Anda di halaman 1dari 23

TEKNIK DASAR BERMAIN FUTSAL

November 3rd, 2009

TEKNIK FUTSAL

FUTSAL

TEKNIK DASAR
Dalam futsal ada beberapa elemen dasar yang harus dipahami ketika bermain futsal, secara
umum, tidak berbeda jauh dengan bermain sepak bola konvensional. Namun ada beberapa yang
perlu dilakukakan dengan keahlian khusus. Berikut teknik-teknik dasar dalam futsal yang mutlak
harus di kuasai oleh setiap pemain futsal:

1. Kontrol Bola
Teknik mengontrol bola dalam permainan futsal dapat dilakukan dengan menggunakan kaki
dalam, kaki luar dan telapak kaki sebelah depan memanfaatkan sol sepatu. Teknik mengontrol
bola dengan sol dalam futsal sangat penting sehingga harus dikuasai oleh setiap pemain.

2. Passing/Pengumpan
Operan bisa dilakukan dengan menggunakan beragam sisi kaki. mau memakai kaki dalam, kaki
luar, ujung kaki, tumit, atau sisi bawah tidak ada yang salah. Namun yang paling baik adalah
menggunakan kaki dalam dengan arah mendatar. Pasalnya, operan ini memiliki akurasi paling
baikdi banding yang lainnya. Termasuk umpan panjang yang menyusur lapangan. dan juga yang
paling penting ketepatan mengoper bola pad kawan.
Pola Permainan dalam Futsal

Bermain Futsal tidak jauh berbeda dengan bermain Sepakbola pada umumnya, butuh kekuatan
stamina, mental dan strategi. Ada sedikit perbedaan mendasar dalam hal pola permainan dan
pengaturan serangan.

Pola permainan dalam Futsal banyak didominasi permainan kaki ke kaki, maksudnya pengaturan
dalam bertahan, maupun menyerang lebih banyak dilakukan
dengan umpan-umpan pendek, mengingat ukuran lapangan yang lebih kecil dibanding lapangan
sepakbola. Dengan pola seperti ini skill dan kekompakan tim terutama dalam mengolah bola,
mengumpan, menjaga pertahanan dan menyerang ke daerah lawan sangat diperlukan.

Didalam Futsal jarang sekali diterapkan umpan-umpan panjang, strategi ini hanya buang-buang
energi, disamping itu juga tidak mencerminkan permainan yang baik dan enak dilihat . Namun
demikian, bukannya hal tersebut dilarang atau tidak disarankan, tinggal kembali kepada individu
sendiri, mau bagaimana memainkan permainan Futsal tersebut.
Jarangnya teknik-teknik tersebut diterapkan, hal ini lebih kepada bisa terciptanya pola permainan
yang cantik, enak dilihat serta proses gol yang indah. Begitu juga dengan heading bola, gol-gol
yang tercipta dengan kepala bisa lebih terlihat bagus dan enak untuk dilihat, terlebih jika proses
penyerangan tersebut dilakukan dengan pola penyerangan terstruktur.

Nah sekarang tinggal bagaimana kita membuat suatu pola dan strategi bermain yang bagus,
untuk hal itu tentunya ada beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam menciptakan pola
permainan yang bagus.
1. Penguasaan terhadap bola.
Untuk melatih penguasaan bola tahap pertama adalah dengan memfokuskan pada kekuatan dan
kelincahan dalam pergerakan kaki, sebagaimana saya jelaskan dalam artikel Tips warming up
sebelum bermain futsal, pemanasan sangat diperlukan, lakukan sesering mungkin dribling untuk
menselaraskan pergerakan kaki dan arah bola, bisa dilakukan dengan variasi zig-zag.

