Anda di halaman 1dari 8

MSDT

MANAGEMENT STYLE DIAGNOSTIC TEST

Penggunaan Terbatas
di Lingkungan Profesi Psikologik

MANAGEMENT STYLE DIAGNOSTIC TEST


( TES DIAGNOSA GAYA MANAJEMEN )
INSTRUKSI:
Pilihlah jawaban A atau B pada pasangan pernyataan-pernyataan berikut dan
tulislah pada lembar jawaban yang telah disediakan.
Dilarang membuat coretan apapun di dalam buku persoalan.

1.

SELESAI
Silahkan periksa kembali pekerjaan Anda, apakah masih ada pernyataanpernyataan yang belum Anda selesaikan. Bila sudah, serahkanlah
pekerjaan Anda kepada pemeriksa.

A. Saya mengabaikan pelanggar-pelanggar peraturan bila saya


merasa pasti bahwa tidak ada satu orangpun yang mengetahui
tentang pelanggar-pelanggar tersebut.
B. Bila saya mengumumkan suatu keputusan yang kurang
menyenangkan, saya akan menjelaskan kepada bawahan saya
bahwa keputusan ini dibuat oleh Direktur.

2.

A. Bila ada seorang karyawan yang hasil kerjanya selalu tidak


memuaskan saya, saya akan menunggu suatu kesempatan untuk
memindahkannya dan bukan untuk memecatnya.
B. Bila ada bawahan saya yang dikucilkan dari kelompok kerjanya,
saya akan mencarikan cara-cara agar supaya orang lain dapat
berteman dengannya.

3.

A. Bila Direktur memberikan perintah yang kurang menyenangkan,


saya pikir adalah cukup bijaksana bila saya menyebutkan
namanya dan bukan nama saya.
B. Saya biasanya membuat keputusan-keputusan saya sendiri dan
menyampaikannya kepada bawahan saya.

4.

A. Bila saya ditegur oleh atasan saya, saya akan memanggil semua
bawahan saya dan mengatakan semua teguran tersebut kepada
mereka.

MSDT

- 1

MSDT

- 14

B. Saya selalu memberikan tugas-tugas yang sangat sulit kepada


karyawan-karyawan yang paling berpengalaman.

59. A. Saya membuat bawahan-bawahan saya bekerja keras, dan saya


berusaha meyakinkan mereka bahwa biasanya mereka mendapat
perlakuan yang adil dari Dewan Direksi.
B. Saya percaya bahwa suatu penerapan disiplin adalah merupakan
seperangkat contoh untuk karyawan-karyawan lainnya.

5.

B. Saya selalu menganjurkan kepada bawahan saya untuk


memberikan usul-usul, tetapi kadang-kadang juga saya langsung
membuat suatu tindakan tertentu.

60. A. Saya mencoba untuk membuat bawahan-bawahan saya merasa


senang hatinya apabila mereka berbicara dengan saya.
B. Saya menyukai penggunaan dari skala penggajian karyawan.

6.

61. A. Saya percaya bahwa kenaikan jabatan adalah semata-mata


berdasarkan kemampuan yang ada.

7.

B. Di dalam diskusi, saya memberikan fakta-fakta seperti apa yang


mereka pahami, dan membiarkan mereka melukiskan
kesimpulan-kesimpulan mereka sendiri.
63. A. Bila seorang karyawan tidak sanggup menyelesaikan tugasnya,
saya akan membantu dia untuk menyelesaikan tugas tersebut.

B. Saya tidak akan ragu-ragu untuk mempekerjakan pegawaipegawai yang cacat jasmaninya, bilamana saya merasa bahwa
dia dapat mempelajari pekerjaannya.

MSDT

- 13

A. Bila jumlah dan mutu hasil kerja bagian saya tidak memuaskan,
saya menjelaskan kepada bawahan-bawahan saya bahwa
Direktur merasa kecewa dan oleh karena itu mereka harus
memperbaiki kerja mereka.
B. Saya membuat keputusan-keputusan sendiri dan kemudian saya
mencoba untuk menjual keputusan-keputusan itu kepada
bawahan saya.

8.

B. Saya merasa bahwa semua karyawan pada jabatan yang sama


seharusnya memperoleh gaji yang sama.
64. A. Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta di
dalam pengambilan keputusan, tetapi sayapun menyediakan
sesuatu yang jitu untuk membuat keputusan terakhir.

A. Kadang-kadang saya berpikir bahwa perasaan-perasaan saya dan


sikap-sikap saya adalah mementingkan tugas saya.
B. Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta
mengambil keputusan yang dibuat berdasarkan atas suara
terbanyak.

