Anda di halaman 1dari 1

MgSO4 JODOHnya PEB,

Menyelamatkan Ibu Bersalin


Tugas shif malam, kali ini memberikan pengalaman pertama menangani pasien yang mengalami
preeklampsia dan eklampsi (PEB). Tengah malam menjelan tanggal 23 maret 2015, datang seorang ibu yang
mau melahirkan (G2P1A0 gestasi 36-38 minggu) bersama keluarganya dengan keluhan sakit kepala. Dengan
singap tim emergency shif malam Puskesmas Kampili, membawa ibu keruang bersalin. Mulai dengan
merebahkan ibu, melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik sesuai dengan SOP didapatkan ibu dengan
tensi 170/110mmhg tungkai udema dan protein urinnya +2 disertai dengan sakit kepala pada jam 00.20
wita.
Hatiku tiba-tiba berdebar dan mulai muncul perasaan panik, ibu ini mengalami preeklampsia dan eklampsi.
Perasaan yang muncul ini beralasan, Kematian ibu bersalin di kabupaten Gowa tahun 2014 sebanyak 12
kasus, 50 % disebabkan PEB, dan awal tahun 2015 dari 3 kasus kematian, 2 kasus PEB. Sesaat mulai menarik
napas yang dalam, sebagai upaya untuk tenang dan mengusir perasaan panik. Ingatan skill update tentang
penanganan PEB/Eklampsia dan cara pemberian MgSO4, yang telah dilaksanakan di Puskesmas Kampili.
Pada pukul 00.25 tim hijau menghubungi (menelpon) dokter Wahyuni, setelah melaporkan kondisi pasien
dan penanganan yang telah diberikan, dokter menginstruksikan untuk memberikan MgSO4 dan nifedipin 10
mg secara oral, sesuai prosedur tetap penanganan PEB, sambil menyiapkan rujukan.
Tim dengan singap mengikuti instruksi dokter, pemberian nifedipin dan MgSO4. Melalui pemberian dosis
awal dengan mengambil 4 g larutan MgSO4 (10 ml larutan MgSO4 40% dan 10 ml akuades) dicampurkan
dalam spoit 20 ml. Larutan ini diberikan secara berlahan sekitar 20 menit sambil memantau kondisi ibu
hamil, jangan sampai terjadi depresi napas, sambil melakukan komunikasi untuk menenangkan pasien dari
rasa panas yang dikeluhakannya dari pemberian MgSO4.
Dalam proses stabilisasi untuk persiapan rujukan, tim menghubungi RSUD Syekh Yusuf melalui SMS SIJARI
EMAS dan menelpon call center no 0821 9959 0789, Pukul 01.30 wita terjadi pembukaan lengkap. Melihat
kondisi ibu, tim muncul kekhawatiran, jika rujukan dilanjutkan kemungkinan melahirkan di perjalanan.
Akhirnya tim berkonsultasi dengan dokter, diarahkan untuk menyiapkan proses persalinan. Ibu melakukan
erangan dan akhirnya bayi dilahirkan secara pervaginam jam 02.00 wita. Persalinan ini ditolong oleh bidan
jaga, ibu melahirkan bayi perempuan segera menangis dengan selamat Berat Badan Lahir (BBL) 2700 gram
dan Panjang 47 cm, dan tidak mengalami komplikasi. Pemantauan Ibu kembali dilakukan oleh tim,
kondisinya telah kembali stabil.
Perasaan puas dan senang kini muncul, badai telah berlalu matahari pagi muncul menghangatkan hati,
menghangatkan Puskesmas Kampili, dan Menghangatkan Kabupaten Gowa. Satu Ibu bersalin berhasil
diselamatkan. Terasa sudah manfaat skill update tentang penanganan PEB/Eklampsia dan cara pemberian
MgSO4 pada tgl 16 maret 2015, yang difasilitasi dr Icha (QIC) dan tim dari Program EMAS Kabupaten Gowa.
Terima Kasih Dok dan Terima Kasih Kawan, semoga menjadi nilai ibadah kita bersama dihadapan Allah SWT.
(MH - Cerita Menarik Tim Emergency PKM Kampili Kab. Gowa)

Kunjungan Tim EMAS pada tanggal 23 Maret 2015, memantau kondisi Ibu yang sudah mulai stabil dan masih melihat pemberian MgSO4 dosis post partum.

Anda mungkin juga menyukai