2. Komposisi Pemain.
Untuk membentuk tim yang bagus, cermati skill tiap-tiap pemain dalam hal penguasaan bola,
pengaturan serangan dan menyerang.Tempatkan pemain yang memiliki model pergerakan kaki
yang rapat sebagai pemain bertahan, rapat di sini maksudnya model pergerakan kakinya yang
tidak terlalu panjang, hal ini bisa lebih berguna untuk menghambat laju pergerakan bola lawan,
dan sebaliknya tipe pemain dengan pergerakan panjang lebih bisa dimanfaatkan sebagai
penyerang.
Untuk pemain tengah dibutuhkan sosok yang memiliki kemampuan mengatur serangan dan yang
lebih diutamakan adalah kemampuan stamin yang paling prima, mengingat posisinya
memungkinkan melakukan penyerangan dan bertahan
3. Teknik dan Pola Permainan.
Jumlah pemain Futsal bisa dilakukan 5 atau 6 orang termasuk penjaga gawang. Penempatan
pemain yang pas menurut karakter dan gaya permainan masing-masing posisi akan lebih
menyeimbangkan pola dalam bertahan maupun menyerang, adapun posisi yang bisa diterapkan
sebagai berikut.
Jumlah pemain 5 orang :

1. Pola 1 – 2 – 2
FORMASI

Jumlah pemain 6 orang :

1. Pola 1-2-1-2

Untuk pola ini 1 orang penjaga gawang, 2 orang back kiri dan kanan, 1 gelandang dan 2 striker
kiri dan kanan.
Pada saat bertahan posisi semua berada di daerah sendiri dengan pola:

FORMASI

Pengatur serangan yakni gelandang bisa mengumpan ke posisi dua penyerang dan bola bisa
dimainkan diketiga posisi tersebut guna mencari celah untuk shooting bola ke gawang lawan.
Tugas back kiri/kanan selain menjaga pergerakan lawan, juga ada pembagian tugas ambil bola
mati didaerah sendiri, jika bola mati ada di kanan maka back kanan yang mengambil bola, begitu
juga sebaliknya, diusahakan jangan saling mengambil posisi,
tujuannya agar selalu fokus terhadap daerah/wilayahnya sendiri. Sementara tugas gelandang
yakni mengatur serangan dan membantu pertahanan, makanya gelandang paling memiliki
stamina dan skill yang lebih prima.

Manfaat Futsal

Futsal memiliki peranan penting bagi perkembangan bakat pemain sepak bola. Contoh nyata
seperti pesepak bola Brazil. Sebagian besar pemain top Brazil bermain futsal di masa kecilnya.
Seperti Ronaldinho, Pele, Zico, Socrates, dan Bebeto. Berkat bermain futsal mereka bisa
memiliki kelincahan, kecepatan dan intuisi yang sangat bagus dalam mengolah si kulit bundar di
lapangan.

Jika dibandingkan dengan sepak bola, peraturan di Futsal jauh lebih ketat. Pemain dilarang
melakukan sliding tackle (menjegal dari belakang) dan body charge (benturan badan), jadi
pemain futsal bisa mengeluarkan kemampuan tekniknya tanpa takut dicederai lawan.

Ada beberapa faktor yang membantu pemain dalam mengembangkan kemampuan teknik
bermain bola yang baik:

- Kecerdasan.
Disini perbedaan sepakbola dan futsal begitu terlihat. Di futsal seorang pemain dituntut bisa
melakukan sebuah improvisasi dalam menghadapi masalah dalam bermain. Jadi secara spontan
pemain harus bisa mengeluarkan tekniknya. Futsal ini sangat ideal sebagai sarana
mengembangkan intelegensi dalam bermain sepak bola.

- Keahlian Teknik.

Teknik lebih berperan dari tenaga dalam bermain futsal. Jika teknik yang dimiliki pemain tidak
memenuhi syarat, pemain tidak bisa melepaskan diri dari pressing lawan. Kondisi ini membuat
pemain mau tidak mau harus meningkatkan skill nya. Baik dalam hal kontrol bola, pergerakan
dengan dan tanpa bola, footwork, passing, dribbling dan shooting.

