Anda di halaman 1dari 2

Dermatitis Seboroik

definisi

Epidemiologi

Etiologi

Gejala Klinis

Dermatitis
intertriginosa
Penyakit
Kelainan kulit
papuloskuamosa
subjektif ditandai
kronik, dihubungkan
rasa gatal pada
dengan peningkatan
daerah lipatan
produksi sebum.
(intertrigo)
- Prevalensin
-Banyak terjadi
dermatitis
pada orang yang
seboroik
sangat tua atau
sebanyak 1%sagat muda
5%
karena imunitas
- Laki-laki >
menurun,
Wanita
- imobilisasi dan
- Dapat
inkontinensia, mengenai bayi tidak
ada
pada usia 3
perbedaaan
bulan,
dalam ras dan
sedangkan
kelamin
pada dewasa
usia 30-60
tahun
- Di duga akibat
Sebagai factor
aktivitas
predoposisi ialah
kelenjar
keringat/
sebasea yang
kelembaban,
meningkat
Kegemukan,
- Reaksi
gesekan antarta
inflimasi
dua permukaan
akibat
kulit dan okulasi
pertumbuhan
dari P. ovale
yang
merupakan
flora normal
kulit manusia
- Subjektif
Eritema dan
Rasa
gatal
dapat menjadi
yang hebat
erosi.
- Objektif
Pustule atau
Kulit penderita
vesikel dapat
tampak
menandakan
berminyak,
infeksi /
dengan
peradangan.
kuman
P.
Ovale
yang
hidup
komensal
di
kulit
berkembang

kandidosis
Intertrigenosa
Penyakit jamur akut
atau sub akut karna
spesies candida
yang paling banyak
kandida albicans

Jamur candida
albicans

Lesi dikelilingi oleh


satelit berupa
pustule kecil
menyebabkan
daerah erosive,
dengan pinggir
kasar dan
berkembang seperti
lesi primer.

lebih
subur.
Pada
kepala
tampak
eritema
dan
skuama halus
sampai kasar,
kulit
tampak
berminyak
dan
menghasilkan
skuama yang
putih
berminyak
pula.
Diagnosis Banding
Terapi

Tinea korporis ,
psoriasis
Sistemik :
- Antihistamin
- Kortikosteroid
Oral
- Derivate
Vitamin A
Topikal
- Krim
hidrokortison
2,5%

Dermatitis Atopi,
kandidosis
Sistemik :
-Antihistamin
Topikal
- Krim zinc
oxide
- Krim
mikonazol
- Cream
bethametas
on

Ruam Popok, tinea


kruris
Sistemik :
- Antihistamin
Topikal:
- Krim
ketokonazole