Anda di halaman 1dari 23

Bahan Bangunan 1: Kaca #2012

Istana Kaca (1935) di Belanda oleh Frits Peutz, dibuat dengan konsentrasi
kaca dan baja.

Munculnya
bangunan

teknologi

mendukung

dalam

lahirnya

bahan

arsitektur

modern. Kaca misalnya, material yang dapat


digunakan untuk mengekspresikan space atau
ruang, karena memiliki karakteristik ada tapi
tak terlihat.
Perkembangan kaca mulai pesat pada tahun 1806, kaca diproduksi dengan
dimensi 2,50 x 1,70 meter. Sehingga pemakaian kaca untuk jendela dan pintu
yang sebelumnya di pandang langka kemudian menjadi gaya arsitektur yang yang
umum. Kini, penggunaan kaca tidak hanya terbatas pada aplikasi dinding atau
pintu saja, melainkan juga telah mampu diaplikasikan pada atap, pengganti
dinding, bahkan lantai.
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, kaca menjadi material yang
identik dengan arsitektur modern, dimana ragam dan pengaplikasiannya akan
terus mengalami perkembangan. Maka, penting untuk melakukan kajian mengenai
kaca agar pengetahuan yang kita miliki sejalan dengan perkembangan arsitektur
terkini.

A. Pengertian Kaca

Kaca adalah suatu bahan anorganik hasil peleburan beberapa bahan dasar
yang kemudian didinginkan sampai fasa padat tanpa kristalisasi. Pasir
silika merupakan salah satu dari bahan utamanya.

Kaca adalah amorf (non kritalin) material padat yang bening dan
transparan (tembus pandang), biasanya rapuh. Jenis yang paling banyak
digunakan selama berabad abad adalah jendela dan gelas minum. Kaca
dibuat dari campuran 75% silikon dioksida (SiO2) plus Na2O, CaO, dan
beberapa zat tambahan. Suhu lelehnya adalah 2.000 derajat Celsius.

B. Fungsi Kaca
Penggunaan kaca dapat diaplikasikan di berbagai elemen
bangunan, dapat digunakan untuk atap, dinding, lantai, jendela dan pintu,
serta anak tangga. Kaca memiliki berbagai spesifikasi yang bervariasi
sehingga memudahkan penggunaan untuk berbagai keperluan.
Kaca memungkinkan pandangan lebih luas dan tidak terbatas. Ini
bisa menimbulkan kesan terbuka dan bebas. Karena kaca merupakan
material bangunan yang memungkinkan kita melihat ada apa dibaliknya,
sehingga mata dapat melihat lebih jauh, meskipun secara ruang terbatasi
oleh kaca tersebut.

C. Penggunaan Kaca
1. Atap
Atap kaca memiliki karakter transparan yang biasanya dibuat untuk
menghalangi masuknya hujan, bukan sinar matahari. Penggunaan kaca
sebagai atap biasanya pada atap carport, skylight, teras dan sebagainya.
Atap kaca sebaiknya memiliki ketahanan tinggi. Kaca yang sebaiknya
digunakan memiliki ketebalan minimal 12 mm, misalnya

dengan

menggunakan jenis kaca tempered atau laminated.


Pemasangan menggunakan penjepit yang berfungsi menggabungkan
lembaran-lembaran kaca. Sebelum sistem ini dipasang, kerangka pergola
sebagai tumpuan kaca harus di persiapkan terlebih dahulu, pilihlah

kerangka dari besi hollow, ini karna untuk menyambung bagian dari sistem
ini harus menggunakan sistem las.

2.

Dinding
Penggunaan

kaca

untuk dinding

kaca

dapat

memberikan

keleluasaan pandangan baik dari dalam ke luar maupun dari luar kedalam.
Pada desain yang tepat guna, keleluasaan pandangan ini dinilai sangat
bermanfaat, misalnya antara ruang keluarga dan taman, sehingga taman
dapat dinikmati secara penuh dari dalam rumah.
Kaca dapat digunakan sebagai pengganti dinding, dengan
perlakuan khusus tentunya. Penggunaan pada dinding biasanya dibuat
pada area-area tertentu yang tidak membutuhkan privasi penghuni, seperti
area tangga, bahkan kadang ruang tamu juga dibuat transparan.
Dinding kaca memberikan efek serupa cermin. Fungsinya bukan
untuk memantulkan bayangan ruang, namun lebih pada "meniadakan"
batas antar ruang. Idealnya, dinding kaca ditempatkan pada area bangunan
yang menghadap ke utara.

