Anda di halaman 1dari 4

PRISMA

Prisma merupakan bangun ruang yang memiliki dua bidang sisi yang kongruen (sama) yang
berhadapan. Dua bidang sisi yang kongruen tersebut biasanya disebut bidang sisi alas dan bidang
sisi atas.
Perhatikan gambar prisma berikut!

Prisma dinamakan sesuai dengan bentuk bidang sisi alas/atas. Jika bidang sisi alas/atas berbentuk
segitiga, maka dinamakan prisma segitiga. Jika berbentuk trapesium, maka dinamakan prisma
trapesium.
A.

Kerangka Prisma
Kerangka prisma adalah jumlah panjang semua rusuk prisma.
Contoh:
Tentukan kerangka prisma segitiga siku-siku ABC.EFG pada
gambar di samping!
Diketahui:
ABC dan DEF merupakan bidang-bidang yang kongruen,
maka:
AB = DE
BC = EF
AC = DF
AD = BE = CF
Kerangka merupakan jumlah panjang semua rusuk. Masalahnya, panjang rusuk BC = EF tidak
diketahui.
Masalah tersebut dapat dipecahkan dengan Teorema Pythagoras (karena ada tanda siku-siku).
BC2

BC

=
=
=
=
=

AB2 + AC2
32 + 42
9 + 16
25
25 = 5 cm

Kerangka prisma

= jumlah panjang seluruh rusuk prisma


= (AB + DE) + (BC + EF) + (AC + DF) + (AD + BE + CF)
= (3 + 3) + (5 + 5) + (4 + 4) + (8 + 8 + 8)
= 6 + 10 + 8 + 24
= 48 cm
Jadi, kerangka prisma tersebut adalah 48 cm.

B.

Luas Permukaan Prisma (L)


Luas permukaan prisma merupakan jumlah luas semua bidang sisi pada suatu prisma.
Rumus umum luas permukaan prisma adalah:
L = (2 luas bidang alas) + (keliling alas tinggi atau panjang prisma)
Perhatikan prisma segitiga ABC.DEF pada gambar di samping!
Bidang-bidang sisi pada prisma tersebut adalah:
ABC
DEF
ABED
BCFE
ACFD
Luas permukaan prisma tersebut:
L = ABC + DEF + ABED + BCFE + ACFD
Berdasarkan rumus umum, rumus luas permukaan prisma tersebut dapat ditulis:
L = (2 ABC) + (AB + BC + AC) AD

Contoh:
Tentukan luas prisma ABC.DEF pada gambar di samping!
Analisis:
Bidang alas, yaitu ABC, berbentuk segitiga siku-siku.
Luas ABC =

sisi alas segitiga tinggi segitiga

AB AC

3 cm 4 cm

= 6 cm2
Karena yang ditanya adalah luas permukaan, berarti keliling alas perlu dicari,
yaitu AB + BC + AC. Masalahnya, panjang BC belum diketahui.
Masalah tersebut dapat dipecahkan dengan Teorema Pythagoras, sehingga
diperoleh BC = 5 cm.

Maka:
L = (2 ABC) + [(AB + BC + AC) AD]
= (2 6 cm2) + [(3 cm + 5 cm + 4 cm) 8 cm]
= (12 cm2) + [(12 cm) 8 cm]
= 12 cm2 + 96 cm2
= 108 cm2
Jadi, luas permukaan prisma tersebut adalah 108 cm2.

C.

Volume Prisma
Volume prisma berarti isi, muatan, atau kapasitas prisma. Volume prisma merupakan hasil kali
luas alas prisma dengan tinggi prisma.
Rumus umum luas permukaan prisma adalah:
V = luas alas prisma tinggi prisma atau panjang prisma

Contoh:
Hitunglah volume prisma pada gambar di samping!
Analisis:
Pada gambar tersebut, alas prisma adalah bidang ABC, berbentuk
segitiga siku-siku.
Luas ABC =

sisi alas segitiga tinggi segitiga

AB AC

3 cm 4 cm

= 6 cm2
Maka:
V = luas alas prisma tinggi prisma
= 6 cm2 8 cm
= 48 cm3
Jadi, volume prisma tersebut adalah 48 cm3.

LATIHAN

1.

2.

3.

Perhatikan prisma segitiga siku-siku pada gambar di samping!


Tentukan:
a. kerangka;

b.

luas permukaan;

c.

volume!

Perhatikan prisma segitiga sama kaki pada gambar di samping!


Tentukan:
a. kerangka;

b.

luas permukaan;

c.

volume!

Perhatikan prisma trapesium siku-siku pada gambar di


samping!
Tentukan:
a. kerangka;

b.

luas permukaan;

c.

volume!