Anda di halaman 1dari 10

Penggunaan Must,Should,Have to dalam bahasa inggris

Macam-macam Auxiliary Verb

1. is, am, are


2. be, been, being
3. was, were
4. do, does, did
5. have, has, had
6. can, could
7. will, would
8. may, might
9. shall, should
10. must
11. ought to
12. need, dare
Penggunaan Auxiliary Verb
1. Linking Verbs
Adalah kata kerja bantu yang berfungsi untuk menghubungkan antara subyek
dan predikat. Adapun kata kerja bantu yang dapat berfungsi sebagai linking
(copulative) verb yaitu: To Be = (am, is, are, was, were, be, being dan been).
Contoh:

1. She was at my house yesterday


2. I am a doctor
2. To do, does, did dan done

Dapat berfungsi sebagai kata kerja biasa yang berarti mengerjakan.

Contoh:

1. She did her homework yesterday.


2. 1 do my homework every day.

Sebagai kata kerja bantu dalam membentuk kalimat tanya, kalimat


menyangkal (negative), atau jawaban singkat.

Contoh:

1. Did you go to church yesterday?


2. Does he come to your house?
3. Do you know about Anne? Yes, I do.

3. Have has dan had

Berfungsi sebagai kata kerja biasa yang berarti mempunyai.

Contoh:

1. I have a new care.


2. She has much money.
3. He had two cars last year.

Sebagai kata kerja bantu dalam membentuk Tense, misalnya present


perfect tense, past perfect tense dan sebagainya.

Contoh:

1. She has bought a new car.


2. He had studies French.
3. She has been working here for 12 years.
Penggunaan Modal Auxiliary
Catatan:

1. Dalam sebuah kalimat tidak boleh ada dua buah modal auxiliary. Kalau
Anda dihadapkan dengan 2 buah modals (Dalam bahasa Indonesia,
misalnya, saya harus bisa maka modals yang kedua, harus diubah ke
bentuk lain yang mempunyai sama arti.
2. Kata Kerja sesudah modal auxiliaryharus bentuk pertama.

CAN
Dipakai untuk menyatakan:
1. Kesanggupan atau kemahiran seseorang.
Contoh:

1. She can sing beautifully.


2. 1 can speak English.
2. Minta izin.
Contoh:

1. Can I borrow your book?


2. Can I come to your house?
3. Kemungkinan.
Contoh:

1. She can be at home at noon.


2. He can be ill. (mungkin dia sakit).
COULD
Adalah bentuk Past Tense dari CAN dan bentuknya sama untuk semua subyek.
Namun dalam penggunaannya tidak selamanya berarti past time (masa lalu).
COULD dipakai untuk menyatakan:
1 Bentuk lampau dari Can.
Contoh:

1. Mary could sing a song when she was young.


2. She could not come here yesterday because she was ill.
2. Permintaan dengan sopan.
Contoh:

1. Could you help me now?


2. Could you take that book for me?
3. Kemungkinan.
Contoh:

1. She could be at home now, but she usually plays volleyball.


2. He could be very busy at that time.

SHALL
Digunakan untuk menyatakan:
1. Artinya akan dalam bentuk Future Tense.
Contoh:

1. I shall go to London tomorrow. (Saya akan pergi ke London besok).


2. We shall buy a new motorcycle next week.
2. Menawarkan Bantuan.
Contoh:

1. Shall I open the window?


2. Shall I make coffee for you?
3. Janji.
Contoh:

1. You shall have a motorcycle.(Saya janjikan anda akan dapat mempunyai


sepeda motor).
2. I shall meet her tomorrow.
SHOULD
Digunakan untuk menyatakan:
1. Bentuk lampau dari shall.
Contoh:

1. When he come to my house I should go.


2. I should visit to your house before you came to my house.
2. Anjuran (Artinya sebaiknya).
Contoh:

1. You are ill, you should go to the doctor soon.


2. She is tired, she should take a rest.
3. Keharusan
Dalam hal ini SHOULD sama artinya dengan Ought to.
Contoh:

1. You should (ought to) do your homework every day.


2. He should (ought to) study hard.

4. Dalam bentuk lampaunya berarti menunjukkan suatu kegiatan yang


seharusnya dikerjakan tetapi kenyataannya tidak dikerjakan. Atau dapat juga
berarti penyesalan dimasa lampau.
Contoh:

1. You should (ought to) have studied hard before take an exam. = Anda
seharusnya belajar dengan keras sebelum mengikuti ujian. (Dalam
kenyataannya Anda tidak belajar dengan keras, tetapi tetap mengikuti
ujian).
2. John should (ought to) have gone to the dentist yesterday. (Dalam
kenyataannya John tidak pergi ke dokter gigi kemarin he did not go).
WILL
Digunakan untuk menyatakan:
1. Artinya akan dalam bentuk Future Ssimple Tense, dan sama dengan to be
going to.
Contoh:

1. I will go to Jakarta next week. (=I am going to Jakarta next week).


2. She will come here soon.
2. Permintaan dengan sopan atau menawarkan.
Contoh:

1. Will you carry that bag for me?


2. Will you go with me?
WOULD
Digunakan untuk menyatakan:
1. Bentuk lampau dari Will yang berarti akan.
Contoh:

1. He would be punished before he escaped.


2. She knows that it would be pleasant in Bali.
2. Suatu permohonan/permintaan dengan sopan.
Contoh:

1. Would you please help me?


2. Would you mind closing the window?
3. Jika digabung dengan kata LIKE menunjukkan hasrat atau keinginan.
Contoh:

1. I would like to eat.


2. Would you like to go there?
4. Digabung dengan kata rather menunjukkan arti Lebih suka (prefer).
Contoh:

1. I would rather be a doctor than a president.


2. I would rather have stayed home than went to the movies.
MAY
Kata kerja bantu yang berarti boleh/mungkin yang digunakan untuk
menyatakan:
1. Permohonan izin.
Contoh:

1. May I borrow your motorcycle? Yes, you may. (Bolehkah aku pinjam
sepeda motormu?)
2. May I go home now? No, you may not. (Bolehkah aku pulang sekarang?)
3. Henry may be late. (Mungkin Henry terlambat).
2. Permohonan atau harapan.
Contoh:

1. May you both the happy. (Mudah-mudahan Anda berdua bahagia).


2. May God bless you. (Mudah-mudahan Tuhan memberkati Anda).
MIGHT
Bentuk lampau (past tense) dari MAY, namun pemakaiannya jugs dapat untuk
mass kini atau mass datang.
Contoh:

1. Alex might be late yesterday. (Mungkin Alex terlambat kemarin).


2. Please take an umbrella with you, It might rain. (Bawalah payung, hari
mungkin hujan).
3. I told him that he might go home. (Saya beritahukan kepadanya bahwa ia
boleh pulang).
4. You might try to be more careful.
MUST
Kata kerja bantu yang berarti harus atau wajib, digunakan untuk menyatakan:
1. Keharusan/mesti.

Contoh:

1. You must go now. (Anda harus pergi sekarang!)


2. I must do my homework soon. (Saya harus segera mengerjakan peker
aan rumahku).
3. She must study hard. (Dia harus belajar keras).
2. Dalam kalimat menyangkal (negatif) dan membuat jawaban dari kalimat
tanya, selalu digunakan NEED NOT atau Neednt bukan musnt (must not).
Contoh:

1. Must I go now? Yes, you must atau yes, you need.


2. Must she pay it? No, she neednt.
3. You neednt go now. (Anda tidak perlu pergi sekarang) bukan musnt.
4. She need not come here. again. (Dia tak perlu lagi datang ke sini).
3. Must not (musnt) menunjukkan (berarti) larangan atau tidak boleh.
Contoh:

1. You must not smoke in the class. (Anda dilarang merokok di dalam kelas).
2. Susan mustnt go there alone. (Susan tidak boleh (dilarang) pergi ke sana
sendirian).
4. Must = Have to (she/he has to) berarti harus.
Contoh:

