Anda di halaman 1dari 24

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

RUMAH SAKIT
Kelompok 5
Anggota :

Rita

Lina

Fitri

Egi

Elis

Feny

DEFINISI RUMAH SAKIT

Permenkes No. 147 Tahun 2010 Bab I Ketentuan Umum Pasal 1


Rumah

Sakit

adalah

institusi

pelayanan

kesehatan

yang

menyelenggarakan pelayanankesehatan perorangan secara paripurna


yang menyediakan pelayanan rawat inap,rawat jalan, dan gawat
darurat.

TUJUAN RUMAH SAKIT


Rumah sakit umum mempunyai misi memberikan pelayanan
kesehatan yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam rangka
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurut Per Menkes 159b
tahun 1988, Rumahsakit bertugas untuk melaksanakan pelayanan
kesehatan dengan mengutamakan kegiatan penyembuhan penderita dan
pemulihan keadaan cacat badan dan jiwa yang dilaksanakan secara
terpadu dengan upaya peningkatan (promotif) dan pencegahan
(preventif) serta melaksanakan upaya rujukan.

Fungsi Rumah Sakit


Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan
sesuai dengan standart pelayanan Rumah Sakit.

Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui


pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai
kebutuhan medis.

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia


dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan
kesehatan.

Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta penapisan


teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan
kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang
kesehatan (UU RI nomor 44 tentang Rumah Sakit tahun 2009).

UNIT-UNIT DALAM SEBUAH RUMAH


SAKIT

Dewan Penyantun

Komite-komite, terdiri atas :

1.

Direktur Rumah Sakit

2.

Pelayanan Medik

3.

Penunjang Medik

4.

Promosi & Preventif

5.

Administrasi Umum & Keuangan

UNIT-UNIT DALAM SEBUAH RUMAH


SAKIT
Unit Pelayanan Fungsional Instalasi :

1.

Laboratorium

2.

Radiologi

3.

10.

Farmasi

KM. Bedah & KM. Bersalin

11.

Rekam Medik & Informasi

4.

Gizi

12.

KIA & KB

5.

Cuci

13.

Kesling & Kesker

6.

Diagnostik & Fisioterapi

14.

Tata Usaha

7.

Gawat Darurat

15.

Keuangan

8.

Poliklinik

16.

Pembukuan

9.

Rawat Inap Bangsal

17.

Pemeliharaan Sarana Fisik & Alat Medik

10.

Rawat Inap Kelas/ICU

18.

Perbekalan

1.

TUJUAN & FUNGSI MASING-MASING


UNIT
Dewan Penyantun

Menentukan kebijakan dan pengarahan umum dalam hal perencanaan,


pelaksanaan, penilaian, dan pendanaan kegiatan pelayanan di
rumah sakit.
Uraian tugas :

Menentukan misi dan tujuan pokok kegiatan pelayanan rumah sakit.

Menentukan kebijakan perencanaan dan memberikan persetujuan


terhadap rencana jangka menengah (lima tahunan) rumah sakit.

Mengkaji pelaksanaan kegiatan rumah sakit sesuai dengan


kebijakan yang telah ditetapkan dalam upaya mencapai tujuan.

Melakukan penilaian tahunan terhadap penampilan kerja rumah


sakit secara keseluruhan termasuk pengadaan dan pemanfaatan
dana untuk pembiayaan kegiatan pelayanan.

2.

Direktur Rumah Sakit

Direktur mempunyai tugas memimpin, menyusun kebijaksanaan pelaksanaan,


mengkoordinasi, dan mengawasi pelaksanaan tugas rumah sakit sesuai dengan misi
dan tujuannya.
Dalam memimpin penyelenggaraan kegiatan rumah sakit mempunyai fungsi:
1.

Pelayanan medik dan penunjang medik

2.

Pelayanan keperawatan dan asuhan keperawatan

3.

Pelayanan rujukan

4.

Pelayanan umum dan operasional penunjang non medik

5.

Pengelolaan sumber daya manusia rumah sakit

6.

Pelayanan administrasi dan keuangan

7.

Pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan serta pengembangan sumber daya


manusia

8.

Penelitian dan pengembangan

Uraian tugas :
Bertanggung

jawab dan mengawasi segala kegiatan/keadaan rumah sakit.

