Anda di halaman 1dari 11

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Data Demografi
Penelitian ini dilakukan di Universitas Abulyatama yang mulai berdiri
pada tahun 1984. Universitas ini berlokasi di Jalan Blang Bintang Lama KM 8,5
Lampoh Keudee kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.
Kampus ini memiliki gedung dan fasilitas belajar lainnya yang berada
dalam satu kompleks milik sendiri di areal kurang lebih 40 Ha. Terdiri dari
ruang

belajar/perkuliahan,

perpustakaan

induk,

laboratorium

terpadu

kesehatan yang terdiri dari laboratorium skill, laboratorium OSCE dan


laboratorium dasar kedokteran. Fakultas kedokteran Universitas Abulyatama di
resmikan pada tahun 1998 memiliki lembaga tertinggi dan eksekutif yaitu Badan
Eksekutif Mahasiswa (BEM).

B. Hasil Penelitian
Berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan pada tanggal 8 juli 2014
mengenai gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa Fakultas Kedokteran
angkatan 2013 tentang penyakit gastritis di Universitas Abulyatama, maka
diperoleh data sebagai berikut:

46

1. Karakteristik responden
Responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah
mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama angkatan 2013,
yaitu sebanyak 67 orang mahasiswa.
Dari keseluruhan responden yang ada, diperoleh gambaran
mengenai karakteristiknya meliputi: jenis kelamin dan tempat tinggal.
Data lengkap mengenai karakteristik responden tersebut dapat dilihat pada
tabel-tabel yang ada di bawah ini.
Pada penelitian ini jumlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan
tidak dibatasi karena dalam penelitian ini peneliti hanya ingin melihat
gambaran pengetahuan dan sikap dari responden tentang penyakit gastritis,
peneliti tidak membandingkan pengetahuan dan sikap tentang gastritis
berdasakan jenis kelamin.
Tabel 2. Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan
Jenis Kelamin
Jenis Kelamin
Laki- laki

Frekuensi
15

Perempuan
52
Total
67
Sumber : Data Primer ( Diolah, juli 2014)

Persentase (%)
22,4%
77,6%
100%

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa responden terbanyak yaitu


responden dengan jenis kelamin perempuan 52 orang (77,6%) dan
responden laki-laki 15 orang (22,4%).

47

Jenis kelamin
15; 22%
Laki-laki
Perempuan
52; 78%

Gambar 1. Diagram Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis


Kelamin

Jenis Kelamin
5200.00%

60
50
40
30
20

1500.00%
22.40%

10
0

Frekuensi

77.60%

Persentase (%)
Laki-laki

Perempuan

Gambar 2. Grafik Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis


Kelamin.

48

Pada penelitian ini, dalam lembaran kuesioner ada ditanyakan tempat


tinggal responden meliputi: tinggal bersama orang tua, tinggal di kost atau
tinggal di rumah sendiri (kontrakan), karena banyak responden yang
berasal dari daerah lain dan tidak tinggal bersama orang tua.
Responden yang tinggal bersama orang tua cenderung tidak perlu
untuk mempersiapkan makanan terlebih dahulu karena ada yang
menyiapkan makananan sedangkan responden yang tinggal di kost atau
rumah sendiri (kontrakan) harus mempersiapkan makanan terlebih dahulu
sehingga cenderung mempengaruhi pola makan.

Tabel 3. Distribusi Karakteristik Responden berdasarkan Tempat


tinggal
Tempat tinggal
Kost
Kontrakan/Rumah
sendiri
Bersama orang tua

Frekuensi
42

Persentase (%)
62,7%

19

28,3%

9%

Total
67
Sumber : Data Primer ( Diolah, juli 2014)

100%

Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa resonden terbanyak yaitu


responden yang bertempat tinggal di kost 42 orang (62,7%), di
kontrakan/rumah sendiri 19 orang (28,3%), dan bersama orag tua 6 orang
(9%).

49

Tempat tinggal
6; 9%

Kost
Kontrakan/Rumah
sendiri

19; 28%
42; 63%

Bersama orang tua

Gambar 3. Diagram Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan


Tempat tinggal.

Tempat Tinggal
42
45
40
35
30
25
20
15
10
5
0

19
62.70%

Frekuensi

28.30%

9.00%

Persentase (%)

Gambar 4. Grafik Distribusi Karakteristik Responden Berdasarkan Tempat


tinggal.

50

2. Pengetahuan
Distribusi frekuensi pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran
program studi Pendidikan dokter Universitas Abulyatama angkatan 2013
dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Mahasiswa Fakultas


Kedokteran Angkatan 2013 Tentang Gastritis di Universitas Abulyatama.
Pengetahuan
Baik
Kurang Baik
Total

Frekuensi (n)
27
40

Persentase (%)
40,3%
59,7%

67

100%

Sumber : Data Primer ( Diolah, juli 2014)


Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa pengetahuan responden
terbanyak yaitu kategori kurang baik sebanyak 40 responden (59,7%), dan
sebanyak 27 responden (40,3%) termasuk dalam kategori baik.

Tingkat Pengetahuan
27; 40%
40; 60%

Baik
Kurang Baik

51

Gambar 5. Diagram Distribusi Frekuensi Pengetahuan Mahasiswa Fakultas


Kedokteran Angkatan 2013 Tentang Gastritis di Universitas Abulyatama
Aceh.

