Anda di halaman 1dari 4

Nama

NIM
Prodi
Tingkat
Semester
Tugas

: Siti masudah
: 10112074
: S1 Farmasi
: II
:3
: Botani Farmasi II

1. Apa yang dimaksud dengan simplisia? Sebutkan jenis jenis simplisia nabati!
Simplisia adalah bahan alamiah yang dipergunakan sebagai obat yang belum mengalami
pengolahan apapun juga dan kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang telah
dikeringkan. Simplisia dapat berupa simplisia nabati, simplisia hewani dan simplisia
pelikan (mineral).
Simplisia dibedakan menjadi 3 macam :

Simplisia Nabati
Simplisia nabati adalah simplisia yang berupa tumbuhan utuh, bagian tumbuhan
atau eksudat tumbuhan. Eksudat adalah isi sel yang secara spontan keluar dari
tanaman atau isi sel yang dengan cara tertentu dipisahkan dari tanamannya dan
belum berupa zat kimia

Simplisia Hewani
Simplisia hewani adalah simplisia yang berupa hewan atau bagian hewan zat-zat
berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimi murni.

Simplisia Peilkan (mineral)


Simplisia pelikan adalah simplisia yang berupa bahan-bahan pelikan (mineral) yang
belum diolah atau telah diolah dengan cara sederhana dan belum berupa zat kimia.

Adapun jenis-jenis Simplisia nabati adalah sebagai berikut:


a. Herba (herba)
Herba merupakan seluruh bagian dari tanaman obat mulai dari akar, batang, daun,
bunga, dan buah yang berasal dari tanaman jenis terna yangbersifat herbaceus.
Contohnya , Pegagan.
b. Daun (folium)
Bisa dikatakan, daun adalah jenis simplisia yang paling sering digunakan dalam
pembuatan herbal. simplisia tersebut bisa derupa daun segar atau kering dan dapat
berupa pucuk daun seperti teh atau daun tua seperti daun salam.
c. Bunga (flos)
Bunga yang digunakan sebagai simplisia dapat berupa bunga tunggal atau majemuk.
d. Buah (fructus)
Buah untuk simplisia biasanya dikumpulkan setelah masak.

e. Kulit buah (pericarpium)


Kulit buah dikumpulkan dari buah masak seperti kulit buah jeruk.
f. Biji (semen)
Biji biasanya dikumpulkan dari buah yang masak.
g. Kulit kayu (cortex)
Kulit kayu merupakan bagian terluar dari batang pada tanaman.
h. Kayu (lignum)
Kayu yang biasa digunakan sebagai simplisia merupakan kayu tanpa kulit. Pemotongan
kayu biasanya dilakukan miring sehinggak permukaan menjadi lebar. Kadangkala
berupa serutan kayu.
i. Akar (radix)
Akar merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat dalam tanah. Tugas akar
selain memperkuat tegaknya tumbuhan, menyerap air dan zat makanan dari dalam
tanah, kadang-kadang juga sebagai tempat menimbun makanan. Menurut bentuknya,
dibedakan 2 macam akar yaitu akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang hanya
terdapat pada tumbuhan yang ditanam dari biji. Akar untuk simplisia bisa dari tanaman
rumput, perdu, atau tanaman berkayu keras. simplisia akar dikumpulkan ketika proses
pertumbuhannya terhenti. Contoh akar yang kerap dijadikan simplisia adalah akar
tanaman kompri.
j. Umbi (tuber)
Umbi merupakan penjelmaan batang atau akar sehingga dibedakan menjadi umbi
batang dan umbi akar. Untuk menjadikan simplisia, umbi di[potong miring agar
permukaan menjadi lebar. Bila umbi bersifat toksik, sebelum digunakan umbi perlu
diproses terlebih dahulu dengan cara perendaman atau pengukusan. Contoh umbi akar
serabut adalah singkong dan umbi akar tunggang adalah lobak, sementara contoh umbi
batang adalah kentang.
k. Rimpang (rhizome)
Rimpang merupakan batanf dan daun yang terdapat di dalam tanah, bercabang -cabang,
dan tumbuh tunas yang muncul ke atas tanah dan menjadi tumbuhan baru. Kunyit
merupakan salah satu contoh jenis rimpang yang biasa dijadikan simplisia.
l. Umbi lapis (bulbus)
Umbi lapis merupakan perubahan bentuk dari batang beserta daunnya menjadi umbi
yang berlapis-lapis karena daunnya tebal, lunak, dan berdaging. Contoh umbi lapis
antara lain bawang merah dan bawang bombay.

