Anda di halaman 1dari 10

Perlu kita ketahui, air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap

makhluk hidup. Bagi manusia, air selain sebagai sumber minuman juga
sebagai penopang aktifitas lainnya. Air menjadi penting untuk kegiatan
sehari-hari, mandi, mencuci, dan kebutuhan yang lain. Di daerah tertentu
terkadang air bersih sangat sulit didapatkan. Bukan berarti air bersih tidak
ada. Tetapi di sebagian tempat untuk bisa dipakai minum air harus
melewati proses penjernihan dahulu. Cara penjernihan air perlu diketahui
karena semakin banyak sumber air yang tercemar limbah rumah tangga
maupun limbah industri. Alat penjernih air sederhana seperti ini bisa kita
buat sendiri. Banyak sekali bahan-bahan yang bisa kita gunakan untuk
menjernihkan air secara alami. Misalnya batu, pasir, kerikil, arang sekam
padi, ijuk, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain. Semuanya sangat mudah
dijumpai di sekitar kita.
Kerikil
Ijuk
Pasir halus

: penyaring kotoran-kotoran kasar


: penyaring kotoran-kotoran halus
: pengendap kotoran-kotoran halus yang masih

lolos dari ijuk


Ijuk lapisan ke-2

: media penahan pasir halus agar tidak lolos ke lapisan

bawahnya
Arang
Kapas dan Dakron
Kerikil

: penghilang bau
: lapisan penyaringan akhir
: sebagai celah agar air dapat mengalir melalui

lubah bawah

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah yang telah melimpahkan
taufik dan hidayah-Nya sehingga kami dapat mengerjakan karya ilmiah ini
dengan baik dan selesai sesuai rencana.

Teknologi Penjernihan Air merupakan judul salah satu modul atau


meteri pilihan dalampembelajaran Teknik Laboratorium. Tema Teknologi
Penjernihan Air bagaimana proses merancang, membuat, dan menguji
alat penjernih air untuk membersihkan air dari pencemaran, seperti
lumpur, sampah, dan bakteri sehingga menghasilkan air yang bersih
danlayak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Teknologi Penjernihan
Air digunakan untuk membuat presentasi rancangan produk alatpenjernih
air sederhana. Dengan demikian pembelajaran teknik Laboratorium akan
lebihkomprehensif
Penjernihan

Air

dan lebih
sebagai

bermakna bagi

tema

pembelajaran

Mahasiswa.
Teknik

Teknologi

Laboratorium,

disampingsebagai tugas kelompok juga dapat memberikan pemahaman


mengenai teknologi penjernih air dan pentingnya air bagi kehidupan .Air
sangat penting bagi kehidupan. Air yang dimaksud adalah air yang layak
digunakan yaitumemenuhi kriteria tidak bau, tidak berwarna dan tidak
berasa. Penyusun menyadari bahwa dalam karya ini masih banyak
kekurangan. Oleh karena itu, saranyang membangun sangat diharapkan.
Pada kesempatan ini penyusun menyampaikan ucapan terima kasih atas
masukan-masukandari berbagai pihak yang terkait demi penyempurnaan
isi karya ini.Akhirnya kepada semua pihak dan anggota kelompok kami
yang telah membantu dalam penyusunan kembali karya ini, penyusun
mengucapkan terima kasih. Penyusun berusaha semaksimal mungkin agar
penyajian karya ilmiah ini dapat bermanfaat untuk memberi pengetahuan
tentang betapa pentingnya air dan proses penjernihan air menjadi air
yang bersih serta berguna bagi kehidupan sehari-hari.
Semoga dengan adanya karya ilmiah ini, dapat bermanfaat untuk
kita dalam kehidupan sehari-hari yang lebih cerah dan sehat.
Akhir kata, tak ada gading yang tak retak, begitu pula dengan
karya ilmiah ini, masih jauh dari kesempuraan. Oleh karena itu, segala
kritik dan saran akan kami harapkan guna penyempurnaan pada karya
ilmiah yang lainnya.
Serpong,

Agustus

2015
Penyusun
DAFTAR ISI
1.
2.
3.

KATA PENGANTAR............................................................................. i
DAFTAR ISI....................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................iii

4.
5.
6.
7.
8.
9.

