Anda di halaman 1dari 26

LARUTAN ELEKTROLIT

DAN NON ELEKTROLIT

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas : X (Sepuluh)
Nomor Modul : Kim.X.07

Penulis : Drs. Asep Jamal Nur Arifin


Penyunting Materi : Drs. Ucu Cahyana, M.Si
Penyunting Media : Drs. Slamet Sutanto, M.Si.
DAFTAR ISI

IDENTITAS

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

Kegiatan Belajar 1: LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT......... 5


Tujuan Pembelajaran Khusus ................................................... 5
Uraian Materi ............................................................................ 5
A. Apakah Larutan Itu? ............................................................ 5
B. Perbedaan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik ......... 9
C. Pengelompokkan Larutan Berdasarkan Jenisnya ................ 10
TUGAS KEGIATAN 1 ............................................................ 13

Kegiatan Belajar 2: LARUTAN ELEKTROLIT DAN IKATAN KIMIA ........... 15


Tujuan Pembelajaran Khusus ................................................... 15
Uraian Materi ............................................................................ 15
A. Reaksi Ionisasi Elektron Kuat dan Elektrolit Lemah .......... 15
B. Hubungan Elektrolit dengan Jenis Ikatan Kimia ................. 18
C. Daya Hantar Listrik Senyawa Ion ....................................... 19
D. Daya Hantar Listrik Senyawa Kovalen ............................... 19
TUGAS KEGIATAN 2 ............................................................ 22

PENUTUP ..................................................................................................................... 25

KUNCI TUGAS ......................................................................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 26


PENDAHULUAN

Selamat dan sukses, Anda telah dapat menyelesaikan modul ke enam dengan baik
dan benar. Sekarang marilah kita lanjutkan dengan modul ke tujuh, yang diberi judul
“Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit”.

Pada modul ke tujuh ini , mengacu kepada pendeskripsian sifat-sifat larutan, metode
pengukuran dan terapannya, sehingga diperlukan adanya percobaan uji larutan
elektrolit. Di dalam materi pokok akan dipaparkan tentang larutan elektrolit dan non
elektrolit, perbedaan elektrolit kuat, lemah dan non elektrolit berdasarkan percobaan,
penyebab adanya larutan yang menghantarkan listrik dan jenis-jenis senyawa yang
termasuk elektrolit. Pengetahuan inilah diharapkan Anda mampu memahaminya
setelah mempelajari modul ini.

Larutan memiliki peranan besar dalam kehidupan sehari-hari, misalnya di sekitar kita
didapat air teh manis, cuka dapur, air accu, yang merupakan contoh larutan, ataupun
tubuh kita dapat menyerap mineral, vitamin dan makanan dalam bentuk larutan, begitu
pula hewan dan tumbuhan menyerap makanan dalam bentuk larutan pula.

Apakah Anda ingin mengetahui lebih rinci tentang larutan? Silahkan pelajari dan
pahami materi pembelajaran modul ini dengan baik.

Untuk memperoleh pemahaman yang baik dan benar sehingga dapat menjawab tugas
kegiatan dengan nilai maksimal, maka disarankan agar mengikuti langkah-langkah
petunjuk belajar berikut :
a. Hendaknya mengingat kembali materi yang terdahulu, terutama mengenai unsur,
senyawa dan campuran, serta ikatan kimia.
b. Apabila Anda melakukan percobaan, hendaknya lebih teliti dan cermat. Lakukan
percobaan sesuai cara kerja, amati hasil percobaannya.
c. Cobalah Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam uraian materi
secara mandiri lalu membandingkan jawabannya dengan petunjuk jawaban.
d. Diupayakan Anda membaca buku-buku lain untuk lebih memahami tentang
larutan.
e. Kerjakan setiap tugas kegiatan ataupun tes akhir modul, kemudian cocokkan
dengan kunci jawaban.

Bila Anda mempelajari modul ini dengan cermat dan teratur, tentu Anda akan dapat
menyelesaikan tugas mandiri dengan tuntas. Adapun waktu yang diperlukan untuk
mempelajari modul ini 6 x 45 menit, termasuk waktu yang diperlukan untuk
mengerjaka tes akhir modul.
Kegiatan Belajar 1

LARUTAN ELEKTROLIT DAN


NON ELEKTROLIT

Setelah Anda mempelajari kegiatan belajar 1 diharapkan Anda dapat :


a. Menyusun rancangan percobaan untuk mengidentifikasi larutan
elektrolit atau non elektrolit.
b. Membuat ciri-ciri larutan elektrolit atau ono elektrolit yang didasarkan
kepada percobaan.
c. Membuat definisi larutan elektrolit dan non elektrolit.
d. Menjelaskan mengapa larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik.
e. Mengelompokkan jenis larutan elektrolit kuat, lemah dan non elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya.