2. Bagaimana cara memberikan nama simplisia menurut Farmakope Indonesia (FI) Berilah
contoh-contohnya yang lengkap.
Dalam ketentuan umum Farmakope Indonesia disebutkan bahwa nama simplisia nabati
ditulis dengan menyebutkan nama genus atau species nama tanaman, diikuti nama
bagian tanaman yang digunakan. Ketentuan ini tidak berlaku untuk simplisia nabati
yang
diperoleh dari beberapa macam tanaman dan untuk eksudat nabati.
Contoh :
1.
Genus + nama bagian
tanaman
:
2.
Petunjuk species + nama
bagian tanaman
:
3.
Genus + petunjuk species +
nama bagian tanaman :

Cinchonae Cortex, Digitalis Folium, Thymi Herba,


Zingiberis Rhizoma
Belladonnae Herba, Serpylli Herba, Ipecacuanhae Radix,
Stramonii Herba
Curcuma aeruginosae Rhizoma, Capsici frutescentis
Fructus

Keterangan : Nama species terdiri dari genus + petunjuk spesies


Contoh :
Nama spesies
: Cinchona succirubra
Nama genus
: Cinchona
Petunjuk species : succirubra
3. Berilah contoh-contoh simplisia nabati
Nama simplisia

Asal
Akar melati (Jasminum
sambac (L.) W.Ait)

Kegunaan
Obat luka,obat pereda rasa
sakit

Xanthoxylum
mericanumi Miller

Rutaceae

.korteks

Granati Cortex

Kulit batang
delima(Punica
granatumL.)

diaforetika,anthirheumatik
a, stimulansia dan
sialagoga
Pengelat (astringen)

kayu
daun

Agerati folium

Daun
Bandotan(Ageratum
conyzoidesL.)

Perawatan rambut, sakit


perut, obat luka

bunga

Carambolae flos

Bunga belimbing manis


(Averrhoa
carambola L.)

Peluruh dahak/obat batuk


(ekspektoran)

buah

Lagenarieae Fructus

Buah labu panjang,


buah labu air(Lagenaria
siceraria (Molina)
Standley)

Peluruh air seni (diuretik),


peluruh dahak, obat batuk
(ekspektoran), penurun
panas (antipiretik).

biji

Lansii Semen

Biji duku(Lansium
domesticum Corr.)

Peluruh kencing(diuretik),
penurun panas(antipiretik)

akar

Jasmini radix

batang

amilum
minyak
campura
n
herba

Zea mays
Eucalyptus globulus

Amylum Maydis
Oleum Eucalypti

Buat kue
Penghangat badan

Andrographidis Herba

Achanthaceae

sebagai diuretk
danantipiretik.

4. Apa yang dimaksud dengan herba dalam pengertian simplisia ? Apa bedanya herba
dalam pengertian simplisia dengan dalam pengertian morfologi tumbuhan ?
Yang dimaksud herba dalam pengertian simplisia adalah segala bahan (tumbuh-tumbuhan,
hewan, ikan, garam/batu-batuan) yang mengandung satu atau beberapa bahan aktif yang
dapat digunakan untuk tujuan pengobatan.
sedangkan yang dimaksud hera dalam pengertian morfologi tumbuhan adalah semua bagian
tanaman yang yang berada di atas tanah (selain akar) yaitu batang, daun, bunga dan buah.
Herba bisa juga dikaitkan dengan tumbuh-tumbuhan yang tidak berkayu atau tanaman yang
bersifat perdu.
5. Kandungan kimia dari suatu simplisia tergantung dari?

Bagian tanaman yang digunakan


Umur tanaman atau bagian tanaman yang digunakan
Waktu panen
Lingkungan tempat tumbuh

6. Bilamanakah suatu simplisia dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk bahan obat ?
Jelaskan !
Simplisia dianggap bermutu rendah jika tidak memenuhi persyaratan - persyaratan
yang telah ditetapkan, khususnya persyaratan kadarnya. Mutu rendah ini dapat
disebabkan oleh tanaman asal, cara panen dan pengeringan yang salah, disimpan terlalu
lama, kena pengaruh kelembaban, panas atau penyulingan.
Simplisia dianggap rusak jika oleh sebab tertentu, keadaannya tidak lagi memenuhi
syarat, misalnya menjadi basah oleh air laut, tercampur minyak pelumas waktu diangkut
dengan kapal dan lain sebagainya.
Simplisia dinyatakan bulukan jika kwalitasnya turun karena dirusak oleh bakteri,
cendawan atau serangga.
Simplisia dinyatakan tercampur jika secara tidak sengaja terdapat bersama-sama
bahan-bahan atau bagian tanaman lain, misalnya kuncup Cengkeh tercampur dengan
tangkai Cengkeh, daun Sena tercampur dengan tangkai daun.
Simplisia dianggap dipalsukan jika secara sengaja diganti, diolah atau
ditambahi bahan lain yang tidak semestinya. Misalnya minyak zaitun diganti minyak
biji kapas, tetapi tetap dijual dengan nama minyak Zaitun. Tepung jahe yang ditambahi
pati terigu agar bobotnya bertambah, ditambah serbuk cabe agar tetap ada rasa
pedasnya, ditambah serbuk temulawak agar warnanya tampak seperti keadaan semula.