Anda di halaman 1dari 7

KADAR GULA DARAH YANG TIDAK TERKONTROL PADA

PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II AKIBAT


KETIDAKPATUHAN DALAM MENGKONSUMSI OBAT
ANTIDIABETES DAN POLA HIDUP YANG TIDAK SESUAI
DENGAN KONDISI PENDERITA DIABETES MELITUS

(LAPORAN STUDI KASUS)

Oleh
Balkis, S. Ked (0318011004)
Opi Setia, S. Ked (0418011025)

Pembimbing
Dr. Azelia Nusadewiarti, MPH

BAGIAN ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
UNIVERSITAS LAMPUNG
BANDAR LAMPUNG
FEBRUARI 2010

LEMBAR PERSETUJUAN PEMIMBING


Telah di periksa dan di setujui laporan studi kasus dengan judul :

KADAR GULA DARAH YANG TIDAK TERKONTROL PADA


PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II AKIBAT
KETIDAKPATUHAN DALAM MENGKONSUMSI OBAT
ANTIDIABETES DAN POLA HIDUP YANG TIDAK SESUAI
DENGAN KONDISI PENDERITA DIABETES MELITUS
Penyusun :
Balkis, S. Ked (0318011004)
Opi Setia S. Ked (0418011025)

Bandar Lampung, Desember 2009


Disetujui oleh

dr. Azelia Nusadewiarti, MPH


Pembimbing

ii

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta
pertolongannya yang tidak terhingga sehingga penulis dapat menyelesaikan
laporan studi kasus dengan judul Kadar Gula Darah Yang Tidak Terkontrol
Pada Penderita Diabetes melitus Tipe II Akibat ketidakpatuhan dalam
mengkonsumsi obat antidiabetes dan pola hidup yang tidak sesuai dengan
kondisi penderita Diabetes Melitus dalam rangka menyelesaikan tugas akhir
kepaniteraan Ilmu Kedikteran Komunitas di Program Studi Pendidikan
Dokter Universitas Lampung.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada dr. Azelia
Nusadewiarti, MPH selaku pembimbing makalah studi kasus ini yang telah
bersedia melungkan waktunya untuk mebimbing hingga terselesaikannya maklah
ini. Rasa terima kasih juga penulis ucapkan kepada dr. Djohan lius selaku kepala
puskesmas rawat inap Kedaton, dr. Trismi,

dr. Desma, dan dr. Anis selaku

pembimbing lapangan di Puskesmas Rawat inap Simpur yang telah memberikan


saran, bantuan dan kerjasamanya sehingga kami dapat menyesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan sehingga
setiap kritik dan saran untuk pengembangan makalah ini sangat diharapkan demi
kesempurnaan laporan hasil studi kasus ini dan sebagai bekal penulis di masa
yang akan datang.
Akhir kata penulis uga berharap, semoga laporan hasil studi kasus ini dapat
berguna dan bemanfaat bagi Puskesmas Rawat Inap Simpur, mmahasiswa dan
smua pihak yang memerlukannya.
Bandar Lampung, Desember 2009

Penulis

iii

DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Persetujuan.......................................................................................... ii
Kata Pengantar.................................................................................................. iii
Daftar Isi........................................................................................................... v
Daftar Tabel...................................................................................................... vi
Abstrak.............................................................................................................. vii
I. LATAR BELAKANG................................................................................

II. ILUSTRASI KASUS................................................................................. 5


Masalah Pra Studi........................................................................................ 8
Pemeriksaan Fisik........................................................................................ 8
Diagnosis Holistik....................................................................................... 11
III. TINJAUAN PUSTAKA........................................................................... 12
IV. PEMBAHASAN........................................................................................ 26
Pembahasan Keluarga................................................................................. 28
Hasil Studi.................................................................................................. 31
IV. KESIMPULAN DAN SARAN................................................................. 32
Kesimpulan................................................................................................. 32
Saran........................................................................................................... 33
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 34
LAMPIRAN

iv

DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Rencana Tindakan............................................................................... 12
Tabel 2. Penatalaksanaan Klinis....................................................................... 14
Tabel 3. Penatalaksanaan Pembinaan Keluarga................................................ 15

ABSTRAK

Latar Belakang. Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang perlu


mendapatkan penanganan yang seksama.. Jumlah penderita diabetes di Indonesia
setiap tahun meningkat.

Prevalensi DM semakin tahun semakin meningkat

terutama pada kelompok yang berisiko tinggi untuk mengalami penyakit DM


diantaranya yaitu kelompok usia dewasa tua (>40 tahun), kegemukan, tekanan
darah tinggi, riwayat keluarga DM, dan dislipidemia. Pengobatan DM selain
minum obat, juga harus diet dan olahraga teratur. Jika masih dapat diatasi dengan
diet rendah karbohidrat dan olahraga, pasien sebisanya tidak memakai obat.
Diabetes melitus adalah penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup,
sehingga yang berperan dalam pengelolaannya tidak hanya dokter, perawat dan
ahli gizi, akan tetapi lebih penting lagi keikutsertaan pasien sendiri dan
keluarganya. Penyuluhan kepada pasien dan keluarganya akan sangat membantu
meningkatkan keikutsertaan mereka dalam usaha memperbaiki hasil pengelolaan
DM.

Tujuan. Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal serta diketahuinya


efektivitas manajemen pelayanan strata pertama berbasis keluarga dalam
penatalaksanaan pada pasien Diabetes Melitus Tipe II dan pengaruh dukungan
keluarga terhadap hasil pelayanan.

Metodologi. Tn N, 60 tahun, buruh bangunan, datang dengan ke1uhan


terdapat bengkak pada kaki yang berisi cairan, disertai kaki dan tangan sering
terasa kesemuatan. Kunjungan ke Puskesmas Rawat Inap SIMPUR merupakn
yang pertama kali. Riwayat kencing Manis diakui pasien. Dilakukan tindak lanjut
selama 7 hari untuk mengatasi masalah yang ada dan menilai efektivitas studi.

Hasil. Mengubah pola hidup sebagai pelaksanaan pengelolaan penyakit Diabetes

vi

Melitus Tipe II, serta keluarga termotivasi untuk memberi dukungan dalam
tatalaksana penyakit pasien. Diketahui pula bahwa faktor-faktor yang berpengaruh
pada kasus ini adalah perilaku kesehatan yang buruk, tidak mengontrol gula darah,
pola makan yang buruk, sanitasi yang kurang dan pendidikan, pengetahuan dan
sosial ekonomi rendah

Kesimpulan. Telah dilaksanakannya pendekatan pelayanan yang komprehensif,


paripurna dan berkesinambungan pada masalah pasien. Telah dilakukan
identifikasi faktor-faktor yang berpengaruh pada penyakit pasien. Telah dilakukan
penilaian kemampuan keluarga untuk menyelesaikan masalah pasien dan sudah
terdapat perubahan setelah dilakukan intervensi.

Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe II, dukungan keluarga, pembinaan keluarga

vii