Anda di halaman 1dari 9

1

PERTEMUAN KE-4

ELASTISITAS PENAWARAN

• Cross elasticity of demand, the percentage change in the quantity demanded of


one good (holding its price constant) divided by the percentage change in the price
of related good.

• Koefisien elastisitas silang permintaan (Cross elasticity of demand),


mengukur sampai sejauh mana besarnya perubahan permintaan terhadap suatu
barang, apabila terjadi perubahan harga pada barang lain.

% perubahan jumlah barang “x” yang diminta


• Exy =
% perubahan harga barang “y”

∆ Qx/Qx ∆ Qx Px
• Exy = = x
∆ Py/Px ∆ Py Qx

∆ Qx = perubahan jumlah barang X


Qx = jumlah barang X mula-mula
∆ Py = perubahan harga barang Y
Py = harga barang Y mula-mula

• Jika barang X dan barang Y adalah :


(1) Substitusi, maka Exy adalah positif
(2) Komplimenter, maka Exy adalah negatif

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
2

(3) Independen, maka Exy adalah nol

Contoh :

Tabel 1. Permintaan terhadap Kopi (Y) dan Teh (X) sesudah dan sebelum terjadi
perubahan harga pada Kopi.
Sebelum Sesudah
P/Unit Q P/unit Q
Barang
Kopi (Y) 20 50 30 30
Teh (X) 10 40 10 50

∆ Qx Px 50 – 40 20
Exy = x = x = 0,5 “barang substitusi”
∆ Py Qx 30 – 20 40

Tabel 2. Permintaan terhadap Gula (Z) dan Teh (X) sesudah dan sebelum terjadi
perubahan harga pada Kopi.
Sebelum Sesudah
P/Unit Q P/unit Q
Barang
Gula (Z) 5 20 10 15
Teh (X) 10 40 10 35

∆ Qx Pz 35 – 40 5
Exz = x = x = -0,125 “Komplimenter”
∆ Py Qx 10 – 5 10

Elastisitas Pendapatan Permintaan (Income Elasticity of Demand)

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
3

• Income elasticity of demand : The percentage change in quantity demanded for


any good, holding its price constant, devided by the percentage change in money
income.
• Koefisien elastisitas pendapatan permintaan (EI) , mengukur besarnya persentase
perubahan jumlah suatu barang yang diminta persatuan waktu, akibat adanya
persentase perubahan pendapatan.

% perubahan jumlah barang yang diminta


• Ey =
% perubahan pendapatan konsumen

∆ Q/Q ∆Q Y
• Ey = = x
∆ Y/Y ∆ /Y Q

∆ Q = perubahan jumlah barang yang diminta


Q = jumlah barang mula-mula yang diminta
∆ Y = perubahan jumlah pendapatan konsumen
Y = Jumlah pendapatan konsumen mula-mula

(1) Jika Ey<0, maka barangnya adalah “inferior”


(2) Jika Ey>0, maka barangnya adalah “normal”
(3) Jika 1> Ey>0, maka barangnya adalah “barang keharusan”
(4) Jika Ey>1, maka barangnya adalah “barang mewah”

Contoh :

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
4

Tabel 3. Perhitungan income elasticity of demand dari barang x untuk


berbagai tingkat pendapatan per satuan waktu.
Pendapatan Permintaan ∆Q ∆Y EY
Per tahun Per tahun Q Y
(Y) (Q)
8.000 5
100% 50% 2 (mewah)
12.000 10
50% 33,33% 1,5 (mewah)
16.000 15
20% 25% 0,8 (keharusan)
20.000 18
11,11 20% 0,56 (keharusan)
24.000 20
-5% 16,67% -0,30 (inferior)
28.000 19
-5,26 14,29 -0,37 (inferior)
32.000 18

Elastisitas Penawaran (Elasticity of Supply)

• Price elasticity of supply : the responsiveness of the quantity supplied of a


commodity to a change in its price. Price elasticity of supply is defined as the
percentage change in quantity supplied divided by the percentage change in price.
• Koefisien elastisitas harga penawaran (Es) : mengukur besarnya persentase
perubahan jumlah barang yang ditawarkan persatuan waktu, akibat adanya
persentase perubahan harga.

