Anda di halaman 1dari 16

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENGGUNA ANGGARAN :

PEMERINTAH KOTA TANGERANG SELATAN

SKPD
NAMA PPK

: DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN


DAN ASET DAERAH
: KABID. PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN

NAMA PEKERJAAN:UPDATING PETA SIG PBB

TAHUN ANGGARAN 2015

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

Daftar Isi
1.

Pendahuluan ..................................................................................................................... 3

2.

Maksud dan Tujuan ......................................................................................................... 4

3.

Lingkup Pekerjaan ........................................................................................................... 4

4.

Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan ................................................................................ 5

5.

Volume Pekerjaan ............................................................................................................ 7

6.

Hasil Pekerjaan ................................................................................................................. 8

7.

Jangka Waktu Penyelesaian ............................................................................................ 8

8.

Persyaratan Personil ........................................................................................................ 8

9.

Nama Organisasi Pengadaan Barang/Jasa .................................................................. 10

10. Sumber Pendanaan ........................................................................................................ 11


11. Persyaratan Peralatandan Ketentuan Teknis .................................................................... 11
11.1.

Persyaratan Peralatan ............................................................................................. 11

11.2.

Citra Satelit............................................................................................................. 12

11.3.

Pemetaan ................................................................................................................ 14

11.4.

Pemetaan PBB Web Based .................................................................................... 15

13. Penutup ............................................................................................................................ 16


14. Referensi ........................................................................................................................... 16

Daftar Gambar
Gambar 1. Indeks lokasi Pekerjaan wilayah Kota Tangerang Selatan ....................................... 5
Gambar 2. Alur Metodologi Pekerjaan....................................................................................... 6

Daftar Tabel
Tabel 1.Tabel Persyaratan Personil ............................................................................................ 9
Tabel2.Tabel Karakteristik Sensor Satelit..12

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

1. Pendahuluan
Sistem Informasi Geografis (SIG) Pajak Bumi dan Bangunan adalah suatu sistem yang
dirancang terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Objek Pajak (SISMIOP)
dengan menekankan pada analisis secara spasial (keruangan) yang selama ini tidak dapat
ditangani oleh aplikasi SISMIOP. Masukan dasar SIG PBB berasal dari peta, foto udara, citra
satelit maupun hasil survey. Melalui SIG diharapkan dapat lebih memberikan percepatan
visualisasi sehingga mempermudah pengambilan keputusan. Selain itu agar menghasilkan
analisis yang akurat maka masukan SIG PBB haruslah mencerminkan keadaan sebenarnya di
lapangan.
Pemeliharaan

basis

data

yang

selama

ini

dilakasanakan

masih

ditemukan

kekurangselarasan antara data alfa numeris dan data grafis. Pemutakhiran data alfa numeris
dilakukan melalui update pada basis data di komputer, sedangkan data grafis dilaksanakan
secara manual sehingga seringkali data grafis selalu ketinggalan dengan data non grafis. Oleh
karena itu diperlukan Update Peta SIG PBB melalui Kegiatan Digitasi Peta SIG PBB.
Informasi Geospasial terkait dengan informasi geospasial dasar dan informasi geospasial
tematik. Infromasi geospasial tersebut, bisa didapatkan melalui berbagai cara atau kaidah
dalam survey dan pemetaan. Untuk mendapatkan informasi spasial objek pajak dengan skala
besar (1:1000) melalui kegiatan pemetaan. Kemudian dengan adanya pelimpahan Pajak Bumi
dan Bangunan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah, data base PBB P2 diharapkan
menjadi lebih baik karena dikelola oleh masing-masing daerah. Sementara itu kebutuhan akan
informasi spasial terutama lokasi, jenis penggunaan dan kepemilikan bagi Kota Tangerang
Selatan dirasa penting mengingat perkembangan pesat yang terjadi. Sehingga tidak terjadi
tumpang tindih antar objek pajak.
Tahun anggaran 2015 Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangandan Aset Daerah
(DPPKAD) Kota Tangerang Selatan bermaksud melaksanakan pembaruan data (pemetaan)
melalui kegiatan updating/pembuatan peta digital PBB dan pembuatan Web GIS untuk
monitoring OP yang dipetakan. Kegiatan ini difokuskan pada updating/pembuatan peta digital
PBB dengan menggunakan citra satelit beresolusi cukup tinggi untuk tahun 2015. Hasil citra
satelit akan digunakan untuk memetakan bidang tanah dan jenis penggunaan tanah dan
bangunan di wilayah tersebut. Citra satelit dipilih karena keakuratan dan kekinian dalam
menggambarkan keadaan objek saat ini. Hasil citra satelit berupa peta bidang PBB dengan
dasar citra sehingga nanti lebih mudah mengidentifikasi letak suatu objek PBB.