A. Apakah larutan itu?


Masih ingatkah Anda, apakah larutan itu?
Tentunya Anda masih ingat bukan? Larutan adalah campuran yang
bersifat homogen atau serbasama. Jika Anda melarutkan 2 sendok makan gula
putih (pasir) ke dalam segelas air, maka Anda telah mendapatkan larutan gula.

Cobalah Anda ingat kembali, manakah dari gula dan air yang berperan sebagai
zat terlarut dan zat pelarut.

Di SMP atau bahkan di SD Anda pernah membedakan benda-benda yang dapat


menghantarkan listrik atau tidak dapat menghantarkan listrik, melalui percobaan
berikut.

plastik
paku
+ +

sumber listrik sumber listrik

Gambar 1. Percobaan daya hantar listrik suatu benda

5
Setelah diamati percobaan seperti di atas, kita dapat membedakan benda yang
dapat menghantarkan listrik dengan lampu menyala. Sedangkan benda yang tidak
menghantarkan listrik lampunya padam. Ternyata paku dapat menghantarkan
listrik sedangkan plastik tidak menghantarkan listrik.

Bagaimanakah seandainya rangkaian uji elektrolit pada percobaan di atas, dapatkah


kita gunakan untuk uji coba berbagai larutan.

Marilah kita lakukan percobaannya sesuai petunjuk percobaan berikut.


a. Alat dan bahan yang harus disediakan
Tabel 1. Alat dan bahan

Alat dan bahan Ukuran/satuan Jumlah

Gelas kimia 100 ml 10


Alat penguji elektrolit – 1 set
Baterai 9 volt 1
Air suling – 50 mL
Larutan HCl 1M 50 mL
Larutan asam cuka (CH3COOH) 1M 50 mL
Larutan NaOH 1M 50 mL
Larutan ammonia (NH3) 1M 50 mL
Larutan gula – 50 mL
Larutan NaCl (garam dapur) 1M 50 mL
Etanol (alcohol) 70% 50 mL
Air ledeng – 50 mL
Air sumur – 50 mL

b. Cara Kerja
1. Rangkaian alat penguji elektrolit seperti gambar 2 di bawah ini
4 5
1. batu baterai
3 2. kabel penghubung
7 3. bola lampu
4. elektroda
6 2 5. elektroda
6. larutan yang diuji
+ + + +
7. gelas kimia

1
Gambar 2. Pengisi elektrolit
6
2. Masukkan kira-kira 50 ml air kran ke dalam gelas kimia dan uji daya hantar
listriknya. Catat apakah lampu menyala atau timbul pada elektroda.

3. Bersihkan elektroda dengan air dan keringkan, kemudian dengan cara yangs
ama uji daya hantar listrik larutan di bawah ini. Catatlah di tabel 2
pengamatan

Tabel 3. Pengamatan

Bahan yang diuji Rumus zat Lampu menyala/ Pengamatan


terlarut Tidak menyala lain

Air suling - ...... ......


Air ledeng - ...... ......
Air sumur - ...... ......
Larutan HCl HCl ...... ......
Asam cuka CH3COOH ...... ......
Larutan NaOH NaOH ...... ......
Larutan amonia NH3 ...... ......
Larutan gula C12H22O11 ...... ......
Larutan NaCl NaCl ...... ......
Alkohol C2H5OH ...... ......

c. Setelah melakukan percobaan.


Cobalah Anda jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dan jangan lupa berdiskusi
dengan teman-temanmu ini.
1. Cobalah amati dengan seksama, apa yang terjadi pada lampu dan batang
elektroda, adakah perubahan?
2. Diantara bahan yang diuji, zat manakah yang dapat menghantarkan arus
listrik dan yang tidak dapat menghantarkan listrik.
3. Buatlah definisi tentang larutan elektrolit dan larutan non elektrolit.
4. Diantara larutan elektrolit di atas, manakah zat terlarutnya yang tergolong
(a) ikatan ion; (b) ikatan kovalen.

