Anda di halaman 1dari 14

Pengenalan Alat Bedah

DR. JEFFERSON, SP. B

Instrumen dasar bedah minor terbagi atas empat berdasarkan fungsi,


yakni

instrumen dengan fungsi memotong (pisau scalpel + pegangan dan


beragam jenis gunting),

instrumen dengan fungsi menggenggam (pinset anatomi, pinset


cirrhurgis dan klem jaringan),

instrumen dengan fungsi menghentikan perdarahan (klem arteri lurus


dan klem mosquito), serta

instrumen dengan fungsi menjahit (needle holder,benang bedah, dan


needle).

A.Instrumen Dengan Fungsi


Memotong

Pisau Scalpel + Pegangan

Scalpel merupakan mata pisau kecil yang digunakan bersama pegangannya. Alat ini
bermanfaat dalam menginsisi kulit dan memotong jaringan secara tajam. Selain itu, alat ini
juga berguna untuk mengangkat jaringan/benda asing dari bagian dalam kulit.
Cara pemasangannya: pegang area tumpul pisau dengan needle-holder dan hubungkan
lubang pada area tersebut pada lidah pegangan sampai terkunci (terdengar bunyi).
Cara pelepasan: pegang ujung pisau dengan needle-holder dan lepaskan dari lidah
pegangan, kemudian buang di tempat sampah.
Pegangan scalpel yang sering digunakan adalah berukuran 3 yang dapat digunakan
bersama pisau scalpel dalam ukuran beragam.
pisau scalpel yang sering digunakan adalah yang berukuran no.15. Ukuran no.11
digunakan untuk insisi abses dan hematoma perianal

Gunting

1.

Gunting Jaringan (bedah)

Gunting jaringan (bedah) terdiri atas dua bentuk. Pertama, berbentuk


ujung tumpul dan berbentuk ujung bengkok.
Gunting dengan ujung tumpul digunakan untuk membentuk bidang
jaringan atau jaringan yang lembut, yang juga dapat dipotong secara
tajam.
Gunting dengan ujung bengkok. Pemotongan dengan gunting ini dilakukan
pada kasus lipoma atau kista.

2.

Gunting Benang (dressing scissors)

Gunting benang didesain untuk menggunting benang. Gunting ini


berbentuk lurus dan berujung tajam. Gunakan hanya untuk menggunting
benang, tidak untuk jaringan.

3.

Gunting Perban

Gunting perban merupakan gunting berujung sudut dengan ujung yang


tumpul. Gunting ini memiliki kepala kecil pada ujungnya yang bermanfaat
untuk memudahkan dalam memotong perban. Bagian dasar gunting ini
lebih panjang dan digunakan sangat mudah dalam pemotongan perban

4.

Gunting Iris

Gunting iris merupakan gunting dengan ujung yang tajam dan berukuran
kecil sekitar 3-4 inchi.

B.Instrumen Dengan Fungsi


Menggenggam
Pinset Anatomi
Pinset Anatomi memiliki ujung tumpul halus. Alat ini dapat menggenggam
objek atau jaringan kecil dengan cepat dan mudah, serta memindahkan dan
mengeluarkan jaringan dengan tekanan yang beragam.
Pinset Chirurgis
Pinset Chirurgis biasanya memiliki susunan gigi 1x2 (dua gigi pada satu
bidang). Pinset bergigi ini digunakan pada jaringan. Alat ini memiliki fungsi yang
sama dengan pinset anatomi yakni untuk membentuk pola jahitan, meremove
jahitan, dan fungsi-fungsi lainnya.

Klem Jaringan
Klem jaringan berbentuk seperti penjepit dengan dua pegas yang
saling berhubungan pada ujung kakinya. Ukuran dan bentuk alat ini
bervariasi, ada yang panjang dan adapula yang pendek serta ada yang
bergigi dan ada yang tidak. Alat ini bermanfaat untuk memegang jaringan
dengan tepat.
Cara pemegangannya: klem dipegang dalam keadaan relaks seperti
memegang pulpen dengan posisi di tengah tangan. Klem jaringan bergigi
memiliki gigi kecil pada ujungnya yang digunakan untuk memegang
jaringan dengan

C.Instrumen Dengan Fungsi


Menghentikan Perdarahan
6.Klem Arteri
Pada prinsipnya, klem arteri bermanfaat untuk menghentikan
perdarahan pembuluh darah kecil dan menggenggam jaringan lainnya
dengan tepat tanpa menimbulkan kerusakan yang tidak dibutuhkan. Alat
ini juga tersedia dalam dua bentuk yakni bentuk lurus dan bengkok
(mosquito). Namun, bentuk bengkok (mosquito) lebih cocok digunakan
pada bedah minor.
Cara penggunaan: klem arteri memiliki ratchet pada handlenya.
Ratchet inilah yang menyebabkan posisi klem arteri dalam keadaan
terututup (terkunci). Ratchet umumnya memiliki tiga derajat, dimana pada
saat penutupan jangan langsung menggunakan derajat akhir karena akan
mengikat secara otomatis dan sulit untuk dilepaskan. Pelepasan klem
dilakukan dengan cara pertama harus ditekan ke dalam handlenya,
kemudian dipisahkan handlenya sambil membuka keduanya.