- Total Football.

Di futsal, jumlah pemain yang sedikit membuat seluruh pemain bermain dengan total football.
Jadi saat tim menyerang, tidak hanya pemain depan yang bekerja. Begitu pula saat bertahan,
pemain depan juga turun membantu pertahanan. Maka dari itu, pemain futsal dituntut memiliki
stamina yang prima, karena harus selalu bergerak.

- Kecepatan.

Ruang gerak yang sempit membuat aliran bola bergerak cepat diantara kaki pemain. Jadi pemain
futsal dituntut untuk bermain cepat, baik dalam hal passing, gerak tipu dan shooting. Tentu hal
ini menjadikan nilai lebih jika digunakan dalam bermain sepak bola lapangan besar.

Teknik Main Futsal


1. Passing,
Dalam mengoper bola kepada teman, disahakan dengan kaki bagian dalam
disahakan bola cukup kencang. Karena lapangan rumput futsal relatif kecil, apabila
passing terlalu lambat akan sangat mudah dipotong oleh lawan. Bola futsal lebih
bantet (pantulan tidak terlalu besar dibanding bola lapangan besar), sehingga
sekencang apapun passing dari teman, masih memungkinkan untuk dikontrol.
2. Menconcong bola,
Mencocong adalah menendang bola namun menggunakan ujung kaki/sepatu.
Biasanya bila kita sudah berhadapan dengan kiper, saat posisi kita kurang bagus
untuk melakukan shoot (karena posisi bola sudah terlalu ke depan), maka
menconcong bola akan mencari salah satu cara efektif untuk menghasilkan gol.
Karena dengan teknik ini, bola akan melesat cukup kencang (seperti di shooting),
dan bola juga akan tetap bergerak lurus. Beda dengan bola lapangan besar, apabila
diconcong maka larinya bola akan tidak terkontrol.

3.Tips mencetak gol.


Karena gawangnya kecil dan celah nyetak ga besar.. usahakan bola ngeluncur
seperti pisang tp mendatar. bila dari sisi samping kita giring bola ke tengah
sebelum nyampe ditengah langsung tendang aja.. klo dari kanan lawan berarti
nendang ke pojok kiri kiper.

4. Jaga stamina.
lapangan futsal relatif kecil, baik itu lapangan indoor /outdoor biassa maupun
lapangan yang menggunakan rumput sintetis. tapi kadang kita terlalu asyik lari
kesana kemari sehingga terlalu banyak gerak yg mengakibatkan kita cepet lelah..
lebih baik ada pembagian yang tertata dalam menyerang ataupun bertahan. saat
menyerang. pake umpan2 kecil dan saat bertahan langsung buang bola, sehingga
pemain yang ada didepan bisa membantu pemain belakang dalam bertahan.

Saat stamina Anda habis, istirahatlah. Isi atau tambah kembali stamina Anda
misalnya dengan menkonsumsi air yang sehat. Salah satu contoh air sehat adalah
air RO yang mudah-mudahan bermanfaat untuk menjaga stamina Anda.
Pola Permainan dalam Futsal

Posted on February 11, 2008 by adoer

Bermain Futsal tidak jauh berbeda dengan bermain Sepakbola pada umumnya, butuh
kekuatan stamina, mental dan strategi. Ada sedikit perbedaan mendasar dalam hal pola
permainan dan pengaturan serangan.

Pola permainan dalam Futsal banyak didominasi permainan kaki ke kaki, maksudnya
pengaturan dalam bertahan, maupun menyerang lebih banyak dilakukan
dengan umpan-umpan pendek, mengingat ukuran lapangan yang lebih kecil dibanding lapangan
sepakbola. Dengan pola seperti ini skill dan kekompakan tim terutama dalam mengolah bola,
mengumpan, menjaga pertahanan dan menyerang ke daerah lawan sangat diperlukan.

