Anda di halaman 1dari 11

Cegah dan

Tanggulangi Diare
Pada Anak

Oleh: Atar Trengginas Asmarantaka,dr

DEFINISI DIARE
Diare atau biasa kita kenal dengan mencret adalah suatu penyakit
dimana tinja berubah menjadi lembek atau cair. Yang biasanya terjadi
minimal 3x dalam 24 jam.

Fakta Diare di Indonesia

Fakta:

Di Negara kita Indonesia, diare adalah penyebab paling umum kematian


pada balita, dan diperkirakan membunuh sekitar 2,6 juta orang/tahunnya.
(data menurut Departemen Kesehatan, tahun 2012).

PENYEBAB DIARE PADA ANAK


Terbagi menjadi 2, infeksi dan non-infeksi;
A. Diare bisa disebabkan karena adanya infeksi oleh bakteri, virus,
dan parasit. Bakteri, virus, atau parasit ini ditularkan melalui:
1. Cara memasak makanan yang kurang bersih.
2. Tangan yang kurang bersih.
3. Makanan yang tercemar oleh kotoran.
4. Lingkungan yang kurang bersih.

A. Diare yang disebabkan non-infeksi, seperti;


1. Anak yang sulit makan.
2. Kelainan alat pencernaan.
3. Gangguan penyerapan makanan pada usus.
4. Keganasan.
5. Menurunnya daya tahan tubuh/kekebalan.
6. Kekurangan gizi.

GEJALA DIARE
Gejala yang di timbulkan diare seperti;
Buang air besar > 3x pada anak, dan > 4x pada bayi.
Tinja berbentuk cair, dan jumlahnya banyak.
Nyeri perut.
Ada darah di dalam tinja.
Adanya tanda dehidrasi/kekurangan cairan. (dianjurkan u/ segera ke
dokter).

TANDA-TANDA DEHIDRASI
Tanda-tanda dehidrasi:
1. Mata cekung, ubun-ubun cekung.
2. Kelenturan kulit menurun, merasa haus.
3. Jumlah produksi urine menurun. (popok tidak basah karena kencing)
4. Bibir kering atau menangis tanpa air mata.
5. Diare disertai demam >38,5
jika tidak mendapat penanganan yang segera dapat terjadi kejang, dan
gangguan kesadaran yang dapat berakhir dengan kematian.

APA YANG DILAKUKAN BILA ANAK


DIARE??

Cairan yang keluar harus segera di ganti. Dapat dimulai dirumah dengan
minum larutan gula garam, larutan oralit, tetap minum ASI (bayi).

Larutan gula garam dapat dibuat sendiri dengan mencampurkan:

1. 200ml atau segelas seukuran belimbing air matang.


2. 2 sendok the gula pasir.
3. sendok the garam halus.

Di berikan dengan ketentuan:

Apabila anak masih diare bawa segera ke puskesmas atau rumah sakit
terdekat.

Mencegah diare
1. Pemberian ASI ekslusif setiap hari (penting).
2. Biasakan cuci tangan dengan menggunakan sabun baik sebelum atau
sesudah makan.
3. Imunisasi.
4. Gunakan jamban untuk Buang Air Besar.
5. Gunakan air bersih untuk memasak dan meminum.

TERIMA KASIH