Anda di halaman 1dari 6

Penatalaksanaan retardasi

mental
Lanjutan RM

Penatalaksanaan
Pencegahan primer: tindakan yg dilakukan
untuk menghilangkan/menurunkan kondisi
yg menyebabkan RM
Pendidikan untk meningkat pengetahuan
masyarakat ttg RM
Memperbaharui kebijakan kesehatan
masyarakat
Pelayanan kesehatan maternal yg optimal
Eradikasi ggn yg menyebabkan kerusakan
SSP

Pencegahan sekunder dan tersier


Bila diagnosis RM telah ditegakkan: harus
segara tatalaksana untuk:
Mempersingkat perjalan penyakit (sekunder)
Menekan kecacatan (tersier)

Pendidikan anak: pendidikan khusus anak dg


RM dg program yg lengkap:
latihan keterampilan adaptif,
latihan keterampilan sosial,
latihan kejuruan

Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan


komunikasi dan meningkatkan kualitas hidup

Terapi perilaku, kognitif,


psikodinamika
Diperlukan krn kesulitan adaptasi pada RM yg luas
dan bervariasi
Terapi perilaku untuk:
membentuk dan meningkatan kemampuan perilaku sosial,
mengendalikan dan menekan perilaku agresif dan
destruktif
Beri dorongan positif: unt perilaku yg diharapkan
Beri hukuman: untk perilaku yg tidak diinginkan

Terapi Kognitif: membantu menghilangkan keyakinan


yang salah
Terapi psikodinamika: untuk pasien dan keluarganya
untuk mengurangi konflik, kecemasan, kekerasan,
depresi

Pendidikan keluarga
Tujuannya:
Mendidik keluarga agar mampu meningkatkan
kompetensi dan harga diri pasien
Keluarga sering mengalami kesulitan untuk
melatih kemadirian dan memberikan lingkungan
yang mendukung
Orang tua membutuhkan konseling terus
menerus, terapi keluarga
Dokter perlu memberikan informasi medis dasar
ttg penyebab dan terapi kepada orang tua

Terapi farmakologi
Diberikan bila ada komorbiditas ggn
mental lainnya;
Agresif dan melukai diri sendiri: litium,
carbamazepine, asam valproat.
Agresif, melukai diri sendiri disertai autistik
infantil: anatagonis /
narkotika/opiat( naltrexone)
Gerakan motorik steriotipik: antipsikotik:
Haloperidol, chlorpromazine
Kemarahan yg eksplosif: beta bloker:
pr0pranolol, buspirone
ADHD: methylpenidate