Anda di halaman 1dari 18

1

Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan Kurikulum


No KBK 2004

KTSP 2006

Kurikulum 2013

Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari


Standar Isi

Standar Kompetensi Lulusan


diturunkan dari kebutuhan

Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Mata


Pelajaran (Standar Kompetensi Lulusan Mata
Pelajaran) yang dirinci menjadi Standar
Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran

Standar Isi diturunkan dari Standar


Kompetensi Lulusan melalui
Kompetensi Inti yang bebas mata
pelajaran

Semua mata pelajaran harus


Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk sikap,
berkontribusi terhadap pembentukan
pembentuk keterampilan, dan pembentuk
sikap, keterampilan, dan
pengetahuan
pengetahuan,

Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran

Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain, seperti Semua mata pelajaran diikat oleh
sekumpulan mata pelajaran terpisah
kompetensi inti (tiap kelas)

Mata pelajaran diturunkan dari


kompetensi yang ingin dicapai

Pola Pikir Perumusan Kurikulum


N
o

KBK 2004

KTSP 2006

Kurikulum 2013

Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari Standar Isi

Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Mata Pelajaran Standar Isi diturunkan dari Standar
(Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran) yang dirinci Kompetensi Lulusan melalui Kompetensi
menjadi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Inti yang bebas mata pelajaran
Pelajaran

Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk sikap,


pembentuk keterampilan, dan pembentuk pengetahuan

Semua mata pelajaran harus


berkontribusi terhadap pembentukan
sikap, keterampilan, dan pengetahuan,

Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran

Mata pelajaran diturunkan dari


kompetensi yang ingin dicapai

Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain, seperti


sekumpulan mata pelajaran terpisah

Semua mata pelajaran diikat oleh


kompetensi inti (tiap kelas)

Standar Kompetensi Lulusan diturunkan


dari kebutuhan

Langkah Penguatan Proses


Proses

Karakteristik Penguatan
Menggunakan pendekatan saintifik melalui mengamati, menanya,
mencoba, menalar,....

Pembelajaran

Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran untuk


semua mata pelajaran.
Menuntun siswa untuk mencari tahu, bukan diberi tahu [discovery learning].
Menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa
pengetahuan dan berfikir logis, sistematis, dan kreatif.
Mengukur tingkat berpikir siswa mulai dari rendah sampai tinggi.

Penilaian

Menekankan pada pertanyaan yang membutuhkan pemikiran mendalam


[bukan sekedar hafalan].
Mengukur proses kerja siswa, bukan hanya hasil kerja siswa.
Menggunakan portofolio pembelajaran siswa.

Elemen Perubahan
Standar
Kompetensi Lulusan

Standar Proses

Elemen
Perubahan

Standar Isi

Standar Penilaian

Elemen Perubahan
Elemen

Deskripsi
SD

SMP

SMA

SMK

Kompetensi
Lulusan

Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi
aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan

Kedudukan
mata pelajaran
(ISI)

Kompetensi yang semula diturunkan dari matapelajaran berubah menjadi


mata pelajaran dikembangkan dari kompetensi.

Pendekatan
(ISI)

Kompetensi dikembangkan melalui:

Tematik terpadu
dalam semua mata
pelajaran

Mata pelajaran

Mata pelajaran

Vokasinal

Elemen Perubahan
Elemen

Deskripsi
SD
Holistik berbasis
sains (alam, sosial,
dan budaya)
Jumlah
matapelajaran dari
10 menjadi 6

Struktur
Kurikulum (Mata
pelajaran dan
alokasi waktu)
(ISI)

Jumlah jam
bertambah 4
JP/minggu akibat
perubahan
pendekatan
pembelajaran

SMP
TIK menjadi media
semua matapelajaran
Pengembangan diri
terintegrasi pada
setiap matapelajaran
dan ekstrakurikuler

SMA
Perubahan
sistem: ada
matapelajaran
wajib dan ada
matapelajaran
pilihan

SMK
Penambahan jenis
keahlian berdasarkan
spektrum kebutuhan
(6 program keahlian,
40 bidang keahlian,
121 kompetensi
keahlian)

