ali Sina) : Kemungkinan apalagi maksudnya “menjaga bumi dari


bergetar”, kecuali adalah “gempa bumi”?! Jelas, bahwa “menjaga bumi dari
bergetar” itu artinya adalah menjaga bumi dari gempa! Atau anda mau
memelintirnya lagi? Silakan membodohi diri sendiri.

(Dr. Naik) : Dan Dr. William Campbel mengatakan – Dia menulis dalam
bukunya, dan bahkan berbicara bahwa.. “Anda temukan dalam daerah
pegunungan, ada bermacam-macam gempa bumi, dan gunung-gunung yg
menyebabkan gempa.” Poin yg harus dicatat – Tak satupun Quran berkata
gunung mencegah gempa bumi. Kata arab utk Gempa bumi seperti yg
dimengerti Dr. William Campbell adalah ‘zilzaal’ atau ‘zalzala’ – tapi kata-
kata yg digunakan dalam tiga ayat yg saya kutp adalah ‘Tamida.’ ‘Tamida’
artinya ‘utk bergetar/bergoyang’, ‘utk mengayun’, ‘utk berguncang’. Dan
Quran berkata dalam Surat Luqman, Bab 31 ayat 10, seperti juga dalam
Surat Nahl, baba 16 ayat 15…”Dan Dia menancapkan gunung-gunung di
bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu”. Adalah ‘tamide
bikum’… ‘guncang bersama kamu’, artinya, jika gunung-gunung tidak
ada disana, jika anda berjalan, jika anda bergerak, bahkan bumipun
akan bergerak bersamamu – jika anda berguncang, bahkan bumipun
akan berguncang bersamamu. Dan kita tahu secara normal ketika kita
jalan dibumi, bumi tidak berguncang, dan alasannya adalah, menurut Dr.
Frank Press dan Dr. Najjat yg berasal dari Arab Saudi, dan dia menulis satu
buku mengenai konsep ‘Geologi dalam Quran’, menjawab hampir semua hal
yg Dr. William Campbell katakan – secara rinci.

(Ali Sina) : Gunung-gunung tinggi dibentuk melalui benturan pelat


tektonik. Dalam planet dimana pelat tektonik tidak ada atau tidak berpindah,
tidak ada benturan kontinental/benua, gempa bumi tidak terjadi dan gunung
tidak terbentuk. Hasilnya kehidupan tidak berkembang. Klik-link. Ada
terdapat hampir 70 planet dan bulan dalam sistem solar kita. Tak satupun
yg mempunyai jajaran pegunungan seperti bumi, ini mengesankan bahwa
pelat tektoniknya tidak bergerak. Tapi adalah tidak masuk akal utk berkata
bahwa orang tidak dapat berjalan dipermukaan planet-planet dan bulan ini
tanpa membuat tanah dibawahnya berguncang. Ada nggak yg lebih bodoh
dari ini? Malah kebalikannya yg benar. Dalam planet-planet dimana gunung-
gunung tinggi tidak ada, tanahnya sangatlah stabil.

(Dr. Naik) : Dr. William Campbell dalam bukunya menulis bahwa.. “jika
gunung-gunung mencegah bumi berguncang, lalu kenapa anda temukan
gempa bumi didaerah pegunungan.” Saya bilang, No, dimana Quran bilang,
gunung mencegah gempa bumi. Gempa bumi adalah ‘zilzaal’ – dan jika anda
lihat definisinya dalam Oxford dictionary, dikatakan.. Gempa bumi terjadi
karena benturan kulit bumi, terjadi karena semburan gelombang seismik
bertekanan, karena celah dalam bebatuan, atau karena reaksi volkano.
Quran berkata tentang ‘zalzala’ dalam surat Zalzaal, bab 99 – tapi disini
berkata tentang ‘tamida bikum’ – ‘utk mencegah bumi ikut berguncang
bersamamu.’

(Ali Sina) : Perhatikan bahwa guncangan ini, menurut Dr. Naik disebabkan
oleh erupsi volkano atau gerakan tektonik. Ini bukan jenis gempa bumi yg
kita kenal. Ini satu hal yg lain lagi. Guncngan ini dihasilkan dari orang-orang
yg berjalan. Tapi seperti yg diketahui orang-orang, bumi tidak berguncang
ketika kita berjalan. Alasannya? Berterimakasihlah pada gunung-gunung yg
mencegahnya berguncang. Bagaimana bisa orang mengatakan bahwa
makhluk mini seperti kita manusia dapat membuat satu benua berguncang
hanya dg berjalan diatasnya? Ini jauh diatas mustahil. Ini kegilaan belaka.

(Dr. Naik) : Dan utk menjawab pernyataan ini… ’Jika gunung mencegah
gempa bumi, kenapa anda temukan gempa didaerah pegunungan?’
jawabannya adalah – jika saya bilang seorang dokter medis, mencegah sakit
dan penyakit pada manusia, dan jika seseorang membantah.. ‘jika dokter
mencegah penyakit pada manusia, kenapa anda melihat banyak orang sakit
dirumah sakit, dimana ada banyak dokter dibanding tempat lain.’

(Ali Sina) : Benar-benar persamaan yg menggelikan! Pasien ke rumah sakit


SETELAH mereka sakit karena mereka makhluk hidup dan berpikir dan
kesanalah mereka mendapat perawatan medis dan menjadi lebih baik.
Mereka tidak sakit dirumah sakit (kecuali kalo rumah sakit di negara islam
dg tingkat higienis islam yg jorok). Apa Dr. Naik mencoba membandingkan
gempa bumi, sebuah fenomena alam, dg manusia? Apa gempa bumi terjadi
dulu ditempat lain dan kemudian para gempa itu memutuskan utk
berkumpul didaerah pegunungan? Persamaan ini sangat-sangat
menggelikan; tapi masih saja hadirin muslimnya Dr. Naik begitu bahagia
hingga mereka dg spontan bersorak dan bertepuk tangan. Seorang lelaki
kulit hitam malah hampir terjatuh dari kursinya karena tertawa berlebihan.
Apa yg diketawakan orang-orang ini? Kebodohan mereka sendiri?! Sekarang
dunia dapat melihat mereka dan menertawakan mereka. Seakan semakin
dungu sebuah pernyataan, semakin para muslim menyukainya. Ini
mengungkapkan kebangkrutan intelektual dari para Umat islam.
Pantas saja mereka akan terus jadi manusia yg terbelakang dan dungu.

Percayalah, berpikir tidak masuk akal adalah ciri dari muslim.


Beberapa waktu lalu saya baca sebuah essay tentang seorang anak kecil
muslim yg bertanya pada guru agamanya bahwa Quran bilang Jinn akan
dihukum di neraka tapi Quran juga berkata bahwa Jinn terbuat dari api, jadi
bagaimana api bisa terluka oleh api? Sang guru menampar anak tsb dan
bertanya ‘sakit tidak?’ Anak malang tsb menjawab iya; sambil berlinang air
mata. “Seperti Itu!”, jawab sang guru. “tanganku daging dan pipimu daging
tapi sama saja sakit”.
Muslim bodoh itu tidak terpikir akan hal-hal yg masuk akal. Ini adalah
sebuah fallacy persamaan yg salah. Tapi otak muslim tidak dilengkapi cukup
rasionalitas utk berpikir lebih dalam. Dia INGIN percaya dan omong kosong
apapun jadi. Ada beberapa situs yg menulis menentang saya. Saya terima
banyak email dari muslim yg bahkan belum pernah membaca artikel-artikel
saya ataupun membaca tulisan-tulisan muslim yg mencoba menyanggah
saya. Dan masih saja orang-orang ini bilang bahwa saya telah disanggah
dan memberi link pada situs-situs website yg menggelikan tsb. Mereka
INGIN percaya bahwa saya telah disanggah. Mereka akan percaya siapapun
yg mengaku telah menyanggah saya tanpa mencari kebenaran dari
pengakuan itu. Pikiran muslim bekerja dg cara yg aneh.

Disini Dr. Naik mencoba menjelaskan dg otak kelincinya contoh kenapa


kebanyakan gempa terjadi didaerah pegunungan. Tapi tidakkah dia bilang
bahwa Quran tidak membicarakan gempa bumi dan bahwa tamida bukanlah
zilzala? Jika Quran tidak membicarakan gempa bumi sama sekali, kenapa
dia mencoba membenarkan ayat ini dg contoh tololnya itu? Jika dia puas dg
jawabannya bahwa tamida adalah akibat orang berjalan dibumi, kenapa dia
membicarakan tentang gempa-bumi? Kenapa membuat kebingungan lagi?

Ini karena semakin bingung hadirin semakin mudah membohongi mereka.


Dr. Naik cukup pintar utk tahu bahwa ‘tamida bikum’ atau ‘mencegah bumi
berguncang bersamamu’, agak terlalu bodoh utk ditelan bahkan oleh para
muslim yg kebanyakan menelan segala kedunguan dg lahap, jadi dia hibur
hadirinnya dg mengatakan pada mereka bahwa oke-oke saja gempa bumi
kebanyakan terjadi didaerah pegunungan, meski fakta mengatakan bahwa
Quran berkata gunung seperti pasak yg mencegah bumi berguncang dan
kemudian dia beri contoh menggelikan tentang pasien dan dokter.

Oceanology (Ilmu Kelautan) dari Quran,

(Dr. Naik) : dalam bidang kelautan, Quran berkata, dalam Surat Furqan
bab 25 ayat 53, bahwa “Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir
berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan
Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” Quran
berkata dalam Surat Rahman Bab 55 ayat 19 dan 20 … (Arab)…”Dia
membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara
keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.” Sebelumnya
komentator dari Quran bertanya-tanya…”apa yg dimaksud Quran? Kita tahu
mengenai air tawar dan asin – tapi diantara mereka ada batas – meski
bertemu keduanya tidak bercampur. Saat ini setelah kemajuan bidang
kelautan, kita jadi tahu, bahwa apapun tipe air yg mengalir kedalam tipe air
lain, ia akan kehilangan konstituennya, dan dijadikan satu kedalam aliran air
tsb. Ada area yg terpisah antara keduanya, yg oleh Quran disebut sebagai
‘Barzak’ ‘batas tak kelihatan’ dan ini telah disetujui oleh beberapa ilmuwan,
bahkan di Amerika, seorang ahli kelautan Dr. Hay.

Dan Dr. William Campbell menulis dalam bukunya bahwa…’adalah sebuah


fenomena yg dapat diselidiki. Nelayan waktu itu tahu ada dua jenis air,
tawar dan asin jadi Muhammad selama perjalanannya ke Syria, dia bisa jadi
kelaut, atau berbicara dg para nelayan ini.’

Air tawar dan air asin adalah sebuah fenomena yg dapat diamati, saya
setuju – tapi orang tidak tahu bahwa terdapat ‘batas yg tak kelihatan’
hingga belakangan ini. Poin sains yg dapat dicatat disini adalah ‘Barzak’ -
bukan air asin dan air tawar.

(Ali Sina) : Jika pemisahan air tawar dan air asin adalah sebuah fenomena
yg dapat diamati, seperti yg kelihatanya disetujui semua orang, lalu kenapa
tidak ada seorangpun yg tahu sampai ‘kemajuan bidang kelautan’ membuat
pengetahuan ini mungkin? Apa yg muhammad katakan adalah persis seperti
itu dan tidak lebih. Tidak ada “batas tak kelihatan” antara dua air, yg
“tidak dilampaui masing-masing”. Tidak ada batas apapun – tidak ada
‘barzakh’ sama sekali diantara semua air. Air tidak bercampur seketika
karena perbedaan suhu dan kepadatan tapi pada akhirnya akan bercampur,
persis seperti anda mencampur krim dalam secangkir kopi. Butuh waktu utk
bercampur; itu sebabnya anda mengoceknya. Mereka yg melihat fenomena
demikian mestilah menceritakan pengamatan mereka pd orang lain
menggunakan perkataan yg figuratif bahwa air tidak bercampur SEAKAN ada
batas tak kelihatan diantaranya. Muhammad nabi dungu itu menjelaskan ini
secara harafiah dan mengklaim ada ‘batas tak kelihatan’ diantaranya, yg
‘tidak dilampaui masing-masing’. Jauh sekali dari benar. Semua air
bercampur dan tidak ada batas penghalang, tak kelihatan atau kelihatan
diantaranya. Ketika dua sungai mengalir membawa endapan dg warna yg
berbeda bertemu, atau ketika air tawar dari sungai mengalir ke laut air asin,
orang dapat melihat garis batas yg kadang panjangnya bermil-mil sampai
pada akhirnya menyatu. Dimana air menyatu, yakni apa yg oleh Dr. Naik
katakan sebagai ‘area kemiringan homogen’, bukanlah sebuah ‘batas’. Tapi
kebalikannya. Disana air tidak dilarang melampaui tapi malah menyatu.

Sangat menakjubkan bahwa Muslim menegaskan kesalahan-kesalahan


Quran yg mencolok seperti ini dan menganggapnya sebagai keajaiban. Siapa
yg akan percaya akan omong kosong seperti ini kecuali orang yg total
dungu? Muslim yg tidak kritis (dan memang biasanya begitu) akan dng
rakus melahap klaim science islam versi Zakir Naik sebagai nina-bobo yg
melenakan muslim. Selamat tertidur wahai muslim dalam buaian
kebodohan.

Embryology dalam Quran

(Dr. Naik) Dalam bidang Embryology, Dr. William Campbell menghabiskan


hampir setengah waktunya. Waktu tidak mengijinkan saya utk menjawab
hal-hal kecil yg tidak logis. Saya hanya akan memberi jawaban singkat, yg
akan memuaskan, insha Allah. Dan yg lebih rinci, anda dapat melihat Video
Cassette saya – ‘Quran and Modern Science’, dan kaset-kaset saya yg lain …
‘Quran and Medical Science.’

Ada sekelompok Arab yg mengumpulkan data Quran tentang ‘Embryology’


dan Hadits2 yg juga tentang ini. Dan mereka memberikannya pada
Professor Keith Moore, yaitu ketua dan pemimpin Departemen Anatomi di
Universitas Toronto, Kanada – Dan saat ini dia adalah salah satu ilmuwan
terdepan dibidang ‘Embryology’. Setelah membaca terjemahan2 Quran tsb,
dia diminta utk berkomentar, dan katanya..”Kebanyakan ayat-ayat dalam
Quran dan hadits banyak sesuai dg Embryology Modern. Tapi terdapat
beberapa Ayat yg saya sendiri tidak dapat mengatakan bahwa ayat itu benar
ataupun salah, karena saya sendiri belum mengetahui tentang itu. Dan ayat-
ayat itu aalah dua ayat pertama yg diturunkan dalam Quran, dari Surat Iqra
atau Surat Alaq, Bab 96, ayat 1 dan 2 yg berkata … (Arab)… “Bacalah
dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah
menciptakan manusia dari segumpal darah.” Mengenai pernyataan Dr.
William Campbell bahwa .. “Utk menganalisa arti dari sebuah kata, kita
harus melihat apa arti kata itu pada saat kata itu diturunkan’ – Pada saat
buku itu ditulis, dan dia benar ketika berkata bahwa kita harus menganalisa
artinya, saat ayat itu diturunkan, dan kepada siapa ayat itu ditujukan.

**Utk topik ini: Lihat jawaban saya (Ali Sina) pd bagian bawah selanjutnya.

Apa Islam utk seluruh umat manusia?

(Dr. Naik) Menyangkut pernyataan ini, mengenai Bible, saya setuju


sepenuhnya, karena Bible ditujukan hanya untuk bangsa Israel, saat itu.
Disebutkan dalam Injil Matius, 10.5-6, Jesus Christ –pbuh- berkata pada
murid-muridnya.. "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau
masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-
domba yang hilang dari umat Israel.” … Dalam Matius 15.24 …”Aku diutus
hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Jadi Yesus
Kristus dan Bible hanya diperuntukkan bagi umat Israel. Karena memang
ditujukan bagi mereka, utk menganalisa Bible, anda harus memakai
pengertian katanya, yg digunakan disaat itu. Tapi Quran tidak hanya
diperuntukan bagi orang Arab saat itu. Quran tidak hanya bagi para muslim.
Quran diperuntukkan bagi seluruh umat manusia, dan utk segala zaman.

(Ali Sina) : disini lagi-lagi hadirin muslimnya memecah kesunyian dg


bersorak sorai dan bersuit-suit pertanda kemenangan yg seakan jelas
terlihat. Bagi mereka ini semua adalah kemenangan demi kemenangan.
Tapi, jika saja Dr. Naik mengatakan pada mereka bahwa Quran bilang
Muhammad datang hanya bagi orang-orang Mekah dan sekitarnya saja,
mereka tidak akan segembira itu.

[Q 6.92] Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang
diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan
agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan
orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada
adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur'an), dan mereka
selalu memelihara sembahyangnya.

Umulqura adalah Mekah, hal yg sama dipastikan dalam ayat berikut:


[Q 42.7] Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa
Arab supaya kamu memberi peringatan kepada umulqura (penduduk
Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi
peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan
padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka.

Ditempat lain Allah berkata pada Muhammad bahwa dia datang bagi orang-
orang yg masih belum menerima bimbingan.

[Q 32.3] Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: "Dia


Muhammad mengada-adakannya". Sebenarnya Al Qur'an itu adalah
kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan
kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi
peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.
[Q 36.6] agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak
mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

Para ahli kitab, yakni yahudi dan kristen dan mungkin juga Zoroastrian,
punya nabi dan kitab mereka sendiri. Satu-satunya orang yg belum
menerima kitab adalah orang Arab, khususnya Orang Arab di Mekah dan
sekitarnya. Jadi, jelas bahwa Muhammad mengaku datang hanya bagi orang
Quraish dan bukan bagi para ahli kitab dan sisa umat manusia lainnya.
Tentu saja, ketika dia menjadi makin berkuasa, ambisinya membesar dan
dia belakangan berubah pikiran. Sedikit sekali para muslim yg tahu ayat-
ayat ini. Apa yg mereka katakan tentang ayat-ayat ini? Jika mereka
sungguh-sungguh percaya bahwa Quran itu perkataan Tuhan, mereka harus
menghentikan dakwah dan Jihad mereka. Orang-orang Mekah dan
sekitarnya telah memeluk islam. Jika para muslim percaya bahwa Quran itu
perkataan Tuhan, berani-beraninya mereka melanggar perintahNya dan
melakukan Dakwah ditempat lain. Bahkan jika Muhammad bilang mereka
harus emnyerang negara lain dan memaksa mereka memeluk Islam, mereka
harusnya jangan mendengarkan dia tapi melakukan apa yg diperintahkan
Quran. Perintah siapa yg lebih penting? Perintah Allah atau Perintah
Muhammad? Ayat-ayat ini juga harusnya meyakinkan para muslim non
Arab, termasuk orang mesir, Syria, Irak dan yg lain-lainnya yg sekarang
dikenal sebagai orang Arab bahwa Islam itu bukan utk mereka. Islam hanya
untuk orang Arab Mekah dan sekitarnya. Mereka harus meninggalkan Islam,
jika mereka sungguh-sungguh percaya bahwa Quran berisi perkataan
Tuhan.

(Dr. Naik) : Qur’an berkata dalam Surat Ibrahim 14.52, Baqarah 2.185 dan
Zumar 39.41, bahwa Quran diperuntukan bagi seluruh umat manusia. Dan
nabi Muhammad, mpbuh, tidak dikirim hanya bagi orang muslim atau Arab.
Allah berkata dalam Quran disurat Ambiya 21.107 … (Arab)… “Dan tiadalah
Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta
alam.”

(Ali Sina) : Ayat 14.52 berkata “Hatha balaghun lilnnasi”. Nas adalah orang
– berapa saja jumlahnya. Bisa orang yg berkumpul dalam satu ruangan.
Bisa mengacu pada penduduk satu kampung, satu kota, satu negara tapi
tidak berarti SELURUH UMAT MANUSIA. Contoh nas digunakan dalam ayat
7.116 ketika membicarakan tentang sihir yg dilakukan oleh para penyihir
Firaun yg menyihir mata orang-orang ‘nas’. Apa dalam ayat ini kita harus
mendapat pengertian bahwa seluruh umat manusia disihir? Kata yg sama
digunakan dalam 2.185, 3.94 dan 21.107. Dalam semua ayat-ayat ini Nas
artinya “orang” dan bukan seluruh umat manusia. Jika kita asumsikan
bahwa kata ‘nas’ yg digunakan dalam ayat-ayat ini artinya seluruh umat
manusia maka kita harus akui bahwa terjadi pertentangan yg mencolok
dalam Quran utk ayat-ayat 6.92, 42.7, 32.3 dan 36.6 yg jelas-jelas
menyatakan bahwa Quran diperuntukkan bagi orang-orang Mekah dan
sekitarnya.

Tapi, Muhammad juga mengaku telah dikirm bagi “makhluk dari kedua
dunia”. lilalameen. Artinya segala dalam kedua dunia. (itu termasuk anjing-
anjing dan babi-babi). Ini karena dia adalah seorang narsisis megalomania
dan orang-orang narsisis bicaranya besar. Dia bahkan mengaku datang
sebagai pembimbing bagi para jin, yg adalah makhluk gaib.

Orang narsisis punya ide raksasa mengenai diri mereka sendiri. Dalam
sebuah Hadits Muhammad membuat Allahnya berkata padanya: “Kalau
bukan karenamu, aku tidak akan menciptakan jagat raya ini.”

As-Saghaanee (meninggal 650) berkata, hadits ini adalah “maudu (dibuat-


buat)” ['al-Ahaadeeth al-Mawdoo'aat' dari as-Saghaanee (hal. 7)] dan juga
ada dalam al-Albaanee ['Silsilah ad-Da'eefah' (1/450 no.282)] ash-Shaykh
Mulla Alee Qaaree (meninggal.1014) berkata, "maudu, tapi artinya adalah
benar."]

Muhammad ibn Ali menceritakan bahwa Muhammad berkata: “Diantara


semua orang didunia Tuhan memilih orang-orang Arab; diantara orang-
orang Arab dia memilih Kinana; dari Kinana dia memilih Quraish, dari
Quraish dia memilih Bani Hashim; dari Bani Hashim dia memilih AKU.
[Tabaqat V.1 p.2]. Orang ini penuh kesombongan akan dirinya sendiri –
seorang narsisis sejati. Hanya segitulah kesejajaran yg katanya ada dalam
Islam. Orang-orang Arab adalah ras yg terpilih. Orang-orang Arab dikenal
sering dan selalu memperlakukan muslims non Arab dg hina. Jika anda
adalah muslim non arab, anda menerima sebagai orang yg lebih rendah dari
mereka.

Terusan dari Embryology

(Dr. Naik) : Menyangkut Quran, anda tidak dapat membatasi arti hanya utk
waktu itu saja, karena artinya bagi segala jaman. Jadi salah satu arti dari
‘Alaqa’… adalah ‘lintah yang menggumpal’ atau ‘Sesuatu yang menggantung
kepada benda lain’. Jadi Professor Keith Moore berkata .. “Aku tidak tahu
apa tahap awal dari embryo mirip seperti lintah’ dan dia menuju
laboratoriumnya dan menganalisa tahap awal dari embryo dibawah
mikroskop dan membandingkannya dg foto seekor lintah, dan dia terheran-
heran akan kemiripannya. Ini adalah foto seekor lintah dan embryo
manusia.

(Ali Sina) : Apa kita mesti percaya bahwa Dr. Keith Moore, yg adalah ketua
dan pemimpin Departemen Anatomy, dari sebuah universitas besar tidak
tahu bentuk dari embryo manusia? Yg benar adalah bahwa Dr. Moore dan
Dr. Bucaille membodohi orang-orang muslim dg mengatakan apa yg ingin
mereka dengar dan dg cara ini mereka mengambil hati Raja Saudi yg pada
akhirnya membanjiri mereka dengan banyak uang dari hasil minyak. Utk
kisah rinci dari penipuan kedua tukang obat ini silahkan lihat artikelnya Abul
Kasem “How the Westerner found $cience in the Quran” (Bagaimana orang-
orang Barat menemukan $ains dalam Quran), klik-link-artikel-disini.

