Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Usaha penyewaan kamar kos di kalangan masyarakat saat ini memang
dapat dikatakan sebagai usaha yang menjanjikan. Apalagi di kota Kediri yang
mulai berkembang sebagai kota besar dilihat dari pendirian banyak kantor
pemerintahan dan swasta menjadikan kota tersebut dipenuhi oleh banyak
karyawan. Tidak hanya karyawan asal kota Kediri sendiri, tetapi karyawan
dari luar daerah juga tidak kalah banyaknya untuk mencari rejeki di Kota
Tahu tersebut. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk
membuat kamar kost bagi para karyawan pemerintahan atau swasta.
Hal tersebut memberikan penghasilan tetap atau hanya sekedar
pemasukan tambahan bagi pemiliknya. Salah satu contohnya yaitu Kost Puri
Galuh Kediri berdiri sejak tahun 2008. Terletak di Bangsal, Kecamatan
Pesantren. Kost Puri Galuh Kediri memiliki tiga puluh kamar, dengan harga
sewa perkamar 400.000 - 800.000 / bulan belum termasuk biaya listrik
tambahan.
Sistem pencatatan Kost Puri Galuh Kediri masih menggunakan alat
tulis seperti pada umumnya, dimana pengelola kost melakukan pencatatan
berupa data informasi penyewa, data alat-alat listrik yang digunakan, serta
data pembayaran kamar perbulan. Penyewa harus membayar sewa kamar
terlebih dahulu sebelum ditempati serta memberitahukan kepada petugas
mengenai alat-alat listrik yang digunakan. Kemudian, petugas akan mencatat
alat listrik tersebut sebagai tagihan listrik yang akan dibayar penyewa setiap
bulannya. Apabila alat listrik tersebut tidak digunakan lagi, penyewa juga
harus melaporkan kepada petugas.Berdasarkan kendala tersebut maka
diperlukan sebuah program sistem pendataan penyewa kamar kost yang
menampung data penyewa dan total biaya yang harus dibayar sehingga dapat
menghasilkan sebuah informasi yang lebih cepat dan akurat.

1.2Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dijabarkan di atas, maka timbul
permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimana membangun sebuah program sistem pendataan penyewa
kamar di Kost Puri Galuh Kediri
2. Bagaimana mempermudah petugas pendataan untuk membuat laporan
data penyewa kost

1.3Pembatasan Masalah
Dari uraian di atas terdapat batasan masalah agar dalam penjabaran
sistem yang akan di rancang lebih mudah dan tidak keluar dari batasan yang
sudah ada. Adapun batasan masalah dari uraian di atas sebagai berikut :
1. Sistem yang dibahas hanya tentang pendataan penyewa kamar di Kost
Puri Galuh Kediri
2. Sistem yang dibuat berdasarkan kasus yang terjadi pada Kost Puri
Galuh Kediri

1.4Tujuan dan Manfaat


Mengacu pada perumusan masalah, tujuan dan manfaat yang hendak
dicapai dalam perancangan dan pembuatan sistem ini adalah :
1. Untuk membantu pemilik kost untuk mengetahui data para penyewa
kamar
2. Untuk mempercepat dan mempermudah pemilik untuk mendata
informasi penyewa kamar
3. Memperbaiki sistem manual menjadi sistem komputer yang lebih
efisien baik dari segi waktu maupun tenaga

1.5Spesifikasi
Pada spesifikasi program ini di bahas tentang bagaimana membagi
program yang akan digunakan nantinya, dan spesifikasi perancangan dan
pembuatan program pendataan penyewa kost adalah sebagai berikut:

1. Input
- Data Penyewa
- Data Kamar
- Data User
2. Proses
- Proses Sewa Kamar
3. Output
- Laporan Data Kamar
- Laporan Data Penyewa
- Laporan Pemesanan Kamar
- Laporan Pengguna Program
- Laporan Inventaris Fasilitas Kamar
- Laporan Status Kamar
- Laporan Tarif Kost
- Laporan Keluhan Penyewa
- Laporan Harian
- Laporan Bulanan

1.6Metodologi
Lokasi

yang

dilakukan penulis

dalam

melakukan penelitian

adalah dengan melakukan observasi ke Kost Puri Galuh Kediri yang


belum menggunakan program sistem pendataan penyewa kamar secara
terkomputerisasi.
Waktu yang

dibutuhkan penulis

untuk

melakukan penelitian

adalah selama kurang lebih 3 bulan dimulai dari bulan November 2014
sampai dengan bulan Januari 2015.
Proses pengambilan data dalam menyusun laporan software project,
penulis menggunakan beberapa metode pengumpulan data yang diperlukan
yaitu :
1. Metode Interview
Metode interview merupakan suatu metode pengumpulan data
dengan cara mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pihak yang
terkait dengan objek penelitian. Interview dilakukan dengan pihak
pemilik Kost Puri Galuh Kediri untuk mendapatkan informasi yang
diperlukan.
2. Studi Pustaka

Metode studi pustaka merupakan suatu metode literatur dengan


menggunakan buku-buku sebagai bahan referensi dalam penulisan
maupun pembuatan sistem. Metode litereatur ini selain menggunakan
buku melalui browsing lewat internet.
3. Metode Analisa
Metode analisa merupakan suatu metode yang saya gunakan untuk
menganalisa bagaimana sistem pendataan penyewa kost yang selama ini
berlangsung.

1.7Sistematika Penulisan
Adapun tujuan pembuatan sistematika penulisan laporan software project
ini adalah untuk mempermudah penulisan serta membuat analisa yang lebih
terarah dan terfokus. sistematika penulisan terdiri dari 5 (lima) bab, dari
uraian masing-masing bab tersebut adalah sebagai berikut :
BAB I
Pendahuluan
Dalam bab ini penulis menjelaskan hal-hal yang menjadi latar
belakang masalah, perumusan masalah, pembatasan masalah,
tujuan dan manfaat, metodologi serta sistematika penulisan
laporan software project

BAB II

Landasan Teori

Berisi tentang informasi mengenai Kost Puri Galuh Kediri,


teori teori penunjang dalam penyusunan laporan software
project
BAB III

Analisa Sistem

Bab ini menjelaskan tentang analisa sistem secara umum dan


analisa sitem yang akan dibuat, serta perancangan dan
pembuatan desain system
BAB IV

Desain Sistem

Pada Bab desain sistem ini berisis tentang desain tabel dan
rancangan desain program yang akan dibuat.

BAB V

Implementasi

Bab ini memuat tentang implementasi dari perencanaan pada


bab sebelumnya serta hasil penelitian/hasil analisis data dan
pembahasannya.
BAB VI

Penutup

Bab penutup berisi tentang kesimpulan dan saran hasil


penelitian. Kesimpulan memuat pernyataan singkat mengenai
hasil penelitian dan analisis data yang relevan dengan
permasalahan dan pembuktian kebenaran hipotesis. Saran
memuat

ulasan

mengenai

pendapat

peneliti

tentang

kemungkinan pengembangan dan pemanfaatan hasil penelitian


lebih lanjut.