Anda di halaman 1dari 12

Rangkaian Elektronika

Rangkaian elektronika adalah rangkaian yang dibentuk oleh


komponen-komponen elektronika pasif dan aktif yang
merupakan suatu satuan untuk pemrosesan isyarat (signal
processing).

SINYAL
LISTRIK

RANGKAIAN
ELEKTRONIKA
INPUT

(HIMPUNAN KOMPONEN
AKTIF DAN PASIF)

OUTPUT

SINYAL
LISTRIK

Melakukan suatu
pekerjaan pemrosesan
isyarat (signal
processing)

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/ Elektronika I

Rangkaian Elektronika
Pemrosesan Isyarat (Signal Processing) dapat mencakup:
9 Penguatan (amplification), rangkaiannya dinamakan
penguat (amplifier).
9 Penyearahan (rectification), rangkaiannya dinamakan
penyearah (rectifier).
9 Pembangkitan (oscillation), rangkaiannya dinamakan
pembangkit sinyal (oscillator) atau osilator (bahasa
Indonesia)
9 Pemodulasian (modulation), rangkaiannya dinamakan
modulator
9 Pemrosesan sinyal digital
9 Dan lain-lain ---- Ini bukan jenis signal processing lho!!!

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

Rangkaian Elektronika
Pemrosesan Isyarat (Signal Processing):
9 Penguatan (amplification)
Vi1=0,1 volt
Vi2=0,2 volt
Vi3=4,0 volt

INPUT

AMPLIFIER
DENGAN PENGUATAN
SEBESAR 2 X

OUTPUT

Vo1=0,2 volt
Vo2=0,4 volt SIMULASI
Vo3=8,0 volt

Hasil simulasi menunjukkan


bahwa amplifier melakukan suatu
pemrosesan isyarat jenis
penguatan dengan menguatkan
sinyal input menjadi 2 kalinya
pada outputnya.
(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/
Elektronika I

3
File Simulasi: AMP2X.CKT

Rangkaian Elektronika
Pemrosesan Isyarat (Signal Processing):
9 Penyearahan
Sinyal AC

INPUT

RANGKAIAN
PENYEARAH
GELOMBANG
PENUH

OUTPUT

Sinyal DC

SIMULASI

Rangkaian penyearah melakukan pemrosesan


sinyal dengan menyearahkan sinyal AC pada
inputnya (titik A) menjadi sinyal DC pada
outputnya berbentuk gelombang penuh
(titik B). Jadi, penyearah merupakan rangkaian
elektronika.

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

4
File Simulasi: PFULLWAV.CKT

Rangkaian Elektronika
Pemrosesan Isyarat (Signal Processing):
9 Pembangkitan Sinyal (oscillation)
SQUARE
(KOTAK)

OSCILLATOR

OUTPUT
SEGITIGA
(TRIANGULER)

SINUS

SIMULASI

Dalam simulasi ini, rangkaian oscillator melakukan pekerjaan pemrosesan


sinyal jenis pembangkitan dengan membangkitkan gelombang kotak dan
segitiga pada outputnya. Jadi, osilator merupakan rangkaian elektronika.

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

5
File Simulasi: OSC.CKT

Rangkaian Elektronika
Menurut Tata Letaknya Komponennya

Rangkaian Diskrit
Merupakan rangkaian elektronik yang komponenkomponennya diletakkan di atas papan rangkaian seperti
PCB (printed circuit board), hubungan antar komponen
dilakukan melalui konduktor. Setiap komponen berdiri
sendiri-sendiri, sehingga jika terdapat komponen yang
rusak, komponen tersebut dapat diganti.
Kapasitor

Kapasitor

PCB

Resistor

Resistor

Isolator

Timah hasil
penyolderan

Konduktor
tembaga tipis

Papan
(Isolator)

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

Timah hasil
penyolderan

Konduktor
kawat/kabel

Rangkaian Elektronika
Menurut Tata Letaknya Komponennya

Rangkaian Terintegrasi
Komponen-komponennya tercetak dalam keping silikon
yang disebut chip yang ukurannya kira-kira 1mm2. Dalam
chip yang ukurannya 1mm2 tersebut terdapat beribu-ribu
komponen. Jika chip tersebut dikemas dan diberi pin
sehingga menjadi piranti elektronik maka piranti tersebut
dinamakan IC (integrated circuit).