Kenyataan mengenai embryologi adalah seperti yg sudah dijelaskan oleh Dr.


Campbell. Dia mendemonstrasikan gambar-gambar yg menunjukkan bahwa
secara sains tidak ada kemiripan antara embryo manusia dan lintah.
Terlebih lagi dia menjelaskan dengan sangat rinci dari mana Muhammad
mendapatkan ide salahnya tentang embryo ini yg dia katakan sebagai
segumpal darah, seperti lintah dan daging yg dikunyah. Dia mendapatnya
dari filsuf yunani kuno. Ide-ide ini sangat populer diantara orang-orang Arab
kebanyakan dijaman Muhammad. Mereka salah dan begitu pula Muhammad.

Sedangkan untuk Alaqa, Dr. Campbell (ingat Dr. Campbell berpuluh-puluh


tahun tinggal di Timur Tengah dan fasih berbahasa Arab) juga membuktikan
bahwa dalam bahasa Arab, artinya gumpalan dan bukan ‘sesuatu yg
bergantung’ seperti yg dikatakan Dr. Bucaille.

Dr. Campbell juga menunjukkan bahwa disemua tahap pertumbuhan


embryo yg dijelaskan dalam Quran adalah salah semua. Dia
mendemonstrasikan hal ini dg memakai gambar-gambar. Tak seorangpun
dapat membuktikan hal-hal berbeda dari yg diungkapkan gambar-gambar
sinar X ini.

(Dr. Naik) : Apa yg Dr. William Campbel tunjukkan pada anda adalah
pandangan lain daripada hal itu. Jika saya tunjukkan buku ini – kelihatannya
kotak – jika saya tunjukkan seperti ini, akan berbeda kelihatannya. Diagram
tsb diberikan dalam buku – Diagram yg anda lihat dalam slide juga ada
disana – dan saya Insha Allah akan membahas tentang itu.

(Ali Sina) : Disini lagi-lagi hadirin muslim yg gampang dibujuk menjadi


euphoria dan bertepuk tangan tanpa sadar bahwa Dr. Naik melakukan
fallacy penekanan bukti. Dr. Campbell menunjukkan gambar embryo dari
tampak depan dan samping. Dr. Naik ingin meyakinkan hadirin muslimnya
bahwa mereka harus melihatnya dari satu sudut pandang saja – sudut yg
menggambarkannya seperti lintah. Tentu saja orang yg memang sudah
berniat mau dibodohi akan rela melihat benda bahkan jika ia disuruh berdiri
dg kepala dibawah-pun, jika itu membantu dia melihat dari sudut pandang
yg tepat yg akan meyakinkan imannya. Itu sebabnya para muslim tidak
mampu melihat kebenaran. Pandangan picik mereka tidak membiarkan
mereka melihat segala sesuatu dari semua sudut pandang. Jika saja mereka
mengubah sudut pandang mereka sedikit saja, mereka akan melihat bahwa
Islam tidak lain cuma sebuah kebohongan besar.

Klik-link.

(Dr. Naik) : Professor Keith Moore, setelah sekitar 80 pertanyaan


ditanyakan padanya, dia bilang.. ‘Jika anda menanyakan pada saya ke-80
pertanyaan ini, 30 tahun yg lalu, saya tidak akan bisa menjawab lebih dari
50% darinya – karena embryology baru saja berkembang pada 30 tahun
belakangan ini.’ Dia berkata ini ditahun 80-an.

Sekarang, apa kita percaya Dr. Keith Moore yg pernyataannya ada diluar
dalam bentuk video cassette … “Inilah kebenaran”..’Anna-ul-Haq’…
pernyataan yg tercatat. Jadi akankah anda percaya pada percakapan pribadi
dari Dr. William Campbell dg Professor Keith Moore, atau pada apa yg ada
disebut dalam buku ini, bersama edisi islamik dan foto-foto yg saya
perlihatkan pada anda? Dan dalam video cassette yg tersedia diluar gedung
yg dapat anda saksikan – Dia membuat pernyataan-pernyataan tsb. Jadi
anda harus memilih mana yg lebih logis – Diskusi pribadi dg Dr. William
Campbell atau pernyatannya dalam Video. Seperti cara Dr. William Campbell
mempertunjukkan video saya – 100% bukti dari apa yg saya katakan…

(Ali Sina) : Lagi lagi ini adalah pemikiran yg salah. Apa yg Dr. Moore
katakan pada Dr. Campbell dan apa yg dia katakan dalam video yg
ditujukan utk dijual pada kaum muslim adalah dua hal yg berbeda. Dia bisa
membuat dirinya menjadi orang dungu jika mengatakan pada Dr. Campbell
apa-apa yg dia katakan untuk konsumsi para muslim. Kita disini bukan utk
mencari tahu apa Dr. Moore bohong atau Dr. Campbell melaporkan
kebohongan. Kita disini untuk mencari sains medis. Kita tidak memerlukan
pendapat para ahli jika kita sendiri dg mudah dapat menemukan faktanya.
Menarik perhatian otoritas ini disebut argumentum ad verecundiam dan ini
adalah satu jenis fallacy. Kita harus lihat apa yg dikatakan Quran didukung
sains atau tidak. Kita tidak seharusnya menerima kata-kata siapapun hanya
karena mereka itu otoritas. Mereka bisa saja punya motif sampingan.
Mereka bisa saja bohong dan menyesatkan kebenaran utk mendapat
keuntungan pribadi. Otoritas paling akhir adalah sains itu sendiri, bukan Dr.
Moore, Dr. Bucaille atau Dr. Campbell. Dr. Campbell telah membuktikan
kasusnya dan mendukung argumennya dg foto-foto. Kecuali seseorang
dapat membuktikan gambar-gambar yg berkata lain, klaim dari doktor ini
atau doktor itu tidak relevan. Sekali saja sesuatu itu didemonstrasikan pada
kita, kita dapat mengabaikan pendapat para otoritas lainnya.

(Dr. Naik) : ‘Bulan memantulkan sinar’ – saya akan ketopik ini nanti.
Dan apapun informasi tambahan yg dia dapat dari Quran dan Hadits,
semuanya dimasukkan dalam bukunya… ‘The Developing Human’ – Edisi
ketiga dan buku ini mendapat penghargaan sebagai buku medis terbaik yg
pernah ditulis oleh satu orang ditahun itu.

(Ali Sina) : Dr. Naik memberitahu kita bahwa Dr. Moore mendapat
penghargaan bagi buku tulisannya yg mengklaim Quran menggelikan itu
berisi sains? Siapa yg memberi penghargaan itu? Universitas Al Azhar atau
Mesjid Agung di Medina? Apa nama penghargaannya? Klaim isapan jempol
ala muslim yg menggelikan.

(Dr. Naik) : Ini adalah edisi islam yg disampaikan oleh Shaikh Abdul
Majeed Al-Jindani dan disahkan oleh Keith Moore itu sendiri. Quran berkata
dalam Surat Muminun 23.13, dan Surat Haj 22.5 dan tidak kurang di 11
ayat lain dalam Quran, bahwa manusia terbuat dari sebuah ‘nutfa’ ‘tetesan
cairan’ … seperti tetesan yg tersisa dalam gelas. ‘Nutfa’ dalam bahasa arab
… setetes kecil. Saat ini kita mengetahui, bahwa dalam pengeluaran air
mani, yg mana terdapat beberapa juta sperma hanya satu yg diperlukan utk
membuahi ovum. Quran mengacunya sebagai ‘nutfa’.

(Ali Sina) : Anak kecil umur 12 tahun yg memainkan ‘titit’-nya juga bisa
tahu bahwa tubuhnya mengeluarkan air mani yg banyak, lebih dari beberapa
tetes saja. Orang arab menyebutnya nutfa. Dimana di Quran yg mengatakan
tentang jutaan sperma? Apa yg Muhammad lihat hanyalah tetesan dan itu
persisnya yg dia katakan. Dia tidak tahu apa tetesan itu berisi jutaan
sperma. Dia pikir tetesan itu lah yg kemudian menjadi alaqa, yg tentu saja
tidak benar.

(Dr. Naik) : Qur’an bilang dalam Surat Sajda 32.8 … ‘Kemudian Dia
menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani) (Sulalah). –
Artinya bagian terbaik dari keseluruhan. Satu sperma yg membuahi ova dari
jutaan sperma, Quran mengacunya sebagai “Sulalah’…’bagian terbaik dari
keseluruhan.’

(Ali Sina) Disini ada banyak terjemahan dari ayat ini:


032.008
• Pickthall: Then He made his seed from a draught of despised fluid.
• Yusuf Ali: And made his progeny from a quintessence of the nature of a
fluid despised.
• Hilali-Khan: Then He made his offspring from semen of worthless water.
• Shakir: Then He made his progeny of an extract, of water held in light
estimation.
• Sher Ali: Then HE made his progeny from an extract of an insignificant
fluid.
• Khalifa: Then He continued his reproduction through a certain lowly
liquid.
• Arberry: then He fashioned his progeny of an extraction of mean water.
• Palmer: then He made his stock from an extract of despicable water.
• Rodwell: Then ordained his progeny from germs of life, from sorry water.
• Sale: and afterwards made his posterity of an extract of despicable water.

Jauh dari sebutan nutfa atau mani ‘bagian terbaik dari keseluruhan’
Muhammad berkata bahwa itu adalah cairan hina, ‘ma-in maheenin’.
Tidakkah jelas bahwa Dr. Naik sama sekali tidak ragu utk berbohong?!

(Dr. Naik) : Dan Quran berkata dalam surat Insan 76.2 .. ‘Sesungguhnya
Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur
(nutfatun amshaj)” .. setetes mani yg bercampur – mengacu pada sperma
dan juga ovum – keduanya diperlukan utk pembuahan.

(Ali Sina) : Amshaj artinya kental atau bercampur. Muhammad melihat


sperma itu setetes cairan kental. Nutfa artinya mani – persisnya cairan yg
mengandung mani. Tidak berarti zygote atau embryo.

[23.13] Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam
tempat yang kokoh (rahim).
[23.14] Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah

Sang Ibu, dalam ilmu embryologynya muhammad adalah satu-satunya


inkubator. Katanya Sang ibu tidak menyumbang secara genetis dalam
pembentukan embryo.

[36.77] Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami


menciptakannya dari setitik air (mani) (nutfa)
[75.37] Bukankah dia dahulu setetes mani (nutfa) yang ditumpahkan (ke
dalam rahim)

Tidak ada disebut-sebut dua jenis kelamin atau telur sang wanita dalam
ayat-ayat mana saja yg membicarakan embryo. Dibawah ini adalah
bagaimana para penerjemah Quran menerjemahkan nutfatin amshajin:

Pickthall: drop of thickened fluid.


Yusuf Ali: drop of mingled sperm.
Shakir: small life-germ uniting (itself).
Sher Ali: mingled sperm-drop.
Arberry : a sperm-drop, a mingling.
Palmer: a mingled clot.

Beberapa penerjemah juga mencoba belagak pintar seperti Rodwell yg


menerjemahkannya menjadi “the union of the sexes” (bersatunya jenis-jenis
jelamin). Tapi ini hanya sebuah penipuan islamik.

Dr. Campbell berkata bahwa “Quran setujuan dg Galen disini, ketika berkata
dalam Surat 76.2, ‘Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang
Bercampur’. Dr. Campbell terlalu baik. Galen tahu bahwa wanita juga
harusnya menyumbang sesuatu dalam pembentukan fetus, meski dia secara
salah berpikir bahwa yg berpartisipasi dari wanita adalah segumpal darah.
Tapi Muhammad tidak berpikiran sama sekali bahwa sang wanita ada
sumbangsihnya. Dia pikir sang ibu cuma sebagai inkubator saja.

(Dr. Naik) Quran menjelaskan tahap-tahap embryo dg sangat rinci, yg


mana gambar-gambarnya akan ditunjukkan pada anda – Dr. William
Campbell; dia menolong saya melengkapi topik ini. Disebut dalam Surat
Muminun 23.12-14 – ‘Kami telah menciptakan manusia dari air mani ‘nutfa’
– ‘setetes mani’. Lalu menyimpannya dalam ‘qararen makeen’ – sebuah
tempat yg aman. Lalu Kami buat menjadi ‘Alaqa’ – ‘Lintah yang
menggumpal’ – ‘Sesuatu yang menggantung kepada benda lain’ – segumpal
darah. Lalu Kami buat ‘alaqa’ itu menjadi ‘Mutga’ segumpal daging. Lalu
kami buat ‘Mutga’ menjadi “izama’.. tulang. Lalu membungkus tulang-tulang
itu dg ‘leham’…daging. Lalu kami buat makhluk yg baru. Terpujilah Allah yg
maha pencipta.

Ketiga ayat Quran ini berbicara tahap-tahap embryo dg sangat rinci.


Pertama nutfa ditempatkan ditempat aman – dibuat menjadi Alaqa. Alaqa
punya tiga arti – satu adalah ‘sesuatu yg menggantung kepada benda lain’
dan kita tahu bahwa dalam tahap awal, embryo menggantung pada dinding
uterus dan terus bergantung. Poin no.2 adalah juga berarti ‘lintah yg
menggumap’ dan seperti yg telah saya diskusikan sebelumnya, embryo
dalam tahap awal, benar-benar mirip lintah. Selain mirip lintah, ia juga
berlaku seperti lintah, menerima suplai darah dari ibunya seperti pengisap
darah. Dan arti ketiga yg ditentang Dr. Campbell, katanya – adalah arti yg
sebenarnya .. ‘segumpal darah’ dan itu sebabnya kenapa Quran punya
kesalahan sains. Dan saya setuju dgnya bahwa Dr. Campbell tidak setuju.
Dia bilang bagaimana bisa berarti segumpal darah, karena jika ini benar,
maka Quran salah. Saya minta maaf sekali utk mengatakan bahwa Quran
tidak salah – Dr. Campbell dg segala hormat – salah. Karena saat ini, jaman
ini setelah terdapat kemajuan dibidang embryology, bahkan Dr. Keith Moore
berkata bahwa ‘dalam tahap awal, embryo, selain mirip lintah, juga terlihat
seperti segumpal darah, karena dalam tahap awal, adalah tahap ‘Alaqa’, 3
s/d 4 minggu, darah digumpalkan dalam sebuah tempat tertutup. Dan Dr.
William Campbell mempermudah saya – Dia tunjukkan pada anda gambar.
Akan sulit utk anda lihat – tapi inilah gambar yg dia tunjukkan.
Ini persis seperti apa yg Professor Keith Moore katakan …”seperti gumpalan,
yg mana darah digumpalkan dalam tempat tertutup. Dan selama minggu
ketiga embryo, sirkulasi darah belum terjadi – hal itu dimulai kemudian – dg
demikian terlihat seperti gumpalan. Dan jika anda perhatikan gambar – ini
terjadi setelah pengguguran, anda bisa melihat mirip seperti gumpalan.

(Ali Sina) : Gambar ini tidak seperti gumpalan. Tentu saja jika anda tidak
mempunyai mikroskop anda bisa melihatnya seperti itu. Tapi itu bukan
pernyataan sains. Siapapun bisa saja melihat embryo hasil pengguguran dan
berkata mirip gumpalan. Apakah itu scientific? Dimana keajaibannya?

Bagian ini sudah dijelaskan oleh Dr. Campbell yg menunjukkan kenapa


perincian Quran mengenai perkembangan embryo semuanya salah.
Dr. Naik hanya mengulang apa yg oleh Dr. Campbell sudah sanggah tanpa
mencoba membalas sanggahannya. Yg pertama muncul dg tahapan-tahapan
perkembangan embryo ini adalah orang Yunani, bukan Muhammad. Dan
orang Yunani itu pun salah. Bahkan jika penjelasannya benarpun,
penghargaan tidak akan diberikan pada Muhammad karena dia hanya
mengulang apa yg dikatakan orang lain seribu tahun sebelumnya.

Quran 23.12 berkata “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia


dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu
air mani (Nutfa) (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah (Alaqa) [tidak disebut-
sebut telur sang wanita], lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging (mutga), dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang
(izama), lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging (leham).
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain.“

Well, penjelasan ini sama sekali salah. Tidak perlu mengulang apa yg telah
diterangkan oleh Dr. Campbell dg begitu jelas. Mr. Naik pikir dg mengulang-
ulang kebohongan dg cukup sering, maka akan menjadi benar. Tapi tidak
begitu! Penjelasan akan perkembangan embryo yg dijelaskan Quran secara
sains sangatlah salah total.

(Dr. Naik) Hanya satu baris jawaban cukup utk menjawab semua
pembuktian Dr. Campbell yg menyatakan bahwa tahap-tahap embryo yg
dijelaskan Quran hanya berdasarkan pada apa yg terlihat… apa yg kelihatan.
Pertama-tama adalah penampakan dari ‘Alaqa’, sesuatu yg ‘mirip lintah’
serta segumpal darah. Dan Dr. Campbell lalu berkata pada beberapa wanita
disini dan meminta…’Tolong buang gumpalan itu’ – memang mirip
gumpalan. Dan tahap-tahap tsb berdasarkan penampakan. Ini diciptakan
dari sesuatu, yg seperti gumpalan, yg kelihatan seperti lintah, dan juga
sesuatu yg bergantung. Lalu Quran berkata…”lalu segumpal darah (Alaqa)
itu Kami jadikan segumpal daging (Mutga).”

(Ali Sina) : Disini sang doktor menganti strateginya. Sekarang dia tidak lagi
berkeras bahwa penjelasan Quran adalah sesuai sains. Dia bilang bahwa
quran membicarakan ‘penampakan’ ‘yg kelihatan’ yg ada antara sebuah
gumpalan, lintah dan embryo dalam tahap perkembangannya. Jika
demikian, kenapa mengklaim bahwa Quran itu berisi sains dan keajaiban?
Dimasa lalu, wanita yg keguguran jauh lebih banyak dari sekarang. Fetus yg
keguguran dan mereka dapat melihat fetus itu, pertama seperti segumpal
darah, lalu yg lainnya mirip lintah. Tidak adanya mikroskop membuat
mereka mengatakan apa yg mereka lihat. Jadi dimana keajaibannya?
Kenapa begitu repot-repot mengatakan “bagaimana bisa Muhammad tahu
hal ini 1400 tahun lalu?” ketika pengetahuan yg biasa saja tersedia bagi
setiap orang saat itu? Malah seperti yg dikatakan Dr. Campbell, Hippocrates
yg hidup sebelum jaman muhammad malah menjelaskan pertumbuhan
embryo jauh lebih akurat dari ini.

(Dr. Naik) : Professor Keith Moore mengambil plastic seal, dan digigitnya
agar mirip ‘Mutga’ ‘segumpal daging’ – bekas gigitan menandakan ‘somites’.
Dr. Campbell bilang…’Ketika ‘Alaqa’ menjadi ‘Mutga’ kebergantungan masih
ada – dan akan ada sampai 8.5 bulan – jadi… Quran salah.’ Saya katakan
pada awalnya, Quran menjelaskan apa yg kelihatan. Kelihatan ‘seperti
lintah’ dan kelihatan ‘seperti gumpalan’., diubah menjadi kelihatan seperti
‘daging’. Ini masih berlanjut bergantung hingga akhirnya – tidak ada
masalah dalam hal ini. Tapi tahap-tahap tsb terbagi dalam beberapa
‘penampakan’ – bukan pada fungsi-fungsinya.

(Ali Sina) : Alaqa kalau tidak berarti sesuatu yg bergantung maka artinya
segumpal darah. Satu kata dalam satu kalimat tidak dapat punya arti dua-
duanya. Jika alaqa adalah sesuatu yg bergantung, maka fetus harus disebut
alaqa sepanjang masa kehamilan. Kenapa lalu Quran bilang menjadi Mutga?
Jika ini hanya ‘yg kelihatan’ seperti gumpalan, lalu kita harus mengabaikan
pendapat Dr. Bucaille yg bilang kata ini harus diterjemahkan sebagai
‘sesuatu yg bergantung”. Jika Quran itu jelas, lalu kenapa ada banyak yg
membingungkan?

Hal ini, sama seperti ‘pernyataan sains’ lainnya yg buatan Quran, hanya
hasil pengamatan seseorang dan tidak ada sainsnya. Jika saya bilang bulan
seperti melon, saya benar. Tapi ini bukan pernyataan sains dan saya tidak
bisa diberi penghargaan telah mengatakan sesuatu yg hanya diketahui
tuhan cuma karena mengatakan hal yg dangkal seperti ini. Dg demikian
omong kosong tentang Quran meramalkan sains modern adalah ya itu tadi,
omong kosong belaka.

Kesimpulan: Jika penjelasan embryo dalam Quran dimaksudkan utk sains,


maka itu salah. Jika hanya sebagai referensi atas apa ‘yg kelihatan’, ini juga
diketahui oleh banyak orang lain dijamannya Muhammad. Bukan sesuatu yg
luar biasa karena nenek-nenek ompong juga tau itu.

(Dr. Naik) : Lalu Quran berkata … ‘segumpal daging (Mutga) itu Kami
jadikan tulang belulang (Izama), lalu tulang belulang itu Kami bungkus
dengan daging. Dr. Campbell berkata, dan saya setuju dalam hal ini, bahwa
… permulaan dari daging dan tulang rawan . . yaitu tulang belulang, mereka
dibentuk bersamaan – saya setuju dg itu. Saat ini embryology mengajarkan
kita bahwa munculnya daging dan tulang – keduanya dibentuk bersamaan
antara hari ke 25 dan 40, yg oleh Quran disebut sebagai tahap “Mutga’. Tapi
belum berkembang… Mutga ini belm berkembang. Belakangan, pada akhir
minggu ke-7, embryo mengambil bentuk manusia – lalu tulang belulang
terbentuk. Embryology modern mengatakan tulang terbentuk dihari ke 42,
dan memberikan bentuk manusia. Bahkan dalam tahap ini ketika tulang
terbentuk, daging belum lagi terbentuk. Belakangan setelah minggu ke-7
dan awal minggu ke-8, daging terbentuk. Jadi Quran itu sempurna dalam
merinci pertama ‘Alaqa’, lalu ‘Mutga’ lalu ‘Izama’, lalu membungkusnya dg
daging, dan ketika membentuk, penjelasannya sangat sempurna.

(Ali Sina) : Penjelasannya salah, tak masalah berapa kali diulangpun, akan
tetap salah. Saya katakan lagi apa yg Dr. Campbell katakan dalam
kesimpulan pembicaraan mengenai embryo ini: “Tidak ada saat dimana
tulang-tulang terbentuk dan lalu daging ditempelkan disekelilingnya.
Daging-daging sudah ada disana, beberapa minggu sebelum ada tulang,
bukannya ditempelkan disekeliling tulang yg telah ada, seperti yg
dinyatakan dalam Quran.” Pernyataan ini sangat sains. Dan Quran sangat
tidak sains sama sekali.

(Dr. Naik) : Seperti yg Professor Keith Moore katakan bahwa .. ‘Tahap-


tahap – bagaimana dijelaskan dalam embryology modern… tahap 1,2,3,4,5
begitu membingungkan, tahapan dalam Quran mengenai embryology yg
berdasarkan penampakan saja, dan bentuk, jauh lebih superior.
Alhamdulillah.

(Ali Sina) : Ini sangat menggelikan. Bagaimana bisa Quran lebih superior
jika semuanya salah? Josef Gobbel, mentri propaganda Hitler berkata: “Jika
kau katakan kebohongan yg cukup besar, cukup sering, akan menjadi
sebuah kebenaran.” Ini apa yg sedang ingin dicapai Dr. Naik. Dia ingin
mengulang-ulang sebuah kebohongan dg seringnya, sampai seakan jadi
kenyataan. Maaf. Tidak berhasil. Penjelasan embryo dalam Quran semuanya
salah. Tidak akan jadi benar bahkan jika diulang milyaran kali juga. Tulang-
tulang tidak diciptakan lebih dulu utk kemudian ditutupi oleh daging. Titik.

