Anda di halaman 1dari 3

Penyuluhan Kenakalan Remaja

Latar Belakang
Dusun Gardu Salak Desa Tangsil Wetan Kabupaten Bondowoso merupakan daerah yang
sebagian besar warganya memiliki tingkat pendidikan yang rendah,baik dikalangan remaja
dan dewasa yang tentunya berpengaruh pada tingkat kenakalan remaja.Keterbatasan
pengetahuan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya angka kenakalan remaja.Dalam
surat-surat kabar sering kali kita membaca berita tentang perkelahian pelajar,penyebaran
narkotika,pemakaian obat bius,minuman keras,penjambret yang dilakukan oleh anak-anak
belasan tahun,meningkatnya kasus-kasus kehamilan dikalangan remaja putri dan lain
sebagainya.
Hal tersebut adalah suatu masalah yang dihadapi masyarakat yang kini semakin marak,oleh
karena itu kasus kenakalan remaja sebaiknya mendapatkan perhatian yang serius dan terfokus
untuk mengarahkan remaja kearah yang lebih positif,yang titik beratnya untuk tercapainya
suatu sistem dalam menanggulangi kenakalan dikalangan remaja.
Salah satu cara yang dapat membantu mencegah timbulnya kenakalan remaja salah satunya
adalah dengan

memberikan penyuluhan kepada generasi-generasi muda Tangsil Wetan

khususnya Dusun Gardu Salak. Harapan dari penyuluhan ini adalah pengetahuan masyarakat
dapat meningkat dan tingkat kepedulian masyarakat terhadap akibat-akibat dan bahaya yang
ditimbulkan oleh tingkat kenakalan remaja yang berlebihan semakin meningkat sehingga
kasus ini dapat dicegah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami bermaksud untuk mengadakan penyuluhan
mengenai akibat dan bahaya dari kenakalan remaja dalam bentuk seminar dan diskusi Tanya
jawab dengan tema kenakalan remaja di Dusun Gardu Salak, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan
Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Waktu dan Tempat


Penyuluhan kesehatan reproduksi dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2015
bertempat di SMK Manbaul Ulum, Dusun Gardu Salak, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan
Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Target
Target penyuluhan kesehatan reproduksi adalah siswa/i SMK sederajat yang
berjumlah 30 orang. Dipilih target ini karena anak usia SMK yang menginjak masa remaja
menuju dewasa. Selain itu usia tersebut lebih berpotensi untuk mencoba-coba hal baru,hal ini
karena mereka semua memang sama-sama masih dalam masa mencari identitas.Mengingat
usia SMA adalah usia dimana rasa ingin tahu dan mencoba hal yang baru sangat tinggi.
Sehingga dengan adanya penyuluhan ini diharapkan siswa/i dapat membentengi diri dari halhal yang dapat menyebabkan kenakalan remaja.
Media
Media yang digunakan untuk melaksanakan penyuluhan ini adalah media teks dan
audio dalam bentuk seminar dan diskusi tanya jawab antara pemateri dengan peserta selama
kurang lebih 1,5 jam.
Hasil
Peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan yang diberikan yang terbukti dari
respon positif dari mereka saat mengikuti materi dan saat proses diskusi tanya jawab sedang
berlangsung. Pemateri menanyakan beberapa pertanyaan seperti kepanjangan dari
NARKOBA, akibat-akibat dari kenakalan remaja, macam-macan kenakalan remaja,
peranan masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja apa saja, selain itu peserta juga
menanyakan beberapa pertanyaan terkait dengan materi yang diberikan seperti mengapa
kenakalan terseut bisa terjadi, faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan kenakalan
remaja, bagaimana cara mengatasinya jika kenakalan tersebut terjadi dan berlanjut.
Terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang kenakalan remaja antara sebelum
dan sesudah dilakukannya penyuluhan. Hal ini terbukti dari 4 pertanyaan kuisioner yang
diberikan terdapat peningkatan jumlah jawaban yang benar antara sebelum dan sesudah
dilakukan penyuluhan sampai 90%.
Kendala
Kendala yang dihadapi ketika melaksanakan penyuluhan ini adalah isi materi yang
cukup tabu bagi mereka dimana materi yang disampaikan memerlukan tampilan gambar-

gambar dari contoh kenakalan remaja yang tentu saja cukup mengganggu mereka saat
menyimak materi. Selain itu situasi kelas yang tidak terlalu kondusif saat penyampaian
materi karena sudh mendekati jam istirahat sehingga perlu sesuatu yang menarik perhatian
mereka untuk kembali fokus ke materi penyuluhan.