Jawab :

7
Jawaban Anda sudah benar, tetapi yakinkah Anda dengan jawaban hasil
diskusinya? Cobalah Anda bandingkan dengan jawaban di bawah ini.
1. Pada saat melakukan percobaan dapat diamati yang terjadi pada lampu
dan elektroda (batang karbon). Pada lampu ada yang menyala terang, redup
dan tidak menyala. Sedangkan pada batang karbon terdapat gelembung
gas dan ada pula yang tidak ada gelembungnya.
2. Zat-zat yang dapat menghantarkan listrik adalah HCl, CH3COOH, NaOH,
NH3 dan NaCl. Sedangkan yang tidak menghantarkan listrik : C12H22O11
dan C2H5OH.
3. Dari hasil pengamatan, larutan-larutan yang dapat memberikan nyala pada
lampu, baik terang, redup ataupun tidak menyala, tetapi ada gelembung
gas disebut larutan elektrolit. Sedangkan sebaliknya disebut larutan non
elektrolit karena tidak terdapat nyala lampu ataupun gelembung gas pada
elektrodanya.

Pada saat Anda melakukan percobaan ternyata didapatkan larutan yang


memberikan nyala terang, redup dan bahkan tidak menyala, ataupun pada
elektrodanya, ada yang bergelembung gas ada pula yang tidak.
Bagaimanakah hal ini dapat dijelaskan?

Mengapa suatu larutan dapat menghantarkan listrik sementara yang lainnya


tidak?

Untuk dapat memahami keanekaragaman larutan ditinjau dari daya hantar


listriknya, cobalah Anda pelajari dan pahami uraian materi berikut.

8
B. Perbedaan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik
Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi 2 golongan yaitu larutan
elektrolit dan larutan non elektrolit. Untuk lebih mudah pemahaman Anda, cobalah
perhatikan tabel 3 berikut.

Tabel 3. Perbandingan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

Larutan Elektrolit Larutan non Elektrolit


1. Dapat menghantarkan listrik. 1. Tidak dapat menghantarkan listrik
2. Terjadi proses ionisasi 2. Tidak terjadi proses ionisasi
(terurai menjadi ion-ion)
3. Lampu dapat menyala terang atau 3. lampu tidak menyala dan tdak ada
redup dan ada gelembung gas gelembung gas.
Contoh: Contoh :
Garam dapur (NaCl) Larutan gula (C12H22O11)
Cuka dapur (CH3COOH) Larutan urea (CO NH2)2
Air accu (H2SO4) Larutan alkohol C2H5OH (etanol)
Garam magnesium (MgCl2) Larutan glukosa (C6H12O6)

Adakah pengaruh daya hantar listrik dengan jenis zat tersebut?


Seorang ahli kimia dari Swedia (1887), Svante August Arrhenius (1859 – 1927)
→ menjelaskan bahwa larutan elektrolit mengandung atom-atom bermuatan listrik
(ion-ion) yang bergerak bebas, hingga mampu untuk menghantarkan arus listrik
melalui larutan.
Contoh : larutan HCl

Larutan HCl di dalam air mengurai


menjadi kation (H+) dan anion (Cl-).
Terjadinya hantaran listrik pada
larutan HCl disebabkan ion H +
menangkap elektron pada katoda
dengan membebaskan gas
Hidrogen. Sedangkan ion-ion Cl-
melepaskan elektron pada anoda
dengan menghasilkan gas klorin.
Perhatikan gambar berikut.
Reaksi di katoda : 2H+(aq) + 2e → H2(g)
Reaksi di anoda : 2Cl-(aq) Cl2(g) + 2e
Total reaksi : 2H+(aq) + 2Cl- (g) H 2(g) + Cl 2 (g)

Gambar 3. Hantaran listrik melalui Larutan HCl

9
C. Pengelompokkan Larutan Berdasarkan Jenisnya
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa berdasarkan daya hantar listriknya,
larutan dapat dibagi menjadi larutan elektrolit dan non elektrolit. Sedangkan
elektrolit dapat dikelompokkan menjadi larutan elektrolit kuat dan elektrolit lemah
sesuai skema penggolongan berikut.

Bagaimanakah Anda dapat dengan mudah mengelompokkan larutan ke dalam


elektrolit kuat, elektrolit lemah ataupun non elektrolit?
Pahamilah tabel di bawah ini, cobalah untuk diingat!

