Anda di halaman 1dari 1

2.

3 Hemodialisis
2.3.1 Pengertian Hemodialisis
Hemodialisis berasal dari kata hemo yang berarti darah, dan dialisis yang berati
memisahkan dari yang lain. Hemodialisis berarti menyaring darah dari sampah tubuh dengan
membran semipermiable, dan kemudian sampah-sampah tadi dikeluarkan dari tubuh dan di
buang keluar bersama-sama cairan dialisat. Prinsip dasar dari Hemodialisis adalah dengan
menerapkan proses difusi dan ultrafiltrasi pada ginjal buatan, dalam membuang sisa-sisa
metabolisme tubuh. Hemodialisis dapat dikerjakan untuk sementara waktu (misalnya pada Gagal
Ginjal Akut) atau dapat pula untuk seumur hidup (misalnya pada Gagal Ginjal Kronik). Pada
dasarnya untuk dapat dilakukan Hemodialisa memerlukan alat yang disebut ginjal buatan
(dialiser), dialisat dan sirkuit darah. Selain itu juga diperlukan akses vaskuler (Susalit E, 1987)
Mekanisme kerja hemodialis adalah difusi- ultrafiltrasi dengan membran semipermiable
supaya darah tidak mengental dalam dializar (ginjal buatan), dipakai heparin dengan takarantakaran tertentu dan boodline sudah di basahi dulu dengan NaCl fisiologi. Aliran darah dalam
hollofiber sebenarnya terdiri dari membran tipis dengan lubang-lubang yang berdiameter sekitar
5nm (Susalit E, 1987).
Tujuan dilakukan hemodialisa pada penderita gagal ginjal adalah memperpanjang
kelangsungan hidup dan mempertahankan kualitas hidup

( Suhud, 2009).