(Dr. Naik) : Dg demikian dia berkata bahwa…’Saya tidak keberatan dalam


menerima bahwa nabi Muhammad adalah utusan tuhan dan bahwa Quran
pastilah wahyu tuhan dari tuhan yg maha kuasa.’

(Ali Sina) : Jika Dr. Naik membicarakan Dr. Moore, harusnya dia catat
bahwa Dr. Moore sampai hari ini tidak sudi memeluk islam. Ini memberitahu
kita bahwa kepentingannya bersifat keduniawian. Dia tidak melihat
keajaiban apapun dalam Quran. Dia hanya membodohi para muslim dan
tertawa sambil pergi ke Bank utk mengambil uang hasil pembodohannya.

Apa Tuhan Menghukum Orang?

(Dr. Naik) : Disebutkan dalam Surat Nisa 4.56, yg membicarakan tentang


‘rasa sakit.’ Sebelumnya para dokter pikir otak yg bertanggung jawab akan
rasa sakit. Saat ini kita tahu bahwa selain otak ada sensor penerima dalam
kulit yg juga bertanggung jawab akan rasa sakit, yg kita sebut sebagai
‘penerima rasa sakit’. Quran mengatakan hal demikian dalam Surat Nisa
4.56, … “Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami,
kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit
mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya
mereka merasakan azab.”
Ini menandakan bahwa ada sesuatu dalam kulit, yg bertanggung jawab utk
merasakan sakit, yg oleh Quran disebut sebagai ‘penerima rasa sakit.’
(Ali Sina) : Ijinkan saya ubah subjeknya sejenak dan bercerita tentang
kucing saya. Saya memelihara binatang ini sejak masih anak kucing. Saya
belikan segala macam mainan agar dia tidak bosan. Saya sendiri bermain
dgnya bahkan jika harus mengesampingkan pekerjaan saya pun. Saya
pelihara, beri makanan mahal karena dia tidak mau makanan lain. Saya
mandikan secara teratur dan lakukan segala hal yg para pemilik kucing
lakukan utk membuat kucingnya senang. Dia berkelahi dg kucing lain dan
kadang terluka. Saya bawa ke dokter hewan agar lukanya tidak infeksi.

Saya pemilik yg baik dari kucing ini. Tapi binatang kecil ini tidak tahu
berterima kasih. Dia tidak pernah mendekat jika dipanggil. Dia bahkan tidak
berpaling seakan tidak mengakui saya ada disana. Dia hanya menggerakan
sedikit kupingnya jika saya panggil dan lalu cuek. Tapi jika saya duduk
bekerja dan menulis dan tidak ingin diganggu dia berkeras duduk
dipangkuan saya dan meski saya turunkan berkali-kali dia terus naik lagi.
Semua hal adalah hanya tentang dia dan apa yg dia inginkan. Saya
tinggalkan pekerjaan dan menyisirnya, dia suka itu dan mengeong keras dan
berbaring menunjukkan tempat dimana harus saya sisir. Tapi segera setelah
dia merasa nyaman dia mulai mengeluarkan gas tepat didepan hidung saya.

Saya pikir dia tidak menaruh hormat pada saya. Saya sangat terhina oleh
kelakuannya yg tidak tahu diri dan kasar, saya berpikir utk menghukumnya.
Dia pantas mati. Tapi saya tidak mau membunuhnya begitu saja. Saya ingin
menyiksanya lebih dulu dan membuatnya mati pelahan dan menyakitkan.
Ini karena dia begitu tidak tahu diri dan saya sangat terhina. Saya punya
pikiran utk mengikatnya agar dia tidak bisa bergerak. Lalu memotong
jarinya satu demi satu. Lalu menaruhnya diatas pembakaran dan membakar
bulu-bulu dan kulitnya. Saya akan melakukannya dg pelahan agar dia
sangat menderita. Lalu saya kucurkan air mendidih pada tubuhnya dan
mengawasinya berteriak kesakitan dalam ikatan tali yg erat. Lalu saya
biarkan beberapa waktu agar penderitaannya bertambah. Dan kembali utk
memotong-motong kakinya hidup-hidup dan membakarnya. Anda lihat, saya
penyayang dan pengampun. Itu kata teman-teman saya. Tapi saya juga
sangat adil. Keadilan harus ditegakkan dan kucing ini telah tidak tahu
berterima kasih pada saya maka harus dihukum.

Okay, tenang. Saya cuma becanda. Tentu saja saya tidak akan melukai
kucing kecil saya. Saya mencintainya. Khususnya karena dia punya
kebebasan. Dia mirip saya, pemikir bebas, berjiwa bebas, dan seperti saya,
dia bukan yg suka menyenangkan orang. Saya tidak terhina olehnya. Saya
tidak akan terhina oleh apapun yg dia lakukan. Bukankah tidak waras
terhina oleh kucing? Tidak ada apapun yg kucing dapat lakukan yg bisa
menghina manusia. Kucing tidak punya intelegensia dan kita tidak
mengharapkan hal yg demikian dari mereka. Tapi bagaimana jika saya
serius? Tidakkah anda akan bilang saya seorang maniak, gila dan
berbahaya? Tentu saja. Bagaimana bisa orang punya pikiran utk menyiksa
kucing atau binatang lain?

Tapi pikirkan ini! Bukankah ini persis yg dijelaskan Muhammad mengenai


Allah? Apa anda sungguh-sungguh percaya bahwa pencipta jagat raya ini
adalah seorang psikopat yg sadis? Jika kualitas ini tidak cocok bagi orang
waras bagaimana bisa cocok utk Tuhan? Allah islam, seperti yg dijelaskan
Muhammad malah lebih parah lagi. Saya mungkin akan menyiksa kucing
saya beberapa jam saja dg cara sadis sampai dia mati dan tidak kesakitan
lagi. Tapi tuhannya Muhammad akan terus menyiksa manusia selama-
lamanya. Dia jauh lebih sadis dari apa yg bisa anda bayangkan.

Tidakkah ini sebuah penghinaan bagi Sang Pencipta? Tidakkah anda pikir
memegang kepercayaan demikian adalah sebuah penghujatan? Jika anda
membicarakan neraka dan hukuman kekal bagi kafir, anda
menempelkan atribut gila pada Tuhan.

“Neraka” adalah subjek utama dari Quran. Tema ini muncul tidak kurang
dari 200 kali. Quran penuh dg peringatan dan ancaman hukuman dan rincian
kekejaman dari siksaan Allah. Apa yg dapat kita ambil dari ini? Ini
memberitahukan kita bahwa Muhammad menggambarkan Tuhan sebagai
seorang psikopat sadis. Allah islam bukan Tuhan yg sejati. Dia adalah alter
egonya Muhammad. Dia adalah personifikasi dari mimpi basah sang narsisis
Muhammad. Muslim tidak memuja Tuhan. Dg menempelkan cap sadis pada
Tuhan, mereka menghujatNya.

Tidakkah cukup melihat bahwa Muhammad seorang gila? Apa mungkin Sang
Pencipta jagat raya yg menakjubkan dan sangat luas ini begitu picik dan gila
hingga mudah terhina oleh apa yg dipikirkan oleh manusia? Jika seekor
kucing tidak dapat menghina kita bagaimanapun jeleknya kelakuan kucing
tsb dan betapa tidak tahu berterimakasihnyapun, bisakah Tuhan, sebuah
realitas yg jauh lebih besar dari kita terhina oleh apa yg kita percaya?

Perbedaan antara saya dan kucing saya jauh lebih kecil dibanding perbedaan
antara Tuhan dan kita manusia. Jika kita tidak terganggu oleh apa yg
dilakukan kucing dan menganggap hukuman bagi kucing tsb adalah gila,
bagaimana bisa kita menempelkan cap gila ini pada Tuhan? Jika kita dapat
mencintai binatang tanpa syarat, tanpa mengharapkan terimakasih kenapa
Tuhan tidak bisa mencintai manusia ciptaanNya tanpa syarat juga? Apa
Tuhan lebih rendah dari manusia? Bagaimana bisa Tuhan begitu pemarah
hingga menghukum manusia dg cara sesadis itu hanya karena tidak percaya
padaNya? Kenapa Dia begitu kepingin dipuja? Pastinya Tuhan tidak seperti
itu.

Muhammad berbohong. Bajingan ini tidak punya pengertian apa-apa


mengenai Tuhan! Betapa menyedihkan bahwa satu milyar orang mengikuti
seorang psikopat gila yg memberitahu mereka tentang Tuhan! Sebagai
seorang narsisis dia pikir kelaliman adalah kejayaan yg paling tinggi. Dia
ingin orang-orang tunduk padanya melalui rasa takut. Itu sebabnya kenapa
Allah islam adalah seorang lalim. Padahal Tuhan tidaklah mungkin sesuatu
hal lain kecuali Cinta-Kasih.

Bayangkan anda memiliki taman yg luas; disatu tempat ditaman itu ada
satu koloni semut. Anda mungkin sadar atau juga tidak sadar adanya koloni
tsb. Sekarang bayangkan satu semut bilang pada semut-semut lain bahwa
dia adalah utusan anda dan bahwa anda memerintahkan agar semua semut
memuja anda dan mematuhi anda dan bahwa jika ada semut memutuskan
tidak patuh pada sang utusan, anda satu hari akan mengumpulkan semut-
semut yg tidak percaya dan menghukum mereka dg melemparkan tubuh
mereka ke api ungun. Ini sungguh menggelikan. Kenapa anda peduli jika
semut-semut itu memuja anda atau tidak? Pemikiran ini sungguh
menggelikan. Tapi ini persisnya yg terjadi pada kita manusia. Seorang
tukang obat seperti Muhammad mengaku dirinya sebagai utusan dari
pemilik jagat raya ini, dan dia berhasil membodohi orang-orang yg gampang
dibujuk agar mematuhinya atau mereka akan dipanggang di api ungun
kosmik sang pencipta.

Ini benar-benar bodoh. Sungguh-sungguh menyedihkan. Tapi tragedinya


adalah saat ini lebih dari satu milyar orang percaya pada tukang obat dan
dewa sadisnya. Harusnya ada batas bagi kebodohan, betul nggak?

Jika anda tidak peduli tentang semut yg memuja anda, kenapa Tuhan peduli
apa kita manusia memuja atau tidak? Siapa sih anda ini? Apa pernah anda
memikirkan arti diri anda bagi jagat raya ini? Anda tidak berarti apa-apa!
Anda dan dunia/bumi anda tidak terhitung. Anda pikir anda begitu penting
hingga pencipta jagat dan mungkin juga pencipta milyaran jagat paralel
lainnya tergantung pada anda utk memujanya dan jika anda tidak
menunggingkan pantat anda dan jedotin kepala anda ke lantai lima kali
sehari Dia akan begitu kecewa hingga akan membakar dan memotong-
motong anda dg sadisnya utk selamanya?

Keseluruhan konsep ini gila. Ini adalah puncak dari kebodohan manusia. Dan
ini adalah hal yg paling mendasar daripada islam. Islam berlandaskan pada
kebodohan. Begitu kebenaran muncul, dan saya dorong setiap orang yg
setuju dg saya utk menyebarkan pesan ini, seluruh dunia akan mulai melihat
bahwa para muslim itu bodoh.

Jika anda seorang muslim, anda dan anak anda akan jadi bahan tertawaan
dari masyarakat modern yg berpikir kritis. Anda akan menjadi pusat ejekan,
dipandang rendah dan dicemoohkan. Tidak lama lagi, menyebut seseorang
muslim akan menjadi sebuah penghinaan sama seperti sekarang menyebut
orang fasis atau nazi. Jangan bertahan dalam kebodohan. Jangan
membodohi diri anda sendiri. Fallacy (kesalahan) dari Islam seterang sinar
matahari.

Kita bisa memaafkan kebodohan orang-orang arab diabad ke-7 yg menjadi


korban kebohongan tukang obat ini, tapi dapatkah kita maafkan orang-
orang terpelajar saat ini, yg masih tetap ingin dibodohi?

Jika para muslim mampu berpikir rasional, ini saja sudah cukup utk
membuat mereka melihat bahwa Muhammad adalah seorang gila yg
memalsukan Tuhan dan bukan seorang nabi Tuhan. Tuhan khayalannya
adalah alter egonya sendiri, persis seperti dia, seorang sadis, seorang
psikopat. Allah islam adalah sebuah pribadi yg dicita-citakan oleh
Muhammad : cita-cita utk menjadi seorang tiran, seorang yg melakukan
apapun yg dia mau dan tidak berada dibawah otoritas siapapun; seseorang
yg dipuja, yg ditakuti. Dicintai dan ditakuti adalah mimpi-mimpi dari seorang
narsisis. Muhammad menciptakan Allah utk menghidupkan mimpi
narsisisnya. Dan satu milyar pengikutnya tidak mampu melihat rencana dari
seorang yg sakit mental. Ini adalah tragedi. Tidak heran para muslim hidup
terpuruk dalam penderitaan dan keterbelakangan. Mereka mengikuti jejak
seorang psikopat sebagai nabi mereka dan memuja tuhan yg sadis – yg
merupakan isapan jempol dari seorang psikopat. Betapa menyedihkan!

Jika tidak begitu menyedihkan, akan sangat lucu melihat bahwa Dr. Naik
memilih pernyataan yg demikian menakutkan dari Quran utk membuktikan
pengakuan keajaibannya. Bagian mana dari ayat bodoh ini yg ajaib?
Semuanya mengungkapkan pikiran yg sakit dari seorang bodoh. Dr. Naik
berbicara dari posisi seseorang yg sama sekali tidak tahu/bodoh. Dijaman
dulu tidak ada orang tahu bahwa otak tidak ada hubungannya dg rasa sakit
atau bahkan berpikir. Aristotle pikir otak berlaku seperti radiator utk
mendinginkan tubuh. Pikiran dilakukan oleh hati, mereka percaya itu. Kita
masih bilang ‘memorizing by heart’.

Orang merasakan rasa sakit tepat dimana ada rasa sakit itu. Cubit atau
tampar diri anda sendiri dan rasakan dimana anda merasakan rasa sakit itu?
Apa anda merasakannya diotak? Anda merasa sakit tepat dimana anda
menyakiti bagian itu. Jadi bagian mana dari pernyatan sederhana ini yg
ajaib? Muhammad hanya menyatakan hal yg biasa. Tidak ada yg ajaib dari
ayat-ayat ocehan ini. Ayat-ayat itu tidak mengungkapkan sains sungguhan.
Ayat-ayat itu mengungkapkan kekurang intelegensia muslim dan
karakteristik sadis dari tuhan mereka.

(Dr. Naik) : Professor Thagada Shaun, pimpinan departemen Anatomy, di


universitas Chang Mai, Thailand – dg hanya berdasarkan satu ayat ini saja,
dia mengucapkan kalimat Syahadat, dalam konferensi Medikal ke-8 di
Riyadh, dan katanya … (Arab) … Bahwa …’Tidak ada tuhan selain Allah, dan
Muhammad adalah utusannya.

Saya memulai pembicaraan saya dg mengutip ayat quran dari Surat Fussilat
41,53, yg berkata … (Arab) … “Kami akan memperlihatkan kepada mereka
tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka
sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'an itu adalah benar.”
Satu ayat ini saja cukup utk membuktikan pada Dr. Thagada, Thagada
Shaun, bahwa Quran adalah Wahyu Allah. Yg lain mungkin membutuhkan 10
tanda, ada yg butuh 100, bahkan ada yg setelah diberi 1000 tanda, mereka
tetap tidak menerima kebenaran.

(Ali Sina) : Professor Thagada Shaun pastilah seorang dungu. Cuma tuhan
yg tahu apa idiot seperti Professor itu memang ada di Thailand atau dia
cuma oknum fiktif karangan dari angan-angan muslim saja. Quran isinya
adalah ayat-ayat yg sangat bodoh. Tidak hanya mengungkapkan bahwa
Muhammad seorang sadis, tapi juga tidak berisi informasi sains apapun.
Para muslim mendasarkan keseluruhan iman mereka dalam fallacy logika.
“Doktor anu dan anu telah memastikan Quran maka pasti Islam itu benar”
ini adalah argumen yg sangat bodoh. Ada begitu banyak doktor dan profesor
asli yg lahir dan dibesarkan dalam islam yg kemudian menolak agama setan
ini dan meninggalkannya. Mereka melihat Islam dan Quran sangatlah bodoh.
Kenapa tidak mendengarkan mereka?

Klik-link

Ad Hominem Dalam Quran

(Dr. Naik) : Qur’an menyebut orang-orang demikian, dalam Surat Baqarah


2.18 .. (Arab)… “Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan
kembali (ke jalan yang benar).”
Bible mengatakan hal yg sama dalam Injil Matius 13.13 … “sekalipun
melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak
mendengar dan tidak mengerti.”
(Ali Sina) : Ini argumen yg disebut ‘meracuni sumur’, sebuah fallacy yg
terkenal disebut sebagai ‘ad hominem’. Quran gagal memberikan argumen
baik yg bisa menyangkal dg sukses, bukannya memberi bukti, Muhammad
malah mencoba merendahkan dan menghina intelegensia dan ketulusan dari
mereka yg tidak setuju dg klaim tidak rasionalnya. Dia tidak berhenti sampai
disitu saja. Dia bahkan terus memerintahkan para pengikut dungunya utk
berperang dan berperang melawan orang kafir, utk menyalibkan mereka,
memotong jari tangan mereka dan membunuh mereka dimanapun
ditemukan.
* Ad Hominem (Menyerang Pribadi) : Dimana seseorang menyerang karakter lawan
atau motifnya mempercayai sesuatu, bukan membuktikan kesalahan argumen
lawannya. - (adm).

Quran vs. Bible

(Dr. Naik) : Dan mengenai bagian lain dari Embryology, saya akan
menyanggahnya, Insha Allah, jika waktu mengijinkan – saya akan
meluruskan bagian lainnya juga … Mengenai “Bible dalam perspektif Sains.”
Sebagai pembukaan, ijinkan saya bicara, bahwa Quran berkata dalam Surat
Rad 13.38 bahwa …”Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu).” Lewat
nama saja ada empat yg disebutkan – Taurat, Zaboor, Injil dan Quran.
Taurat adalah “Wahyu” (Wahi), yg diberikan pada nabi Musa (pbuh). Injil
adalah Wahi yg diberikan pada Yesus (pbuh) dan Quran adalah wahyu
terakhir dan penghabisan, yg diberikan pada nabi terakhir dan penghabisan
nabi Muhammad (pbuh).

Ijinkan saya jelaskan, bahwa Bible yg dipercaya Kristen sebagai kalimat dari
Tuhan, bukanlah ‘injil’ yg oleh kita para muslim percaya, yg diturunkan pada
Jesus (pbuh). Bible ini menurut kami, mungkin saja berisi perkataan Tuhan
– tapi juga berisi perkataan nabi, perkataan sejarawan, berisi hal-hal tidak
masuk akal, cabul, juga kesalahan-kesalahan sains yg banyak.

(Ali Sina) : Baik Bible maupun Quran berisi hal-hal yg absurd, cabul dan
kesalahan-kesalahan sains. Tapi karena orang-orang Yahudi dan kristen
tahu bahwa Bible bukan semata-mata perkataan Tuhan seluruhnya, tapi
kisah-kisah yg ditulis oleh orang yg mengaku diilhami tapi tetap saja bisa
salah, mereka tidak mengambil ayat-ayat mereka dg mentah-mentah. Ini
membuat mereka mampu beradaptasi dg perubahan waktu dan membiarkan
intelegensia akal-budi mereka jadi pembimbing juga.

Tapi karena para muslim berpikir Quran adalah Perkataan tuhan SEMUANYA,
mereka tidak bisa mengubahnya. Mereka terperangkap diabad ke-7 dan
tidak bisa maju lagi. Agama-agama lain berkembang dan hidup, tumbuh dan
berubah. Islam jadi fossil. Ini akan membawa kejatuhan bagi islam. Karena
islam begitu tidak bisa diubah hingga ditakdirkan utk patah dan runtuh.
Persisnya itu terjadi karena alasan-alasan tsb, agama-agama lain punya
masa depan, tapi Islam tidak punya. Agama-agama lain akan bertahan
hidup pada abad ini dan abad-abad selanjutnya, tapi Islam tidak akan.

Islam akan mati, itu semua karena kekakuannya. Sangat menyedihkan, para
muslim menunjuk kesalahan-kesalahan pada Bible sebagai jawaban atas
kesalahan-kesalahan yg ada dalam Quran. Kristen dan Yahudi dapat saja
melewati kesalahan-kesalahan tsb dan menyebutnya sebagai kesalahan
manusia. Nabi dalam Bible adalah manusia biasa dan mereka juga
melakukan kesalahan. Ini sebuah keistimewaan yg tidak dimiliki oleh para
Muslim. Mereka harus menerima Quran satu paket keseluruhan atau
menolaknya juga satu paket keseluruhan. Klaim tentang keaslihan yg para
muslim menjadi kekuatan dari Quran, sebenarnya adalah kelemahan yg
akan menjadi kejatuhannya.

Yesus berkata: “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi
sekarang kamu belum dapat menanggungnya.Tetapi apabila Ia datang, yaitu
Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;”
16:12-13.

Roh Kebenaran telah datang. Sekarang adalah jaman pencerahan baru.


Gerbang pengetahuan dan pengertian terbuka lebar dan kebenaran baru
terungkap setiap hari. Orang-orang Kristen tahu bahwa pengetahuan Tuhan
tidak dibatasi oleh apa yg ada dalam bible saja. Mereka tahu kebenaran itu
tidak ada batasnya. Mereka terbuka terhadap hal-hal baru. Para muslim
tidak tahu hal ini. Para muslim dg bodohnya berpikir bahwa pengetahuan
Tuhan terbatas. Bahwa apa yg ingin dia katakan TELAH Dia katakan dalam
Quran dan tidak ada lagi hal baru yg harus dipelajari. Mereka pikir tangan
Tuhan itu terikat dan kebijakannya telah kering. Itu sebabnya kekristenan
dan semua agama-agama yg mengijinkan perubahan akan hidup dan islam
akan mati.

(Dr. Naik) : Jika terdapat poin sains yg disebutkan dalam Bible –- ada
kemungkinan-kemungkinan –- kenapa tidak? Itu mungkin bagian dari
perkataan Tuhan, dalam Bible. Tapi bagaimana mengenai kesalahan-
kesalahan sains? Bagaimana bagian-bagian yg tidak sainsnya? Dapatkah
anda sebut ini buatan Tuhan?

(Ali Sina) : dan bagaimana mengenai bagian-bagian tidak sains dalam


Quran? Quran sepenuhnya tidak sains. Sama sekali tidak ada yg sains dalam
buku ini malah semua yg dikatakannya adalah omong kosong. Tidak ada
satupun pernyataan yg sains dalam Quran yg tidak diketahui oleh orang-
orang dijaman Muhammad.

(Dr. Naik) : Tujuan dari presentasi saya dalam “Bible dan Sains” bukanlah
utk melukai perasaan orang kristen. Jika ketika menyajikannya perasaan
anda terluka, saya lebih dulu minta maaf.

(Ali Sina) : Dr. Naik mengukur kekristenan dg ukuran orang islam. Jika
para muslim yg terluka, mereka rusuh, membakar gereja dan kedutaan,
membunuh orang tak bersalah jika agama mereka dikritik. Kekristenan telah
menanggung kritik sejak waktu yg lama dan jika kritik-kritik tsb betul,
mereka telah mengubah cara pandang kepercayaan mereka. Itu sebabnya
saya sebut kekristenan adalah agama yg hidup sedang islam adalah agama
yg mati dan telah jadi fosil.

(Dr. Naik) : Tujuannya adalah hanya utk menunjukkan, bahwa wahyu


Tuhan tidak dapat berisikan kesalahan-kesalahan sains.