Mengembangkan

rencana jangka menengah (lima tahun) dan jangka pendek


(tahunan) kegiatan pelayanan di rumah sakit.
Menentukan

kebijaksanaan pelaksanaan kegiatan pelayanan di rumah sakt


dan menetapkan peraturan-peraturan untuk manajer-manajer di bawahnya.
Melakukan
Membuat

koordinasi kegiatan pelayanan di rumah sakit

laporan tahunan kepada Dewan Penyatuan Rumah


berdasarkan laporan-laporan berkala dan incidental dari setiap manajer.
Bertindak

Sakit

ke luar dan ke dalam atas nama rumah sakit dalam hal-hal yang
berkaitan dengan pengadilan, pemasaran jasa pelayanan rumah sakit.

3.

Wakil Direktur Bidang Penunjang Medik

Membantu Direktur Rumah Sakit merumuskan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan


kegiatan pelayanan di UPF/Instalasi, radiologi, farmasi, gizi, rehabilitasi medis, patologi klinis,
patologi anatomi, pemulasaran jenazah, kegiatan bidang penunjang medis.
Uraian tugas :
Membantu

rencana kerja UPF/Instalasi di lingkup kerjanya.

Mengkoordinasikan

kerjanya.

Membuat

laporan secara berkala kepada Direktur Rumah Sakit.

Melaksanakan

4.

segala kebutuhan dan mengawasi kegiatan UPF/Instalasi di lingkup

tugas khusus yang diberikan oleh Direktur Rumah Sakit.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik

Membantu Direktur Rumah Sakit merumuskan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan


kegiatan pelayanan di UPF/Instalasi rawat jalan, rawat inap, rawat darurat, bedah, perawatan
intensif dan kegiatan bidang pelayanan medis, serta bidang keperawatan.
5.

Wakil Direktur Bidang Promosi & Prevenif

Membantu Direktur Rumah Sakit merumuskan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan


kegiatan pelayanan di UPF/Instalasi KIA & KB, kesehatan lingkungan & kesehatan kerja, rekam
medic & informasi.
6.

Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum & Keuangan

Membantu Direktur merumuskan kebijaksanaan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan


pelayanan di UPF/Instalasi gizi/laundry, tata usaha, kepegawaian, keuangan, pembukuan, dan
rumah tangga.

7.

Kepala Rawat Jalan

Menjalankan kegiatan UPF Rawat Jalan untuk pelayanan pemeriksaan dan perawatan
jalan sesuai prosedur dan teknik pengobatan yang telah di tentukan rumah sakit.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap penyediaan tenaga yang :
Membantu

dokter dalam pelayanan pemeriksaan rawat jalan.

Membantu

dokter dalam memberikantindakan rawat jalan.

Melayani/mengatur
Mengirimkan

pasien ke laboratorium, kamar rontgen, diagnostik, fisioterapi.

rekam medic dan resep ke apotik.

Membuat

laporan secara berkala kepada Wakil Direktur Rumah Sakit.

Mencatat

data pasien yang mendapat layanan poliklinik.

Melaksanakan

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Wakil Direktur.

8.

Kepala Unit Gawat Darurat

Menjalankan kegiatan unit gawat darurat untuk terlaksananya pemberian layanan gawat
darurat yang sesuai dengan ketentuan dan standar-standar yang telah ditentukan.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Pemberian
Pelaporan

pertolongan pertama kepada pasien yang dating ke UGD.

tindakan-tindakn jaga tentang adanya pasien gawat darurat.

Pelaksanaan
Pengaturan

tindakan-tindakan sesuai instruksi dokter.

jadwal dan melaksanakan daftar tugas di UGD.

Pencatatan

data pasien yang mendapat pelayanan di UGD untuk bahan membuat


visum et repertum.
Meminta

persediaan obat-obatan dan bahan-bahan untuk UGD.

Perawatan
Membuat

dan pengawasan atas jenazah sebelum di ambil keluarganya.

laporan secara berkala kepada Direktur Rumah Sakit.

Melaksanakan

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

9.

Kepala Rawat Inap

Mengatur dan merencanakan daftar tugas di unit rawat inap untuk lancarnya pelayanan kepada pasien.
Uraian tugas :
Pengaturan

giliran jaga di unit rawat inap.