Tabel 4. Gambaran bentuk molekul dari elektrolit kuat (a),


elektrolit lemah (b) dan non elektrolit (c)

Jenis Sifat dan


Contoh Senyawa Reaksi Ionisasi
Larutan Pengamatan Lain

Elektrolit - terionisasi sempurna NaCl, HCl, NaCl → Na+ + Cl-


kuat - menghantarkan arus NaOH dan H2SO4 NaOH Na+ + OH-
listrik listrik KCl H2SO4 2H+ + SO42-
- lampu menyala terang KCl K+ + Cl-
- terdapat gelembung gas

Elektrolit - terionisasi sebagian CH3COOH, N4OH CH3COOH H++ CH3COO-


lemah - menghantarkan arus HCN dan Al(OH)3 HCN H+ + CN-
listrik Al(OH)3 Al3+ + 3OH-
- lampu menyala redup
- terdapat gelembung gas

Non - tidak terionisasi C6H12O6, C12H22O11 C6H12O6


elektrolit - tidak menghantarkan CO(NH2)2 dan C2H5OH C12H22O11
arus listrik CO(NH2)2
- lampu tidak menyala C2H5OH
- tidak terdapat
gelembung gas

Apakah Anda sudah pamah? Untuk mengetahui kemajuan belajar Anda, cobalah
jawab pertanyaan berikut sebagai uji pemahaman.

10
Isilah titik-titik di bawah ini.
1. Apa yang dimaksud dengan :
a. larutan
b. zat terlarut (solute)
c. zat pelarut (solvent)
2. Bagaimana cara membedakan larutan elektrolit dan non elektrolit, jelaskan!
3. Mengapa larutan elektrolit dapat menghantar listrik sedangkan non elektrolit
tidak?
4. Kelompokkan zat-zat berikut ke dalam larutan elektrolit atau larutan non
elektrolit.
a. larutan urea f. larutan asam klorida
b. larutan garam g. air accu (H2SO4)
c. larutan gula h. air kali
d. larutan cuka dapur i. air sumur
e. larutan alcohol 70% j. air hujan
5. Data percobaan apa saja yang membedakan larutan elektrolit kuat dengan
elektrolit
lemah.

Jawaban

Jawaban Anda pasti benar, karena Anda rajin dantekun.


Cobalah bandingkan dengan jawaban di bawah ini.

1. a. larutan yang bersifat homogen (serba sama) dari 2 buah zat atau lebih
b. solute (zat terlarut): zat yang berperan sebagai terlarut dalam jumlah sedikit
c. solvent (zat pelarut): zat yang berperan sebagai pelarut dalam jumlah banyak

2. Berdasarkan daya hantar listrik, ditandai dengan lampu nyala, redup dan tidak
menyala dan didapatkan gelembung gas pada elektroda disebut larutan
elektrolit.
Sedangkan larutan non elektrolit akan didapatkan lampu tidak menyala dan
tidak ada gelembung gas.
11
3. Larutan elektrolit dapat menghantarkanlistrik karena terjadi proses ionisasi
sedangkan larutan non elektrolit tidak terjadi proses ionisasi (proses ionisasi
atau reaksi kimia : proses terbentuknya ion positif dan negatif dari suatu zat
yang dilarutkan ke dalam air).

4. Kelompok larutan elektrolit : larutan garam, cuka dapur, asam klorida, air
accu, air hujan, air kali dan air sumur.
Kelompok larutan non elektrolit : larutan urea, larutan gula, larutan alkohol.

5. Adanya larutan elektrolit kuat ditandai dengan gelembung gas banyak dan
lampu nyala terang. Sedangkan elektrolit lemah gelembung sedikit dan lampu
nyala redup atau bahkan tidak menyala.

12
TUGAS 1

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang menurut Anda paling benar!
1. Pernyataan yang benar tentang elektrolit ....
a. zat-zat yang jika dilarutkan dengan air akan terurai menjadi ion negatif dan
ion positif
b. zat-zat yang jika dilarutkan dalam air akan terurai menjadi molekul-molekul
c. zat-zat yang jika dilarutkan dalam air tidak akan terurai menjadi atom-atom
d. zat-zat yang jika dilarutkan dalam air tidak akan terurai menjadi ion-ion
e. zat-zat yang dilarutkan dalam air akan terurai menjadi gas-gas tertentu

2. Pasangan senyawa berikut yang termaksud elektrolit adalah ....


a. asam sulfat dan etanol
b. asam sulfat dan natrium nitrat
c. asam cuka dan urea
d. asam klorida dan urea
e. glukosa dan urea

3. Diantara larutan berikut, manakah yang menimbulkan nyala lampu paling terang
jika diperiksa dengan alat penguji hantaran listrik?
a. CH3COOH
b. NH3
c. CO(NH2)2
d. HCl
e. C2H5OH

