Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah

Mata Pelajaran

: Kimia

Kelas/Semester

: XI/ Satu

Materi pokok

: Faktor faktor yang mempengaruhi laju reaksi


dan teori tumbukan

Alokasi Waktu: 25 menit


A. KOMPETENSI INTI
KI 1 :Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
KI 3 :Memahami,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan, kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 :Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
B. KOMPETENSI DASAR
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka,
mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif,
demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang
diwujudkan dalam sikap sehari-hari.
3.7 Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

C. INDIKATOR
1. Mengidentifikasi faktor faktor yang mempengaruhi laju reaksi
2. Menunjukkan sikap percaya diri dalam mempresentasikan hasil percobaan faktor-faktor
yang mempengaruhi laju reaksi.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatan praktikum, siswa dapat mengidentifikasi faktor faktor yang
mempengaruhi laju reaksi
E. MATERI PEMBELAJARAN
1.

Suhu
Umumnya kenaikan suhu mempercepat reaksi, dan sebaliknya
penurunan suhu memperlambat reaksi. Bila kita memasak nasi dengan
api besar akan lebih cepat dibandingkan api kecil. Bila kita ingin
mengawetkan makanan (misalnya ikan) pasti kita pilih lemari es,
mengapa?
Karena
penurunan
suhu
memperlambat
proses
pembusukan.
Laju reaksi kimia bertambah dengan naiknya suhu.
Bagaimana hal ini dapat terjadi? Ingat, laju reaksi ditentukan oleh
jumlah tumbukan. Jika suhu dinaikkan, maka kalor yang diberikan akan
menambah energi kinetik partikel pereaksi. Sehingga pergerakan
partikel-partikel pereaksi makin cepat, makin cepat pergerakan partikel
akan menyebabkan terjadinya tumbukan antar zat pereaksi makin
banyak, sehingga reaksi makin cepat. Umumnya kenaikan suhu
sebesar 100oC menyebabkan kenaikan laju reaksi sebesar dua sampai
tiga kali. Kenaikan laju reaksi ini dapat dijelaskan dari gerak
molekulnya. Molekul-molekul dalam suatu zat kimia selalu bergerakgerak. Oleh karena itu,kemungkinan terjadi tabrakan antar molekul
yang ada. Tetapi tabrakan itu belum berdampak apa-apa bila energi
yang dimiliki oleh molekul-molekul itu tidak cukup untuk menghasilkan
tabrakan yang efektif. Kita telah tahu bahwa, energi yang diperlukan
untuk menghasilkan tabrakan yang efektif atau untuk menghasilkan
suatu reaksi disebut energi pengaktifan
Energi kinetik molekulmolekul tidak sama. Ada yang besar dan ada yang kecil. Oleh karena
itu, pada suhu tertentu ada molekul-molekul yang bertabrakan secara
efektif dan ada yang bertabrakan secara tidak efektif. Dengan
perkataan lain, ada tabrakan yang menghasilkan reaksi kimia ada yang
tidak menghasilkan reaksi kimia.
Energi minimum yang
diperlukan disebut dengan reaksi aktivasi energi. Kita dapat

menggambarkan keadaan dari energi aktivasi pada distribusi MaxwellBoltzmann seperti ini:
Hanya partikel-partikel yang berada pada
area di sebelah kanan dari aktivasi energi yang akan bereaksi ketika
mereka bertumbukan. Sebagian besar dari partikel tidak memiliki
energi yang cukup dan tidak menghasilkan reaksi. Untuk mempercepat
reaksi, kita perlu untuk meningkatkan jumlah dari partikel-partikel
energik - partikel-partikel yang memiliki energi sama atau lebih besar
dari aktivasi energy. Peningkatan suhu merupakan pengaruh yang
tepat.
Meningkatkan suhu reaksi berarti menambahkan energi.
Energi diserap oleh molekul-molekul sehingga energi kinetik molekul
menjadi lebih besar. Akibatnya, molekul-molekul bergerak lebih cepat
dan tabrakan dengan dampak benturan yang lebih besar makin sering
terjadi. Dengan demikian, benturan antar molekul yang mempunyai
energi kinetik yang cukup tinggi itu menyebabkan reaksi kimia juga
makin banyak terjadi. Hal ini berarti bahwa laju reaksi makin tinggi.
F. METODE PEMBELAJARAN:
Pendekatan : Scientific
Metode

: Praktikum
Presentasi

G. MEDIA, ALAT BAHAN DAN SUMBER PEMBELAJARAN


1. Media
LKS Praktikum
2. Alat dan Bahan
Alat
1. Sendok
2. Gelas
3. Stopwatch
Bahan
1. Gula
2. Air panas
3. Air dingin

2 buah
2 buah
1 buah
2 sendok teh
50 ml
50 ml

3. Sumber Belajar

Unggul Sudarmo, Kimia Kelas X SMA /MA , Erlangga ,Jakarta

E Book kimia sma kelas XI Budi Utami, BSE.

