Anda di halaman 1dari 8

anatomi reproduksi bagian interna pada wanita

Organ reproduksi bagian dalam (internal), yang terletak di dalam pelvis,adalah uterus dua
ovarium,dan tuba uterina (fallopian).
Uterus (rahim)
Struktur.Uterus adalah organ yang tebal, berotot, berbentuk buah pit, terletak di dalam pelvis,
antara rectum di belakang dan kandung kencingdi depan.Ototnya miometrian dan selaput
lender yang melapisi sebelah dalamnya disebut endometrium. Peritoneum menutupi bagian
besar (tidak seluruhnya) permukaan uterus, lihat gambar 191. Letak uterus sedikit antefleksi
pada bagian lehernya dan anteversi (meliuk agak memutar kedepan ) dengan fundusnya
terletak diatas kandung kencing. Di bawah bersambung dengan vagina dan di sebelah atas nya
tuba uterinamasuk kedalamnya. Ligamentum latum uteri di bentuk oleh dua lapis pritonium; di
setiap sisi uterus terdapat ovarium dan uterine. Ersediaan darah di dapatkan dari arteri uterina
dan arteri ovarian. Panjang uterus adalah 5-8 sentimeter dan beratnya 30- 60 gram.
uterus dibagi atas tiga bagian berikut :
1. Fondus bagian cembung di atas bagian muara tuba uterine.
2. Badan uteru melebar dari fundus ke serviks.
3. sedangkan antara badan dan serviks terdapat ismus.
bagian bawah yang sempit pada uterus disebut serviks ,rongga serviks bersambung dengan
rongga badan uterus melalui OS interna(OS= mulut). Bersambung dengan rongga vagina
melalui OS eksterna( lihat gambar 194).

Ligamen-ligamen pada uterus .ligamentum tetes uteri ada dua buah, di sebelah kiri dan sebelah
kanan sebuah, terdiri atsa jaringan ikat dan otot, berisi pembuluh darah ditutupi peritoneum.
Ligament ini berjalan dari sudut atas uterus ,kedepan dan kesamping , melalui anulus inguinalis
profundus ke kanan inguinalis . setiap ligament panjangnya 10 sampai 12,5 sentimeter.
perineum melipat diantara badan uterus dn kandung kencing di depannya. Membentuk kantung
utera vesikuler.di sebelah belakang. Peritoneum membungkus badan seprviks uteri , melebar
kebawahsampai forniks posterior vagiana ,selanjutnya melipat di depan rectum dan membentuk
ruang rekto-vaginal(Dougles).
Ligament lebar( ligament latum uteri). Peritoneum yang menutupi uterus,di garis tengah badan
(korpus) uterus melebar ke lateral pada setip sisi uterus sampai dinding pelvis ,membentuk
ligament lebar. Di dalam tepi bebas ligament lebar ini terdapat uterine(lihat gambar
191).ovarium di ikat pada lapisan posterior ligament lebar, yang sebenarnya mesenterium
uterus dan mesenterium tuba uterine,dank arena itu berisi darah dan saluran limfe untuk uterus
maupun ovarium.
Fungsi uterus,untuk menahan ovum yang telah di buahi selama perkembangan sebutir ovum .
sesudah keluar dari ovarium, diantarkan melalui tuba uterinake uterus.(pembuahan ovum
secara normal terjadi di dalam tuba uterine). Endometrium di siapkan untuk penerimaan ovum
yang telah dibuahi itu (lihat halaman 322) dan ovum itu sekarang tertanam di dalamnya.
Sewaktu hamil, yang secara normal berlangsung selama kira-kira40 minggu,uterus bertambah
basar,dindingnya menjadi tipis,tetapi lebih kuat dan membesar sampai keluar pelvis masuk
kedalam rongga abdomen pada masa pertumbuhan fetus.
ovarium (indung telur )
struktur, kedua ovarium adalah kelenjar berbentuk biji buah kenari,terletak di kanan dan kiri
uterus, di bawah tuba uterine, dan terikat di Sebelah belakang oleh ligamentum latum
uteri.ovarium berisi sejumlah besar ovum belum matang,yang disebut oosit primer.setiap
oositdi kelilingi sekelompok sel folikel pemberi makanan .pada setiap siklus haid sebuah dari
ovum primitif ini mulai mematang dan kemudian cepat berkembang menjadi folikel ovari yang
vaskuler(folikel graaf).
sewaktu folikel graaf berkembang,perubahan terjadi di dalam sel.
sel ini,dan cairan-likuor folikuli-memisahkan sel-sel dari membrane granulose menjadi beberapa
lapis. Pada tahap ini lah dikeluarkan hprmon ustrogen. Pada masa folikel graaf mendekati
pengembangan penuh atau pematangan, letaknya dekat permukaan ovarium dan menjadi
mekar karena cairan, sehingga membenjol seperti pembengkakan yang menyerupai kista pada
permukaan ovarium. Tekanan dari folikel menyebabkan sobek dan cairan serta ovum lepas
melalui rongga peritoneal masuk kedalam lubang yang berbentuk corong dari tuba uterine(lihat
gambar 194)
setiap bulan sebuah folikel berkembang dan sebuahovum di lepaskan dan di keluarkan
pada saat kira-kira Pertengahan (hari ke-14) siklus mensturasi (lihat juga halaman 320).