3. Pintu dan Jendela


Penggunaan kaca pada pintu dan jendela, ini sudah tidak asing lagi,
bahkan dimana-mana orang telah menggunakan kaca sebagai material
jendela dan pintu. Penggunaannya juga sudah sangat bervariasi bentuk dan
ukurannya. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat masuknya cahaya dari
luar maupun dari dalam. Besar kecilnya kaca tergantung pada kebutuhan
dan desain jendela dan pintu. Usahakan agar jendela dan pintu tidak terlalu
terekspos sinar matahari karena akan mempercepat naiknya suhu ruangan.

4. Lantai dan Anak Tangga


Lantai bisa juga dibuat dari kaca, bila ketebalannya sudah
dipikirkan matang. Ketebalan kaca bisa mencapai 2 cm dan dalam
potongan-potongan kecil yang diletakkan diatas frame atau dudukan dari
rangka alumunium.
Pemasangan

Konstruksi pemasangan lantai kaca laminasi memerlukan rangka besi yang


dapat disusun 2 sisi atau dengan menggunakan rangka 4 sisi. Rangka
dengan 4 sisi ini dapat berupa grid.

D.

Jenis-Jenis Kaca

1.

Kaca Murni

Merupakan kaca murni, berupa kaca bening.


Memiliki sifat kaca pada umumnya yaitu

transparan.
Keuntungan: Banyak ditemui di pasaran.
Kekurangan: Mudah pecah.
Penggunaan: Sebagai kaca jendela, sebagai pintu (frameless dan frame) dan

pengisi kusen pintu


Hasil Survey internet

Ukuran

3 mm

5 mm

8 mm

19 mm

Harga

Rp 60.000

Rp 75.000

Rp 150.000

Rp 1.250.000

Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang


Harga

: Rp 65.000,00 Rp 2.310.000,00

Ukuran : 3 mm 19 mm

2. Kaca Bevel
Hasil Survey di Wilayah Semarang
Harga : Rp 125.000,00 Rp 250.000,00
Ukuran : 3 mm 12 mm

3. Kaca Berwarna
i.
ii.
iii.

Dibagi atas 3 macam:


Rayben Hitam adalah kaca gelap namun masih tembus pandang.
Kaca Panasap
Rayben Warna (Blue, Green, dan Brown)
Sifat:
- sulit dilihat dari sisi luar
- bisa menahan cahaya
Aplikasi: jendela rumah.
Ketebalan (mm) & Harga/m Rayben Hitam, (blue,green,grey,bronze)* :
3 mm : Rp 47.500,00
5 mm : Rp 62.500,00; Rp 115.000,00*
12 mm : Rp 425.000,00; Rp 425.000,00*
Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang
Harga: Rp 65.000,00 Rp 2.310.000,00

4. Kaca Reflektif
Kaca Reflektif adalah kaca lembaran dengan satu permukaan
dilapisi oksida logam pemantul (reflektor) cahaya atau energi.Reflektive
glass berlaku seperti kaca cermin bila dilihat dari ruangan yang lebih terang
ke arah ruangan yang lebih gelap, namun tetap berlaku sebagai kaca tembus
pandang bila pengamat melihat dari ruangan yang lebih terang.
Kelebihan
1.
Hemat energi
Reflektive glass memantulkan sekitar 30% energi matahari,
sehingga panas yang masuk cukup berkuran, sehingga memperingan kerja AC
pada ruangan. Selain itu, sifat dasar cahaya yang mampu meneruskan cahaya,

menjadikan ruangan lebih terang, sehingga mengehemat penggunaan penerangan


dengan energi listrik.
2.

Penampilan yang menarik


Dengan daya pantul yang cukup besar, maka reflective glass

memberikan efek cermin. Namun hanya sebagian cahaya yang terpantul


sedangkan sisanya diteruskan, maka warna gedung merupakan perpaduan antara
warna langit atau pemandangan lain di sekitarnya.
3.

