Anda di halaman 1dari 5

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

BAHAN BAKU (RAW MATERIAL) PASIR BESI


Antara
PT.
Dengan
PT. .
Nomor : ____/____/____/

Pada hari ini, ____________, tanggal_________ bulan___________ tahun _______, yang


bertandatangan dibawah ini :
PT..,
berkedudukan
di
___________________________
_____________________________________________________________________________, dalam
hal ini diwakili oleh ____________ dalam jabatannya selaku ________________ ,
bertindak untuk dan atas nama PT... Untuk selanjutnya dalam perjanjian
ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
PT. ., berkedudukan di ., dalam hal ini
diwakili oleh John Angkasa dalam jabatannya selaku Direktur, bertindak untuk dan
atas nama PT. ., selanjutnya dalam perjanjian ini disebut
sebagai PIHAK KEDUA.
Dengan ini menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan
Perjanjian jual beli Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi dengan syarat-syarat
sebagai berikut :
Pasal 1
PENGERTIAN
Pada perjanjian ini di dalam pernyataan yang diizinkan pada kondisi berikut
sebaiknya mempunyai arti seperti dibawah ini:
Raw Material

berarti bahan baku dalam hal ini bahan baku pasir besi.

MT

berarti metric ton.

M3

berarti meter kubik.

Truck
FOT

berarti jenis alat angkut bahan baku (raw material) pasir besi
berarti Free On Truck atau harga di atas truk.

PASAL 2
SPESIFIKASI
PIHAK PERTAMA menjual kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA membeli dari
PIHAK PERTAMA Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi dengan syarat-syarat kualitas
sebagai berikut :
Iron (Fe) Total
Titanium Dioxide (TiO2)

. % Minimal, . % Reject
. %
PASAL 3
JUMLAH DAN PENYERAHAN

1. PIHAK PERTAMA sanggup menjual dan menyerahkan Bahan Baku (Raw Material)
Pasir Besi seperti syarat-syarat kualitas tersebut dalam pasal 2 Surat Perjanjian
ini kepada PIHAK KEDUA sebanyak __________ (________) Metrik Ton/bulan (+/5%).
2. Penyerahan dilakukan oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA ke lokasi
Stockpile milik PIHAK KEDUA di ______________________.
PASAL 4
HARGA
1. Harga satuan Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi Kadar Minimal Fe _________%
adalah Rp. _______________________/M3,- (_____________________) per Meter Kubik
FOT (Free On Truck) di Stockpile PIHAK KEDUA.
2. Harga tersebut pada ayat (1) di atas sudah termasuk ongkos pengangkutan dari
Stockpile PIHAK PERTAMA ke Stockpile PIHAK KEDUA.
3. Harga satuan Bahan Baku (Raw Material) pasir besi sebagaimana yang telah
ditetapkan pada ayat 1 pasal ini akan ditinjau kembali dan disetujui oleh kedua
belah pihak, bilamana dikemudian hari ternyata timbul kebijakan pemerintah
yang dapat berpengaruh terhadap perubahan harga Bahan Baku (Raw Material)
pasir besi.
4. Harga satuan Bahan Baku (Raw Material) pasir besi tersebut pada ayat 1 pasal
ini berlaku untuk kebutuhan PIHAK KEDUA.
PASAL 5
PEMBAYARAN
Kedua Belah Pihak sepakat untuk menentukan sistem pembayaran sebagai berikut :
1. PIHAK KEDUA akan membayarkan kepada PIHAK PERTAMA, sesuai hasil
rekapitulasi harian pengiriman Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi, satu hari