Ovulasi, pematangan folikel graafdan pengeluaran ovum di sebut ovulasi. Bila folikel graaf
sobek maka terjadi sedikit perdarahan, terjadi pengumpulan darah di dalam ruamh folikel. Dan
sel- sel yang berwarna kuning yang berasal dari dinding folikel tumbuh masuk kedalam
gumpalan itu dan membentuk korpus luteum atau Badan kuning. Bila ovum yang di keluarkan
itu di buahi.korpus luteum tumbuh terus sampai beberapa bulan , menjadi sangat besar, dan
mulai atrofik setelah kira-kira 5-6 bulan kemudian.

Bila ovum tidak di buahi,korpus luteum bertahan hanya sampai 12 sampai 14 hari,
sampai tempat permulaan masa mensturasi berikutnya; kemudian menjadi atrofik dan dig anti
jaringan perut.
Ovarium memiliki tiga fungsi :
1. Produksi ova, lihat ovulasi di atas.
2. Produksi estrogen
pengatur mensturasi
3. Produksi progesteron

Hormone-hormon gonadotrofik dari kelenjar hipofisis bagian anterior mengendalikan (melalui


aliran darah produksi hormone ovarium.
hormone perangsang folikel (follicle stimulating hormone-FSH) penting sejumlah protozoa di
tumpahkan kedalam vagina (lihat gambar194).
Protozoa itu berjalan melalui uterus dan masuk ke dalam tuba urina. Disini di jumpainya
hambatan kerja karena gerakan lapisan silia pada tuba di tunjukan untuk membawa ovum lewat
dari ujung yang satu pada tuba kea rah uterus, tetapi spermatozoa di putar maju oleh gerakan
ekornya.(hanya seekor saja diperlukan untuk pembuahan ). Penggabungan itu menghasilkan
pembuahan.
Ovum yang telah di buahi melanjutkan perjalanannya keluar tuba kearah uterus dan perjalan ini
berlangsung satu minggu. Sambil berjalan ovum tumbuh melalui mitosis menjadi beberapa
buah sel baru yang tepat bergabung tanpa mengubah ukuran sel telur itu secara
keseluruhan.setelah tiba di dalam uterus ,sel-sel lapisan luar konseptus ini menghancurkan
sebagian dari endometrium dan ovum itupun membenamkan diri kebawah permukaan dan
terjadi implantasi. Hal ini secara normal terjadidi bagian atas badan uterus dekat muara tuba
uterine. Tetapi kaonseptus dapat tertanam dekat serviks maka kelak plasentanya akan terletak
di depan fetus.
Tuba uterine(falopii)
Tuba uteerina atau saluran telur, berjalan di sebelah kiri dan sebelah kana sebuah, dari sudut
atas uterus ke samping, di tepi atas ligament lebar kea rah sisi pelvis.
panjangnya kira-kira 10 sentimeter,dan ujung bagian dekat uterus menyempit.makin
jauh dari rahim makin membesar dan membentuk ampula,dan akhirnya belok ke bawah untuk
berakhir menjadi tepiberfimbria. Salah satu umvbai (fimbria)menempel keovarium.tuba uterine

