Anda di halaman 1dari 9

PERAWATAN DIRI

PADA ALAT KELAMIN PEREMPUAN


KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami persembahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hikmat

dan berkatNya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul,

“Perawatan Diri pada Alat Kelamin Perempuan”.

Pada penyusunan makalah ini penulis tidak lepas dari berbagai hambatan dan

kesulitan, namun berkat bantuan dan bimbingan serta kerjasama dari berbagai pihak

sehingga hambatan dan kesulitan tersebut dapat diminimalisir.

Pada kesempatan ini pula penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada

semua pihak yang ikut membantu dalam proses penulisan dan penyusunan makalah ini.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari kesempurnaan.

Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif dari para

pembaca demi hasil yang lebih baik. Harapan penulis semoga makalah ini dapat

bermanfaat adanya.

Tana Toraja, Desember 2008

Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ……………………………………………………………… i

Daftar Isi ……………………………………………………………………. ii

BAB I: PENDAHULUAN …………………………………………………..1

A. Latar Belakang ………………………………………………………. 1

B. Tujuan ……………………………………………………………….. 1

BAB II: PENGERTIAN …………………………………………………….. 2

BAB III: PEMBAHASAN …………………………………………………..3

A. Cara Vulva Hygienne ………………………………………………...3

B. Tujuan ……………………………………………………………….. 3

C. Alat dan Bahan ……………………………………………………….3

D. Prosedur Kerja ………………………………………………………. 4

BAB IV: PENUTUP ………………………………………………………... 5

Daftar Pustaka ………………………………………………………………. 6

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pada ibu yang sudah bersalin atau sedang masa nifas, kebersihan serta

kesehatannya harus tetap di jaga. Pada masa ini, ibu rentan sekali terjadi infeksi.

Oleh karena itu kebersihan harus benar-benar dipelihara terutama kebersihan

bagian vulva / alat kelamin wanita.

Kebersihan pada alat kelamin wanita juga akan memberikan rasa nyaman

pada ibu. Oleh karena masalah ini penting, maka dalam makalah ini kami mencoba

membahas tentang cara membersihkan alat kelamin wanita.

B. Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini agar kita dapat memahami dengan benar

tentang vulva higyene, mengetahui cara dan alat apa saja yang disiapkan dalam

vulva higyene, mengetahui betapa pentingnya dan bermanfaatnya kebersihan pada

alat kelamin, dan untuk memenuhi tugas dari dosen mata kuliah KDPK sebagai

proses pembelajaran dalam masa perkuliahan.

BAB II
PENGERTIAN
Perawatan diri pada alat kelamin perempuan adalah membersihkan, merawat
vulva dan vagina serta daerah sekitarnya pada wanita yang sedang nifas. Perawatan diri
pada organ eksterna terdiri atas:
1. Mons pubis adalah bantalan jaringan lemak yang terletak di atas simpisis pubis.
Bagian ini tertutup rambut pubis setelah pubertas.
2. Labia mayora (bibir mayor) adalah dua lapisan kulit longitudinal yang
merentang ke bawah dari mons pubis dan menyatu pada sisi posterior perineum.
Labium mayor analog dengan skrotum pada alat kelamin laki-laki.
3. Labia minora (bibir minora) adalah lipatan kulit diantara labium mayora tetapi
mengandung kelenjar sebasea dan beberapa kelenjar keringat. Pertemuan
lipatan-lipatan labia mayora di bawah klitoris.
4. Klitoris adalah merupakan stuktur kecil yang sangat sensitive (peka) dan erektif.
5. Vestibola adalah area yang dikelilingi oleh labia minora yang menutupi mulut
uretra / mulut vagina dan duktuf kelenjar bartholini yang memproduksi sekresi
untuk melumasi orifisium vaginal saat eksitasi vaginal seksual.
6. Orifisium uretra adalah jalur keluar urine dari kandung kemih tetapi lateralnya
mengandung duktuf untuk kelenjar parauretral (skene) yang dianggap homolog
dengan kelenjar prostat pada laki-laki.
7. Mulut vagina terletak di bawah orifisium uretra hymen (selaput darah) adalah
suatu membran yang bentuk ukurannya bervariasi, melingkari mulut vagina.
8. Perincum yaitu kulit antara pertemuan dua lipatan labia mayora dan anus yang
merupakan area berbentuk seperti intan yang terbentang dari simpisis pubis di
sisi anterior.

BAB III
TINDAKAN PERAWATAN ALAT KELAMIN PEREMPUAN
PADA BAGIAN EKSTERNA
A. Cara Vulva Hygiene
Merupakan tindakan keperawatan pada pasien yang tidak mampu
membersihkan vulva sendiri.

B. Tujuan
Tujuannya adalah:
1. Mencegah terjadinya infeksi pada vulva
2. Menjaga kebersihan vulva
3. Memberikan rasa nyaman pada klien

A. Alat dan bahan


1. Kapas sublimat dan desinfektan
2. Pinset
3. Bengkok
4. Pispot
5. Tempat membersihkan (cebok) yang berisi larutan
6. Desinfektan sesuai dengan kebutuhan
7. Pengalas
8. Handscoen

A. Prosedur kerja
1. Jelaskan prosedur pada pasien.
2. Cuci tangan
3. Atur posisi pasien dengan posisi dorsal recumbert.
4. Pasang pengalas dan pispot, kemudian diletakkan di bawah glutea pasien.
5. Gunakan Handscoen.
6. Lakukan tindakan perawatan kebersihan vulva dengan meletakkan tangan kiri
untuk membuka vulva memakai kapas sublimat dan tangan kanan menyiram
vulva dengan larutan desinfektan.
7. Kemudian ambil kapas sublimat dengan pinset lalu bersihkan vulva dari atas
ke bawah dan kapas kotor di buang ke bengkok. Lakukan hingga bersih.
8. Setelah selesai ambil pispot dan atur posisi pasien.
9. Cuci tangan.

BAB IV
PENUTUP

Kesimpulan
Demikianlah makalah ini kami buat dengan harapan dapat menambah wawasan

kita semua pada bidang studi KDPK secara khusus dalam melaksanakan perawatan diri

pada alat kelamin perempuan.

Dengan memahami alat kelamin perempuan pada bagian eksternal kita dapat

melakukan perawatan dengan baik untuk mencegah terjadinya infeksi pada vulva. Dan

untuk melakukan perawatan kita harus mengetahui alat / bahan yang digunakan dan

prosedur kerja sesuai dengan petunjuk yang ada. Merawat kebersihan pada vulva

adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan pada perempuan.

DAFTAR PUSTAKA

Verralls, syltvia. 1997. Anatomi dan Fisiologi Terapan dalam Kebidanan, edisi

3, hal. 100. Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.


Diktat KDPK. Prinsip Pemenuhan Kebutuhan Perawatan Diri, hal. 94. Erni

Yetti R, SKM, M.kes.