4. Suatu larutan dikatakan penghantar listrik yang baik bila larutan tersebut
mengandung ….
a. molekul-molekul netral
b. larutan yang bersifat kovalen
c. electron yang bergerak bebas
d. pelarut air
e. ion-ion yang bergerak bebas

5. Yang dimaksud pelarut universal adalah ………


a. alkohol
b. eter
c. air
d. benzena
e. kloroform

13
Cobalah hitung tingkat penguasaan Anda dengan rumus

Tingkat penguasaan jumlah jawaban benar x 100%


materi belajar = 10

Jika tingkat pemahaman hasil belajar telah diperoleh 70% Anda boleh melanjutkan
kepada kegiatan belajar 2. Jika belum, ulangi lagi membaca dan menelaah uraian
materi.

Anda harus yakin, pasti mampu memahami kegiatan belajar 1 dengan betul.

Selamat , sukses untuk Anda.

14
Kegiatan Belajar 2

LARUTAN ELEKTROLIT
DAN IKATAN KIMIA

Setelah Anda mempelajari kegiatan belajar dua ini diharapkan Anda dapat:
1. Menjelaskan perbedaan reaksi ionisasi dalam larutan elektrolit.
2. Membedakan jenis ikatan kimia dalam larutan elektrolit.
3. Menjelaskan daya hantar listrik senyawa ion.
4. Menjelaskan daya hantar listrik senyawa kovalen polar.

Selamat buat Anda telah dapat menuntaskan proses pembelajaran kegiatan


belajar 1. Bagaimana dengan percobaan daya hantar listrik berbagai larutan,
menarik bukan?

Dari kesimpulan yang diperoleh, bahwa larutan elektrolit dapat menghantarkan


arus listrik disebabkan penguraian zat menjadi ion-ion penyusunnya (proses
α
ionisasi) dalam pelarut air.

Apakah Anda sudah mampu menuliskan reaksi ionisasi elektrolit?


Apakah ada perbedaan penulisan reaksi ionisasi elektrolit kuat dengan elektrolit
lemah?

Agar Anda dapat menjawab pertanyaan tersebut di atas, cobalah Anda pelajari
uraian materi berikut dengan tekun.

A. Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat dan Elektrolit Lemah


Jenis dan konsentrasi (kepekatan) suatu larutan dapat berpengaruh terhadap daya
hantar listriknya. Untuk menunjukkan kekuatan elektrolit digunakan derajat
ionisasi yaitu jumlah ion bebas yang dihasilkan oleh suatu larutan. Makin besar
harga , makin kuat elektrolit tersebut.

Bagaimanakah Anda dapat membedakan reaksi ionisasi elektrolit kuat dengan


elektrolit lemah? Untuk dapat menjawabnya, pelajarilah uraian materi berikut.

15
1. Reaksi Ionisasi Elektrolit Kuat
Larutan yang dapat memberikan lampu terang, gelembung gasnya banyak,
maka laurtan ini merupakan elektrolit kuat. Umumnya elektrolit kuat adalah
larutan garam. Dalam proses ionisasinya, elektrolit kuat menghasilkan banyak
ion maka = 1 (terurai senyawa), pada persamaan reaksi ionisasi elektrolit
kuat ditandai dengan anak panah satu arah ke kanan.

Perlu diketahui pula elektrolit kuat ada beberapa dari asam dan basa.
Contoh :
NaCl (aq) Na+(aq) + Cl-(aq)
KI (aq) K+(aq) + I- (aq)
Ca(NO3)2(g) Ca2+(aq) + NO3-(aq)

Di bawah ini diberikan kation dan anion yang dapat membentuk elektrolit
kuat.
Kation : Na+, L+, K+, Mg2+ , Ca2+ , Sr2+ , Ba2+ , NH4+
Anion : Cl-, Br-, I-, SO42- , NO3-, ClO4-, HSO4-, CO32- , HCO32-

Cobalah Anda buatkan 5 macam garam lengkap dengan reaksi ionisasinya


sesuai dengan kation dan anion pembentuknya seperti di bawah ini.