(Ali Sina) : Well, thank you doctor Naik! Kami akan memegang perkataan
anda dan mengharap anda utk menjelaskan bagaimana Quran dg kesalahan
yg begitu banyak bisa sebagai wahyu Tuhan. Adalah jelas bahwa Quran
salah dan penyangkalan-penyangkalan yg dangkal dari para muslim,
kerusuhan-kerusuhan mereka, hooliganisme dan ancaman-ancaman tidak
membuat semua itu menjadi benar. Beberapa muslim akan terganggu ketika
membaca sanggahan ini, tapi yg mereka pikirkan duluan adalah bagaimana
cara membunuh saya. Kenapa bukannya berusaha menyangkal saya dan
membuktikan saya salah?

(Dr. Naik) : Seperti yg Yesus Kristus, (peace be upon him) katakan … ‘dan
carilah kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.’ Kita
punya perjanjian Lama, kita punya perjanjian baru – sekarang anda harus
mengikuti perjanjian terakhir dan penghabisan yg adalah Quran.

Mengenai Dr. William Campbell, saya dapat lebih liberal lagi baginya –
karena dia telah menulis sebuah buku ‘Quran dan Bible dalam sejarah dan
sains.’ Dia telah memberi presentasi, dan dia seorang dokter medis – saya
tidak pelu terlalu formal terhadapnya. Mengenai saudara-saudara kristen
saya, saya minta maaf jika melukai perasaan anda selama presentasi ini.
Mari kita analisa apa yg Bible katakan mengenai sains modern:

Penciptaan Jagat Raya Dalam Quran

(Dr. Naik) : Pertama kita lihat bidang Astronomy. Bible berbicara tentang
penciptaan jagat raya. Pada awalnya, kitab pertama, Kitab Kejadian, Bab 1,
disebutkan : Tuhan menciptakan langit dan bumi, dalam enam hari dan
berkata sesuatu tentang siang dan malam, mengacu pada 24 jam perhari.
Ilmuwan saat ini mengatakan bahwa jagat raya tidak mungkin diciptakan
dalam perioda 24 jam dalam enam hari. Quran juga menyebut-nyebut
tentang enam ‘ayyams’. Kata dalam bahasa arab yg mirip adalah ‘yaum’
jamaknya adalah ‘ayyam’. Ini bisa berarti sehari 24 jam atau satu perioda
yg lama sekali, sebuah ‘yaum’, adalah sebuah jangka waktu. Para ilmuwan
tidak keberatan dan setuju bahwa jagat raya – bisa saja diciptakan dalam
enam perioda waktu yg panjang.

(Ali Sina) : Disini Dr. Naik secara samar mengungkapkan kemunafikan dan
standar ganda yg menjadi ciri khas dari pikiran orang muslim. Kisah
penciptaan yg dinyatakan dalam Quran adalah jiplakan dari Bible. Jadi,
logikanya, apa yg benar dalam versi aslinya adalah benar juga dalam
jiplakannya. Apa yg baik bagi seekor angsa adalah baik juga bagi bebek.
Tapi Dr. Naik bilang bahwa hari yg dinyatakan dalam Bible harus ditafsirkan
sebagai 24 jam sementara hari dalam Quran harus ditafsirkan sebagai
perioda waktu tak tentu. Kenapa ada standar ganda? Ini karena pikiran
orang muslim adalah pikiran orang sakit jiwa, kehilangan rasa keadilan dan
akal sehat.

Kisah ini yg diulang dalam Quran adalah dongeng. Tidak ada ilmuwan yg
pernah bilang jagat raya diciptakan dalam enam fase. Para geolog telah
membagi sejarah bumi dalam beberapa masa, yg tidak ada hubungannya dg
versi Bible ataupun Quran tentang Penciptaan, tapi sejarah jagat raya tidak
ditandai oleh fase-fase. Ini jelas-jelas sebuah kesalahan.

Terlebih lagi Quran saling bertentangan dg dirinya sendiri mengenai


penciptaan jagat raya ini.

Enam Atau Delapan Hari Penciptaan?

Surat 7:54, 10:3, 11:7, dan 25:59 berkata bahwa Tuhan menciptakan langit
dan bumi dalam enam hari. Tapi ini bertentangan dg Surat 41.9-12.

[41.9] Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang


menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-
Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam". -- > 2 hari
[41.10] Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di
atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-
makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai
jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. -- > 4 hari
[41.11] Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap,
lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya
menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya
menjawab: "Kami datang dengan suka hati".
[41.12] Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia
mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang
dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya
dengan sebaik-baiknya. -- > 2 hari

Total hari penciptaan : 8 hari

Ini jelas-jelas sebuah kontradiksi. Terlebih lagi ayat 7.54 berkata


“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan
bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy (singgasana).
Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat,”

Pernyataan ini dapat diterima sebagai puisi tapi tidak sebagai sains:
Kegelapan adalah ketiadaan terang, dg begitu tidak dapat dibandingkan
sebagai ‘penutup’ yg menutupkan siang.

Juga dalam cerita ini terjadi hal yg menyalahi jaman. Bumi adalah bagian
dari jagat raya. Hanya “setitik debu” yg mengapung dalam samudra luas
angkasa raya. Tidak bisa diciptakan terlebih dulu sebelum angkasa. Bahkan
jika semua yg lain dalam Quran itu benar, maka satu kesalahan ini saja
sudah cukup utk menolaknya sebagai buku dari Tuhan.

(Dr. Naik) : Poin No.2 - Bible berkata dalam Kejadian 1.3-5 … ‘terang
diciptakan dihari pertama.’ Kejadian 1:14-19 … ‘benda-benda penerang –
bintang dan matahari, dll diciptakan dihari keempat.’ Bagaimana bisa benda-
benda penerang diciptakan dihari ke-4 – belakangan dibanding terang yg
telah ada dihari pertama? – ini tidak sains.

(Ali Sina) Quran bilang Allah menciptakan bumi dalam dua hari. Lalu dia
pasang gunung-gunung diatasnya dan ditutupi tumbuhan dalam empat hari.
Lalu dia buat langit yg masih berupa asap. (penciptaan langit terjadi lebih
dulu setelah penciptaan bumi) lalu dia mengadakan pembicaraan yg lucu dg
dua objek mati – langit dan bumi dan menyuruh mereka “Datang
bersamaan, Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka
hati atau terpaksa” Kata mereka: “Kami datang dengan suka hati.”

Ini adalah sebuah dongeng yg pantas utk anak kecil. Tapi bagi orang dewasa
sangat menggelikan jika percaya pada omong kosong ini. “Maka Dia
menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada
tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan
bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-
baiknya.”
Apa tujuh langit ini? Muhammad membicarakan mitos kuno kaum Pagan.
Konsep sebelum jaman Copernicus tentang jagat raya adalah geosentris,
yakni mereka pikir bumi itu datar dan menjadi pusat dari jagat raya yg
hanya terdiri dari sistem solar saja. Mereka percaya bahwa matahari dan
bumi, bersama dg Saturnus, Yupiter, Mars, Venus dan Mercury, tujuh objek
langit yg telah diketahui, adalah dewa. Planet-planet terang ini sajalah yg
dapat dilihat oleh orang-orang dg mata telanjang yg bergerak dilangit,
sementara bintang kelihatan tetap.

Mereka percaya bahwa tiap planet/dewa ini punya lapisan atau benda langit
sendiri. Lapisan-lapisan ini tidak sama dg orbit yg kita kenal. Sepengetahuan
mereka planet ini tidak memutari matahari tapi semuanya memutari bumi
yg datar dg urutan berikut:

Moon Mercury Venus Matahari Mars Jupiter Saturnus

Yang paling dekat kebumi adalah bulan dan yg paling jauh adalah Saturnus.
Dg demikian konsep 7 lapis langit ini berdasarkan astronomi kuno, dimana
katanya tiap benda langit menempati bidang bulatan mereka sendiri, satu
lapis diatas lapis lain seperti lapisan pada kulit bawang. Bintang-bintang
adalah lampu-lampu kecil yg menempel pada langit terdekat dan mereka
ada disana utk meramaikan langit seperti pohon natal dan juga digunakan
sebagai misil utk dilemparkan pada jin agar mereka menjauh dan tidak
mendaki langit dan mendengarkan pembicaraan dikerajaan Allah, yakni
kerajaan allah yg pembuatannya disebut-sebut dalam ayat 37.8. Inilah yg
Muhammad bicarakan. Ini bukan sains. Ini mitology. Kisah penciptaan Bible,
dari mana Muhammad mendapatkan informasi ini, juga dari mitology. Dr.
Naik, sama seperti muslim lain, mampu melihat kisah penciptaan dalam
Bible sebagai mitology tapi dia berpikiran lain ketika Muhammad
menjiplaknya, mitology yg sama itu berubah menjadi sains. Para muslim
adalah pemikir yg sangat ajaib. Heheheeee… 

Bukan saja Muhammad percaya bahwa langit punya tujuh lapisan, yg adalah
menggelikan, dia juga percaya bahwa bumi juga punya tujuh lapisan.
[65.12] Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.

Apa ini sains? Dibawah ini adalah potongan bumi yg menunjukkan lapisan-
lapisannya. Seperti yg dapat anda lihat, Quran lagi-lagi salah.

klik-link

(Dr. Naik) : Lebih lanjut, Bible berkata dalam Kejadian 1.9-13 … ‘Bumi
diciptakan dihari yg ketiga.’ Bagaimana anda bisa punya siang dan malam
tanpa bumi? Hari yg tergantung pada perputaran bumi tanpa bumi yg belum
terciptakan, bagaimana anda bisa punya malam dan siang?

(Ali Sina) : Good point. Tapi ketidak masuk akalan yg sama juga ada dalam
Quran. Seperti kita lihat dalam 41.9-12, Allah pertama menciptakan bumi,
lalu dia pasang gunung-gunung dan tumbuhan diatasnya. Tidak ada
matahari dan terang sejauh ini. Lalu dia bilang bahwa sampai saat itu langit
masih berupa asap. Hanya dalam dua hari terakhir penciptaan, yakni hari
ketujuh dan kedelapan dia menciptakan benda langit, matahari, bulan dan
bintang-bintang. Urutan penciptaan ini juga dinyatakan dalam ayat 7.54.
Tumbuhan macam apa yg hidup di atas bumi tanpa matahari? Jadi, yg mana
yg lebih dulu, tumbuhan atau matahari? Apa ini sains? Yg kita perlukan
cuma satu kesalahan. Berapa banyak yg sudah kita temukan?

Dr. Naik punya masalah dg fakta bahwa tumbuh-tumbuhan dalam versi


Bible diciptakan ada tanpa sinar matahari selama satu hari khususnya jika
hari itu ditafsirkan sebagai satu perioda waktu yg panjang. Tapi dalam
Quran kita lihat tumbuh-tumbuhan tetap dalam kegelapan untuk perioda
waktu yg lebih banyak lagi atau seperti yg dikatakan Dr. Naik, eons.
Tumbuh-tumbuhan diciptakan dihari ketiga dan keenam sementara matahari
dan bulan adalah benda terakhir yg diciptakan, hari kedelapan. Mungkin
jutaan atau milyaran tahun. Bagaimana tumbuh-tumbuhan bisa hidup tanpa
sinar matahari begitu lama?

Terlebih lagi, apakah ini cerita akurat mengenai Big Bang dan penciptaan
jagat raya? Saya pikir tidak perlu lagi menjelaskan bagaimana jagat raya ini
terjadi. Setiap anak sekolahan tahu itu. Dan jelas tidak ada kesamaan dg
kisah menggelikan yg dinyatakan dalam Quran. Menurut Quran, bumi
diciptakan pertama dan langit berikutnya. Bukankah langit adalah tempat
dimana bumi dan planet-planet lain, matahari dan galaksi berada?
Bagaimana ini secara logika mungkin? “Cuma perlu satu kesalahan”, kata
Dr. Naik. Tidakkah kita sudah punya banyak? 

(Dr. Naik) : Poin No..4, Kejadian 1:9-13 berkata.. “Bumi diciptakan dihari
ketiga.” Kej.1.14-19 berkata.. “Matahari dan bulan diciptakan dihari
keempat.” Sains sekarang berkata..”Bumi adalah bagian dari matahari.”
Tidak bisa ada sebelum matahari – ini tidak sains.

(Ali Sina) : Ya, jelas Bible tidak pernah mengklaim sebagai sains, namun
Quran mengulangi/menjiplak Bible dng modifikasi konyol.

(Dr. Naik) : Poin No. 5, Bible berkata dalam Kejadian 1.11-13 .. ‘Tumbuh-
tumbuhan, semak belukar, pohon-pohon – diciptakan dihari ketiga dan
mataharai, dalam Kejadian 1.14-19, diciptakan dihari ke-4. Bagaimana bisa
tumbuh-tumbuhan ada tanpa sinar matahari, dan bagaimana mereka bisa
bertahan tanpa sinar matahari?

(Ali Sina) : Hal yg persis sama juga dinyatakan dalam Quran. Kok Dr. Naik
bisa melihat kesalahan dalam Bible tapi dia begitu buta hingga tidak dapat
melihat kesalahan yg persis sama yg ada dalam Quran? Memang logika otak
muslim sungguh konyol.

(Dr. Naik) Poin No.6, Bible Berkata dalam Kejadian 1.16 bahwa..” Maka
Tuhan menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih
besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam.”
Teks sebenarnya dalam bahasa yahudi adalah ‘lampu’..’Lampu punya
sinarnya sendiri.’ Dan anda akan tahu lebih baik jika anda baca kedua ayat
tsb Kejadian 1.16 dan Kejadian 1.17. Ayat 17 berkata..’ Allah menaruh
semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi” .. Untuk menerangi
bumi. Menandakan, bahwa matahari dan bulan punya sinar sendiri-sendiri –
yg adalah kontradiksi dg pengetahuan sains jaman sekarang yg kita punya.

(Ali Sina) : Kesalahan yg persis sama juga ada dalam Quran. Kita akan
mendiskusikannya nanti.

Lama Waktu Penciptaan

(Dr. Naik) : Ada beberapa orang yg mencoba dan berkompromi, dan bilang
bahwa enam hari yg disebut dalam Bible, sebenarnya berarti jangka waktu –
seperti dalam Quran perioda waktu – bukan enam hari, masing-masing 24
jam. Ini tidak logis – anda baca Bible, malam, siang – itu jelas menandakan
24 jam. Tapi bahkan jika saya gunakan pendekatan demikianpun – tidak
masalah. Saya setuju dg argumen tidak logis anda – tapi tetap hal itu hanya
menolong memecahkan kesalahan sains pertama dalam penciptaan enam
hari, dan kedua, ‘terang’ pertama dan hari ketiga ‘bumi’. Empat sisanya,
tidak dapat dipecahkan. Ada lagi yg berkata …’Jika itu adalah perioda 24
jam, kenapa tumbuh-tumbuhan tidak bisa bertahan selama 24 jam tanpa
sinar matahari?’ Saya bilang, ‘Fine – jika anda bilang bahwa tumbuh-
tumbuhan diciptakan sebelum matahari, dan dapat bertahan hidup selama
24 jam, saya tidak keberatan. Tapi anda tidak dapat mengatakan hari-hari
yg disebut sebagai 24 jam adalah berupa jangka waktu juga – anda tidak
bisa mendapatkan kedua-duanya. Jika anda bilan itu jangka waktu. Anda
memecahkan masalah pada poin 1 dan 3, empat sisanya tidak. Jika anda
bilang satu hari 24 jam, anda memecahkan poin no.5, lima lainnya tidak –
ini menjadi tidak sains. Saya biarkan Dr. William Campbell, apa dia ingin
bilang “ini jangka waktu’, dan bilang hanya ada 4 kesalahan sains – atau
bilang.. ‘ini 24 jam’, dan bilang cuma ada lima kesalahan sains dalam
penciptaan jagat raya.

(Ali Sina) : dalam Quran tumbuh-tumbuhan diciptakan antara hari ketiga


dan hari keenam dan benda-benda langit, yakni cakrawala, matahari dan
bulan diciptakan dihari ke-7 dan 8. Jadi kesulitan yg sama juga ada dalam
Quran. See, standar ganda muslim memang sungguh parah.

Kontradiksi Dalam Bible dan Quran

(Dr. Naik) : Mengenai konsep Bumi, ada banyak ilmuwan yg menjelaskan..


“bagaimana dunia akan berakhir.’ Hipotesa – ada yg benar, ada yg salah.
Tapi apa dunia akan musnah atau akan hidup selamanya. Kedua hal itu tidak
mungkin terjadi bersamaan – sangat tidak sains. Tapi ini persisnya yg
dikatakan Bible. Dikatakan dalam Ibrani 1.10-11 dan Mazmur 102.25-26
“Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.102:27
Semuanya itu akan binasa.” Tepat kebalikan dari yg disebut dalam
Pengkhotbah 1.4 dan mazmur 78.69 bahwa “bumi yang didasarkan-Nya
untuk selama-lamanya”. Saya biarkan Dr. Campbell utk memilih diantara
kedua ayat ini yg tidak sains – yg pertama atau yg kedua. Salah satu mesti
tidak sains – tidak bisa dua-duanya. Dunia tidak bisa ada selama-lamanya
dan juga musnah – tidak sains.

(Ali Sina) : Yes indeed, ada banyak kontradiksi dalam Bible. Tapi bahkan
terdapat lebih banyak lagi kontradiksi dalam Quran. Saya akan membuat
daftarnya diakhir tulisan ini. Mari kita sebut satu saja dulu.

Dalam ayat 22.47 dan 32.5 bilang bahwa harinya Allah sama dengan 1000
tahun manusia. Tapi dalam ayat 70.4 bilang harinya Allah sama dengan
50.000 tahun. Yang mana yg benar?

Apa langit itu berupa kubah?

(Dr. Naik) : Mengenai “Langit”, Bible berkata dalam Ayub 26.11 “tiang-
tiang langit bergoyang-goyang”. Quran berkata dalam Surat Luqman 31.10
“Dia menciptakan langit tanpa tiang” – bisakah anda lihat? Tidakkah anda
lihat bahwa langit tidak punya tiang? – Bible berkata langit punya tiang..
Bukan hanya langit yg punya tiang – bible berkata dalam buku pertama
Samuel, 2.8 juga dalam Ayub 9.6 dan Mazmur 75.3 bahwa “bahkan
bumipun punya tiang tiang.”

(Ali Sina) : Dalam ayat 41.9-12 yg telah kita diskusikan, Muhammad bilang
bahwa setelah bumi diciptakan dan ditaruh gunung-gunung agar tidak
berguncang dg orang-orang dan menutupinya dg tumbuh-tumbuhan lalu dia
mendirikan langit

Gambaran yg kita dapat disini adalah bahwa langit itu seperti kubah.
Pertama fondasinya yg adalah bumi dibangun dan setelah selesai Allah
berpaling pada langit dan mengangkatnya, seakan sebuah tenda dan
menghiasinya dg bintang-bintang.

Ayat 13.2 dan 31.10 tidak berkontradiksi dg Bible. Ayat itu hanya
menyatakan hal yg jelas kelihatan bahwa yg katanya tiang-tiang penyangga
langit ini tidak dapat dilihat.

Ayat 2.22 berkata bahwa langit adalah bana . Sedangkan dalam


kenyataannya langit tidak begitu dan berupa ruang kosong. Lihat bagaimana
“bana” diterjemahkan:

• Pickthall: Who hath appointed the earth a resting-place for you, and the
sky a canopy;
• Yusuf Ali: Who has made the earth your couch, and the heavens your
canopy;
• Hilali-Khan: Who has made the earth a resting place for you, and the sky
as a canopy,
• Shakir: Who made the earth a resting place for you and the heaven a
canopy
• Sher Ali: Who made the earth a bed for you, and the heaven a roof,
• Khalifa: The One who made the earth habitable for you, and the sky a
structure.
• Arberry: who assigned to you the earth for a couch, and heaven for an
edifice,
• Palmer: who made the earth for you a bed and the heaven a dome;
• Rodwell: Who hath made the earth a bed for you, and the heaven a
covering,
• Sale: who hath spread the earth as a bed for you, and the heaven as a
covering.

Kosmologi Bible dalam pengertian dari Kitab Enoch 24


Di atas adalah gambaran dari kosmologi islam seperti yg ada dalam Quran
dan Hadits. Bumi datar mengambang ditengah-tengah lautan dikelilingi oleh
gunung-gunung yg tidak mungkin didaki yaitu Qaf dan kubah langit yg
disokong oleh tiang-tiang tidak kelihatan. Langit punya tujuh lapisan, tiap
lapisan adalah sebuah tempat bagi satu benda langit (planet). Lapisan
terbawah dari langit dihiasi oleh bintang-bintang.

Sekarang kita dapat melihat kenapa Muhammad bilang gunung-gunung


seperti pasak yg mencegah bumi berguncang. Jika bumi itu datar dan
mengambang dalam air, (sebuah ide yg diperkuat dg fakta bahwa air keluar
jika sebuah sumur digali), lalu jika anda meloncat, bumi akan berguncang
seperti perahu kecil. Utk mencegah bumi dari guncangan anda perlu
mengencangkannya ke dasar lautan dan itulah fungsi dari gunung-gunung
yaitu seperti pasak, dengan kuat menahan bumi dari guncangan. Dr. Naik
meyakinkan kita bahwa gunung-gunung, seperti gunung es, jauh masuk
hingga kedalam bumi dan hanya sebagian kecil saja yg kelihatan dibumi.

Gambar ini membuat jelas segalanya. Fungsi dari gunung sebagai pasak
dikatakan dalam Quran 31.10, 16.15 dan 21.31.
“dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu
tidak menggoyangkan kamu”

Klik-link
[22.65] Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu
apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-
Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan
dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang kepada Manusia.

22:065
Seest thou not that God has made subject to you (men) all that is on the
earth, and the ships that sail through the sea by His Command? He
withholds the sky from falling on the earth except by His leave: for God
is Most Kind and Most Merciful to man.

Yusuf Ali sadar kemustahilan ayat ini hingga dia diam-diam menambahkan
kata hujan (rain) dalam tanda kurung setelah kata (sky/langit). Tidak ada
penterjemah lain melakukan hal ini dan tidak ada disebut-sebut hujan dalam
versi arabnya.

(Terjemahan Qurannya Yusuf Ali adalah yg paling banyak penyimpangan


dan paling tidak dapat diandalkan. Jika anda membaca Quran dalam bahasa
inggris saya sarankan baca beberapa terjemahan sekaligus dan percayalah
pada terjemahan yg paling keji dan menggelikan karena itu memang yg
paling benar. Semua penterjemah Quran melakukan semampu mereka utk
menyamarkan kemustahilan dan kekerasan dalam Quran dg memilih kata-
kata yg berkurang kadar kejahatannya. Yusuf Ali telah jauh menyimpang
karena melakukan itu. *Rashed Khalifa malah lebih parah lagi. Dia tidak
hanya berhenti pada salah penterjemahan Quran, dia malahan mengubah
sepenuhnya. Tidak heran para muslim akhirnya membunuhnya).

[Keterangan penerjemah: *Rashad Khalifa pada 31 January 1990, dibunuh


di Masjid Tucson. Dia ditikam 29 kali dan tubuh disiram oleh xylol (sejenis
bahan bakar) tapi tidak dibakar. Pembunuhnya, James Williams seorang
anggota dari sekte al-Fuqra, cabang dari al-Qaeda. Rashad Khalifa dijatuhi
Fatwa mati oleh Khomeini berbarengan dg jatuhnya fatwa mati untuk
Salman Rushdie].