Tingkat keawetan Interior


Ruangan dalam terasa lebih sejuk karena energi tidak tersalurkan

secara keseluruhan, menyebabkan sinar UV yang masuk pun berkurang sehingga


memperpanjang umur interior yang pada umunya tidak tahan cahaya UV.
Terdiri atas 2 macam, yaitu:
1 . Kaca Stopsol
Sifat
: seperti cermin (dilapisi lapisan transparan tipis.)
Aplikasi : jendela rumah / jendela perkantoran.
Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang
Warna

: Biru, hijau

Ukuran

: 5 mm 12 mm

Harga

: Rp 225.000,00 Rp 550.000,00

2 . Kaca One Way


Jenis kaca yang paling mahal di pasaran distribusi Jawa Tengah. Karena,
bayangan benda hanya tampak dan tidak dapat dilihat dari dua sisi.

Sifat
Aplikasi
Ketebalan (mm) & Harga/m

: tembus pandang dari satu arah.


: untuk jendela / bangunan lainnya.
:
5 mm : Rp 195.000,00
6 mm : Rp 250.000,00
12 mm : Rp 650.000,00

5. Kaca Berpola (Patterned Glass)


i.

Terdiri atas 3 macam, yaitu:


Kaca Flora
Kaca ini sama seperti halnya kaca raindown, memiliki pola khusus pada

permukaan kacanya yaitu berbentuk bunga.


Varian warna
: putih, hijau, kuning, dan biru
Aplikasi
: pembuatan kaca hias
ruangan / hiasan partisi.
Harga
: Rp 75.000,00
Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang
Ukuran

: 3 mm 5 mm

Harga : Rp 110.000,00 Rp 130.000,00

ii.

Kaca Es , seperti es (berupa


titik-titik)
Sifatnya
Aplikasi
kamar mandi

Harga

:
3mm : Rp 47.500,00
5mm : Rp 65.000,00

Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang


Warna : Cenderung ditemukan berwarna putih es di pasaran
Harga : Rp 75.000,00 Rp 130.000,00
Ukuran : 3mm 5 mm (yang banyak dipasaran)

: buram.
: untuk jendela

iii.
Kaca raindown
Sebenarnya masih termasuk dalam jenis kaca es, karena bayangan yang
ditimbulkan dari kaca bersifat maya dan blur.Perbedaan dengan kaca es adalah,
kaca ini berpola seperti air hujan yang turun itu lah mengapa disebut kaca
raindown.
Aplikasi
: untuk jendela kamar mandi.
Harga
:
5mm : Rp 75.000,00
Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang
Ukuran
Harga

: 3mm 5 mm
: Rp 110.000,00 Rp 130.000,00

6. Kaca Hias
Terdiri dari:
i.
Kaca Patri
Bermotif sama seperti kaca flora.
Aplikasi

: Kaca ini biasa digunakan untuk dekoratif jendela dan pintu.

Jarang ditemui di rumah tinggal


Harga (berdasar kualitas kaca yang digunakan)
kaca full import
:Rp 1.500.000,00 /m
kaca campur
:Rp 1.100.000,00 /m
kaca lokal
:Rp 600.000,00 /m
Warna
Ukuran

: (sesuai pesanan)
: 3 mm 10mm

ii.

iii.

Kaca Ukir
Harganya tergantung dari material & ketebalan kaca yang
Kaca bening 8 mm
:Rp 600.000,00 /m
Kaca bening 10 mm
:Rp 700.000,00 /m
Kaca bening 12 mm
:Rp 800.000,00 /m
Aplikasi
: partisi dan jendela/pintu rumah

digunakan.

Kaca Painting
Sama halnya dengan kaca bening, namun kaca bening sendiri hanya sebagai

bahan

dasarnya saja. Kaca gambar dapat digambar/dilukis sesuai dengan

permintaan pelanggan.
Kelemahan
:cepat pudar jika terkena cahaya matahari,
Kaca painting menggunakan kaca dengan ketebalan 5 mm.
Harga standar
:Rp 275.000,00 (tergantung tingkat kesulitan gambar yang
akan dibuat.
Warna: Bening (warna dasar kaca)
Ukuran: 5mm 10 mm.