B. Saya merasa bahwa masalah-masalah yang timbul di antara


mereka sendiri, tanpa campur tangan dari saya.
62. A. Saya merasa bahwa Serikat-Serikat Buruh dan pimpinan
perusahaan adalah bekerja untuk mencapai tujuan-tujuan yang
sama.

A. Saya selalu melakukan diskusi-diskusi untuk mencapai kata


sepakat.

A. Bila saya mengumumkan suatu


keputusan yang kurang
menyenangkan, saya akan menjelaskan kepada bawahan saya
bahwa keputusan ini dibuat oleh Direktur.
B. Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta di
dalam pengambilan keputusan, tetapi sayapun menyediakan
sesuatu keputusan terakhir.

9.

A. Saya akan memberikan tugas-tugas yang sulit kepada bawahan


saya yang belum berpengalaman, tetapi bila mereka memperoleh
kesukaran, saya akan mengambil alih tanggung jawab mereka.

MSDT

- 2

B. Bila jumlah dan mutu hasil kerja bagian saya tidak memuaskan,
saya menjelaskan kepada bawahan-bawahan saya bahwa
Direktur merasa kecewa dan oleh karena itu mereka harus
memperbaiki mutu kerja mereka itu.
10. A. Saya merasa bahwa adalah penting agar bawahan-bawahan
menyukai saya apabila saya bekerja keras untuk mereka.
B. Saya membiarkan orang-orang lain menangani tugas-tugas
mereka masing-masing, walaupun mereka membuat banyak
kesalahan.
11. A. Saya menunjukkan minat saya terhadap kehidupan pribadi
bawahan-bawahan saya, sebab saya merasa bahwa saya
mengerti mengapa mereka mengerjakan sesuatu hal sejauh
mereka mengerjakan hal tersebut.
B. Saya saya merasa bahwa adalah tidak terlalu perlu untuk
bawahan-bawahan saya mengerti mengapa mereka mengerjakan
sesuatu hal sejauh mereka mengerjakan hal tersebut.
12. A. Saya percaya bahwa bawahan-bawahan yang disiplin tidak akan
memperbaiki jumlah atau mutu kerja mereka di dalam jangka
waktu yang panjang.
B. Bila menghadapi masalah yang sulit, saya berusaha untuk
mencapai pemecahan yang paling sedikit bisa diterima oleh
sebagian besar orang-orang yang bersangkutan.
13. A. Saya berpikir bahwa bila beberapa bawahan saya merasa tidak
berbahagia, saya akan mencoba melakukan sesuatu mengenai hal
tersebut.
B. Saya mengurusi pekerjaan saya sendiri dan saya merasa bahwa
pekerjaan saya itu bisa mencapai Dewan Direksi untuk
mengembangkan ide-ide baru.

MSDT

- 3

55. A. Saya mengambil keputusan-keputusan saya sendiri, tetapi saya


dapat mempertimbangkan saran-saran yang wajar dari bawahanbawahan saya untuk saya manfaatkan, bilamana saya bertanya
kepada mereka.
B. Saya merasa bahwa tujuan-tujuan Serikat Buruh dan tujuantujuan perusahaan adalah saling berbeda, dan saya mencoba
untuk tidak membuat pandangan saya secara jelas.
56. A. Saya membuat keputusan-keputusan sendiri dan kemudian saya
mencoba untuk menjual keputusan-keputusan itu kepada
bawahan saya.
B. Apabila mungkin saya membentuk kelompok-kelompok kerja
yang terdiri dari orang-orang yang sudah menjadi teman-teman
baik saya.
57. A. Saya tidak akan ragu-ragu untuk mempekerjakan pegawaipegawai yang cacat jasmaninya, bilamana saya merasa pasti
bahwa dia dapat mempelajari pekerjannya.
B. Saya mengabaikan pelanggar-pelanggar peraturan bila saya
merasa pasti bahwa tidak ada satu orangpun yang mengetahui
tentang pelanggaran-pelanggaran tersebut.
58. A. Apabila mungkin saya membentuk kelompok-kelompok kerja
yang terdiri dari orang-orang yang sudah menjadi teman-teman
baik saya.
B. Saya akan memberikan tugas-tugas yang sulit kepada bawahanbawahan saya yang berpengalaman, tetapi bila mereka
memperoleh kesukaran, saya akan mengambil alih tanggung
jawab mereka.

