Anda di halaman 1dari 22

INFEKSI VIRUS HEPATITIS

PADA KEHAMILAN
Dr.Ariesta,Christiawanti,SpOG

Virus Hepatitis
VHA, VHB,VHC,VHE,VHD,TTV,VHG.
Yang menimbulkan masalah pada ibu hamil :
VHB, VHD dan VHE
VHA sangat jarang
VHC ?

Klinik dan Biologik VHB,VHD dan VHE


VHB
Genome
Family
Inkubasi (hari)
Transmisi:
Fecal-oral
Percutaneous
Perinatal
Sexual
Kiinik:
Berat/ringsn
Fulminan
Perkemb. Jadi kronik
Carriers
Kanker
Prognosis
Hubungan dg Kehamilan
Profilaksis
Pengobatan

VHD (Co. Inf. HBV)

VHE

DNA
Hepadna
30-180,mean 60-90

RNA
Viroid
30-180, rata2 ( 60-90)

RNA
Calici
14-80, rata2 (40)

+++
+++
++

+
++

+++
-

Kadang berat
0-1%
Occas (1-10%)
(90% ofneonates)
0.1-30%c
+ (neonates inf)
Jelek dg bertambahnya
umur

Kadang berat
5-20%
Command d

Ringan
1-2%
tidak

Variable e
Acute - , krnik +
Pada inf. Kronik jelek poor

tidak
tidak
baik

HBV.vac. (none for HBV carriers)


Simptomafik ?

++
belum
Simptomafik

++
HBIG+Vaccine
Simptomatik Anti-virus

Virus Hepatitis B (VHB)


Di dunia terdapat 400-500 juta pengidap VHB (Moradpour & Wands, 1995)
80

% terdapat di negara ASIA ( Yeoh ,1990)

Di Indonesia Pengidap VHB 3-20 %

(Soewignyo et al. ,1991)

4.7% Ibu hamil pengidap kronik VHB

(Coursaget,1987)

25 % Pengidap kronik ----> KHP/SH


1997 Program Imunisasi HB di Indonesia - 2003 MEN KES meminta
IDI ikut mensosialisasikan program ini kepada seluruh dokter di Ind.

Dampak Infeksi VHB


Pada Ibu sedang Hamil

Generasi
Akan
datang

Pada ibu hamil

Dampak
Inf. VHB
Pada Ibu Hamil

Pada Bayi nya

Tenaga
Medis &
Para
Medis

Pemaparan VHB pada ibu hamil


Sembuh ( 90 %)
Infeksi Akut- Hepatitis Fulminan
Pengidap kronik
* Pengidap sehat ( healthy carrier) :
- HBsAg (+), SGOT/SGPT Normal
- No Liver Defect
- Transmisi (+) Vertical & Horizontal Trans.

* Pengidap kronik (chronic hepatitis) - KHP/SH


- HBsAg (+), SGPT/SGOT
- Liver defect (+)
- Transmit HBV (+)
- HBV-DNA integrasi dg sel hati KHP/ SH

Ringkasan Dampak Inf. VHB pada Ibu Hamil


VHB
Inf. Akut

Pengidap sehat

Pengidap Kronik

Trim. III

Fulm. Hep

Pen.Vertikal

Mortalitas

Pen. Vertikal

Pen.Vertikal

(34%)

(67 %)

KHP / SH

Hepatitis Fulminan pada ibu hamil


Terjadi sebesar 1% dari pengidap
Mortalitas 70% (O Grady et al.,1988)
Gejala:
*Sangat ikterik, nyeri perut ka. atas,
uro.& bilirubin positif,ALT & AST
tinggi diatas 1000, samnolensia dll.
*Bayi, tgt dari derajat kerusakan hepar
*Kemungkinan HPP sangat besar

Dampak Infeksi VHB


Pada Bayinya

Transmisi VHB dari Ibu ke Bayi

Post
Natal

Intra Uterin

Perinatal

DAMPAK INFEKSI VHB TERHADAP BAYI


Terinfeksi

Pengidap Kronik ( 90 % , Beasly,1983)


(34-67 % - Soewignyo,1987)

KHP/ SH ( 25 30 % ) 30 - 40 th kemudian,
(Beasly,1983)

FAKTOR PREDISPOSISI PENULARAN


DARI IBU KE BAYI
Titer DNA ( > 3,5 pg/ml)
HBeAg (+)
Infeksi VHB Akut pd trimester 3rd
(75%,Tong,1981)
Vaccine escaped mutations :
Bayi dg HBsAg & Anti HBs positif (10 - 20%)
Partus lama ( lebih dari 16 jam ?)

Ibu

Bayi hari 0

Bayi 1 bl

Bayi 6 bl

Vaksinasi
Titer DNA-VHB
<3,5 pg/ml

Plasenta

PCR ( -)
(-)

PCR(-)
3,5 pg/ml

(+)

Infeksi
Intra Uterin
(PCR +,
HBsAg - )

12,5 22,5 pg/ml


37,5 pg/ml

(+)

Infeksi -

Infeksi
Intra Uterin

Penularan
vertikal +

(PCR +, HBsAg +)
(+)

Infeksi +
Persalinan
Bagan: Terjadinya Inf. VHB menurut titer virus ( Surya , 1997)

Pencegahan Penularan VHB


Dari Ibu ke Bayi

1. Universal precaution
2. Skrining HBsAg pada ibu
Hamil
3. Imunisasi

Penanganan Inf. VHB


pada Kehamilan

Mengapa Indonesia harus melakukan


Program Imunisasi ?
Indonesia : prevalensi inf.VHB sedang tinggi
HBeAg pada pengidap VHB sekitar 40-50%
Penularan VHB dari ibu ke bayi penting (45.9% - 66.6%)
Pencegahan Inf. VHB berarti pencegahan primer terhadap
KHP / SH

Projection of HCC & HC as result of Mother to


Infant HBV Transmission in Indonesia
Vaccination/
Not Vac.

Birth/yrs

Babies Born by
HBsAg (+)
Mothers * (1)

HBV Chronic
Carriers ** (2)

HCC/HC
*** (3)

No

6.000.000

1.200.000

1.080.000

270.000

Yes

6.000.000

1.200.000

96.000

24.000

1)* If HBsAg positive prevalence of pregnant women = 2%


2)** If Chronic carrier 90% of the babies not vaccination
3)*** If Vaccination failure 8%
If HCC/HC 25% 30 - 40 yrs late

Hepatitis B Immunization
1. Pasive Immunization HBIG
2. Active Immunization
- Plasm vaccine

- Recombinant vaccine
- Containing vaccine Pre S2 (+Pre S1)
- Inprogess / developed :
- Recombinan Vaccine at Vaccinia virus
- Therapeutic Vaccine : TH + Epitop Sel TC (HBcAg 18
+ Ajuvan (Tetanus Toksoid) )

3. Pasive - Active immunization

27)

Dampak Infeksi VHB Terhadap


Lingkungan RS

Infeksi Nosokomial VHB


Tenaga Kesehatan mempunyai risiko 4 kali lebih
besar dibandingkan populasi umum (HIV 0.23-0.5 %)
Dokter mempunyai risiko 5-10 kali lebih besar
Kemungkinan inf. Nosokomial karena tertusuk jarum
* 31 % jika HBeAg positif,1-6 % jika HBeAg negatif
(Cockeroft A., 1993).

* 43 % jika HBeAg (+) dan 5 % jika HBeAg ( -)


*Jumlah darah untuk transmisi 0.00004 ml, untuk
HIV butuh darah 0.1 ml blood (Mac Intyre J.,1999),