Anda di halaman 1dari 10

IMUNISASI

Pediatri

Definisi
Peningkatan kekebalan seseorang thd suatu
penyakit, sehingga bila kelak terpajan
penyakit tersebut ia menjadi tidak sakit
Imunisasi ada 2 macam:
-aktif (vaksinasi): pemberian vaksin (antigen)
yg dapat merangsang pembentukan antibodi
dari sistem imun di dlm tubuh
-pasif: pemindahan/transfer antibodi secara
pasif.

HEPATITIS B

Kontra indikasi : alergi pada komponen vaksin (sangat


jarang)
Penyimpanan : 2 8 C
Penyuntikan :
Sebanyak 0,5 ml secara intramuskular (80-90), di paha
(vastus lateral; bagian anterolateral paha). Kulit
diregangkan terlebih dahulu.
jangan di gluteal
KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi)

Reaksi lokal kemerahan, nyeri, bengkak, demam ringan 2 hari.


Reaksi sistemik : mual muntah, nyeri kepala, nyeri otot, sendi

BCG
KIPI :
-menimbulkan ulkus lokal superficial selama 3 miggu setelah
penyuntikan
-limfadenitis di aksila atau leher (kadang-kadang), akan
sembuh sendiri tdk perlu diobati
Cara penyuntikan :
0,05 ml secara intradermal (15-30) di deltoid kanan
jangan diberikan pada bayi/anak dg imunodefisiensi ex:
HIV,gizi buruk,dll

DTP
KIPI:
-Reaksi lokal (merah, bengkak,nyeri) di lokasi
penyutikan
-Demam >38,5C
Cara penyuntikan :
0,5 ml secara IM (80-90) di paha kiri. Kulit
diregangkan, spuit jangan lupa diaspirasi

Campak
KIPI: demam >39,5 C pada 5-15%
kasus
Cara penyuntikan : 0,5 ml secara
Subcutan (45-60), di deltoid kiri.
Kulit dicubit terlebih dahulu. Jangan
lupa diaspirasi.

Yang Dilakukan ketika


demam:
Beri asupan cairan >> (ASI lebih
banyak, atau sari buah)
Pakaikan pakaian yang tipis
Beri Paracetamol 15 mg/kgBB setiap
3-4 jam (max 6 kali dalam 24 jam)
Boleh mandi/cukup diseka
menggunakan air hangat.

Skenario tahun kemarin


Seorang Ibu membawa anaknya dg
keluhan demam.
-Gali informasi tentang penyebab
demam melalui anamnesis
-Beri Edukasi

Terima Kasih..