Terjadi
pengurangan
Pengurangan adaptif
matapelajaran
dan normatif,
Jumlah jam bertambah
yang harus
penambahan
6 JP/minggu akibat
diikuti siswa
produktif
perubahan pendekatan
Jumlah jam
produktif disesuaikan
pembelajaran
bertambah 1
dengan trend
JP/minggu
perkembangan di
akibat perubahan
Industri
pendekatan
pembelajaran

Jumlah matapelajaran
dari 12 menjadi 10

Elemen Perubahan
Elemen

Proses
pembelajar-an

Deskripsi
SD

SMA

SMK

Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
dilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan
Mencipta.
Belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan
masyarakat
Guru bukan satu-satunya sumber belajar.
Sikap tidak diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladan
Tematik dan
terpadu

SMP

IPA dan IPS


masingmasing
diajarkan
secara
terpadu

Adanya mata
Kompetensi keterampilan
pelajaran wajib
yang sesuai dengan standar
dan pilihan sesuai
industri
dengan bakat dan
minatnya

Elemen Perubahan
Deskripsi

Elemen

Penilaian hasil
belajar

Ekstrakurikuler

SD

SMP

SMA

SMK

Penilaian berbasis kompetensi


Pergeseran dari penilain melalui tes [mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil
saja], menuju penilaian otentik [mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan
pengetahuan berdasarkan proses dan hasil]
Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada
posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal)
Penilaian tidak hanya pada level KD, tetapi juga kompetensi inti dan SKL
Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian

Pramuka (wajib)
UKS
PMR
Bahasa Inggris

Pramuka (wajib)
OSIS
UKS
PMR
Dll

Pramuka (wajib)
OSIS
UKS
PMR
Dll

Pramuka (wajib)
OSIS
UKS
PMR
Dll

Perbedaan Esensial Kurikulum 2013


KTSP 2006

Kurikulum 2013

Ket

Mata pelajaran tertentu


mendukung kompetensi
tertentu

Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap,


keterampilan, pengetahuan]

Semua
Jenjang

Mata pelajaran dirancang


berdiri sendiri dan memiliki
kompetensi dasar sendiri

Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan


memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi
inti tiap kelas

Semua
Jenjang

Bahasa Indonesia sejajar


dengan mapel lain

Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain [sikap dan


keterampilan berbahasa}

SD

Tiap mata pelajaran diajarkan


dengan pendekatan berbeda

Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang


sama [saintifik] melalui mengamati, menanya, mencoba,
menalar,....

Semua
Jenjang

Tiap jenis konten


pembelajaran diajarkan
terpisah [separated
curriculum]

Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait


dan terpadu satu sama lain [cross curriculum atau
integrated curriculum]

SD

Konten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan


penggerak konten pembelajaran lainnya

SD

10

Perbedaan Esensial Kurikulum 2013


KTSP 2006

Kurikulum 2013

Ket

Tematik untuk kelas I III


[belum integratif]

Tematik Integratif untuk Kelas I VI

SD

TIK adalah mata pelajaran


sendiri

TIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai


media pembelajaran mata pelajaran lain

Bahasa Indonesia sebagai


pengetahuan

SMP/
Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of
SMA/SMK
knowledge

SMP

Untuk SMA, ada penjurusan Tidak ada penjurusan di SMA. Ada mata pelajaran wajib,
sejak kelas XI
peminatan, antar minat, dan pendalaman minat

SMA/SMK

SMA dan SMK tanpa


kesamaan kompetensi

SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama


terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

SMA/SMK

Penjurusan di SMK sangat


detil [sampai keahlian]

Penjurusan di SMK tidak terlalu detil [sampai bidang studi],


didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan
pendalaman

SMA/SMK

11

Perubahan untuk Semua Mata Pelajaran


No

Implementasi
Kurikulum Lama

Kurikulum Baru

Materi disusun untuk


memberikan pengetahuan
kepada siswa

Materi disusun seimbang mencakup kompetensi sikap,


pengetahuan, dan keterampilan

Pendekatan pembelajaran
adalah siswa diberitahu
tentang materi yang harus
dihafal [siswa diberi tahu].