Didalam Futsal jarang sekali diterapkan umpan-umpan panjang, strategi ini hanya buang-
buang energi, disamping itu juga tidak mencerminkan permainan yang baik dan enak dilihat .
Namun demikian, bukannya hal tersebut dilarang atau tidak disarankan, tinggal kembali kepada
individu sendiri, mau bagaimana memainkan permainan Futsal tersebut.
Jarangnya teknik-teknik tersebut diterapkan, hal ini lebih kepada bisa terciptanya pola
permainan yang cantik, enak dilihat serta proses gol yang indah. Begitu juga dengan heading
bola, gol-gol yang tercipta dengan kepala bisa lebih terlihat bagus dan enak untuk dilihat,
terlebih jika proses penyerangan tersebut dilakukan dengan pola penyerangan terstruktur.

Nah sekarang tinggal bagaimana kita membuat suatu pola dan strategi bermain yang
bagus, untuk hal itu tentunya ada beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam menciptakan
pola permainan yang bagus.
1. Penguasaan terhadap bola.
Untuk melatih penguasaan bola tahap pertama adalah dengan memfokuskan pada kekuatan
dan kelincahan dalam pergerakan kaki, sebagaimana saya jelaskan dalam artikel Tips warming
up sebelum bermain futsal, pemanasan sangat diperlukan, lakukan sesering mungkin dribling
untuk menselaraskan pergerakan kaki dan arah bola, bisa dilakukan dengan variasi zig-zag.
2. Komposisi Pemain.
Untuk membentuk tim yang bagus, cermati skill tiap-tiap pemain dalam hal penguasaan
bola, pengaturan serangan dan menyerang.Tempatkan pemain yang memiliki model pergerakan
kaki yang rapat sebagai pemain bertahan, rapat di sini maksudnya model pergerakan kakinya
yang tidak terlalu panjang, hal ini bisa lebih berguna untuk menghambat laju pergerakan bola
lawan, dan sebaliknya tipe pemain dengan pergerakan panjang lebih bisa dimanfaatkan sebagai
penyerang.
Untuk pemain tengah dibutuhkan sosok yang memiliki kemampuan mengatur serangan
dan yang lebih diutamakan adalah kemampuan stamin yang paling prima, mengingat posisinya
memungkinkan melakukan penyerangan dan bertahan
3. Teknik dan Pola Permainan.
Jumlah pemain Futsal bisa dilakukan 5 atau 6 orang termasuk penjaga gawang.
Penempatan pemain yang pas menurut karakter dan gaya permainan masing-masing posisi akan
lebih menyeimbangkan pola dalam bertahan maupun menyerang, adapun posisi yang bisa
diterapkan sebagai berikut.
Jumlah pemain 5 orang :
1. Pola 1 – 2 – 2

Jumlah pemain 6 orang :


1. Pola 1-2-1-2
Untuk pola ini 1 orang penjaga gawang, 2 orang back kiri dan kanan, 1 gelandang dan 2
striker kiri dan kanan.
Pada saat bertahan posisi semua berada di daerah sendiri dengan pola:
Pengatur serangan yakni gelandang bisa mengumpan ke posisi dua penyerang dan bola bisa
dimainkan diketiga posisi tersebut guna mencari celah untuk shooting bola ke gawang lawan.
Tugas back kiri/kanan selain menjaga pergerakan lawan, juga ada pembagian tugas ambil
bola mati didaerah sendiri, jika bola mati ada di kanan maka back kanan yang mengambil bola,
begitu juga sebaliknya, diusahakan jangan saling mengambil posisi,
tujuannya agar selalu fokus terhadap daerah/wilayahnya sendiri. Sementara tugas gelandang
yakni mengatur serangan dan membantu pertahanan, makanya gelandang paling memiliki
stamina dan skill yang lebih prima.