Raymond Chang, Kimia Dasar I, Erlangga, Jakarta

H. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


Kegiatan
A.
Pendahuluan

Waktu
5 menit

a. Guru menciptakan suasana yang religius dengan mengucapkan salam dan


meminta salah seorang siswa untuk memimpin doa.
b. Sebagai apersepsi guru bertanya : beberapa reaksi dapat berjalan dengan
cepat, misalnya kembang api, tetapi ada juga yang berjalan lambat.
Misalnya perkaratan besi. Faktor faktor apa saja yang menyebabkan suatu
reaksi dapat berjalan lambat atau cepat? Untuk menemukan faktor apa saja
yang berpengaruh terhadap laju reaksi, hari ini kita akan melakukan
percobaan tentang faktor faktor yang mempengaruhi laju reaksi
c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
B.
Kegiatan Inti Guru
1. Guru membagikan LKS praktikum dan memberikan petunjuk pelaksanaan 15 menit
praktikum
2. Siswa dibimbing guru untuk melaksanakan praktikum faktor faktor yang
mempengaruhi laju reaksi
3. Setiap kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil
praktikumnya
4. Guru menjelaskan kembali mengenai faktor-faktor laju reaksi
C.
Penutup
1. Siswa dibimbing oleh guru menyimpulkan materi pembelajaran hari ini
tentang faktor faktor yang mempengaruhi laju reaksi
2. Siswa mengumpulkan LKS yang telah dikerjakan secara berkelompok
3. Guru menutup pembelajaran
I. PENILAIAN
1. Penilaian aspek kognitif menggunakan rubric penilaian kognitif
2. Penilaian sikap (perilaku) menggunakan rubrik penilaian perilaku.

1. Penilaian Aspek Kognitif

5 menit

Terlampir dalam LKS praktikum


2. Penilaian Sikap
N
O
1

Skor
1
2

Aspek yang dinilai


sikap

percaya

mempresentasikan

diri
hasil

Keterangan

dalam
percobaan

faktor-faktor yang mempengaruhi laju


reaksi

Pontianak, 21 april 2015


Guru Mata Pelajaran KIMIA

Hery Krestian

Lembar Kerja Siswa

Judul
: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi
Tanggal
: ......................................
Nama Kelompok : ...

A. Tujuan Praktikum :
Mengamati pengaruh suhu terhadap laju reaksi.
B. Alat dan Bahan

Alat
1. Sendok
2. gelas
3. Stopwatch
Bahan
4. Gula
5. Air panas
6. Air dingin

1 buah
2 buah
1 buah
2 sendok teh
50 ml
50 ml

C. Cara Kerja :
1. Masukkan 1 sendok gula kedalam masing-masing gelas
2. Ukur suhu air panas dan air dingin
3. Isi gelas dengan air panas sebanyak 50 ml sambil dihitung waktu melarutnya gula dengan
menggunakan stopwatch dan catat waktu dan hasil pengamatannya
4. Masukkan lagi 1 sendok gula kedalam gelas
5. Isi gelas dengan air dingin sebanyak 50 ml sambil dihitung waktu melarutnya garam
dapur dengan menggunakan stopwatch dan catat waktu dan hasil pengamatannya
D. Hasli Pengamatan
No.
Reaktan
1
2

E. Pertanyaan

Suhu air

Waktu (detik)

Pengamatan

1. Dari data diatas, mengapa laju reaksi untuk suhu yang lebih tinggi hasil yang
diperoleh lebih cepat dibandingkan dengan suhu yang lebih rendah atau sebaliknya?
Hubungkan dengan teori tumbukan
2. Dari data diatas, jelaskan bagaimana suhu bisa mempengaruhi laju reaksi?
F. Kesimpulan
............................................................................................................................................................
............................................................................................................................................................
..........................................................................................................................