iv.
Kaca Grafir
Kaca grafir ada tiga jenis, yaitu:
a.
background disemprot dengan pasir
b.
objek disemprot dengan pasir

c.
kaca grafir warna
Ketebalan (mm) & harga/m :
5 mm : Rp 350.000,00 (putih), Rp 500.000,00 (warna)
6 mm : Rp 600.000,00 (putih), Rp 750.000,00 (warna)

v. Kaca Inlay
Aplikasi
: Jendela dan pintu bangunan.
Harga standar kaca inlay adalah Rp 2.500.000,00 , namun tingkat kesulitan
gambar yang dibuat juga masih dipertimbangkan.

vi. Kaca Sandblasting / Sun glass + etsa


kaca bening yang disemprot dengan pasir putih yang kasar. Atau menggunakan
etsa. Kaca sandblasting digunakan untuk membuat kaca ukir.
Harga jasa proses sandblasting per meter perseginya adalah Rp 25.000,00
Harga : 215 230ribu

vii.

Kaca Bening + Coating


Sama seperti halnya kaca bening biasa, kaca bening ini menggunakan coating
pada salah satu bagian sisinya
Harga : Rp 65.000,00 Rp. 2.310.000,00 (tergantung pesanan)

7. KACA PENGAMAN/KACA STRUKTUR


Kaca Struktur dirancang untuk mendukung fasade kaca pada bangunan gedung.
Fleksibilitas dari sistem ini memungkinkan untuk mendukung rangka batang
vertical dan horizontal. Ketika kaca dijadikan dinding tirai, keuntungan besar
adalah bahwa cahaya alami dapat menembus ke area bagian dalam gedung. Kaca
Struktur dirancang untuk menahan infiltrasi udara dan air, angin dan gaya seismic
yang bekerja pada bangunan. Kaca struktur dapat diaplikasikan untuk menguatkan
struktur dinding, kanopi dan struktur atap.
1.

TEMPERED GLASS
Kaca tempered merupakan kaca yang diperkeras dengan cara memanaskan
kaca float biasa hingga mencapai temperatur sekitar 700*C dan kemudian
didinginkan mendadak dengan menyemprotkan udara secara merata pada kedua
permukaan kaca. Dari proses ini maka terjadi perubahan fisik kaca yaitu terjadi
perubahan gaya tekan dan gaya tarik pada kaca, tapi secara visual tidak terjadi
perubahan.
Karakteristik umum.

1. Berkekuatan Tinggi. Kaca tempered mempunyai daya tahan lendutan dan


benturan keras 3-5 kali lebih kuat dari dari kaca float dengan ketebalan
yang sama.
2. Ketahanan Terhadap Perubahan Suhu. Kaca tempered mempunyai
daya tahan terhadap perubahan suhu kira-kira 3-5 lebih tahan dari kaca
float biasa.
3. Pecahan Kaca. Pecahan Kaca tempered berbentuk kecil-kecil dan tumpul
tidak seperti kaca biasa yang pecahannya rangat runcing dan tajam,
sehingga pecahan ini sangat aman.
Penggunaan
1. Pintu pintu bebas rangka (frameless tempered glass doors).
2. Bukaan bukaan/dinding kaca pada bangunan yang menurut tingkat
keamanan yang tinggi.
3. Skylight, Canopy, Lantai, Panggung.
4. Dinding kaca batas tangga, eskalator dan lift.
5. Furniture dan dekorasi, seperti meja, lemari kaca dll.
6. Kaca kaca jendela kendaraan bermotor.
7. Penggunaan penggunaan lain yang memerlukan kekuatan kaca khusus,
seperti untuk dinding lapangan squash dan lain lain.
Harga / m2

Tebal (mm)
5
6
8

Bening

Pansap

Stopsol

105.000
145.000
210.000

135.000
170.000
250.000

235.000
320.000
450.000

10
12
15
18

270.000
320.000
1.000.000
1.400.000

380.000
455.000
-

700.000
800.000
-

Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang


Harga:
Tempered polos
5 mm 19 mm
Tempered warna
5 mm 12 mm
Tempered stopsol
5 mm 12 mm
2.