2. Pola 1-2-3
Pola ini bisa diterapkan dengan catatan posisi 2 bek bisa menjaga dan mampu membantu
penyerangan, tentunya kapasitas 2 bek ini tidak hanya kuat mempertahankan area gawang,
namun juga mempunyai skill dalam pengaturan serangan, sehingga tiga penyerang bisa leluasa
mengobrak-abrik pertahanan lawan. Dengan pola ini diharapkan pola serangan lebih dipertajam.

3. Pola 1-1-2-2
Pola ini menjadikan ada posisi back yang menggantung dibelakang dua pemain tengah, hal
ini bertujuan supaya si back tunggal tersebut bisa menghalau dengan lugas serangan-serangan
yang kemungkinan lolos dari pertahanan sektor gelandang. Skill yang dimiliki oleh back tunggal
ini harus benar-benar prima, mampu membaca pergerankan bola dan serangan lawan, disamping
itu juga memiliki phisik yang kuat, mangingat posisi antara back tunggal dengan gelandang
sejajar, dimana pada posisi ini akan menghalau serangan -serangan baik dari kiri maupun kanan,
dan tentunya kerjasama dan kekompakan dengan posisi gelandang sangat perlukan.
Pada pola ini juga, posisi sayap kanan maupun kiri difungsikan bisa membantu pertahanan,
turun ke bawah membantu back tunggal tersebut, maka dari itu posisi sayap ini harus memiliki
kecepatan lari dimana harus melakukan penyerangan dan segera balik ke pertahanan.
Didalam pola ini, jika terjadi bola mati didaerah pertahanan kiri maupun kanan, maka yang
berhak mengambil bola yakni masing2x sayap tersebut, tidak diserahkan kepada back tunggal
tersebut, mengingat jika dilakukan oleh back tunggal, maka dikhawatirkan posisi pertahanan jadi
lowong.
Dari semua pola yang diterangkan diatas, pada dasarnya diterapkan sebagai optimalisasi
pola serangan atau pola bertahan dalam suatu permainan itu sendiri, sehingga para pemain bisa
lebih memahami strategi permainan dan fokus terhadap tugas dari masing-pemain.

Salam Futsal…
Tips Bermain Futsal Yang Baik

1.Lakukan Pemanasan

Pemanasan sangat penting karena tanpa pemanasan anda akan merasa


kaku dan cepat lelah saat bermain, dikarenakan otot-otot anda seperti
dikagetkan dari dalam tidurnya, maka lakukanlah pemanasan tapi ingat
jangan terlalu berlebihan, anda cukup melakukannya 5-7 menit, kalau
berlebihan anda bakal merasa terlalu lelah saat bermain. Banyak latihan
olahraga yang mendukung permainan futsal. Pemanasan seperti dalam
latihan badminton akan menambah kecepatan kaki.
2.Jangan Minum Terlalu Banyak

Tips ini agar teman-teman tidak merasa kembung. Ingat, walaupun merasa
sangat haus, minumlah secukupnya, jangan mengikuti hasrat, dan minumlah
air yang tidak dingin dan tidak panas. Kekembungan mempengaruhi cara
bermain kita.

3.Bermain Cepat dan Berputar

Dalam futsal, permainan lebih baik dilakukan dengan cepat dan tidak
berlama-lama membawa bola, dan disarankan agar setelah mengoper bola
secepatnya mencari posisi yang baik untuk kembali dioper. Posisi tetap tidak
dianjurkan dalam bermain futsal, karena tidak cocok dengan lapangan yang
kecil.

4.Tendang Dengan Ujung Kaki

Dengan beratnya bola futsal, anda dianjurkan untuk menendang bola


dengan ujung kaki/jari-jari kaki, maka tendangan anda akan sangat keras.
Tendangan memisang tidak terlalu dianjurkan karena masalah lapangan
yang kecil lagi.

Tendangan tentunya berbeda dengan tendangan beladiri seperti taekwondo,


silat, dsb.