No Kation dan Anion Rumus Senyawa Reaksi Kimia

1. Mg 2+Br-
2. Na+SO4 2-
3. Ca 2+ClO4-
4. Ba 2+NO3 2-
5. NH4+Cl-

Jawaban Anda sudah benar bukan? Untuk meyakinkan jawaban Anda,


cocokkan dengan jawaban di bawah ini.
1. Mg 2+ Rumus kimia
Br- MgBr2 Mg 2+ + 2Br-

2. Na 2+
SO42- Na2SO4 2Na+ + SO42-

3. Ca 2+
ClO42- Ca(ClO4)4 Ca2+ + 2ClO4-

4. Ba 2+ Ba(NO3)2 Ba2+ + 2NO3-


NO3-
16
5. NH4+ NH4Cl NH4+ + Cl-
Cl-

Gambar 4. Perbandingan daya hantar larutan

2. Reaksi Ionisasi Elektrolit Lemah


Larutan yang dapat memberikan nyala redup ataupun tidak menyala, tetapi
masih terdapat gelembung gas pada elektrodanya maka larutan ini merupakan
elekrtolit lemah. Daya hantarnya buruh dan memiliki á (derajat ionisasi) kecil,
karena sedikit larutan yang terurai (terionisasi). Makin sedikit yang terionisasi,
makin lemah elektrolit tersebut. Dalam persamaan reaksi ionisasi elektrolit
lemah ditandai dengan panah dua arah (bolak-balik) artinya tidak semua
molekul terurai (ionisasi tidak sempurna)
Contoh :
CH3COOH(aq) CH3COO- (aq) + H+ (aq)
NH4OH(g) NH4+ (aq) + OH- (aq)

Di bawah ini diberikan beberapa lartuan elektrolit lemah, tuliskanlah reaksi


ionisasinya.
a. H2S(aq) d. HCOOH(aq)
b. H3PO4 (aq) e. HCN(aq)
c. HF(aq)

Jawab:

17
Jawaban Anda sudah benar bukan? Untuk meyakinkan Anda cobalah cocokkan
dengan jawaban berikut.
a. H2S(aq) 2H+ (aq) + S2- (aq)

b. H3PO4 (aq) 3H+ (aq) + PO43- (aq)

c. HF(g) H+ (aq) + F- (aq)

d. HCOOH(aq) H+ (aq) + HCOO+ (aq)

e. HCN(aq) H+ (aq) + CN- (aq)

B. Hubungan Elektrolit dengan Jenis Ikatan Kimia


Pada percobaan daya hantar listrik yang telah Anda kerjakan, didapat zat elektrolit
seperti NaCl, HCl, NaOH, NH3 dan CH3COOH.
Ion–ion apakah yang ada dalam larutan elektrolit di atas? Cobalah Anda isi pada
tabel 5 berikut.
Tabel 5

No Larutan Elektrolit Rumus kimia Kation Anion

1. Larutan garam dapur NaCl


2. Larutan asam klorida HCl
3. Larutan cuka CH3COOH
4. Larutan natrium NaOH
hidroksida
5. Larutan amoniak atau NH3 / NH4OH
amonia hidroksida

Tentu Anda masih ingat bukan?


Untuk NaCl berasal dari Na+ dan Cl-, HCl berasal dari H+ dan Cl-, CH3COOH
berasal dari H+ dan CH3COO-, NaOH berasal dari Na+ dan OH- serta NH4OH
berasal dari NH4+ dan OH-

Marilah kita bedakan dari berbagai larutan elektrolit berdasarkan jenis ikatannya.
Jika diperhatikan lebih teliti : dari jenis ikatannya, larutan NaCl berasal dari
senyawa ion, sedangkan HCl, CH3COOH, NH4Cl berasal dari senyawa kovalen
dan NaOH berasal dari senyawa yang berikatan ion dan kation.

18
C. Daya Hantar Listrik Senyawa Ion
Sebagai contoh dari kegiatan percobaan yang tergolong larutan elektrolit yang
berikatan ion adalah garam dapur.

Dapatkah Anda membedakan daya hantar listrik untuk garam pada saat kristal,
lelehan dan larutan?

Cobalah perhatikan uraian berikut.


NaCl adalah senyawa ion, jika dalam keadaan kristal sudah sebagai ion-ion, tetapi
ion-ion itu terikat satu sama lain dengan rapat dan kuat, sehingga tidak bebas
bergerak. Jadi dalam keadaan kristal (padatan) senyawa ion tidak dapat
menghantarkan listrik, tetapi jika garam yang berikatan ion tersebut dalam keadaan
lelehan atau larutan, maka ion-ionnya akan bergerak bebas, sehingga dapat
menghantarkan listrik.

