Anda di halaman 1dari 5

TRA

(Theory of Reasoned Action)


Teori ini manilai perilaku manusia secara umum
menggunakan pendekatan kognitif.
Berhubungan dengan keyakinan (beliefs), sikap
(attitude), kehendak/intensi (intention), dan
perilaku.
Intensi merupakan prediktor terbaik dari
perilaku. Intensi ditentukan oleh sikap dan norma
subyektif.

BELIEFS
BEHAVIOR
BEHAVIORA
L
BELIEFS
Outcome of the
Behavior
Evaluation
regarding the
outcomes

NORMATIVE
BELIEFS
Beliefs abaout
others opinion
Motivation to
comply with
others opinion

ATTITUDE

ATTITUDE
REGARDING
THE BEHAVIOR
SUBJECTIVE
NORM FOR
EXERCISING

INTENTION

BEHAVIORA
L
INTENTION

EXERCISING

Komponen pertama : sikap terhadap


perilaku.
Sikap
merupakan
hasil
pertimbangan untung dan rugi perilaku.

Komponen kedua : dampak dari norma


subyektif, yang mengacu pada bagaimana
dan apa yang dipikirkan orang yang
dianggapnya penting serta motivasi untuk
mengikuti perilaku tersebut.

Keuntungan dari teori ini adalah memberi


pegangan untuk menganalisa komponen
perilaku dalam item yang lebih operasional.
Fokusnya adalah prediksi dan pengertian
perilaku yang dapat diamati secra langsung
dan dibawah kendali seseorang, tetapi perlu
adanya pertimbangan mengenai tindakan
(action), sasaran (target), konteks dan waktu
(time). TRA mempertimbangkan keuntungankeuntungan dari perilaku beresiko kesehatan

PENERAPAN
Meskipun merupakan teori baru, TRA telah
banyak digunakan untuk meneliti berbagai
macam perilaku seperti perilaku merokok,
perilaku makan dan pengaturan makan,
penceghan AIDS dan penggunaan kondom,
penggunaan alkohol, dll. Teori ini juga
banyak digunakan untuk meneliti tentang
keselamatan industrial dan kerja sehat,
seperti
tindakan
keselamatan
dalam
pertambangan batu bara di bawah tanah.