Anda di halaman 1dari 15

Defek Dinding Abdomen

pada Anak

Embriologi
Perkembangan dimulai pada minggu 1
setelah konsepsi
Saat minggu ke 6 gestasi, isi abdomen lebih
besar
dibandingkan
rongga
abdomen,
sehingga midgut terherniasi terarah cordus
umbilikalis.
Pada minggku ke 12 gestasi isi abdomen
kembali ke rongga abdomen

Gastroschizis
Oklusi A.
Omphalomesenterika
Defek di sebelah kanan
umbilikus
Kegagalan fusi somit
Usus berkembang di luar
abdomen janin
Usus tebal dan kaku
Usus tampak pendek
Tidak dilapisi peritoneum
dan amnion
Sepsis
Penguapan berlebih

Epidemiologi
1/10.000 per kelahiran hidup
>> pada ibu-ibu muda dan pengguna kokain
Perempuan > laki-laki
Pada anak pertama, jarang pada anak
berikutnya
Anomali lain yang terkait lebih sering kelainan
pada sistem GIT.

Diagnosis
Diagnosis prenatal
USG screening
Serum AFP maternal meningkat 9x ratarata
USG:
insersi tali pusat
normal
hernia yang freefloating tanpa kantong
gambaran
hiperekogenik
cauliflower-shaped

Tatalaksana
Operasi sebelum timbul dehidrasi,
infeksi, hipotermi.
Antibiotika spektrum luas intra
vena
Pemberian cairan, elektrolit, kalori
Hindari hipotermi
Sonde lambung
Cegah kontaminasi
Cegah penguapan dengan
menutup plastik steril

Operasi:

Dekompresi lambung
Dekompresi ke distal dengan wash-out dari anus
Lepaskan fibrin dengan hati-hati
Eksplorasi kelainan usus yang lain (malrotasi, Ladd
band)
Tutup seluruh lapisan dinding perut atau tutup kulit
saja atau tutup dengan bahan sintetis
Operasi definitif

Omfalokel
Kelainan dinding anterior abdomen
pada garis tengah herniasi organ
visera abdomen melalui cicin
umbilicus
Dilapisi kantung tipis
Kegagalan fusi dan migrasi dinding
perut
Terjadi pada minggu ke-10 intra
uterin
Insidensi malrotasi tinggi
Dinding terdiri dari:
Lapisan amnion
Peritoneum

Epidemiologi
2,5/10.000 per kelahiran hidup
Biasa pada anak pertama, jarang berulang
Laki-laki > perempuan

Diagnosis
Diagnosis prenatal
USG
AFP maternal meningkat 4x
USG:
kantong hernia
letak korda umbilikalis
pada apex dari
kantong hernia

Anomali yang berkaitan


30% memiliki
kelainan kromosom
Sindrom BeckwithWiedermann
Makroglosia
Organomegali
Hipoglikemia awal
(hyperplasia
pancreas)

Tatalaksana
Penanganan:
< 5 cm dapat ditutup primer
> 5 cm :
Dry treatment : povidone iodine 10% ditaburi
serbuk antibiotika
Sofratulle
Kassa steril
Verban elastik
Diganti 1 3 hari sekali

Pembedahan segera bila:


Ada obstruksi
Dinding pecah luas
Perawatan konservatif perhatikan:
Antibiotika
Pertahankan dinding tetap kering (dry treatment)
Hindari hipotermi
Sonde lambung sampai oral feeding bisa diberikan
Rongga perut akan membesar usus masuk

Pemberian silver sulfadiazine epitelisasi