Pada saat senyawa NaCl dilarutkan dalam air, ion-ion yang tersusun rapat dan
terikat akan tertarik oleh molekul-molekul air dan air akan menyusup di sela-sela
butir-butir ion tersebut (proses hidasi) yang akhirnya akan terlepas satu sama lain
dan bergerak bebas dalam larutan.

NaCl (s) + air Na+ (aq) + Cl- (aq)

Gambar 5. Proses pelarutan padatan kristal

D. Daya Hantar Listrik Senyawa Kovalen


Senyawa kovalen terbagi menjadi senyawa kovalen non polar misalnya : F2, Cl2,
Br2, I2, CH4 dan kovalen polar misalnya : HCl, HBr, HI, NH3.

Dari hasil percobaan, hanya senyawa yang berikatan kovalen polarlah yang dapat
menghantarkan arus listrik. Bagaimanakah hal ini dapat dijelaskan?

19
Kalau kita perhatikan, bahwa HCl merupakan senyawa kovalen di atom bersifat polar,
pasangan elektron ikatan tertarik ke atom Cl yang lebih elektro negatif dibanding
dengan atom H. Sehingga pada HCl, atom H lebih positif dan atom Cl lebih negatif.

Struktur lewis HCl

Jadi walaupun molekul HCl bukan senyawa ion, jika dilarutkan ke dalam air maka
larutannya dapat menghantarkan arus listrik karena menghasilkan ion-ion yang
bergerak bebas.
HCl (g) + H2O (l) H3O+ (aq) + Cl- (aq)
atau
HCl (aq) H3O+ + Cl- (g)
atau
HCl (aq) H+ (aq) + Cl- (aq)

Apakah HCl dalam keadaan murni dapat menghantarkan arus listrik? Karena HCl
dalam keadaan murni berupa molekul-molekul tidak mengandung ion-ion, maka
cairan HCl murni tidak dapat menghantarkan arus listrik.

Sudah pahamkah Anda dengan uraian di atas? Cobalah jawab pertanyaan-


pertanyaan berikut.

Kelompokkan senyawa-senyawa berikut menjadi senyawa ion dan senyawa


kovalen, buatlah reaksi ionisasinya di dalam kotak jawaban.

KCl, CaCl2, NaBr, HI, HBr, H2SO4, HClO4, Na2SO4, MgCl2, NH4Cl, NH4OH,
HNO3, Fe2(SO4)3, Ba(NO3)2, H2CO3

20
Jawab:

No. Senyawa Jenis Ikatan Reaksi Ionisasi

1. KCl
2. CaCl2
3. NaBr
4. HI
5. HBr
6. H2SO4
7. HClO4
8. Na2SO4
9. MgCl2
10. NH4Cl
11. NH4OH
12. HNO3
13. Fe2(SO4)3
14. Ba(NO3)2
15. H2CO3

Jawaban Anda sudah benar, selamat untuk Anda! Tetapi untuk lebih meyakinkan,
cocokkan dengan jawaban berikut :
A. Kelompok ikatan ion
KCl K+ + Cl-
CaCl2 Ca2+ + 2Cl-
NaOH Na+ + OH-
NaSO4 2Na+ + SO42-
MgCl2 Mg2+ + 2Cl-
Fe2(SO4)3 2Fe3+ + 3SO42-
Ca(OH)2 Ca2+ + 2OH-

B. Kelompok ikatan kovalen


HI H+ + I-
HBr H+ + Br-
H2SO4 2H+ + SO42-
HClO4 H+ + ClO4-
NH4OH NH4+ + OH-
NH4Cl NH4+ + Cl-
HNO3 H+ + NO3-
H2CO3 2H+ + CO32-

21
TUGAS 2

Berilah tanda silang pada jawaban yang paling tepat!


1. Senyawa di bawah ini apabila dilarutkan dalam air terionisasi sempurna ….
a. amoniak d. garam dapur
b. alkohol e. gula
c. cuka

2. Beberapa senyawa berikut :


1. NaCl 4. NaOH
2. HCl 5. C2H5OH
3. CH3COOH

Senyawa kovalen yang dapat menghantarkan arus listrik adalah ……


a. 1 dan 2 d. 3 dan 5
b. 2 dan 3 e. 2 dan 5
c. 1 dan 4

3. dari larutan berikut ini yang diharapkan menghantar arus listrik yang paling baik
adalah ...
a. larutan urea 1M
b. larutan asam cuka 0,1 M
c. larutan asam cuka 1 M
d. larutan H2SO4 0,1 M
e. larutan H2SO4 1 M

