Anda di halaman 1dari 11

MEKANISME SUARA JANTUNG DAN

MURMUR
Oleh :
Febrian Dheni Suwandi
15174115
Pembimbing :
Kapten CKM dr.Hadi Zulkarnain, M.ked (card)
RSUD CUT NYAK DHIEN
MEULABOH

Pada pemeriksaan auskultasi jantung harus dapat membedakan


antara bunyi jantung normal dengan patologi.

Siklus jantung
Mekanisme tekanan sistol mengacu pada fase kontraksi
ventrikel dan mekanisme diastol mengacu pada fase relaksasi
ventrikel

Stetoskop memiliki dua bagian yaitu :


1. Cekung bel
Digunakan untuk mendengarkan suara
frekuensi rendah pada kulit
2. Diafragma
Digunakan untuk mendengarkan suara
frekuensi tinggi untuk menghilangkan
suara frekuensi rendah.

Suara Suara jantung, yaitu :


1. Bunyi jantung 1 (S1)
Disebabkan karena getaran menutupnya katup
atrioventrikuler terutama katup mitral,getaran
karena kontraksi otot miokard serta aliran cepat
katup semilunar mulai terbuka.
2. Bunyi jantung 2 (S2)
Disebabkan karena menutupnya katup semilunar
aorta maupun pulmonal.
a. Ekstra Systolic Heart Sounds
Bunyi ini terdengar di awal,tengah atau akhir dari
sistol.
b. Ekstra Diastolic Heart Sounds

3. Bunyi jantung 3 (S3)


Disebabkan karena getaran cepat dari aliran darah
saat pengisian cepat atau rapid filling phase dari
ventrikel.
4. Bunyi Jantung 4 (S4)
Disebabkan kontraksi antrium yang mengalirkan darah
ke ventrikel yang kompliansnya menurun.
Letak bunyi jantung normal :
1. S1 terdengar sistolnya di katup mitral dan trikuspid
dan lebih keras terdengar dekat apeks jantung.
2. S2 terdengar akibat dari tertutupnya katup aorta
dan juga pulmonal,dan biasa disebut komponen A2
dan P2.

Murmurs
Murmur adalah bunyi yang terdengar terus
menrus selama periode sistole, diastole atau
keduanya.
Beberapa hal yang biasa menyebabkan
terjadinya suara murmur:
1. Arus di obstruksi parsial (misalnya, aorta
stenosis)
2. Peningkatan aliran melalui struktur normal
(misalnya, sistolik aorta murmur terkait
dengan output tinggi, seperti anemia)

3. Ejection ke dalam ruang melebar (misalnya,


aorta
sistolik murmur terkait dengan aneurisma
dilatasi aorta)
4. regurgitasi aliran melintasi kompeten
katup (misalnya, mitral regurgitasi)
5. Abnormal shunting darah dari satu
pembuluh darah
ruang untuk tekanan rendah ruang
(misalnya, defek septum ventrikel (VSD).

a. Systolic Murmurs
Sebuah sistolik ejeksi murmur khas dari
aorta atau pulmonal stenosis katup. Ini dimulai
setelah pertama suara jantung dan berakhir
sebelum atau selama S2, tergantung pada
tingkat keparahan dan apakah obstruksi katup
aorta atau pulmonal.

b. Diastolic murmurs
murmur diastolik awal menghasilkan
aliran regurgitasi baik melalui valve aorta
atau pulmonal valve dan lebih umum pada
orang dewasa, jika dihasilkan oleh valve
aorta regurgitasi, suara murmurs dimulai
diA2 memiliki bentuk descrencendo dan
berakhir sebelum S1 berikutnya.

c. Continuous murmurs
Murmur continous didengar seluruh siklus
jantung. Murmur seperti hasil dari kondisi di
mana ada tekanan terus-menerus gradien
antara dua struktur selama baik sistole dan
diastole. Contohnya adalah murmur patent
ductus arteriosus, di mana
ada komunikasi bawaan yang abnormal
antara aorta dan paru .

TERIMA KASIH