5.Hindari Kontak Badan


Peraturan futsal sama ketatnya dengan basket. Kontak badan akan diberi
pelanggaran, dan anda juga tidak boleh menyapu kaki lawan anda, tidak
seperti dalam bermain bola lapangan besar. Wasit PSSI untuk futsal tentunya
paham dan harus jeli masalah ini.

Teknik dasar Bermain Futsal


By
djokoe
Published: July 14, 2009Posted in: Tips n TrickTags: dasar bermain futsal, Defending, Fast
Moving, formasi, Formation, kecepatan, kecepatan pergerakan, pertahanan, Speed, Tactics,
taktik, teknik dasar
• Comments [4]
• Digg it!
• Facebook

Banyak pemain sepakbola bola dunia terlahir dari futsal, sebut saja Pelle,
Ronaldinho, Kaka’ bahkan sampai Lionel Messi. Kesemuanya selain memilki bakat yang luar
biasa, kemampuan dalam mengontrol, passing maupun shoting di asah melalui futsal sejak usia
dini.

Ada beberapa teknik dasar futsal yang harus kita ketahui dan pelajari terutama sejak usia dini
untuk meningkatkan level permainan kita :

1. Kecepatan

Kecepatan adalah ciri dari permainan futsal. Seorang pemain futsal harus di tuntut cepat
mengalirkan bola atau pun bergerak mencari ruang untuk meneria umpan.

2. Kecepatan Pergerakan

Tujuannya adalah seorang pemain di tuntut untuk melakukan pergerakan baik itu dengan
maupun tanpa bola. Selain itu, dengan pergerakan yang cepat, akan dapat mengecoh lawan
dalam melakukan penjagaan serta juga dapat dengan cepat menyusun formasi baik itu ketika
melakukan penyerangan ataupun ketika bertahan.
3. Taktik

Pengetahuan dalam hal taktik akan sangat membantu seorang pemain untuk berkembang. Di
dalam futsal, seorang pelatih dapat mengganti pemain kapanpun yang dia mau, bahkan
keseluruhan pemain pun dapat di gantinya. Di sinilah peran pemain untuk di tuntut cepat
beradaptasi dengan taktik yang di pakai oleh seorang pelatih. Biasanya pergantian seorang
pemain di futsal di ikuti juga dengan pergantian pola bermain.

4. Formasi

Selain taktik, Penguasaan akan formasi bermain akan sangat meningkatkan kemampuan.
beberapa formasi dasar yang harus di ketahui oleh pemain adalah “4-0″ “3-1″ “2-2″. Dari
formasi ini nantinya dapat di kembangkangkan ke berbagai bentuk formasi sesuai dengan
kebutuhan tim.

5. Pertahanan

Dalam mengorganisir pertahanan dalam futsal tidak jauh berbeda dengan sepakbola. Pola
pertahanan zona marking ataupun man to man marking juga di gunakan di dalam futsal.
Perbedaannya hanyalah dari segi teknik individu dan kemampuan pemain dalam bertahan serta
lapangan yang kecil sehingga jarak untuk melakukan pertahanan juga harus semakin pendek.

Pola Dan Strategi Bermain Futsal

Bermain Futsal tidak jauh berbeda dengan bermain


Sepakbola pada umumnya, butuh kekuatan stamina, mental dan strategi. Ada
sedikit perbedaan mendasar dalam hal pola permainan dan pengaturan serangan.
Pola permainan dalam Futsal banyak didominasi permainan kaki ke kaki,
maksudnya pengaturan dalam bertahan, maupun menyerang lebih banyak
dilakukan dengan umpan-umpan pendek, mengingat ukuran lapangan yang lebih
kecil dibanding lapangan sepakbola. Dengan pola seperti ini skill dan kekompakan
tim terutama dalam mengolah bola, mengumpan, menjaga pertahanan dan
menyerang ke daerah lawan sangat diperlukan.