Apa arti ayat 22.65; Ibn Khathir komentator Quran yg terkenal


menjelaskan:
“(..tanpa adanya tiang yg kelihatan.) artinya, “ada tiang, tapi tidak bisa
dilihat.’ Menurut Ibn ‘Abbas, Mujahid, Al-Hasan, Qatadah, dan akademisi
lainnya. Iyas bin Mu’awiyah berkata, “langit itu seperti kubah yg menutupi
bumi.” Artinya, tanpa tiang-tiang. Serupa dg yg dilaporkan dari Qatadah,
dan arti ini lebih baik utk sebagian ayat itu, khususnya karena Allah berkata
di ayat lain. “And “(..yg dapat kau lihat), memastikan bahwa tidak ada
tiang-tiang. Malah, langit diangkat (dari bumi) tanpa tiang-tiang, seperti
anda lihat. Arti ini memastikan kemampuan dan kekuatan Allah.”

Jadi para akademisi berdebat apa kubah langit ditahan oleh tiang yg tak
kelihatan atau mengambang diatas bumi tanpa tiang dg ajaib karena
kekuatan Allah. Tapi setiap orang percaya bahwa langit itu berupa kubah.

Ada ayat-ayat lain dimana Quran berkata Allah menahan langit jatuh ke
kepala orang-orang hanya utk menunjukkan kemaha pemurahannya.

[55.7] Dan Allah telah meninggikan langit


[88.18] Dan langit, bagaimana ia ditinggikan?
[13.2] Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang
kamu lihat

Apa Yg Menyangga Bumi?

Jika kubah langit diangkat dari bumi ditahan oleh tiang-tiang tak kelihatan,
apa yg menyangga bumi?
Menurut kosmologi islam, bumi, yg kelihatan dalam gambar seperti sebuah
piringan/cakram dikelilingi oleh laut pemisah yg ditahan oleh Pegunungan yg
memutarinya (Qaf). Dan semuanya ini disangga pada punggung (kadang
pada tanduk) seekor lembu yg berdiri diatas seekor ikan yg mana ikan tsb
diletakan diatas mangkuk dan keseluruhannya itu dibawa dalam pundak
seekor malaikat. Gambar ini adalah reproduksi dari peta geografis Arab pada
abad pertengahan Ajaib al-Makhluqat (keajaiban penciptaan) oleh seorang
Persia Zakariya Qazwini (meninggal tahun 1283).
Berikut ini adalah Peta dunianya Islam abad pertengahan.

Gambar ini dibuat oleh ‘Umar bin Muzaffar Ibn al-Wardi. Dipublikasikan
dalam Kharidat al-'Aja'ib wa Faridat al-Ghara'ib. (The Pearl of Wonders and
the Uniqueness of Things Strange). Akhir Abad 17. Pada tengah-tengah peta
terdapat dua kota suci Islam: Mekah dan Medinah. Peta ini menunjukkan
Cina dan India diutara dan “sekte Kristen dan negeri Byzantium” diselatan.
Dilingkaran luar menampilkan laut. Manuskrip ini adalah sebuah kosmology,
tidak berarti akurat secara geografik, tapi hanya menunjukkan pada
pembaca pandangan sistematik akan pengetahuan yg ada tentang dunia
pada saat itu. Klik-link.

Hadits berikut menjelaskan lebih banyak lagi mengenai adanya tujuh lapisan
pada langit dan bumi.

Diceritakan Abu Hurayrah


Ketika nabi Allah (pbuh) dan sahabat-sahabatnya duduk, awan mendatangi
mereka dan nabi Allah (pbuh) bertanya, “Tahukah kalian apa ini?” setelah
mereka menjawab hanya Allah dan utusannya yg maha tahu, dia berkata,
“ini adalah awan (anan), ini adalah pembawa air utk bumi, yg oleh Allah
kemudikan kepada orang-orang yg tidak berterima kasih padaNya ataupun
memanggilNya.” Dia lalu bertanya, “Apa kalian tahu apa diatas kamu itu?”
Segera setelah mereka menjawab hanya Allah dan Rasulnya (pbuh) yg maha
tahu, dia berkata, “itu adalah cakrawala, atap dunia yg dijaga dan
dikibarkan hingga tetap bertahan disana.” Dia lalu bertanya, “Tahukah apa
diantara kalian dan cakrawala?” Dg menjawab Allah dan Rasulnya maha
tahu, segera dia menjawab, “Diantara kalian dan cakrawala ada 500 tahun.”
Dia lalu bertanya, “Apa kalian sudah tahu apa diatasnya?” Setelah para
sahabatnya menjawab Allah dan Rasulnya maha tahu, langsung dia
menjawab, “Dua langit dg jarak 500 tahun diantara keduanya,” Dia lalu
terus bicara seperti itu hingga dia menghitung sampai langit ketujuh, jarak
antar lapisan langit itu sama seperti jarak antara langit dan bumi. Dia lalu
bertanya, “Apa kalian tahu apa diatasnya?” Setelah para sahabatnya
menjawab Allah dan Rasulnya maha tahu, langsung dia menjawab,
“Diatasnya adalah singgasana, dan jarak antara singgasana dan langit
ketujuh sama seperti jarak dg langit lainnya.” Dia lalu bertanya, “Apa kalian
tahu apa dibawah kalian?” Setelah para sahabatnya menjawab Allah dan
Rasulnya maha tahu, langsung dia menjawab, “Itu adalah bumi.” Dia lalu
bertanya, “Apa kalian tahu apa dibawah itu?” Setelah para sahabatnya
menjawab Allah dan Rasulnya maha tahu, langsung dia menjawab,
“Dibawahnya ada bumi lain dg jauh perjalanan 500 tahun diantaranya.” Dan
terus hingga mereka menghitung ada tujuh bumi dg masing-masing
berjarak 500 tahun. Lalu dia berkata, “Pada Dia yg memegang jiwa
Muhammad, jika kau menjatuhkan sebuah tali kebumi terbawah, tali itu
tidak akan lewat tanpa diketahui oleh Allah.” Lalu dia mengucapkan, “Dia yg
pertama dan yg terakhir, yg terluar dan yg terdalam, dia ada dimana-
mana.”

(Tirmidhi berkomentar bahwa pengucapan ayat ini oleh Rasul menandakan


bahwa tali itu akan turun dg sepengetahuan, kekuasaan dan otoritas Allah,
karena pengetahuan, kekuasaan dan otoritas Allah ada dimana-mana, ketika
dia ada pada singgasana, seperti yg Dia jelaskan dalam bukuNya sendiri).
[Ahmad dan Tirmidhi menyebarkannya. (Al-Tirmidhi, Number 1513- taken
from the ALIM CD-ROM Version)]

Muhammad ibn 'Abd Allah al-Kisa'i menulis: “Dan dia memerintahkan batu
utk diam dibawah kaki malaikat. Batu itu, tapi, tidak punya penyangga, jadi
tuhan menciptakan lembu raksasa yg mempunyai 40 ribu kepala, mata,
kuping, hidung, mulut, lidah dan kaki dan memerintahkannya utk menahan
batu tsb dipunggungnya dan ditanduknya. Nama lembu ini adalah al-
Rayyan. Karena sang lembu tidak punya tempat utk berdiri, tuhan
menciptakan ikan raksasa, yg mana tak seorangpun dapat melihatnya
karena saking besarnya dan punya banyak mata. Bahkan dikatakan bahwa
seluruh samudrapun ditempatkan pada salah satu insangnya, saking
besarnya insang ikan tsb bahkan seluruh samudra itu hanya seperti satu biji
mustard dipadang pasir luas. Ikan ini diperintahkan tuhan utk jadi pijakan
dari sang lembu, dan itu yg terjadi. Nama ikan ini adalah Behemoth. Lalu
Dia membuat air menjadi tempat tinggal ikan itu, dibawahnya adalah udara,
dibawah udara adalah kegelapan, yg adalah utk semua bumi. Disana,
dibawah kegelapan, pengetahuan akan penciptaan berakhir. (2. Muhammad
ibn 'Abd Allah al-Kisa'i, Tales of the Prophets-Qisas al-anbiya, trans. Wheeler
M. Thackston Jr. [Great Books of the Islamic World, Inc., Distributed by Kazi
Publications; Chicago, IL 1997], pp.8-10])

Kesalahan Mathematis Dalam Quran

(Ali Sina) : Apa Quran yg katanya benar-benar perkataan tuhan itu bebas
dari kesalahan?

Berapa hari yg diperlukan Allah utk menghancurkan bangsa Aad?


- 54.19 pada hari nahas yang terus menerus, -> Satu hari.
- 41.16 dalam beberapa hari yang sial, -> bentuk jamak yg menandakan
setidaknya tiga hari.
- 69.7 selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus;

Apa harinya Allah sama dengan 1.000 tahun manusia (22.47, 32.5) atau 50
ribu tahun manusia (70.4)?

Menurut ayat 56.7 akan ada TIGA kelompok orang yg berbeda pada hari
Pengadilan, tapi ayat 90.18-19, 99.6-8 menyebutkan hanya DUA kelompok
(tangan kiri dan kanan).

Siapa yg mengambil nyawa: Malaikat kematian 32.11, Para Malaikat (jamak)


47.27 atau “Allah mengambil jiwa (orang) ketika matinya” 39.42.

Berapa banyak malaikat yg mengumumkan kelahiran Yesus pada Perawan


Maria? Satu Malaikat 19.17-21 atau banyak malaikat (3.42-45)?

Allah tidak dapat melakukan penjumlahan pecahan: Surat 4.11-12 dan


4.176 menyatakan hukum waris Quran.

- Jika seorang meninggal meninggalkan tiga anak, dua orang tua dan istri,
mereka akan mendapat bagian :
> 2/3 utk 3 anak bersamaan
> 1/3 utk orang tua berdua (keduanya berdasarkan ayat 4.11) dan
> 1/8 utk istri (4.12) yg jumlahnya ternyata lebih dari harta warisan yg ada.
2/3 + 1/3 + 1/8 = 16/24 + 8/24 + 3/24 = 27/24 = 1 1/8 = 1.125

Contoh kedua:
- Seorang meninggalkan ibunya, istri dan dua saudari perempuan, maka
mereka menerima:
> ibu : 1/3 (ayat 4.11)
> istri : ¼ (ayat 4.12)
> dua saudari : 2/3 (4.176)
Total : 1/3 + ¼ + 2/3 = 4/12 + 3/12 + 8/12 = 15/12 = 1 3/12 = 1.25
Lagi lagi lebih dari modal warisan yg ada. Untuk contoh-contoh lain lihat/klik
di link ini atau terjemahan indonesianya.

Ada banyak lagi kesalahan-kesalahan dan kontradiksi. Tapi seperti Dr. Naik
katakan, yg kita perlukan cukup satu kesalahan utk membuktikan Quran
bukan perkataan Tuhan. Silahkan anda pilih mana kesalahan yg anda suka.

Ketidak Konsistenan Quran

(Dr. Naik) : Saya ingin mengakhiri pembicaraan saya dg mengutip Quran,


dari Surat Baqarah, 2:79 .. (arab).. “Maka kecelakaan yang besarlah bagi
orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu
dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh
keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah
bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan
kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.”
Wa Aakim Dawana Anil Hamdulillahi Rabbil Aalameen.

(Ali Sina) : Dr. Naik bilang ada kesalahan-kesalahan dalam Bible. Tapi dia
sendiri memberi jawaban yg benar, bahwa Bible tidak mengaku sebagai
perkataan tuhan itu sendiri. Bible ditulis oleh puluhan penulis dalam jangka
waktu 1500 tahun. Jadi ada kemungkinan terdapat kontradiksi dan
kesalahan. Tapi Inti pesan dari bible tetap sama dari Kitab Kejadian hingga
Kitab Wahyu. Ini sungguh-sungguh suatu prestasi yg aneh. Banyak katedral
di Eropa memakan waktu berabad-abad utk dibangun. Banyak generasi
mengerjakannya. Tapi terdapat kemegahan, keindahan dan kesatuan dalam
bangunan-bangunan ini. Ini menunjukkan bahwa semua yg membangun
gedung-gedung tsb mengikuti sebuah RENCANA KERJA BESAR.

Ini bisa diterapkan/dikatakan demikian dg Bible. Kita sekarang punya satu


kitab yg ditulis oleh banyak penulis selama jangka waktu 15 abad dan meski
demikian pesannya tetap sama. Dilain pihak, Quran ditulis oleh satu orang
dan masih saja Surat Medinah secara diametrik berbeda dari surat-surat
Mekah, isi yg disampaikan sangat bertolak belakang. Dibawah ini adalah
perbandingan antara ayat-ayat yg diturunkan di Mekah dan yg diturunkan di
Medina. Keduanya seperti bukan dari buku yang sama.
Ayat Awal di Mekah,
Ayat berikutnya di Medinah.

2:256 Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)


9:123 Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di
sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu

73:10 Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah
mereka dengan cara yang baik.
8:12 Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang
kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari
mereka

109:6 Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku


3:85 Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali
tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk
orang-orang yang rugi.

20:130 Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan
bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu
2:191 Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah
mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu

2:83 ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia….


9:5 bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka

10:99 Dan jika Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang
di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia
supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?
2:193 Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan
(sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah

50:45 Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu
sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka
9:14 Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan
(perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan
menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang
beriman

29:45 Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan
cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang lalim di antara mereka,
dan katakanlah: "Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan
kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhanmu
adalah satu; dan kami hanya kepada-Nya berserah diri
9:29 Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak
(pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang
telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan
agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al
Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh
sedang mereka dalam keadaan tunduk.

2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang


Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-
benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan
menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
9:30 Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putra Allah" dan orang Nasrani
berkata: "Al Masih itu putra Allah". Demikian itulah ucapan mereka dengan
mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu.
Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?

7:199 Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang


makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh..
9:28 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang yang
musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah
tahun ini…

15:85 maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik....


14:16 di hadapannya ada Jahanam dan dia akan diberi minuman dengan air
nanah.

6:108 Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka


sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan
melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat
menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah
kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu
mereka kerjakan
3:61 Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah datang ilmu
(yang meyakinkan kamu), maka katakanlah (kepadanya): "Marilah kita
memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, istri-istri kami dan istri-
istri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian marilah kita bermubahalah
kepada Allah dan kita minta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-
orang yang dusta.

43:88,89 Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka itu adalah kaum yang tidak


beriman". Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari mereka dan katakanlah:
"Salam (selamat tinggal)." Kelak mereka akan mengetahui (nasib mereka
yang buruk)
47:4 Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang)
maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah
mengalahkan mereka maka tawanlah mereka.

50:45 Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu
sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka
8:65, Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang.
Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat
mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang
sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-
orang kafir

16:90 Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat


kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari
perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran
kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
3:28 Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi
teman atau penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang
siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali
karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan
Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada
Allah kembali (mu).

45.14 Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka


memaafkan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah karena Dia
akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan.:
8:60 Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang
kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang
dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu

Mayoritas pemikir orang Kristen dan Yahudi bilang bahwa para penulis Bible
adalah manusia-manusia yg diilhami oleh Tuhan. Ini jelas dari isi bible itu
sendiri. Anda dapat melihat nama-nama penulisnya dibagian atas tiap kitab.
Tidak ada dimanapun dalam Bible, baik dalam perjanjian baru maupun lama,
ketika membaca ayatnya anda dibuat percaya bahwa Tuhanlah yg sedang
berbicara. Selalu manusia, yg memberikan pesan Tuhan dalam perkataan
manusia itu sendiri. Dalam Bible Tuhan menyebut dirinya sendiri dg kata
ganti orang ketiga tunggal.

Jika saya mendengarkan sebuah pembicaraan atau melihat sebuah kejadian,


saya mungkin menceritakannya pada teman apa yg saya ketahui. Saya bisa
memberi maknanya, inti dari pesan tersebut dalam perkataan saya sendiri.
Tapi karena saya menggunakan perkataan saya dan ungkapan saya sendiri
akan sangat mungkin saya membuat beberapa kesalahan. Meski misalnya
pesan itu agung, saya cuma manusia dan manusia berbuat kesalahan. Para
pendengar saya tahu itu. Mereka mendengarkan kata-kata saya dan
mengambil inti perkataan tersebut. Pada saat mereka mendengarkan
perkataan saya dan menjadi terilhami oleh apa yg saya katakan, mereka lalu
menggunakan kecerdasan mereka juga. Mereka tidak mematikan otak
mereka dan percaya begitu saja sepenuhnya pada saya. Mereka selalu
berjaga-jaga utk melihat apa saya mengatakan sesuatu yg mustahil atau
mungkin saya mengatakan yg merupakan penafsiran saya sendiri dan
kesalah pahaman saya sendiri.

Tapi utamanya adalah bahwa kesalahan-kesalahan saya dan ketimpang


tindihan ingatan tidak membuat pesan yg saya sampaikan menjadi cacat.
Saya adalah seorang manusia yg jujur, tapi bisa melakukan kesalahan.
Karena itu orang-orang dapat mentoleransi kesalahan-kesalahan saya dan
menggunakan kecerdasan mereka sendiri untuk mengenggam inti pesannya.
Saya tidak secara otomatis jadi seorang pembohong jika saya salah. Itu
sebabnya bahkan jika ada ratusan kesalahanpun dalam Bible; semakin sulit
bagi orang kristen dan yahudi utk sakit hati. Mereka melihat pesannya,
bukan pada pengirim pesannya atau perkataan yg mengantarkan pesan tsb.
Mereka melihat isinya, bukan pada tempatnya. Inti dari kekristenan adalah
kebaikan. Isinya adalah pesan cinta dan kasih sayang. Meski menurut saya
terdapat banyak pertanyaan dalam bible, pesan ini menjadi pesan tertinggi
dan nilai-nilainya tidak dapat dimusnahkan.

Jika satu pesan didengar oleh 30 orang, tiap orang menyampaikannya


secara berbeda. Tidaklah mungkin semuanya menceritakan kisah yg persis
sama dg perkataan yg persis sama. Rinciannya mungkin bervariasi tapi
sepanjang anda melihat kekonsistenan dalam semua cerita itu yg adalah
menceritakan kebenaran. Itulah seharusnya yg menjadi cara anda utk
menafsirkan kontradiksi dalam bible.

Quran, adalah cerita yg berbeda sama sekali. Quran mengaku isinya adalah
persis, plek, tepat sekali perkataan dari tuhan. Bahkan dikatakan turun
langsung dari langit. Disini terdapat perbedaannya. Jika ini perkataan Tuhan
langsung, tidak bisa, tidak dapat, tidak boleh, tidak mungkin punya
kesalahan satupun. Jika punya satu saja kesalahan, tidak mungkin itu
perkataan tuhan, dan jika bukan perkataan tuhan maka Quran adalah
sebuah kebohongan belaka.

Itu sebabnya saya temui usaha-usaha para muslim utk menyapu kritik yg
dibuat terhadap Quran dg cara menjelek-jelekkan Bible, menyedihkan.
Quran satu-satunya buku yg dipercaya oleh para pengikutnya sebagai
perkataan langsung dari Tuhan. Tidak ada kitab lain dari agama lain yg
membuat pengakuan ini. Itu sebabnya Quran berada pada posisi yg rawan.
Kita dapat menemukan kesalahan-kesalahan sains dan kemustahilan-
kemustahilan dalam semua kitab-kitab agama tapi tetap memegang hal-hal
yg baik dan yg indah yg ada dalam kitab-kitab ini dan melewatkan hal-hal
yg jelek. Hal ini tidak dapat kita lakukan dengan Quran. Yg kita perlukan utk
menunjukkan bahwa Quran adalah seluruhnya berisi kebohongan Cuma satu
kesalahan. Orang yang duduk dicabang pohon paling tinggi, jatuhnya paling
keras.

Sinar Bulan

Dalam bagian 2 pembicaraannya, Dr. Naik berkata:

(Dr. Naik) : Dan dia berkata bahwa jika itu berarti sebuah pantulan sinar
dan dia mengutip Surat Nur 24.35 bahwa Allahu nooru alssamawati waal-
ardi (Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.) Baca ayat itu
selengkapnya, dan Analisa apa yg dikatakannya. Ayat itu tidak berkata Allah
adalah cahaya, ‘Nur’; dikatakan Allah adalah (Pemberi) cahaya (kepada)
langit dan bumi. Ini sama dg menerangi, ada sebuah tempat dan dalam
tempat itu ada lampu. Lampulah yg ada disana. Jadi Allah (swt) punya
cahayaNya sendiri dan bahkan memantulkan cahayanya. Seperti ketika anda
melihat lampu Halogen – yg seperti disini ini. Lampu didalam adalah seperti
sebuah siraj tapi pemantulnya seperti bulan. Memantulkan sinar. Lampu,
tabung, punya sinar sendiri, tapi pemantul dari lampu halogen adalah
pemantul sinar. Jadi keduanya adalah satu! Jadi Allah (swt) alhamdulillah,
selain punya sinar sendiri, seperti yg disebutkan dalam ayat-ayat Quran,
dalam sebuah tempat ada lampu, dan dalam lampu, sinar Allah (swt) adalah
sinarnya sendiri. Allah memantulkan sinarnya sendiri.

(Ali Sina) : Baru saja Dr. Naik mengejek Kejadian 1:16 yg mengatakan
“Tuhan menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih
besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam”
Kesalahan yg sama juga ada dalam Quran.

[10.5] Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya


[25.61] Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan
bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang
bercahaya.
[71.16] Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan
menjadikan matahari sebagai pelita?

Dr. Naik berkeras bahwa Quran menjelaskan bahwa sinar bulan adalah sinar
pinjaman dan utk membuktikannya, dia mengklaim bahwa ‘nur’ artinya
pantulan. Ini bukan lagi sebuah fallacy tapi jelas-jelas sebuah kebohongan.
Mari kita baca ayat selengkapnya seperti yg disarankan Dr. Naik.

[24.35] Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan


cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di
dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-
akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan
minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang
tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat
(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak
disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing
kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat
perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui
segala sesuatu.

Bahasa inggrisnya ayat ini:


24:35 Allah is the light of the heavens and the earth; a likeness of His light
is as a niche in which is a lamp, the lamp is in a glass, (and) the glass is as
it were a brightly shining star, lit from a blessed olive-tree, neither eastern
nor western, the oil whereof almost gives light though fire touch it not --
light upon light -- Allah guides to His light whom He pleases, and Allah sets
forth parables for men, and Allah is Cognizant of all things.

Ayat ini tidak dapat dipahami. Dg menempatkannya dalam bahasa yg lebih


jelas Muhammad berkata bahwa sinar allah adalah sebuah lampu (api)
didalam sebuah kaca yg terang yg ditempatkan dalam sebuah tempat.
Minyaknya tidak pernah habis dan diberikan minyak berkilau dari sebuah
pohon zaitun yg tumbuh ditengah-tengah dunia. Jadi kita punya sinar diatas
sinar (sinar dari lampu ditambah sinar dari minyak).