4. Pada penghantaran listrik melalui HCl ion-ion H+ akan bergerak untuk mengambil
elekron ke arah ….
a. anoda d. anion
b. katoda e. elektrode
c. kation

5. Kristal senyawa ionik mempunyai ion-ion yang tidak dapat bergerak bebas. Ion-
ion ini dapat bergerak bebas jika …
a. didinginkan d. didisosiasikan
b. dikristalkan e. dibekukan
c. dilelehkan

22
6. Pada senyawa polar terjadi suatu gaya yang dapat memutuskan ikatan sehingga
terbentuk ion. Gaya tersebut adalah gaya ….
a. magnet d. tolak menolak
b. gravitasi e. tarik menarik
c. potensial

7. Larutan H2SO4 dapat menghantarkan listrik karena ….


a. H2SO4 mengalami ionisasi dengan adanya arus listrik
b. H2SO4 larut dalam air dengan melepaskan elektron
c. H2SO4 dapat larut dalam air
d. H2SO4 merupakan senyawa ion
e. H2SO4 dalam air terionisasi sebelum dihubungkan dengan baterai

8. Kelompok manakah yang merupakan elektrolit dan berikatan ion ….


a. N2SO4, KCl, NaOH
b. NaCl, KBr, MgCl2
c. CH3COOH, CO(NH2)2 , NaCl
d. KCl, MgBr2, H2SO4
e. H2SO4 , CO(NH2)2 , NaCl

9. Dari senyawa berikut terionisasi sempurna dan berikatan kovalen kecuali


a. HCl dan H2SO4 d. H2O dan NaCl
b. HI dan HCl e. HNO3 dan H2SO4
c. H2SO4 dan HI

10. Senyawa elektrolit kuat yang menghasilkan 2 ion H+ dalam reaksi ionisasinya
adalah …
a. H2CO3 d. H2SO4
b. H2S e. H3PO4
c. HBr

Jawaban Anda sudah benar, untuk mengetahui daya serap pengetahuan yang Anda
capai, hitunglah dengan rumus:

Tingkat penguasaan = jumlah jawaban benar x 100%


materi belajar 10

Jika tingkat penguasaan materi hasi belajar telah diperoleh 70% berarti Anda boleh
melanjutkan ke modul berikutnya. Jika belum, ulangi kembali dengan teliti dan cermat
uraian materinya.

23
24
PENUTUP
Bersyukurlah Anda kepda Tuhan Yang Maha Kuasa, masih diberikan kekuatan untuk
menyelesaikan modul ini dengan baik.
Rangkuman di bawah ini ada baiknya Anda baca dan ingat kembali sebagai
persiapan untuk menjawab tugas akhir modul.
1. Larutan adalah campuran homogen (serbasama) terdiri dari zat terlarut (jumlahnya
sedikit) dan zat pelarut (jumlahnya banyak).
2. Berdasarkan daya hantar listrik, larutan terbagi dua yaitu larutan elektrolit dan
larutan non elektrolit.
3. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik karena terjadi
proses ionisasi (penguraian zat menjadi ion-ion yang bergerak bebas pada
larutannya. Sedangkan larutan non elektrolit tidak terjadi proses ionisasi.
4. Larutan elektrolit dapat dibedakan menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah.
5. Elektrolit ditinjau dari jenis ikatan, didapatkan senyawa ion, yang berikatan dan
senyawa kovalen polar yang berikatan kovalen polar.

Selamat sukses untuk Anda.

25
KUNCI TUGAS

TUGAS 1

1. A 6. B
2. B 7. C
3. D 8. C
4. E 9. C
5. C 10. C

TUGAS 2

1. D 6. E
2. B 7. E
3. E 8. B
4. B 9. D
5. C 10. D

DAFTAR PUSTAKA
Goenawan, O. Kimia 2A. Grasindo, Jakarta 1999.
Ucu Cahyana, dkk. Kimia 2A. Piranti, Jakarta 2002.
Priscilla Retnowati. Seribu Pena Kimia SMU Kelas 2. Erlangga, Jakarta 1999.
Ralph H. Petaruci. Kimia Dasar Jilid 2. Erlangga, Jakarta, 1999.
Omay Sumarna, dkk. Kimia untuk SMA Kelas X. Regina, Bogor, 2004.
Unggul Sudarmo. Kimia untuk SMA Kelas X. Erlangga, Jakarta, 2004.

26