Didalam Futsal jarang sekali diterapkan umpan-umpan panjang, strategi ini hanya
buang-buang energi, disamping itu juga tidak mencerminkan permainan yang baik
dan enak dilihat . Namun demikian, bukannya hal tersebut dilarang atau tidak
disarankan, tinggal kembali kepada individu sendiri, mau bagaimana memainkan
permainan Futsal tersebut. Jarangnya teknik-teknik tersebut diterapkan, hal ini lebih
kepada bisa terciptanya pola permainan yang cantik, enak dilihat serta proses gol
yang indah. Begitu juga dengan heading bola, gol-gol yang tercipta dengan kepala
bisa lebih terlihat bagus dan enak untuk dilihat, terlebih jika proses penyerangan
tersebut dilakukan dengan pola penyerangan terstruktur.

Nah sekarang tinggal bagaimana kita membuat suatu pola dan strategi bermain
yang bagus, untuk hal itu tentunya ada beberapa hal yang menjadi fokus utama
dalam menciptakan pola permainan yang bagus.
1. Penguasaan terhadap bola.

Untuk melatih penguasaan bola tahap pertama adalah dengan memfokuskan pada
kekuatan dan kelincahan dalam pergerakan kaki, sebagaimana saya jelaskan dalam
artikel Tips warming up sebelum bermain futsal, pemanasan sangat diperlukan,
lakukan sesering mungkin dribling untuk menselaraskan pergerakan kaki dan arah
bola, bisa dilakukan dengan variasi zig-zag.

2. Komposisi Pemain.

Untuk membentuk tim yang bagus, cermati skill tiap-tiap pemain dalam hal
penguasaan bola, pengaturan serangan dan menyerang.Tempatkan pemain yang
memiliki model pergerakan kaki yang rapat sebagai pemain bertahan, rapat di sini
maksudnya model pergerakan kakinya yang tidak terlalu panjang, hal ini bisa lebih
berguna untuk menghambat laju pergerakan bola lawan, dan sebaliknya tipe
pemain dengan pergerakan panjang lebih bisa dimanfaatkan sebagai penyerang.

Untuk pemain tengah dibutuhkan sosok yang memiliki kemampuan mengatur


serangan dan yang lebih diutamakan adalah kemampuan stamin yang paling prima,
mengingat posisinya memungkinkan melakukan penyerangan dan bertahan 3.
Teknik dan Pola Permainan. Jumlah pemain Futsal bisa dilakukan 5 atau 6 orang
termasuk penjaga gawang. Penempatan pemain yang pas menurut karakter dan
gaya permainan masing-masing posisi akan lebih menyeimbangkan pola dalam
bertahan maupun menyerang, adapun posisi yang bisa diterapkan sebagai
berikut.Jumlah pemain 5 orang :

1. Pola 1 – 2 – 2

Jumlah pemain 6 orang :

1. Pola 1-2-1-2

Untuk pola ini 1 orang penjaga gawang, 2 orang back kiri dan kanan, 1 gelandang
dan 2 striker kiri dan kanan.Pada saat bertahan posisi semua berada di daerah
sendiri dengan pola: Pengatur serangan yakni gelandang bisa mengumpan ke posisi
dua penyerang dan bola bisa dimainkan diketiga posisi tersebut guna mencari celah
untuk shooting bola ke gawang lawan. Tugas back kiri/kanan selain menjaga
pergerakan lawan, juga ada pembagian tugas ambil bola mati didaerah sendiri, jika
bola mati ada di kanan maka back kanan yang mengambil bola, begitu juga
sebaliknya, diusahakan jangan saling mengambil posisi,tujuannya agar selalu fokus
terhadap daerah/wilayahnya sendiri. Sementara tugas gelandang yakni mengatur
serangan dan membantu pertahanan, makanya gelandang paling memiliki stamina
dan skill yang lebih prima.
2. Pola 1-2-3

Pola ini bisa diterapkan dengan catatan posisi 2 bek bisa menjaga dan mampu
membantu penyerangan, tentunya kapasitas 2 bek ini tidak hanya kuat
mempertahankan area gawang, namun juga mempunyai skill dalam pengaturan
serangan, sehingga tiga penyerang bisa leluasa mengobrak-abrik pertahanan
lawan. Dengan pola ini diharapkan pola serangan lebih dipertajam.

