Anda di halaman 1dari 22

Skenario 2

Pleno Dokter Nur

note
Menurunkan tekanan darah menjadi tujuan yang pertma
Perhatikan penulisan golongan obat
Jangan kasik manitol atau cairan hipertonik lainnya karena
tidak ada indikasi peningkatan tekana tik
Cari POSR tentand DM,HT, HK
Lebih baik insulin dikombinasi dengan tiazolidinedion tapi
perhatikan lagi kondisi pasien
Boleh tidak diresepkan obat untuk kolesterol tetapi harus
ditulis bahwa setelah pasien stabil baru diberikan obat
untuk kolesterol

Kasus 2
Seorang pasien perempuan, berusia 55 tahun dibawa ke
UGD dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah tiba-tiba
terjatuh di rumahnya 15 menit yang lalu. Pasien
mempunyai riwayat DM sejak 10 tahun yang lalu dan
hipertensi sejak 8 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan
tanda vital : TD 200/110 mmHg, Nadi 80 kali/menit, RR
22 kali/menit, suhu afebris, pemeriksaan ekstremitas
inferior terdapat lateralisasi ke kiri. Setelah itu dilakukan
pemeriksaan penunjang cito dan hasilnya GDS 400
mg/dl, kolesterol total 350 mg/dl.

Daftar masalah

Tidak sadarkan diri tiba-tiba


Memiliki riwayat DM sejak 10 tahun yang lalu
Memiliki riwayat hipertensi sejak 8 tahun yang lalu
TD 200/110 mmHg
RR 22 kali/menit
Terdapat lateralisasi ke kiri pada pemeriksaan ekstremitas
inferior
GDS 400mg/dl
Kolestrol total 350 mg/dl

Diagnosis
Suspect stroke hemoragik et HT derajat II et DM et
dislipidemia

Tujuan Terapi
Stabilisasi pasien
Menurunkan tekanan darah (<25% MAP) hingga 165
mmHg

MAP=(2D+S):3=(220+200):3=420:3=140 mmHg
(25/100)x140=35
200-35=165 mmHg
Target TD=200-35=165 mmHg

Menurunkan kadar gula darah


Mengendalikan kadar kolestrol setelah pasien stabil

Golongan Obat Antihipertensi


Diuretik (tiazid, loop, hemat kalium)
Simpatolitik (alfa, beta , adrenolitik sentral)
ACEI
CCB
ARB
Vasodilator

Alasan Pemilihan Golongan


Jadi dipilih golongan obat CCB untuk menurunkan
tekanan darah (pilih yang bekerja lebih ke PD) karena:
Tidak memiliki efek samping metabolik, baik terhadap lipid,
gula darah, maupun asam urat
Kadar puncak tercapai dengan cepat sehingga dapat
menurunkan tekanan darah dengan cepat

Golongan CCB
Amlodipin
Nifedipin
Verapamil
Nicardipin

Alasan Pemilihan Obat


Jadi dipilih obat nicardipin, karena memiliki penurunan
kontraksi miokardium lebih rendah daripada CCB yang
lain sehingga aman digunakan pada kasus krisis
hipertensi, nicardipin lebih bekerja ke pembuluh darah)
CCB
: Nikardipin hidroklorida (Perdipine Rp 135.000)
Sediaan
: Injeksi 10mg/10ml, amp@10ml
Dosis : Secara infus IV drip (0.1-0.2 mg/ml) pada kecepatan
0.5 mcg/kgBB/menit hingga tekanan darah mencapai 165
mmHg

Golongan Penurun Gula Darah


OHO
Sulfonylurea
Glinid
Biguanid
Tiazolidinedion
Alpha Glukosa Inhibitor
DPP IV Inhibitor