MSDT

- 12

50. A. Saya merasa bahwa tujuan-tujuan Serikat Buruh dan tujuantujuan perusahaan adalah saling berbeda dan saya mencoba
untuk tidak membuat pandangan saya secara jelas.
B. Saya merasa bahwa adalah penting agar bawahan saya menyukai
saya apabila saya bekerja keras untuk mereka.
51. A. Saya mengawasi benar bawahan-bawahan saya yang kurang
mahir di dalam bekerjanya atau bawahan-bawahan saya yang
hasil kerjanya kurang memuaskan.
B. Saya mencela pembicaraan-pembicaraan yang tidak perlu di
antara bawahan-bawahan saya selama mereka bekerja.
52. A. Bila saya memberikan perintah kepada bawahan-bawahan saya,
saya menentukan batas waktu untuk mereka menyelesaikannya.
B. Saya merasa bangga di dalam kenyataannya bahwa saya
biasanya tidak akan menanyakan kepada seseorang untuk
mengerjakan suatu tugas yang kalau saya sendiri tidak akan saya
kerjakan.
53. A. Saya percaya bahwa latihan melalui pengalaman bekerja, adalah
lebih bermanfaat daripada pendidikan teoritis.
B. Saya tidak peduli dengan apa yang dikerjakan oleh para pegawai
saya di luar jam kantornya.
54. A. Saya merasa bahwa jam pencatat waktu datang dan pulangnya
para pegawai, mengurangi keterlambatan.
B. Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta
mengambil keputusan dan saya selalu mematuhi keputusan yang
dibuat berdasarkan atas suara terbanyak.

MSDT

- 11

14. A. Saya menyetujui kenaikan tunjangan-tunjangan untuk staf dan


karyawan.
B. Saya
menunjukkan
persetujuan
untuk
meningkatkan
pengetahuan tentang pekerjaan dan perusahaan dari bawahanbawahan saya, walaupun hal itu sebenarnya belum diperlukan
untuk kedudukan mereka sekarang.
15. A. Saya membiarkan orang-orang lain menangani tugas-tugas
mereka masing-masing, walaupun mereka membuat banyak
kesalahan.
B. Saya membuat keputusan-keputusan sendiri tetapi saya akan
mempertimbangkan usul-usul yang masuk di akal dari bawahanbawahan saya yang untuk memperbaiki keputusan tersebut
apabila saya bertanya kepada mereka.
16. A. Bila ada bawahan saya yang dikucilkan dari kelompok kerjanya,
saya akan mencarikan cara-cara agar supaya orang lain dapat
berteman dengannya.
B. Bila seorang karyawan tidak sanggup menyelesaikan tugasnya,
saya akan membantu dia untuk menyelesaikan tugas tersebut.
17. A. Saya percaya bahwa suatu penerapan disiplin adalah merupakan
seperangkat contoh untuk karyawan-karyawan lainnya.
B. Kadang-kadang saya berpikir bahwa perasaan-perasaan saya dan
sikap-sikap saya adalah mementingkan tugas saya.
18. A. Saya mencela pembicaraan-pembicaraan yang tidak perlu di
antara bawahan-bawahan saya selama mereka bekerja.
B. Saya menyetujui tunjangan-tunjangan untuk staf dan karyawankaryawan.

MSDT

- 4

19. A. Saya selalu memperhatikan


kemangkiran.

mengenai

keterlambatan

dan

B. Saya percaya bahwa Serikat-Serikat Buruh akan mencoba untuk


meruntuhkan kewibawaan pimpinan perusahaan.
20. A. Kadang-kadang saya menentang keluhan-keluhan serikat buruh
sebagai suatu perkara yang prinsipil.
B. Saya merasa bahwa keluhan-keluhan tidak dapat dicegah dan
saya mencoba sebaik mungkin untuk dapat dilenyapkan.
21. A. Adalah penting bagi saya untuk memperoleh nilai kredit bagi ideide saya yang baik.
B. Saya menyuarakan pendapat-pendapat saya di muka umum
hanya bila saya merasa bahwa orang lain akan setuju dengan
saya.
22. A. Saya percaya bahwa Serikat-Serikat Buruh akan mencoba
meruntuhkan kewibawaan pimpinan perusahaan.
B. Saya percaya bahwa pertemuan-pertemuan yang sering dengan
karyawan secara pribadi adalah membantu pengembangan diri
mereka.
23. A. Saya merasa bahwa tidak terlalu perlu untuk bawahan-bawahan
saya mengerti mengapa mereka mengerjakan seuatu hal sejauh
mereka mengerjakan hal tersebut.
B. Saya merasa bahwa jam pencatat waktu datang dan pulangnya
para pegawai, mengurangi keterlambatan.
24. A. Saya biasanya membuat keputusan-keputusan saya sendiri dan
menyampaikannya kepada bawahan saya.
B. Saya merasa bahwa Serikat-Serikat Buruh dan pimpinan
perusahaan adalah bekerja untuk mencapai tujuan-tujuan yang
sama.