3. Pola 1-1-2-2

Pola ini menjadikan ada posisi back yang menggantung dibelakang dua pemain
tengah, hal ini bertujuan supaya si back tunggal tersebut bisa menghalau dengan
lugas serangan-serangan yang kemungkinan lolos dari pertahanan sektor
gelandang. Skill yang dimiliki oleh back tunggal ini harus benar-benar prima,
mampu membaca pergerankan bola dan serangan lawan, disamping itu juga
memiliki phisik yang kuat, mangingat posisi antara back tunggal dengan gelandang
sejajar, dimana pada posisi ini akan menghalau serangan -serangan baik dari kiri
maupun kanan, dan tentunya kerjasama dan kekompakan dengan posisi gelandang
sangat perlukan. Pada pola ini juga, posisi sayap kanan maupun kiri difungsikan
bisa membantu pertahanan, turun ke bawah membantu back tunggal tersebut,
maka dari itu posisi sayap ini harus memiliki kecepatan lari dimana harus
melakukan penyerangan dan segera balik ke pertahanan. Didalam pola ini, jika
terjadi bola mati didaerah pertahanan kiri maupun kanan, maka yang berhak
mengambil bola yakni masing2x sayap tersebut, tidak diserahkan kepada back
tunggal tersebut, mengingat jika dilakukan oleh back tunggal, maka dikhawatirkan
posisi pertahanan jadi lowong. Dari semua pola yang diterangkan diatas, pada
dasarnya diterapkan sebagai optimalisasi pola serangan atau pola bertahan dalam
suatu permainan itu sendiri, sehingga para pemain bisa lebih memahami strategi
permainan dan fokus terhadap tugas dari masing-pemain.
Strategi Penyerangan dalam Bermain Futsal

Juli 22, 2009 , Posted by admin at 23:46

Seperti sepak bola, taktik menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi
penyerangan yang dapat dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada
lawan yang akan dihadapi, kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu
dengan formasi 2-2 yang dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi
penyerangan paling dasar dimana empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain
berada dibaris depan dan dua pemain lainnya berada dibelakangnya. Seperti sepak bola, taktik
menyerang juga dikenal dalam permainan futsal. Ada beberapa strategi penyerangan yang dapat
dipakai dalam bermain futsal. Strategi yang dipakai tergantung pada lawan yang akan dihadapi,
kondisi fisik pemain dan lain-lain. Strategi tersebut diantaranya yaitu dengan formasi 2-2 yang
dikenal dengan sebutan Square. Square merupakan strategi penyerangan paling dasar dimana
empat orang pemain dibagi menjadi 2 baris. Dua pemain berada dibaris depan dan dua pemain
lainnya berada dibelakangnya.
Untuk menerapkan strategi ini dibutuhkan karakteristik tertentu. Dua orang pemain di depan
sebaiknya memiliki kecepatan dan skill mengumpan serta shooting yang baik. Sebaliknya dua
pemain dibelakang harus selalu siap menerima bola dalam keadaan apapun.
Strategi 2-2 ini sangat menguntungkan karena tidak menguras energi fisik. Formasi ini baru
efektif jika pemain unggul dalam duel satu lawan satu dengan pemain lawan. Akan tetapi
disamping keuntungan, strategi ini pun memiliki kelemahan khusus karena biasanya dukungan
antar lini dalam melakukan penyerangan terasa kurang. Hal ini dikarenakan perbedaan skill yang
dimiliki oleh para pemain. Ini akan sangat berbahaya jika team lawan melakukan covering dan
pressing yang ketat, sehingga team yang menggunakan strategi 2-2 ini akan kesulitan.