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

Manfaat citra satelit :


1. Perencanaan wilayah
2. Zonasi wilayah
3. Pembuatan peta tematik
4. Penyusunan tata ruang
5. Penyusunan peta tata guna lahan
6. Penyusunan peta tata lingkungan
Dan banyak manfaat lainnya.

2. Maksud dan Tujuan


Maksud dari pekerjaan ini adalah pemetaan bidang objek PBB wilayah Kota Tangerang
Selatan atau melakukan Pembuatan Peta Tematik (GIS) objek PBB untuk mendata dan
memastikan lokasi objek pajak melalui digitasi peta dari citra satelit yang disingkronkan
dengan data base PBB. Menggunakan citra satelit Quickbird tahun 2015, dengan hasil yan
diharapkan sebagai berikut :
1. Peta wilayah Kota Tangerang Selatan skala 1 : 25000,
2. Peta Kelurahan skala 1 : 2500 untuk kelurahan dan
3. Peta Blok skala 1 : 1000 .
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk pemutakhiran dan perbaikan data
pendukung utama basis data geospasial PBB di wilayah Kota Tangerang Selatan dan
membangun Sistem Informasi Geografis PBB berbasis Web.

3. Lingkup Pekerjaan
Secara umum lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan ini terdiri dari:
1. Persiapan
a. Persiapan Administrasi
- Pembelian citra satelit Quickbird mencakup wilayah Kota Tangerang Selatan
- Data informasi koordinat titik ikat JKHN orde 0 dan orde I dari BIG
- Koordinat titik orde 2 dan 3 BPN
- Peta RBI wilayah Kota Tangerang Selatan skala 1 : 25.000
b. Persiapan Teknis
- Persiapan batas wilayah pemetaan
- Desain sebaran ground control point
4

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

2. Pengukuran Titik Kontrol (28 titik) dengan survei GPS untuk mengikat citra satelit
3. Pengolahan citra satelit
4. Orthorectifikasi (1.024NLP)
5. Digitasi citra satelit dan survei lapangan untuk pengumpulan data atribut
6. Pembentukan GIS Orthophoto (1.024NLP)
7. Pembuatan pemetaan Web Based dengan menggunakan Map Server dan
PHPMapScript, serta menghasilkan suatu sistem informasi geografis Kota
Tangerang Selatan dengan skala 1 : 25.000, peta digital PBB kelurahan skala 1:
2.500, peta digital Blok PBB 1: 1000) pembangunan SIG PBB berbasis Web
Kota Tangerang Selatan
8. Pelaporan (Laporan Pendahuluan, Laporan Bulanan, Laporan Akhir, Album Foto
Lapangan, Album Peta A0, peta digital PBB wilayah Kota Tangerang Selatan
skala 1 : 25.000,peta digital PBB kelurahan skala 1: 2.500, peta digital Blok PBB
1: 1000)
9. Pelatihan pengelolaan Peta dan Sistem Informasi Geografis.