MSDT

- 5

45. A. Saya percaya bahwa bawahan-bawahan saya akan merasakan


kepuasan kerja mereka tanpa merasakan tekanan apapun dari
saya.
B. Saya memberikan informasi kepada Dewan Direksi tidak lebih
daripada apa yang mereka tanyakan.
46. A. Saya percaya bahwa pertemuan-pertemuan yang sering dengan
karyawan secara pribadi adalah membantu pengembangan diri
mereka.
B. Saya adalah seorang yang sangat memperhatikan karyawankaryawan saya di dalam mereka mengerjakan tugas-tugas
mereka.
47. A. Saya
menunjukkan
persetujuan
untuk
meningkatkan
pengetahuan tentang pekerjaan dan perusahaan dari bawahanbawahan saya, walaupun hal itu sebenarnya belum diperlukan
untuk kedudukan mereka sekarang.
B. Saya mengawasi benar bawahan-bawahan saya yang kurang
mahir di dalam bekerjanya atau bawahan-bawahan saya yang
hasil kerjanya kurang memuaskan.
48. A. Saya mengijinkan bawahan-bawahan saya untuk ikut serta
mengambil keputusan dan saya selalu mematuhi keputusan yang
dibuat berdasarkan atas suara terbanyak.
B. Saya membuat bawahan-bawahan saya bekerja keras, dan saya
berusaha menyakinkan mereka bahwa biasanya mereka
mendapat perlakukan yang adil dari Dewan Direksi.
49. A. Saya merasa bahwa semua karyawan pada jabatan yang sama
seharusnya memperoleh gaji yang sama.
B. Bila ada seorang karyawan yang hasil kerjanya selalu tidak
memuaskan saya, saya akan menunggu suatu kesempatan untuk
memindahkannya dan bukan untuk memecatnya.

MSDT

- 10

40. A. Saya selalu menganjurkan kepada bawahan saya untuk


memberikan usul-usul, tetapi kadang-kadang juga saya langsung
membuat suatu tindakan tertentu.
B. Saya mencoba untuk membuat bawahan-bawahan saya merasa
senang hatinya apabila mereka berbicara dengan saya.
41. A. Di dalam diskusi, saya memberikan fakta-fakta seperti apa yang
mereka pahami, dan membiarkan mereka melukiskan kesimpulankesimpulan mereka sendiri.
B. Bila Direktur memberikan perintah yang kurang menyenangkan,
saya pikir adalah cukup bijaksana bila saya menyebutkan
namanya dan bukan nama saya.
42. A. Bila ada tugas-tugas yang tidak dikehendaki yang harus
dikerjakan, sebelumnya saya akan menanyakan kepada beberapa
sukarelawan yang mau mengerjakan tugas tersebut.
B. Saya menunjukkan minat saya terhadap kehidupan pribadi
bawahan-bawahan saya, sebab saya merasa bahwa sayapun
mengharapkan mereka berbuat seperti itu kepada saya.
43. A. Saya adalah seorang yang sangat memperhatikan kebahagiaan
karyawan-karyawan saya di dalam mereka mengerjakan tugastugas mereka.
B. Saya selalu memperhatikan
kemangkiran.

mengenai

keterlambatan

dan

44. A. Sebagian besar dari bawahan-bawahan saya dapat menyelesaikan


tugas-tugas mereka, bila perlu tanpa kehadiran saya.
B. Bila ada sesuatu tugas yang mendesak, walaupun semua
peralatannya sesudah disediakan, saya akan membiarkannya saja
dan mengatakan kepada salah seorang bawahan saya untuk
mengerjakan tugas tersebut.