Insulin
Rapid acting
Intermediattte Acting
Long acting
Short acting

Alasan Pemilihan Golongan


Jadi dipilih golongan insulin short acting dan OHO Biguanid
Dapat menurunkan kadar gula darah dengan cepat
sehingga sesuai dengan kondisi pasien
diberikan 2 jenis obat karena insulin kerjanya lebih efektif
jika dikombinasi dengan biguanid
Biguanid
Menurunkan produksi glukosa di hepar dan meningkatkan
sensitivitas glukosa di otot dan di jaringan adipose dan menekan
nafsu makan
Tersedia luas dan mudah didapat
Efek samping sedikit jika dibandingkan tiazolidinedion

Obat Golongan Insulin Short


Acting
Regular soluble
Lispro

Alasan Pemilihan Obat


Jadi dipilih obat lispro, karena dapat memberikan efek
terapi yang cepat dan bertahan dalam waktu singkat
sehingga tepat untuk terapi awal
Sediaan
: Injeksi 100 IU/ml, vial @10ml (NovoRapid Vial
Novo Rp 217.000)
Dosis : 0,5 IU/kgBB/hari

Obat Golongan OHO Biguanid


Metformin

karena merupakan satu-satunya biguanid yang tersedia


Meningkatkan sensitivitas insulin di perifer
Menurunkan produksi glukosa hati
Menurunkan GDP

Golongan Obat untuk Kolesterol


Statin (HMG-Coa Reduktase inhibitor)
Asam Fibrat
Resin
Selective Colesterol Absorption Inhibitor
Niasin
Probukol

Alasan Pemilihan Golongan


Jadi dipilih golongan obat HMG-CoA Reductase inhibitor
untuk menurunkan kadar kolesterol karena :
Statin berdaya menurunkan sintesa kolestrol endogen dalm
hati sehingga penurunan kolestrol total terjadi kuat, LDL (3040%), TG dan VLDL lebih ringan, sedangkan HDL dinaikkan
Statin berkhasiat antitrombosis dan antiaritmia.

Obat Golongan Statin


Simvastatin
Fluvastatin
Lovastatin
Pravastatin
Atorvastatin

Alasan Pemilihan Obat


Jadi, obat yang dipilih adalah atorvastatin karena tidak
di kontraindikasikan bagi pasien dan dapat diminum
kapan saja. Sehingga atorvastatin dianggap lebih
praktis.
Sediaan
: Tablet
Dosis
: 10 mg/hari dapat diminum kapan saja
Sediaan diambil
:7

Penulisan Resep Stabilisasi


UGD RSUP NTB
Jalan Pejanggik No. 5 Mataram
Telp. 0370 666999
Dokter: dr Fauziah
Mataram, 8 Juni 2013
R/ Inj. Nikardipin hidroklorida ml 10 Amp. No. I
i.m.m
_____________________________________ . A
R/ Inj. Novorapid ml 10 Vial No. I
i.m.m
_____________________________________ . A
Nama
Umur
Alamat

: Ny. Ani
:55 tahun
: Jl. Mekar No. 16 Mataram

UGD RSUP NTB


Jalan Pejanggik No. 5 Mataram
Telp. 0370 666999
Dokter: dr. Fauziah
Mataram, 8 Juni 2013
R/inj. Ringer Laktat ml 500 Fl 1
S.i.m.m
.A
R/ Infus Set No. I
i.m.m
_____________________________________ . A
R/ Abocath 18 G No. I
i.m.m
_____________________________________ . A
R/ spuit cc 5 No. 1
i.m.m
_____________________________________ . A
R/ Spuit cc 1 No.1
s.i.m.m
.M
Nama
: Ny. Ani
Umur
:55 tahun
Alamat
: Jl. Mekar No. 16 Mataram

Resep Setelah Pasien Sadar


R/ Tab Metformin mg 500 No. XXXXI
S.t.d.d.tab 1 dc
_____________________________________ . A
R/ Tab Atrovastatin mg 10 No. VII
s.u.d.d. tab 1
.M

KIE