4. Metodologi Pelaksanaan Pekerjaan


Citra satelit dilakukan koreksi orthorectifikasi, koreksi spasial, koreksi radiometrik, dll
dengan RMS error 0,5. Citra satelit yang telah terkoreksi dilakukan proses digitasi terhadap
bidang-bidang tanah dan unsur spasial di bumi (jalan, rel, bangunan, dll).Peta citra kemudian
dilakukan pertampalan/disandingkan dengan peta SIGPBB DPPKAD untuk mengidentifikasi
NOP per bidang. Setelah itu dilakukan plotting NOP per bidang yang SPPT-nya terdaftar
pada data base PBB Kota Tangerang Selatan pada peta citra yang sudah jadi.

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

PERSIAPAN
1. PEMBELIAN CITRA SATELIT
2. CEK PETA RBI
3. SURVEY LAPANGAN

SURVEY LAPANGAN
1. PENGUKURAN GCP
2. UNSUR ALAM
3. UNSUR BUATAN

CEK PETA RBI


1. PETA RBI KOTA TANGSEL
2. TITIK JKHN, ORDE 2&3 BPN

PEMBELIAN CITRA SATELIT


1. KOREKSI CITRA
2. REGISTRASI CITRA
3. DIGITASI CITRA

PETA CITRA
LAYOUT PETA CITRA

PLOTTING NOP SPPT PBB

PERBANDINGAN DENGAN PETA SIG


PBB (DETEKSI KEBENARAN)

PETA CITRA & PETA GRAFIS PBB


(DIGITAL & HARDCOPY)
SKALA 1 : 25.000
SKALA 1 : 2.500
SKALA 1 : 1000

PEMBUATAN PETA PBB BERBASIS


WEB
PETA PBB BERBASIS WEB

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

5. Volume Pekerjaan
Lingkup wilayah pekerjaan adalah 3 (tiga) kecamatan, meliputi Kecamatan Pamulang,
Kecamatan Ciputat Timur dan Kecamatan Ciputat dengan jumlah objek pajak
berkisar 180.000 (seratus delapan puluh ribu) objek pajak di wilayah Kota Tangerang
Selatan seluas147,19km2 yang secara geografis terletak antara 639 - 647 Lintang Selatan
dan 16014 - 16022 Bujur Timur. Namun demikian, dengan memperhatikan batas wilayah
yang belum definitif (masih indikatif) dan Area off Interest (AOI) sebagai syarat/ kaidah
dalam perekaman data, maka cakupan wilayah yang direncanakan dilebihkan dari batas
indikatif tersebut guna mengantisipasi adanya wilayah Kota Tangerang Selatan di luar batas
dan memenuhi AOI. Dengan demikian, direncanakan luas wilayah akuisi adalah 15.000
Hektar.
Total volume pekerjaan adalah mencakup area seluas 150km2 atau setara dengan 1.024Nomor
Lembar Peta (NLP) RBI Skala 1:1.000.
Sebagaimana tergambar pada Gambar 1, indeks lokasi pelaksanaan pekerjaan adalah di
wilayah Kota Tangerang Selatan.