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

Rangkaian Elektronika
Menurut Tata Letaknya Komponennya

Rangkaian Terintegrasi (lanjutan)


Rangkaian terpadu diklasifikasikan menjadi:
9 SSI (small scale integration), jumlah komponen lebih
kecil dari 100 buah.
9 MSI (medium scale integration), jumlah komponen
antara 100 s.d. 1000 buah.
9 LSI (large scale integration), jumlah komponen antara
1000 s.d. 10.000 buah
9 VLSI (very large scale integration), jumlah komponen
lebih besar dari 10.000 buah
Karena proses interkoneksi antar komponen dilakukan di
atas chip oleh pabrik kemudian dikemas dalam bentuk IC,
maka jika ada komponen yang rusak, maka komponen yang
rusak itu tidak dapat diganti, jadi IC nya yang diganti.
(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/
Elektronika I

Rangkaian Elektronika
Menurut Jenis Sinyal Yang Diproses

Rangkaian Analog
Merupakan rangkaian yang memproses sinyal yang bersifat
kontinyu, yakni sinyal yang nilainya memiliki interval seperti
0,1 V; 0,2 V;1 V; 1,5 V; 2 V dan seterusnya.
Rangkaian Digital
Rangkaian elektronika yang melakukan pemrosesan sinyal
yang bersifat diskrit, yakni sinyal yang nilainya dalam dua
keadaan saja yakni rendah dan tinggi.
Besaran
kontinyu
Vi1=0,1 volt
Vi2=0,2 volt
Vi3=4,0 volt
Besaran diskrit
Vi1=0,1 volt=LOW
Vi2=0,2 volt=LOW
Vi3=4,0 volt=HIGH

Besaran
kontinyu
INPUT

RANGKAIAN ANALOG
Vo1=0,2 volt
OUTPUT Vo2=0,4 volt
AMPLIFIER
DENGAN PENGUATAN
Vo3=8,0 volt
SEBESAR 2 X
a

Besaran diskrit

INPUT RANGKAIAN DIGITAL OUTPUT Vo1=4,5 volt=HIGH


Vo2=4,0 volt=HIGH
INVERTER
Vo3=0,1 volt=LOW
(PEMBALIK)
b

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

Sistem Elektronika
Sistem elektronika adalah kesatuan yang tersusun dari
komponen dan rangkaian elektronika untuk tujuan
pengalihan tenaga dalam bidang komunikasi, atau
komputasi, atau instrumentasi dan kendali.
Tujuan: Melakukan
Pengalihan Tenaga

Input: Suatu
energi

RANGKAIAN
ELEKTRONIKA

KOMPONEN
ELEKTRONIKA

IOutput: Suatu
energi

SISTEM ELEKTRONIKA

Dari gambar terlihat bahwa input dan output sistem


elektronika berupa suatu energi, dan tujuan adanya sistem
adalah untuk melakukan pengalihan tenaga dari satu bentuk
ke bentuk lainnya.
(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/
Elektronika I

10

Sistem Elektronika
Contoh sistem elektronika dalam bidang komunikasi :

Energi
Mekanik
Energi
elektro
magnetik

Energi
Mekanik

Sub Sistem Pemancar

Sub Sistem Penerima

Pemancar dan penerima merupakan sistem elektronik, karena


di dalamnya terdapat beberapa rangkaian dan komponen
elektronik dan bertujuan melakukan transfer energi (coba
sebutkan!). Jika keduanya bergabung menjadi sistem
komunikasi, maka keduanya disebut subsistem.
(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/
Elektronika I

11

Perbedaan Rangkaian dan Sistem Elektronika


Rangkaian Elektronika

Sistem Elektronika

1. Merupakan bagian dari


1. Bagian-bagiannya
sistem elektronika,
terdiri atas beberapa
bagian-bagiannya terdiri
rangkaian dan
komponen elektronika
atas beberapa komponen
pasif dan aktif.
2. Outputnya membentuk
2. Outputnya merupakan
fungsi pemrosesan sinyal.
fungsi pengalihan
tenaga.
3. Input dan outputnya
3. Input dan outputnya
berupa sinyal listrik.
berupa suatu
tenaga/energi.

(C)2006 Muchlas, Dasar Elektronika/


Elektronika I

12

Anda mungkin juga menyukai