ditutupi peritoneum;di bawah peritoneum ini terdapat lapisan berotot yang terdiri atas serabut
longitudinal dan melingkar. Lapisan dalam dari tuba ini tejadi atas sel epithelium yang bersilia.
Lubang ujung tuba uterine menghadap ke peritoneum, maka dengan demikian terbentuk
jalan dari vagina,melalui uterus dan tuba masuk rongga peritoneum,sehingga pada wanita
peritoneum berupa kantong terbuka,bukan tertutup.
Ovarium dan tuba uterine mendapat darah dari arteria oparika dan pelayanan
persyarafan di ambil dari pleksus hipogastrik dan [leksus ovarikus.
Fungsi normal uteruina adalah menghantar ovum dari ovarium keuterus. Juga
menyediakan tempat untuk pembuahan.tetapi perjalanan ovum dapat terhalang dititik
manapundan jika ovum tadi di buahi maka terjadi kehamilan etropik.

ANATOMI DAN FISOLOGI

Tujuan mengenai antatomi genetalia pria.

Batang penis ( bulbus penis) di bentuk oleh tiga buah kolom jaringan vaskuler yang bersifat
erektil yaitu : korpus spongiosum yang di dalamnya terdapat uretra dan dua buah korpus
kavernosum. Korpus spongiosum membentuk bulbul penis yang berakhir pada glans penis
yang berbentuk konus kerucut dengan bagian dasar glans penis yang melebar atau korona.
Pada pria yang tidak dikhitan glans penis ditutupi oleh lipatan kulit yang longgar dan
menyerupai tudung atau kap yang di namakan prepusium atau kulup. Di balik prepusium dapat
terjadi penimbunan hasil sekresi glans penis yang di sebut smegma. Uretra terletak di sebelah
ventral batang penis; abnormalitas uretra kadang- kadang dapat di raba di bagian tersebut.
Uretra bermuara pada lubang uretra yang dinamakan meatus uretra. Lubang ini memiliki bentuk
seperti garis celah (slit) dalam posisi vertical yang letaknya sedikit di sebelah ventral ujung
glans penis.
Skrotum merupakan kantong yang longgar dan keriput yang terbagi menjadi dua buah
kompartemen; terdapat testis atau testikel. Testis berbentuk avoid dengan struktur yang
menyarupai bangunan dari karet dan memiliki panjang sekitar 4,5 cm pada orang dewasa,
dengan kisaran panjang dari 3,5-5,5,5 cm. biasanya testis kiri terletak lebih rendah dari pada
testis yang kanan.pada permukaan posterolateral tiap-tiap testis terdapat epididimis yang

