Anda di halaman 1dari 20

SOLUSI-SOLUSI BISNIS,

PERUBAHAN, DAN
SOLUSI PROFESSIONAL
Tinjauan dan Tujuan Materi
 Menjelaskan sifat alami solusi – solusi
bisnis yang terintregrasi
 Menjelaskan prinsip-prinsip
memanajemen perubahan
 Menguraikan peluang hari ini menghadapi
profesional akuntansi dan IT
Sifat Alami Solusi – Solusi
Bisnis
 Kesuksesan solusi bisnis bertahan mengikuti prinsip-prinsip dan
karakteristik berikut :
 Pertama, solusi harus mengintregrasikan komponen lima kunci :
 Proses – proses bisnis dan kejadian
 Strategi bisnis
 Tanggung jawab kepengurusan individu dan Struktur organisasi
 Arsitektur IT
 Pengukuran - pengukuran

 Kedua, Solusi harus dibariskan dengan kultur organisasi.


 Ketiga, Solusi harus terus menerus menyesuaikan diri kepada kompleksitas,
perubahan dunia secara real-time.
Kerangka Solusi Bisnis
Arsitektur Aplikasi IT: Merekam,
Pemeliharaan dan Pelaporan
Pandangan
Eksekutif
Business Event
Pandangan
Business Event Keuangan

Business Event

Pandangan
Pandangan Produksi
Pemasaran
Pada
Proses-proses Bisnis
Arsitektur Aplikasi IT View-
Driven Traditional
Proses Pengembangan
Sistem
Detail sistem yang Proses pengembangan
berjalan dan aplikasi terencana
pembatasan

Detail sistem yang


Sistem berjalan dan
informasi pembatasan Pernyataan
produksi
Persyaratan
bisnis

Pernyataan
desain
teknis
Jenis-jenis Perubahan
Keorganisasian
 Perubahan keorganisasian dapat digolongkan
menurut ruang lingkup dan kedalamannya :
 Perubahan pengembangan adalah perbaikan dari
suatu sistem yang berjalan
 Perubahan transisi adalah implementasi dari
suatu status baru yang dikenal
 Perubahan transpormasional adalah kemunculan
dari suatu status yang baru
Jenis-jenis Perubahan
Keorganisasian
 Beberapa pertanyaan penting untuk menanyakan ketika
menentukan jenis perubahan terbaik yang cocok untuk suatu
organisasi termasuk :
 Berapa jauh apakah kita akan pergi ? Apakah terlalu jauh atau tidak cukup jauh ?
 Apa tipe hasil yang kita inginkan : jangka pendek atau jangka panjang ?
 Berapa banyak perubahan organisasi yang dapat diserap di dalam perubahan dan
secara kumulatif ?
 Dapatkah perubahan dimaksudkan secara positif ? Jika tidak, mengapa?
 Apa yang terjadi jika kita tidak perubah?
Memutuskan Ketika Untuk
Berubah
 Keputusan ketika untuk berubah adalah penting
seperti apa yang harus berubah dan berapa banyak
untuk berubah.
 Perubahan ketika berbagai hal sedang berjalan lancar.
 Perubahan ketika hasil dicampur.

 Perubahan yang dituntut oleh krisis yang mendesak.


Menciptakan Suatu Visi Yang
Umum
 Kultur Organisasi
 Parsitipasi
 Evaluasi kinerja
 Disfungsional perilaku manusia
Kultur Organisasi
 Masing-masing organisasi mempunyai
kultur organisasi yang unik bahwa
mencirikan dari semua yang lain.
 Perubahan perlu didukung dibandingkan
dengan tantangan kultur organisasi.
Partisipasi
 Membiarkan orang – orang untuk mengambil
bagian di dalam mengidentifikasi masalah,
pendekatan solusi, dan produk akhir adalah
teknik yang paling kuat untuk menciptakan
suatu visi dan mendukung untuk mencapainya.
Evaluasi Kinerja
 Karena perubahan sering kali mengubah tanggung jawab orang-
orang, organisasi dan perubahan sistem sering kali berdampak
pada jalan kinerja individual harus diukur dan di evaluasi.
 Kecuali jika proses evaluasi kinerja selalu diperbaharui, perubahan
boleh mengaburkan kinerja pribadi, seperti menciptakan dis
insentif untuk mendukung usulan perubahan
DisFungsional Perilaku
Manusia
 Kebanyakan disfungsional perilaku manusia
menunjukan satu atau lebih dari tiga jalan :
 Agresi melibatkan setiap usaha oleh perseorangan atau
kelompok kepada keruksakan organisasi atau sistem
informasinya.
 Proyeksi melibatkan setiap usaha untuk menyalahkan sistem
kepada permasalahan
 Penghindaran melibatkan setiap usaha untuk menghindari
dengan sistem
Menyediakan Integrasi dan
Struktur
Tanggung Jawab
Memanajemen Perubahan
 Manajemen perlu :
 Secara terbuka mendukung usaha-usaha untuk secara terus menerus
memperbaiki semua aspek dari organisasi.
 Tentukan pengaturan tempo untuk perubahan keseluruhan perusahaan.
 Menyetujui usulan untuk perubahan
 Memonitor kemajuan dari perubuhan yang disetujui dan memastikan sistem
pengukuran yang disesuaikan dengan cepat.
 Bantu dalam memecahkan permasalahan sebagai hasil perubahan .
Tanggung Jawab Memanajemen
Perubahan
 Karyawan Perlu :
 Berkomitmen terhadap perbaikan individual dan
organisasi secara berkesinambungan.
 Aktif mengambil bagian di dalam mengusulkan
dan menerapkan perubahan.
 Tuntutan kreatifitas solusi - solusi kepada
permasalahan bisnis dan informasi.
Tanggung Jawab Memanajemen
Perubahan
 Perubahan agen-agen (mereka yang
memandu atau mengembangkan solusi
bisnis) perlu :
 Memahami dampak tentang IT sebagai suatu
agen perubahan.
 Berhubungan dengan permasalahan yang tepat
waktu dan cara yang efektif.