kerja berikutnya, diluar hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional lainnya,
setelah penerimaan Raw Material.
2. Para Pihak sepakat bahwa pembayaran akan dilakukan dengan cara ditransfer ke
rekening milik PIHAK PERTAMA yaitu Bank ___________ (_____) Cabang
_______________ dengan Rekening atas nama _________________, nomor :
_______________.
PASAL 6
STANDAR KUALITAS
1. Para Pihak sepakat bahwa besar kadar dan ukuran/timbangan untuk perhitungan
Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi adalah hasil pengukuran/penimbangan di
lokasi stockpile PIHAK KEDUA.
2. Jika terjadi keragu-raguan terhadap hasil analisa kualitas Bahan Baku (Raw
Material) Pasir Besi dari salah satu pihak yang meragukan dapat meminta untuk
menganalisa kualitas Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi terhadap umpire
sample kepada pihak ketiga dengan disaksikan oleh pihak lainnya.
3. Analisa Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi sebagaimana dimaksud dalam ayat
1 pasal ini harus dilakukan oleh Independent Surveyor yang disetujui oleh kedua
belah pihak dan biayanya menjadi tanggung jawab pihak yang meragukan atau
mengusulkan.
4. Hasil analisa kualitas Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi sebagaimana
dimaksud dalam ayat 2 Pasal ini bersifat final.
PASAL 7
PENYERAHAN BAHAN BAKU (RAW MATERIAL) PASIR BESI
PIHAK PERTAMA akan melakukan penyerahan Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi
sebanyak tersebut pada Pasal 3 ayat (1) dimana pengirimannya akan dilakukan
secara harian dengan jumlah total per bulan sebanyak tersebut pada Pasal 3 ayat
(1) di atas.
PASAL 8
MASA BERLAKU PERJANJIAN
Surat perjanjian jual beli Bahan Baku (Raw Material) Pasir Besi ini berlaku 1 (satu)
tahun sejak ditandatanganinya perjanjian ini.
PASAL 9
KEADAAN KAHAR (FORCE MAJEURE)
1. Tidak ada satu Pihak pun yang akan dituntut untuk melaksanakan hak dan
kewajibannya apabila terjadi Keadaan Kahar, yang antara lain kejadian-kejadian
seperti perubahan peraturan pemerintah di bidang moneter atau bidang

pertambangan khususnya mineral pasir besi, bencana alam, huruhara, perang


dan pemberontakan, pemogokan dan kejadian-kejadian lain yang diluar
kemampuan dari Para Pihak, sehingga masing-masing Pihak tidak bias
memenuhi kewajibannya.
2. Peristiwa keadaan kahar yang dialami oleh salah satu pihak dan atau para pihak
wajib dilaporkan oleh pihak yang terkena keadaan kahar kepada pihak lainnya.
Laporan dibuat secara tertulis dengan disertai bukti-bukti otentik adanya
keadaan kahar selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah terjadinya keadaan
kahar.
3. Apabila dalam waktu 48 (empat puluh delapan) jam setelah pemberitahuan
adanya keadaan kahar oleh Pihak yang terkena keadaan kahar, Pihak lainnya
belum menyatakan persetujuannya, maka dianggap telah menyetujui keadaan
tersebut.
PASAL 10
ADDENDUM
Draft Perjanjian ini bersifat umum dan tetap, serta tidak dapat diubah isinya.
Apabila ada perubahan akan dituangkan dalam bentuk Addendum yang merupakan
1 (satu) kesatuan dan tidak terpisahkan dari perjanjian ini serta harus mendapatkan
persetujuan para pihak atau kuasanya yang sah.
PASAL 11
PAJAK DAN BIAYA
1. Terkecuali ditentukan lain dalam perjanjian ini, maka masing-masing pihak
berkewajiban dan bertanggung jawab untuk menanggung dan membayar pajakpajaknya masing-masing berdasar ketentuan hukum perpajakan yang berlaku.
2. Masing-masing Pihak akan menanggung biaya-biaya hukumnya sendiri dan
biaya-biaya yang muncul berkaitan dengan persiapan, pelaksanaan dan
pemenuhan perjanjian ini.
PASAL 12
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1. Dalam hal terjadi perselisihan antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA
mengenai pelaksanaan perjanjian ini, maka KEDUA PIHAK sepakat untuk terlebih
dahulu menyelesaikannya secara musyawarah mufakat.
2. Dalam hal cara musyawarah yang dimaksud di dalam ayat 1 pasal ini tidak
mencapai mufakat maka KEDUA PIHAK sepakat untuk menyelsaikan
sengketanya melalui Pengadilan Negeri .
PASAL 13
PEMUTUSAN PERJANJIAN

1. Pemutusan Perjanjian ini hanya dapat dilakukan berdasarkan persetujuan kedua


belah pihak.
2. Pihak yang bermaksud memutuskan Perjanjian ini wajib memberitahukan secara
tertluis kepada Pihak lainnya 2 (dua) bulan sebelum saat pemutusan
dikehendaki.
PASAL 14
PENUTUP
Surat Perjanjian Jual Beli Bahan Baku (Raw Material) ini dibuat dan ditanda tangani
oleh kedua belah pihak dalam dua rangkap, dan keduanya bermeterai cukup dan
mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PIHAK PERTAMA
PT. ..

...................................................

PIHAK KEDUA
PT. ..

.
..