Apa arti perumpamaan ini? Saya berkonsultasi dg Ibn Khathir utk


penjelasannya (anda boleh melewatinya. Saya tulis intisarinya dibawah ini).
theholybook.org/en/a.47288

The Parable of the Light of Allah


`Ali bin Abi Talhah reported that Ibn `Abbas said:
[ ]
(Allah is the Light of the heavens and the earth.) means, the Guide of the
inhabitants of the heavens and the earth. Ibn Jurayj said: "Mujahid and Ibn
`Abbas said concerning the Ayah:
[ ]
(Allah is the Light of the heavens and the earth.) He is controlling their
affairs and their stars and sun and moon.'' As-Suddi said concerning the
Ayah:
[ ]
(Allah is the Light of the heavens and the earth.) by His Light the heavens
and earth are illuminated. In the Two Sahihs, it is recorded that Ibn `Abbas,
may Allah be pleased with him, said: "When the Messenger of Allah got up
to pray at night, he would say:
« »
(O Allah, to You be praise, You are the Sustainer of heaven and earth and
whoever is in them. To You be praise, You are the Light of the heavens and
the earth and whoever is in them. ) It was narrated that Ibn Mas`ud said,
"There is no night or day with your Lord; the Light of the Throne comes from
the Light of His Face.''
[ ]
(The parable of His Light) There are two views concerning the meaning of
the pronoun (His). The first is that it refers to Allah, may He be glorified and
exalted, meaning that the parable of His guidance in the heart of the
believer is
[ ]
(as a niche) This was the view of Ibn `Abbas. The second view is that the
pronoun refers to the believer, which is indicated by the context of the words
and implies that the parable of the light in the heart of the believer is as a
niche. So the heart of the believer and what he is naturally inclined to of
guidance and what he learns of the Qur'an which is in accordance with his
natural inclinations are, as Allah says:
[ ]
(Can they who rely on a clear proof from their Lord, and whom a witness
from Him recites it (can they be equal with the disbelievers)) [11:17]. The
heart of the believer in its purity and clarity is likened to a lamp in
transparent and jewel-like glass, and the Qur'an and Shari`ah by which it is
guided are likened to good, pure, shining oil in which there is no impurity or
deviation.
[ ]
(as (if there were) a niche) Ibn `Abbas, Mujahid, Muhammad bin Ka`b and
others said, "This refers to the position of the wick in the lamp.'' This is well-
known, and hence Allah then says:
[ ]
(and within it a lamp.) This is the flame that burns brightly. Or it was said
that the niche is a niche in the house. This is the parable given by Allah of
obedience towards Him. Allah calls obedience to Him as light, then He
calls it by other numerous names as well. Ubayy bin Ka`b said, "The lamp
is the light, and this refers to the Qur'an and the faith that is in his
heart.'' As-Suddi said, "It is the lamp.''
[ ]
(the lamp is in a glass,) means, this light is shining in a clear glass. Ubayy
bin Ka`b and others said, "This is the likeness of the heart of the
believer.''
[ ]
(the glass as it were a star Durriyyun,) Some authorities recite the word
Durriyyun with a Dammah on the Dal and without a Hamzah, which means
pearls, i.e., as if it were a star made of pearls (Durr). Others recite it as
Dirri'un or Durri'un, with a Kasrah on the Dal, or Dammah on the Dal, and
with a Hamzah at the end, which means reflection (Dir'), because if
something is shone on the star it becomes brighter than at any other time.
The Arabs call the stars they do not know Darari. Ubayy bin Ka`b said: a
shining star. Qatadah said: "Huge, bright and clear.''
[ ]
(lit from a blessed tree,) means, it is derived from olive oil, from a blessed
tree.
[ ]
(an olive,) This refers to the blessed tree mentioned previously.
[ ]
(neither of the east nor of the west,) means, it is not in the eastern part of
the land so that it does not get any sun in the first part of the day, nor is it
in the western part of the land so that it is shaded from the sun before
sunset, but it is in a central position where it gets sun from the beginning of
the day until the end, so its oil is good and pure and shining. Ibn Abi Hatim
recorded that Ibn `Abbas commented on:
[ ]
(an olive, neither of the east nor of the west,) "This is a tree in the desert
which is not shaded by any other tree or mountain or cave, nothing covers
it, and this is best for its oil.'' Mujahid commented on:
[ ]
(neither of the east nor of the west, ) saying; "It is not in the east where it
will get no sun when the sun sets, nor is it in the west where it will get no
sun when the sun rises, but it is in a position where it will get sun both at
sunrise and sunset.'' Sa`id bin Jubayr commented:
[ ]
(an olive, neither of the east nor of the west, whose oil would almost glow
forth (of itself)) "This is the best kind of oil. When the sun rises it reaches
the tree from the east and when it sets it reaches it from the west, so the
sun reaches it morning and evening, so it is not counted as being in the east
or in the west.''
[ ]
(whose oil would almost glow forth (of itself), though no fire touched it.)
`Abdur-Rahman bin Zayd bin Aslam said (this means) because the oil itself
is shining.
[ ]
(Light upon Light!) Al-`Awfi narrated from Ibn `Abbas that this meant the
faith and deeds of a person. As-Suddi said:
[ ]
(Light upon Light!) "Light of the fire and the light of the oil: when they are
combined they give light, and neither of them can give light without the
other. Similarly the light of the Qur'an and the light of faith give light when
they are combined, and neither can do so without the other.''

Dari tafsir ini kita belajar beberapa kemungkinan tafsir dari kata-kata
berikut:
Light = Sinar = bimbingan; kepatuhan pada Allah
Niche = ceruk = hati orang percaya
Lamp = Lampu = hati orang percaya; Qur'an dan iman yg ada dalam
hatinya
Olive tree = pohon zaitun = tidak ditafsirkan
pure, shining oil = minyak yg berkilau dan murni = Quran dan Syariat
light over light = Sinar diatas sinar = iman dan perbuatan seseorang; Quran
dan iman.

Apa semua ini menjelaskan perumpamaan ini. Tetap saja tidak dapat
dipahami. Bagaimana bisa Dr. Naik menyimpulkan bahwa Tuhan ada dalam
sebuah ceruk? Apa ceruk ini adalah rumah Tuhan?

Dr. Naik berkata “selain punya sinar sendiri, …. Allah memantulkan sinarnya
sendiri.” Bagaimana ini bisa? Misal tuhan itu ada dalam sebuah ceruk
(niche), --yg tentu saja sebuah konsep yg tak masuk akal-- bagaimana bisa
dia memantulkan sinarnya sendiri? Bagaimana bisa objek yg bersinar
berlaku juga sebagai benda pemantul bagi dirinya sendiri? Ketika Dr. Naik
berkata Allah memantulkan sinarnya sendiri, dia mencoba-coba dalam suatu
kemustahilan. Apa sinar yg datang pada kita dari matahari adalah sinar
langsung atau sebuah pantulan terhadap matahari itu sendiri? Apa ceruk yg
dikatakan Dr. Naik yg katanya merumahkan Allah dan memantulkan
sinarnya? Ayat ini sungguh-sungguh omong kosong.

(Dr. Naik) : Dr. William Campbell berkata … “Quran berkata bahwa …


‘Quran is nur’… ia memantulkan sinar.” Tentu saja – Quran memantulkan
sinar dan bimbingan Allah Subhanawataala. Mengenai Nabi Muhammad saw
menjadi Siraj – ya betul. Hadits dari nabi tercinta memberi bimbingan pada
kita. Jadi Muhammad saw – dia juga ‘nur’ dia juga ‘Siraj’ – Alhamdulillah.
Dia mendapat pengetahuannya juga – Alhamdulillah. Dia mendapat
bimbingan dari Allah Subhanawataala-Alhamdulillah. Jadi jika anda
menggunakan kata ‘nur’ sebagai pantulan sinar, dan Munir sebagai
sinar pantulan, masih Alhamdulillah, anda dapat membuktikannya
secara sains bahwa sinar bulan bukanlah sinarnya sendiri, tapi sinar
hasil pantulan.

(Ali Sina) :Tentu saja bisa. Juga jika anda terjemahkan kata ‘slay’ (bunuh)
dalam ayat 2.191, “Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai
mereka” sebagai “cinta” dan mengganti arti dari kata-kata lain yg digunakan
dalam Quran yg menganjurkan para muslim utk membenci sesama dan
melakukan kekerasan, kita tidak akan punya masalah sama sekali dg Islam.
Dg mengganti arti dari sebuah kata, bukan saja kita dapat membuat Quran
terlihat damai tapi juga dapat membuatnya seakan-akan sesuai sains.

Sedihnya kita tidak dapat menerjemahkan kata-kata tsb berlawanan dg


artinya. Nur bukanlah sinar pantulan. Artinya adalah Sinar. Munir juga tidak
berarti sinar pantulan. Artinya “bercahaya”. Dr. Naik Cuma memainkan
permainan islam utk penipuan yg dinamakan taqiyyah (ini dihalalkan oleh
islam). Yg mengesankan adalah bahwa dia melakukan ini dengan kepastian
dan pendirian yg mutlak. Pasti beginilah caranya Muhammad meyakinkan
para pengikutnya. Dia berbohong pada mereka dg otoritas yg sedemikian
besar sehingga mereka percaya.

Dalam jawaban utk Dr. Campbell yg mengutip 24.35 menunjukkan bahwa


tuhanpun disebut Munir, Dr. Naik memberi penjelasan yg sangat
mengherankan mustahilnya dg kekuatan dan wibawa yg begitu kencang
hingga membuat hadirin muslimnya bertepuk tangan. Dia bilang bahwa
tuhan itu seperti sebuah lampu dalam sebuah ceruk, ceruk itu memantulkan
sinar tuhan. Ini terdengar sangat bodoh, tapi cara Dr. Naik
menyampaikannya kedengaran sangat masuk akal. Dg tertawa mengejek,
dia sampaikan jawabannya dan membuat para hadirin percaya dan seakan
ia berkata “gimana bisa orang tidak melihat kebenaran yg jelas ini?” tapi
masih saja yg dia katakan sebenarnya adalah omong kosong belaka.

Dr. Naik telah membuat ‘cara berpikir yg menyesatkan’ menjadi sebuah


karya seni. Saya belum pernah bertemu seorangpun yg berbohong dg begitu
meyakinkan dan dg wibawa yg demikian hingga dapat mempengaruhi orang.
Apa yg dia katakan semuanya adalah penipuan. Dr. Naik adalah seorang
penipu yg flamboyan/cemerlang. Kebanyakan hadirin adalah para muslim
dan kebanyakan bangsa arab. Tentu saja mereka semua tahu bahwa nur
artinya sinar dan bukan pantulan sinar. Tapi tidak ada yg keberatan. Mereka
ikut saja dan ambil bagian dari permainan tipuan ini, sebagian karena
mereka ingin percaya kebohongan ini – kebenaran akan sangat menyakitkan
– dan sebagian lagi karena Dr. Naik begitu berwibawa hingga menyihir tiap
orang. “Kok bisa orang berbohong dg wibawa yg demikian?” mereka pasti
berpikir “Kalau begitu dia pasti benar. Mungkin kita yg selama ini salah,
Mungkin kamus Arab yg salah.”

Mari kita lihat beberapa ayat Quran dimana kata-kata nur dan munir
digunakan dan kita lihat apa bisa diterjemahkan sebagai pantulan sinar.
[2.257] Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada
cahaya (iman).
[4.174] Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al
Qur'an).
[5.15] Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah
[5.44] Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya
(ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)
[5.46] Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di
dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),
[6.1] Segala puji bagi Allah Yang telah menciptakan langit dan bumi, dan
mengadakan gelap dan terang,
[6.91] Katakanlah: "Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa
oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia,
[6.122] Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan
dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu
dia dapat berjalan.
[7.157] Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya,
menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan
kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung
[9.32] Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan
mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain
menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak
menyukai.
[13.16] "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah
gelap gulita dan terang benderang?
[14.1] Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari
gelap gulita kepada cahaya terang benderang
[14.5] Kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, (dan
Kami perintahkan kepadanya): "Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita
kepada cahaya terang benderang
[24.40] tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi
cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun.
[33.43] supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya
(yang terang).
[33.46] dan untuk jadi penyeru kepada Agama Allah dengan izin-Nya dan
untuk jadi cahaya yang menerangi.
[39.22] Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk
(menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama
dengan orang yang membatu hatinya)?
[39.69] Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya
(keadilan) Tuhannya;
[57.12] sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan
mereka,
[57.13] Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan
berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami
dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka):
"Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu
diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah
dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.
[57.19] Bagi mereka pahala dan cahaya mereka.
[57.28] menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat
berjalan
[64.8] Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada
cahaya (Al Qur'an) yang telah Kami turunkan
[66.8] sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan
mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi
kami cahaya kami dan ampunilah kami;

Seperti yg anda lihat dalam ayat-ayat diatas tidak ada yg dapat


menggantikan ‘nur’ cahaya dgn ‘pantulan cahaya’ tanpa mengganti
pengertian ayat tsb secara drastis.

Nur adalah kata yg biasa dipakai sehari-hari. Tiap muslim baik orang arab
atau bukan tahu bahwa nur artinya cahaya dan bukan pantulan cahaya. Tapi
ketika membela islam dan melindunginya dari ejekan, mereka diam dan ikut
saja berbohong. Semua muslims diruangan yg mendengarkan penampilan
Dr. Naik merasa bahwa menjadi kewajiban religius mereka utk berpartisipasi
dalam taqiyyah (prinsip berbohong yg dihalalkan dlm islam demi agama)
dan tidak protes ketika ia berbohong utk kejayaan islam. Ini muncul begitu
alami bagi para muslim hingga mereka melakukannya tanpa sadar. Mereka
pikir mereka membodohi orang lain. Dalam kenyataannya yg mereka bodohi
adalah diri mereka sendiri.

Zulkarnain dan Tempat Terbenamnya Matahari

(Dr. Naik) : Poin lain yg Dr. Campbell angkat adalah mengenai Surat Kahf
18.86. Surat ini berkata matahari terbenam di air lumpur, air keruh.
Bayangkan, matahari terbenam di air lumpur! Sangat tidak sains! Kata arab
yg digunakan disini adalah : wajada, artinya, terlihat oleh Zulkarnain. Dr.
Campbell mengerti bahasa arab. Wajada artinya.. anda juga bisa melihat
dalam kamus; artinya terlihat/kelihatannya. Allah (swt) menjelaskan apa yg
tampak bagi Zulkarnain. Jika saya membuat pernyataan bahwa seorang
murid dikelas berkata 2+2=5 dan anda bilang “oh Zakir bilang 2+2=5.”
Saya tidak mengatakan demikian. Saya menceritakan bahwa murid dikelas
saya bilang 2+2=5. Saya tidak salah, murid itu yg salah. Ada beberapa cara
utk mencoba dan menganalisa kata ini. Salah satunya, menurut Muhammad
Asad, bahwa wajada artinya kelihatan. Kelihatan bagi Zulkarnain.
(Ali Sina) : Dr. Naik lagi-lagi memberi arti baru untuk kata arab yg biasa
dipakai. Wajada artinya “menemukan/mendapati”, bukan “kelihatan”.
Semua penerjemah Quran yg saya konsultasikan menerjemahkan kata ini
sebagai menemukan/mendapati, bukan ‘kelihatan’ sebagaimana yg
diterjemahkan secara seenak udel sendiri Dr. Naik. Lihat/klik di link ini.
Dr. Naik berbohong lagi. Mari kita baca ayat tsb:

18:85 And he followed a road.


[18.85] maka dia pun menempuh suatu jalan.

18.86 Till, when he reached the setting-place of the sun, he found (wajada)
it setting in a muddy spring, and found (wajada) a people thereabout. We
said: O Dhu'l-Qarneyn! Either punish or show them kindness.
[18.86] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia
mendapati (wajada) matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur
hitam, dan dia mendapati (wajada) di situ segolongan umat. Kami berkata:
"Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan
terhadap mereka".

Kata wajada digunakan dua kali. Apa kita harus mengartikan wajada bagi
segolongan umat yg dia temui itu juga adalah cuma penglihatan bagi
Zulkarnain? Tidak nyata? Bagaimana bisa dia menghukum dan memberi
pahala pada orang-orang yg tidak nyata? Lagi kita temui kata yg sama
dalam surat yg sama:

18.92 Then followed he (another) way,


18.93 Until, when he reached (a tract) between two mountains, he found,
(wajada) beneath them, a people who scarcely understood a word.

[18.92] Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi).


[18.93] Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia
mendapati (wajada) di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir
tidak mengerti pembicaraan.

Apa ini juga penampakan?

Ini lagi ayat dimana wajada digunakan:


3:37 And her Lord accepted her with full acceptance and vouchsafed to her a
goodly growth; and made Zachariah her guardian. Whenever Zachariah went
into the sanctuary where she was, he found (wajada) that she had food.
28:23 And when he came unto the water of Midian he found (wajada) there
a whole tribe of men, watering.
[3.37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan
yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah
menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui
Maryam di mihrab, ia dapati (wajada) makanan di sisinya.
[28.23] Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Mad-yan ia menjumpai
(wajada) di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan
(ternaknya),

Dr. Naik bohong. Lalu dia menyalahkan Zulkarnain dan bilang bukan salah
Allah mengatakan yg Zulkarnain lihat.

Jika demikian, kenapa Allah tidak menjelaskan bahwa Zulkarnain telah


salah? Karena dijaman itu tiap orang berpikir bumi itu datar, ini kesempatan
yg baik bagi Allah utk meluruskan pemikiran salah itu dan menerangkan
bahwa Zulkarnain salah karena matahari tidak terbenam di air; bumilah yg
berputar hingga membuat kalian pikir matahari terbit dan terbenam. Jika ini
dijelaskan, maka kita akan menerima bahwa Quran berisi keajaiban sains.
Untuk sekarang, tidak ada itu kecuali kesalahan dan kebohongan sains.

(Dr. Naik) Poin # 2: Kata arab yg digunakan adalah Maghrib. Ini bisa
digunakan utk waktu juga utk tempat. Dimana kita bilang matahari
terbenam, matahari terbenam bisa dijadikan patokan waktu. Jika saya
bilang matahari terbenam pada jam 7 PM, saya menggunakannya sebagai
waktu. Jika saya bilang matahari terbenam di barat, artinya saya memakai
tempat. Jadi disini jika anda gunakan kata Maghrib utk waktu. Jadi
Zulkarnain tidak mencapai tempat terbenamnya matahari – gunakan utk
patokan waktu – dia mencapai sana ketika matahari tenggelam. Lagian anda
dapat memecahkan persoalan ini dalam banyak cara.

(Ali Sina) : Ayat ini dalam bahasa Arab : Hatta itha balagha maghriba
alshshamsi. Arti harafiahnya : Hingga apabila dia telah sampai ke tempat
terbenam matahari, Semua penerjemah menerjemahkan maghrib dg
berbeda-beda tapi intinya sama yaitu “tempat terbenam”, bukan “waktu
terbenam”. Struktur dari kalimatnya juga tidak mungkin membuat
penafsiran waktu.

Tapi hal yang paling menarik dari pernyataan Dr. Naik adalah kalimat
terakhirnya. Dia bilang “anda dapat memecahkan persoalan ini dalam
banyak cara”. Itulah poin utamanya. Jika Quran adalah buku Tuhan,
harusnya jelas. Tidak perlu lagi para muslim mencoba memecahkan
masalah-masalahnya dg banyak cara. Kenapa harus ada banyak macam
penjelasan utk tiap ayat padahal diawal buku dikatakan “Ini buku yg jelas
tanpa keraguan padanya”? Apa kelihatan menurut Zulkarnain matahari
terbenam di air lumpur atau dia baru sampai ketempat itu ketika matahari
terbenam? Apa anda bisa melihat bagaimana mati-matian dan dg demikian
putus asanya para muslim mencoba mencari jalan utk menjelaskan hal-hal
yg tidak bisa dijelaskan?

Alasan para muslim perlu “banyak cara” utk menjelaskan ayat-ayat tumpul
dari Quran adalah karena arti dari ayat-ayat ini tidak jelas. Ayat-ayat itu
kedengaran tidak rasional dan Para Ulama Muslim tahu itu. Dg begitu
mereka terbungkuk-bungkuk dan melakukan segala macam jungkir balik
mental utk membuat ayat-ayat tsb masuk akal. Ada yg muncul dg
penjelasan menggelikan yg tidak memuaskan, yg lain lagi menawarkan
penjelasan lain dan terus begitu. Satu-satunya penjelasan yg benar adalah
bahwa Quran bukanlah perkataan Tuhan. Habis perkara!

Jika anda membaca tafsir, anda lihat bahwa hampir untuk setiap ayat dalam
Quran, para Ulama memberi beberapa tafsir tapi tak satupun yg
meyakinkan. Ini bukti bahwa Quran hanyalah buku kebingungan. Jika
Quran itu benar, tidak perlu ada tafsir-tafsir. Akan jelas bagi siapa saja yg
membacanya. Kebenaran hanya satu, tapi kepalsuan bisa banyak.
Sepanjang pengetahuan saya, Quran satu-satunya buku yg tidak dapat
dimengerti tanpa pertolongan dari luar dirinya sendiri. Cuma sampai
disitulah klaim quran sebagai kitab yang menerangkan 5:15, dengan
terperinci 6.114, ayat-ayat Kami yang nyata 5.16, 10.15, Sesungguhnya
Kami mudahkan Al Qur'an itu 44.58, 54.22, 54.32, 54.40 dan tidak ada
keraguan padanya 2.1.

(Dr. Naik) : Bahkan jika Dr. Campbell bilang .. (No No, asumsi dasarnya
berlebihan – itu tidak … “kelihatan bagi” … sebenarnya adalah ini.’ Mari kita
analisa lebih jauh. Ayat Quran berkata … matahari terbenam diair lumpur.’
Sekarang kita tahu, jika kita gunakan kata ini, seperti ‘terbit’ dan ‘terbenam’
– apa itu matahari? Secara sains, matahari tidak terbit juga tidak terbenam.
Kita tahu secara sains, bahwa matahari tidak terbit sama sekali. Adalah
rotasi bumi, yg membuat terbit dan terbenamnya matahari. Tapi masih saja
anda membaca koran tiap hari yg menyebut, matahari terbit jam 6 am.
Matahari tenggelam jam 7 pm. Oh! Koran salah – tidak sains!’ Jika saya
gunakan kata ‘bencana’, Oh! Ada bencana’ – ‘Bencana’ artinya terjadi gejala
alam. Harafiahnya ‘bencana’ berarti ‘bintang yg jahat.’ Jadi jika saya berkata
.. ‘Bencana ini’ tiap orang tahu artinya adalah sebuah ‘bencana alam’, bukan
tentang bintang yg jahat. Dr. Campbell dan saya tahu, jika seseorang gila,
kita sebut orang gila – Ya atau tidak? Setidaknya saya sebut begitu, dan
saya percaya Dr. Campbell juga sama. Kita sebut orang gila – dia ‘gila’ Apa
arti dari gila (lunatic)? Artinya “terbentur bulan” – itulah namanya evolusi
bahasa. Hal yg sama dalam sun rise (matahari terbit), yg sebenarnya, hanya
penggunaan kata-kata. Dan Allah memberi bimbingannya pada manusia
juga – dia gunakan demikian, yg kita mengerti. Jadi adalah “sunset” – bukan
sebenarnya terbenam – bukan matahari sebenarnya terbit. Jadi penjelasan
ini memberikan kita gambaran yg jernih, bahwa ayat Quran dalam surat
Kahf, 18.86, bukanlah sebuah kontradiksi dg sains yg ada – itu Cuma gaya
bicara saja.

(Ali Sina) : Awalnya Dr.Naik bilang bahwa ini kesalahan yg dilakukan oleh
Zulkarnain yg berpikir Matahari terbenam di air lumpur dan Allah cuma
melaporkan apa yg kelihatan dimata Zulkarnain. Disini Dr.Naik menggeser
posisinya dan bilang bahwa Allah hanya menggunakan bahasa kiasan.
Penjelasan mana yg betul? Dr.Naik plintat-plintut alias plin-plan.

Ya betul kata sunset (matahari terbenam) meski secara teknis salah, masih
mejadi bagian dari kosa kata kita, tapi ini tidak menjelaskan kesulitan yg
kita temukan dalam Quran. Apa Allah berbicara menggunakan bahasa
kiasan? Ayat 18.85 berkata:

[18.85] maka dia pun menempuh suatu jalan.


[18.86] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari,

Dan
[18.89] Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).
[18.90] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari

Teks ini sama sekali tidak memberi kiasan bagi tempat terbit dan terbenam
matahari. Kisahnya jelas sekali. Zulkarnain menempuh suatu jalan sampai
ketempat terbenam matahari. Dia mengambil/menempuh jalan lain sampai
ke tempat terbit matahari. Siapapun dapat melihat matahari terbit dan
terbenam dari manapun dibumi ini. Ini bukan sesuatu yg layak utk
diceritakan. Tapi hanya Alexander Agung (Zulkarnain) yg dipercaya telah
menaklukan dunia dari ujung satu keujung lainnya dianggap dijaman itu
punya keistimewaan utk melihat tempat terbit dan terbenamnya matahari.
Itu sebabnya kenapa kisah ini dianggap layak utk diceritakan.