% perubahan jumlah barang yang diminta

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
5

• ES =
% perubahan harga

∆ Q/Q ∆Q P
• ES = = x
∆ P/P ∆ /P Q

Koefisien elastisitas penawaran yang dihitung dengan “rumus diatas” juga akan
menghadapi masalah seperti waktu menghitung elastisitas permintaan, yaitu kita akan
memperoleh dua nilai koefisien elastisitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka
Es harus dihitung dengan menggunakan “rumus titik tengah”, sebagai berikut :

∆Q P1 + P2
Es = x
∆P Q1 + Q2

∆ Q : perubahan jumlah barang yang ditawarkan


∆ P : perubahan harga barang yang ditawarkan
P1 : harga jual mula-mula
P2 : harga jual setelah terjadi perubahan harga
Q1 : jumlah barang yang ditawarkan mula-mula
Q2 : jumlah barang yang ditawarkan setelah ada perubahan harga
Contoh :

Pada saat harga barang X per unit = $6, maka jumlah barang-barang X yang
ditawarkan oleh produsen = 8000 unit. Namun ketika harga barang tersebut turun
menjadi $4/unit, maka jumlah yang ditawarkan oleh produsen turun menjadi 4000 unit.
Sehingga “elastisitas harga penawaran”-nya adalah :

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
6

∆Q P1 + P2 4000 – 8000 6 - 4
Es = x = x = 1,67
∆P Q1 + Q2 4 - 6 8000 + 4000

• Faktor-faktor yang mempengaruhi “Price elasticity of supply”

(1) Tingkat perkembangan teknologi


Perubahan teknologi akan mempengaruhi biaya produksi dan harga output.
Semakin tinggi tingkat perubahan teknologi maka semakin elastis penawaran
barang tersebut.
(2) Tingkat perubahan kapasitas produksi
Makin cepat perubahan kapasitas produksi, makin elastis kurva
penawarannya.

Elastisitas Penawaran (Elasticity of Supply)

• Price elasticity of supply : the responsiveness of the quantity supplied of a


commodity to a change in its price. Price elasticity of supply is defined as the
percentage change in quantity supplied divided by the percentage change in price.
• Koefisien elastisitas harga penawaran (Es) : mengukur besarnya persentase
perubahan jumlah barang yang ditawarkan persatuan waktu, akibat adanya
persentase perubahan harga.

% perubahan jumlah barang yang diminta

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
7

• ES =
% perubahan harga

∆ Q/Q ∆Q P
• ES = = x
∆ P/P ∆ /P Q

Koefisien elastisitas penawaran yang dihitung dengan “rumus diatas” juga akan
menghadapi masalah seperti waktu menghitung elastisitas permintaan, yaitu kita akan
memperoleh dua nilai koefisien elastisitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka
Es harus dihitung dengan menggunakan “rumus titik tengah”, sebagai berikut :

∆Q P1 + P2
Es = x
∆P Q1 + Q2

∆ Q : perubahan jumlah barang yang ditawarkan


∆ P : perubahan harga barang yang ditawarkan
P1 : harga jual mula-mula
P2 : harga jual setelah terjadi perubahan harga
Q1 : jumlah barang yang ditawarkan mula-mula
Q2 : jumlah barang yang ditawarkan setelah ada perubahan harga

Contoh :

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
8

Pada saat harga barang X per unit = $6, maka jumlah barang-barang X yang
ditawarkan oleh produsen = 8000 unit. Namun ketika harga barang tersebut turun
menjadi $4/unit, maka jumlah yang ditawarkan oleh produsen turun menjadi 4000 unit.
Sehingga “elastisitas harga penawaran”-nya adalah :

∆Q P1 + P2 4000 – 8000 6 - 4
Es = x = x = 1,67
∆P Q1 + Q2 4 - 6 8000 + 4000

• Faktor-faktor yang mempengaruhi “Price elasticity of supply”

(3) Tingkat perkembangan teknologi


Perubahan teknologi akan mempengaruhi biaya produksi dan harga output.
Semakin tinggi tingkat perubahan teknologi maka semakin elastis penawaran
barang tersebut.
(4) Tingkat perubahan kapasitas produksi
Makin cepat perubahan kapasitas produksi, makin elastis kurva
penawarannya.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO
9

PENGANTAR EKONOMI MIKRO

ELASTISITAS PENAWARAN

MODUL 4

Oleh:

HASANUDIN PASIAMA

PRGRAM KULIAH SABTU-MINGGU


FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA
2008

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Drs. Hasanuddin Pasiama MS


PENGANTAR EKONOMI MIKRO