Anda di halaman 1dari 16

KEWIRAUSAHAAN II

STRATEGI BERSAING
(Competitive Strategy )
KEKUATAN YG MEMPENGARUHI
PERSAINGAN INDUSTRI
(FIVE FORCE MODEL) :

I. Pendatang baru yg potensial


II. Persaingan diantara perusahaan
yg ada
III. Produk pengganti
IV. Kekuatan tawar menawar
(bargaining position) pembeli
V. Kekuatan tawar menawar
(bargaining position) suplier
KEKUATAN YG MEMPENGARUHI
PERSAINGAN INDUSTRI (FIVE FORCE
MODEL)

PENDATANG
BARU
POTENSIAL

Ancaman masuknya
pendatang baru

Kekuatan tawar
menawar suplier PERSAINGAN
SUPLIER DI ANTARA PEMBE
PERUSAHAAN
Kekuatan tawar LI
YG ADA
menawar pembeli

Ancaman dari produk


atau jasa pengganti

PRODUK
PENGGANTI
I. PENDATANG BARU YG POTENSIAL

A. 6 Hambatan Masuk bagi Pendatang


Baru
(Entry Barriers)
1.Skala ekonomis (economic of scale)
Skala ekonomis menggambarkan turunnya biaya satuan
(unit cost) apabila volume produk meningkat. Pendatang
baru akan berat bersaing unit cost dengan pemain lama

2.Kebutuhan modal
Pemain lama mungkin sudah memasuki fase matang dalam
life cycle product atau bahkan sudah mencapai break
even point.
3.Biaya beralih suplier (switching cost)
Perbedaan suplier dapat mengakibatkan perbedaan
spesifikasi produk, sehingga pemakai harus melatih lagi
para penggunaan alat / produk tsb

4.Akses ke saluran distribusi


Saluran distribusi sudah dikuasai oleh pemain lama shg
pemain baru harus mengeluarkan biaya ekstra yg akan
mengurangi keuntungannya
5.Biaya tak menguntungkan terlepas
dari skala (absolute cost advantage)

Perusahaan yg telah mapan mempunyai keunggulan biaya


yg tidak dapat ditiru oleh pendatang baru seperti:

• Teknologi produk milik sendiri: pengetahuan atau


karakteristik rancangan yg dilindungi kepemilikannya
melalui hak paten atau kerahasiaan.
• Penguasaan atas sumber bahan baku.
• Lokasi yg menguntungkan
• Subsidi pemerintah
• Learning curve (kurva belajar): kerja yg efisien,
perbaikan tata letak mesin, dikembangkannya alat2 yg
khusus
6.Kebijakan Pemerintah
Peraturan-peraturan pemerintah yg membatasi atau
menutup kemungkinan masuk kedalam industri seperti
adanya persyaratan lisensi dan membatasi akses ke bahan
baku seperti peralatan pengangkut, amdal, dll.
I. PENDATANG BARU YG POTENSIAL

B. TINDAKAN PERLAWANAN YG DIPERKIRAKAN

a. Sejarah perlawanan keras terhadap pendatang baru

b. Perusahaan yg telah mapan dgn sumberdaya yg besar


utk menyerang balik, meliputi :
 uang tunai yg berlebih dan kemampuan utk
meminjam yg blm dimanfaatkan,
 kapasitas produktif berlebih yg memadai utk
memenuhi semua kebutuhan mendatang yg
mungkin, atau
 penguasaan yg kuat thdp saluran distribusi atau
pelanggan;
I. PENDATANG BARU YG POTENSIAL

c. Perusahaan yg telah matang dgn komitmen yg besar


kepada industri dan telah menanamkan kekayaan yg
sangat tidak liquid didalamnya

d. Pertumbuhan industri yg lambat, yg membatasi ke-


mampuan industri utk menyerap perusahaan baru
tanpa menekan prestasi penjualan dan keuangan
perusahaan yg telah mapan.
I. PENDATANG BARU YG POTENSIAL

C. HAMBATAN PENGHALANG MASUK


(ENTRY DETTERING PRICE)
Merupakan struktur harga yg berlaku (serta
persyaratannya seperti: mutu produk dan pelayanan) yg
menyeimbangkan ganjaran potensial dari masuknya
pendatang baru (menurut perkiraannya pendatang baru)
dgn perkiraan biaya yg diperlukan utk mengatasi
hambatan masuk struktural dan menghadapi risiko
tindakan perlawanan.
Ancaman masuk kedalam industri dpt dihilangkan jika
perusahaan muka lama memilih atau dipaksa oleh
persaingan utk menetapkan harga dibawah harga
penghalang masuk ini.
I. PENDATANG BARU YG POTENSIAL

D. PENGALAMAN DAN SKALA EKONOMIS


SEBAGAI HAMBATAN MASUK.

1. Skala ekonomis selalu mengakibatkan keunggulan biaya


bagi perusahaan skala besar, atau skala kecil yg mem-
punyai fasilitas yg paling efisien, sistem distribusi,
organisasi pelayanan, atau kegiatan2 fungsional lainnya
sesuai dgn ukurannya.
2. Pengalaman yang bersifat rahasia shg pendatang baru
tdk dpt (1) meniru (2) pembajakan karyawan (head
hunting) atau (3) pembelian mesin2 mutahir atau pem-
belian pengetahuan dari perusahaan lain
II. TINGKAT RIVALITAS DIANTARA
PESAING

Istilah-istilah sadis: “Pertempuran”, “sengit”, “gorok


leher”
Istilah lain: “sopan”, gentleman
o Jumlah pesaing yg banyak dan seimbang (ukuran dan
sumberdaya)
o Pertumbuhan industri yg lamban
o Biaya Tetap atau Biaya Penyimpanan yg tinggi
o Ketiadaan Differensiasi atau Biaya Peralihan
o Penambahan Kapasitas dalam jumlah besar
o Taruhan Strategis yg besar
III. TEKANAN DARI PRODUK
PENGGANTI

a) Gula disubtitusi oleh pemanis buatan


b) Telkom disubstitusi oleh telepon seluler
c) Bumbu olahan disubstitusi oleh bumbu
kemasan
d) Air PDAM disubstitusi oleh air kemasan
e) Angkot disubstitusi oleh bus kota /
busway
III. TEKANAN DARI PRODUK
PENGGANTI

f) Warung tradisional disubstitusi oleh


supermarket
g) Kayu disubstitusi oleh plastik
h) Besi disubstitusi oleh plastik
i) Film foto disubstitusi oleh digital
printing
j) Bioskop disubstitusi oleh rental vcd
dvd
IV. KEKUATAN TAWAR MENAWAR
PEMBELI

• Pembeli mempunyai informasi lengkap


mengenai berbagai produk.

• Produk yg akan dibeli adalah produk standar


yg banyak terdapat dipasaran (beras, bahan
kimia, bahan pakaian , buku dan alat tulis, hp,
bahan bangunan, rental dan travel)

• Volume pembelian cukup besar sehingga


pembeli cenderung mencari keuntungan dgn
mencari penjual yg lebih murah.
V. KEKUATAN TAWAR MENAWAR
PEMASOK

• Para pemasok telah didominasi oleh beberapa


perusahaan besar.
• Pembeli tidak merupakan pelanggan yg
penting bagi pemasok
• Produk pemasok merupakan input yg penting
bagi pembeli (kedele utk pabrik tahu; minyak
tanah utk ibu2 rumah tangga; pembantu rumah
tangga dgn adanya pabrik yg butuh banyak
tenaga kerja)
• Jumlah pemasok terbatas (alat2 berat spt
buldozer, crane, beton readymix)