: Rp 225.000,00 Rp 4.430.000,00
: Rp 360.000,00 Rp 1.480.000,00
: Rp 540.000,00 Rp 2.000.000,00

LAMINATED GLASS
Kaca laminated dihasilkan melalui proses laminasi dengan melekatkan dua
lembar kaca biasa dan menggunakan polyvinil butiral film. Bilamana kaca
tersebut pecah, pecahannya akan tetap melekat pada film tersebut. Polyvinil film
yang digunakan untuk kaca laminated merupakan lembaran film yang transparan
dan bebas dari perubahan warna, tidak memuai dan retak sehingga tidak
mengurangi keindahan dan kejernihan dari kaca itu sendiri.
Karakteristik umum.
1. Aman, Apabila sebuah benturan memecahkan kaca laminated pecahannya
tidak akan melukai penggunanya.
2. Melindungi, Kaca laminasi menawarkan perlindungan lebih besar bagi
orang dan properti dibandingkan produk kaca lainnya. Standar duakonstruksi /lapis memberikan ketahanan terhadap penetrasi ketika
mengalami serangan. Multi-lapis kaca dan film polyvinil desain dapat
memberikan resistensi terhadap peluru, bom dan serangan yang kuat.
3. Pengontrol Suara, Kinerja kaca film membuat kaca laminated sangat
efektif digunakan untuk

mengontrol transmisi suara.

4. Kontrol solar energi, Polyvinil fim yang berwarna dapat mengurangi


transmisi solar energi sehingga memberikan kesejukan. Kaca laminated
juga mengurangi pantulan sinar matahari tanpa distorsi warna pandang,
dan dengan warna warna film pilihan, kaca laminated memberikan nilai
tambah untuk desain.
5. Membatasi sinar ultra violet. Kemampuan daya tahan kaca laminated
menyaring ultra violet, sangat membantu melindungi barang barang rumah
tangga dari efek perubahan warna yang diakibatkan pengaruh radiasi ultra
violet.
6. Penampilan

struktur, Kaca

laminated

pada

dasarnya

memiliki

penampilan struktur yang sama dengan kaca tunggal, yaitu memiliki


kejernihan yang sempurna dan bebas dari perubahan warna.
7. Daya tahan terhadap pengaruh sinar, kelembaban dan panas, Kaca
Laminated mempunyai daya tahan terhadap sinar ultra violet, kelembaban
dan suhu panas sehingga tidak akan ada perubahan warna, luntur dan tidak
ada gelembung hawa pada polyvinil film.
8. Warna, Warna Kaca laminated yang dibuat dari polyvinil film yang
merupakan pigmen solid, tersedia dengan pilihan warna-warna menarik,
dan bervariasi.

Penggunaan
1. Untuk pintu partisi digedung ataupun dirumah pribadi dimana kekuatan
dan kebeningan kaca serta keamanan dibutuhkan.
2. Untuk Kaca atap (skylight, kanopi), kaca lantai, dll
3. Untuk kaca depan dan kaca jendela dari berbagai jenis kendaraan.
4. Untuk kaca anti peluru.

5. Untuk loket dan tempat menyimpan dan memamerkan barang-barang


berharga.
6. Dengan polyvinil film yang berwarna akan menjadikan kaca laminated
sebagai hiasan yang indah untuk jendela dan partisi.
7. Arsitektural, karena kelebihan yang dimiliki kaca laminated, maka
semakin banyak arsitek menggunakannya pada gedung gedung yang ramai
dikunjungi orang atau dirumah rumah dimana banyak anak anak bermain.
Loket penjualan karcis di bioskop bioskop, loket di bank dan tempat
penyimpanan barang barang berharga.
8. Kaca laminated juga digunakan pada jendela-jendela yang harus menahan
kerasnya tiupan angin atau derasnya tekanan air.
9. Karena daya tahan yang.tinggi terhadap benturan dan tekanan angin, maka
kaca laminated merupakan kaca pengaman yang baik untuk kaca depan
dan jendela kendaraan bermotor (mobil, kereta api, kapal laut, pesawat
udara).

Harga / m2
Tebal (mm)
bening
3+3m
3+5m
5+5m
6+6m

230.000
275.000
310.000
350.000

Hasil Survey Kaca di Wilayah Semarang

panasap

Stopsol

300.000
345.500
380.000

430.000
495.000
675.000

Ukuran

: 6 mm- 19mm

Harga
3.