1.1 LATAR BELAKANG................................................1


1.2 RUMUSAN MASALAH............................................2
1.3 TUJUAN PENELITIAN..........................................................3
1.4 HIPOTESIS PENELITIAN.............................................................4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA..............................................................5
BAB III METODOLOGI PENELITIAN....................................................6
BAB IV HASIL DAN ANALISI/PEMBAHASAN.......................................7
BAB V KESIMPULAN........................................................................8
PENUTUP........................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA........................................................................10

ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup di bumi ini.
Tidak ada satupun makhluk hidup yang tidak membutuhkan air karena air
merupakan unsur kehidupan yang sangat penting bagi kelangsungan
hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Air bahkan menjadi elemen
dasar yang penting dalam mata rantai kehidupan.

Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua
bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di
planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi. Terdapat 1,4 triliun
kilometer kubik (330 juta mil) tersedia di bumi. Air sebagian besar
terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan
puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan,
hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam
obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui
penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi
mata air, sungai, muara) menuju laut.
Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua
bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di bumi, tetapi tidak di
planet lain. Air dalam obyek-obyek tertentu bergerak mengikuti suatu
siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas
permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut.
Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Air merupakan sumber bagi
kehidupan. Sering kita mendengar bumi disebut sebagai planet biru,
karena air menutupi 3/4 permukaan bumi. Tetapi tidak jarang pula kita
mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim
kemarau disaat air umur mulai berubah warna atau berbau. Ironis
memang, tapi itulah kenyataannya. Yang pasti kita harus selalu optimis.
Sekalipun air sumur atau sumber air lainnya yang kita miliki mulai menjadi
keruh, kotor ataupun berbau, selama kuantitasnya masih banyak kita
masih dapat berupaya merubahnya menjadi air bersih yang layak pakai
dimana salah satu caranya adalah membuat saringan air. Tanpa air
manusia dan makhluk hidup lain tidak bisa hidup. Suatu air yang jernih,
bersih dari suatu kuman dan apapunlah iar yang dibutuhkan makhluk
hidup. Air yang kotor tentu tidak dibutuhkan makhluk hidup. Untuk itu
disini kami akan membahas mengenai penjernihan air dalam mewujudkan
suatu air yang bersih.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian yang terdapat pada latar belakang tersebut, terdapat
beberapa permasalahan yang akan menjadi kajian dalam penelitian ini.
Adapun permasalahan tersebut adalah sebagai berikut:

Apakah air limbah dapat disaring menjadi air bersih?

1.3 TUJUAN
Adapun tujuan yang dihendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut :

Mengetahui proses penjernihan air limbah


1.4 HIPOTESIS PENELITIAN
Dalam rumusan maalah tersebut, dapat disusun hipotesisnya yaitu
sebagai berikut:
Hipotesis nol
:

Air limbah tidak dapat disaring menjadi air bersih


Hipotesis alternatif
:

Air limbah dapat disaring menjadi air bersih

1
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Proses Filtrasi
Proses filtrasi yaitu suatu proses yang bertujuan untuk
menghilangkan kotoran-kotoran yang masih terkandung dalam air dan
bertujuan untuk meningkatkan kualitas air agar air yang dihasilkan tidak
mengandung bakteri (steril) dan rasa serta aroma air.
Tujuan penjernihan air :
Proses Penjernihan air bertujuan untuk menghilangkan zat pengotor atau
untuk memperoleh air yang kualitasnya memenuhi standar persyaratan
kualitas air seperti :
Menghilangkan gas-gas terlarut
Menghilangkan rasa yang tidak enak
Membasmi bakteri patogen yang sangat berbahaya
Mengelolah agar air dapat digunakan untuk rumah tangga dan industri
Memperkecil sifat air yang menyebabkan terjadinya endapan dan korosif
pada pipa atau saluran air lainnya.
Fungsi bahan-bahan filtrasi :
Adapun kegunaan dari bahan-bahan tersebut ialah:
Pasir berfungsi untuk menahan endapan kotoran-kotoran halus.
Kerikil berfungsi untuk menyaring material-material yang berukuran
besar, contoh: daun-daun yang berada di sungai, lumut, ganggang dll

Ijuk berfungsi untuk menyaring partikel yang lolos dari lapisan

sebelumnya dan meratakan air yang mengalir.


