Anda di halaman 1dari 21

BST

Dispepsia
Oleh:
Rosita Indriani
NPM C11050031
Thiruchelvi S
NPM C11054008
Preseptor:
Juke Roslia Saketi, dr., SpPD, KGEH

Keterangan Umum
Keterangan Umum
Nama Pasien : Ny. R
Usia : 33 tahun
Jenis Kelamin: Perempuan
Status : Menikah
Pendidikan : SD
Pekerjaan
: Ibu Rumah Tangga
Agama : Islam
Suku : Sunda
Alamat : Kpg Lembang Gede, Bandung
Tanggal Pemeriksaan: 22 Januari 2007

Anamnesis
Keluhan Utama : perih di ulu hati
Sejak 1 bulan sebelum masuk
rumah sakit, penderita mengeluh
terasa perih di ulu hati . Keluhan
dirasakan sebelum makan yaitu saat
perut kosong dan keluhan perih
tersebut tidak menjalar ke bagian lain
dari perut.

Keluhan timbul secara berangsurangsur sejak 1 bulan yang lalu.


Biasanya keluhan terasa membaik
kira-kira satu jam setelah penderita
makan. Keluhan perih di ulu hati
disertai dengan perut kembung, mual,
lekas kenyang, rasa panas di dada,
sering sendawa dan nafsu makan
yang berkurang.

Berat badan penderita turun sekitar 7


kg dalam satu bulan terakhir. Tidak
ada keluhan sukar menelan, muntah
dan panas badan. BAK dan BAB
lancar dengan frekuensi BAB 2x
sehari.

Penderita mengaku suka makan


makanan yang pedas dan asam namun
sejak timbul keluhan, tidak lagi makan
makanan tersebut. Penderita juga suka
minum jamu-jamuan. Kira-kira 4 bulan
yang lalu, penderita kehilangan suami
dan akibatnya penderita mengaku
sering banyak pikiran, kurang makan
dan kurang tidur.

Riwayat merokok dan minum alkohol


disangkal. Riwayat menggunakan
obat-obatan warung sebelumnya
disangkal. Penderita baru pertama
kali datang berobat untuk keluhannya
sekarang dan tidak pernah minum
obat-obatan untuk menghilangkan
keluhannya.

15 tahun yang lalu penderita pernah


menderita TB paru dan diberikan
pengobatan selama 6 bulan.
Penderita tuntas minum obatnya dan
sembuh total. Riwayat penyakit
kencing manis disangkal. Riwayat
keluhan yang serupa di keluarga
disangkal.

Pemeriksaan Fisik
Kesan umum
Keadaan umum : compos mentis
Kesan sakit : tampak sakit
sedang
TB : 150cm BB :50kg
Tanda vital
Tekanan darah
: 100/70 mmHg
Nadi
: 96 x/menit
Pernafasan : 20 x/menit
Suhu : 35,6 oC

Pemeriksaan Khusus
Kepala
Rambut : tidak kusam, tidak mudah
rontok
Tengkorak
: simetris, deformitas (-),
benjolan (-), nyeri (-)
Wajah : simetris, gerakan
involunter
(-), edema (-),
massa (-)

Mata

: edema (-), lesi pada kelopak


mata (-)
Konjungtiva
: tidak anemis
Sklera
: tidak ikterik
Kornea
: keruh -/Pupil
: bulat isokor, refleks cahaya
(+/+)
Gerak bola mata : baik ke segala arah
Telinga
: simetris, benjolan (-), lesi (-),
serumen (-)
Hidung
: simetris, polip (-), sekret (-)
PCH (-)

Mulut dan Faring


Bibir
: kering (-), sianosis (-)
Gusi dan gigi
: gusi merah, gigi lengkap,
hipertrofi gusi (-)
Atap mulut: warna palatum durum merah
Lidah
: pergerakan simetris,permukaan merah,
tremor (-) atrofi papil (-)
Frenulum lingue tidak ikterik
Faring dan Tonsil: Faring tidak hiperemis, tonsil
T1-T1 tenang
Uvula
: di tengah
Palatum mole
: tidak hiperemis

Leher
Kelenjar tiroid
: Pembesaran (-)
JVP: tidak meningkat
KGB
: tidak teraba membesar
Thorax
Inspeksi : Bentuk dan gerak simetris
Pulmo
Palpasi
:VF kiri = kanan
Perkusi
:Sonor kiri = kanan
Auskultasi :VBS kiri = kanan
VR kiri = kanan
Ronkhi -/-,Wheezing -/-

Cor
Palpasi :Iktus cordis teraba di ICS V
LMCS, tidak kuat angkat, Thrill (-)
Perkusi :Batas paru hepar ICS V,
peranjakan 2cm
Batas jantung kanan LSD, batas kiri ICS V
LMCS
Batas atas jantung ICS III
Auskultasi:Bunyi jantung S1- S2 (+)
normal,S3(-) S4 (-), murmur(-)

Abdomen
Inspeksi
:Cembung
Palpasi : Lembut
Hepar dan lien tidak teraba
Nyeri tekan (-)
Perkusi :Ruang traube kosong
Auskultasi :Bunyi usus (+) normal

Diagnosa Banding
1.
2.
3.

Ulkus gaster
GERD
Gastropati erosive ec NSAIDs

Usulan Pemeriksaan
Maagduodenografi
Gastroduodenoskopi
Biopsi PA
CLO test

Diagnosa Klinis
Ulkus gaster

Terapi
Rantin tablet 150 mg 2x1
Mepramide tablet 10 mg 3x1

Prognosa
Quo ad vitam : Ad bonam
Quo ad funtionam : Ad bonam

Terima Kasih