Gambar 1. Indeks lokasi Pekerjaan wilayah Kota Tangerang Selatan

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

6. Hasil Pekerjaan
Hasil pekerjaan yang harus diserahkan pada pekerjaan ini sebagai berikut:
1. Titik Kontrol Pemetaan
Jumlah titik kontrol minimal 28 titik.
a. Sketsa dan deskripsi titik kontrol serta quicklook penampakan premark di setiap
foto dari empat arah mata angin yang muncul dalam bentuk digital dan cetak.
b. Data pengamatan satelit dalam format asli (bawaan vendor) dan RINEX dalam
bentuk digital setiap titik kontrol termasuk titik control independen (ICP).
c. Hasil statistik hitungan perataan dalam bentuk digital dan cetak.
d. Daftar koordinat Titik kontrol horizontal dalam WGS 84 dalam bentuk digital dan
cetak dengan menggunakan sistem penomoran tertentu.
e. Daftar Koordinat Titik kontrol tinggi dalam sistem tinggi MSL dalam bentuk
digital dan cetak dengan menggunakan sistem penomoran tertentu.
f. Daftar Koordinat Titik Kontrol Independen (Independent Check Point) berikut
deskripsi dan foto dari empat arah mata angin dalam bentuk digital dan cetak
dengan sebaran minimum 4 Titik Kontrol Independen per-kecamatan.
2. PemetaanBidang PBB dan Pembuatan Peta Citra (1.024 NLP)
a. Metadata mengacu pada standar Metadata Data Spasial Nasional (MDSN) format
file.gen (Generated Text File).
b. QuicklooklayoutPeta Orthofoto (raster peta ter-georeference) berdasarkan sistem
Nomor Lembar Peta dalam format PNG, JPEG dan GeoTIFF dengan resolusi
minimum 300 dpi.Album peta citratercetak pada skala 1 : 2.500 dan 1:1.000, yang
merupakan hasil proses kartografi sederhana dalam format *.mxd, *.map, *.dwg
dengan ukuran A0 sebanyak 1 set dan dilipat menjadi ukuran album A4 sebanyak
1 set.
3. Pembangunan Peta PBB Web Based
a. Identifikasi system pemetaan berbasis web yang menggunakan MapServer,
MapServer dapat mengelola data geografis yang disimpan baik dalam format
raster ataupun vector. Dalam hal penggunaan system operasi, Map Server
bersifat multiplatform.
b. Tipe raster yang digunakan adalah format TIFF, EPPL, PNG, JPG, GIF atau
GDAL. Sedangkan untuk tipe vector adalah format shapefile, ORG(TAB,

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

PNG, DNG, ARC/INFO coverages, GML, Tiger) POSTSIG, ESRI SDE atau
Oracle Spatial
c. Struktur internal MapServer dapat diakses dengan pemrograman PHP,
sedangkan untuk menghubungkan MapServer dengan PHP digunakan
PHPMapScript
d. Source code
e. User admin web
4. Laporan kegiatan (hardcopy)
a. Laporan Pendahuluan, 5 buku;
b. Laporan Tengah, 5 buku;
c. Laporan Akhir, 5 buku;
d. Album Foto Lapangan per Kecamatan,5 album;
e. Dokumen Hasil Kajian 5 Dokumen.
f. User Manual dan Maintenance
Semua data digital diserahkan dalam DVD-ROM sebanyak 2 set yang telah diberi label
(sticker DVD) dengan identitas data berupa nama perusahaan, judul pekerjaan, nomor
kontrak, area, tanggal.

7. Jangka Waktu Penyelesaian


Maksimum waktu pelaksanaan pekerjaan ini adalah selama120 hari kalender
8. Persyaratan Personil
Ketua Tim dan Koordinator dalam pekerjaan ini harus memenuhi kualifikasi minimum
sebagai berikut:
Tabel 1. Persyaratan Koordinator
No

Posisi

Pendidikan

Ketua Tim/
Ahli Pemetaan

S1
Geodesi

Bidang
Keahlian

Pengalaman
Minimum

Pemetaan SIG
(Manajemen
Survei dan
Pemetaan)

8 thn

Jumlah
1

Tugas
Bertanggung jawab
dalam melakukan
koordinasi terhadap
tim kerja dan hasil
pekerjaan
Menyiapkan
rencana detil
persiapan kegiatan,
integrasi hasil

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

No

Posisi

Ahli Geografi

Ahli
Programmer
GIS

Pendidikan

S1
Geografi

S1
geodesi/
geografi

Bidang
Keahlian

Pengalaman
Minimum

Spesialisasi
Remote
Sensing
(Koordinator
Pengolahan
Data
Penginderaan
Jauh (citra
satelit)

5 thn

GIS
Profesional dan
Penginderaan
Jauh,
Kartografer
(Koordinator
Pemetaan
Objek PBB,
Under Web
Editing)

5 thn

Jumlah

Tugas
pekerjaan dan
penyusunan laporan
Bertanggung jawab
dalam melakukan
kontrol kualitas data
hasil pengukuran
titik kontrol
pemetaan
Bertanggungjawab
dalam melakukan
koordinasi terhadap
tim kerja dan hasil
pekerjaan
orthorectikasi,
koreksi citra, dll
Bertanggung jawab
dalam melakukan
kontrol kualitas data
hasilcitra

10

Bertanggung jawab
dalam melakukan
koordinasi terhadap
tim kerja dan hasil
pekerjaan digitasi
Bertanggung jawab
dalam melakukan
kontrol kualitas data
hasil digitasi

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

Selain tenaga ahli diatas, dibutuhkan juga Tenaga pendukung dalam pekerjaan ini dengan kualifikasi
minimum sebagai berikut:

No.