Arang berfungsi untuk menyaring/menghilangkan bau, warna, zat
pencemar dalam air, sebagai pelindung dan penukaran resin dalam
alat/penyulingan air.
Kapas dapat menyerap endapan-endapan air yang membuat warna air
keruh dan

dapat melihat endapan-endapan tersebut yang menempel

pada kapas berupa warna endapan atau air kotor tersebut

2
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
Pada bab ini, kami mengumpulkan data dari penelitian dengan cara:
1. Dengan menggunakan penelitian yang menghubungkan data-data yang
ada. Sesuai dengan pengertian tersebut kami menghubungkan data-data
yang kami dapat antara yang satu dengan yang lain. Selain itu kami juga
menghubungkan data-data yang ada dengan data yang kami kumpulkan.
Sehingga diharapkan penelitian kami bisa menjadi penelitian yang benar
dan tepat.
2. Sumber data kami adalah mengambil dari beberapa sumber informasi
dari buku dan fasilitas internet serta melakukan praktek langsung
melakukan proses penjernihan air.
3. Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini
adalah dengan cara mengumpulkan beberapa informasi yang kami ketahui
maupun langsung melakukan percobaan penjernihan air.
4. Teknik Analisis Data
Cara kami dalam menganalisis data yang kami dapat yaitu dengan
pertama-tama memastikan bahwa semua data yang diperlukan telah

diperoleh

dengan

baik.

Langkah

berikutnya,

sesuai

dengan

jenis

penelitian, kami menghubungkan data-data yang satu dengan yang lain


dan juga dengan landasan teori yang ada serta melakukan wawancara
secara langsung dengan orang yang mengalami gangguan kesehatan
akibat polusi udara. Langkah terakhir, kami menuangkan segala informasi
yang diperoleh dalam karya tulis ini.

3
BAB IV
HASIL DAN ANALISIS/PEMBAHASAN
Alat dan bahan :
Alat:
Pisau
Bahan:
Air deterjen

Pasir
Kerikil
Sabut kelapa
Arang
Kapas
Botol air mineral
Proses Penjernihan Air :
Cara kerja:
Potong atau gunting bagian bawah botol mineral hingga lepas.
Botol dibalik posisinya, tutup botol berada di bawah. Masukkan bahanbahan tersebut sesuai susunan dari bawah ke atas yaitu kapas, arang,
kerikil, ijuk, dan pasir.
Lepas tutup botol dan letakkan botol tersebut di atas gelas aqua untuk
menadahi air hasil penjernihan.
Setelah selesai menyusun dan membuat alat tersebut cobalah masukkan
air deterjen tersebut ke dalam botol yang telah siap pakai, lihat dan
amatilah hasilnya.

4
BAB IV
KESIMPULAN

Berdasarkan informasi yang kami cari dan praktek langsung yang kami
lakukan untuk membuktikan informasi tersebut dalam membuktikan
bahwa air limbah dapat disaring menjadi air bersih ternyata kami berhasil
membuktikan bahwa air limbah dapat disaring menjadi air bersih. Dari air
yang semula keruh,berwarna,dan berbau dan disaring menjadi air bersih
tanpa warna dan tidak berbau.

5
PENUTUP
Demikian makalah yang berjudul MAKALAH KARYA ILMIAH

TENTANG

PENJERNIHAN AIR ini kami buat dengan baik dan akurat.


Semoga dengan adanya makalah ini, masyarakat semua dan
berbagai pihak yang terlibat dapat mengetahui tentang air yang bersih itu
dan proses penjernihan air supaya manusia tetap sehat dan kuat. Dan
kesehatan itu jauh penting dari suatu hal yang biasa atau bisa dikatakan
sepele.
Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang membantu dalam pembuatan dan penyempurnaan
makalah ini. Kritik dan saran juga kami harapkan demi kesempurnaan
makalah berikutnya. Serta mohon maaf, apabila terdapat kesalahan pada
penulisan maupun pengetikan pada makalah ini.

Penyusun

6
DAFTAR PUSTAKA
1.

Ernawati, dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam SMK Kelas X. Erlangga.

Jakarta
2.
Ernawati, dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam SMK Kelas XI. Erlangga.
Jakarta
3.
http://id.scribd.com/doc/55944146/Penjernihan-Air-Dengan-Cara
4.
http://id.scribd.com/doc/38226281/Makalah-Penjernihan-Air