Pendekatan pembelajaran berdasarkan pengamatan,


pertanyaan, pengumpulan data, penalaran, dan penyajian
hasilnya melalui pemanfaatan berbagai sumber-sumber
belajar [siswa mencari tahu]

Penilaian pada pengetahuan


melalui ulangan dan ujian

Penilaian otentik pada aspek kompetensi sikap,


pengetahuan, dan keterampilan berdasarkan portofolio.

12

KOMPONEN DAN FORMAT RPP


Sekolah :
Matapelajaran :
Kelas/Semester :
Materi Pokok :
Alokasi Waktu :
A. Kompetensi Inti (KI)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1. _____________ (KD pada KI-1)
2. _____________ (KD pada KI-2)
3. _____________ (KD pada KI-3)
Indikator: __________________
4. _____________ (KD pada KI-4)
Indikator: __________________
Catatan: KD-1 dan KD-2 dari KI-1 dan KI-2 tidak harus dikembangkan dalam indikator
karena keduanya dicapai melalui proses pembelajaran yang tidak langsung.
Indikator dikembangkan hanya untuk KD-3 dan KD-4 yang dicapai melalui proses
pembelajaran langsung.
13

LANJUTAN..
C. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi
Pokok)
D. Metode Pembelajaran (Rincian dari
Kegiatan Pembelajaran)
E. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media
2. Alat/Bahan
3. Sumber Belajar
14

LANJUTAN..

F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pertemuan Kesatu:
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (menit)
b. Kegiatan Inti (...menit)
c. Penutup (menit)
2. Pertemuan Kedua:
a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (menit)
b. Kegiatan Inti (...menit)
c. Penutup (menit), dan seterusnya.
G. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
2. Bentuk instrumen dan instrumen
3. Pedoman penskoran
15

MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN







Pendekatan Saintifik (5 M) ; mengamati, menanya,


mencoba, mengasosiasi, mengomunikasikan (sesuai
karakteristik mapel)
Penggunaan model/metode;
model/metode; dipilih yang sesuai
dengan pendekatan saintifik yang diperlukan untuk
mengembangkan
sikap,
pengetahuan,
dan
sikap,
keterampilan, pelaksanaan difokuskan kepada
kesesuaian dengan pengalaman belajar peserta untuk
mencapai kompetensi tertentu, mempertimbangkan
karakteristik KD atau materi pembelajaran.
pembelajaran.
Menentukan Alokasi Waktu
Menentukan/memilih Alat, atau bahan, atau sumber
yang sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran

16

MENGEMBANGKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


Dikembangkangkan menjadi;
menjadi;
a. Kegiatan Pendahuluan;
Pendahuluan;
 Orientasi tujuan
 Motivasi
 Apersepsi/
Apersepsi/prasyarat
b. Kegiatan Inti;
Inti;
 Mencakup pengalaman belajar peserta didik
melalui kegiatan 5 M (fokus kegiatan M mana yang
lebih ditekankan )
 Dibungkus dengan metode/model
metode/model yang sesuai
dengan karakteristik KD/materi
KD/materi pembelajaran
c. Kegiatan Penutup

17

MENGEMBANGKAN PENILAIAN



Penilaian pencapaian KD dilakukan berdasarkan


indikator.
indikator.
Penilaian dilakukan menggunakan penilaian
autentik dan tes dalam bentuk tertulis maupun
lisan.
lisan. , pengamatan kinerja, pengukuran sikap,
penilaian hasil karya;
karya; tugas, projek dan/atau
produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.
diri.
Pada setiap pembelajaran peserta didik didorong
untuk menghasilkan karya, maka penyajian
portofolio merupakan cara penilaian yang harus
dilakukan untuk jenjang pendidikan dasar dan
menengah.
menengah.
Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian
kompetensi yaitu KDKD-KD pada KIKI-3 dan KIKI-4.

18