: Rp 470.000,00 Rp 1.185.000,00

KACA INSULATED
Insulating glass adalah suatu unit penghemat energi yang baik sekali, dibentuk
dari dua lembar kaca atau lebih yang terpisah oleh suatu rongga metal yang diisi
campuran udara dan zat pengering lalu disekat dengan rapat oleh penyekat
organik yang kedap udara. Insulating glass diproduksi dengan teknik vertikal
press yang otomatis. Proses manufaktur yang canggih ini menjamin setiap unit
tetap rata bentuknya dan berisikan udara kering.
Karakteristik umum.
1.

Peredam hawa panas. Udara kering diantara insulating glass akan


mengurangi perambatan hawa panas dan aliran udara diingin. Jikka digunakan
kaca berlapis sebagai kombinasi bahan insulating glass maka akan membuat
kehidupan kita lebih nyaman, efektif dan ekonomis.

2.

Peredam akustik. Udara kering diantara insulating glass dapat


melemahkan gelombang suara sehingga berfungsi pula sebagai peredam suara
yang efektif.

3.

Pencegah embun. Bahkan pada saat temperatur antara di dalam dan luar
ruangan berbeda, insulating glass tetap bebas dari embun karena adanya zat
pengering.

Penggunaan
Dinding dan jendela kaca pada gedung gedung perkantoran, kaca yang dirancang
untuk bahan panas atau menyimpan udara sejuk seperti mobil, ruang kontrol
pabrik, rumah sakit, sekolah, toko toko mesin presisi, ruang kontrol mercusuar
dan ruang penyiar, ataupun tempat tempat yang memerlukan temperatur dan
kelembaban udara yang stabil/lemari pendingin.

E. Perawatan, Pemotongan dan Pembutakan Kaca


1. Perawatan Kaca
Pada umumnya hanya dilap menggunakan air hingga kering. Namun jika
kondisinya sudah sangat kotor menggunakan pembersih kaca yang umum
dijual di pasaran. Namun kaca cukup sensitif terhadap larutan asam basa
sehingga sebisa mungkin harus dihindari. Iklim & cuaca juga sangat
mempengaruhi kualitas kaca. Kondisi udara yang terlalu lembab bisa
membuat kaca menjadi cepat kusam.

2.
1.

Cara pemotongan kaca


Pemotongan biasa
Pemotongan kaca pada umumnya dilakukan dengan alat yang memiliki

mata berupa intan. Alat ini bentuknya seperti pen yang didalamnya berisi cairan
berupa minyak tanah. Minyak tanah ini digunakan agar bisa memudahkan proses
pemotongan (agar licin). Setelah dipotong bagian bawah kaca diketuk / diberi satu
penahan & kemudian ditekan dengan kedua tangan hingga patah.
2.

Pemotongan dengan bentuk lingkaran


Pemotongan dilakukan dengan menggunakan jangka khusus yang matanya

terbuat dari campuran intan & baja. Pertama-tama kaca dibentuk menjadi
lingkaran. Setelah itu diketuk / ditang memutar (pada saat ini kondisi kaca mulai

lepas sedikit demi sedikit). Kemudian keempat sisi (atas, bawah, samping kanan
dan kiri) dipotong tapi tidak boleh melebihi daerah kaca jadi. Setelah itu potongan
dibuka dan sekelilingnya di-slap agar halus.
3.

Pemotongan kaca bevel (sudut)


Pemotongan kaca bevel berbeda sesuai bentuknya. Bisa langsung

menggunakan mesin / menggunakan grinda tangan biasa. Namun proses grinda


tangan memerlukan tiga tahap:
Digrinda dengan amplas paling kasar dengan amplas halus diamplas dengan
gabus.
3.
1.

Pembentukan kaca lembaran


Float process
Cairan kaca dituangkan ke atas bak yang berisi cairan logam. Cairan kaca

yang lebih ringan akan mengapung dan menyebar rata di atas cairan logam. Pada
ujung bak, kaca lembaran ditarik keluar dengan roll, masuk ke ruangan khusus.
Lalu dicuci, dikeringkan, dipotong, & dikemas.
2.
Roll-Out process
Cairan kaca dialirkan melalui dua roll yang berputar. Salah satu roll
mempunyai pola, sehingga akan mencetak cairan kaca yang melaluinya. Kaca
lembaran yang masih lunak, didinginkan secara bertahap, kemudian dipotong &
dikemas.