MSDT

- 9

25. A. Saya menyukai penggunaan dari skala penggajian karyawan.


B. Saya selalu melakukan diskusi-diskusi untuk mencapai kata
sepakat.
26. A. Saya merasa bangga di dalam kenyataannya bahwa saya
biasanya tidak akan menanyakan kepada seseorang untuk
mengerjakan suatu tugas yang kalau untuk saya sendiri, tidak
akan saya kerjakan.
B. Saya berpikir bahwa bila beberapa bawahan saya merasa tidak
berbahagia, saya akan mencoba melakukan sesuatu mengenai hal
tersebut.
27. A. Bila ada suatu tugas yang mendesak, walaupun semua
peralatannya sudah disediakan saya akan membiarkannya saja,
dan mengatakan kepada salah seorang bawahan saya untuk
mengerjakan sesuatu tugas tersebut.
B. Adalah penting bagi saya untuk memperoleh nilai kredit bagi ideide saya yang baik.
28. A. Tujuan saya adalah mencapai bagaimana tugas-tugas dapat
dikerjakan, tanpa saya merasa lebih benci daripada siapapun
yang mengerjakan.
B. Saya mungkin menentukan tugas-tugas tanpa banyak
mempertimbangkan pengalaman atau kemampuan, tetapi saya
lebih menuntut pada pencapaian hasil-hasilnya saja.
29. A. Saya mungkin menentukan tugas-tugas tanpa banyak
mempertimbangkan pengalaman atau kemampuan, tetapi saya
lebih menuntut pada pencapaian hasil-hasilnya saja.
B. Saya dengan sabar mendengarkan keluhan-keluhan dan
ketidakpuasan-ketidakpuasan dari bawahan saya tetapi seringkali
saya meralat apa yang mereka katakan.

MSDT

- 6

30. A. Saya merasa bahwa keluhan-keluhan tidak dapat dicegah dan


saya mencoba sebaik mungkin untuk dapat dilenyapkan.

35. A. Saya memberikan informasi kepada Dewan Direksi tidak lebih


dari pada apa yang mereka tanyakan.

B. Saya percaya bahwa bawahan-bawahan saya akan merasakan


kepuasan kerja mereka tanpa merasakan tekanan apapun dari
saya.

B. Kadang-kadang saya menentang keluhan-keluhan Serikat Buruh


sebagai sesuatu perkara yang prinsipil.

31. A. Bila menghadapi masalah yang sulit, saya berusaha untuk


mencapai pemecahan yang paling sedikit bisa diterima oleh
sebagian besar orang-orang yang bersangkutan.
B. Saya percaya bahwa latihan melalui pengalaman bekerja, adalah
lebih bermanfaat daripada pendidikan teoritis.
32. A. Saya selalu memberikan tugas-tugas yang sangat sulit kepada
karyawan-karyawan yang paling berpengalaman.
B. Saya percaya bahwa kenaikan jabatan adalah semata-mata
berdasarkan kemampuan yang ada.
33. A. Saya merasa bahwa masalah-masalah yang timbul di antara para
karyawan biasanya akan dapat diselesaikan di antara mereka
sendiri, tanpa campur tangan dari saya.
B. Bila saya ditegur oleh atasan saya, saya akan memanggil semua
bawahan saya dan mengatakan semua teguran tersebut kepada
mereka.
34. A. Saya tidak peduli dengan apa yang dikerjakan oleh karyawan
saya di luar jam kerja kantornya.
B. Saya percaya bahwa bawahan-bawahan yang disiplin tidak akan
memperbaiki jumlah atau mutu kerja mereka di dalam jangka
waktu panjang.

MSDT

- 7

36. A. Saya kadang-kadang merasa ragu-ragu untuk membuat suatu


keputusan yang akan tidak disukai oleh bawahan-bawahan saya.
B. Tujuan saya adalah mencapai bagaimana tugas-tugas dapat
dikerjakan, tanpa saya merasa lebih benci daripada siapapun
yang mengerjakannya.
37. A. Saya dengan sabar mendengarkan keluhan-keluhan dan
ketidakpuasanketidakpuasan dari bawahan saya, tetapi
seringkali saya meralat apa yang mereka katakan.
B. Saya kadang-kadang merasa ragu-ragu untuk membuat
keputusan-keputusan yang akan tidak disukai oleh bawahanbawahan saya.
38. A. Saya menyuarakan pendapat-pendapat saya di muka umum
hanya bila saya merasa bahwa orang lain akan setuju dengan
saya.
B. Sebagian besar dari bawahan-bawahan saya dapat menyelesaikan
tugas-tugas mereka, bila perlu, tanpa kehadiran saya.
39. A. Saya mengurusi pekerjaan saya sendiri, dan saya merasa bahwa
pekerjaan saya itu bisa mencapai Dewan Direksi untuk
mengembangkan ide-ide baru.
B. Bila saya memberikan perintah kepada bawahan-bawahan saya,
saya menentukan batas waktu untuk mereka menyelesaikannya.

MSDT

- 8

Anda mungkin juga menyukai