Anda di halaman 1dari 26

Peran adalah bentuk dari perilaku yang

diharapkan dari seseorang pada situasi


social tertentu. Apa yang dimaksud
peran perawat adalah cara untuk
menyatakan aktivitas perawat dalam
praktik, dimana telah menyelesaikan
pendidikan formalnya yang diakui dan
diberi kewenangan oleh pemerintah
untuk menjalankan tugas dan
tanggung jawab keperawatan secara
professional, sesuai dengan kode etik
professional, dimana setiap peran
dinyatakan sebagai ciri terpisah untuk
kejelasan (Mubarak, 2009).

Care Giver

Client

Change
Agent

Advocate

Peran
Perawat
Coordinator

Counsellor

Collaborator

Educator

Pemberi
Askep
Pembawa
Peubahan

Konsultan

Advokat

Peran
Perawat
Kolaborator

Koordinator

Edukator

Pelaksana
Pelayanan
Keperawatan
Manager

Fasilitator

Pendidik

Peran
Perawat
Komunitas

Role Model

Koordinator

Innovator

Organizer

Pelaksana Kesehatan
Pendidik

Administrator
Konselor
Peneliti

Pelaksana Kesehatan
Peran
ini
meliputi
seluruh
kegiatan/upaya pelayanan kesehatan
masyarakat dan puskesmas dalam
mencapai tujuan kesehatan melalui
kerjasama dengan tim kesehatan lain,
sehingga tercipta keterpaduan dalam
system pelayanan kesehatan. Contoh :
Clinical Nurse Specialist (CNS) dan
Family Nurse Practitioner (FNP)

Pendidik
Perawat memberikan pendidikan dan
pertahanan kepada klien baik di
rumah, masyarakat maupun yankes
yang dilakukan secara terorganisasi,
baik dalam bentuk nonformal maupun
formal dalam rangka menanamkan
perilaku sehat sehingga terjadi
perubahan perilaku untuk mencapai
tingkat kesehatan yang optimal

Administrator
Perawat mengelola berbagai kegiatan pelayanan
kesehatan masyarakat dan puskesmas sesuai
dengan beban tugas dan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya. Tanggung jawabnya adalah
melakukan
pengelolaan terhadap
suatu
permasalahan, mengambil keputusan dalam
pemecahan masalah, pengelolaan tenaga,
membuat kualitas mekanisme control, kerja
sama lintas sektoral dan lintas program, serta
bersosialisasi
dengan
masyarakat
dan
pemasaran.

Konselor
Perawat komunitas dapat dijadikan sebagai tempat bertanya
oleh klien untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam
bidang kesehatan dan keperawatan yang dihadapi. Peran ini
dapat dilaksanakan dengan berkonsultasi dengan anggota
masyarakat, anggota profesi, petugas kesehatan, organisasi
social, dan rapat pendidikan. Sebagai konselor, perawat
menjelaskan kepada klien konsep dan data-data tentang
kesehatan, mendemonstrasikan prosedur sebagai aktivitas
perawatan diri, menilai apakah klien memahami hal-hal yang
dijelaskan dan mengevaluasi kemajuan dalam pembelajaran.
Perawat menggunakan metode pengajaran yang sesuai
dengan kemampuan dan kebutuhan klien, serta melibatkan
sumber-sumber yang lain, misalnya keluarga dalam pelajaran
yang direncanakan (Pery & Potter, 2005).

Peneliti
Peran sebagai peneliti, yaitu
melakukan identifikasi terhadap
fenomena
yang
terjadi
di
masyarakat dan dapat berpengaruh
pada penurunan kesehatan, bahkan
mengancam
kesehatan.
Selanjutnya,
penelitian
dilaksanakan
dalam
kaitannya
untuk menemukan factor yang
menjadi pencetus atau penyebab
terjadinya permasalahan tersebut
melalui kegiatan penelitian dan
hasil dari penelitian diaplikasikan
dalam praktik keperawatan.

Manajemen berarti suatu proses yang merupakan rangkaian dari kegiatankegiatan yang sistematis. Manajemen adalah alat administrasi untuk mencapai
tujuan.
Kewenangan dan
status formal
Peranan pengambil
keputusan :
Peranan
interpersonal :

Peranan informasional
:

(1) Enterpreneur
(memperbaiki)

(1) Figurehead
(kepala)

(1) Monitor
(pengamat)

(2) Disturbance Handler


(penanganan gangguan)

(2) Leader
(pemimpin)

(2) Disseminator
(penyebar)

(3) Liaison

(3) Spokesman (juru


bicara)

(3) Resources Allocator


(pengatur alokasi sumber
daya)
(4) Negotiator (ahli
negosiasi)

Konsultasi
merupakan
suatu
interaksi
interpersonal untuk membuat perubahan
perilaku yang konstrutif. Tujuannya adalah
untuk merangsang klien agar lebih
bertanggungjawab, merasa lebih aman, dan
membimbing perilaku yang konstruktif.