Pembuatan

permintaan obat-obatab/bahan-bahan untuk keperluan unit rawat inap.

Pengawasan
Membuat

pelaksanaan jaga di unit rawat inap.

laporan secara berkala Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medis.

Pencatatan

data pasien yang mendapat layanan rawat inap di unit rawat inap.

Pengawasan

keadaan pasien yang dirawat.

Pengawasan

dan pemeliharaan kebersihan ruangan serta alat-alat yang dipakai dalam perawatan.

Malaksanakan

tugas-tugas khusus yang diberika Direktur.

10. Kepala Instalasi Laboratorium


Menjalankan kegiatan laboratorium rumah sakit sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk
menunjang kegiatan-kegiatan medis lainnya.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Perencanaan
Pengaturan

kebutuhan bahan, reagen dan barang-barang yang diperlukan dalam pemeriksaan laboratorium.

dan pelayanan permintaan akan jasa laboratorium sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pencatatan

dan pembukuan hasil setiap pemeriksaan hasil laboratorium sesuai prosedur yang telah di
tetapkan.penjagaan dan perawatan semua peralatan laboratorium rumah sakit sesuai standar yang telah
ditetapkan, agar laboratorium selalu siap untuk beroperasi.
Membuat

laporan secara berkala kepada Wakil Direktur Bidang penunjang Medis.

Melaksanakan

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

11.

Kepala Instalasi Radiologi

Menjalankan kegiatan kamar rontgen sesuai prosedur yang telah ditetapkan untuk menunjang kegiatan-kegiatan medis yang ada.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Penjagaan

dan pemeliharaan semua peralatan radiologi yang ada sesuai standar yang telah ditetapkan agar selalu siap
dioperasikan.
Membantu
Membuat

dokter dalam pemeriksaan radiologi.

laporan secara berkala kepada Direktur.

Pencatatan

data pasien yang mendapat layanan di kamar rontgen.

Melaksanakan

12.

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

Kepala Instalasi Rekam Medik & Informasi

Menjalankan instalasi Rekam Medik & Informasi sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk tersedianya data medis
yang dibutuhkan.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Penyelenggaraan
Pengawasannya
Pemberian

dan pemeliharaan daftar para pasien rumah sakit.

jalannya kartu/rekam medic pasien.

kode penyakit pasien.

Penyelenggaraan

dan memelihara administrasi pemeriksaan kesehatan berkala.

Membuat

visum et repertum.

Mengatur

dan menyimpan hasil data medik pasien dan menyajikan data statistiknya.

Membuat

laporan secara berkala kepada Direktur.

Melaksanakan

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

13.

Kepala Tata Usaha & Kepegawaian

Menjalankan kegiatan tata usah untuk terselenggaranya tata usaha rumah sakit yang efektif dan efisien.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Pengelolaan
Pengisian

dan penanganan surat-surat masuk/keluar, surat-surat rahasia, dokumen-dokumen, dan arsip.

tugas (roles) pegawai rumah sakit.

Penyelenggaraan

kegiatan kepersonaliaan dan pengurusan gaji pegawai.

Penyelenggaraan

pengetikan dan penggandaan surat-surat dan dokumen-dokumen.

Membuat

surat keterangan sehat, keterangan sakit, surat kelahiran, dan surat kematian.

Menangani

urusan dokter tamu.

Menjalankan
Membuat

kegiatan protokoler atas pejabat-pejabat tamu rumah sakit.

laporan secara berkala kepada Direktur.

Melaksanakan

14.

tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

Kepala Keuangan

Menjalankan kegiatan keuangan sesuai ketentuan dan prosedur yang teklah ditetapkan untuk terselenggaranya keuangan rumah sakit yang tertib
dan lancar.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :
Penyelenggaraan
Menjalankan

administrasi keuangan rumah sakit yang efektif dan efisien.

verifikasi atas setiap penerimaan dan pembayaran rumah sakit sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Menyelenggarakan
Menghitung
Melakukan
Membuat

penyimpanan uang dan surat-surat berharga secara efektif, efisien , dan aman.

dan menyetorkan pajak-pajak rumah sakit.

koordinasi dengan satuan kerja terkait untuk kelancaran tugas.

laporan secara brkala kepada Direktur Rumah Sakit.