D.Instrumen Dengan Fungsi


Menjahit
Needle Holder

Needle holder bermanfaat untuk memegang needle saat insersi jahitan


dilakukan. Secara keseluruhan antara needle holder dan klem arteri
berbentuk sama. Handled dan ujung jepitannya bisa berbentuk lurus
ataupun bengkok. Struktur jepitan needle holder berbentuk criss-cross
di permukaannya dan memiliki ukuran handled yang lebih panjang dari
jepitannya.

Gambar 2. Perbedaan Struktur Jepitan Antara Klem Jaringan, Klem arteri dan
Needle Holder

Benang Bedah
Benang bedah dapat bersifat absorbable dan non-absorbable. Benang yang absorbable
Absorbable
biasanya digunakan untuk jaringan lapisan dalam, mengikat pembuluh darah dan kadang
1. Absorbable
digunakan
padaAlami
bedah minor. Benang non-absorbable biasanya digunakan untuk jaringan
Catgut merupakan
contoh terbaik
dalam
kelompok
benang
absorbable
alami. Terdapat
tertentu
dan harus diremove.
Selain
itu, benang
bedah
ada juga
yang bersifat
alami dandua
macam catgut,
catgut
danberupa
chromic
catgut. Plain(Ethilon
catgut memiliki
kekuatan
7sintetis.
Benangplain
tersebut
dapat
monofilamen
atau prolene)
atau selama
jalinan (black
10 hari. Sedangkan chromic catgut memiliki kekuatan selama 28 hari. Namun, kedua jenis
silk).
benang ini dapat menghasilkan reaksi jaringan.
Non-absorbable
2. Absorbable
Sintetis Alami
1. Non-absorbable
Benang
atas
vicryl (polygactin)
Dexon
(polyclycalic
acid)
Blackabsorbable
silk adalahsintetis
benangterdiri
jalinan
non-absorbable
alamidan
yang
paling
banyak digunakan.
yang
merupakan
benangbenang
multifilamen.
Benang
ini berukuran
panjang
catgut dan
Meskipun
demikian,
ini dapat
menimbulkan
reaksilebih
jaringan,
dan dari
menghasilkan
memiliki
sedikit
reaksi
jaringan. Penggunaan utamanya adalah untuk jahitan subkutikuler
luka yang
agak
besar
yang
perlu diremove.
Selain itu, juga dapat digunakan untuk jahitan dalam pada
2. tidak
Non-abosrbable
Sintetis
penutupan
dan mengikat
pembuluh
(hemostasis).
Benang luka
non-abosrbable
sintetis
terdiridarah
atas prolene
dan ethilon (nama dagang). Benang ini
berbentuk monofilamen yang merupakan benang terbaik. Jenis benang ini cukup halus dan
luwes dan menghasilkan sedikit reaksi jaringan. Namun, jenis benang ini lebih sulit diikat
dari silk sehingga sering menyebabkan jahitan terbuka.

Needle bedah

Saat ini bentuk needle bedah yang digunakan oleh sebagian besar orang adalah
jenis atraumatik yang terdiri atas sebuah lubang pada ujungnya yang merupakan
tempat insersi benang. Benang akan mengikuti jalur needle tanpa menimbulkan
kerusakan jaringan (trauma). Pada needle model lama memiliki mata dan loop pada
benangnya sehingga dapat menimbulkan trauma. Needle memiliki bagian dasar
yang sama, meskipun bentuknya beragam. Setiap bagian memiliki ujung, yakni
bagian body dan bagian lubang tempat insersi benang. Sebagian besar needle
berbentuk kurva dengan ukuran , 5/8, dan 3/8 lingkaran. Hal ini menyebabkan
needle memiliki range untuk bertemu dengan jahitan lainnya yang dibutuhkan. Ada
juga bentuk needle yang lurus namun jarang digunakan pada bedah minor. Needle
yang berbentuk setengah lingkaran datar digunakan untuk memudahkan
penggunaannya dengan needle holder.