Semua penjelasan yg disampaikan Dr.Naik cuma alasan saja. Dalam ayat-


ayat ini maghrib tidak dapat diterjemahkan sebagai waktu matahari
terbenam. Tak satupun para penterjemah Quran melakukan kesalahan.
Ungkapan yg digunakan bukan kiasan. Ayat ini menceritakan sebuah
kejadian yg kata Quran benar-benar terjadi dan diamati oleh Zulkarnain dan
bukan sesuatu yg ‘kelihatan dimatanya’ saja.

Dr. Naik melanjutkan:

(Dr. Naik) : dia mengutip Surat Furqan, 25.45-46, bahwa .. “Dia


memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan kalau dia
menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu
kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk.” Dan dalam
bukunya dia menyebut.. “Apa matahari bergerak?” Dimana dalam ayat ini yg
berkata.. “matahari bergerak.” Dalam Surat Furqan, 25.45-46 tidak bilang
matahari bergerak. Dan dia menulis dalam buku .. “Kita diajarkan disekolah
dasar” – dan dia bilang juga bahwa dalam pembicaraannya .. “ini
disebabkan oleh perputaran bumi, hingga bayangan memanjang dan
memendek. Tapi apa yg Quran katakan.. “Matahari sebagai petunjuk.” Saat
ini, bahkan seseorang yg tidak sekolah, tahu bahwa bayangan itu
tergantung sinar matahari. Bahkan orang awam, yg tidak sekolah tahu
bahwa bayangan disebabkan sinar matahari. Jadi Quran sangat benar –
tidak bilang matahari bergerak dan bayangan disebabkan pergerakan itu.
Dia membuat ucapannya sendiri seakan dari Quran. Matahari adalah
petunjuk – membimbing bayangan – tanpa sinar matahari, anda tidak akan
punya bayangan. Ya anda bisa punya bayangan dari sinar – itu hal lain lagi.
Tapi disini kita mengacu pada bayangan, yg anda lihat, bergerak –
memanjang dan memendek.

(Ali Sina) : Well mari kita baca lagi ayat itu dan kita lihat siapa yg
membuat ucapannya sendiri seakan dari Quran.

[25.45-46] Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu,


bagaimana Dia (Kata ganti orang ketiga) memanjangkan (dan
memendekkan) bayang-bayang; dan kalau dia menghendaki niscaya Dia
menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari
sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu, kemudian Kami menarik bayang-
bayang itu kepada Kami (Kata ganti orang pertama) dengan tarikan yang
perlahan-lahan.

Ya, tiap orang tahu bahwa bayangan disebabkan oleh matahari dan bukan
sekarang saja tapi kapan juga dulu dan sekarang. Kucing saya juga tahu itu
karena ketika makin panas, dia mencari tempat teduh. Tapi Muhammad
bilang bahwa jika Allah mau dia dapat membuat bayangan itu tetap (diam).
Bagaimana ini bisa? Satu-satunya hal itu bisa dilakukan adalah dengan
membuat matahari yg “bergerak” agar diam.

Mari kita berkonsultasi pada Bukhari dan Muslim dan kita lihat apa mereka
bisa menjelaskan masalah ini.

Bukhari 4.53.353
Nabi berkata, “Seorang nabi diantara nabi-nabi membawa tugas militer
suci,…dan ketika dia mencapai kota itu disaat atau hampir saatnya sholat
ashar, dia bilang pada matahari, ‘O matahari! Kau berada dibawah perintah
Allah dan Aku dibawah perintah Allah. O Allah! Hentikanlah (matahari)
terbenam.’ Matahari berhenti sampai Allah memberinya kemenangan.

Muslims 1.0300
Abu Dharr melaporkan: Saya tanya Rasul Allah (mpbuh) (maksud dari ) kata
Allah, yg maha tinggi: Matahari bergerak ketempat peristirahatan yg
ditunjuknya. Dia menjawab: tempat peristirahatan yg ditunjuknya adalah
dibawah singgasana.

Bukhari 4.54.421
Diceritakan oleh Abu Dhar: Nabi bertanya ketika matahari terbenam,
“Tahukah kau kemana matahari pergi (disaat terbenam)?” Saya jawab,
“Allah dan rasulnya tahu lebih baik.” Dia bilang, “Matahari pergi (bergerak)
sampai tersujud dibawah singgasana dan minta ijin utk terbit kembali, dan
diijinkan dan kemudian (saatnya tiba ketika) akan tersujud lagi tapi
sujudnya tidak akan diterima, dan ia akan minta ijin meneruskan
peredarannya tapi juga tidak diijinkan, tapi ia akan diperintahkan utk
kembali keasal dia datang dan maka matahari akan terbit di barat. Dan
itulah penafsiran dari pernyataan Allah: “dan matahari berjalan di tempat
peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha
Mengetahui.” [36.38] Hadits ini juga dilaporkan dalam Bukhari6.60.326,
Bukhari6.60.327, Bukhari 9.93.528, and Muslim1.0297

Bukahri 4.55.556
Diceritakan Abu Huraira: Kami ditemani nabi ketika makan-makan dan kaki
kambing matang dihidangkan padanya, dan dia sangat menyukainya. Ia
makan sedikit dan lalu berkata “Aku akan jadi pemimpin semua orang di
Hari Kebangkitan. Tahukah kalian bagaimana Allah akan mengumpulkan
semua orang, yg pertama hingga yg terakhir dalam satu tempat dimana
orang bisa melihat semuanya dan mereka akan bisa mendengar orang yg
mengumumkan dan Matahari akan dekat pada mereka…

Jadi jelas apa yg Muhammad pikir mengenai fungsi matahari dilangit. Dia
punya pikiran yg sama seperti orang-orang lain dijamannya yg tidak
tahu/bodoh. Dia pikir matahari itu lampu yg bisa berpikir dan memuja Allah;
yg memutari bumi dan jika Allah menyuruhnya berhenti ditengah-tengah
peredaran, ia akan berhenti dan jika Dia katakan utk terbit di barat, ia akan
menurut. Ini lah kosmologinya Muhammad.

Bukhari 2.018.167
Diceritakan Abu Musa: Gerhana Matahari dan nabi berdiri, ketakutan jangan-
angan inilah saatnya (Hari Pengadilan). Dia pergi ke Mesjid dan mendirikan
solat dg Qiyam terpanjang.
Ini lagi-lagi bukti lain bahwa Muhammad tidak punya pengertian akan
fenomena alam seperti gerhana. Dia ketakutan dan berpikir ini pertanda dari
Allah akan berakhirnya dunia. Kenapa dia ketakutan akan Hari Pengadilan
jika dia tidak punya sesuatu yg perlu ditakutkan? Jelas dia sendiri sadar
akan kenyataan bahwa sebenarnya dia itu berbohong.

Kematian Sulaiman

(Dr. Naik) : Dr. William Campbell bicara mengenai kematian Sulaiman –


Surat Saba 34.12-14, dan berkata bahwa..”bayangkan seseorang berdiri
pada tongkat dan dia mati, dan tak seorangpun yg tahu, dll.” Ini beberapa
jalan utk menjelaskannya – Poin no.2, Sulaiman (pbh), adalah nabi Allah,
dan bisa jadi itu sebuah keajaiban. Ketika Bible bilang Yesus Kristus (peace
be upon Him/pbuh), bisa membangkitkan orang mati, Yesus terlahir dari
seorang perawan. Yg lebih sulit lagi utk dibayangkan’ – Terlahir dari seorang
perawan, menghidupkan orang mati.. atau berdiri pada sebuah tongkat utk
waktu yg lama. Mana yg lebih sulit. Jadi ketika tuhan melakukan keajaiban
melalui Yesus Kristus (pbuh), kenapa dia tidak bisa melakukan keajaiban
melalui Sulaiman Alai Salaam. Musa Alaika Salaam memisahkan lautan. Dia
melempar tongkat –-tongkat berubah menjadi ular-– Bible menceritakan..
Quran juga. Jadi jika tuhan dapat melakukan itu, kenapa tuhan tidak bisa
membuat orang mati terdiam utk waktu yg lama?

• Anyway, saya telah memberi beberapa macam jawaban – tak ada


disebutkan dalam Quran bahwa Sulaiman Alaika Salaam terdiam pada
tongkat utk waktu yg lama – tidak ada disebut spt itu. Hanya
dikatakan bahwa .. binatang… mungkin ada yg bilang..’Semut’…
mungkin binatang bimi lain datang dan menggigit - itu satu
kemungkinan. Mungkin, bahwa sulaiman mati begitu saja, dan
binatang-binatang mengguncangkan tongkat dan Sulaiman bisa jatuh.
Tapi saya asumsikan – saya gunakan pendekatan konflik lewat Quran
– karena tidak jadi masalah apa anda menggunakan pendekatan
manapun, ayat yg saya kutip pada awal pembicaraan adalah Surat
Nisa, 4.82. .. (Arab) … “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al
Qur'an? Kalau kiranya Al Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah
mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.”
Bagaimanapun juga, baik anda menggunakan pendekatan konflik atau
indeks, jika logika anda, anda tidak akan bisa mengambil satupun ayat
Quran yg bertentangan – ataupun mengambil satu ayat yg
bertentangan dg sains.

(Ali Sina) : 34:12-14 bilang bahwa Sulaiman telah lama mati sambil
berdiri dan bertelekan pada tongkatnya dan tidak ada yg
memperhatikan sampai rayap memakan tongkatnya dan dia jatuh.

Kisah ini sangat menggelikan. Dr.Naik tidak akan mungkin dapat


menjelaskan secara logis. Jadi, dia malah memakai taktik lama
islamiknya – *fallacy of tu quoque; dan berkata bahwa dalam bible
juga ada kisah-kisah yg menakjubkan. Ini bukan jawaban. Ini fallacy
logika. Kisah-kisah menggelikan dalam Quran tidak akan menjadi
benar hanya dg mengatakan bible juga ada kisah tidak sains dan tak
terbukti.
* Tu Quoque (Anda Juga): Dimana orang menganggap sudut pandang anda
terhadap satu isu salah hanya karena anda tidak konsisten dengan apa yang
anda katakan. – (adm).

Lalu dia mengejek dan berkata “bisa saja itu keajaiban”. Ini juga sebuah
fallacy logika. Tidak ada bukti bahwa keajaiban apapun dari buku manapun
telah terjadi. Tidak ada bukti sains utk keajaiban. Dr.Naik menggunakan
fallacy lain utk membuktikan fallacy lainnya. Jika kita ambil keajaiban
sebagai bukti, kita harus mempercayai ucapan dukun-dukun tukang obat
diseluruh dunia. Debat ini adalah tentang sains bukan keajaiban/mukjijat.
Secara sains dikatakan bahwa kisah sulaiman yg mati ketika berdiri
bertelekan tongkatnya berhari-hari atau mungkin berbulan-bulan (rayap
memakan tongkat butuh berapa lama, itu jika dihitung dari dimulainya rayap
memakan, belum dihitung saat tongkat itu belum didekati rayap itu. -adm)
tanpa seorangpun yg sadar hingga rayap memakan tongkatnya adalah
sangat-sangat menggelikan dan tidak masuk akal.

Dr.Naik bilang “Anyway, saya telah memberi beberapa macam jawaban”.


Kebenaran hanya satu. Jawaban bermacam-macam yg tidak logis dan dapat
disangkal tidak menjadikannya satu jawaban logis dan kokoh yg tidak dapat
disangkal. Jika Quran itu benar, satu jawaban logis sudah cukup. Jika
seorang tertuduh diinterogasi, satu cara bagi penginterogasi utk
menentukan apa dia berbohong atau mengatakan hal yg benar adalah dg
melihat berapa kali dia mengubah-ubah ceritanya. Jika dia terus mengubah-
ubah ceritanya dan memberi jawaban berbeda-beda pada pertanyaan yg
sama, polisi akan menetapkan bahwa dia berbohong. Kenyataan bahwa para
muslim muncul dg jawaban yg berbeda-beda utk tiap pertanyaan yg senada
adalah karena tak satupun jawaban mereka yg meyakinkan. Kebenaran
hanya ada satu, kebohongan banyak.

Sudah jelas; kita pertimbangkan dg cermat dan menemukan banyak ketidak


sesuaian dan kebodohan dalam Quran. Buku ini bisa jadi adalah buku yg
paling dungu yg pernah ditulis. Ada ratusan pernyataan dibuat dalam Quran
yg sama sekali salah dan masih saja tidak ada satupun klaim yg tidak
diketahui oleh orang arab awam yg buta huruf lainnya dijamannya
Muhammad hidup. Malah kita lihat bahwa banyak orang-orang Quraish jauh
lebih cerdas dan berpengetahuan daripada Muhammad.

Yg kita butuhkan utk membuktikan bahwa Quran itu palsu adalah cukup satu
kesalahan saja. Kita sudah menemukan banyak sekali kesalahan quran.
Saya dapat menunjukkan ratusan. Tapi saya permudah bagi Dr.Naik dan
semua muslim. Saya tantang muslim mana saja utk menunjukkan satu ayat
dari keseluruhan Quran yg tidak mungkin dikatakan oleh orang awam yg
hidup diabad ke-7 Arab. Tunjukkan satu ayat yg ajaib dan saya akan
menarik tuduhan saya terhadap Muhammad dan Quran dan membayar anda
$50.000 sebagai hadiah. Jika anda tidak dapat menunjukkan satu ayat yg
ajaib, kenapa anda terus berpegangan pada klub pemujaan ini begitu erat?
Ingat bahwa ujian bagi sebuah buku yg mengaku perkataan Tuhan adalah
harusnya tidak ada kesalahan satupun didalamnya. Kita sudah menemukan
puluhan dalam artikel ini saja. Apa yg saya minta sebenarnya lebih
sederhana, lupakan ratusan kesalahan dalam Quran, tunjukkan saja satu
keajaiban jika anda bisa dan saya tarik seluruh tuduhan saya.

Yg benar adalah bahwa Quran punya ratusan kesalahan dan tidak ada
satupun keajaiban.

Karena Dr.Naik memberi 22 contoh dari kesalahan-kesalahan bible, saya


akan memberi daftar pendek dari banyak kesalahan dari Quran utknya (atau
siapa saja) yg mau menjawab. Yg dibutuhkan utk membuktikan bahwa
Quran bukan dari tuhan adalah satu kesalahan, sementara bahkan banyak
kesalahan-kesalahan dalam bible tidak langsung mendiskualifikasinya
sebagai pesan dari tuhan.

Saya akan membuat surat keberatan bahwa SAYA TIDAK PERCAYA PESAN
INI DARI TUHAN. Saya pikir tuhan tidak akan mengirim pesan-pesan atau
ikut campur dg urusan-urusan manusia. Saya cuma berusaha tidak memihak
(netral).

Daftar ini dimulai dg klaim salah yg dibuat Dr.Naik mengenai Quran.


Kemudian diteruskan dg daftar pendek lain mengenai khayalan-khayalan yg
ada dalam Quran.

1. Ayat 21:33 bilang matahari dan bulan yasbahun. Ini artinya keduanya
berputar memutari bumi dan bukan berputar pada sumbu mereka sendiri
seperti diklaim Dr. Naik.

2. Ayat 51:47 bilang jagat raya ini luas dan bukan ‘meluas’. Dr. Naik salah
dalam hal ini.
3. Keterangan siklus air yg diklaim muslim sebagai keajaiban ini tidak
lengkap karena tingkatan penguapan tidak ada dan apa yg Muhammad
jelaskan adalah pengetahuan umum sejak manusia mulai menjadi homo
sapiens. Dr.Naik bilang ayat 86:11 bicara ‘secara spesifik mengenai
kapasitas langit utk mengembalikan hujan’ yakni tingkatan penguapan.
Sudah jelas bukan. Ayat ini mengenai kembalinya cakrawala (matahari,
bulan, bintang) yg terjadi tiap 24 jam.

4. Dr.Naik bilang ayat 21:30 bicara mengenai Big Bang. Saya telah
tunjukkan bahwa ayat ini sebenarnya mengenai mitologi Pagan. Baca klik-
disini.

5. Dr.Naik bilang bahwa islam utk seluruh umat manusia. Saya tunjukkan
bahwa diayat 6:92 dan 42:7 Muhammad berkata bahwa dia datang utk
orang-orang Mekah dan sekitarnya dan dalam ayat 32:3 dan 36:6 dia bilang
bahwa dia dikirim ke orang yg lain selain orang yg telah mendapat petunjuk
yg kuasa. Menurut ayat ini muslim harus berhenti menyebarkan
kepercayaan mereka di dunia Barat yg Kristen.

6. Dr.Naik klaim bahwa Quran bilang ‘Kita telah membuat manusia dari
‘bagian terbaik dari keseluruhan’. Kenyataannya bahwa Quran bilang diayat
32:8 Anak-anak manusia dibuat dari ‘cairan yg hina’ (ma-in maheenin).

7. Dr.Naik klaim bahwa tidak ada seorangpun tahu bahw kulit punya sensor
sakit dan tiap orang pikir rasa sakit itu dirasakan oleh otak. Ini omong
kosong. Yg betul adalah sebaliknya. Fungsi dari otak merasakan sakit
ditemukan akhir-akhir ini. Rasa sakit dirasa ketika sakit diterapkan. Dizaman
dulu orang pikir fungsi otak adalah untuk mendinginkan tubuh seperti
radiator dan jantung adalah organ berpikir.

8. Dr.Naik klaim bahwa ketika bible bilang dunia dibuat dalam 6 hari,
maksudnya adalah 24 jam sehari, sementara klaim yg sama yg dijiplak
Muhammad dan diulang di Quran tiba-tiba berubah artinya menjadi ‘perioda
waktu’ atau ‘jaman’. Kenapa satu hari di bible dan satu hari di Quran harus
berbeda? Cuma Dr. Naik yg tahu. Meskipun jagat raya ini tidak diciptakan
lewat jaman-jaman.

9. Definisi dari embryologi di Quran 23:12-14 salah. Nutfa (sperma) tidak


menjadi embryo (yg oleh Quran secara salah disebut Alaqa, segumpal
darah). Peran telur wanita dalam Embryologi Quran tidak ada. Dan Tulang
tidak dibentuk sebelum daging. Ini Cuma menyebut dua kesalahan dari
banyak kesalahan dalam ayat-ayat ini.
10. Ayat 10.5, 25.61 dan 71.16 bilang bahwa baik bulan dan matahari
adalah lampu ‘memancarkan cahaya’. Dr.Naik bohong waktu dia bilang Nur
itu cahaya pantulan. Nur adalah cahaya langsung dan Munir adalah objek yg
memancarkan cahaya bukan yg memantulkan cahaya.

11. Ayat 18:86 bilang . . .’ Hingga apabila dia (Zulkarnain) telah sampai ke
tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut
yang berlumpur hitam’. Dr.Naik bohong waktu dia bilang ini ‘kelihatannya’
utk dia. Jika ini cuma kelihatannya lumpur hitam lalu kenapa hal ini tidak
kelihatan oleh orang-orang lain, dimana saja; kenapa bilang Zulkarnain?
Zulkarnain telah menjadi legenda dan orang-orang percaya bahwa dia telah
menaklukan dunia dari ‘ujung satu keujung lainnya’. Cuma dia, yg telah ke
kedua ujung dunia, yg dapat menyaksikan fenomena ajaib dari terbit dan
tenggelamnya matahari di lumpur hitam. Ini adalah air/lautan yg orang-
orang kuno percaya melingkupi daratan.

12. Ayat 86.4 menyatakan bahwa bintang adalah pelindung orang-orang. Ini
Cuma dongeng. Baca klik-disini.

13. Ayat 86.7 bilang sperma maju diantara tulang belakang dan tulang iga.
Ini salah total alias ngawur.

14. Akankah orang-orang bangkit dari kematian pada hari terakhir utk
menerima hukuman mereka dan hadiah2 6.36, 7.57, 2.260, 21.21, 30.50,
35.9, 43.11, 72.7, atau mereka menerimanya tepat setelah mati? 3.169

15. Ayat 31:10 bilang ‘Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi
supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu.’ Gunung tidak menghentikan
bumi dari menggoyang kita. Adalah menggelikan bilang bahwa bila gunung
tidak ada disana bumi akan bergoyang hanya karena orang-orang berjalan
diatasnya.

16. Ayat 78:7 bilang gunung seperti pasak tenda atau pancang. Ini salah.
Baca klik-disini.

17. Ayat 78:6 bilang ‘Bukankah Kami (kata ganti orang pertama) telah
menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan ayat 20:53 bilang ‘Dia (kata
ganti orang ketiga) yang telah menjadikan bagimu bumi seperti karpet
dihamparkan”. Ayat 2:22 bilang bumi sebagai ranjang bagimu dan langit
sebagai atap. Ini jelas-jelas salah. Bumi tidak lah seperti ranjang/hamparan
karpet ataupun langit seperti atap.

18. Ayat 16:66 bilang: Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-
benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa
yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan
darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” Ini omong
kosong. Susu tidak diproduksi diantara tahi dan darah. Ini menunjukkan
kedunguan Muhammad akan anatomi.

19. Ayat 6:38 bilang bahwa ‘Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di
bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, tapi
membentuk komunitas seperti kamu.’ Tidak ada binatang dibumi
membentuk komunitas yg seperti manusia.

20. Ayat 55:19-20 bilang ada penghalang diantara dua air ‘ada batas yg
tidak dilampaui oleh masing-masing’. Tidak ada penghalang antara air,
semua air bercampur.

21. Ayat 7.54, 10.3, 11.7 dan 25.59 bilang bahwa jagat ini dibuat dalam 6
hari sementara ayat 41.9-12 bilang dibuat dalam 8 hari. Kemudian lagi di
2:117 kita diberitahu bahwa ‘Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu,
maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah". Lalu jadilah
ia.” Ini adalah tiga versi berbeda dalam penciptaan – 6 hari, 8 hari dan
sekejap. Paling tidak 2 diantaranya pastilah ayat-ayat setan. Yang mana?

22. Ayat 2.29 bilang “Dia (kata ganti orang ketiga) yang menjadikan segala
yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu
dijadikan-Nya tujuh langit.” Versi penciptaan ini menyalahi jaman. Ini sama
dg bilang pertama lahir sang anak lalu ibunya. Ini ‘keajaiban Allah’ yg lain
atau ‘blunder Muhammad’ yg lain? Kesalahan yg sama ditemukan pada 7.54,
10.3, 11.7, 25.59 dan 41.9-12.

23. Ayat 79:28-30 kontradiksi dg 2:29 dan bilang ‘Dia meninggikan


bangunannya, lalu Dia membuat terang dan kegelapan. Dan sesudah itu
bumi dihamparkan-Nya.’

24. Ayat 21:30 bilang ‘langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu
yang padu (sebagai satu unit penciptaan), kemudian Kami pisahkan antara
keduanya.’ Tapi di ayat 41:11 bilang ‘Kemudian Dia menuju langit dan langit
itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi:
"Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau
terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".’ Jadi
apakah langit dan bumi aslinya bergabung dan Allah pisahkan mereka atau
mereka terpisah dan allah gabungkan? Ada kontradiksi disini. Salah satunya
pasti ayat setan. Yang mana?

25. Ayat 65:12 bilang ‘Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti
itu pula bumi.’ Ini salah, baik langit maupun bumi tidak terbuat dari tujuh
lapisan. Ayat diatas juga diasumsikan bahwa langit dan bumi punya
keinginan sendiri dan dapat mematuhi atau membangkang thd perintah
tuhan. Ini bagus buat dongeng anak-anak tapi bukan sains. Ayat yg sama
juga menyalahi jaman. Bagaimana bisa penciptaan tanaman dan binatang
mendahului penyatuan langit dan bumi? Dr.Naik dg cerdik melihat kesalahan
dalam bible yg bilang penciptaan tanaman mendahului penciptaan matahari.
Tapi dia gagal melihat kesalahan yg persis sama dalam Quran. Jika bible
salah pada poin ini, jiplakannya yakni Quran juga salah.