Melaksanakan

tugas Khusus yang diberikan oleh Direktur.

15.

Kepala Pembukuan

Menjalankan pembukuan sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk dapat menghasilkan laporan-laporan keuanga rumah sakit
yang akurat dan tepat waktu.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Penghitungan tarif-tarif pemeriksaan, pengobatan, perawatan, persalinan, dan pembedahan.

Penyelenggaraan jurnal, buku besar, dan buku pembantu yang diperlukan.

Pembukuan semua transaksi dan yang terjadi secra lengkap dan cermat.

Menyiapkan laporan-laporan keuangan rumah sakit.

Membantu usul RKAP.

Mengusulkan system penghitungan, persediaan obat/bahan/barang di gudang.

Menjalankan inventarisasi aktiva tetap rumah sakit.

Melaksanakan koordinasi dengan satuan kerja terkait untuk kelancaran tugas.

Membuat laporan secara berkala kepada Direktur Rumah Sakit.

Melaksanakan tugas Khusus yang diberikan oleh Direktur.

16.

Kepala Instalasi Farmasi

Menjalankan kegiatan Instalasi Farmasi sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditentukan untuk menunjang keberhasilan pelaksanaan
pelayanan medis.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Penyusunan kebutuhan obat-obatan, alat kesehatan, dan bahan berdasarkan permintaan dari Unit Pelaksanaan Fungsional dan Instalasi.

Pelayanan pemberian obat-obatan atas resep yang diterima dari dokter secata tepat dan cepat.

Pelayanan permintaan alat-alat kesehatan secara tepat dan cepat.

Membuat laporan secara berkala kepada Direktur.

Melaksanakan tugas khusus yang diberikan oleh Direktur.

17.

Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit

Menjalankan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan sarana gedung rumah sakit beserta instalasinya, alat medic, elektronik,
serta kegiatan kerumah tanggaan.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Pengaturan perawatan kendaraan-kendaraan dinas rumah sakit.

Penyelenggaraan administrasi pemakaian bahan bakar.

Mengawasi pekerjaan kontraktor rumah sakit.

Mengawasi instalasi listrik, air, telepon, gas medik, peralatan elektronika.

Pelaksanaan pemeliharaan penggunaan kamar jenazah.

Melakukan administrasi segala kegiatan yang dilakukan.

Membuat laporan secara berkala kepada Direktur.

Melaksanakan tugas khusus yang diberikan Direktur.

18.

Kepala Instalasi Perbekalan

Menjalankan kegiatan instalasi perbekalan sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan untuk tersedianya barangbarang dan jasa-jasa yang dibutuhkan rumah sakit dalam waktu tepat dan biaya yang seminimal mungkin.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Pelaksanaan pengadaan bahan-bahan dan barang-barang sesuai ketentuan dan prosedur yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan inventarisasi kebutuhan UPF dan Instalasi.

Mengusulkan kepada Direktur prioritas pengadaan.

Penyiapan blangko pemesanan baik melalui tender maupun pembelian langsung.

19.

Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan & Kesehatan Kerja

Menjalankan kegiatan instalasi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja untuk tercapainya tujuan
peningkatan taraf kesehatan pegawai beserta keluarganya dan masyarakat sekitarnya.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Pemberian penyuluhan kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja kepada pegawai beserta
keluarganya dan masyarakat sekitar konsesi tambang.

Pelaksanaan pemeriksaan, administrasi dan pelaporan PKB bagi seluruh pegawai berdasarkan
ketentuan Undang-undang.

Pelaksanaan peninjauan, epidemiologi penyakit menular di lokasi pertambangan, pemukiman pegawai.

Pelaksanaan pencegaha terhadap penyakit-penyakit tertentu baik kepada pegawai maupun


keluarganya dan masyarakat sekitar konsesi.

Pemberian pelatihan P3K kepada pegawai.

Pelaksanaan kegiatan UKS/UKGS di lingkungan konsesi pertambangan.

Bekerja sama dengan Instalasi Gizi untuk melaksanakan penyuluhan peningkatan gizi masyarakat.

Memberikan penyuluhan kepada pegawai mengenai penyakit-penyakit akibat kerja bersama-sama


dengan Hiperkes.