Tingkat Pengetahuan
40
40
35

27

30

Frekuensi

25

Presentasi

20
15
10
59.70%

40.30%

5
0

Baik

Kurang Baik

Gambar 6. Grafik Distribusi Frekuensi Pengetahuan Mahasiswa Fakultas


Kedokteran Angkatan 2013 Tentang Gastritis di Universitas Abulyatama
Aceh.
3. Sikap
Distribusi frekuensi sikap mahasiswa Fakultas Kedokteran program
studi Pendidikan dokter Universitas Abulyatama angkatan 2013 tentang
penyakit gastritis dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 5. Distribusi Frekuensi Sikap Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Angkatan 2011 di Universitas Abulyatama.
Sikap
Baik

Frekuensi (n)
33

Kurang Baik
34
Total
67
Sumber : Data Primer (Diolah. Juni 2014)

Persentase (%)
49.3%
50,7%
100%

52

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa sikap responden terhadap


penyakit gastritis termasuk dalam kategori kurang baik yaitu sebanyak 34
responden (50,7%), dan 33 responden (49,3%) termasuk dalam kategori
baik.

Sikap

33; 49%

34; 51%

Baik
Kurang Baik

Gambar 7. Diagram Distribusi Frekuensi Sikap Mahasiswa Fakultas


Kedokteran Angkatan 2013 Tentang Gastritis di Universitas Abulyatama
Aceh.

Sikap
35

34

33

30
25

Frekuensi

20

Presentasi

15
10
5
0

49.30%
Baik

50.70%
Kurang Baik

53

Gambar 8. Grafik Distribusi Frekuensi Sikap Mahasiswa Fakultas


Kedokteran Angkatan 2013 Tentang Gastritis di Universitas Abulyatama
Aceh.
C. Pembahasan
1. Pengetahuan
Dari hasil data distribusi frekuensi, secara keseluruhan diperoleh
sebanyak 27 responden (40,30%) yang memiliki pengetahuan baik dan 40
responden yang memiliki pengetahuan kurang baik.
Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sebayang yang
berjudul Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Gastritis Pada
Mahasiswa S1 Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara tahun
2010 diperoleh bahwa pengetahuan mahasiswa mengenai gastritis dalam
kategori tinggi yaitu 81 orang (92,0%) dan minoritas dalam kategori
rendah yaitu 3 orang (3,4%).
Dari penelitian ini dilakukan pada mahasiswa tingkat awal
dikarenakan untuk mendapatkan pengetahuan secara umum mengingat
mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2013 belum mendapat materi
kuliah mengenai penyakit gastritis sehingga diperoleh sebanyak 27
responden (40,30%) yang memiliki pengetahuan baik dan 40 responden
yang memiliki pengetahuan kurang baik.
Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sebayang
dilakukan pada seluruh mahasiswa baik tingkat awal sampai tingkat akhir
sehingga diperoleh pengetahuan mahasiswa mengenai gastritis dalam

54

kategori tinggi yaitu 81 orang (92,0%), sedang 4 orang (4,6%) dan dalam
kategori rendah yaitu 3 orang (3,4%).
Pengetahuan adalah hasil tahu seseorang terhadap objek tertentu
melalui indra yang dimilikinya baik melalui mata, hidung, telinga dan
sebagainya untuk mendapatkan informasi. Suatu informasi akan
memberikan pengaruh pada pengetahuan seseorang, sehingga dalam
kaitannya dengan hasil yang didapati, persentase pengetahuan responden
yang baik akan lebih besar bila dalam perkuliahan telah mendapat topik
tentang penyakit gastritis.

2. Sikap
Dalam penelitian sikap, pengukuran juga dilakukan dengan
menggunakan kuesioner yang berisikan pernyataan yang berhubungan
dengan sikap responden tentang penyakit gastritis.
Dari hasil data distribusi frekuensi dapat dilihat bahwa sikap
mahasiswa terhadap penyakit gastritis berada pada kategori kurang baik 34
orang (50,70%) dan yang berada pada kategori baik berjumlah 33 0rang
(49,3%).
Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan Sari dengan judul
Hubungan Pola Makan Mahasiswa Kedokteran Angkatan 2010 Dengan
Kejadian Penyakit Gastritis Di FKIK UIN Syarif Hidayatullah tahun 2012,
60% mahasiswa Kedokteran di FKIK Universitas Islam Negeri Syarif
Hidayatullah tersebut penderita gastritis. Mereka mengatakan tidak teratur

55

makan dan sering terlambat makan karena sibuk bekerja dan sering
merasakan

perutnya

nyeri.

Disamping

itu,

mereka

juga

sering

mengabaikan gastritis ini apabila aktivitas perkuliahan mereka meningkat


dan mengakibatkan mereka makan tidak teratur.
Bila dilihat dari pengetahuan responden yang kurang baik, maka
hal ini berkaitan dengan teori yang dikemukakan oleh Notoadmojo (2010),
yaitu pengetahuan yang diperoleh subjek selanjutnya akan menimbulkan
respon batin dalam bentuk sikap terhadap objek yang telah di ketahuinya.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa bila pengetahuan yang baik akan
memiliki sikap yang baik juga.

56