26. Ayat 41.12 bilang ‘Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan cahaya’ Ini
jelas kiasan untuk bintang. Dg menimbang bumi sebagai dasar, seperti yg
dilakukan Quran, adalah bintang dilapisan terendah dari langit sementara
matahari, bulan dan planet lain dalam sistem solar adalah diatasnya?

27. Ayat 22:47 dan 32:5 bilang bahwa satu hari Allah sama dengan 1000
tahun manusia, tapi ayat 70:4 bilang bahwa satu hari Allah sama dengan
50.000 tahun.

28. Ayat 65:12 bilang ‘Allah (kata ganti orang ketiga) Dialah yang
menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.’ Ini adalah mitologi
bukan sains.

29. Ayat 13.2 bilang ‘Allah (kata ganti orang ketiga), Dialah yang
meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,’ dan diayat
31.10 dia mengulang takhyul yg sama. Di Ayat 22:65 bilang ‘Dia (kata ganti
orang ketiga) menahan langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya?’
Jelas Muhammad pikir langit adalah atap yg dapat jatuh kebumi dan adalah
ajaib itu tidak jatuh.

30. Ayat 54:19 bilang : Allah menghancurkan orang Aad dalam sehari. Ayat
41.16 bilang itu berhari-hari (3 hari atau lebih). Di Ayat 69:7 dipastikan 7
malam dan 8 hari berturut-turut? Paling tidak dua dari versi ini pastilah ayat
setan.

31. Pada pengadilan terakhir, orang-orang dibagi menjadi 3 grup (Q 56.7)


atau dua grup (Q 90:18-19, 99:6- ?

32. Siapa yg mengambil jiwa saat kematian: Malaikat maut (Q32.11), Para
malaikat (banyak) (Q47.27) atau Allah (Q39:42)?

33. Berapa malaikat yg mengumumkan kelahiran Yesus ke Perawan Maria?


Satu malaikat (Q19:17-21) atau beberapa malaikat (Q3:42-45)?

34. Siapa muslim pertama? Muhammad (Q6.14,163), Musa (Q7:143),


beberapa orang mesir (Q26:51), Abraham (Q2:127-133, 3.67) ataukah
Adam? (Q2:37)

35. Makanan bagi orang-orang dineraka hanyalah ‘Dhari (pohon yg berduri)’


(Q88.6), Darah dan nanah (Q69.36), atau mereka juga dapat makan dari
pohon Zaqqum (Q37:62-66)?

36. Ayat 2:221 bilang ‘Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik,
sebelum mereka beriman.” Ayat 9:30 membuat jelas bahwa Yahudi dan
kristen adalah kaum musyrik, ditipu dan ‘dilaknati Allah-lah mereka.’ Tapi
diayat 5.5 bilang dihalalkan utk menikahi wanita di antara orang-orang yang
diberi Al Kitab sebelum kamu (People of the book)”.

37. Ayat 9.17 dan 9.69 bilang bahwa amalan orang kafir itu sia-sia. Tapi di
ayat 99:7 menjanjikan ‘Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat
zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya’. Ayat 2:62 menjanjikan
balasan bagi kristen dan yahudi, tapi kemudian lagi dalam quran bilang
bahwa mereka penghujat 5.17, 72-73, telah ditipu menjauh dari kebenaran,
para kafir dan dilaknat Allah 9:30

38. Pengajaran kontradiksi : utk anggur dan minuman memabukkan.

A. kamu buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.’ 16.67 =
baik.

B. ‘Janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga


kamu mengerti apa yang kamu ucapkan’. 4:43=jauhi minuman memabukan
jika mau sholat.

C. Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada


keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia,
tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". 2:219=keduanya dapat
baik dapat jelek tapi banyak jelek daripada baiknya.

D. ‘Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar,


berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah
perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-
perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.’ 5:90-91=sangatlah
jelek. Semua ayat ini datang dari tuhan yg sama? Gimana sesuatu yg
pertamanya ‘rejeki yg baik’ menjadi yg dibenci dan pekerjaan setan?

Saya berhenti disini saja. Mudah sekali utk menunjukkan 1000 kesalahan yg
ada di Quran dan ribuan lagi dongeng menggelikan dalam hadis. Ingat apa
yg Dr.Naik katakan: Yg dibutuhkan utk membuktikan bahwa Quran bukan
dari Tuhan cuma satu kesalahan saja. Jika dia tidak dapat menjawab
semuanya, berarti Quran bukanlah Wahyu. Tapi bagaimanapun, dia tidak
akan mampu menjawab bahkan SATU-pun.

Kesimpulan:

Dalam bagian sanggahan Dr. Campbell berkata:

"Well Dr.Naik telah mengajukan masalah yg nyata – Dan juga ada masalah-
masalah lainnya yg dia katakan. Saya tidak menyangkalnya, dan saya tidak
punya jawaban yg bagus bagi masalah-masalah itu.”

Pengakuan ini membuat para hadirin muslim sangat gembira dan mereka
bertepuk tangan dg senangnya.

Kenapa Dr. Campbell mengatakan hal demikian? Ini karena Dr. Campbell
adalah orang jujur. Dia tidak punya jawaban bagi kesalahan-kesalahan yg
ada dalam bible dan dia tidak akan memelintir kebenaran lalu berbohong.
Bible ada kesalahan-kesalahan, tapi seperti yg telah saya jelaskan,
kesalahan-kesalahan tsb tidak menghilangkan nilai-nilai dari inti pesannya.

Lalu Dr.Naik mengambil mikropon dan dg penuh kemenangan mengingatkan


hadirin bahwa Dr. Campbell hanya menjawab 2 dari 20 kritik yg dia
bawakan. “Dr. William Campbell tidak menjawab 20 poin saya,” sombong
Dr. Naik, “dan dia mulai bicara tentang “Ramalan” Apa hubungannya
ramalan dg “Sains dalam Bible?”…”Dr. William Campbell tidak dapat
mengerti Quran – itu tidak berarti Quran salah.”

Seperti yg saya tunjukkan dalam tulisan ini, orang yg tidak mengerti Quran
dan bahkan punya pengertian yg lebih rendah lagi tentang sains adalah
Dr.Naik sendiri. Jawaban-jawaban Dr.Naik terhadap kritik yg diajukan
terhadap Quran semuanya salah.

Baik Dr. Campbell maupun Dr.Naik menyajikan argumen-argumen mereka


dg bagus dan sangat terpelajar. Dr.Naik lebih lanjut mengesankan para
hadirin dg mengucapkan ayat-ayat Quran tanpa membaca. Tapi keahlian
menghapal ayat-ayat quran ini jangan dianggap sebagai kebenaran akan
argumennya. Seperti saya bilang. Dr.Naik adalah badut dan pesulap hebat
dan dia jago. Tapi apa yg dia lakukan tidak benar. Dia telah menjadi ahli
dalam bidang penipuan. Kedua pembicara telah benar ketika menunjuk
kesalahan-kesalahan dan kemustahilan dalam buku-buku itu. Tapi, Dr.
Campbell menurut pengamatan saya adalah pemenang debat ini. Itu
karena Dr. Campbel terbukti adalah seorang yg jujur, akademisi tulen. Dia
tahu bedanya antara kebenaran dan kepalsuan. Dia tidak rela memalsukan
kebenaran hanya utk memenangkan debat. Ketika dia ditunjukkan
kesalahan-kesalahan Bible, dia tidak mencoba berbohong dan menyajikan
alasan-alasan lemah atau memelintir arti kata seperti yg Dr.Naik sering
lakukan. Dia hanya berkata saya tidak punya jawaban bagus utk itu.
Kualitas ini telah mengangkatnya dalam pandangan saya dan saya sangat
menghargai itu dari Dr. Campbell.

Sayangnya, saya tidak bisa berkata begitu bagi Dr.Naik. Dia tidak berlaku
jujur. Dia menyerang Bible utk kesalahan yg persis sama dalam Quran. Ini
seperti sebuah periuk yg mengejek ceret, yg sama-sama hitam. Ini adalah
ketidak jujuran intelektual.

Tidak seperti lawannya, ketika kesalahan-kesalahan Quran diajukan


padanya, Dr. Naik menyangkal hal yg sudah jelas kelihatan. Dia bahkan
mencoba memberi arti yg sama sekali baru bagi kata-kata yg biasa seperti
nur (cahaya) yg dia artikan “sinar pantulan”, wajada
(mendapati/menemukan) dia artikan “kelihatannya”, yasbahun (mengikuti
orbit), yg dia katakan berputar pada sumbunya, museoon (luas), yg dia
artikan “meluas”, sama (langit) katanya hujan, dll.

Saya tahu Dr.Naik tidak akan berani menjawab tulisan ini. Tapi jika ada
muslim yg bisa, saya akan senang mendengarkannya.

Sekarang, anda harusnya sudah tahu kenapa islam melaju sejauh ini. Islam
maju melalui Jihad, yakni terorisme dan melempar kebohongan serta
penipuan. Anda semua tahu mengenai terorisme islamik. Saya harap setelah
membaca tulisan ini, anda juga dapat melihat wajah penipuan dan
kebohongan dari Islam. Dr.Naik adalah perwujudannya.

Dr.Naik pikir setiap muslim harus jadi teroris. Baca di-link-ini. Berdasarkan
informasi yg saya dapatkan, kelihatannya dia telah menyiapkan kamp
pelatihan bagi terorisme islamnya.

Saya desak semua orang baik didunia dan khususnya orang-orang India utk
menelanjangi penipu ulung ini. Promosikan artikel ini dan biarkan para
muslim dan fansnya tahu bahwa dia adalah seorang pembohong.

Dr.Naik pikir dia bisa menang melalui penipuan. Mari kita buktikan bahwa
kebenaran jauh lebih perkasa. Biarkan kebenaran menghancurkan
kebohongannya dan meruntuhkan menara kartunya.
Terjemahan ini diambil dari halaman 11, Tanggapan Ali Sina terhadap
debat televisi antara Dr. William Campbell dg Dr. Zakir Naik yg
berjudul The Qur'an and the Bible, in the light of Science, th 2000. Anda bisa
membacanya sendiri di-link-ini.

KESALAHAN-KESALAHAN
QURAN TENTANG SAINS

(Ali Sina)
Karena Dr. Naik memberi 22 contoh kesalahan bible, saya akan memberi
daftar pendek ttg berbagai kesalahan dlm Quran utknya (atau siapa saja).
Utk membuktikan bahwa Quran bukan dari Tuhan hanya dibutuhkan satu
saja kesalahan, sementara kesalahan-kesalahan dalam bible sebanyak
apapun tidak langsung mendiskualifikasinya sebagai pesan dari tuhan.

Perlu saya tegaskan terlebih dahulu bahwa SAYA TIDAK PERCAYA PESAN
MANAPUN (baik yg terkandung dari Quran maupun dari Injil) BERASAL DARI
TUHAN. Saya pikir Tuhan tidak akan mengirim pesan-pesan atau ikut
campur dg urusan-urusan manusia. Saya berusaha utk tidak memihak.

Daftar ini dimulai dg klaim-klaim salah yg dibuat Dr. Naik mengenai Quran.
Kemudian diteruskan dg daftar pendek ttg khayalan-khayalan yg ada dalam
Quran.
...

4. Dr. Naik bilang ayat 21:30 bicara mengenai Big Bang. Saya telah
tunjukkan bahwa ayat ini sebenarnya mengenai mitologi Berhala. Baca
disini.

5. Dr. Naik bilang bahwa Islam utk seluruh umat manusia. Saya tunjukkan
bahwa di ayat 6:92 dan 42:7 Muhammad berkata bahwa dia datang utk
orang-orang Mekah dan sekitarnya dan dalam ayat 32:3 dan 36:6 dia bilang
bahwa dia dikirim ke orang yg lain dari mereka yg sudah mendapat petunjuk
sang maha kuasa. Menurut ayat ini muslim harus berhenti menyebarkan
kepercayaan mereka di barat yg kristen.

[6.92] Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang
diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan
agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan
orang-orang yang di luar lingkungannya...

[36.6] agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak


mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.

6.Dr. Naik mengatakan bahwa Quran bilang ‘Kita telah membuat manusia
dari ‘bagian terbaik dari keseluruhan’. Kenyataannya bahwa Quran bilang
diayat 32:8 Anak-anak manusia dibuat dari ‘cairan yg hina’ (ma-in
maheenin).

[32.8] Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina
(air mani).

7. Dr. Naik klaim bahwa tidak ada seorangpun tahu bahwa kulit punya
sensor rasa sakit dan bahwa orang dari dulu berpikir bahwa fungsi otak
adalah utk merasakan rasa sakit. Ini omong kosong. Yg betul adalah
sebaliknya. Baru belakangan ini orang mengetahui bahwa salah satu fungsi
otak adalah merasakan rasa sakit. Dizaman dulu orang pikir fungsi otak
adalah untuk mendinginkan tubuh seperti radiator dan jantung adalah organ
berpikir.

8. Dr. Naik klaim bahwa ketika bible bilang dunia dibuat dalam 6 hari,
maksud bible adalah 24 jam sehari, sementara klaim yg sama yg dijiplak
Muhammad dan diulang di Quran tiba-tiba berubah artinya menjadi ‘perioda
waktu’ atau ‘jaman’. Kenapa satu hari di bible dan satu hari di Quran harus
berbeda cuma Dr. Naik yg tahu.
9. Definisi dari embryologi di Quran 23:12-14 salah. Nutfa (sperma) tidak
menjadi embryo (yg oleh Quran secara salah disebut Alaqa, segumpal
darah). Peran telur wanita dalam pembentukan embry dlm Quran
dilewatkan! Dan Tulang tidak dibentuk sebelum daging. Ini cuma menyebut
dua kesalahan dari banyak kesalahan dalam ayat-ayat ini.

10.Ayat 10.5, 25.61 dan 71.16 bilang bahwa baik bulan dan matahari adalah
lampu ‘memancarkan cahaya’. Dr. Naik bohong dgn mengatakan bahwa Nur
itu cahaya pantulan. Nur adalah cahaya langsung dan Muir adalah objek yg
memancarkan cahaya bukan yg memantulkan cahaya.

11.Ayat 18:86 bilang . . .’ Hingga apabila dia (Zulkarnain) telah sampai ke


tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam sumur
berlumur hitam’.

Dr. Naik bohong ketika dia bilang bagi Zulkarnain, matahari terbenam dlm
apa yg ‘kelihatannya’ spt sumur berlumur hitam. Kalau memang
begitu, mengapa hal ini tidak nampak oleh orang lain dimana saja? Kenapa
harus sebut Zulkarnain? Zulkarnain adalah panglima legendaris dan orang-
orang percaya bahwa dia telah menaklukan dunia dari ‘ujung satu keujung
lainnya’. Cuma dia, yg telah ke kedua ujung dunia, yg dapat menyaksikan
fenomena ajaib dari terbit dan tenggelamnya matahari di sebuah lumpur
hitam? Ini adalah air/lautan yg dipercayai orang-orang kuno sbg melingkupi
daratan.

12. Ayat 86.4 mengasumsi bahwa bintang adalah pelindung orang-orang. Ini
cuma dongeng. Baca disini.

[86.3] (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,


[86.4] tidak ada suatu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya.

13. Ayat 86.7 bilang sperma keluar diantara tulang sulbi dan atulang dada.
Ini salah.

[86.6] Dia diciptakan dari air yang terpancar,


[86.7] yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.

14. Akankah orang-orang bangkit dari kematian pada Hari Kiamatnya bumi
utk menerima hukuman ataupun pahala mereka 6.36, 7.57, 2.260, 21.21,
30.50, 35.9, 43.11, 72.7, atau mereka menerimanya tepat setelah mati?
3.169

15. Ayat 31:10 bilang ‘Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi
supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu.’ Gunung tidak menghentikan
bumi dari menggoyang. Sungguh menggelikan utk mengasumsi bahwa
tanpa gunung, maka bumi akan bergoyang-goyang, apalagi kalau ada
orang-orang yg berjalan diatasnya.

16. Ayat 78:7 bilang gunung seperti pasak tenda atau pancang. Ini salah.
Baca disini.

17. Ayat 78:6 bilang ‘Bukankah Kami (kata ganti orang pertama) telah
menjadikan bumi itu sebagai hamparan? Dan ayat 20:53 bilang ‘Dia (kata
ganti orang ketiga) yang telah menjadikan bagimu bumi seperti karpet
dihamparkan”. Ayat 2:22 bilang bumi sebagai ranjang bagimu dan langit
sebagai atap. Ini jelas-jelas salah. Bumi tidak lah seperti ranjang/hamparan
karpet ataupun langit seperti atap.

18. Ayat 16:66 bilang: Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-
benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa
yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan
darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” Ini omong
kosong. Susu tidak diproduksi diantara tahi dan darah. Ini menunjukkan
kedunguan Muhammad akan anatomi.

19. Ayat 6:38 bilang bahwa ‘Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di
bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, tapi
membentuk komunitas seperti kamu.’ Tidak ada binatang dibumi yg
membentuk komunitas yg seperti manusia.

20. Ayat 55:19-20 bilang ada penghalang diantara dua perairan; ‘ada batas
yg tidak dilampaui oleh masing-masing’. Tidak ada penghalang antara air,
semua air bercampur.

21. Ayat 7.54, 10.3, 11.7 dan 25.59 bilang bahwa jagat ini dibuat dalam 6
hari sementara ayat 41.9-12 bilang dibuat dalam 8 hari. Kemudian di 2:117
kita diberitahu bahwa ‘Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka
(cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah". Lalu jadilah ia.” Ini
adalah tiga versi berbeda dalam penciptaan – 6 hari, 8 hari dan sekejap.
Paling tidak dua diantaranya pastilah ayat-ayat setan. Yang mana?

22. Ayat 2.29 bilang “Dia (kata ganti orang ketiga) yang menjadikan segala
yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu
dijadikan-Nya tujuh langit.” Versi penciptaan ini menyalahi jaman. Ini sama
dg bilang pertama lahir sang anak, lalu baru ibunya. Ini ‘keajaiban Allah’ yg
lain atau ‘blunder Muhammad’ yg lain? Kesalahan yg sama ditemukan pada
7.54, 10.3, 11.7, 25.59 dan 41.9-12.
23. Ayat 79:28-30 kontradiksi dg 2:29 dan bilang ‘Dia meninggikan
bangunannya, lalu Dia membuat terang dan kegelapan. Dan sesudah itu
bumi dihamparkan-Nya.’

24. Ayat 21:30 bilang ‘langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu
yang padu (sebagai satu unit penciptaan), kemudian Kami (kata ganti orang
ketiga) pisahkan antara keduanya.’ Tapi di ayat 41:11 bilang ‘Kemudian Dia
menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata
kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-
Ku dengan suka hati atau terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang
dengan suka hati".’ Jadi apakah langit dan bumi aslinya bergabung dan Allah
pisahkan mereka atau mereka terpisah dan allah gabungkan? Ada
kontradiksi disini. Salah satunya pasti ayat setan. Yang mana?

25. Ayat 65:12 bilang ‘Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti
itu pula bumi.’ Ini salah, baik langit maupun bumi tidak terbuat dari tujuh
lapisan.
...

28. Ayat 41.12 bilang ‘Dan Kami hiasi langit (tingkat bawah) yang dekat
dengan cahaya.’ Ini jelas kiasan untuk bintang. Dg menganggap bumi
sebagai alasnya, seperti yg diasumsi Quran, apakah bintang berada
ditingkat terendah langit, sementara matahari, bulan dan planet lain dalam
sistem solar adalah diatasnya?

29. Ayat 22:47 dan 32:5 bilang bahwa satu hari Allah sama dengan 1000
tahun manusia, tapi ayat 70:4 bilang bahwa satu hari Allah sama dengan
50.000 tahun.

30. Ayat 65:12 bilang ‘Allah (kata ganti orang ketiga) Dialah yang
menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi.’ Ini mitos, bukan sains.

31. Ayat 13.2 bilang ‘Allah (kata ganti orang ketiga), Dialah yang
meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,’ dan
diayat 31.10 dia mengulang takhyul yg sama. Di Ayat 22:65 dikatakan: ‘Dia
(kata ganti orang ketiga) menahan langit jatuh ke bumi, melainkan dengan
izin-Nya’ ? Jelas Muhammad pikir bahwa langit adalah atap yg dapat jatuh
kebumi dan ajaib bahwa atap itu tidak jatuh.

32. Ayat 54:19 bilang : Allah menghancurkan orang Aad dalam sehari. Ayat
41.16 bilang itu berhari-hari (3 hari atau lebih). Di Ayat 69:7 dipastikan 7
malam dan 8 hari berturut-turut? Paling tidak dua dari versi ini pastilah ayat
setan.
33. Pada pengadilan terakhir, orang-orang dibagi menjadi 3 grup (Q 56.7)
atau dua grup (Q 90:18-19, 99:6-#?

34. Siapa yg mengambil jiwa saat kematian: Malaikat maut (Q32.11), para
malaikat (jamak) (Q47.27) atau Allah (Q39:42)?

35. Berapa malaikat yg mengumumkan kelahiran Yesus kpd Perawan Maria?


Satu malaikat (Q19:17-21) atau beberapa malaikat (Q3:42-45)?

36. Siapa muslim pertama? Muhammad (Q6.14,163), Musa (Q7:143),


beberapa orang mesir (Q26:51), Abraham (Q2:127-133, 3.67) ataukah
Adam (Q2:37) ?

37. Makanan bagi orang-orang dineraka hanyalah ‘Dhari (pohon yg berduri)’


(Q88.6), Darah dan nanah (Q69.36), atau mereka juga dapat makan dari
pohon Zaqqum (Q37:62-66) ?

38. Ayat 2:221 bilang ‘Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik,
sebelum mereka beriman.” Ayat 9:30 membuat jelas bahwa Yahudi dan
Kristen adalah kaum musyrik, ditipu dan ‘dilaknati Allah-lah mereka.’ Tapi
diayat 5.5 bilang dihalalkan utk menikahi wanita di antara orang-orang yang
diberi Al Kitab sebelum kamu (Ahlul Kitab)”.

39. Ayat 9.17 dan 9.69 bilang bahwa amalan orang kafir itu sia-sia. Tapi di
ayat 99:7 menjanjikan ‘Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat
zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya’. Ayat 2:62 menjanjikan
penghargaan bagi Kristen dan Yahudi, tapi kemudian
Quran mengatakan bahwa mereka cuma penghujat 5.17, 72-73, telah ditipu
menjauh dari kebenaran, kafir dan dilaknat Allah 9:30

39. Kontradiksi dlm menggambarkan anggur dan minuman2 memabukkan.


a. kamu buat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.’ 16.67 =
baik.
b. Janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga
kamu mengerti apa yang kamu ucapkan. 4:43=jauhi minuman memabukan
jika mau sholat.
c. Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada
keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia,
tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". 2:219 = keduanya
dapat baik dapat jelek tapi banyak jelek daripada baiknya.
d. ‘Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar,
berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah
perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-
perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.’ 5:90-91=sangatlah
jelek.

Semua ayat ini datang dari Tuhan yg sama? Gimana sesuatu yg tadinya
merupakan ‘rejeki yg baik’ kemudian dibenci dan dianggap pekerjaan setan?

Saya cukup berhenti disini saja. Mudah sekali utk menunjukkan 1000
kesalahan yg ada dlm Quran dan ribuan lagi dongeng menggelikan dalam
hadis. Ingat apa yg Dr. Naik katakan: Yg dibutuhkan utk membuktikan
bahwa Quran bukan dari Tuhan cuma SATU kesalahan. Jika dia tidak dapat
menanggapi kontradiksi-kontradisi ini, berarti Quran bukanlah Wahyu. Tapi
bagaimanapun, dia tidak akan mampu menjawab bahkan SATU-pun.

Sumber: KLIK DISINI


pod-rock (Translator)