Anda di halaman 1dari 11

Model-Model

Keseimbangan
1. Capital Asset Pricing Model
2. Arbritage Pricing Theory

Capital Asset Pricing Model


Satu model yang menghubungkan
tingkat return yang diharapkan dari
suatu aset berisiko dengan risiko
Model yang bisa menggambarkan
atau memprediksi realitas di pasar
yang bersifat kompleks, meskipun
bukan kepada realitas asumsi2 yang
digunakan

Capital Asset Pricing Model


Portofolio yang Efisien dibandingkan
dgn lain:
1. ER (Expected Return) terbesar
dengan risiko yang sama
2. Risiko yang kecil dengan ER yang
sama
(Lihat Gambar)
Bandingkan C A
DG

Capital Asset Pricing Model


Penilaian Kinerja Portofolio
Untuk mengetahui dan menganalisis
apakah portofolio dapat mencapai tujuan
investasi
Methode yang digunakan:
1. Indeks Sharpe
2. Indeks Treynor
3. Indeks Jansen

Capital Asset Pricing Model


1.
Indeks Sharpe
Menghubungkan portofolio yang beresiko dengan
bunga bebas risiko
Semakin besar rasio premi risiko portofolio terhadap
standar deviasi, kinerja portofolio semakin baik
Spi =
Spi = indeks Sharpe portofolio I
Rpi = rata-rata tingkat pengembalian portofolio I
Rf = rata-rata atas bunga investasi bebas risiko
Sdpi = standar deviasi dari tingkat pengembalian
portofolio I
Rpi Rf = premi risiko portofolio I

Capital Asset Pricing Model


2.
Treynor
Indeks

Menghubungkan portofolio yang beresiko dengan


bunga bebas risiko
Semakin besar rasio premi risiko portofolio terhadap beta
(risiko pasar/risiko sistimatis), kinerja portofolio semakin
baik
Tpi =
Tpi = indeks Treynor portofolio i
Rpi = rata-rata tingkat pengembalian portofolio i
Rf = rata-rata atas bunga investasi bebas risiko
dpi = beta portofolio I (risiko pasar atau risiko sistematis)
Rpi Rf = premi risiko portofolio i

Capital Asset Pricing Model


3. Indeks Jensen
Didasarkan pada garis pasar sekuritas (security market line
SML) , menghubungkan portofolio pasar dengan kesempatan
investasi yang bebas risiko.

Jpi = ) ()
Jpi = indeks Jensen portofolio i
Rp = rata-rata tingkat pengembalian portofolio i
Rf = rata-rata bunga investasi bebas risiko
Rm= rata-rata tingkat pengembalian pasar (diwakili IHSG)
pi = beta portofolio i (risiko pasar atau risiko sistematis)
Rpi Rf = premi risiko portofolio i
Rm Rp = premi risiko pasar

Capital Asset Pricing Model


Pemilihan Portofolio yang optimal:
Portofolio yang efisien adalah portofolio yang berada di sepanjang
kurva efficient frontier.
(Lihat gambar 3.2 p. 3.10)
a.
b.

Tingkat return yang diharapkan utk portofolio yang efisien pada


CML
Standard deviasi portofolio

Garis Pasar Sekuritas (SML):


Garis yang menghubungkan tingkat return yang diharapkan dari
suatu sekuritas dengan risiko sistematis (beta)
SML digunakan untuk menilai sekuritas secara individual pada kondisi
pasar yang seimbang
CML dipakai untuk menilai tingkat return diharapkan dari suatu
portofolio yg efisien, pada tingkat resiko tertentu

ABRITAGE PRICING
THEORY
Modul 3
Kegiatan Belajar 2

Abritage Pricing Theory


Menjelaskan bagaimana suatu aktiva ditentukan
harganya oleh pasar
Bagaimana menentukan tingkat keuntungan yang
dipandang layak untuk suatu investasi
Dua kesempatan investasi yang mempunyai
karakteristik yang identik sama tidak bisa dijual
dengan harga yang berbeda (the law of one price)
Mengasusmsikan tingkat keuntungan dipengaruhi
oleh berbagai faktor dalam perekonomian dan
industri
Ada hubungan yang positif antara tingkat
keuntungan yang diharapkan dengan risiko

Abritage Pricing Theory


Dalam CAPM beta suatu sekuritas mengukur
kepekaan suatu saham terhadap perubahan
portofolio pasar. Dalam APT, beta suatu sekuritas
mengukur kepekaan sekuritas tersebut terhadap
faktor tersebut.
Tidak perlu mengidentifikasi market portofolio
(diperlukan untuk menentukan beta dalam CAPM)
Bentuk persamaan umum APT (lihat 3.36 & 3.37)
Bentuk persamaan ekuilibrium, Arbitrage Pricing
untuk Satu Faktor (lihat 3.38). Penjelasan di 3.44
Bentuk persamaan APT dengan model dua indeks
(lihat 3.42)