Anda di halaman 1dari 3

Nama/NIM : 1.

NURYANA WAHYUNING SARI /100331404545


2. VERONIKA /100331400800
Offering : B
Prodi
: S-1 Pendidikan Kimia
Jur/Fak
: Kimia/FMIPA
Mata Kuliah
: Kemampuan Dasar Mengajar
Tugas
: Membuat skenario Ketrampilan Bertanya
Dasar
GOLONGAN HALOGEN
Guru 1
Murid
Guru 1

Assalamualaikum, selamat pagi anak-anak.....


Selamat pagi Bu Guru.....
Pertemuan hari ini, kita akan mempelajari dan mengupas
tuntas tentang beberapa golongan dalam sistem periodik
unsur.
Murid
Iya, Bu.
Guru 1 Telah kita ketahui sebelumnya, bahwa unsur-unsur di alam ini
telah dikelompok-kelompokkan oleh para ilmuwan terdahulu
berdasarkan kenaikan nomor atomnya, sehingga diperoleh 2
golongan besar. (Pemberian acuan)
Siapa yang tahu, 2 golongan besar itu apa saja? (Pertanyaan
singkat dan jelas)
Murid 1 Saya tahu Bu, ada golongan utama dan golongan transisi.
Guru 1 Iya, bagus sekali kamu masih ingat, Nak. (Penguatan verbal)
Sekarang, ada berapa golongan dalam golongan A atau
golongan utama dan juga golongan B atau golongan transisi,
sebutkan golongan-golongan tersebut! (Pemberian waktu
berpikir)
Coba kamu Andi! (Penyebaran pertanyaan)
Murid 2 Golongan utama terdiri dari 8 golongan dari golongan IA
sampai VIIIA yang terdiri dari golongan alkali, alkali tanah,
boron, karbon, nitrogen, oksigen, halogen, dan gas mulia.
Sedangkan golongan transisi, hemmmm saya kurang tahu Bu.
Guru 1 Iya, tidak apa-apa. Itu sudah sangat bagus. (Penguatan tidak
penuh)
Siapa yang bisa membantu menyebutkan golongan apa saja
yang terdapat di dalam golongan transisi? Coba Siska!
(Pemindahan giliran menjawab)
Murid 3 Iya, Bu. Golongan transisi terdiri atas golongan IB sampai VIIIB
yang terletak diantara IIA dan IIIA.
Guru 1 Iya, tepat sekali Siska. (Penguatan verbal)
Namun, pada pertemuan hari ini kita akan fokus pada
pembahasan golongan VIIA atau halogen dan golongan VIIIA
atau gas mulia.
Untuk golongan halogen, siapa yang bisa menyebutkan unsur

Murid 4
Guru 1

Murid 5
Guru 1

Murid 1
Guru 1
Murid 2
Guru 2

Murid 6
Guru 2

Murid
Guru 2

apa saja yang terdapat dalam golongan halogen itu?


(Pemberian waktu berpikir)
Coba kamu, Mita! (Penyebaran pertanyaan)
Iya Bu, di golongan halogen terdapat unsur fluorin (F), klorin
(Cl), bromin (Br), iodin (I), dan astatin (At).
Iya, tepat sekali jawabanmu. (Penguatan verbal)
Penggolongan unsur-unsur halogen didasarkan pada jumlah
elektron valensi yang sama, yang menyebabkan sifat-sifat
unsur yang hampir sama. Sifat antara unsur-unsur ini memiliki
keteraturan baik dalam sifat atomik maupun fisisnya.
(Pemberian acuan)
Adakah yang bisa menyebutkan apa saja yang termasuk sifat
atomik itu? (Pemberian waktu berpikir)
Imam, coba kamu sebutkan! (Penyebaran pertanyaan)
Ada jari-jari atom, energi ionisasi, keelektronegatifan, afinitas
elektron, dan tingkat oksidasi, Bu.
Tepat sekali jawabanmu. (Penguatan verbal)
Dalam golongan halogen, bagaimana kecenderungan jari-jari
atomnya dari atas hingga bawah? (Pemusatan pertanyaan)
Dari F ke At jari-jari atomnya semakin bertambah, Bu.
Apa alasannya? Siapa yang tahu?
Saya tahu, Bu. Karena bertambahnya jumlah kulit, maka jarijari atomnya juga akan bertambah.
Iya, baik sekali Nak. (Penguatan verbal)
Sekarang terkait dengan energi ionisasi, bagaimana
kecenderungan energi ionisasi dari F ke At dan mengapa
seperti itu? (Pemberian waktu berpikir)
Bima, coba jelaskan! (Penyebaran pertanyaan)
Dari F ke At energi ionisasinya semakin berkurang, Bu.
Sebabnya, hmmmmmm saya kurang tau, Bu.
Siapa yang bisa membantu Bima? (Pemindahan giliran
menjawab)

(Diam)
Anak-anak, adakah yang masih ingat apa yang dimaksud
dengan energi ionisasi itu? (Pemberian tuntunan)
Murid 3 Ingat Bu, energi ionisasi adalah energi minimum yang
diperlukan atom untuk melepaskan satu elektron yang terikat
paling lemah dari suatu atom.
Guru 2 Iya, jawaban yang perfect. (Penguatan verbal)
Nah, dari pengertian itu tentunya kita dapat mengetahui bahwa
semakin jauh dari inti, maka elektron akan semakin mudah
lepas sehingga energi yang diperlukan kecil. (Pemberian
tuntunan)
Ada yang bisa menjelaskan hubungan antara jari-jari atom

dengan energi ionisasi?


Murid 7 Saya mencoba menjawab, Bu. Jari-jari atom dan energi ionisasi
mempunyai hubungan yang saling berkebalikan. Apabila jarijarinya kecil, maka energi ionisasinya besar. Hal ini disebabkan,
semakin kecil jari-jari atomnya, maka elektron akan terikat kuat
terhadap inti, sehingga untuk melepaskan 1 elektron di kulit
terluar memerlukan energi yang besar, atau dapat dikatakan
energi ionisasinya besar. Berlaku seballiknya, jika jari-jari suatu
atom besar, maka elektron semakin lemah terikat dengan inti
sehingga energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron
terluar kecil atau energi ionisasinya kecil.
Guru 2 Bagus, sangat sempurna jawabanmu. (Penguatan verbal)
Baiklah anak-anak, karena waktu telah usai, dan sepertinya
kalian sudah paham dengan pelajaran hari ini, maka pelajaran
Ibu akhiri sampai disini. Jangan lupa dipelajari kembali, dan
besok kita lanjutkan pembahasan tentang gas mulia.
Guru
Wassalamualaikum.

SELESAI