Posisi

Programmer Data Base


Surveyor Pengukuran Titik
Kontrol (GPS)
Operator CAD/GIS/Remote
Sensing

2
3

Pendidikan

Pengalaman
Minimum

Jumlah
Minimum

S1 (informatika,
ilmu komputer)

3 thn

Minimal SLTA

3 thn

Minimal D3

3 thn

9. Nama Organisasi Pengadaan Barang/Jasa


Nama Organisasi penyelenggara pengadaan kegiatan Pemetaan Bidang PBB dengan Citra
Satelit adalah:

Pemerintah Kota Tangerang Selatan

Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

PPK : Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan

10. Sumber Pendanaan


Sumber pendanaan kegiatan untuk kegiatan Pemetaan Bidang PBB dengan Citra Satelit
adalah atas Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPASKPD) pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun Anggaran
2015.
Nomor rekening kegiatan: 1.20.13.17.060.5.2
Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah sebesar Rp. 339.650.000,-

11. Persyaratan Peralatan dan Ketentuan Teknis


11.1 Persyaratan peralatan
Persyaratan peralatanyang dibutuhkan adalah:
1. Pengukuran Titik Kontrol Pemetaan menggunakan receiver GPS Geodetik dual
frequency minimum 5 buah
2. Untuk peralatan dan software lainnya seperti CAD, GIS, Pengolah citra, dan Software
Office jumlah unitnya disesuaikan dengan jumlah tim dan kapasitas kerja
11

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

3. Software yang digunakan berlisensi.

Untuk pemetaan skala besar (1 : 2.500, 1 : 1000) dengan tingkat akurasi tinggi dibutuhkan
perencanaan data akuisisi dengan ketentuan teknis yang cermat dan mendalam.
11.2. Penginderaan Jauh
11.2.1. Spesifikasi Citra Satelit
Satelit QUICKBIRD.Quickbird adalah satelit resolusi tinggi milik DigitalGlobe.
Dioperasikan secara langsung oleh perusahaantersebut. Quickbird menggunakan
sensor BGIS 2000 Sensor dengan derajad kedetilan resolusi 0.61 meter.
Tabel 2. Karakteristik Sensor Satelit Quickbird
Sistem

Quickbird

Tanggal Peluncuran

24 September 1999 at Vandenberg Air


Force Base, California,USA.
Boeing Delta II
97.2, sun synchronous
7.1 Km/detik (25,560 Km/jam)
6.8 km/detik
23 meter horizontal (CE90%)
450 kilometer
61 cm (nadir) to 72 cm (25 off-nadir)
2.44 m (nadir) to 2.88 m (25 off-nadir))
16.5 Km x 16.5 Km at nadir
10:30 AM (descending node) solar time
1-3.5 days, tergantung latitude (30 offnadir)
Pan: 450-900 nm
Blue: 450-520 nm
Green: 520-600 nm
Red: 630-690 nm
Near IR: 760-900 nm

Pesawat Peluncur
Orbit
Kecepatan pada Orbit
Kecepatan diatas bumi
Akurasi
Ketinggian
Resolusi Pankromatik
Resolusi Multi Spektral
Cakupan Citra
Waktu Melintas Ekuator
Waktu Lintas Ulang
Saluran Citra

12

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

11.2.1. Pemrosesan Citra Satelit


11.2.1.1.

Koreksi Geometrik

Koreksi geometrik dilakukan dengan menempatkan sistem koordinat peta tertentu


dijadikan sebagai acuan sehingga dihasilkan citra yang mempunyai koordinat dan skala
seragam.
11.2.1.1.

