Anda di halaman 1dari 2

A.

Tinjauan Teori
1 Rokok
a Pengertian Rokok
Rokok adalah campuran tembakau dengan unsur lain antara lain nikotin dan karbon
monoksida (Co), jika seseorang mengkonsumsinya akan menjadi ketagihan atau
b

adiksi yang berbahaya bagi kesehatan (Glance 2008, Aditama 2011).


Sejarah Rokok
Menurut Aditama (2011), kebiasaan menghisap tembakau telah dikenal sejak
lama di muka bumi ini. Kaum Indian di Amerika Utara sejak dulu dikenal
menggunakan pipa perdamaian yang dihisap hanya pada kesempatan khusus, tidak
dilakukan setiap hari. Kebiasaan menghisap tembakau ini terus berkembang luas,
kususnya setelah berkembang industri modern rokok. Pada akhir dekade 1980-an
diperkirakan ada lebih dari 1 miliar penduduk dunia yang merokok dan mereka
menghabiskan lebih dari 5 triliun batang rokok setiap tahun. Pemakaian tembakau
sudah sejak 2000 tahun yang lalu, Selama abad 20 hampir 20 miliar rokok
dikonsumsi oleh 2 miliar orang di seluruh Dunia. Pemakaian tembakau menjadi

penyebab masalah kesehatan di masyarakat (Glance, 2008).


Jenis Rokok
Rokok filter memiliki penyaring yang biasa terbuat dari semacam gabus yang
berfungsi untuk menyerap zat yang ada pada rokok ketika seorang perokok
menghisapnya. Sedangkan rokok jenis non filter adalah jenis rokok yang tidak
memiliki penyaring (Bustan, 2007).

Kandungan Rokok
Bustan (2007), mengatakan rokok memiliki banyak unsur

yaitu tar, nikotin,

benzopyrin, metal-kloride, aseton, amonia dan karbon monoksida. Namun yang


paling berbahaya untuk kanker paru adalah sebagai berikut:
1) Tar mengandung zat kimiawi yang bersifat karsinogenik.

2) Karbon monoksida (CO) membentuk carboxihaemoglobin dan merusak dinding


e

arteri yang menyebabkan atherosclerosis, penyakit jantung.


Kategori Perokok
Bustan (2007), mengatakan perokok dibagi menjadi 5 kategori yaitu:
1) Perokok aktif adalah seseorang yang pernah menghirup asap rokok melalui
tangannya sendiri.
2) Perokok pasif adalah seseorang yang terkena pajanan asap rokok dari seorang

perokok.
3) Perokok ringan yaitu perokok menghabiskan kurang dari 10 batang per hari.
4) Perokok sedang yaitu perokok menghabiskan 10-20 batang per hari.
5) Perokok berat yaitu perokok menghabiskan lebih dari 20 batang per hari.
Efek Rokok
Rokok memiliki dampak yang sangat buruk bagi sistem organ tubuh manusia yaitu
salah satunya adalah saluran pernapasan dan dampaknya akan muncul dalam jangka
waktu diatas 5 tahun (Dinas Kesehatan 2010 tentang Bahaya Merokok Bagi
Kesehatan. Diakses pada tanggal).
Menurut Glance (2008), efek penggunaan tembakau terhadap kondisi kesehatan
antara lain:
1) Kanker paru (PPOK) pasien dengan penyakit paru obstruksi kronis adanya
obstruksi aliran udara yang disebabkan oleh salah satu faktor yaitu merokok dan
biasanya pasien memiliki ciri-ciri sesak napas saat istirahat dan beraktivitas.
2) Asma merupakan peningkatan responsivitas bronkus terhadap berbagai stimulus
yang diperberat oleh salah satu faktor asap rokok.

Aditama, Tjandra Yoga. 2011. Rokok dan Kesehatan. Jakarta. Universitas Indonesia

Bustan. (2007). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta.

Glance, At A.2008. sistem Respirasi. Jakarata: Erlangga.