Kaitan dengan legal


aspek, bukan pemberi
layanan hukum. Misalnya
kerusakan
lingkungan,
apa dampak terhadap
kesehatan, penyelesaian
apa yang perlu dilakukan
oleh masyakat.

Penanganan
masalah
kesehatan yang dilaksanakan
sesuai
dengan
tahap
perkembangan pada anak,
yaitu usia prasekolah (4-6
tahun), usia sekolah (6-12
tahun), dan andolescent (1319 tahun). Kegiatan yang
dilakukan adalah screening,
penemuan kasus, surveillance
status imunisasi, pengelolaan
keluhan
ringan,
dan
pemberian obat-obatan.

Peran perawat kesehatan masyarakat


di tempat kerja dapat berupa
pelayanan langsung dan pengelolaan
layanan kesehatan.

Perawatan kesehatan di rumah


adalah bagian dari rangkaian
perawatan kesehatan umum
yang disediakan bagi individu
dan
keluarga
untuk
meningkatkan, memelihara,
dan memulihkan kesehatan
guna
memaksimalkan
kesehatan dan meminimalkan
penyakit.

Fungsi adalah suatu


pekerjaan yang harus
dilaksanakan
sesuai
dengan
peran
seseorang. Fungsi dapat
berubah dari suatu
keadaan ke keadaan
lain.
Dalam
menjalankan perannya,
perawat
akan
melaksanakan berbagai
fungsi.

Fungsi
dimana
perawat
melaksanakan perannya secara
mandiri. Perawat harus dapat
memberikan bantuan terhadap
penyimpangan
atau
tidak
terpenuhinya kebutuhan dasar
manusia secara holistic dan
komprehensif baik mulai dari
tingkat individu sampai pada
tingkat masyarakat, mulai pada
tingkat system organ fungsional
sampai molekuler. Kegiatan ini
dilakukan dengan diprakarsai
oleh perawat , dimana perawat
bertanggungjawab
serta
bertanggung gugat atas rencana
dan keputusan tindakannya.

Kegiatan ini dilakukan


dan dilaksanakan oleh
seorang perawat atas
instruksi
dari
tim
kesehatan lain atau
tindakan
pelimpahan
tugas yang diberikan,
seperti pelimpahan dari
dokter,
ahli
gizi,
radiologi,
dan
sebagainya.

Fungsi interdependen berupa kerja tim


yang bersifat saling ketergantungan,
baik dalam keperawatan maupun
kesehatan. Fungsi ini dapat terjadi
apabila
bentuk
pelayanan
membutuhkan kerja sama tim dalam
pemberian pelayanan seperti dalam
memberikan asuhan keperawatan
pada penderita yang mempunyai
penyakit kompleks. Keadaan tersebut
di atas tidak dapat diatasi hanya oleh
perawat, tetapi juga membutuhkan
kerja sama dengan tim kesehatan
lainnya

1. Fungsi I : Mengkaji kebutuhan klien akan pelayanan


keperawatan, serta sumber-sumber yang tersedia dan potensi
untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
2. Fungsi II : Merencanakan tindakan dan tujuan asuhan
keperawatan sesuai dengan keadaan klien.
3. Fungsi III : Melaksanakan rencana keperawatan yang mencakup
upaya peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit,
penyembuhan, pemulihan, pemeliharaan kesehatan, dan
termasuk pelayanan klien dalam keadaan terminal.
4. Fungsi IV : Mengevaluasi hasil asuhan keperawatan.
5. Fungsi V : Mendokumentasikan prosese keperawatan
6. Fungsi VI : Mengidentifikasi hal-hal yang perlu diteliti atau
dipelajari dan merencanakan studi kasus untuk meningkatkan
pengetahuan serta mengembangkan ketrampilan dalam praktik
keperawatan.

7. Fungsi VII : Berpartisipasi dalam melaksanakan


penyuluhan kesehatan kepada klien.
8. Fungsi VIII : Bekerja sama dengan profesi lain
yang terlibat dalam memberikan pelayanan
kesehatan kepada klien.
9. Fungsi IX : Mengelola perawatan klien dan
berperan serta sebagai tim dalam
melaksanakan kegiatan perawatan.
10.Fungsi X : Mengelola institusi pendidikan
keperawatan.
11.Fungsi XI : Berperan serta dalam merumuskan
kebijaksanaan perencanaan pelaksanaan
perawatan kesehatan primer.

Anda mungkin juga menyukai