Pansharpening

Proses Pansharpening dilakukan terhadap citra multispektral beresolusi lebih rendah


daripada citra pakromatik tetapi resolusi spektralnya lebih baik/tinggi, sehingga
dihasilkan citra multispektral baru dengan resolusi spasial lebih baik.
11.2.1.2. Penajaman Citra
Penajaman kontrasdilakukan dengan mentransformasi seluruh nilai kecerahan. Sehingga
dihasilkan citra dengan kualitas ketajaman lebih tinggi daripada citra awal.
11.2.2. Titik Kontrol Tanah (GCP)
Kesalahan-kesalahan yang bersifat sistematik seperti kecepatan gerakan wahana, distorsi
panoramatik, rotasi bumi dan ketidaklinieran sapuan sensor dikoreksi pemodelan
geometris dengan metode pendekatan parametrik oleh pihak yang mengelola citra.
Sedangkan kesalahan non-sistematik dikoreksi dengan metode pendekatan non-parametrik,
yaitu dengan melakukan transformasi yang menggunakan persebaran GCP.
11.2.2.1.

Transformasi koordinat.

Transformasi koordinat yang digunakan untuk daerah relatif datar adalah


model polinomial orde satu yang membutuhkan minimal 4 titik GCP untuk
tiap kelurahan. Transformasi koordinat yang digunakan untuk daerah
mempunyai variasi ketinggian digunakan model polinomial orde dua yang
membutuhkan 6 titik GCP untuk tiap kelurahan. Nilai RMSE (Residual
Menas Square Errors) menunjukkan tingkat akurasi dan tidak boleh
melebihi 0,5 (Jensen, 1996).
11.2.2.2.

Resampling.

Penentuan nilai piksel pada sistem koordinat baru berdasarkan nilai piksel
pada koordinat lama dilakukan dengan alogaritma Nearest Neighbour jika
daerah relatif datar, Bilinier Interpolation atau Cubic Convolution. Untuk
menghasilkan piksel yang halus pada peta citra.
13

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

11.3. Peta PBB


11.3.1. Pemetaan
11.3.1.1.

Datum Horizontal dan Vertikal

Datum

horizontal

yang digunakan

adalah

datum

WGS-84

yang

berparameter elipsoid sama dengan DGN-95. Datum vertikal didasarkan


pada permukaan laut rerata atau tinggi geoid setempat untuk tiap daerah.
11.3.1.2.

Proyeksi Peta dan Sitem Koordinat Grid Peta

Proyeksi peta yang digunakan adalah TM 3 (Transverse Mercator 3).


Sistem koordinat grid mengikuti sistem grid TM 3.
11.3.1.3.

Ketelitian Horizontal dan Vertikal

Ketelitian horizontal peta kelurahan skala 1 : 2500 adalah0,25 1,25 m dan


ketelitian vertikal 0,375 m.
Ketelitian horizontal peta kelurahan skala 1 : 1000 adalah 0,1 0,5 m dan
ketelitian vertikal 0,15 m.
11.3.2. Digitasi on screen Citra
Citra Quickbird yang telah terkoreksi dan tertransformasi dilakukan digitasi
terhadap unsur alam dan unsur buatan meliputi batas administrasi, batas bidang,
jalan, rel, jembatan, bangunan, perairan (rawa, empang, sungai).
11.3.2.1.

Cakupan Lembar Peta

Satu lembar peta rupa bumi skala 1 : 25.000 mencakup daerah dengan
ukuran 7,5 lintang dan 7,5 bujur.
11.3.2.2.

Grid Peta

Grid peta untuk skala 1 : 25.000 ditunjukkan dengan TM tick pada tepi peta
tiap 1000 m, diberi warna hitam, dan diberi angka tiap 5000 m.
11.3.2.3.

