Anda di halaman 1dari 13

MODUL II TRANSEKSUAL

KELOMPOK 6
TUTOR
Ketua
Sekretaris
Anggota

: Nurhadi, MA
: Ayu Devita Ashari
2013730128
: Fikri Akbar Alfarizi
2013730143
: Afifah Qonita
2013730123
Anugerah Abdurrohman
2013730125
Lisa Nopiyanti
2013730149
Megi Annisa Rahmah
2013730152
Nia Fitriyani
2013730161
Nina Amelinda
2013730162
RR. Hestin D.P
2013730172
Sabrina Qurrotaayun
2013730173
Sandra Natasha Mahendra 2013730175

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
TAHUN AJARAN 2015/2016

Skenario...

Ada seseorang yang terlahir sebagai laki-laki yang


dalam masa pertumbuhannya orientasi kejiwaannya
mengarah kepada perempuan. Kondisi tersebut menjadikan
dia tertekan batin dengan pengisian KTP dan Ijazah serta
permohonan pengajuan kerja dalam penulisan jenis
kelamin yang ada. Atas dorongan ini, yang bersangkutan
mengajukan permohonan untuk melakukan penyesuaian
kelamin dengan motivasi supaya diri yang bersangkutan
benar-benar menjadi perempuan sebagaimana panggilan
jiwanya. Bagaimana pandangan Islam terhadap hal
tersebut?

(-)

Kata Kunci
Seseorang

terlahir sebagai laki laki.


Pertumbuhan orientasi kejiwaan mengarah kepada
perempuan.
Meraas tertekan batin dalam penulisan jenis kelamin
di KTP, Ijazah, serta pengajuan kerja.
Melakukan permohonan penyesuaian jenis kelamin.
Dengan motivasi agar yang bersangkutan menjadi
sebagaimana panggilan jiwanya.

Terlahir sebagai laki-laki

Orientasi kejiwaannya
perempuan

Transeksual

Kondisi
dimana
seseorang
secara
psikologis
merasa
memiliki gender dan identitas
seksual yang berbeda dengan
kondisi biologis seksual tubuh
mereka sebagaimana mereka
dilahirkan.

Transgender

Seseorang yang bertransisi diantara


dua orientasi seksual dengan
menggunakan hormon seksual atau
jalan operasi, memindahkan atau
memodifikasi alat genitalnya dan
organ-organ reproduksinya karena
merasa adanya kesalahan pencitraan
tentang diri mereka.

(Qs An Najm : 45)

Dan Dia (Allah) menciptakan dua pasang dari dua jenis


laki-laki dan perempuan.
(Qs Al Hujurat : 13)






Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang
laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah
ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Sampai

dengan saat ini belum ada


pengaturan dalam hukum.
Konsekuensi hukum terkait perubahan
data kependudukan berdasarkan Pasal
77 UU No.23 tahun 2006 tentang
administrasi kependudukan.

Penggantian Alat Kelamin


1)Dilakukan dengan sengaja,
misalnya dengan operasi ganti
kelamin, hukumnya haram.
2)Membantu melakukan ganti kelamin
sebagaimana point 1 hukumnya
haram.
3)Penetapan keabsahan status jenis
kelamin akibat operasi penggantian
alat kelamin sebagaimana point 1
tidak dibolehkan dan tidak memiliki
implikasi hukum syari terkait
penggantian tersebut.
4)Kedudukan hukum jenis kelamin
orang yang telah melakukan operasi
ganti kelamin sebagaimana point 1
adalah sama dengan jenis kelamin
semula seperti sebelum dilakukan
operasi ganti kelamin, meski telah
memperoleh penetapan pengadilan.

Penyempurnaan Alat Kelamin


1)Menyempurnakan
1)Menyempurnakan alat
alat kelamin
kelamin dengan
dengan
tujuan
memerbaiki
fungsinya
sesuai
tujuan memerbaiki fungsinya sesuai
dominan
dominan dari
dari alat
alat kelaminnya.
kelaminnya.
2)Membantu
2)Membantu melakukan
melakukan ganti
ganti kelamin
kelamin
sebagaimana
sebagaimana point
point 1
1 hukumnya
hukumnya boleh.
boleh.
3)Pelaksanaan
operasi
pada
point
3)Pelaksanaan operasi pada point 1
1 harus
harus
berdasarkan
pertimbangan
medis,
bukan
berdasarkan pertimbangan medis, bukan
hanya
hanya psikis
psikis semata.
semata.
4)Penetapan
4)Penetapan keabsahan
keabsahan status
status jenis
jenis
kelamin
kelamin akibat
akibat penyempurnaan
penyempurnaan alat
alat
kelamin
sebagaimana
point
1
dibolehkan,
kelamin sebagaimana point 1 dibolehkan,
sehingga
sehingga memiliki
memiliki implikasi
implikasi hukum
hukum syari
syari
terkait
penggantian
tersebut.
terkait penggantian tersebut.
5)Kedudukan
5)Kedudukan hukum
hukum jenis
jenis kelamin
kelamin orang
orang
yang
yang telah
telah melakukan
melakukan operasi
operasi
penyempurnaan
kelamin
penyempurnaan kelamin sebagaimana
sebagaimana
point
1
adalah
sama
dengan
point 1 adalah sama dengan jenis
jenis kelamin
kelamin
setelah
dilakukan
penyempurnaan
setelah dilakukan penyempurnaan meski
meski
belum
belum memperoleh
memperoleh penetapan
penetapan
pengadilan.
pengadilan.

Pada dasarnya Allah menciptakan manusia


dalam dua jenis, yaitu laki-laki dan perempuan
sebagaimana firman Allah swt dalam Qs.Al
Hujurat:13, namun hukum perubahan kelamin
ini bisa haram dan mubah tergantung faktor
penyebabnya.
Maka dengan cara bersyukur, bertaubat
dan memperdalam ilmu agama diharapkan
transeksual dan transgender dapat dicegah.

QS. Al-Zumar: 53
HR. Abu Dawud juz 4, hal. 60, no. 4098
HR. Bukhari juz 7, hal. 55
QS. Ibrahim: 7
QS. An-Nahl: 53
Budi, Setawan. 2003. Fiqih Aktual. Surabaya : Gema Insani Press.
http://core.ac.uk/download/pdf/11719010.pdf
Sadock, Benjamin J. 2010. Buku Ajar Psikiatri Klinis. Jakarta: EGC
Aloysius. 1989. Hukum Perdata (Yogyakarta: Liberty)
Muhammad, Abdulkadir. 2000. Hukum Perdata Indonesia.Bandung: Citra Aditya
Bakti.
Rifai,Ahmad. 2010.Penemuan Hukum Oleh Hakim Dalam Persfektif Hukum
Progresif.Jakarta:SinarGrafika.
Amin, Maruf.dkk.2011. Himpunan Fatwa Majlis Ulama Indonesia Sejak
1975.Jakarta:Erlangga.
Budi Utomo, Setiawan.2003.Fiqih Aktual :Jawaban tuntas Masalah
Kontemporer.Jakarta: Gema Insani.
Al Quran dan terjemahan
Sahih bukhari, Kitab Ahadis al-Anbiya, bab Khalq Adam wa dzurriyatuh, no.
3084