F. Tambahan
1. Stiker Kaca

Rp 85.000 / m2

Rp 85.000 /
m2

Rp 85.000 /
m2

Sumber:

Rp 95.000 /
m2

Rp 35.000 /
cm2

Sarindo Kreasi Indonesia

Pemasangan Stiker
Alat dan bahan yang dibutuhan adalah:
- stiker khusus untuk sand blast
- tisu
- sampo
- air
- pembersih kaca
- botol penyemprot
- stepper (sejenis kape)
- cutter

1. Langkah pertama adalah membersihkan


permukaan kaca dari kotoran-kotoran yang
menempel. Semprotkan cairan sampo ke seluruh
permukaan kaca. Kemudian gunakanlah silet
untuk membersihkan permukaan kaca. Gosok
permukaan kaca menggunakan silet (dengan
posisi silet miring), sampai kotoran yang
menempel hilang.
2. Gunakan pembersih kaca untuk membersihkan sisa-sisa sampo dan kotoran
yang masih melekat. Bersihkan sampai semua sampo hilang, tapi jangan lap
dengan apa pun sesudahnya.
Setelah kaca selesai dibersihkan, basahi lagi permukaan kaca dengan cairan
sampo tadi sampai seluruh permukaan kaca benar-benar basah. Lakukanlah hal
yang sama pada permukaan stiker yang berperekat. Langkah ini bertujuan untuk
melicinkan permukaan stiker agar tidak langsung menempel. Dengan demikian
bila terjadi kesalahan penempelan, Anda masih bisa memperbaikinya dengan
menggeser-geser stiker tersebut.

Rp 70.000 /
m2

3.

Pasang stiker pada permukaan kaca. Bila posisi


stiker dirasa sudah tepat, bersihkan cairan sampo
tadi menggunakan pembersih kaca. Hal ini
sekalian untuk mengeluarkan udara yang terdapat
di antara stiker dan kaca.Agar udara dan cairan
sampo benar-benar hilang, gosok permukaan stiker dengan stepper. Namun
sebelum menggosok permukaan stiker dengan stepper, bungkus stepper dengan
tisu yang agak tebal. Ini perlu dilakukan untuk mencegah tergoresnya permukaan
stiker akibat gesekan dengan stepper.

Rp 115.000 / m2

4. Apabila Anda ingin membuat motif pada stiker,


gambarlah telebih dahulu motif yang diinginkan
pada permukaan stiker. Lalu potonglah stiker
menurut motif tersebut menggunakan bantuan
cutter.
Setelah
motif yang diinginkan selesai dibuat, gosok
sekali lagi permukaan stiker dengan pembersih kaca agar stiker tertempel dengan
baik dan sisa sampo yang masih ada bisa benar-benar hilang.
Sumber : Athala Interior

Referensi
http://www.direktorimaterial.com/2012/04/lantaikaca_29.html
http://pekanbaru.tribunnews.com/2012/03/18/tips-desain-dinding-kaca
http://nasional.kompas.com/read/2009/01/14/14284272/Aplikasi.Kaca.pada.Dindi
ng.Rumah
http://pekanbaru.tribunnews.com/2012/03/18/manfaatkan-kaca-untuk-dindingrumah
http://atapcanopy.wordpress.com/tag/atap-kaca/
http://kacaatapdankacalantai.blogspot.com/p/skylight.html

http://topdesign72.com/modern-glass-roof-design-ideas-pictures-images/
http://kacaatapdankacalantai.blogspot.com/p/glass-floor.html
http://kacaatapdankacalantai.blogspot.com/p/canopy-glass.html
http://kacaatapdankacalantai.blogspot.com/p/structural-glass.html
http://konstruksi-dan-taman.tokobagus.com/bahan-bangunan/kaca-lantai-kacaatap-kaca-panggung-1316157.html
http://kacaatapdankacalantai.blogspot.com/
http://titian.blog.stisitelkom.ac.id/2012/05/01/arsitektur-modern-2/
http://sigitkusumawijaya.blogspot.com/2008/12/sejarah-lahirnya-arsitekturmodern.html
http://www.oocities.org/sta5_ar530/tugas_kelompok/kelompok5/BAB_I.htm