Penulisan Nama Unsur Rupa Bumi

Nama unsur alam, unsur buatan, dan nama wilayah administrasi yang
dicantumkan dalam peta adalah nama yang telah disahkan oleh instansi
berwenang. Penulisan nama unsur rupa bumi mengikuti kaidah penulisan
nama unsur rupa bumi yang baku.
11.3.2.4.

Simbol Peta

Simbol peta digunakan untuk merepresentasikan unsur-unsur yang


tercantum di dalam unsur peta rupa bumi skala 1 : 25.000. Berlaku pula
untuk skala yang lebih besar.
14

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

11.3.2.5.

Legenda

Legenda peta merupakan informasi samping peta yang menjelaskan simbolsimbol yang ada dalam peta tersebut.
11.3.3. Pertampalan Peta Citra dan Peta SIG PBB
Pertampalan atau penyandingan peta citra yang dihasilkan dengan peta SIG PBB
yang dimiliki oleh DPPKAD bertujuan untuk membandingkan hasil pemetaan
dengan citra dan pengidentifikasian objek PBB untuk diberi NOP sesuai dengan
bidang masing-masing. Untuk dicek kebenarannya.
11.3.4. Plotting NOP Bidang PBB
Plotting NOP bidang PBB yang terdaftar pada data base SIMPBB Kota
Tangerang Selatan tahun 2015 pada peta citra yang telah didigitasi sesuai dengan
letak objek pajak di lapangan.
11.4. Pemetaan PBB Web Based
11.4.1. Set status layer
Setiap kali suatu peta akandihasilkan, semua layer yang dapat diubah statusnya
oleh user harus diperiksa terlebih dahulu, apakah user mengaktifkan
(layerchecked) atau tidak. Status layer akan disetsatu jika user mengaktifkan, dan
nol jika sebaliknya.
11.4.2. Query
11.4.2.1. Query berdasarkan titik.
Untuk dapatmenghasilkan informasi mengenai suatu lokasi yang dipilih
oleh user.Variabel point akan diisi dengan suatu obyek titik yang
merepresentasikan suatu titik yang dipilih user pada peta. Proses
menghasilkan obyek titik sama seperti pada saat menghasilkan obyek
titik untuk proses zoom-in, zoom-out dan recenter. Variabel modediisi
dengan jenis mode query, yang dalam hal ini telah disediakan oleh
MapServer, yaitu MS_SINGLE dan MS_MULTIPLE. Pada penelitian
ini, mode query yang digunakan adalah MS_SINGLE.
11.4.2.2.

Query berdasarkan lokasi.

Mekanismequery berdasarkan lokasi yang dipilih user sama halnya dengan


mekanisme query berdasarkan titik. Hanya saja pada query berdasarkan
lokasi untuk menghasilkan titik, diperlukan query dari database yang
menyimpan titik koordinat dari lokasi tersebut.
15

KAK Updating Peta PBB Dengan Citra Satelit

11.4.3. Navigator.
Padabrowser, peta yangditampilkan hanya berukuran sesuai dengan ukuran
yang disediakan yaitu 500x400 atau 800x600 piksel. Pada saat melakukan
perbesaran skala peta, adakalanya suatu posisi tidak terlihat pada browser.
11.4.4. MapSize.
MapSize dalam hal ini adalahproses mengubah ukuran peta yang tampak pada
browser . Proses ini dilakukan dengan mengubah nilai property width dan
propertyheight dari obyek peta yang digunakan. Property width diberi nilai
lebar dan property height diberi nilai panjang yangdipilih oleh user. Pada sistem
ini, nilai property height dan width ditampilkansebagai suatu daftar pilihan
ukuran peta (ListMap Size).
11.4.5. Output
11.4.5.1.

Mencetak peta.

Setiap proses yang dilakukan akan menghasilkan suatu image peta. Untuk
dapat mencetak peta, image tersebut disalin dan ditampilkan pada browser
baru, yang hanya berisi gambarpeta.
11.4.5.2.

Output Proses MapServer.

Setiap data geografi akan diproses oleh MapServer sehingga menghasilkan


suatu file gambar.
12. Penutup
Demikian kerangka acuan kerja ini disusun untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

16