berbentuk seperti koma dengan konsistensi yang lebih lunak.bangunan ini tampak paling
menonjol disepanjang margo superior testis.epididimis mungkin di sebelah anterior pada 6-7%
pria. bangunan yang menyalubungi testis kecuali pada bagian sebelah posteriornya- adalah
tunika vaginalis yang merupakan membrane serosa yang membungkus suatu rongga potensial
(kavum tunika vaginalis).
Testis memproduksi protozoa dan testosterone.testosteron menstimulasi pertumbuhan
genetalian pria,prostat ,dan vesikula seminalis dalam usia pubertas. Hormone ini
jugamerangsang perkembanagan ciri-ciri seks sekunder pria yang meliputi pertumbuhan
jenggot, bulu-bulu pada tubuh,perkembangan musculoskeletal dan pembesaran laring yang
menyebabkan suara bernada rendah.
Vas deferens- bangunan yang menyerupai tali-di mulai pada bagian epididimis , kemudian
berjalan naik di dalam kantongskrotum dan melintasi annulus inguinaliseksterna dalam
perjalanan nya menuju rongga abdomen serta pelvis. Dibelakang kandung kemih, vas deferens
bersatu dengan duktus atau saluran berasal dari vesikula seminalis dan memasuki uretra di
dalam kelenjar prostat.dengan demikian,sperma berjalan dari testis dab epididimis melalui vas
deferens kedalam uretra. Secret yang berasal dari vas deferens , vesikula seminalis,dan prostat
turut membentuk air mani (semen). Di dalam skrotum, setiap vas deferens berjalan berdekatan
dengan pembuluh darah,serabut saraf dan otot. Struktur ini membentuk funikulus spermatikus.
Fungsi seksual pria bergantung pada kadar normal testosterone,aliran darah arterial yang
adekuat dalam arteri epigastrika inferior beserta percabangan kremasterika dan pubika, dan
bergantung juga pada inervasi saraf yang utuh dari lintasan saraf alfa-adrenergik serta
kolinergik.ereksi yang di sebabkan oleh kongesti vena di dalam korpus kavernosum terjadi
akibat dua tipe rangsangan . rangsangan visual,auditorik, atau erotic akan memicu impuls saraf
simpatik dari pusat-pusat yang lebih tinggi di dalam otak ke tingkat (level) medulla spinalis T11
sehingga L2. Stimulus taktil akan memulai impuls sensorik ke genetalia ke lengkung reflex S2-S4
dan lintasan parasimpatik melalui nervus pudendus. Kedua rangsangan tampaknya
meningkatkan kadar nitrogen oksida (nitric oxide) dan GMP siklik yang mengakibatkan
vasodilatasi setempat.
Sistem limpatik. System lmpatik dari permukaan penis dan skrotum mengalirkan cairang getah
beningnya ke dalam nodus limpatikus inguinalis.
jika anda menemukan suatu imflamasi atau lesi yang mungkin malignan pada permukaan ini,
lakukan pemeriksaan nodus limfatikus inguinalis,terutama cari dengan cermat pembesaran atau
gejala nyeri tekanan pada nodus limfatikus tersebut.kendati demikian, system limfatik testisakan
mengalirkan cairan getah bening kedalam rongga abdomen sehingga pembesaran
limfatikusnya tidak dapat diraba dalam pemeriksaan klinis .lihat halaman 462 untuk
pembahasan lebih lanjut tentang nodus limfatikus inguinalis.
Anatomi lipatan paha.karena hernia relative sering di temukan,pemahaman tentang anatomi
lipatan paha(daerah inguinalis merupakan hal yang penting. Patokan dasarnya adalah spina
iliaka anterior superior (SIAS), tuberkulum pubikum, dan ligamentum inguinalis yang berjalan

diantara kedua struktur tersebut. Temukan semua bangunan ini pada diri anda sendiri atau
sejawat anda.
Kanalis inguinalis yang terletak diatas ligamentum ini membentuk sebuah terowongan yang di
lewati oleh vas deferens dalam perjalanannya melalui otot-otot abdomen. Mulut terowongan
yang ada di sebelah luar yaitu anulus inguinalis eksterna merupakan bangunan mirip garis
celah yang terbentuk segitiga dan teraba tepat di sebelah atas serta lateral tuberkulum
pubikum.mulut kanalis inguinalis yang ada di sebelah dalam atau anulus inguinalis internaberada sekitar 1 cmdiatas titik tengah ligamentum inguinalis.baik kanalis maupun annulus
inguinalis interna tidak dapat diraba raba melalui dinding abdomen. Jika gulungan usus
menerobos melalui inguinalis yang lemah, struktur tersebut akan membentuk hernia inguinalis
seperti yang di lukiskan pada halaman 381-382.
Jalur potensial lainnya untuk massa hernia adalah kanalis femoralis . saluran ini terletak
dibawah ligamentum inguinalis .meskipun tidak dapat dilihat, anda dapat memperkirakan
lokasinya dengan menempatkan jari telunjuk kanan anda di bawah arteri pemoralis dan jari
manis pada kanalis femoralis. Hernia femoralismenonjol di daerah ini.
Edisi 8
BATES
Buku ajar
Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan
Lynn S. bickley
Penerbit buku kedokteran EGC
Cetakan 1: 2009