Anda di halaman 1dari 2

STUDI KASUS II

Rumah sakit Selamat Sentosa merupakan Rumah Sakit Kelas B, non


pendidikan yang terletak di sebuah Kabupaten di Jawa. Rumah sakit tersebut
telah melakukan renovasi kamar operasi sehingga design dan fasilitas kamar
operasi sudah memenuhi standar kamar operasi internasional. Selain kamar
operasi, rumah sakit juga sudah memperbaiki bangunan dan fasilitas untuk
sterilisasi sentral. Dengan sudah dipenuhi fasilitas kamar operasi dan sterilisasi
sentral maka Direktur RS menetapkan Kebijakan penggunaan profilaksis
antibiotika pada operasi bersih tidak diperlukan lagi kecuali untuk operasi
replacemen sendi. Unggulan RS tersebut adalah operasi sendi
Untuk melaksanakan kebijakan tersebut maka untuk Indikator Area Klinik no 5
yaitu penggunaan antibiotika dan medikasi lainnya, rumah sakit memilih
Indikator : penggunaan antibiotika profilaksis pada operasi bersih. Data mulai
dikumpulkan pada bulan April 2014, pada bulan tersebut ada 100 operasi
bersih, dan yang menggunakan antibiotik profilaksis ada 56 operasi bersih atau
56 %.
Apakah data tersebut perlu di validasi ?, bila tidak, apa alasannya dan bila ya
apa alasannya ?
Bila seandainya data tersebut setelah di validasi didapatkan data penggunaan
antibiotika profilaksis hanya 15 %, bagaimana kesimpulan saudara ?
Pada bulan Mei didapatkan data penggunaan antibiotika profilaksis operasi
bersih adalah 16 %, apakah data tersebut perlu di validasi, bila ya sebutkan
alasannya, bila tidak sebutkan alasannya.
Seandainya bila data bulan Mei dilakukan validasi dan dengan hasil 15 %
bagaimana kesimpulan saudara ?