Melaporkan pada yang berwenang kasus-kasus penyait akibat kerja.

Melaksanakan tugas-tugas khusus yangdiberikan oleh Direktur.

20.

Kepala UPF KIA & KB

Menjalankan kegiatan UPF KIA & KB untuk tercapainya pelayanan kesehatan ibu dan anak serta pelayanan keluarga
berencana yang sesuai dengan standar Nasional kepada para pegawai dan masyarakat umum sekitar konsesi
pertambangan.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Pemberian penyuluhan dan pelayanan KB kepada para pegawai dan keluarganya serta kepada masyarakat umum
sekitar konsesi pertambangan.

Memberikan penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan anak kepada ibi hamil dan ibu-ibu baru melahirkan.

Membantu memberikan imunisasi kepada bayi, anak balita, dan ibu hamil.

Mengadakan kerjasama dengan UPF Gizi dan Instalasi Kesehatan Lingkungan untuk upaya penaikan gizi.

Membuat laporan secara berkala kepada Direktur.

Melaksanakan tugas-tugas khusus yang diberikan Direktur.

21.

Kepala Kamar Bedah & Kamar Bersalin

Menjalankan kegiatan kamar bedah dan kamar bersalin untuk membantu dokter dan memberi pelayanan kepada pasien.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Persiapan peralatan operasi.

Perawatan dan penyeterilan peralatan operasi.

Membuat anamnesis dan menuliskan rekam medik persalinan.

Pertolongan persalinan fisiologis dan membantu dokter dalam persalinan patologis atau tindakan lainnya.

Membuat laporan secara berkala kepada Direktur Rumah Sakit.

Pembuatan catatan berkala data pasien yang mendapat layanan di kamar bedah dan kamar bersalin.

Melaksanakan tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur Rumah sakit.

22.

Kepala UPF Diagnostik & Fisioterapi

Menjalankan kegiatan UPF Diagnostik & Fisioterapi agar pengoperasian alat-alat


dioagnostik dan pelayanan fisioterapi berhasil dengan baik sesuai dengan standarstandar yang telah ditetapkan.
Uraian tugas :
Mengkoordinasi dan bertanggung jawab terhadap :

Penyimpanan, perawatan, dan penyiapan alat-alat diagnostik.

Membantu dokter dalam pengoperasian alat-alat diagnostik.

Pemberian layanan fisioterapi.

Pencatatan data pasien yang mendapat layanan alat diagnostik ataupun fisioterapi.

Melaksanakan tugas-tugas khusus yang diberikan oleh Direktur Rumah Sakit.

23. Kepala

Instalasi Gizi

Menyediakan fasilitas dan menyelenggarakan kegiatan pelayanan gizi


yang meliputi penyediaan, pengelolaan, penyaluran makanan, asuhan
gizi rawat inap dan rawat jalan, pendidikan dan penyuluhan gizi, serta
penelitian dan pengembangan gizi terapan.

Rumah Sakit Sebagai Suatu Sistem


Pengelola Rumah Sakit perlu memiliki wawasan yang luas dan
menyeluruh (holistik) tentang perumah-sakitan agar dapat tetap
memenuhi kebutuhan pasien dan masyarakat yang dinamis. Untuk
tetap dapat mengikuti perkembangan zaman yang selalu berubahubah, pandangan yang luas terhadap Rumah Sakit lebih jelas dengan
cara pendekatan suatu sistem.

Rumah Sakit sebagai suatu sistem terdiri dari :


Input

adalah sarana fisik, perlengkapan atau peralatan, organisasi dan


manajemen keuangan dan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.
Proses adalah semua kegiatan dan keseluruhan input baik itu tindakan
medis, tindakan non-medis dalam interaksinya dengan pemberian pelayanan
kesehatan.

Keluaran

adalah hasil akhir dari kegiatan proses yaitu tindakan dokter dan
profesi lain terhadap pasien dalam arti kesembuhan, cacat atau meninggal.
Faktor lain yang memengaruhi adalah lingkungan luar. Yang dimaksud dengan
unsur lingkungan luar adalah keadaan sekitar yang memengaruhi
penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Gambar

Anda mungkin juga menyukai