1. You must (have to) read this book. (Anda harus membaca buku ini).
2. She must (has to) go to school today. (Dia harus ke sekolah hari ini).
3. They must (or have to) work hard. (Mereka harus bekerja keras).
5. Must tidak mempunyai bentuk Past Tense. Bentuk lampau yang berarti
harus/mesti adalah HAD TO, dan bentuknya sama untuk semua obyek.
Contoh:

1. I had to meet my sister yesterday. (Saya kemarin harus berjumpa


saudara perempuanku).
2. She had to leave for Jakarta last week. (Dia harus meninggalkan Jakarta
pekan lalu).

OUGHT TO = SHOULD
1. Kata kerja bantu yang artinya sebaiknya atau seharusnya.
Contoh:

1. She ought to be here now. (Dia seharusnya ada di sini sekarang).


2. Ought she to come here again? (Haruskah dia datang ke sini lagi?)
3. She asked me what ought to be typed. (Dia bertanya kepadaku apa yang
harus diketik).
2. Menyatakan tugas/pekerjaan yang tidak terselesaikan/terpenuhi atau
terabaikan. Biasanya dalam bentuk Perfect Infinitives
Contoh:

1. The work ought to have been finished last week. (Pekerjaan itu
seharusnya sudah diselesaikan pekan lalu).
2. You ought not (oughtnt) to have crossed the road when the lights were
red. (Anda seharusnya tidak menyeberang jalan ketika lampu berwarna
merah).
3. You ought to have told him that the paint on that seat is wet. (Anda
seharusnya sudah memberi tahu dia bahwa cat pada tempat duduk itu
masih basah).
NEED
Need artinya Perlu dan digunakan sebagai:
1. Untuk membuat kalimat negatif dan jawaban dari pertanyaan yang memakai
MUST
Contoh:

1. I must go now.

(Positif).

2. I neednt go now. (Negatif). bukan: I mustnt go now, karena kalimat ini


berarti.: (Saya dilarang pergi sekarang).
3. Must I go now? No, you neednt atau Yes, you must.
2. Sebagai kata kerja biasa yang berarti perlu dan mengalami perubahan
bentuk.

1. need - needs

(Present Tense)

2. needed

(Past Tense).

Dalam hal ini, bentuk interrogative dan negative-nya dibuat dengan auxiliary verb
do/does untuk present tense, dan dengan did untuk past tense, sebagaimana
umumnya kata kerja biasa.

Contoh:

1. They need some milk.


2. They dont need any milk.
3. Do they need any milk?
4. She doesnt need much money.
5. Did Ali need to meet with you?
6. Ali didnt need to go with you.
7. Ali need to go with you.

DARE
Artinya berani dan digunakan sebagai:
1. Kata kerja bantu
Contoh:

1. He dare go there alone. (Dia berani pergi sendirian ke sana)


2. Dare he do it?
3. I dare not to climb the tree.
Catatan:
DARE jika berfungsi sebagai Kata Kerja Bantu tidak memakai S untuk orang
ketiga tunggal, jadi untuk kalimat nomor I, bukan: She/He dares.
2. Kata kerja biasa
Kalau DARE berfungsi sebagai kata kerja biasa, maka pemakaiannya sama seperti
kata kerja biasa lainnya, yaitu dalam kalimat tanya dan negatif menggunakan
auxiliary verb. Do/Does atau Did.
Contoh:

1. She doesnt dare to go there alone.


2. Does he dare to come here again?
3. I dont dare to climb the tree.
Dalam bentuk past tense, Dare mempunyai dua macaw bentuk yang dapat
dipakai untuk kalimat tanya atau kalimat negatif .
Contoh:

1. He dared not to go there alone yesterday, atau He didnt dare (to) go


three alone.
2. Dared he go there alone? atau Did he dare (to) go there alone?
3. She dared not visit me last week, atau She didnt dare (to) visit me last
week.